BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Hasil Penelitian
1. Hasil Belajar dan Observasi Siklus I a. Hasil Belajar Siswa Siklus I
Setelah dilaksanakan pembelajaran pada siklus I berikut adalah hasil belajar matematika siswa siklus I menggunakan metode Student Teams Achievement Division (STAD) dan media Pop-Up Book.
Tabel 4.1
Data Perolehan Hasil Belajar Siswa Siklus I
No Nama Siswa Nilai
1. Firnanda Faris Pratama 50
2. Kaila Shela Haya 60
3. Riffi Nurridzati. J 75
4. M. Wahyu Saputra 55
5. Faiz Nuzul Ramadhan 60
6. Ihda Hikmaka Lia Nafisa 60
7. Restu Satrio Aji 65
8. Andika Digta Kurniawan 65
9. Bima Khasatrian 55
10. Eka Siwi Mahfiroh 50
11. Erlinda Sasi Kirana 60
12. Galuh Restu Oktaviani 60
13. M. Labib Fadly Aufa 55
14. M. Zam Haq Utomo 60
15. Praditya Arya Putra 60
16. Tiara Sofi Nafisha 55
17. Gilang Tegar Bangkit Prasetya 60
59 Nilai Tertinggi 75 Nilai Terendah 50 Tuntas 12 70,58 % Tidak Tuntas 5 29,41% Rata- rata 59,11
Tabel 4.1 menunjukkan bahwa nilai tertinggi yang diperoleh siswa yaitu 75 sedangkan nilai terendah yaitu 50. Nilai rata-rata yang dicapai siswa adalah 59,11. Data hasil belajar siswa siklus I dapat digambarkan dalam grafik sebagai berikut :
Tabel 4.2
Diagram Kentuntasan Hasil Belajar Siswa Siklus I
0% 10% 20% 30% 40% 50% 60% 70% 80% 29,41 % 70,58 % Belum Tuntas Tuntas
60
Dari diagram diatas dapat dilihat bahwa siswa yang telah tuntas sebanyak 12 siswa dengan presentase 70,58% dan siswa yang belum tuntas sebanyak 5 siswa dengan presentase 29,41%.
b. Lembar Observasi
1. Lembar Pengamatan Guru Siklus I
Selama proses pembelajaran berlangsung peneliti mengamati kegiatan siswa dan guru dalam pembelajaran. Data yang diperoleh dari pembelajaran siklus I tentang aktivitas siswa dan guru mata pelajaran matematika kelas III MIN 9 Boyolali yaitu Ibu Nurlaila Khodriyah,S.Pd selama proses pembelajaran dapat disajikan data sebagai berikut :
Tabel 4.3
Hasil Pengamatan Guru Siklus I
Tahapan Aspek yang diamati Skor
1 2 3
Tahap 1 - Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai.
- Guru memberikan apersepsi sebelum melakukan
pembelajaran.
Tahap 2 - Guru menyajikan informasi menggunakan media yang telah disiapkan.
Tahap 3 - Guru menjelaskan kepada siswa bagaimana cara membentuk kelompok. - Guru membantu siswa dalam
pembentukan kelompok
61
belajar.
Tahap 4 - Guru membimbing
kelompok belajar pada saat mereka membutuhkan penjelasan lebih lanjut.
Tahap 5 - Guru memberikan
kesempatan pada masing-masing kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusinya.
- Guru memberikan soal kuis yang harus dikerjakan pada masing-masing anggota - Guru mengevaluasi materi
yang telah mereka pelajari.
Tahap 6 - Guru memberikan reward pada kelompok terbaik
Ket : 3 : Baik 2 : Cukup 1 : Kurang
Tabel 4.3 menunjukkan hasil pengamatan guru siklus I bahwa pada setiap aspekyang diamati guru rata-rata menunjukkan hasil cukup. Hasil pengamatan guru mampu melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan metode Student Teams Achievement Division (STAD) dan media Pop-Up Book.
62 2. Lembar Observasi Siswa Siklus I
Tabel 4.4
Hasil Pengamatan Siswa Siklus I
No Nama Siswa Aspek
Kerjasama Keaktifan Menghargai Pendapat teman Total Skor Kategori 1 2 3 1 2 3 1 2 3 1. F. Faris P 4 Cukup
2. Kaila Sela H 7 Baik
3. Riffi N 5 Cukup
4. M.Wahyu S 7 Baik
5. Faiz Nuzul R 5 Cukup
6. I. Hikmaka 9 Baik
7. Restu Satrio 8 Baik
8. Andika D. K 5 Cukup
9. Bima K 6 Cukup
10. Eka Siwi M 5 Cukup
11. Erlinda S. K 7 Baik
12. Galuh Restu 5 Cukup
13. M. Labib 4 Cukup
14. M. Zam Haq 5 Cukup
15. Praditya A 9 Baik
16. Tiara Sofi 5 Cukup
17. Gilang Tegar 6 Cukup
Ket : 3 : Baik 2 : Cukup 1 : Kurang
Kegiatan pembelajaran pada siklus I berjalan dengan baik. Hal ini dapat kita lihat pada tabel pengamatan siswa. Sebagian siswa antusias
63
mengikuti pembelajaran menggunakan metode Student Teams Achievement Division (STAD) dan media Pop-Up Book.
c. Tahap Refleksi
Setelah peneliti melaksanakan penelitian melalui perencanaan, pelaksanaan, dan pengamatan maka peneliti merefleksikan semua kegiatan untuk mengetahui keberhasilan maupun kekurangannya sebagai berikut :
1. Keberhasilan
a) Secara keseluruhan siswa mampu melaksanakan metode Student Teams Achievement Division (STAD) dan media Pop-Up Book pada saat kegiatan
belajar berlangsung.
b) Siswa mampu mengerjakan soal dengan baik. c) Hasil Belajar siswa pada mata pelajaran matematika
materi bangun datar lebih meningkat daripada prasiklus.
d) Siswa lebih aktif dan bersemangat pada saat kegiatan pembelajaran berlangsung.
64 2. Kekurangan
a) Kegiatan pembelajaran masih kurang berjalan kondusif karena masih ada siswa yang asik sendiri bercerita dengan teman sekelompoknya.
b) Keberanian siswa dalam mengemukakan pendapat ketika berkelempok masih belum sesuai harapan dikarenakan baru pertama kali menggunakan metode Student Teams Achievement Division (STAD).
3. Hasil Belajar dan Observasi Siklus II a. Hasil Belajar Siswa Siklus II
Setelah dilaksanakan pembelajaran pada siklus II berikut adalah hasil belajar matematika siswa siklus II menggunakan metode Student Teams Achievement Division dan media Pop-Up Book.
Tabel 4.5
Data Perolehan Hasil Belajar Siswa Siklus II
No Nama Siswa Nilai
1. Firnanda Faris Pratama 50
2. Kaila Shela Haya 85
3. Riffi Nurridzati. J 95
4. M. Wahyu Saputra 80
5. Faiz Nuzul Ramadhan 85
6. Ihda Hikmaka Lia Nafisa 90
7. Restu Satrio Aji 80
8. Andika Digta Kurniawan 85
9. Bima Khasatrian 60
10. Eka Siwi Mahfiroh 80
65
12. Galuh Restu Oktaviani 80
13. M. Labib Fadly Aufa 80
14. M. Zam Haq Utomo 85
15. Praditya Arya Putra 95
16. Tiara Sofi Nafisha 75
17. Gilang Tegar Bangkit Prasetya 80
Jumlah Nilai Tertinggi 95 Nilai Terendah 50 Tuntas 16 94,11% Tidak Tuntas 1 5,88% Rata- rata 80,58
Tabel 4.5 menunjukkan bahwa nilai tertinggi yang diperoleh siswa yaitu 95 sedangkan nilai terendah yaitu 50. Nilai rata-rata yang dicapai siswa adalah 80,58. Data hasil belajar siswa siklus II dapat digambarkan dalam grafik sebagai berikut :
66
Tabel 4.6
Diagram Kentuntasan Hasil Belajar Siswa Siklus II
Dari diagram diatas dapat dilihat bahwa siswa yang telah tuntas sebanyak 16 siswa dengan presentase 94,11% dan siswa yang belum tuntas sebanyak 1 siswa dengan presentase 5,88%.
b. Lembar Observasi
Pada siklus II peneliti mengamati proses pembelajaran siswa dan guru ketika melakukan kegiatan belajar mengajar dikelas III MIN 9 Boyolali selama proses pembelajaran berlangsung dapat diketahui melalui tabel berikut ini : 0% 20% 40% 60% 80% 100% 5,88 % 94,11% Belum Tuntas Tuntas
67 1. Lembar Observasi Guru Siklus II
Tabel 4.7
Hasil Pengamatan Guru Siklus II
Tahapan Aspek yang diamati Skor
1 2 3
Tahap 1 - Guru menyampaikan tujuan
pembelajaran yang ingin dicapai.
- Guru memberikan apersepsi sebelum melakukan
pembelajaran.
Tahap 2 - Guru menyajikan informasi menggunakan media yang telah disiapkan.
Tahap 3 - Guru menjelaskan kepada siswa bagaimana cara membentuk kelompok.
- Guru membantu siswa dalam pembentukan kelompok belajar.
Tahap 4 - Guru membimbing kelompok
belajar pada saat mereka membutuhkan penjelasan lebih lanjut.
Tahap 5 - Guru memberikan kesempatan
pada masing-masing kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusinya.
- Guru memberikan soal kuis yang harus dikerjakan pada masing-masing anggota
- Guru mengevaluasi materi yang telah mereka pelajari.
Tahap 6 - Guru memberikan reward pada kelompok terbaik
Ket : 3 : Baik
68
2 : Cukup 1 : Kurang
Tabel 4.7 menunjukkan hasil pengamatan guru siklus I bahwa pada setiap aspekyang diamati guru rata-rata menunjukkan hasil cukup. Hasil pengamatan guru mampu melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan metode Student Teams Achievement Division (STAD) dan media Pop-Up Book.
2. Lembar Observasi Siswa Siklus II
Tabel 4.8
Hasil Pengamatan Siswa Siklus II
No Nama Siswa Aspek
Kerjasama Keaktifan Menghargai Pendapat teman Total Skor Kategori 1 2 3 1 2 3 1 2 3 1. F. Faris P 5 Cukup
2. Kaila Sela H 7 Baik
3. Riffi N 6 Cukup
4. M.Wahyu S 8 Baik
5. Faiz Nuzul R 7 Baik
6. I. Hikmaka 9 Baik
7. Restu Satrio 9 Baik
8. Andika D. K 6 Cukup
9. Bima K 6 Cukup
10. Eka Siwi M 7 Baik
11. Erlinda S. K 8 Baik
12. Galuh Restu 6 Cukup
13. M. Labib 6 Cukup
14. M. Zam Haq 6 Cukup
69
16. Tiara Sofi 6 Cukup
17. Gilang Tegar 6 Cukup
Ket : 3 : Baik 2 : Cukup 1 : Kurang
Kegiatan pembelajaran pada siklus II berjalan dengan baik. Hal ini dapat kita lihat pada tabel pengamatan siswa. Seluruh siswa antusias mengikuti pembelajaran matematika materi bangun datar melalui metode Student Teams Achievement Division (STAD) dan media Pop-Up Book. Siswa
semakin terlatih untuk berdiskusi dan siswa yang lebih memahami menjelaskan materi kepada temannya yang belum memahami.
c. Tahap Refleksi
Setelah pelaksanaan siklus II selesai, peneliti melakukan refleksi atas kekurangan dan kelebihan selama proses pembelajaran berlangsung. Ternyata keberhasilan suatu proses pembelajaran tergantung pada persiapan dan evaluasi yang dilakukan oleh guru terhadap siswa. Selain itu, kesiapan berfikir siswa juga menjadi faktor keberhasilan belajar siswa.
1. Keberhasilan
a. Pembelajaran siklus II dinyatakan sudah berhasil karena dilihat dari 17 siswa yang nilainya tuntas (KKM) sebanyak 16 siswa atau 94,11%.
70
b. Hasil pengamatan terhadap siswa menunjukkan peningkatan yaitu siswa sudah memperhatikan guru dengan baik serta siswa semangat mengikuti pembelajaran matematika melalui metode Student Teams Achievement Division (STAD) dan media Pop-Up Book materi bangun datar.
2. Kekurangan
Masih ada 1 siswa yang belum mencapai hasil maksimal atau belum memenuhi KKM. Kondisi ini dikarenakan siswa tersebut belum lancar membaca. Jadi ketika sedang mengerjakan soal kesulitan.