BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
5.2. Hasil Penelitian
Tabel 5.1. Karakteristik Responden Berdasarkan Usia
No. Usia Responden
Frekuensi
Orang %
1 23-29 tahun 11 12,1
2 30-39 tahun 30 33,0
3 40-49 tahun 38 41,8
4 > 50 tahun 12 13,2
91 100,0
Sumber : Data primer yang diolah, 2018
Berdasarkan tabel karakteristik responden berdasarkan usia, tersebut di atas dapat ditunjukkan bahwa dari 91 responden yang diteliti maka usia responden yang terbesar dalam penelitian ini adalah usia antara 40-49 tahun dengan jumlah responden sebanyak 38 orang (41,8%), diikuti oleh responden yang berusia antara 30-39 tahun yakni sebanyak 30 orang (33%). Sehingga dapat dikatakan bahwa rata-rata pelanggan yang membeli semen pada PT.
Semen Tonasa di Kabupaten Pangkep adalah berusia antara 40-49 tahun.
2. Responden menurut Jenis Kelamin
Karakteristik responden berdasarkan jenis kelamin dapat dilihat pada tabel berikut ini :
Tabel 5.2. Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin
No. Jenis Kelamin
Frekuensi
Orang %
1 Pria 52 57,1
2 Wanita 39 42,9
91 100,0
Sumber : Data primer yang diolah, 2018
Data di atas menunjukkan bahwa dari 91 responden yang terpilih, didominasi oleh responden yang berjenis kelamin pria yakni sebanyak 52 orang (57,1%), dan sisanya sebanyak 39 orang (42,9%) adalah wanita. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa sebagian besar pelanggan yang membeli semen pada PT. Semen Tonasa Kabupaten Pangkep adalah pelanggan pria.
3. Responden menurut Pendidikan Terakhir
Karakteristik responden berdasarkan pendidikan terakhir dapat dilihat pada tabel berikut ini :
Tabel 5.3. Karakteristik Responden Berdasarkan Pendidikan Terakhir
No. Pendidikan Terakhir
Frekuensi
Orang %
1 SMA 12 13,2
2 Sarjana Muda/D3 14 15,4
3 S1 50 54,9
4 S2 15 16,5
91 100,0
Sumber : Data primer yang diolah, 2018
Data di atas menunjukkan bahwa sebagian besar responden mempunyai tingkat pendidikan sarjana dengan jumlah responden sebanyak 50 orang (54,9%, diikuti oleh responden yang mempunyai tingkat pendidikan terakhir adalah S2 yakni sebanyak 15 orang (16,5%). Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar pelanggan yang membeli semen pada PT. Semen Tonasa Kabupaten Pangkep adalah lulusan sarjana (S1).
5.2.2. Deskripsi Variabel Penelitian
Deskripsi variabel penelitian bertujuan untuk menggambarkan persepsi responden dengan sejumlah indikator yang digunakan pada penelitian ini sehingga perlu adanya skor nilai rata-rata dari setiap indikator dari
masing-masing variabel dengan menggunakan formulasi perhitungan kelas interval dengan rumus (Muhidin dan Abdurahman, 2011:146) :
Titik tertinggi – Titik terendah Panjang kelas interval = ---
Skala Pengukuran
5 – 1
Panjang kelas interval = --- = 0,80
5
Selanjutnya dari persamaan tersebut di atas, maka dapat ditentukan skor melalui tabel berikut ini :
Tabel 5.4. Kriteria Analisis Deskripsi
Rentang Kategori Skor Penafsiran
1,00 – 1,79 Sangat Tidak baik/Sangat rendah 1,80 – 2,59 Tidak baik/Rendah
2,60 – 3,39 Cukup/Sedang
3,40 – 4,19 Baik/tinggi
4,20 – 5,00 Sangat Baik/Sangat Tinggi Sumber : Muhidin, Sambas Ali dan Maman Abdurrahman (2011:146)
Berdasarkan hasil penentuan panjang kelas interval yang telah diuraikan, maka selanjutnya dapat disajikan deskripsi variabel penelitian yang terdiri dari : reputasi merek, kepuasan pelanggan, kepercayaan, loyalitas pelanggan dan keunggulan bersaing yang dapat diuraikan satu persatu sebagai berikut :
1. Deskripsi Variabel Reputasi Merek
Variabel reputasi merek pada penelitian ini diukur melalui 3 buah indikator dengan berisikan 6 pernyataan yang mempresentasikan indikator-indikator dari variabel tersebut. Hasil tanggapan terhadap variabel reputasi merek dapat dijelaskan pada tabel berikut.
Tabel 5.5. Persepsi Responden mengenai Reputasi / Citra Merek
Pertanyaan Tanggapan Responden
Rata-rata
STS TS CS S SS
1. Citra Pembuat (Corporate Image) a. PT. Semen Tonasa merupakan
perusahaan industri semen dikenal di seluruh Indonesia
0 11
12,1%
32 25,2%
38 41,8%
10
11% 3,51 b. PT. Semen Tonasa merupakan
perusahaan yang mampu bersaing dengan perusahaan industri semen lainnya
0 10
11%
27 29,7%
33 36,3%
21
23,1% 3,71 2. Citra Pemakai (User Image)
a. Saya menggunakan merek semen Tonasa karena
kualitasnya terpercaya, unggul dan kokoh.
0 0 37
40,7%
27 29,7%
27
29,7% 3,89 b. Saya menggunakan produk
merek Semen Tonasa karena harganya terjamin
0 16
17,6%
18 19,8%
32 35,2%
25
27,5% 3,72 3. Citra Produk (Product Image)
a. Merek semen tonasa sangat
mudah diingat 0 0 35
38,5%
32 35,2%
24
26,4% 3,87 b. Saya menggunakan produk
merek semen tonasa karena mudah didapatkan dan tersedia disetiap toko bahan bangunan
0 20
22%
21 23,1%
27 29,7%
23
25,3% 3,58 Sumber : Data Primer, 2018
Berdasarkan tabel 5.5 tanggapan responden mengenai variabel reputasi / citra merek yang terdiri dari citra pembuat, citra pemakai, dan citra produk, maka untuk pernyataan bahwa PT. Semen Tonasa merupakan perusahaan industri semen dikenal di seluruh Indonesia, rata-rata responden memberikan jawaban setuju yaitu sebesar 38 orang (41,8%). Pernyataan bahwa PT. Semen Tonasa merupakan perusahaan yang mampu bersaing dengan perusahaan industri semen lainnya, rata-rata responden memberikan jawaban setuju yaitu sebesar 33 orang (36,3%). Pernyataan Saya menggunakan merek semen Tonasa karena kualitasnya terpercaya, unggul dan kokoh, rata-rata responden memberikan jawaban cukup setuju yaitu sebesar 37 orang (40,7%). Pernyataan saya menggunakan produk merek Semen Tonasa karena harganya terjamin, rata-rata
responden memberikan jawaban setuju yaitu sebesar 32 orang (35,2%).
Pernyataan merek semen tonasa sangat mudah diingat, rata-rata responden memberikan jawaban cukup setuju yaitu sebesar 35 orang (38,5%). Pernyataan saya menggunakan produk merek semen tonasa karena mudah didapatkan dan tersedia disetiap toko bahan bangunan rata-rata responden memberikan jawaban setuju yaitu sebesar 27 orang (29,7%).
2. Deskripsi Variabel Kepuasan pelanggan
Variabel kepuasan pelanggan pada penelitian ini diukur melalui 6 buah pernyataan yang mempresentasikan indikator-indikator dari variabel tersebut.
Hasil tanggapan responden terhadap variabel kepuasan pelanggan dapat dijelaskan pada tabel berikut.
Tabel 5.6. Persepsi Responden mengenai Kepuasan Pelanggan
Pertanyaan Tanggapan Responden
Rata-rata
STS TS CS S SS
1. Kualitas pelanggan yang dirasakan a. Kualitas semen yang
diproduksi PT. Semen Tonasa telah memberikan kepuasan bagi pelanggan
0 3
3,3%
47 51,6%
37 40,7%
4
4,4% 3,46 b. Kualitas pelayanan yang
diberikan saat ini sudah baik 0 3 3,3%
47 51,6%
33 36,3%
8
8,8% 3,50 2. Nilai yang dirasakan oleh pelanggan
a. Harga semen Tonasa yang ditetapkan sudah sesuai dengan kualitas produk yang diproduksi oleh PT. Semen Tonasa
0 3
3,3%
43 47,3%
32 35,2%
13
14,3% 3,60 b. Saya merasa puas dengan
faktor pelayanan yang diberikan oleh PT. Semen Tonasa selama ini
0 2
2,2%
33 36,3%
38 41,8%
18
19,8% 3,79 3. Harapan pelanggan
a. Saya merasa pelayanan yang diberikan sudah sesuai dengan harapan pelanggan
0 6
6,6%
27 29,7%
37 40,7%
21
23,1% 3,80 b. Saya merasa bahan kualitas
semen yang diproduksi oleh PT. Semen Tonasa sesuai dengan harapan pelanggan
0 1
1,1%
31 34,1%
41 45,1%
18
19,8% 3,83 Sumber : Data Primer, 2018
Berdasarkan tabel 5.6 tanggapan responden mengenai variabel kepuasan pelanggan yang terdiri dari kualitas pelanggan yang dirasakan, nilai yang dirasakan oleh pelanggan, dan harapan pelanggan, maka untuk pernyataan bahwa kualitas semen yang diproduksi PT. Semen Tonasa telah memberikan kepuasan bagi pelanggan, rata-rata responden memberikan jawaban cukup setuju yaitu sebesar 47 orang (51,6%). Pernyataan bahwa kualitas pelayanan yang diberikan saat ini sudah baik, rata-rata responden memberikan jawaban cukup setuju yaitu sebesar 47 orang (51,6%). Pernyataan harga semen Tonasa yang ditetapkan sudah sesuai dengan kualitas produk yang diproduksi oleh PT.
Semen Tonasa, rata-rata responden memberikan jawaban cukup setuju yaitu sebesar 43 orang (47,3%). Pernyataan saya merasa puas dengan faktor pelayanan yang diberikan oleh PT. Semen Tonasa selama ini, rata-rata responden memberikan jawaban setuju yaitu sebesar 38 orang (41,8%).
Pernyataan saya merasa pelayanan yang diberikan sudah sesuai dengan harapan pelanggan, rata-rata responden memberikan jawaban setuju yaitu sebesar 37 orang (40,7%). Pernyataan Saya merasa bahan kualitas semen yang diproduksi oleh PT. Semen Tonasa sesuai dengan harapan pelanggan, rata-rata responden memberikan jawaban setuju yaitu sebesar 41 orang (45,1%).
3. Deskripsi Variabel Kepercayaan Pelanggan
Variabel kepercayaan pelanggan penelitian ini diukur melalui 3 buah indikator dengan berisikan 6 pernyataan yang mempresentasikan indikator-indikator dari variabel tersebut. Hasil tanggapan responden terhadap variabel kepercayaan pelanggan dapat dijelaskan pada tabel berikut.
Tabel 5.7. Persepsi Responden mengenai Kepercayaan
Pertanyaan Tanggapan Responden
Rata-Rata
STS TS CS S SS
1. Kredibilitas
a. Saya percaya semen yang diproduksi PT. Semen Tonasa berkualitas tinggi
0 9
9,9%
36 39,6%
41 45,1%
5
5,5% 3,46 b. Saya percaya semen sudah
dikenal oleh seluruh masyarakat Indonesia
0 0 41
45,1%
42 46,2%
8
8,8% 3,63 2. Kejujuran
a. Saya percaya PT. Semen Tonasa bersikap terbuka dengan pelanggan
0 0 42
46,2%
42 46,2%
8
8,8% 3,61 b. Kepercayaan pelanggan
dengan kejujuan PT. Semen Tonasa sudah tinggi
0 0 42
46,2%
35 38,5%
14
15,4% 3,69 3. Kondisi perusahaan
a. Kepercayaan akan reputasi PT. Semen Tonasa saat ini sudah sesuai dengan harapan pelanggan
0 0 31
34,1%
38 41,8%
22
24,2% 3,90 b. Kondisi perusahaan yakni
citra PT. Semen Tonasa sudah baik
0 5
5,5%
24 26,4%
34 37,4%
28
30,8% 3,93 Sumber : Data Primer, 2018
Berdasarkan tabel 5.7 tanggapan responden mengenai variabel kepercayaan yang terdiri dari kredibilitas, kejujuran, dan kondisi perusahaan, maka untuk pernyataan bahwa saya percaya semen yang diproduksi PT. Semen Tonasa berkualitas tinggi, rata-rata responden memberikan jawaban setuju yaitu sebesar 41 orang (45,1%). Pernyataan bahwa saya percaya semen sudah dikenal oleh seluruh masyarakat Indonesia, rata-rata responden memberikan
jawaban setuju yaitu sebesar 42 orang (46,2%). Pernyataan saya percaya PT. Semen Tonasa bersikap terbuka dengan pelanggan, rata-rata responden
memberikan jawaban setuju dan cukup setuju yaitu masing-masing sebesar 42 orang (46,2%). Pernyataan kepercayaan pelanggan dengan kejujuan PT. Semen Tonasa sudah tinggi, rata-rata responden memberikan jawaban cukup setuju yaitu sebesar 42 orang (46,2%). Pernyataan kepercayaan akan reputasi PT.
Semen Tonasa saat ini sudah sesuai dengan harapan pelanggan, rata-rata responden memberikan jawaban setuju yaitu sebesar 38 orang (41,8%).
Pernyataan kondisi perusahaan yakni citra PT. Semen Tonasa sudah baik, rata-rata responden memberikan jawaban setuju yaitu sebesar 34 orang (37,4%).
4. Deskripsi Variabel Loyalitas Pelanggan
Variabel loyalitas pelanggan penelitian ini diukur melalui 3 buah indikator dengan berisikan 6 pernyataan yang mempresentasikan indikator-indikator dari variabel tersebut. Hasil tanggapan responden terhadap variabel loyalitas pelanggan dapat dijelaskan pada tabel berikut.
Tabel 5.8. Persepsi Responden mengenai Loyalitas Pelanggan
Pertanyaan Tanggapan Responden
Rata-Rata
STS TS CS S SS
1. Repeat
a. Saya tidak akan beralih ke produk semen lain selain produk semen tonasa
0 0 43
47,3%
41 45,1%
7
7,7% 3,60 b. Saya akan tetap
menggunakan semen tonasa 0 5 5,5%
36 39,6%
35 38,5%
15
16,5% 3,65 2. Retention
a. Saya akan
merekomendasikan kepada orang lain / keluarga saya untuk senantiasa
menggunakan produk semen tonasa
0 9
9,9%
37 40,7%
22 24,2%
23
25,3% 3,64
b. Saya akan selalu memberikan informasi mengenai kualitas produk semen tonasa yang diproduksi oleh perusahaan
0
6 6,6%
32 35,2%
26 28,6%
27 29,7%
3,81
3. Refferal
a. Saya tidak terpengaruh oleh
merek lainnya 0
3 3,3%
24 26,4%
38 41,8%
26 28,6%
3,95
b. Saya selalu berniat
menggunakan produk semen tonasa selamanya
0
4 4,4%
18 19,8%
42 46,2%
27 29,7%
4,01
Sumber : Data Primer, 2018
Berdasarkan tabel 5.8 tanggapan responden mengenai variabel loyalitas pelanggan yang terdiri dari repeat, retention, dan refferal, maka untuk pernyataan bahwa saya tidak akan beralih ke produk semen lain selain produk semen tonasa, rata-rata responden memberikan jawaban cukup setuju yaitu sebesar 43 orang (47,3%). Pernyataan bahwa saya akan tetap menggunakan semen tonasa, rata-rata responden memberikan jawaban cukup setuju yaitu sebesar 36 orang (39,6%). Pernyataan saya akan merekomendasikan kepada orang lain / keluarga saya untuk senantiasa menggunakan produk semen tonasa, rata-rata responden memberikan jawaban cukup setuju yaitu sebesar 37 orang (40,7%). Pernyataan saya akan selalu memberikan informasi mengenai kualitas produk semen tonasa yang diproduksi oleh perusahaan, rata-rata responden memberikan jawaban cukup setuju yaitu sebesar 32 orang (35,2%). Pernyataan bahwa saya tidak terpengaruh oleh merek lainnya, rata-rata responden memberikan jawaban setuju yaitu sebesar 38 orang (41,8%). Pernyataan bahwa saya selalu berniat menggunakan produk semen tonasa selamanya, rata-rata responden memberikan jawaban setuju yaitu sebesar 42 orang (46,2%).
5. Deskripsi Variabel Keunggulan Bersaing
Variabel keunggulan bersaing penelitian ini diukur melalui 5 buah pernyataan yang mempresentasikan indikator-indikator dari variabel tersebut.
Hasil tanggapan responden terhadap variabel keunggulan bersaing dapat dijelaskan pada tabel berikut.
Tabel 5.9. Persepsi Responden mengenai Keunggulan Bersaing
Pertanyaan Tanggapan Responden
Rata-Rata
STS TS CS S SS
1. Differention
Kualitas semen yang diproduksi oleh PT. Semen Tonasa memiliki keunggulan dibandingkan merek semen lainnya
0 3
3,3%
20 22%
53 58,2%
15
16,5% 3,87 2. Overage cost leadership
Setiap perusahan selalu menerapkan kepemimpinan biaya sebagai strategi penentuan harga jual semen
0 0 23
25,3%
43 47,3%
25
27,5 4,02 3. Focus strategi
PT. Semen Tonasa selalu berfokus pada strategi yang digunakan dalam meningkatkan penjualan semen
0 0 17
18,7%
39 42,9%
35
38,5% 4,19 4. Pre emptive more
PT. Semen Tonasa berkinerja tinggi melalui peningkatan keunggulan kualitas pelayanan kepada pelanggan
0 0 14
15,4%
29 31,9%
48
52,7% 4,37 5. Sinergi competitive advantage
PT. Semen tonasa selalu
bersinergi dengan pelanggannya guna meningkatkan kerelasian antar pelanggan dan mitranya dalam pemasaran semen
0 0 8
8,8%
25 27,5%
58
63,7% 4,54
Sumber : Data Primer, 2018
Berdasarkan tabel 5.9 tanggapan responden mengenai variabel keunggulan bersaing yang terdiri dari differention, overage cost leadership, focus strategy, pre emptive more, dan sinergi competitive advantage, maka untuk pernyataan bahwa kualitas semen yang diproduksi oleh PT. Semen Tonasa memiliki keunggulan dibandingkan merek semen lainnya, rata-rata responden memberikan jawaban setuju yaitu sebesar 53 orang (58,2%). Pernyataan bahwa setiap perusahan selalu menerapkan kepemimpinan biaya sebagai strategi penentuan harga jual semen, rata-rata responden memberikan jawaban setuju yaitu sebesar 43 orang (47,3%). Pernyataan bahwa PT. Semen Tonasa selalu berfokus pada strategi yang digunakan dalam meningkatkan penjualan semen,
rata-rata responden memberikan jawaban setuju yaitu sebesar 39 orang (42,9%).
Pernyataan bahwa PT. Semen Tonasa berkinerja tinggi melalui peningkatan keunggulan kualitas pelayanan kepada pelanggan, rata-rata responden memberikan jawaban sangat setuju yaitu sebesar 48 orang (52,7%). Pernyataan bahwa PT. Semen tonasa selalu bersinergi dengan pelanggannya guna meningkatkan kerelasian antar pelanggan dan mitranya dalam pemasaran semen, rata-rata responden memberikan jawaban sangat setuju yaitu sebesar 58 orang (63,7%).
5.2.3. Uji Keabsahan Data
Uji keabsahan data dalam penelitian ini terdiri atas dua pengujian yakni uji validitas dan uji reliabilitas yang dapat diuraikan sebagai berikut :
1. Uji Validitas
Uji validitas digunakan untuk menguji sejauh mana ketepatan alat pengukur dapat mengungkapkan konsep gejala atau kejadian yang diukur.
Validitas konstruk dalam penelitian ini diuji dengan menggunakan bivariate person (korelasi product momen person). Sunjoyo, dkk. (2013:38) mengemukakan bahwa bivariate person adalah cara yang dilakukan dengan mengkorelasikan masing-masing item dengan nilai total penjumlahan keseluruhan item yang diolah. Hasil uji dengan menggunakan program SPSS versi 24, dikatakan valid apabila memiliki nilai korelasi product moment melebihi atau di atas dari 0,30.
Secara statistik angka korelasi yang diperoleh harus diuji terlebih dahulu untuk menyatakan apakah nilai korelasi yang dihasilkan signifikan atau tidak. Jika angka korelasi yang diperoleh di bawah atau kurang dari 0,30 maka pernyataan tersebut tidak valid atau tidak konsisten dengan pernyataan yang lain, sedangkan apabila di atas atau melebihi dari 0,30 berarti indikator yang
digunakan sudah valid. Hasil uji validitas atas variabel reputasi merek, kepuasan pelanggan, kepercayaan, loyalitas pelanggan dalam mencapai keunggulan bersaing pada PT. Semen Tonasa Kabupaten Pangkep yang dapat dilihat melalui tabel berikut ini :
Tabel 5.10. Hasil Pengujian Validitas
No. Indikator Correlation
Bivariate
rstandar Keterangan 1. Reputasi/citra merek (X1)
- X1.1.1 0,766 0,30 Valid
- X1.1.2 0,752 0,30 Valid
- X1.2.1 0,824 0,30 Valid
- X1.2.2 0,795 0,30 Valid
- X1.3.1 0,770 0,30 Valid
- X1.3.2 0,836 0,30 Valid
2. Kepuasan pelanggan (X2)
- X2.1.1 0,817 0,30 Valid
- X2.1.2 0,836 0,30 Valid
- X2.2.1 0,860 0,30 Valid
- X2.2.2 0,762 0,30 Valid
- X2.3.1 0,834 0,30 Valid
- X2.3.2 0,819 0,30 Valid
3. Kepercayaan (X3)
- X3.1.1 0,807 0,30 Valid
- X3.1.2 0,795 0,30 Valid
- X3.2.1 0,798 0,30 Valid
- X3.2.2 0,864 0,30 Valid
- X3.3.1 0,771 0,30 Valid
- X3.3.2 0,737 0,30 Valid
4. Loyalitas pelanggan (Y)
- Y1.1 0,780 0,30 Valid
- Y1.2 0,702 0,30 Valid
- Y2.1 0,758 0,30 Valid
- Y2.2 0,706 0,30 Valid
- Y3.1 0,684 0,30 Valid
- Y3.2 0,595 0,30 Valid
5. Keunggulan bersaing (Z)
- Z1 0,597 0,30 Valid
- Z2 0,626 0,30 Valid
- Z3 0,581 0,30 Valid
- Z4 0,558 0,30 Valid
- Z6 1 0,30 Valid
Sumber : Data diolah, 2018
Berdasarkan data pada tabel di atas, nampak bahwa seluruh item pada setiap variabel untuk reputasi merek, kepuasan pelanggan, kepercayaan,
loyalitas pelanggan dan keunggulan bersaing adalah valid karena memiliki nilai correlation bivariate lebih besar jika dibandingkan dengan nilai standar 0,30.
Sehingga, dalam penelitian ini dapat dikatakan bahwa semua item dalam instrumen penelitian memenuhi persyaratan validitas serta dapat mengukur dengan tepat dan cermat.
2. Uji Reliabilitas
Uji reliabilitas digunakan untuk mengetahui apakah indikator atau kuesioner yang digunakan dapat dipercaya atau handal sebagai alat ukur variabel. Reliabilitas suatu indikator atau kuesioner dapat diliihat dari nilai cronbach’s alpha (α), yaitu apabila memiliki nilai cronbach’s alpha (α) lebih besar (>) 0,60 maka indikator atau kuesioner adalah reliable, sedangkan apabila nilai cronbach’s alpha (α) lebih kecil (<) 0,60 maka indikator atau kuesioner yang diajukan tidak reliabel.
Dari hasil uji reliabilitas yang dilakukan dengan menggunakan program statistik SPSS versi 24. Hasil reliabilitas dari variabel-variabel yang diteliti dapat dilihat pada tabel berikut ini :
Tabel 5.11 : Hasil Pengujian Reliabilitas
Variabel Kode
Item
Cronbach’s Standar
Reliabilitas Keterangan Alpha
Reputasi merek X1 0,877 0,60 Reliabel
Kepuasan pelanggan X2 0,901 0,60 Reliabel
Kepercayaan pelanggan X3 0,877 0,60 Reliabel
Loyalitas pelanggan Y 0,788 0,60 Reliabel
Keunggulan bersaing Z 0,889 0,60 Reliabel
Sumber : Data diolah (2018)
Hasil uji reliabilitas yang disajikan dalam tabel tersebut di atas menunjukkan bahwa nilai reliability konstruk untuk masing-masing variabel
reputasi merek, kepuasan pelanggan, kepercayaan, loyalitas pelanggan dan keunggulan bersaing lebih besar dari 0,60, sehingga dapat disimpulkan bahwa alat ukur masing-masing variabel dapat diandalkan atau dipercaya.
5.2.4. Analisis Regresi dan Korelasi Berganda
1. Analisis Pengaruh reputasi merek, kepuasan pelanggan dan Kepercayaan terhadap loyalitas pelanggan
a. Analisis Persamaan Regresi Berganda
Analisis regresi linear berganda adalah suatu analisis yang dilakukan untuk mengetahui pengaruh antara variabel bebas (reputasi merek, kepuasan dan kepercayaan pelanggan) terhadap variabel terikat (loyalitas pelanggan) pada PT. Semen Tonasa Kabupaten Pangkep untuk mengetahui arah hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen apakah positif atau negatif dan untuk memprediksi nilai dari variabel dependen apabila nilai variabel independen mengalami kenaikan atau penurunan. Model regresi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu sebagai berikut :
Y = β0 + β1X1 + β2X2 + β3X3 + e
Hasil persamaan regresi di atas, maka akan disajikan hasil persamaan regresi atas reputasi merek, kepuasan pelanggan dan kepercayaan terhadap loyalitas pelanggan, dengan menggunakan sistem komputerisasi program SPSS release 24, yang dapat dilihat pada Tabel 5.12 yaitu :
Tabel 5.12. Hasil Olahan Data Regresi antara Reputasi Merek, Kepuasan Pelanggan, dan Kepercayaan terhadap Loyalitas Pelanggan
Model Unstandardized
Coefficients
Standardized Coefficients
t Sig.
B Std. Error Beta
(Constant) .912 .290 3.148 .002
Reputasi merek .278 .079 .312 3.510 .001
Kepuasan
pelanggan .197 .080 .228 2.466 .016
Kepercayaan .271 .085 .301 3.199 .002
a. Dependent Variable: Loyalitas pelanggan Sumber : Olah data SPSS
Tabel di atas menunjukkan suatu pengaruh antara reputasi merek (X1), kepuasan pelanggan (X2), dan kepercayaan (X3) terhadap loyalitas pelanggan (Y), dimana dari tabel coefficient tersebut dapat diperoleh suatu persamaan regresi linear berganda sebagai berikut :
Y = 0,912bo + 0,312X1 + 0,228X2 + 0,301X3
Dari hasil persamaan regresi linear berganda, maka akan diuraikan interprestasi persamaan regresi linear berganda yaitu :
a) Konstanta 0,912, hal ini menunjukkan bahwa reputasi merek, kepuasan pelanggan dan kepercayaan yang diasumsikan constant maka besarnya nilai loyalitas pelanggan sebesar 0,912.
b) Koefisien regresi X1 = 0,312 yang diartikan bahwa setiap kenaikan reputasi merek semen tonasa akan dapat diikuti oleh adanya peningkatan loyalitas pelanggan. Dengan kata lain dapat dikatakan bahwa reputasi merek yang tinggi dapat diikuti oleh peningkatan loyalitas pelanggan.
c) Koefisien regresi X2 = 0,228 yang diartikan bahwa kenaikan kepuasan pelanggan PT. Semen Tonasa. dapat diikuti oleh adanya peningkatan loyalitas pelanggan. Dengan kata lain dapat dikatakan bahwa semakin tinggi
kepuasan pelanggan dapat diikuti oleh adanya peningkatan loyalitas pelanggan pada PT. Semen Tonasa.
d) Koefisien regresi X3 = 0,301 yang diartikan bahwa kenaikan kepercayaan pelanggan pada PT. Semen Tonasa. dapat diikuti oleh adanya peningkatan loyalitas pelanggan. Dengan kata lain bahwa tingginya kepercayaan pelanggan dapat diikuti oleh adanya peningkatan loyalitas pelanggan pada PT. Semen Tonasa.
b. Analisis Koefisien Korelasi dan Koefisien Determinasi
Untuk mengetahui derajat keeratan hubungan antara reputasi merek, kepuasan dan kepercayaan terhadap loyalitas pelanggan pada PT. Semen Tonasa Kabupaten Pangkep, adapun pedoman dalam memberikan interprestasi terhadap koefisien korelasi dari Sugiyono (2011:231) sebagaimana dapat dilihat pada tabel berikut ini :
Tabel 5.13. Pedoman Interprestasi terhadap Koefisien Korelasi
Interval Koefisien Tingkat Korelasi
0,80 – 1,000 Sangat kuat
0,60 – 0,799 Kuat
0,40 – 0,599 Cukup kuat
0,20 – 0,399 Rendah
0,00 – 0,199 Sangat rendah
Sumber : Sugiyono (2011:231)
Untuk mengetahui hubungan antara reputasi merek, kepuasan pelanggan dan kepercayaan, dapat dilihat dari model Summary yang dapat disajikan melalui tabel berikut ini :
Tabel 5.14. Model Summary
Model R R Square Adjusted R
Square
Std. Error of the Estimate
1 .605a .366 .345 .52272
a. Predictors: (Constant), Kepercayaan , Reputasi merek , Kepuasan pelanggan
Sumber : Lampiran SPSS
Dari tabel 5.14 yaitu model summary, maka diperoleh nilai R = 0,605, karena nilai kisaran korelasi berada pada kisaran antara 0,60-0,799, maka hal ini dapat dikatakan bahwa hubungan antara reputasi merek, kepuasan pelanggan dan kepercayaan memiliki hubungan kuat terhadap peningkatan loyalitas
pelanggan pada PT. Semen Tonasa di Kabupaten Pangkep. Kemudian nilai R2 = 0,366, hal ini dapat diberikan interprestasi bahwa 36,6% (0,366 x 100)
loyalitas pelanggan dapat dijelaskan oleh adanya reputasi merek, kepuasan
pelanggan dan kepercayaan pelanggan, sedangkan sisanya sebesar 63,4%
(1 – 0,366 x 100) dijelaskan oleh faktor-faktor lain yang tidak dimasukkan dalam model penelitian ini.
5.2.5. Pengaruh reputasi merek, kepuasan, kepercayaan dan Loyalitas Pelanggan terhadap Keunggulan bersaing
1. Analisis regresi linear berganda
Analisis regresi linear berganda adalah suatu analisis yang bertujuan untuk menganalisis pengaruh reputasi merek, kepuasan pelanggan, kepercayaan dan loyalitas pelanggan terhadap keunggulan bersaing, yang diolah dengan menggunakan sistem komputerisasi program SPSS versi 24 yang dapat dilihat pada tabel berikut ini :
Tabel 5.15. Hasil olahan data regresi antara Reputasi Merek, Kepuasan Pelanggan, Kepercayaan dan Loyalitas Pelanggan terhadap Keunggulan Bersaing
Model Unstandardized
Coefficients
Standardized Coefficients
t Sig.
B Std. Error Beta
(Constant) .121 .330 .368 .714
Reputasi merek .211 .091 .209 2.316 .023
Kepuasan
pelanggan .217 .089 .221 2.436 .017
Kepercayaan .263 .097 .257 2.724 .008
Loyalitas pelanggan .262 .116 .230 2.263 .026
a. Dependent Variable: Keunggulan bersaing
Sumber : Lampiran SPSS
Berdasarkan hasil olahan data regresi, maka persamaan regresi dapat dijabarkan sebagai berikut :
Z = 0 + 1X1 + 2X2 + 3X3 + 4X4 + e
Z = 0,121bo + 0,209X1 + 0,221X2 + 0,257X3 + 0,230X4
Untuk lebih jelasnya hasil persamaan regresi tersebut di atas dapat diberikan penjelasan regresi sebagai berikut :
a) Konstan (bo) sebesar 0,121 yang diinterprestasikan bahwa jika reputasi merek, kepuasan pelanggan, kepercayaan dan loyalitas pelanggan constant maka nilai keunggulan bersaing sebesar 0,121.
b) Koefisien regresi variabel reputasi merek (b1) sebesar 0,209 yang diartikan bahwa setiap kenaikan reputasi merek dapat meningkatkan keunggulan bersaing pada PT. Semen Tonasa sebesar 0,209. Hal ini dapat diartikan bahwa makin tinggi reputasi merek semen tonasa maka akan memberikan dampak dalam peningkatan keunggulan bersaing.
c) Koefisien regresi variabel kepuasan pelanggan (b2) sebesar 0,221 yang diartikan bahwa setiap kenaikan kepuasan pelanggan pada PT. Semen Tonasa dapat meningkatkan keunggulan bersaing sebesar 0,209. Hal ini
dapat diartikan bahwa makin tinggi reputasi merek semen tonasa maka akan memberikan dampak yang berarti dalam meningkatkan keunggulan bersaing untuk pemasaran semen.
d) Koefisien regresi variabel kepercayaan (b3) sebesar 0,257 yang dapat diartikan bahwa setiap kenaikan kepercayaan pelanggan pada PT. Semen Tonasa maka akan memberikan dampak dalam meningkatkan keunggulan bersaing sebesar 0,257.
e) Koefisien regresi variabel loyalitas pelanggan (b4) sebesar 0,230, hal ini diartikan bahwa setiap kenaikan loyalitas pelanggan PT. Semen Tonasa maka akan dapat memberikan dampak dalam meningkatkan keunggulan bersaing pada PT. Semen Tonasa sebesar 0,230.
2. Uji Korelasi dan Determinasi
Hasil pengujian korelasi dan koefisien determinasi maka terlebih dahulu akan disajikan model summary melalui tabel berikut ini :
Tabel 5.16. Model Summary
Model R R Square Adjusted R Square
Std. Error of the Estimate
1 .660a .436 .410 .56358
a. Predictors: (Constant), Loyalitas pelanggan, Kepuasan pelanggan, Reputasi merek, Kepercayaan
Dari tabel tersebut di atas, maka diperoleh nilai R = 0,660 yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang kuat antara reputasi merek, kepuasan pelanggan, kepercayaan dan loyalitas pelanggan terhadap keunggulan bersaing. Kemudian dilihat dari nilai Rsquare = 0,436, hal ini dapat diartikan bahwa sebesar 43,6% keunggulan bersaing dapat dijelaskan oleh reputasi merek, kepuasan pelanggan, kepercayaan dan loyalitas pelanggan. Sedangkan
+0,312
+0,228
+0,301 +0,257
3
+0,230
+0,221
sisanya sebesar 56,4% ( 1 – 0,436 x 100 ) ditentukan oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti.
5.2.6. Uji Analisis Jalur (Path Analysis)
Analisis jalur atau path analysis adalah suatu analisis yang digunakan untuk mengukur seberapa besar pengaruh reputasi merek, kepuasan pelanggan, kepercayaan pelanggan melalui loyalitas pelanggan terhadap keunggulan bersaing pada PT. Semen Tonasa di Kabupaten Pangkep. Sebelum dilakukan pengujian hipotesis penelitian, terlebih dahulu akan disajikan gambar uji jalur yang dapat disajikan pada gambar 5.4 berikut ini :
Gambar 5.2 Hasil Uji Jalur
Besarnya gambar hasil uji jalur (Path analysis) pengujian hipotesis penelitian dapat disajikan melalui tabel 5.17 yaitu :
Reputasi merek (X1)
Kepuasan pelanggan (X2)
Kepercayaan pelanggan (X3)
Loyalitas pelanggan
(Y)
Keunggulan bersaing (Z) +0,209
Tabel 5.17. Hasil Uji Jalur Pengaruh Reputasi Merek, Kepuasan, Kepercayaan melalui Loyalitas Pelanggan Terhadap Keunggulan Bersaing pada PT. Semen Tonasa Kabupaten Pangkep
Uraian
Hipotesis Variabel Independent
Variabel intervening
Variabel Dependent
Pengaruh Langsung
Pengaruh Tidak Langsung
Total
Pengaruh Sign Keputusan Pengaruh reputasi merek
terhadap loyalitas pelanggan H1 Reputasi
merek - Loyalitas
pelanggan 0,312 - 0,312 0,001 +/(Signifikan) Pengaruh kepuasan pelanggan
terhadap loyalitas pelanggan H2 Kepuasan
pelanggan - Loyalitas
pelanggan 0,228 - 0,228 0,016 +/(Signifikan) Pengaruh kepercayaan terhadap
loyalitas pelanggan H3 Kepercayaan - Loyalitas
pelanggan 0,301 - 0,301 0,002 +/(Signifikan) Pengaruh loyalitas pelanggan
terhadap keunggulan bersaing H4 Loyalitas
pelanggan - Keunggulan
bersaing 0,230 - 0,026 0,026 +/(Signifikan) Pengaruh reputasi merek
terhadap keunggulan bersaing H5 Reputasi
merek - Keunggulan
bersaing 0,209 - 0,209 0,023 +/(Signifikan) Pengaruh kepuasan pelanggan
terhadap keunggulan bersaing H6 Kepuasan
pelanggan - Keunggulan
bersaing 0,221 - 0,221 0,017 +/(Signifikan) Pengaruh kepercayaan terhadap
keunggulan bersaing H7 kepercayaan - Keunggulan
bersaing 0,217 - 0,257 0,008 +/(Signifikan) Pengaruh reputasi merek
terhadap keunggulan bersaing melalui loyalitas pelanggan
H8 Reputasi merek
Loyalitas pelanggan
Keunggulan
bersaing 0,209 0,072 0,281 0,038 +/(Signifikan) Pengaruh reputasi merek
terhadap keunggulan bersaing melalui loyalitas pelanggan
H9 Kepuasan pelanggan
Loyalitas pelanggan
Keunggulan
bersaing 0,221 0,052 0,273 0,051 signifikan) +/(Tidak Pengaruh reputasi merek
terhadap keunggulan bersaing melalui loyalitas pelanggan
H10 Kepercayaan Loyalitas pelanggan
Keunggulan
bersaing 0,257 0,069 0,326 0,041 +/(Signifikan) Sumber : Hasil olahan data
103
Tabel 5.17 yakni hasil uji jalur pengaruh reputasi merek, kepuasan dan kepercayaan pelanggan melalui loyalitas pelanggan terhadap keunggulan bersaing pada PT. Semen Tonasa Kabupaten Pangkep yang dapat diuraikan sebagai beirkut :
1) Pengaruh reputasi merek terhadap loyalitas pelanggan
Berdasarkan hasil analisis mengenai pengaruh reputasi merek terhadap loyalitas pelanggan pada PT. Semen Tonasa Kabupaten Pangkep, dimana dari penelitian tersebut dikatakan bahwa ada pengaruh positif dan signifikan antara reputasi merek terhadap loyalitas pelanggan. Hal ini dapat dikatakan bahwa semakin tinggi reputasi merek semen tonasa akan dapat diikuti oleh adanya peningkatan loyalitas pelanggan. Sedangkan dilihat dari hasil uji parsial (diolah dengan SPSS) diperoleh nilai sig 0,001 < 0,05, hal ini dapat dikatakan ada pengaruh signifikan antara reputasi merek terhadap loyalitas pelanggan.
2) Pengaruh Kepuasan pelanggan terhadap loyalitas pelanggan
Pengaruh kepuasan pelanggan terhadap loyalitas pelanggan melalui hasil olahan data dengan menggunakan SPSS, maka diperoleh koefisien regresi sebesar 0,228, hal ini dapat dikatakan setiap kenaikan kepuasan pelanggan maka akan memberikan pengaruh dalam meningkatkan loyalitas pelanggan. Sedangkan dari hasil uji parsial yang telah dilakukan diperoleh nilai sig 0,016 < 0,05, karena nilai sig kurang dari 0,05 maka dapat dikatakan ada pengaruh signifikan antara kepuasan pelanggan terhadap loyalitas pelanggan.
3) Pengaruh kepercayaan terhadap loyalitas pelanggan
Hasil analisis mengenai pengaruh kepercayaan terhadap loyalitas pelanggan pada PT. Semen Tonasa dimana dapat dikatakan bahwa semakin tinggi kepercayaan pelanggan maka akan memberikan dampak dalam