HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Hasil Penelitian
Pada bagian ini dikemukakan jawaban atas permasalahan dalam penelitian yang telah dilakukan. Masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana tingkat pemenuhan kebutuhan hidup dasar para anak asuh Panti Asuhan Pangrekso Dalem (Bethlehem) Temanggung? (2) Bagaimana tingkat pemenuhan kebutuhan hidup lanjutan para anak asuh Panti Asuhan Pangrekso Dalem Temanggung?
Tingkat pemenuhan kebutuhan hidup anak asuh digolongkan dalam dua kategori yaitu kategori rendah (R) dan kategori tinggi (T). Para anak asuh yang tingkat pemenuhan kebutuhan hidupnya termasuk kategori rendah (R) adalah anak asuh yang memperoleh skor di bawah Mean (skor < M). Sedangkan para anak asuh yang tingkat pemenuhan kebutuhan hidupnya termasuk kategori tinggi (T) adalah anak asuh yang memperoleh skor di atas Mean (Skor ≥ M).
Mean-mean skor siswa pada tiap aspek kebutuhan adalah: 1. Kebutuhan Fisiologis → M = 36
2. Kebutuhan Rasa Aman → M = 31
3. Kebutuhan Rasa Memiliki-Dimiliki → M = 32 4. Kebutuhan Penghargaan → M = 32
5. Kebutuhan Aktualisasi Diri → M = 31
6. Kebutuhan Untuk Tahu dan Memahami → M = 34 7. Kebutuhan Keindahan → M = 31
1. Gambaran Umum Pemenuhan Kebutuhan Tiap Kategori Kebutuhan Tabel 3. Tingkat Pemenuhan Kebutuhan Hidup Para Anak Asuh Pangrekso
Dalem Temanggung
Aspek Kebutuhan Rendah
f(%)
Tinggi f(%)
Fisiologis 15 (36) 27 (64)
Rasa Aman 20 (48) 22 (52)
Rasa Memiliki-Dimiliki dan Kasih Sayang
20 (48) 22 (52)
Penghargaan 17 (40) 25 (60)
Aktualisasi Diri 20 (48) 22 (52)
Ingin Tahu dan Memahami 18 (43) 24 (57)
Keindahan 16 (38) 26 (62)
Berdasarkan data pada tabel di atas disimpulkan bahwa jumlah anak asuh yang termasuk kategori tinggi dalam semua aspek kebutuhan lebih banyak daripada yang termasuk kategori rendah.
2. Tingkat Pemenuhan Kebutuhan Dasar Para Anak Asuh Panti Asuhan Pangrekso Dalem Temanggung Secara Keseluruhan.
Kebutuhan dasar meliputi kebutuhan fisiologis, kebutuhan rasa aman, kebutuhan rasa memiliki-dimiliki atau kasih sayang dan kebutuhan akan penghargaan. M = 21
Tabel 4. Tingkat Pemenuhan Kebutuhan Dasar dan Jumlah Anak Asuh Tingkat Pemenuhan Kebutuhan Dasar f(%)
Tinggi 24 (57)
Rendah 18 (43)
Jumlah 42 (100)
Berdasarkan data pada tabel di atas disimpulkan bahwa secara keseluruhan jumlah anak asuh yang memiliki tingkat pemenuhan kebutuhan dasar dalam kategori tinggi lebih banyak (57%) daripada dalam kategori rendah (43%).
3. Tingkat Pemenuhan Kebutuhan Lanjutan Para Anak Asuh Panti Asuhan Pangrekso Dalem Temanggung Secara Keseluruhan.
Kebutuhan lanjutan meliputi kebutuhan akan aktualisasi diri, kebutuhan ingin tahu dan memahami, serta kebutuhan akan keindahan.
Tabel 5. Tingkat Pemenuhan Kebutuhan Lanjutan dan Jumlah Anak Asuh Tingkat Pemenuhan Kebutuhan Lanjutan f(%)
Tinggi 24 (57)
Rendah 18 (43)
Jumlah 42 (100)
Berdasarkan data pada tabel di atas disimpulkan bahwa secara keseluruhan jumlah anak asuh yang memiliki tingkat pemenuhan kebutuhan lanjutan dalam kategori tinggi lebih banyak (57%) daripada dalam kategori rendah (43%).
B. Pembahasan
Hasil penelitian adalah (1) Jumlah anak asuh yang termasuk kategori tinggi dalam pemenuhan kebutuhan semua aspek keseluruhan lebih banyak daripada yang termasuk kategori rendah. (2) Jumlah anak asuh yang memiliki tingkat pemenuhan kebutuhan dasar dalam kategori tinggi lebih banyak (57%) daripada dalam kategori rendah (43%). (3) Jumlah anak asuh yang memiliki tingkat pemenuhan kebutuhan lanjutan dalam kategori tinggi lebih banyak (57%) daripada dalam kategori rendah (43%).
Pemenuhan kebutuhan hidup dialami anak asuh dan dinilai oleh anak asuh. Penilaian tentu bersifat subyektif. Kebutuhan kategori dasar lebih berkaitan dengan perasaan diri dan relasi dengan teman. Pemenuhan kebutuhan hidup dalam kategori lanjutan lebih berkaitan dengan peningkatan kualitas diri. Penilaian terhadap pemenuhan kebutuhan tiap anak asuh berbeda-beda. Ada anak asuh yang
merasa puas dengan pemenuhan kebutuhan yang diberikan oleh pengasuh tetapi ada pula anak asuh yang belum merasa puas. Kepuasan juga berdasarkan penilaian dan penilaian obyektif perlu bimbingan dari pengasuh.
Anak asuh yang tingkat pemenuhan kebutuhan hidupnya dalam kategori tinggi mampu mengaktualisasikan diri dengan baik, memiliki pengetahuan yang luas dan mampu mengapresiasikan keindahannya sehingga menjadi lebih bersemangat dalam kehidupannya. Sebaliknya anak asuh yang tingkat pemenuhan kebutuhan hidupnya rendah, mengalami suatu kendala dalam proses pengembangan dirinya. Mereka memerlukan pendampingan, pembinaan, bimbingan dalam pemenuhan kebutuhan baik kebutuhan fisiologis, rasa aman, rasa memiliki-dimiliki atau kasih sayang, penghargaan, aktualisasi diri, kebutuhan untuk tahu dan memahami, estetik atau keindahan agar menjadi manusia yang tumbuh secara optimal. Jika kebutuhan-kebutuhan terpenuhi secara ajeg, maka citra diri akan berkembang.
Anak asuh yang menggunakan dengan maksimal kesempatan dan fasilitas yang disediakan oleh Panti Asuhan, memiliki niat untuk berusaha dengan sungguh-sungguh karena sadar diri dan berusaha memenuhi kebutuhan hidup mereka di Panti Asuhan, apabila dibandingkan dengan kehidupan mereka sebelum
BAB V PENUTUP
Dalam bab ini disajikan kesimpulan penelitian tentang Tingkat Pemenuhan Kebutuhan Hidup Para Anak Asuh Pangrekso Dalem Temanggung dan saran-saran.
A. KESIMPULAN
1. Kebutuhan-Kebutuhan Anak Asuh
Kebutuhan-Kebutuhan Anak Asuh mencakup kebutuhan fisiologis, rasa aman, rasa memiliki-dimiliki atau kasih sayang, penghargaan, aktualisasi diri, kebutuhan untuk tahu dan memahami, estetik atau keindahan. Kebutuhan fisiologis meliputi makanan, minuman, dan tempat tinggal, istirahat yang cukup. Kebutuhan rasa aman meliputi kebutuhan akan jaminan, perlindungan, stabilitas, ketertiban, bebas dari ketakutan dan kecemasan. Kebutuhan rasa memiliki-dimiliki atau kasih sayang diwujudkan dengan menggabungkan diri dengan kelompok atau perkumpulan, menerima dan memakai seragam supaya merasakan perasaan memiliki. Kebutuhan akan penghargaan yaitu kebutuhan menghargai dan kebutuhan dihargai.
Kebutuhan akan aktualisasi diri menggunaan semua bakat untuk peningkatan kualitas diri. Kebutuhan ingin tahu dan memahami mengembangkan diri secara intelektual berkaitan dengan ide dan pandangan terhadap sesuatu dalam kehidupan meliputi hasrat untuk
menyusun, mengatur, menganalisis, menemukan hubungan-hubungan dan makna-makna. Kebutuhan keindahan yaitu kebutuhan bersifat naluriah yang berhubungan dengan gambaran diri seseorang.
2. Hasil Penelitian
(a) Jumlah anak asuh yang termasuk kategori tinggi dalam pemenuhan kebutuhan semua aspek keseluruhan lebih banyak daripada yang termasuk kategori rendah. (b) Jumlah anak asuh yang memiliki tingkat pemenuhan kebutuhan dasar dalam kategori tinggi lebih banyak (57%) daripada dalam kategori rendah (43%). (c) Jumlah anak asuh yang memiliki tingkat pemenuhan kebutuhan lanjutan dalam kategori tinggi lebih banyak (57%) daripada dalam kategori rendah (43%).
B. SARAN-SARAN
Panti asuhan merupakan rumah sekaligus keluarga bagi anak asuh. Anak- anak tersebut tidak dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhannya secara optimal dalam keluarga meliputi kebutuhan akan makanan, perlindungan, disayangi dan dicintai serta perhatian dari orangtua. Selama di Panti Asuhan, anak-anak memperoleh kebutuhan-kebutuhan tersebut. Anak memerlukan pendampingan dalam pemenuhan kebutuhan. Ada dua saran :
1. Topik-topik bimbingan kebutuhan anak asuh
Pengasuh mendampingi anak asuh dalam memenuhi kebutuhan hidup anak asuh baik kebutuhan fisiologis, kebutuhan akan rasa aman, kebutuhan memiliki-dimiliki dan kasih sayang, kebutuhan akan penghargaan, kebutuhan aktualisasi diri, kebutuhan akan pengetahuan, maupun kebutuhan akan keindahan. Pengasuh memberikan kasih sayang, bersikap adil dan menghargai masing-masing anak asuhnya, menumbuhkan rasa saling memiliki dan mendukung satu sama lain. Pengasuh menjadi pelindung, menyapa anak supaya anak merasa aman. Anak merasa dihargai. Kebutuhan akan pendidikan sekolah merupakan kebutuhan yang penting bagi masa depan anak asuh.
Topik-topik yang menjadi prioritas antara lain:
No Aspek Topik
1 Fisiologis Makan, minum, tempat tinggal, istirahat 2 Rasa Aman Perlindungan, bebas dari ketakutan dan
kecemasan 3 Rasa Memiliki dan
Dimiliki atau kasih sayang
Bergabung dengan kelompok, mendapat kasih sayang.
4 Penghargaan Menghargai orang lain 5 Aktualisasi Diri, Untuk
Tahu dan Memahami, Keindahan
Penggunaan semua bakat, mengembangkan diri secara intelektual
2.Kegiatan bimbingan, baik bimbingan kelompok maupun bimbingan pribadi dilakukan melalui pendampingan pengasuh terhadap anak asuh. Pengasuh atau pembimbing dalam bimbingan kelompok membicarakan kehidupan anak asuh di panti. Bimbingan dapat berupa mengadakan acara retret, weekend, serta pendampingan rohani. Kegiatan bimbingan pribadi dilakukan dengan disediakannya waktu khusus untuk melakukan pendampingan pribadi secara rutin agar setiap anak dapat berkembang secara optimal. Isi bimbingan yaitu membina hubungan anak asuh dengan pengasuh, teman sebaya, teman sejenis maupun berlainan jenis, lingkungan sekolah dan lingkungan masyarakat, peningkatan ketaqwaan dalam kerohanian, pemanfaatkan waktu luang, serta cara-cara merawat diri.