• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Hasil Penelitian

Subyek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Banjarnegoro dengan jumlah siswa 30 anak. Penelitian ini dilaksanakan dengan satu siklus dengan indikator pembelajaran dan tindakan yang berbeda namun masih dalam satu kompetensi dasar yang sama, serta standar kompetensi yang sama pula. Masing-masing siklus terdiri dari satu kali pertemuan. Penelitian dilakukan melalui proses yang dimulai dengan perencanaan, Tindakan, pengamatan, dan refleksi.

• Kondisi awal nilai SDN Banjarnegoro III Tabel 4.1

Data hasil belajar prasiklus

No. Nama Siswa Nilai Ketuntasan Ya Tidak 1. S1 40 2. S2 70 3. S3 50 4. S4 60 5. S5 70 6. S6 40 7. S7 70 8. S8 70 9. S9 50 10. S10 80 11. S11 50 12. S12 70 13. S13 60 14. S14 70 15. S15 50

16. S16 80 17. S17 60 18. S18 50 19. S19 70 20. S20 60 21. S21 40 22. S22 70 23. S23 80 24. S24 50 25. S25 60 26. S26 70 27. S27 80 28. S28 60 29. S29 50 30. S30 70 Jumlah 1720 14 16 Rata-rata/ persentase 57,3 46,7% 53,3% 1. Kegiatan siklus I a. Persiapan Siklus I

Peneliti berdiskusi dengan kedua observer untuk mempersiapkan yang akan digunakan dalam siklus I. Hasil diskusi peneliti dengan observer adalah sebagi berikut:

1) Meminta izin kepada Kepala Sekolah untuk melaksanakan penelitian.

• Materi pembelajaran adalah “sifat-sifat bangun datar (segitiga, persegi, persegi panjang, trapesium)”.

2) Indikator pembelajaran:

• Menyebutkan sifat-sifat empat bangun datar (segitiga, persegi, persegi panjang, trapesium).

• Menjelaskan sifat-sifat dari empat bangun datar (segitiga, persegi, persegi panjang, trapesium)

• Menentukan sifat-sifat dari empat bangun datar (segitiga, persegi, persegi panjang, trapesium)

• Menganalisis sifat-sifat dari empat bangun datar (segitiga, persegi, persegi panjang, trapesium)

• Membedakan sifat-sifat dari empat bangun datar (segitiga, persegi, persegi panjang, trapesium)

• Membuat gambar empat bangun datar (segitiga, persegi, persegi panjang, trapesium)

3) Menentukan jumlah kelompok siswa yaitu enam kelompok, satu kelompok terdiri dari lima siswa.

4) Silabus, RPP, dan kisi-kisi soal evaluasi I.(terlampir) 5) Instruen pembelajaran:

• Lembar kerja siswa (terlampir) • Soal evaluasi I (terlampir) • Kunci jawaban (terlampir)

6) Siklus I dilaksanakan dalam satu pertemuan (4 x 35 menit) 7) Pengamatan:

Lembar pengamatan (terlampir) kamera

b. Rencana Tindakan Siklus I

Peneliti merencanakan pembelajaran yang akan diterapkan dalam kegiatan pembelajaran dalam materi sifat-sifat bangun datar dan mengembangkannya

dalam RPP, LKS, kisi-kisi soal, dan instrument penelitian yang akan digunakan.

Siklus I ini terdiri dari satu kali pertemuan (4x35 menit). Pada siklus I ini membahas materi sifat-sifat bangun datar (segitiga, persegi, persegi panjang, trapesium). Pada siklus ini siswa dibagi menjadi enam kelompok, satu kelompok terdiri dari lima siswa. Setiap kelompok bekerja berdasarkan LKS dan petunjuk guru.

c. Pelaksanaan Siklus I

Siklus I dilaksanakan satu kali pertemuan yaitu pada hari selasa, 24 april 2012 pukul 07.35-09.55. Pada siklus I ini siswa dibagi dalam enam kelompok, satu kelompok terdiri dari lima siswa. Materi yang dibahas adalah sifat-sifat bangun datar (segitiga, persegi, persegi panjang, trapesium).

Pembelajaran dalam penelitian ini menggunakan berbagai sumber buku dan LKS untuk memudahkan siswa dalam pembelajaran. Pembagian anggota kelompok dibuat secara heterogen berdasarkan kemampuan siswa. Agar kemampuan anak yang kurang, dapat mengikuti kemampuan anak yang lebih. Pembelajaran awal dimulai dengan berdoa bersama, kemudian salam dan mengabsen siswa. Apersepsi digunakan untuk mengetahui pengetahuan awal siswa tentang materi yang akan disampaikan oleh guru, agar anak lebih mudah memahami pengetahuan yang lebih kompleks. Apersepsi yang dilakukan adalah mengamati berbagai model bangun datar (segitiga, persegi, persegi panjang, trapesium). Kemudian dilanjutkan dengan penyampaian indicator

pembelajaran. Guru menjelaskan tentang sifat-sifat bangun datar (segitiga, persegi, persegi panjang, trapesium).

Pada kegiatan pembelajaran inti siswa dibagi dalam enam kelompok, satu kelompok terdiri dari lima siswa. Setelah kelompok terbentuk guru memberikan penjelasan tentang materi sifat-sifat bangun datar (segitiga, persegi, persegi panjang, trapesium).

Guru mmberikan penjelasan tentang kegiatan yang akan dilakukan siswa di dalam kelompok dan membagikan LKS kepada setiap kelompok. Dalam LKS terdapat delapan soal. Kemudian siswa mengerjakan soal tersebut. Setelah selesai mengerjakan setiap kelompok melaporkan hasil kerja kelompok kepada guru,kemudian hasil kerja kelompok dibahas bersama guru dan siswa. Dalam membahas hasil kerja siswa ternyata ada kelompok yang pekerjaannya masih salah, kemudian guru menjelaskan kesalahan yang telah dilakukan oleh semua siswa agar tahu kebenarannya.

Setelah pembahasan berakhir masuklah pada kegiatan akhir yaitu menyimpulkan hasil kerja kelompok dan materi yang diberikan guru, serta memberikan catatan kepada siswa. Setelah memberikan catatan guru membagikan soal evaluasi untuk mengukur kemampuan siswa. Sebelum pembelajaran ditutup guru dan siswa merefleksikan tentang pembelajaran yang telah dilaksanakan, meliputi kesulitan yang masih dialami oleh siswa dan yang siswa dapatkan dari pembelajaran yang telah dilakukan dengan Tanya jawab. d. Pengamatan

Hasil pengamatan yang dilakukan peneliti dan observer adalah sebagai berikut:

1) Pembagian kelompok memakan waktu terlalu lama karena siswa masih bercanda dengan teman.

2) Siswa semangat dan senang sewaktu guru membagi kelompok 3) Komunikasi siswa berjalan dengan baik pada saat diskusi kelompok

4) Terdapat lima siswa yang belum paham dalam mengerjakan tugasnya karena tidak memperhatikan penjelasan guru

e. Refleksi Siklus I

Pelaksanaan siklus I masih banyak kekurangan, oleh karena itu peneliti perlu memperbaikinya. Peneliti perlu mempersiapkan dengan matang mekanisme pembegian kelompok dan mengarahkan siswa agar tidak terlalu lama dalam pembagian kelompok. Pada saat pembelajaran, siswa perlu diawasi agar tidak sibuk dengan dirinya sendiri. Peneliti perlu meningkatkan manajemen kelas, agar pada saat menjelaskan, semua siswa memperhatikan dan siswa tidak bingung dalam mengerjakan tugasnya. Aspek positif dalam siklus I ini adalah siswa aktif mengikuti pembelajaran dan berani dalam berdiskusi dengan anggota kelompok. Sedangkan aspek negative dalam siklus I ini adalah manajemen waktu pembelajaran yang kurang optimal.

Peneliti dan observer mendiskusikan pelaksanaan siklus I ini dan hal-hal yang perlu diperbaiki. Hasil diskusi antara peneliti dan observer adalah sebagai berikut:

• Pembagian kelompok dan alat peraga lebih baik dilakukan sebelum pelajaran dimulai agar tidak memakan waktu lama

• Setiap kelompok ditunjuk satu siswa sebagai ketua kelompok untuk mengatur anggotanya agar diskusi kelompok berjalan dengan baik.

• Memberikan perhatian khusus dalam menjelaskan langkah-langkah mengerjakan tugas kepada lima siswa yang belum jelas pada saat pembelajaran siklus I.

f. Hasil Pengukuran

Pengukuran pada siklus I dengan alat tes ukur yaitu tes tertulis. Nilai yang hendak dicapai adalah 60% siswa memenuhi KKM dengan nilai KKM 70. Berikut ini adalah hasil dari tes siklus I:

Tabel 4.2

Data hasil belajar siklus I

No Nama Siswa Nilai Ketuntasan

Ya Tidak 1. S1 67 2. S2 73 3. S3 73 4. S4 80 5. S5 87 6. S6 73 7. S7 80 8. S8 73 9. S9 67 10. S10 87 11. S11 60 12. S12 80 13. S13 80 14. S14 73

15. S15 60 16. S16 80 17. S17 73 18. S18 53 19. S19 80 20. S20 67 21. S21 73 22. S22 87 23. S23 80 24. S24 60 25. S25 73 26. S26 80 27. S27 80 28. S28 67 29. S29 73 30. S30 73 Jumlah 2212 22 8 Rata-rata/ persentase 73,7 73,3% 26,7% g. Hasil Analisis Data

Setelah pembelajaran pada siklus I berakhir perlu diadakan analisis data untuk mengetahui sejauh mana siswa menguasai materi yang diajarkan oleh guru. Berdasarkan tabel hasil tes siswa dapat dilihat perolehan nilai kelas V untuk evaluasi I adalah 73,3% siswa memenuhi KKM. Sehingga dapat diperoleh analisis data sebagai berikut

Tabel 4.3

Data hasil analisis data siklus I

Data Jumlah siswa Jumlah siswa yang memenuhi KKM (%)

Nilai rata-rata

Data awal 30 46,7% 57,3

2. Kegiatan siklus II

a. Persiapan Siklus II

Peneliti dan observer berdiskusi untuk melaksanakan siklus II dengan memperbaiki pelaksanaan siklus I untuk diterapkan di siklus II. Hasil diskusi tersebut adalah sebagai berikut:

1) Materi pembelajaran adalah “sifat-sifat bangun datar (jajar genjang, belah ketupat, layang-layang dan lingkaran)”

2) Indikator pembelajaran :

• Menyebutkan sifat-sifat empat bangun datar (jajar genjang, belah ketupat, layang-layang dan lingkaran)

• Menjelaskan sifat-sifat dari empat bangun datar (jajar genjang, belah ketupat, layang-layang dan lingkaran)

• Menentukan sifat-sifat dari empat bangun datar (jajar genjang, belah ketupat, layang-layang dan lingkaran)

• Menganalisis sifat-sifat dari empat bangun datar (jajar genjang, belah ketupat, layang-layang dan lingkaran)

• Membedakan sifat-sifat dari empat bangun datar (jajar genjang, belah ketupat, layang-layang dan lingkaran)

• Membuat gambar empat bangun datar (jajar genjang, belah ketupat, layang-layang dan lingkaran)

3) Menentukan jumlah kelompok siswa yaitu enam kelompok seperti kelompok pada siklus I. Kelompok dibagi sebelum pelajaran dimulai.

5) Instrumen pembelajaran :

• Lembar Kerja Siswa (terlampir) • Soal evaluasi II (terlampir)

6) Siklus II dilaksanakan satu pertemuan (4x 35 menit) 7) Pengamatan :

• Lembar pengamatan • Kamera

b. Rencana Tindakan Siklus II

Perencanaan tindakan siklus II ini tidak jauh berbeda dengan rencana tindakan siklus I. peneliti merencanakan pembelajaran yang akan diterapkan dalam kegiatan pembelajaran yaitu untuk materi sifat-sifat bangun datar (jajargenjang, belah ketupat, layang-layang dan lingkaran) dan mengembangkannya dalam RPP, LKS, kisi-kisi soal, dan instrument penelitian yang akan digunakan.

Siklus II ini terdiri dari satu kali pertemuan. Pada siklus II ini membahas materi sifat-sifat bangun datar (jajargenjang, belah ketupat, layang-layang dan lingkaran). Pada siklus ini siswa dibagi menjadi enam kelompok. Setiap kelompok bekerja berdasarkan LKS dan petunjuk guru.

c. Pelaksanaan Siklus II

Pelaksanaan siklus II ini tidak jauh berbeda dengan pelaksanaan siklus I. siklus II dilaksanakan satu kali pertemuan yaitu pada hari selasa, 1 mei 2012 pukul 07.35-09.55. pada siklus II ini siswa dibagi menjadi enam kelompok, setiap kelompok terdiri dari lima siswa. Materi yang dibahas adalah sifat-sifat bangun datar (jajargenjang, belah ketupat, layang-layang dan lingkaran).

Pembelajaran dalam penelitian ini menggunakan berbagai sumber buku dan LKS untuk memudahkan siswa dalam pembelajaran. Pembagian kelompok dibuat secara heterogen berdasarkan kemampuan siswa. Agar anak yang kurang dapat mengikuti anak yang kemampuannya lebih. Pembelajaran awal dimulai dengan doa bersama, kemudian salam dan mengabsen siswa. Apersepsi pembelajaran peneliti mengulang sejenak pelajaran matematika yang telah diajarkan sebelumnya. Kemudian dilanjutkan dengan penyampaian indicator pembelajaran.

Peneliti menjelaskan pelajaran tentang materi sifat-sifat bangun datar (jajargenjang, belah ketupat, layang-layang dan lingkaran). Pada kegiatan pembelajaran inti siswa dibagi dalam enam kelompok. Siswa berkelompok sesuai kelompok yang telah dibuat oleh peneliti sebelumnya dan peneliti menunjuk ketua kelompok.

Peneliti memberikan penjelasan tentang kegiatan yang akan dilakukan siswa di dalam kelompok dan membagikan LKS kepada setiap kelompok. Kemudian setiap kelompok diberikan soal. Setelah selesai berdiskusi setiap kelompok melaporkan hasil diskusinya kepada peneliti. Kemudian hasil diskusi dibahas bersama peneliti dan siswa.

Setelah pembahasan berakhir masuklah pada kegiatan akhir yaitu menyimpulkan hasil dari kerja kelompok dan materi yang diberikan peneliti, serta memberikan catatan kepada siswa. Setelah memberikan catatan kepada siswa peneliti membagikan soal evaluasi untuk mengukur kemampuan siswa pada materi sifat-sifat bangun datar (jajargenjang, belah ketupat, layang-layang dan lingkaran). Sebelum pembelajaran ditutup peneliti dan siswa merefleksikan

tentang pembelajarn yang telah dilaksanakan, meliputi kesulitan yang masih dialami oleh siswa dan yang siswa dapatkan dari pembelajaran yang telah dilakukan dengan Tanya jawab.

d. Pengamatan

Peneliti dan observer melakukan pengamatan saat siklus II dilaksanakan dan mendapatkan hasil pengamatan sebagai berikut:

1) Pelaksanaan siklus II setiap tahapnya sesuai dengan alokasi waktu yang telah ditetapkan

2) Tahap apersepsi pembelajaran terdapat satu siswa yang bertanya tentang materi sebelumnya

3) Pembagian kelompok berjalan dengan lancer karena kelompok sudah ditentukan peneliti sebelum pelajaran dimulai

4) Tahap diskusi kelompok terdapat dua siswa yang bertanya tentang cara pengisian LKS

5) Siswa mengikuti pelajaran dengan senang dan semangat 6) Terdapat dua siswa yang bermain saat diskusi kelompok

7) Komunikasi antar siswa dalam diskusi kelompok berjalan dengan baik 8) Pelaksanaan siklus II berakhir tepat waktu.

e. Refleksi Siklus II

Pelaksanaan siklus II berjalan dengan lancer dan peneliti beserta observer mendiskusikan hasil pelaksanaan siklus II. Hasil pelaksanaan siklus II adalah sebagai berikut:

1) Manajemen waktu baik karena pelaksanaan sesuai dengan alokasi waktu yang telah ditetapkan

2) Manajemen kelas baik karena siswa cepat mengerti langkah-langkah menyelesaikan tugasnya dan segera melaksanakan

3) Nilai tes evaluasi II meningkat dari nilai evaluasi I f. Hasil Pengukuran

Pengukuran pada siklus II dengan alat ukur tes yaitu tes tertulis. Nilai yang hendak dicapai adalah 70% jumlah siswa yang memenuhi KKM dengan nilai KKM 70. Berikut ini adalah hasil dari tes pada siklus II:

Tabel 4.4

Data hasil belajar siklus II

No Nama Siswa Nilai Ketuntasan

Ya Tidak 1. S1 80 2. S2 80 3. S3 73 4. S4 87 5. S5 93 6. S6 80 7. S7 93 8. S8 73 9. S9 87 10. S10 100 11. S11 80 12. S12 93 13. S13 80 14. S14 87 15. S15 73 16. S16 93 17. S17 87 18. S18 73

19. S19 100 20. S20 80 21. S21 73 22. S22 87 23. S23 80 24. S24 87 25. S25 73 26. S26 93 27. S27 93 28. S28 80 29. S29 87 30. S30 93 Jumlah 2538 30 - Rata-rata/ persentase 84,6 100% 0% g. Hasil Analisis Data

Setelah pembelajaran pada siklus II berakhir perlu diadakan analisis data untuk mengetahui sejauh mana siswa menguasai materi yang diajarkan oleh guru. Berdasarkan tabel hasil tes siswa dapat dilihat perolehan nilai kelas V untuk evaluasi II adalah 100% memenuhi KKM, sehingga dapat diperoleh analisis data sebagai berikut:

Tabel 4.5

Data hasil analisis data siklus II

Data Jumlah siswa Jumlah siswa yang memenuhi KKM (%)

Nilai rata-rata

Siklus I 30 73,3% 73,7

Siklus II 30 100% 84,6

Dari tabel diatas tersebut dapat dilihat bahwa ada peningkatan persentase jumlah siswa yang memenuhi KKM yaitu dari 73,3% menjadi 100%. Persentase

jumlah siswa yang memenuhi KKM dari siklus I ke siklus II naik 26,7%. Persentase jumlah siswa yang memenuhi KKM yang diharapkan adalah 70%. Pelaksanaan siklus II menghasilkan 70% nilai yang memenuhi KKM, sehingga penelitian ini memenuhi target yang hendak dicapai oleh peneliti.

Dokumen terkait