• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV Hasil Penelitian Dan Pembahasan

A. Hasil Penelitian

1. Gambaran Umum Objek a. Sejarah Singkat

Desa Tinggiran II Luar berasal dari pemekaran Desa Tinggiran Luar Yang Pertama Yang menjabat sebagai kepala Desa adalah Barkat (1980-1987) Samsuri ( 1987-1995) H.Suriani ( 1995-2003 ) Zailani ( 2003-2008 ) Bachtiar SH.i ( 2009-2015) dan Dilanjutkan Kembali Oleh Bambang (2015 sampai dengan sekarang).

RKP Desa Tinggiran II Luar Kecamatan Tamban Kabupaten Barito Kuala Tahun 2021 bertujuan untuk menjabarkan RPJM Desa Tinggiran II Luar Kecamatan Tamban Kabupaten Barito Kuala Tahun 2015-2021 dalam suatu rencana kerja tahunan, sehingga memaksimalkan pencapaian pelaksanaan program/kegiatan operasional desa dengan mudah diidentifikasi dan dievaluasi.

b. Struktur Organisasi

Struktur organisasi merupakan faktor penting untuk menentukan kerja suatu organisasi yang mana dapat dianalisis melalui struktural yang tergambar, selain itu pada suatu struktur organisasi juga akan diketahui bagian dan sub bagian, wewenang masing-masingnya serta hubungan kordinasi antar bagian dan sub bagian dalam proses pelaksanaan tugas serta tanggung jawab masing-masing. Struktur organisasi Kantor Desa Tinggiran II Luar ditunjukkan pada gambar berikut.

19 Gambar 4 1 Struktur Organisasi Kantor Desa Tinggiran II Luar

Sumber: Kantor Desa Tinggiran II Luar

Berikut adalah uraian wewenang dan tanggung jawab dari struktur organisasi diatas:

1) Kepala Desa/Pembakal

Kepala desa adalah pemerintah desa atau yang disebut dengan nama lain yang dibantu perangkat desa sebagai unsur penyelenggara pemerintahan desa (UU RI No 6 Tahun 2014 Pasal 1 Ayat 3). Kepala desa bertugas menyelenggarakan pemerintahan desa, dan pemberdayaan desa (UU RI No 6 Tahun 2014 Pasal 26 Ayat Kewajiban kepala desa menurut UU RI No 6 Tahun 2014 Pasal 26 Ayat 4 adalah:

a) Memegang teguh dan mengamalkan Pancasila, melaksanakan Undang-Undang Desa Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta mempertahankan dan memelihara keutuhan Negara Republik Indonesia, dan Bhineka Tunggal Ika.

b) Meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

c) Memelihara ketenteraman dan ketertiban masyarakat desa.

d) Menaati dan menegakkan peraturan perundang-undangan.

e) Melaksanakan kehidupan demokrasi dan berkeadilan gender.

f) Melaksanakan prinsip tata pemerintahan Desa yang akuntabel, transparan, professional, efektif dan efisien, bersih serta bebas dari kolusi,korupsi dan nepotisme.

20 g) Menjalin kerja sama dan koordinasi dengan seluruh

pemangku kepentingan di desa.

h) Menyelenggarakan administrasi Pemerintahan Desa yang baik.

i) Mengelola keuangan dan aset desa.

j) Melaksanakan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan desa.

k) Menyelesaikan perselisihan masyarakat di desa.

l) Mengembangkan perekonomian masyarakat desa.

m) Membina dan melestarikan nilai sosial budaya masyarakat desa.

n) Memberdayakan masyarakat dan lembaga kemasyarakatan di desa.

o) Mengembangkan potensi sumber daya alam dan melestarikan lingkungan hidup

p) Memberikan informasi kepada masyarakat desa.

2) Sekretaris

Sekretaris Merupakan perangkat desa yang bertugas membantu kepala desa untuk mempersiapkan dan melaksanakan pengelolaan administrasi desa, mempersiapkan bahan penyusunan laporan penyelenggaraan pemerintah desa. Fungsi sekretaris desa adalah sebagai berikut:

a) Menyelenggarakan kegiatan administrasi dan mempersiapkan bahan untuk kelancaran tugas kepala desa.

b) Membantu dalam persiapan penyusunan Peraturan Desa c) Mempersiapkan bahan untuk Laporan Penyelenggara

Pemerintah Desa.

d) Melakukan koordinasi untuk penyelenggaraan rapat rutin.

e) Pelaksana tugas lain yang diberikan kepada kepala desa.

3) Kaur Umum Dan Tata Usaha

21 memiliki fungsi melaksanakan urusan ketatausahaan seperti tata naskah, administrasi surat menyurat, arsip, dan ekspedisi, dan penataan administrasi perangkat gampong, penyediaan prasarana perangkat gampong dan kantor, penyiapan rapat, pengadministrasian aset, inventarisasi, perjalanan dinas, pelayanan umum, mengoordinasikan urusan perencanaan seperti menyusun rencana anggaran pendapatan dan belanja gampong, menginventarisir data-data dalam rangka melakukan monitoring dan evaluasi program, serta penyusunan laporan.

4) Kaur Keuangan

Kaur Keuangan bertugas membantu sekretaris desa melaksanakan pengelolaan sumber pendapatan desa, pengelolaan administrasi keuangan desa dan mempersiapkan bahan penyusunan APB Desa, serta laporan keuangan yang dibutuhkan desa. Sedangkan fungsinya adalah sebagai berikut:

a) Mengelola administrasi keuangan desa.

b) Mempersiapkan bahan penyusunan APB Desa.

c) Membuat laporan pertanggungjawaban keuangan.

d) Melaksanakan tugas lain yang diberikan sekretaris desa.

5) Kaur Perencanaan

Kepala urusan perencanaan bertugas membantu Sekretaris Desa dalam urusan pelayanan administrasi pendukung pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan.Untuk melaksanakan tugas kepala urusan perencanaan mempunyai fungsi sebagai berikut:

a) mengkoordinasikan urusan perencanaan Desa;

b) menyusun RAPBDes;

c) menginventarisir data-data dalam rangka pembangunan Desa;

22 d) melakukan monitoring dan evaluasi program Pemerintahan

Desa;

e) menyusun rencana pembangunan jangka menengah desa (RPJMDesa) dan rencana kerja pemerintah desa (RKPDesa);

f) menyusun laporan kegiatan Desa;

g) melaksanakan tugas-tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan.

6) Kasi Kesejahteraan

Tugas Kasi Kesejahteraan desa adalah membantu Kepala Desa sebagai pelaksana tugas operasional. Fungsi Kasi Kesejahteraan desa antara lain:

1) Melaksanakan pembangunan sarana prasarana perdesaan Pembangunan bidang pendidikan.

2) Pembangunan bidang kesehatan.

3) Tugas sosialisasi serta motivasi masyarakat di bidang budaya, ekonomi, politik, lingkungan hidup, pemberdayaan keluarga.

4) Pemuda, olah raga, dan karang taruna.

7) Kasi Pelayanan

Disamping tugas sebagai pelaksana tugas operasional yang membantu kepala desa, dalam permendagri No 20 tahun 2018 disebutkan perihal tugas Kasi Pelayanan dalam hal pelaksana kegiatan anggaran, tugasnya menyatu dengan kaur dan kasi-kasi lainnya. Pembagian tugas Kaur dan Kasi pelaksana kegiatan anggaran dilakukan berdasarkan bidang tugas masing-masing dan ditetapkan dalam RKP Desa.

Dalam melaksanakan tugasnya, Kepala Seksi Pelayanan (Permendagri No 48 Tahun 2015) memiliki fungsi sebagai berikut:

23 a) Melaksanakan penyuluhan dan motivasi terhadap

pelaksanaan hak dan kewajiban masyarakat,

b) Meningkatkan upaya partisipasi masyarakat Desa dalam hal, gotong royong, dan swadaya murni

c) Pelestarian nilai sosial budaya masyarakat Desa

d) Pembinaan dan pelaksanaan aktivitas keagamaan masyarakat di Desa;

e) Pembinaan dan pengembangan ketenagakerjaan dalam masyarakat.

8) Kasi Pemerintahan

Kepala seksi (Kasi) pemerintahan ini bertugas membantu Kepala Desa dalam melaksanakan tugas bidang pemerintahan desa. Selain tugas tersebut, Kasi Pemdes juga bertugas melakukan tindakan yang mengakibatkan pengeluaran atas beban anggaran belanja sesuai bidang tugasnya, menyusun DPA (Dokumen Pelaksanaan Anggaran), DPPA (Dokumen Perubahan Pelaksanaan Anggaran), dan DPAL (Dokumen Pelaksanaan Anggaran Lanjutan) sesuai bidang tugasnya. Untuk melaksanakan tugasnya, maka Kasi Pemerintahan memiliki fungsi:

a) melaksanakan manajemen tata praja Pemerintahan b) menyusun rancangan regulasi desa

c) pembinaan masalah pertanahan

d) pembinaan ketenteraman dan ketertiban e) pelaksanaan upaya perlindungan masyarakat f) kependudukan

g) penataan dan pengelolaan wilayah h) pendataan dan pengelolaan Profil Desa.

9) BPD (Badan Permusyawaratan Desa)

BPD (Badan Permusyawaratan Desa) memiliki beberapa tugas yang harus dijalankan oleh organisasi ini. Tugas BPD

24 diatur pada Permendagri No 11 Tahun 2016 Bab V tentang Fungsi dan Tugas BPD pasal 32 yaitu:

a) Menggali aspirasi masyarakat b) Menampung aspirasi masyarakat c) Mengelola aspirasi masyarakat d) Menyalurkan aspirasi masyarakat e) Menyelenggarakan musyawarah BPD f) Menyelenggarakan musyawarah Desa g) Membentuk panitia pemilihan Kepala Desa

h) Menyelenggarakan musyawarah Desa khusus untuk pemilihan Kepala Desa antar waktu

i) Membahas dan menyepakati rancangan Peraturan Desa bersama Kepala Desa

j) Melaksanakan pengawasan terhadap kinerja Kepala Desa k) Melakukan evaluasi laporan keterangan penyelenggaraan

Pemerintahan Desa

l) Menciptakan hubungan kerja yang harmonis dengan Pemerintah Desa dan lembaga Desa lainnya

m) Melaksanakan tugas lain yang diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan.

2.

Penerapan Perencanaan Operasional Pemerintah yang berjalan Pada Kantor Desa Tinggiran II Luar

Penerapan perencanaan operasional pemerintah yang berjalan adalah sebagai berikut:

a. Deskripsi Pokok

Perencanaan operasional pemerintah adalah perhitungan biaya yang diperlukan untuk bahan dan upah serta biaya lain-lainnya yang berhubungan dengan pelaksanaan anggaran operasional Pemerintah.

Kantor Desa Tinggiran II Luar melakukan proses perencanaan untuk operasional pemerintah masih menggunakan aplikasi Microsoft

25 Excel. Bagian yang berwenang dalam melakukan proses perencanaan Operasinal Pemerintah ini adalah kaur Umum dan Tata Usaha.

Pada tahap pelaksanaan, kaur Umum dan Tata Usaha mencatat pengeluaran biaya belanja barang untuk anggaran operasional pemerintah Kantor Desa Tinggiran II Luar.

b. Informasi Yang Dibutuhkan Manejemen

Informasi yang diperlukan manajemen dalam proses perencanaan untuk anggaran operasioanal pemerintah pada Kantor Desa Tinggiran II Luar sebagai berikut: informasi data barang & jasa berupa nama barang & jasa, dan harga barang & jasa.

c. Fungsi Yang Terkait

Fungsi yang terkait dalam proses perencanaan untuk anggaran operasional pemerintah pada Kantor Desa Tinggiran II Luar adalah sebagai beikut:

1) Fungsi Perencanaan

Fungsi ini bertanggungjawab untuk merencanakan kegiatan operasional yang akan dilaksanakan. Fungsi ini dilakukan oleh bagian kaur Umum dan Tata Usaha.

2) Fungsi Pelaksanaan

Fungsi ini bertanggung jawab untuk melaksankan rencana kegiatan operasional yang dibuat sesuai dengan yang direncanakan dan mencatat pengeluaran-pengeluaran biaya belanja untuk kegiatan anggaran operasional. Fungsi ini dilakukan oleh bagian kaur Umum Dan Tata Usaha.

3) Fungsi Kas

Fungsi ini bertanggung jawab untuk melakukan pembayaran Operasional pemerintah. Fungsi ini dilakukan oleh bagian kaur keuangan.

26 4) Fungsi Akuntansi

Fungsi ini bertanggung jawab untuk mencatat transaksi pengeluaran biaya ke dalam buku catatan pengeluaran. Fungsi ini dilakukan oleh bagian kaur keuangan.

d. Jaringan Prosedur Yang Membentuk Sistem

Jaringan prosedur yang membentuk sistem perencanaan Operasional Pemerintah pada Kantor Desa Tinggiran II Luar adalah sebagai berikut:

1) Prosedur Perencanaan

Prosedur ini digunakan untuk membuat rencana dalam kegiatan operasional pemerintah. Prosedur ini dilakukan dengan mensurvei daftar harga barang & jasa operasional Pemerintah.

2) Prosedur Pelaksanaan

Prosedur ini digunakan untuk mencatat setiap pengeluaran pembiayaan belanja barang dan jasa untuk kegiatan operasional pemerintah desa yang akan dilaksanakan.

e. Dokumen Yang Digunakan

1) Format anggaran biaya kegiatan

Format anggaran biaya kegiatan merupakan salah satu contoh dalam penyusunan perencanaan anggaran biaya untuk operasional.

27 Gambar 4.2 Anggaran Biaya Kegiatan

Sumber: Kantor Desa Tinggiran II Luar f. Catatan Akuntansi Yang Digunakan

Catatan akuntansi yang digunakan oleh Kantor Desa Tinggiran II Luar yaitu berupa laporan perencanaan anggaran yaitu berupa rencana anggaran biaya.

B. Pembahasan Hasil Penelitian

Dokumen terkait