BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Hasil Penelitian
Pada bagian ini disajikan hasil pengolahan data dari kuesioner ”Tingkat Disiplin Diri Para Siswa kelas VII SMP BOPKRI III Yogyakarta Tahun Pelajaran 2008/2009 terhadap Peraturan Sekolah”.
1. Secara keseluruhan
Tingkat disiplin diri para siswa terhadap peraturan sekolah dapat diketahui
dengan menggunakan perhitungan Mean (
N X
M=
∑
) atau angka rata-rata. Mean dicari dengan jalan membangi jumlah semua skor (∑X) kuesioner disiplin diri para siswa di sekolah dengan jumlah siswa (N). Hasil perhitungan dapat dikategorikan dalam dua kategori tingkat disiplin diri yaitu kategori tinggi (jarang melakukan pelanggaran) dan kategori rendah (sering melakukan pelanggaran).Siswa yang termasuk dalam kategori disiplin diri tinggi adalah siswa yang memperoleh skor di atas rata-rata skor total kuesioner disiplin diri, sedangkan siswa yang termasuk dalam kategori disiplin diri rendah adalah siswa yang memperoleh skor di bawah rata-rata skor total kuesioner disiplin diri. Dari hasil pengolahan data diperoleh rata-rata skor tingkat disiplin diri para siswa di sekolah adalah 97. Hasil pengkategorian tingkat
disiplin diri para siswa kelas VII SMA BOPKRI III Yogyakarta Pada Tahun 2008/2009 dapat dilihat pada Tabel 4.
Tabel 4: Tingkat Disiplin Diri Para Siswa Kelas VII SMP BOPKRI IIIYogyakarta pada Tahun Pelajaran 2008/2009
Kategori Skor Jumlah Siswa Persentase Tinggi >97 42 42,86
Rendah ≤ 97 56 57,14
Jumlah 98 100,00
Secara keseluruhan pada Tabel 4 dapat dilihat bahwa jumlah siswa yang berada pada tingkat disiplin diri dalam kategori tinggi ada 42 orang (42,86%) dan jumlah siswa yang berada pada kategori rendah ada 56 orang(57,14%). Jadi, jumlah siswa yang berada pada dalam kategori tingkat disiplin diri rendah lebih banyak dibandingkan dengan jumlah siswa yang berada dalam kategori tinggi
Rata-rata skor diperoleh dengan menjumlahkan semua skor tingkat disiplin diri siswa putra dan skor dan kemudian membagi jumlah skor itu dengan jumlah siswa yang diteliti. Hasil penghitungan rata-rata skor siswa dapat dilihat pada Lampiran 3.
Selanjutnya dilakukan pengkategorian untuk kelompok siswa putra dengan menggunakan rata-rata skor keseluruhan sebagai standar kategorisasi. Berdasarkan standar skor rata-rata keseluruhan, terdapat 29 (54,72%) siswa putra memiliki kategori disiplin diri rendah dan 24 (45,28%) sisanya termasuk ke dalam kategori disiplin tinggi, seperti yang dirangkum dalam Tabel 5 berikut ini.
Tabel 5: Tingkat Disiplin diri Para Siswa Putera Kelas VII SMP BOPKRI III Yogyakarta Pada Tahun Pelajaran 2008/2009
Kategori Skor Jumlah Siswa Persentase
Tinggi >97 24 45,28
Rendah ≤ 97 29 54,72
Jumlah 53 100,00
Selanjutnya dilakukan kategorisasi yang sama atas skor disiplin diri siswa putri. Terdapat 32 (71,11%) siswa putri yang masuk ke dalam kategori disiplin tinggi, sementara 13 (28,89%) sisanya termasuk ke dalam kategori rendah. Hasil kategori disiplin diri siswa putri dirangkum dalam Tabel 6 berikut ini.
Tabel 6: Tingkat Disiplin Diri Para Siswa Puteri Kelas VII SMP BOPKRI III Yogyakarta Pada Tahun Pelajaran 2008/2009
Kategori Skor Jumlah Siswa Persentase
Tinggi >97 32 71,11
Rendah ≤ 97 13 28,89
Jumlah 45 100,00
Dengan menggunakan standar yang sama, yaitu rata-rata skor (97), terlihat bahwa jumlah siswa puteri memiliki tingkat disiplin diri yang lebih tinggi dibanding siswa putera dengan persentase 71,11% berbanding 45,28%.
2. Tingkat Disiplin Diri Dalam Tiap Bidang Peraturan
a. Tingkat disiplin diri dalam tiap bidang peraturan secara keseluruhan
Disiplin diri para siswa di sekolah sendiri mencakup bidang peraturan akademik, bidang kegiatan disiplin umum dan Bidang kegiatan
penggunaan fasilitas. Tingkat disiplin diri digolongkan dalam dua kategori yaitu (jarang melakukan pelanggaran) dan rendah (sering melakukan pelanggaran).
Siswa yang termasuk dalam kategori disiplin diri tinggi pada suatu bidang adalah siswa yang memperoleh skor kuesioner > M (32) pada bidang tersebut. Sedangkan siswa yang termasuk dalam kategori disiplin diri rendah pada suatu bidang adalah siswa yang memperileh skor kuesioner ≤ M pada bidang tersebut. Tingkat disiplin diri para siswa dalam tiap bidang peraturan untuk keseluruhan disajikan dalam Tabel 7.
Tabel 7: Tingkat Disiplin Diri Siswa Putra dan Putri SMP BOPKRI III Yogyakarta Tahun Pelajaran 2008/2009
No Aspek Mean Tinggi Rendah
1 Bidang kegiatan akademik
35,91
59 (60,20%)
39 (39,80%) 2 Bidang kegiatan disiplin
umum 31,97
43 (43,88%)
55 (56,12%) 3 Bidang kegiatan penggunaan
fasilitas 29,13
44 (44,90%)
54 (55,10%)
Berdasarkan rangkuman skor tingkat disiplin diri untuk tiap bidang peraturan di atas dapat disimpulkan bahwa:
(1) Jumlah siswa yang berada pada tingkat disiplin diri dalam kategori tinggi untuk bidang/aspek kegiatan akademik diri siswa ada 59 (60,20%) orang dan jumlah siswa yang berada dalam kategori rendah ada 39 (39,80%) orang. Jadi jumlah siswa yang berada pada kategori
tinggi untuk bidang kegiatan akademik lebih banyak dibanding siswa yang berada pada kategori rendah.
(2) Jumlah siswa yang berada pada tingkat disiplin diri dalam kategori tinggi untuk bidang/aspek kegiatan disiplin umum ada 43 (43,88%) orang dan jumlah siswa yang berada pada kategori rendah ada 55 (56,12%) orang. Jadi, jumlah siswa yang berada pada kategori rendah lebih banyak dibanding siswa yang berada pada kategori tinggi.
(3) Jumlah siswa yang berada pada tingkat disiplin diri tinggi dalam kategori bidang/aspek kegiatan penggunaan fasilitas sekolah ada 44 (44,90%) orang dan jumalah siswa yang berada pada kategori rendah ada 54 (55,10%) orang. Jadi, jumlah siswa yang berada pada kategori tinggi lebih rendah dibanding siswa yang berada pada kategori rendah.
Selanjutnya dipaparkan hasil pengukuran tingkat disiplin diri per bidang kegiatan untuk kelompok siswa putra.
b. Tingkat disiplin diri dalam tiap bidang peraturan untuk siswa putra
Disiplin diri para siswa putra di sekolah sendiri mencakup bidang peraturan akademik, bidang kegiatan disiplin umum dan bidang kegiatan penggunaan fasilitas. Tingkat disiplin diri digolongkan dalam dua kategori yaitu (jarang melakukan pelanggaran) dan rendah (sering melakukan pelanggaran).
Siswa putra yang termasuk dalam kategori disiplin diri tinggi pada suatu bidang adalah siswa yang memperoleh skor kuesioner > M (32) pada bidang tersebut. Sedangkan siswa yang termasuk dalam kategori disiplin diri rendah pada suatu bidang adalah siswa yang memperileh skor kuesioner ≤ M pada bidang tersebut. Tingkat disiplin diri para siswa dalam tiap bidang peraturan untuk siswa putra disajikan dalam Tabel 8.
Tabel 8: Tingkat Disiplin Diri Siswa Putra SMP BOPKRI III Yogyakarta Tahun Pelajaran 2008/2009
No Aspek Mean Tinggi Rendah
1 Bidang kegiatan akademik
35,53
30 (56,60%)
23 (43,40%) 2 Bidang kegiatan disiplin umum
30,32
20 (37,74%)
33 (62,26%) 3 Bidang kegiatan penggunaan
fasilitas 27,60
21 (39,62%)
32 (60,38%)
Berdasarkan rangkuman skor tingkat disiplin diri siswa putra untuk tiap bidang peraturan di atas dapat disimpulkan bahwa:
(1) Jumlah siswa putra yang berada pada tingkat disiplin diri dalam kategori tinggi untuk bidang/aspek kegiatan akademik diri siswa ada 30 (56,60%) orang dan jumlah siswa yang berada dalam kategori rendah ada 23 (43,40%) orang. Jadi jumlah siswa putra yang berada pada kategori tinggi untuk bidang kegiatan akademik lebih banyak dibanding siswa yang berada pada kategori rendah.
(2) Jumlah siswa putra yang berada pada tingkat disiplin diri dalam kategori tinggi untuk bidang/aspek kegiatan disiplin umum ada 20 (37,74%) orang dan jumlah siswa yang berada pada kategori rendah
ada 33 (62,26%) orang. Jadi, jumlah siswa putra yang berada pada kategori rendah lebih banyak dibanding siswa putra yang berada pada kategori tinggi.
(3) Jumlah siswa putra yang berada pada tingkat disiplin diri tinggi dalam kategori bidang/aspek kegiatan penggunaan fasilitas sekolah ada 21 (39,62%) orang dan jumalah siswa yang berada pada kategori rendah ada 32 (60,38%) orang. Jadi, jumlah siswa putra yang berada pada kategori tinggi lebih rendah dibanding siswa putra yang berada pada kategori rendah.
c. Tingkat disiplin diri dalam tiap bidang peraturan untuk siswa putri
Disiplin diri para siswa putri di sekolah sendiri mencakup bidang peraturan akademik, bidang kegiatan disiplin umum dan bidang kegiatan penggunaan fasilitas. Tingkat disiplin diri digolongkan dalam dua kategori yaitu (jarang melakukan pelanggaran) dan rendah (sering melakukan pelanggaran).
Siswa putri yang termasuk dalam kategori disiplin diri tinggi pada suatu bidang adalah siswa yang memperoleh skor kuesioner > M (32) pada bidang tersebut. Sedangkan siswa putri yang termasuk dalam kategori disiplin diri rendah pada suatu bidang adalah siswa yang memperileh skor kuesioner ≤ M pada bidang tersebut. Tingkat disiplin diri para siswa putri dalam tiap bidang peraturan untuk siswa putri disajikan dalam Tabel 9.
Tabel 9: Tingkat Disiplin Diri Siswa Putri SMP BOPKRI III Yogyakarta Tahun Pelajaran 2008/2009
No Aspek Mean Tinggi Rendah
1 Bidang kegiatan akademik
36,36
29 (64,44%)
16 (35,56%) 2 Bidang kegiatan disiplin umum
33,91
23 (51,11%)
22 (48,89%) 3 Bidang kegiatan penggunaan
fasilitas 30,93
23 (51,11%)
22 (48,89%)
Berdasarkan rangkuman skor tingkat disiplin diri siswa putri untuk tiap bidang peraturan di atas dapat disimpulkan bahwa:
(1) Jumlah siswa putri yang berada pada tingkat disiplin diri dalam kategori tinggi untuk bidang/aspek kegiatan akademik diri siswa ada 29 (64,44%) orang dan jumlah siswa yang berada dalam kategori rendah ada 16 (35,56%) orang. Jadi jumlah siswa putri yang berada pada kategori tinggi untuk bidang kegiatan akademik lebih banyak dibanding siswa putri yang berada pada kategori rendah.
(2) Jumlah siswa putri yang berada pada tingkat disiplin diri dalam kategori tinggi untuk bidang/aspek kegiatan disiplin umum ada 23 (51,11%) orang dan jumlah siswa yang berada pada kategori rendah ada 22 (48,89%) orang. Jadi, jumlah siswa putri yang berada pada kategori tinggi lebih banyak dibanding siswa putri yang berada pada kategori rendah.
(3) Jumlah siswa putri yang berada pada tingkat disiplin diri tinggi dalam kategori bidang/aspek kegiatan penggunaan fasilitas sekolah ada 23 (51,11%) orang dan jumalah siswa putri yang berada pada
kategori rendah ada 22 (48,89%) orang. Jadi, jumlah siswa putri yang berada pada kategori tinggi lebih tinggi dibanding siswa yang berada pada kategori rendah.