BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
C. Hasil Penelitian
1. Gambaran Umum Responden
Hasil penelitian melalui wawancara yang dimuat dalam kuesioner berdasarkan sampel sebelumnya adalah sebanyak 100 responden. Kemudian dapat ditabulasi dan diolah dalam SPSS 18.0.
Dalam penelitian ini, pihak yang menjadi responden ialah mahasiswa pengguna Blackberry . Teknik pengambilan sampling yang digunakan adalah jenis Non-Probability Sampling yaitu dengan Metode Slovin.
a. Responden Berdasarkan Jenis Kelamin
Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 100 orang.
Berikut ini merupakan data responden berdasarkan atas jenis kelamin.
Tabel 1.
Responden Berdasarkan Jenis Kelamin
Sumber: Data primer yang diolah, 2014
Keterangan Jumlah Persentase
Pria 48 48%
Wanita 52 52%
Total Responden 100 100%
Berdasarkan data diatas, dapat diperhatikan bahwa responden jenis kelamin pria sebanyak 48 orang (48% dari total responden), sedangkan responden jenis kelamin wanita sebanyak 52 orang (52% dari total responden). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa jumlah responden wanita lebih banyak dari pada jumlah responden pria.
b. Responden Berdasarkan Usia
Klasifikasi responden berikutnya ialah berdasarkan atas usia.
Berikut ini merupakan data responden berdasarkan atas usia.
Tabel 2.
Responden Berdasarkan Usia
Keterangan Jumlah Persentase
18 - 21 Tahun 40 40%
22 - 25 Tahun 19 19%
26 - 27 Tahun 27 27%
28-30 Tahun 14 14%
Total Responden 100 100%
Sumber: Data primer yang diolah, 2014
Berdasarkan data diatas dapat diperhatikan bahwa klasifikasi responden yang berusia antara 18 - 21 tahun sebanyak 40 orang. Responden yang berusia antara 18 – 21 tahun lebih banyak dibandingkan dengan responden yang berusia antara 22 – 25 tahun. Dan responden yang berusia 28-30 tahun sebanyak 14 orang, Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa jumlah responden terbanyak berusia 18 – 21 tahun yaitu sebanyak 40 orang (total 40% dari total responden).
2. Deskripsi Varibel Penelitian
Dari uraian mengenai perilaku konsumen yang dilakukan oleh tanggapan responden terhadap keputusan pembelian, yang dapat diuraikan sebagai berikut:
a. Harga
Harga merupakan salah satu faktor penting dari sisi penyedia jasa untuk memenangkan suatu persaingan dalam memasarkan produknya. Oleh karena itu harga harus ditetapkan. Menurut Ferdinand; (2006), harga merupakan salah satu variabel penting dalam pemasaran, dimana harga dapat mempengaruhi konsumen dalam mengambil keputusan untuk membeli suatu produk, karena berbagai alasan.
Berdasarkan data yang diperoleh dari responden mengenai harga Blackberry,Maka dapat disimpulkan dalam table berikut ini :
Tabel 3. Tanggapan Responden atas harga Blackberry Curve 9220
No Klasifikasi Skor Persentase(%)
1 Sangat Setuju 5 35%
2 Setuju 4 49%
3 Ragu-ragu 3 12%
4 Tidak Setuju 2 2%
5 Sangat Tidak Setuju 1 2%
Total 100%
Pada table diatas, responden yang memilih “sangat tidak setuju” memiliki persentase 2%. Responden yang memilih “tidak setuju” juga memiliki persentase 2%, Responden yang memilih “ragu-ragu” memiliki persentase 12% Dan responden yang memilih “setuju” memiliki persentase sebanyak 49 %, serta responden yang memilih “sangat setuju” memiliki persentase 35% sehingga total responden yang berpartisipasi dalam pengisian koesioner ini adalah sebanyak 100 orang dengan total tingkat persentase 100%.
b. Promosi
Promosi adalah mengkomunikasikan informasi antara penjual dan pembeli potensial atau orang lain dalam saluran untuk mempengaruhi
sikap dan perilaku. promosi merupakan alat komunikasi dan penyampaian pesan bersifat memberitahukan, membujuk, mengingatkan kembali kepada konsumen.
Tabel 4. Tanggapan Responden atas promosi Blackberry Curve 9220
No Klasifikasi Skor Persentase(%)
1 Sangat Setuju 5 34%
2 Setuju 4 45%
3 Ragu-ragu 3 17%
4 Tidak Setuju 2 3.5%
5 Sangat Tidak Setuju 1 0.5%
Total 100%
Pada table diatas, responden yang memilih “sangat tidak setuju” memiliki persentase 0,5%. Responden yang memilih “tidak setuju” juga memiliki persentase 3,5%, Responden yang memilih “ragu-ragu” memiliki persentase 17%
Dan responden yang memilih “setuju” memiliki persentase sebanyak 45 %, serta responden yang memilih “sangat setuju” memiliki persentase 34% sehingga total responden yang berpartisipasi dalam pengisian koesioner ini adalah sebanyak 100 orang dengan total tingkat persentase 100%.
c. Keputusan Pembelian
Keputusan pembelian merupakan salah satu proses dari perilaku konsumen. Dalam keputusan pembelian dengan membeli produk atau merk yang paling disukai. Ada 2 faktor yang muncul antara niat dalam membuat keputusan untuk membeli. Faktor yang pertama adalah sikap orang lain dan yang kedua faktor situasi yang tidak diharapkan.
Tabel 5. Tanggapan Responden terhadap keputusan pembelian Blackberry Curve
No Klasifikasi Skor Persentase(%)
1 Sangat Setuju 5 42%
2 Setuju 4 43%
3 Ragu-ragu 3 13%
4 Tidak Setuju 2 2%
5 Sangat Tidak Setuju 1 0%
Total 100%
Pada table diatas, responden yang memilih “sangat tidak setuju” memiliki persentase 0%. Responden yang memilih “tidak setuju” juga memiliki persentase 2%, Responden yang memilih “ragu-ragu” memiliki persentase 13% Dan responden yang memilih “setuju” memiliki persentase sebanyak 43 %, serta responden yang memilih “sangat setuju” memiliki persentase 42% sehingga total
responden yang berpartisipasi dalam pengisian koesioner ini adalah sebanyak 100 orang dengan total tingkat persentase 100%.
3. Uji Validitas dan Reliabilitas
Uji validitas dan uji reliabilitas dilakukan untuk item-item pertanyaan-pertanyaan dari kuesioner yang digunakan dalam suatu penelitian. Hasil uji validitas dan reabilitas dari item pertanyaan tersebut akan menentukan kualitas instrument penelitian (kuesioner) sangat penting untuk dilakukan. Valid berarti instrument yang digunakan dapat mengukur apa yang hendak diukur.
Validitas yang digunakan dalam penelitian ini (content validity) menggambarkan kesesuaian sebuah pengukur data dengan apa yang diukur.
Dalam melakukan pengujian validitas digunakan alat ukur berupa program computer yaitu SPSS for windows 18,0 , dan jika suatu alat ukur mempunyai korelasi yang signifikan antara skor item terhadap skor totalnya maka dikatakan alat skor tersebut adalah valid (Santoso, 2004:276).
a. Uji Validitas
Uji signifikasi dilakukan dengan membandingkan nilai r hitung (nilai Corrected Item – Total Correlation pada output Cronbach Alpha) dengan nilai r tabel untuk degree of freedom (df) = n – k, dalam hal ini n merupakan jumlah sampel dan k merupakan jumlah variabel independen.
Pada penelitian ini jumlah sampel (n) = 100 dan besarnya df dapat dihitung 100 – 2 = 98, dengan df = 95 dan alpha = 0,05 didapat r tabel dengan uji dua sisi = 0,197. Jika r hitung lebih besar dari r tabel dan bernilai positif maka butir pertanyaan atau indikator tersebut dinyatakan
valid (Ghozali, 2006). Dengan jumlah sampel (n) adalah 100 dan tingkat signifikansi 0,05 maka r tabel pada penelitian ini adalah :
r (0,05 ; 100 – 4 = 96) => 0,167.
Bila: r hitung > r tabel, berarti pertanyaan tersebut dinyatakan valid.
r hitung < r tabel, berarti pertanyaan tersebut dinyatakan tidak valid 1). Harga
Dari table di atas dapat disimpulkan bahwa pertanyaan tersebut valid karena r hitung > r table ( 0.435 > 0.167 )
2). Promosi
Dari table di atas dapat disimpulkan bahwa pertanyaan tersebut valid karena r hitung > r table (0.659 > 0.167)
b. Uji Reliabilitas
Pengujian dalam penelitian ini dilakukan dengan cara mencobakan instrumen sekali saja, dan dari data yang diperoleh dianalisis dengan tertentu. Teknik reliabilitas semacam ini disebut Interbal Consistency. Karena dalam penelitian ini jawaban dari instrumen bersifat berjenjang atau tidak bersifat dikotomi (mempunyai dua alternatif jawaban) maka digunakan teknik pengujian dengan metode Alpha Crobach (Cooper, et at. 2006:25). Dalam melakukan
perhitungan Alpha, digunakan alat bantu program komputer yaitu SPSS for Windows 18.0. Sedangkan dalam pengambilan keputusan reliabilitas, suatu instrumen dikatakan reliabel jika nilai alpha lebih besar dari 0,6 (Santoso, 2004: 276).
Hasil uji korelasi Pearson menunjukkan bahwa seluruh pertanyaan yang disusun dalam kuesioner untuk variabel bebas seluruhnya valid, sebagaimana nampak pada tabel hasil uji berikut ini:
Tabel 8. Hasil Uji Reliabilitas untuk Variabel Independen (X1,X2,) dan Variabel Dependen (Y)
No Variabel Hasil
Alpha
Keterangan
1 Harga 0,768 Reliable
2 Promosi 0,714 Reliable
Hasil pengujian validitas dan reliabilitas menyimpulkan bahwa seluruh butir pertanyaan berstatus valid untuk setiap variabel penelitan dan reliabel untuk seluruh data score yang dihasilkan dapat digunakan untuk proses analisis regresi dan uji statistik selanjutnya.
4. Koefisien Determinasi (R2)
Koefisien determinasi (R2) pada intinya mengukur seberapa jauh kemampuan model dalam menerangkan variasi variabel independen. Nilai koefisien determinasi adalah antara nol dan satu.
Nilai R2 yang kecil berarti kemampuan variabel-variabel independen dalam menjelaskan variasi variabel dependen sangat terbatas.
Tabel 9. Hasil Uji R square (R2) Model Summaryb
Model R R Square
Adjusted R Square
Std. Error of the Estimate
1 .802a .644 .636 .47109
a. Predictors: (Constant) X2, X1 b. Dependent Variable: Y
Dari nilai Adjusted R Square menunjukkan nilai sebesar 0,636 atau 63,6 %.
Artinya bahwa variabel Keputusan Pembelian (Y) dipengaruhi 63,6 % harga (X1) dan promosi (X2), sedangkan sisanya 36,4 dipengaruhi oleh variabel lain di luar 2 variabel bebas tersebut.
5. Analisis Regresi Linier Berganda
Analisis ini digunakan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh harga dan promosi terhadap keputusan pembelian Blackberry curve 9220.
Persamaan regresi linear berganda dengan formulasi sebagai berikut : Y = a + b1X1 + b
Tabel 10. Hasil Uji Regresi Linier Berganda Y = a + b1X1 + b2X2 + e
ANOVAb
Model Sum of Squares Df Mean Square F Sig.
1 Regression 28.387 1 28.387 88.383 .000a
Residual 30.833 96 .321
Total 59.220 83
a. Predictors: (Constant), X2, X1,
b. Dependent Variable: Y
Uji Hipotesis secara simultan yaitu untuk menguji pengaruh secara bersama-sama variabel bebas terhadap variabel terikat digunakan uji F. Dari hasil perhitungan didapatkan nilai Fhitung sebesar 88,383 F= 0,000). Jadi Fhitung>Ftabel(88,383 > 2,35) atau Sig F < 5% (0,000<0,05). Artinya bahwa secara bersama-sama variabel bebas yang terdiri dari variabel harga(X1) dan promosi (X2) berpengaruh signifikan terhadap variabel Keputusan pembelian (Y).
Tabel 11. Hasil Pengukuran Regresi
Coefficientsa
Model
Unstandardized Coefficients
Standardized Coefficients
B Std. Error Beta t Sig.
1 (Constant) 1.959 .426 4.603 .000
X1 .839 .122 .478 6.898 .000
X2 .608 .092 .459 6.628 .000
a. Dependent Variable: Y
Persamaan regresi yang diperoleh adalah sebagai berikut :
Y = 1,959 + 0,839 X1 +0.608 X2
a = 1,959 artinya bahwa apabila variabel harga dan promosi maka keputusan pembelian tetap.
b1X1 = 0,839 bertanda positif artinya apabila harga terjangkau maka keputusan pembelian mengalami peningkatan sebesar dengan asumsi bahwa variabel lain tetap atau konstan.
b2X2 = 0,608 bertanda positif artinya apabila promosi meningkat maka keputusan pembelian juga mengalami peningkatan sebesar dengan asumsi bahwa variabel lain tetap atau konstan.
6. Uji Hipotesis Secara Parsial (Uji t)
Untuk menguji hipotesis secara parsial digunakan uji t yaitu untuk menguji secara parsial variabel bebas terhadap variabel terikat. Hasil perhitungan dijelaskan sebagai berikut :
a. Uji t atau parsial terhadap variabel Harga (X1) didapatkan thitung sebesar 6,898 lebih besar dari ttabel 2,35 atau α = 0,05. Dari signifikansi sebesar 0,003 maka,
b. Secara parsial variabel Harga ( X1) berpengaruh signifikan terhadap variabel Keputusan pembelian (Y).
c. Uji t atau parsial terhadap variabel Promosi (X2) didapatkan thitung sebesar 6,628 lebih besar dari ttabel 2,35 atau α = 0,05. Maka, secara parsial variabel Promosi ( X2) berpengaruh signifikan terhadap variabel Keputusan Pembelian (Y).