• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV Hasil Penelitian Dan Pembahasan

B. Pembahasan Hasil Penelitian

a. Analisa perencanaan anggaran biaya pada kantor Desa Tinggiran II Luar

Berdasarkan hasil penelitian dan beberapa data yang telah dikumpulkan oleh penulis, dapat diketahui perencanaan untuk Operasional Pemerintah pada Kantor Desa Tinggiran II Luar memiliki kekurangan, adalah sebagai berikut:

28 1) Informasi yang diperlukan manajemen

Informasi yang diperlukan selama ini sudah lengkap dalam perencanaan untuk operasional Pemerintah, karena itu tidak ada permasalahan dalam informasi yang diperlukan.

2) Fungsi yang terkait

Fungsi yang terkait dalam perencanaan operasional pada Kantor Desa Tinggiran II Luar sudah tepat dan sesuai dengan fungsinya, karena fungsi perencanaan dan fungsi pelaksanaan dilakukan oleh kaur Umum dan tata Usaha, sedangkan fungsi kas dan fungsi akuntansi dilakukan oleh bagian kaur keuangan.

3) Jaringan

Prosedur yang membentuk sistem Jaringan prosedur yang membentuk sistem pada Kantor Desa Tinggiran II Luar sudah efektif karena sudah sesuai dengan keperluan dan kondisi desa.

4) Dokumen yang digunakan

Dokumen yang digunakan pada Kantor Desa Tinggiran II Luar yaitu berupa format anggaran biaya kegiatan yang sudah dibuat. Dokumen ini menjadi salah satu patokan dalam proses perencanaan kegiatan untuk anggaran Operasional Pemerintah desa.

5) Catatan akuntansi yang digunakan

Catatan akuntansi yang digunakan oleh Kantor Desa Tinggiran II Luar yaitu berupa laporan perencanaan anggaran yaitu berupa rencana Operasioanl Pemerintah.

6) Sistem pengendalian intern

Sistem pengendalian intern yang berjalan pada Kantor Desa Tinggiran II Luar adalah sebagai berikut:

a) Organisasi yang memisahkan tanggung jawab fungsional secara tegas.

Unsur pokok sistem pengendalian intern dalam perencanaan organisasi yang dijalankan oleh Kantor Desa

29 Tinggiran II Luar memisahkan fungsi dari setiap aparatur desa.

b) Sistem otorisasi dan prosedur pencatatan.

Sistem otorisasi pada Kantor Desa Tinggiran II Luar sudah terkelola dengan baik dikarenakan setiap aparatur desa mengatur dan mengelola wewenang untuk otorisasi atas terlaksananya kegiatan.

c) Praktik yang sehat dalam menjalankan tugas dan fungsi setiap unit organisasi.

Rencana anggaran biaya belum menggunakan nomor urut cetak sehingga penggunaannya tidak dapat dipertanggungjawabkan oleh yang berwenang yaitu bagian kaur Umum dan Tata Usaha.

d) Karyawan atau aparatur yang mutunya sesuai dengan fungsinya

Aparatur desa yang bekerja di Kantor Desa Tinggiran II Luar sudah memiliki fungsi dan tanggungjawab masing-masing berdasarkan kemampuan yang mereka miliki.

2. Alternatif Pemecahan Masalah a. Perspektif Akuntansi

1) Informasi manajemen yang disaranakan

Informasi yang diperlukan selama ini sudah lengkap dalam perencanaan untuk anggaran operasional pemerintah, karena itu tidak ada permasalahan dalam informasi yang diperlukan.

Sehingga penulis tidak perlu menyarankan.

2) Fungsi yang terkait yang disarankan

Fungsi yang terkait dalam perencanaan Pembanguan Kantor Desa Tinggiran II Luar sudah tepat dan sesuai dengan fungsinya, karena fungsi perencanaan dan fungsi pelaksanaan dilakukan oleh kaur Umum Dan tata Usaha sedangkan fungsi

30 kas dan fungsi akuntansi dilakukan oleh bagian kaur keuangan.

Sehingga penulis tidak perlu menyarankan.

3) Jaringan prosedur yang membentuk sistem yang disarankan Jaringan prosedur yang membentuk sistem pada Kantor Desa Tinggiran II Luar sudah efektif karena sudah sesuai dengan keperluan dan kondisi desa. Sehingga penulis tidak perlu menyarankan.

4) Dokumen yang disarankan

Dokumen yang digunakan pada Kantor Desa Tinggiran II Luar yaitu berupa format operasional yang sudah dibuat.

Dokumen ini menjadi salah satu patokan dalam proses perencanaan untuk anggaran operasional Pemerintah desa dan sudah efektif, sehingga penulis tidak menyarankan.

5) Bagan Alir Dokumen

Bagan alir dokumen penerapan perencanaan anggaran Pemerintah yang disarankan pada Kantor Desa Tinggiran II Luar.

31 Gambar 4.3 Bagan Alir Dokumen

Sumber: Penulis

Berdasarkan bagan alir dokumen perencanaan anggaran biaya yang disarankan pada Kantor Desa Tinggiran II Luar pada tahap perencanaan dapat dijelaskan sebagai berikut:

a) Kaur Tata Usaha dan Umum

(1) Mensurvei harga barang dan jasa dan menginput data sesuai dengan dokumen yang ada ke program aplikasi yang dibuat.

(2) Membuat rencana anggaran biaya b) Sekretaris Desa

(1) Melakukan verifikasi rencana anggaran biaya (2) Mengarsipkan rencana anggaran biaya

32 c) Kepala Desa/Pembakal

(1) Memvalidasi rencana anggaran biaya yang telah diverifikasi oleh sekretaris

d) Kaur Keuangan

(1) Melakukan pemabayaran atas pengajuan dana untuk kegiatan operasional pemerintah yang telah divalidasi oleh kepala desa/pembakal.

6) Sistem Pengendalian intern yang disarankan

Sistem pengendalian intern yang disarankan pada Kantor Desa Tinggiran II Luar adalah sebagai berikut:

a) Organisasi yang memisahkan tanggungjawab fungsional secara tegas.

Unsur pokok sistem pengendalian intern dalam perancangan organisasi yang dijalankan oleh Kantor Desa Tinggiran II Luar memisahkan fungsi dari setiap aparatur desa yang terkait.

b) Sistem otorisasi dan prosedur pencatatan

(1) Anggaran Operasional Pemerintah berbasis web untuk menghasilkan Rencana anggaran Operasional Pemerintah diotorisasi oleh bagian kaur Umum dan Tata Usaha.

(2) Prosedur pencatatan menggunakan program aplikasi perencanaan laporan secara komputerisasi dengan sajian informasi yang akurat dengan tingkat kecamatan dan efisiensi terhadap penampilan informasi.

c) Praktik yang sehat dalam menjalankan tugas dan fungsi setiap unit organisasi

Praktik yang sehat dalam melaksanakan tugas dan fungsi setiap unit organisasi menggunakan rencana anggaran operasional pemerintah bernomor urut cetak agar laporan dapat dipertanggungjawabkan.

33 d) Karyawan yang mutunya sesuai dengan tanggung jawabnya

Aparat desa yang bekerja di Kantor Desa Tinggiran II Luar sudah sesuai dengan mutu dan pendidikannya, dapat melaksanakan pekerjaan sesuai dengan tugas, wewenang dan tanggungjawab yang diberikan kepala desa/pembakal.

b. Program Aplikasi Perencanaan Anggaran Biaya Pada Kantor Desa Tinggiran II Luar Yang Disarankan

1) Sistem Basis data

Sistem basis data merupakan kumpulan dari data-data yang saling terhubung. Merancang basis data dibutuhkan teknik normalisasi. Normasilasasi digunakan agar sistem basis data lebih optimal dan efisien, serta dapat memberikan data yang diharapkan.

Tahap normalisasi yang digunakan adalah sebagai berikut:

a) Tabel Unnormalisasi

Tahap ini penulis mencantumkan semua field yang terdapat tabel-tabel yang digunakan dalam merancang sistem perencanaan untuk anggaran operasional pemerintah pada Kantor Desa Tinggiran II Luar adalah sebagai berikut:

Tabel 4.1 Unnormalisasi

No Nama Field No Nama Field 1 Nama_kegiatan 6 Satuan

2 Nama_uraian 7 Uraian_detail

3 Nama_barang 8 Waktu_pelaksanaaan 4 Volume

5 Harga_satuan Sumber: Penulis

b) Tabel Normalisasi pertama (1NF)

Normalisasi pertama (1NF) merupakan suatu nilai untuk semua atribut yang tidak bisa dibagi-bagi menjadi

34 unit yang lebih kecil dan nilai berulang, atau nilai untuk semua atribut adalah anatomik. Berikut adalah normalisasi pertama (1NF).

Tabel 4.2 Normalisasi Pertama (1NF) No Nama Field No Nama Field

1 Id 15 Username

2 Nama_barang 16 Password 3 Id_uraian_detail 17 Jabatan_id 4 Nama_uraian 18 No_rab 5 Id_uraian 19 Id_kegiatan

6 Nama 20 Id_jabatan

7 Jabatan(jabatan) 21 Id_pengesah

8 Satuan 22 Id_header

9 Nama_kegiatan 23 Barang_id 10 Waktu_pelaksanaan 24 Volume 11 Tanggal_mulai 25 Satuan_id 12 Tanggal_selesai 26 Uraian_detail_id 13 Nama_pengesah 27 Harga_satuan 14 Jabatan(pengesah) 28 Jumlah Sumber: Penulis

c) Tabel Normalisasi Kedua (2NF)

Normalisasi kedua (2NF) semua atribut utama harus bergantung fungsional penuh pada kunci relasi serta harus telah berbentuk normal pertama (1NF). Berikut adalah tabel normalisasi kedua (2NF).

35 (1) Tabel Barang

Tabel 4.3 Barang (2NF) No Nama Field

1 Id

2 Nama_barang Sumber: Penulis (2) Tabel Kegiatan

Tabel 4.4 Kegiatan (2NF) No Nama Field

1 Id

2 Nama_kegiatan 3 Waktu_pelaksanaan 4 Tanggal_mulai 5 Tanggal_selesai Sumber: Penulis (3) Tabel Satuan

Tabel 4.5 Satuan (2NF) No Nama Field

1 Id

2 Nama_satuan Sumber: Penulis (4) Tabel Uraian

Tabel 4.6 Uraian (2NF) No Nama Field

1 Id

2 Nama_uraian Sumber: Penulis (5) Tabel Uraian_detail

Tabel 4.7 Uraian_detail (2NF) No Nama Field

36 1 Id

2 Nama_uraian Sumber: Penulis

Tabel 4.9 Pengesah (2NF) No Nama Field (9) Tabel Anggarn_header

Tabel 4.11 Anggaran_header (2NF) No Nama Field

1 Id 2 No_rab Sumber: Penulis

37 (10) Tabel Anggaran_detail

Tabel 4.12 Anggaran_detail (2NF) No Nama Field

1 Id 2 Volume 3 Harga_satuan 4 Jumlah Sumber: Penulis d) Tabel Normalisasi Ketiga (3NF)

(1) Tabel Barang

Tabel 4.13 Barang (3NF) No Nama Field

1 Id

2 Nama_barang 3 Id_uraian_detail Sumber: Penulis (2) Tabel Kegiatan

Tabel 4.14 Kegiatan (3NF) No Nama Field

1 Id

2 Nama_kegiatan 3 Waktu_pelaksanaan 4 Tanggal_mulai 5 Tanggal_selesai Sumber: Penulis

38 (3) Tabel Satuan

Tabel 4.15 Satuan (3NF) No Nama Field

1 Id

2 Nama_satuan Sumber: Penulis (4) Tabel Uraian

Tabel 4.16 Uraian (3NF) No Nama Field

1 Id

2 Nama_uraian Sumber: Penulis (5) Tabel Uraian_detail

Tabel 4.17 Uraian_detail (3NF) No Nama Field

1 Id

2 Nama_uraian 3 Id_uraian Sumber: Penulis (6) Tabel Jabatan

Tabel 4.18 Jabatan (3NF) No Nama Field

Tabel 4.19 Pengesah (3NF) No Nama Field

1 Id

39 (9) Tabel Anggarn_header

Tabel 4.21 Anggaran_header (3NF) No Nama Field

1 Id 2 No_rab 3 Id_kegiatan 4 Id_jabatan 5 Id_pengesah Sumber: Penulis (10) Tabel Anggaran_detail

Tabel 4.22 Anggaran_detail (3NF) No Nama Field 6 Uraian_detail_id 7 Harga_satuan

40 8 Jumlah

Sumber: Penulis e) Diagram Jenjang

Diagram jenjang adalah perancangan sistem yang mampu menampilkan seluruh proses yang terdapat pada suatu aplikasi dengan jelas dan terstruktur. Berikut adalah diagram jenjang.

Gambar 4.4 Diagram Jenjang Sumber: Penulis

f) Diagram Konteks

Diagram konteks adalah diagram dari suatu proses yang menggambarkan ruang lingkup suatu sistem dan menggambarkan seluruh input ke dalam sistem atau output dari sistem yang memberi gambaran tentang keseluruhan sistem. Berikut adalah diagram konteks.

41 Gambar 4.5 Diagram Konteks

Sumber: Penulis

42 Gambar 4.6 Relasi Antar Tabel

Sumber: Penulis

43 Adapun penjelasan mengenai relasi antar tabel pada gambar diatas yaitu:

(1) Tabel Barang

Tabel barang adalah tabel yang digunakan menyimpan data barang dan menambahkan data barang yang baru dan berelasi dengan tabel anggaran detail.

(2) Tabel Kegiatan

Tabel kegiatan adalah tabel yang digunakan menyimpan data kegiatan dan menambahkan data kegaitan yang baru dan berelasi dengan tabel anggaran header.

(3) Tabel Satuan

Tabel satuan adalah tabel yang digunakan menyimpan data kegiatan dan menambahkan data satuan yang baru dan berelasi dengan tabel anggaran detail.

(4) Tabel Uraian

Tabel uraian adalah tabel yang digunakan menyimpan data uraian dan menambahkan data uraian yang baru dan berelasi dengan tabel uraian detail.

(5) Tabel Uraian Detail

Tabel uraian detail adalah tabel yang digunakan menyimpan data uraian detail dan menambahkan data uraian detail yang baru dan berelasi dengan tabel barang dan tabel anggaran detail.

(6) Tabel Jabatan

Tabel jabatan adalah tabel yang digunakan menyimpan data jabatan dan menambahkan data jabatan yang baru dan berelasi dengan tabel user dan tabel anggaran header.

(7) Tabel Pengesah

Tabel pengesah adalah tabel yang digunakan menyimpan data pengesah dan menambahkan data pengesah yang baru dan berelasi dengan tabel anggaran header.

(8) Tabel User

Tabel user adalah tabel yang digunakan menyimpan data user dan menambahkan data user yang baru.

(9) Tabel Anggaran Header

Tabel anggaran header adalah tabel yang digunakan menyimpan dan menambahkan data anggaran header yang baru dan berelasi dengan tabel anggaran detail.

44 (10) Tabel Angaran Detail

Tabel anggaran detail adalah tabel yang digunakan menyimpan data anggaran detail dan menambahkan data anggaran detail yang baru.

3. Desaign Interface Menggunakan PHP a. From Login

Form login merupakan halaman pertama yang ditampilkan saat program aplikasi dijalankan, dan untuk bisa masuk ke dalam program aplikasi maka user perlu memasukkan username dan password terlebih dahulu. Berikut adalah tampilan form login.

Gambar 4.7 Form Login b. From Menu Utama

Form menu utama merupakan form yang muncul pertama kali setelah proses login dilakukan. Lalu, dibagian samping terdapat berbagai macam menu untuk berbagai macam proses yang ingin dilakukan. Berikut adalah tampilan form menu utama.

45 Gambar 4.8 Menu Utama

c. Form dan Tabel Item

Form Item merupakan form untuk membuat rencana item, cara menggunakannnya dimulai dari mengisi data nama item dan uraian item.

Gambar 4.9 Form Item

Gambar 4.10 Tabel Item

46 d. Form dan Tabel Uraian

Form Uraian merupakan form untuk membuat rencana Uraian, cara menggunakannya dimulai dari mengisi data nama uraian terlebih dahulu untuk menentukan isi tabel uraian Berikut adalah tampilan form tambah uaraian.

Gambar 4.11 Form Uraian

Gambar 4.12 Tabel Uraian e. Form dan tabel Sub Uraian

Form Sub Uraian merupakan form untuk membuat rencana Uraian, cara menggunakannya dimulai dari mengisi data nama uraian terlebih dahulu untuk menentukan isi tabel uraian Berikut adalah tampilan form tambah sub uraian.

47 Gambar 4.13 Form Sub Uraian

Gambar 4.14 Tabel Sub Uraian f. Form dan Tabel Kegiatan

Pada form kegiatan dilakukan proses input untuk menambah data proyek kegiatan yang akan dilakukan, setiap data bisa diubah dan dihapus. Berikut adalah tampilan form kegiatan.

48 Gambar 4.15 Form Kegiatan

Gambar 4.16 Tabel Kegiatan g. Form dan Tabel Rencana Anggaran

Pada tampilan rencana anggaran yang telah dibuat lalu menuju pada tampilan untuk menambah data seperti barang.

49 Gambar 4.17 Form Rencana Anggaran

Gambar 4.18 Tabel Rencana Anggaran h. Form dan Tabel Anggaran Biaya

Formt rencana anggaran biaya, cara menggunakannya dimulai dari mengisi data barang dan jasa terlebih dahulu untuk menentukan kegiatan operasional yang akan direncanakan. Berikut adalah tampilan form tambah rencana anggaran biaya.

50 Gambar 4.19 Form Anggaran Biaya

Gambar 4.20 Tabel Anggaran Biaya i. Laporan Anggaran Operasional Pemerintah Desa

Menu laporan berfungsi untuk melihat dan mencetak berbagai laporan, laporan yang dihasilkan aplikasi ini adalah laporan rencana anggaran biaya. Berikut tampilan detail laporan dan cetak laporan.

51 Gambar 4.21 Laporan Detail Anggaran Biaya

Gambar 4.22 Cetak Laporan Anggaran Biaya

52

BAB V

SIMPULAN DAN SARAN

A. Simpulan

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dipaparkan oleh penulis dalam penulisan tugas akhir ini, maka penulis mengambil simpulan bahwa Kantor Desa Tinggiran II Luar dalam sistem informasi yang baik antara lain:

1. Fungsi yang ada sudah berjalan dengan baik, karena bagian yang terkait sudah mempunyai tugas dan wewenangnya masing-masing.

2. Dokumen yang digunakan dalam perencanaan anggaran biaya untuk operasional pemerintah sudah cukup memadai.

3. Penulis membangun program aplikasi berdasarkan latar belakang yang ada pada Kantor Desa Tinggiran II Luar.

4. Program aplikasi yang dirancang penulis agar dapat membantu dalam perencanaan anggaran biaya untuk operasional pemerintah pada Kantor Desa Tinggiran II Luar.

Hasil dari sistem yang dibuat yaitu program aplikasi anggaran operasional, aplikasi ini dilakukan dengan menginputkan data kegiatan operasional, data barang dan jasa yang direncanakan. Dan output dari perencanaan anggaran operasional ini berupa laporan perencanaan anggaran operasioanal, dan daftar kegiatan.

B. Saran

1. Untuk Kantor Desa Tinggiran II Luar

Penulis memberikan saran-saran agar kegiatan perencanaan anggaran operasioanl pada Kantor Desa Tinggiran II Luar memiliki sistem perencanaan anggaran operasional untuk dapat membantu memudahkan dalam pengerjaan perencanaan anggaran operasional, diantaranya sebagai berikut:

a) Usulan desain program aplikasi anggaran operasional sudah menyediakan filtur-filtur yang membantu kegiatan pencatatan dan

53 pengolahan dalam perencanaan anggaran untuk operasional pemerintah .

b) Program dibuat penulis diharapkan dapat mempermudah penggunan dalam membuat perencanaan anggaran untuk operasional pemerintah, mengurangi kesalahan dalam pembuatan laporan rencana anggaran operasional.

2. Untuk Politeknik Negeri Banjarmasin

Penulis mengharapkan penelitian ini dapat menjadi tambahan referensi para mahasiswa lain yang mengambil tugas akhir dengan topik yang sama, dan dapat dikembangkan, dan diharapkan untuk mahasiswa yang mengambil tugas akhir dengan topik yang sama agar untuk menambahkan realisasi operasional pemerintah pada laporan tugas akhir.

54

DAFTAR PUSTAKA

Bastian, Indra. 2010. Akutansi Sektor Publik Suatu Pengantar. Ketiga. Jakarta:

Erlangga.

Fitriana, Latifa Nur, M Barja Sanjaya, dan Dahliar Ananda. 2018. “APLIKASI PENGELOLAAN KEUANGAN DESA CIPAGALO BERBASIS WEB.”

Handayani, Monika. 2019. Metodologi Penelitian Akuntansi (Bagi Pendidikan Vokasi). Banjarmasin: POLIBAN PRESS.

Hidayatullah, Priyanto dan Jauhari Khairul Kawistara. 2017. Pemrograman WEB.

Revisi. Bandung: Informatika.

Marshall B. Romney, Paul Jhon Steinbart. 2017. Sistem Informasi Akuntansi.

Edisi 13. Jakarta: Salemba Empat.

Mulyadi. 2016. Sistem Akuntansi. Keempat. Jakarta: Salemba Empat.

Novirania, Aziza. 2018. “IMPLEMENTASI APLIKASI SISTEM KEUANGAN DESA (SISKEUDES) DI DESA BOGOREJO.”

Sujarweni, V. Wiratna. 2020. Sistem Akuntansi. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.

Wijaya, David. 2018. Akuntansi Desa. Yogyakarta: GAVA MEDIA.

55

LAMPIRAN

Lampiran 1 Surat Izin Penelitian

56 Lampiran 2 Denah Instansi

Nama Instansi : Kantor Desa Tinggiran II Luar

Alamat : Jl. Tinggiran II Luar, RT 07, Kec. Tamban, Kab. Barito Kuala Kode Pos: 70556

Telp : 0857-5341-1105

57 Lampiran 3 NPWP

58 Lampiran 4 Daftar Riwayat Hidup

DAFTAR RIWAYAT HIDUP

A. Identitas Diri

1 Nama Lengkap Sandi

2 Jenis Kelamin Laki-Laki

3 Tempat dan Tanggal Lahir Barabai, 20 April 2000

4 Alamat Jl. Berlian RT 041 RW 003 No 091 Kel Telaga Biru, Kec Banjarmasin Barat

5 NIM D020318043

6 Program Studi D3 Komputerisasi Akuntansi 7 Alamat E-mail [email protected] 8 Nomor Telepon/HP 088705117360

9 Nama Ayah Ja’far

10 Nama Ibu Kudusiah

B. Riwayat Pendidikan

Nama Sekolah Kota Th.Lulus

SD Telaga Biru 10 Banjarmasin 2012

SLTP SMP Kartika V-3 Banjarmasin 2015

SLTA SMAN 8 Banjarmasin 2018

C. Organisasi Yang Pernah Diikuti

No Nama Organisasi Jabatan Tahun

1 Pramuka Anggota 2016 - 2018

2 Basket Anggota 2017 - 2018

3 Himpunan Mahasiswa Akuntansi Politeknik Negeri Banjarmasin

Anggota Divisi

II 2019 - 2020 D. Kegiatan Kemahasiswaan Yang Pernah Diikuti

No Jenis Kegiatan Tempat dan Waktu Status dlm Kegiatan 1 OKKMB (Orientasi

Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru

Politeknik Negeri Banjarmasin, 18 September 2018

Peserta

59 E. Prestasi/Penghargaan yang Pernah Diraih

No Nama

Prestasi/Penghargaan Pihak Penyelenggaran Tahun Demikian daftar riwayat hidup ini saya buat dengan sebenarnya.

60 Lampiran 5 Lembar Bimbingan Dosen Pembimbing I

61

62 Lampiran 6 Lembar Bimbingan Dosen Pembimbing II

63

Dokumen terkait