• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

B. Hasil Penelitian

Penelitian tentang peningkatan kualitas pelayanan publik melalui program one agency one innovation di Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Enrekang menurut

indikator yang dikemukakan oleh Zeithaml DKK (Hardiansyah 2018): (1) bukti langsung (tangibles) mencakup bentuk program one agency one innovation dalam peningkatan kualitas pelayanan publik yang diterapkan, pegawai, fasilitas yang dimiliki, perlengkapan, dan sarana komunikasi (2) keandalan (reliability) mencakup kemampuan pegawai dalam melayani masyarakat sesuai dengan program one agency one innovation (3) responsivitas (responsiviness) daya tanggap pegawai dalam melayani masyarakat sesuai dengan program one agency one innovation (4) jaminan (assurance) sikap pegawai yang mencerminkan

keramahan, dan kesopanan pegawai dalam melayani masyarakat dan mencapai kepercayaan masyarakat sesuai dengan program one agency one innovation (5) Empati (emphathy) sikap penuh perhatian pegawai dalam melayani masyarakat

48

sesuai dengan program one agency one innovation. Hasil penelitiannya sebagai berikut:

a. Dimensi Tangible (Bukti Langsung) Upaya dalam pelaksanaan pelayanan masyarakat untuk meningkatkan Kembali kualitas pelayanan publik melalui penerapan One Agency One innovation pada Kantor sekretaris daerah Kabupaten Enrekang tehadap kenyamanan masyarakat.

Berdasarkan dengan penjelasan indikator di atas peneliti kemudian mewawancarai BA selaku KEPALA SEKDA Kabupaten Enrekang:

“Terkait One Agency One Inovation, inovasi pelayanan kami disini ada inovasi andalan pelayanan administrasi semua berbasis digital yakni semua apa saja terkait pengadministrasian itu dilayani lewat website resmi kami sekda. Ini dari tahun 2019 berjalan sampai sekarang berjalan dengan baik, masyarakat juga sudah bisa berbaur dengan teknologi apa lagi memang sekarang itu eranya teknologi jadi saya pikir masyarakat senang lah, atau instansi lain juga yang ada urusan sama kami pasti merasa terbantu tanpa kesini. Disini dienrekang memang segala inovasi di SKPD semua berbasis online sehingga setiap pelayanan dimudahkan” (Wawancara Rabu, tgl 2 Februari 2022) Berdasarkan kutipan wawancara di atas berkaitan dengan indikator Dimensi Tangible (Bukti Langsung) dapat dipahami bahwa Di Kabupaten Enrekang dengan adanya One Agency One innovation itu menerapkan pelayanan berbasis online setiap inovasi di SKPD. Inovasi pelayanan SEKDA Kabupaten Enrekang sejak 2019 sampai sekarang menerapkan sistem pelayanan berbasis online yang memanfaatkan digital mobile dalam pelayanan terkhusus pelayanan administrasi.

Segala pelayanan administrasi oleh masyarakat ataupun oleh instansi lain dilakukan dalam website SEKDA Kabupaten Enrekang, yang diharap dapat membantu dan menyenangkan dalam pelayanan utamanya untuk masyarakat.

49

Selanjutnya Hasil wawancara HMS selaku Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat SEKDA Kabupaten Erekang mengatakan:

“Semenjak pandemi kemarin, kami disini ada inovasi pelayanan administrasi berbasis digital, berbasis online. One Agency One Innovation itu memang setiap instansi menerapkan inovasi pelayanannya berbasis online. Jadi sampai sekarang itu masih berlaku tujuannya untuk menghindari dampak pandemi ini disamping itu juga untuk memudahkan segala akses pelayanan masyarakat tanpa mereka kesini kemudian instansi lainnya juga yang ada di kabupaten Enrekang dan sampai saat ini mereka menikmati, senang dengan jalannya inovasi ini.” (Wawancara Rabu, tgl 2 Februari 2022)

Berdasarkan kutipan wawancara informan di atas berkaitan dengan Dimensi Tangible (Bukti Langsung) dapat dipahami bahwa Dampak Pandemi Covid-19 tahun 2019 dengan One Agency One Innovation, setiap instansi menerapkan inovasi pelayanannya berbasis online. Khusus SEKDA Kabupaten Erekang membuat inovasi pelayanan berbasis online/digital dalam pelayanan administrasi sampai sekarang agar mengurangi dampak pandemi dan memudahkan masyarakat dan instansi lain yang berhubungan dalam pelayanan administrasi.

Selanjutnya Hasil wawancara SMN selaku Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembanguan SEKDA Kabupaten Enrekang mengatakan:

“Dalam penerapan Inovasi pelayanan administrasi berbasis digital sejak adanya pandemic Covid-19 sampai sekarang dengan tujuan meningkatkan mutu kenyamanan masyarakat dalam pelayanan itu bisami dikatakan sesuai lah dengan tujuan karena banyak masyarakat yang sudah bisa berbaur dengan pelayanan kami dan juga kita lihat sekarang kan sudah era nya digital mobile segala sesuatu onlinemi jadi masyarakat kebanyakan paham lah dengan inovasi pelayanan kami ini.” (Wawancara Senin, tgl 7 Februari 2022)

Berdasarkan kutipan wawancara informan di atas berkaitan dengan indikator Dimensi Tangible (Bukti Langsung) dapat dipahami bahwa penerapan Inovasi

50

pelayanan berbasis digital sejak adanya pandemi Covid-19 sampai sekarang dengan tujuan meningkatkan mutu kenyamanan masyarakat dalam pelayanan dapat dikatakan sesuai dengan tujuan dalam menyamankan masyarakat dalam pelayanan, ditambah era digital mobile yang mendukung masyarakat untuk tidak ketinggalan dalam menjalankan pelayanan tersebut.

Selanjutnya Hasil wawancara DRM selaku Asisten Administrasi Umum SEKDA Kabupaten Enrekang mengatakan:

“Terkait jalannya Inovasi pelayanan admisnistrasi berbasis digital ini pasti ada kendala seperti kendala jaringan, komputer kantor juga perlu ditambah untuk melayani masyarakat karena disini kami hanya ada 3 operator jadi kalau mau normal butuh 5 operator lah agar pelayanan yang masuk tidak pending lah, tidak antri untuk dilayani, selebihnya itu juga masyarakat merasa nyaman dengan penerapan tersebut.” (Wawancara Senin, tgl 7 Februari 2022)

Berdasarkan kutipan wawancara informan di atas berkaitan dengan indikator Dimensi Tangible (Bukti Langsung) dapat dipahami bahwa Terkait jalannya Inovasi pelayanan admisnistrasi berbasis digital ini pasti ada kendala seperti yang utama kendala jaringan, Komputer kantor dan operator pelayanan butuh tambahan 3 orang agar pelayanan yang masuk tidak antri untuk dilayani dan merasa nyaman dengan pelayanan SEKDA Kabupaten Enrekang.

Selanjutnya Hasil wawancara AN selaku Kepala Seksi Pemerintahan dan Administrasi Pelayanan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Enrekang mengatakan:

“Kalau kami sebagai instansi yang dilayani merasa terbantu dan meringankan kami karena kan juga memang era-nya digital sehingga memudahkan dan menyamankan apa lagi terkait pelayanan. Seperlunya juga disana sekelas SEKDA harusnya butuh penambahan operator yang melayani supaya tidak lama pending kalau ada sesuatu yang urgent jadi sama-sama nyamanki disini

51

disamping itu juga kan Inovasinya berhasilki seperti tujuan kita Bersama.”

(Wawancara Senin, tgl 14 Februari 2022)

Berdasarkan kutipan wawancara informan di atas berkaitan dengan indikator Dimensi Tangible (Bukti Langsung) dapat dipahami bahwa Sebagai Instansi yang menerima pelayanan merasa terbantu dan nyaman dengan Inovasi yang di laksanakan oleh SEKDA Kabupaten Enrekang, tetapi butuhnya operator tambahan dalam pelayanan agar tidak pending Ketika ada hal yang urgent untuk medapatkan kenyamanan yang sama.

Berdasarkan keseluruhan wawancara informan di atas mengenai Dimensi Tangible (Bukti Langsung) bahwa terkait One Agency One Inovation dalam pelayanan dampak Pandemi Covid-19 tahun 2019, Di Kabupaten Enrekang dengan adanya One Agency One innovation itu menerapkan inovasi pelayanan berbasis online pada setiap SKPD. Khusus SEKDA Kabupaten Erekang membuat inovasi pelayanan berbasis online/digital dalam pelayanan administrasi sampai sekarang agar mengurangi dampak pandemi dan memudahkan masyarakat dan instansi lain yang berhubungan dalam pelayanan administrasi. Penerapan Inovasi pelayanan berbasis digital sejak adanya pandemi Covid-19 sampai sekarang dengan tujuan meningkatkan mutu kenyamanan masyarakat dalam pelayanan dapat dikatakan sesuai dengan tujuan dalam menyamankan masyarakat dalam pelayanan, ditambah era digital mobile yang mendukung masyarakat untuk tidak ketinggalan dalam menjalankan pelayanan tersebut. Terkait jalannya Inovasi pelayanan admisnistrasi berbasis digital ini pasti ada kendala seperti yang utama kendala jaringan, Komputer kantor dan operator pelayanan butuh tambahan 3 orang agar pelayanan

52

yang masuk tidak antri untuk dilayani dan merasa nyaman dengan pelayanan SEKDA Kabupaten Enrekang. Sebagai Instansi yang menerima pelayanan merasa terbantu dan nyaman dengan Inovasi yang di laksanakan oleh SEKDA Kabupaten Enrekang, tetapi butuhnya operator tambahan dalam pelayanan agar tidak pending Ketika ada hal yang urgent untuk medapatkan kenyamanan yang sama.

b. Dimensi Reliability (Kehandalan) Upaya dalam peningkatan karakteristik dan skill individu petugas pelayanan sesuai standaritas pelayanan melalui penerapan One Agency One innovation pada Kantor sekretaris daerah Kabupaten Enrekang demi peningkatan kenyamanan masyarakat yang dilayani.

Berdasarkan dengan penjelasan indikator di atas peneliti kemudian mewawancarai BA selaku KEPALA SEKDA Kabupaten Enrekang:

“Dalam Inovasi One Agency One Inovation di Kabupaten Enrekang Handal dibidangnya Masing-Masing seperti di pertanian mereka berhasil memberikan inovasi supermoralis dengan sinergitas pengelolaan pertanian berbasis ligkungan. Untuk disini sendiri ada inovasi pelayanan administrasi yang pasti kami mempersiapkan operator pelayanan yang handal dengan penambahan pelatihan yang kami buat terkait pelayanan administrasi online agar tidak ada kendala dalam skill seorang pelayan apabila ada yang terkendala disamping itu juga kan demi kenyamanan masyarakat yang dilayani agar mereka tidak lama menunggu karena kurangnya skill operator pelayanan.” (Wawancara Rabu, tgl 2 Februari 2022)

Berdasarkan kutipan wawancara di atas berkaitan dengan indikator Dimensi Reliability (Kehandalan) dapat dipahami bahwa Untuk inovasi One Agency One Inovation di Kabupaten Enrekang Handal dibidangnya Masing-Masing seperti di pertanian, mereka berhasil memberikan inovasi supermoralis dengan sinergitas pengelolaan pertanian berbasis ligkungan. Di SEKDA sendiri pelayanan administrasi berbasis digital pasti SEKDA Kabupaten Enrekang mempersiapkan

53

operator pelayanan yang handal dengan penambahan pelatihan yang diselenggarakan, terkait pelayanan administrasi digitar agar tidak ada kendala dalam skill seorang pelayan apabila ada yang terkendala, disamping itu juga demi kenyamanan masyarakat yang dilayani agar mereka tidak lama menunggu karena kurangnya skill operator pelayanan.

Selanjutnya Hasil wawancara HMS selaku Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat SEKDA Kabupaten Erekang mengatakan:

“One Agency One Innovation itu di Kabupaten Enrekang telah berjalan di masing-masing SKPD contohnya puskesmas Morowangin dan bontobatu dengan inovasi Stunting. Kalau di SEKDA disini, Kami ada pelatihan terkhusus untuk operator pelayanan administrasi, pelatihan yang dapat menambah skill yang di selenggarakan oleh kami, itu juga sebagai syarat kepada operator pelayanan yang wajib di ikuti oleh pihak terkait dan sertifikatnya tersebut dipakai sebagai standaritas operator pelayanan disini.”

(Wawancara Rabu, tgl 2 Februari 2022)

Berdasarkan kutipan wawancara informan di atas berkaitan dengan Dimensi Reliability (Kehandalan) dapat dipahami bahwa One Agency One Innovation itu di Kabupaten Enrekang telah berjalan di masing-masing SKPD contohnya puskesmas Morowangin dan bontobatu dengan inovasi Stunting. Untuk di SEKDA Kabupaten Enrekang membuat pelatihan terkhusus untuk operator pelayanan administrasi, pelatihan yang dapat menambah skill itu juga sebagai syarat wajib kepada operator pelayanan di ikuti oleh pihak terkait dan sertifikatnya tersebut dipakai sebagai standaritas operator pelayanan disini.

Selanjutnya Hasil wawancara SMN selaku Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembanguan SEKDA Kabupaten Enrekang mengatakan:

54

“Kami disini yang sudah bersyarat ada 5 orang makanya operator disini hanya itu saja, sertifikat pelatihan yang telah diikuti disini itu sebagai syarat sebagai operator pelatihan dan kami kedepan masih akan melaksanakan pelatihan untuk penambahan operator pelayanan agar tidak ada lagi system pending ataupun membuat masyarakat antri menunggu respon pelayanan.”

(Wawancara Senin, tgl 7 Februari 2022)

Berdasarkan kutipan wawancara informan di atas berkaitan dengan indikator Dimensi Reliability (Kehandalan) dapat dipahami bahwa SEKDA Kabupaten Enrekang dalam One agency one innovation pelayanan, operator yang sudah bersyarat ada 5 orang makanya operator hanya itu saja, sertifikat pelatihan yang telah diikuti itu sebagai syarat sebagai operator pelatihan dan kedepan masih akan melaksanakan pelatihan untuk penambahan operator pelayanan agar tidak ada lagi system pending ataupun membuat masyarakat antri menunggu respon pelayanan.

Selanjutnya Hasil wawancara DRM selaku Asisten Administrasi Umum SEKDA Kabupaten Enrekang mengatakan:

“Saya pikir kehandalan ataupun skill operator pelayanan disini sudah handal karena sudah mengikuti banyak pelatihan cuman perlunya peningkatan SDM/operator dan perbaikan jaringan internet yang mamadai agar Inovasi one agency one innovation dalam pelayanan sangat akurat tercapai agar kenyamanan masyarakat lebih meningkat Ketika menerima pelayanan.”

(Wawancara Senin, tgl 7 Februari 2022)

Berdasarkan kutipan wawancara informan di atas berkaitan dengan indikator Dimensi Reliability (Kehandalan) dapat dipahami bahwa kehandalan ataupun skill operator pelayanan SEKDA Kabupaten Enrekang sudah handal karena telah mengikuti banyak pelatihan cuman perlunya peningkatan SDM/operator dan perbaikan jaringan internet yang mamadai agar Inovasi one agency one innovation dalam pelayanan sangat akurat tercapai serta kenyamanan masyarakat lebih meningkat Ketika menerima pelayanan.

55

Selanjutnya Hasil wawancara AN selaku Kepala Seksi Pemerintahan dan Administrasi Pelayanan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Enrekang mengatakan:

“Untuk skill operator pelayanan memang sudah handal karena pasti yang ditempatkan disitu sudah mengikuti pelatihan sebagai syarat menjadi operator pilihan meskipun masih kurang lebih cepat karena biasa juga ada pendingan Ketika kami ingin dilayani, mungkin karena masih kurangnya operator yang bersyarat dan butuhnya tambahan operator agar lebih cepat dan efektif dalam pelayananya.” (Wawancara Senin, tgl 14 Februari 2022)

Berdasarkan kutipan wawancara informan di atas berkaitan dengan indikator Dimensi Reliability (Kehandalan) dapat dipahami bahwa Untuk skill operator pelayanan SEKDA Kabupaten Enrekang sudah handal karena pasti yang ditempatkan sudah mengikuti banyak pelatihan sebagai syarat menjadi operator pilihan meskipun masih kurang lebih cepat karena biasanya juga ada pendingan Ketika Dinas ingin dilayani, mungkin karena masih kurangnya operator yang bersyarat dan butuhnya tambahan operator agar lebih cepat dan efektif dalam pelayananya.

Berdasarkan keseluruhan kutipan wawancara informan di atas mengenai Dimensi Reliability (Kehandalan) bahwa inovasi One Agency One Inovation di Kabupaten Enrekang Handal dibidangnya Masing-Masing seperti di pertanian, mereka berhasil memberikan inovasi supermoralis dengan sinergitas pengelolaan pertanian berbasis ligkungan dan seperti di Puskesmas Morowangin dan Bontobatu dengan inovasi Stunting. Khusus Kantor SEKDA inovasi One Agency One Inovation dengan pelayanan administrasi berbasis digital SEKDA Kabupaten Enrekang mempersiapkan operator pelayanan yang handal dengan penambahan

56

pelatihan yang diselenggarakan, terkait pelayanan administrasi digitar agar tidak ada kendala dalam skill seorang pelayan apabila ada yang terkendala, disamping itu juga demi kenyamanan masyarakat yang dilayani agar mereka tidak lama menunggu karena kurangnya skill operator pelayanan. Untuk skill operator pelayanan SEKDA Kabupaten Enrekang sudah handal karena pasti yang ditempatkan sudah mengikuti banyak pelatihan sebagai syarat menjadi operator pilihan meskipun masih kurang lebih cepat karena biasanya juga ada pendingan Ketika Dinas ingin dilayani, mungkin karena masih kurangnya operator yang bersyarat dan butuhnya tambahan operator agar lebih cepat dan efektif dalam pelayananya.

c. Dimensi Responsiviness (Respon/Ketanggapan) peningkatan reaksi dan kepekaan petugas pelayanan dalam peningkatan kualitas pelayanan terhadap kenyamanan masyarakat di Kantor sekretaris daerah Kabupaten Enrekang.

Berdasarkan dengan penjelasan indikator di atas peneliti kemudian mewawancarai BA selaku KEPALA SEKDA Kabupaten Enrekang:

“Tujuan One agency one innovation ini kan sebagai program jitu untuk lebih memuaskan masyarakat dengan Inovasi yang diberikan Dinas Pertanian dengan inovasi Moralis untuk petani serta Inovasi Dinas Kesehatan dengan inovasi Stunting di Puskesmas. Kami ei SEKDA sendiri, dibidang pelayanan administrasi yang inovasinya berbasis digital/online tentunya staff ataupun operator dibidangnya fast respon untuk pelayanan sesuai dengan tujuan program itu sendiri didukung dengan skill yang telah mereka miliki dengan mengikuti pelatihan-pelatihan.” (Wawancara Rabu, tgl 2 Februari 2022) Berdasarkan kutipan wawancara di atas berkaitan dengan indikator Dimensi Responsiviness (Respon/Ketanggapan) dapat dipahami bahwa Tujuan One agency one innovation itu sendiri sebagai program jitu untuk lebih memuaskan masyarakat dengan Inovasi yang diberikan Dinas Pertanian dengan inovasi Moralis untuk

57

petani serta Inovasi Dinas Kesehatan dengan inovasi Stunting di Puskesmas. Kantor SEKDA khusus dibidang pelayanan administrasi yang inovasinya berbasis digital/online tentunya staff ataupun operator dibidangnya fast respon untuk pelayanan sesuai dengan tujuan program itu sendiri didukung dengan skill yang telah dimiliki dengan mengikuti pelatihan-pelatihan.

Selanjutnya Hasil wawancara HMS selaku Asisten Pemerintahan da Kesejahteraan Masyarakat SEKDA Kabupaten Enrekang mengatakan:

“Memang kewajiban pelayanan dan aturannya itu harus cepat dan tanggap terhadap apa yang ingin dilayani, kami juga memang disini punya visi misi dalam pelayanan ingin memuaskan masyarakat terhadap pelayanan dan mengutamakan kepentingan masyarakat dibandingkan urusan pribadi.”

(Wawancara Rabu, tgl 2 Februari 2022)

Berdasarkan kutipan wawancara informan di atas berkaitan dengan Dimensi Responsiviness (Respon/Ketanggapan) dapat dipahami bahwa kewajiban pelayanan dan aturannya itu harus cepat dan tanggap terhadap apa yang ingin dilayani, SEKDA Kabupaten Enrekang juga memang punya visi misi dalam pelayanan yang ingin memuaskan masyarakat terhadap pelayanan dan mengutamakan kepentingan masyarakat dibandingkan urusan pribadi.

Selanjutnya Hasil wawancara SMN selaku Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembanguan SEKDA Kabupaten Enrekang mengatakan:

“Sesuai dengan aturan pelayanan yang mementingkan pelayanan masyarakat dibandingkan dengan kepentingan individu, disamping itu juga sebagai operator selalu cepat tanggap karena setiap saat kami saling mengingatkan untuk cepat tanggap dalam memberikan pelayanan baik itu masyarakat ataupun instansi yang ingin diberi pelayanan dengan tujuan kepuasan dalam pelayanan.” (Wawancara Senin, tgl 7 Februari 2022)

58

Berdasarkan kutipan wawancara informan di atas berkaitan deng an indikator Dimensi Responsiviness (Respon/Ketanggapan) dapat dipahami bahwa di kantor SEKDA Sesuai dengan aturan pelayanan mementingkan pelayanan masyarakat dibandingkan dengan kepentingan individu, disamping itu juga sebagai operator selalu cepat tanggap karena setiap saat para staff saling mengingatkan untuk cepat tanggap dalam memberikan pelayanan baik itu masyarakat ataupun instansi yang ingin diberi pelayanan dengan tujuan kepuasan dalam pelayanan .

Selanjutnya Hasil wawancara DRM selaku Asisten Administrasi Umum mengatakan:

“Selama 4 tahun ini dengan Inovasi one agency one innovation dalam pelayanan administrasi, sudah cukup baik responnya kepada masyarakat tetapi itu yang saya bilang tadi pasti ada kendala teknis seperti jaringan yang kurang baik ataupun operator yang masih kurang yang membuat pelayanan kadang lambat respon kepada masyarakat ataupun instansi lainnya yang ingin diberi pelayanan.” (Wawancara Senin, tgl 7 Februari 2022)

Berdasarkan kutipan wawancara informan di atas berkaitan dengan indikator Dimensi Responsiviness (Respon/Ketanggapan) dapat dipahami bahwa Selama 4 tahun, Inovasi one agency one innovation dalam pelayanan administrasi, sudah cukup baik respon kepada masyarakat tetapi tidak menutup kemungkinan ada kendala teknis seperti jaringan yang kurang baik ataupun operator yang masih kurang, yang membuat pelayanan kadang kala lambat respon kepada masyarakat ataupun instansi lainnya yang ingin diberi pelayanan.

Selanjutnya Hasil wawancara AN selaku Kepala Seksi Pemerintahan dan Administrasi Pelayanan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Enrekang mengatakan:

59

“Respon yang cepat tanggap tapi terkadang biasa ada urgent pas juga katanya kendala jaringan atau biasa antri pelayanan karena banyak yang mau dilayani, itumi harus penambahan disana operator supaya tidak overload antrian untuk dilayani karena tujuan pelayanan berbasis digital/online itu memang efektif dan efisien dibandingkan pelayanan langsung.” (Wawancara Senin, tgl 14 Februari 2022)

Berdasarkan kutipan wawancara informan di atas berkaitan dengan indikator Dimensi Responsiviness (Respon/Ketanggapan) dapat dipahami bahwa Respon yang cepat tanggap tapi terkadang ada hal urgent untuk kami harus dilayan cepat tetapi di SEKDA biasanya ada kendala jaringan atau antri pelayanan karena banyak yang ingin dilayani, sebaiknya ada penambahan operator agar tidak overload antrian pelayanan di website karena ttujuan pelayanan berbasis digital/online itu efektif dan efisien dibandingkan pelayanan langsung.

Berdasarkan Keseluruhan kutipan wawancara informan di atas mengenai Dimensi Responsiviness (Respon/Ketanggapan) bahwa Tujuan One agency one innovation itu sendiri sebagai program jitu untuk lebih memuaskan masyarakat dengan Inovasi yang diberikan di Kabupaten Enrekang. Seperti di Dinas Pertanian dengan inovasi Moralis untuk membimbing petani serta Inovasi Dinas Kesehatan dengan inovasi Stunting di Puskesmas. Kantor SEKDA khusus dibidang pelayanan administrasi yang inovasinya berbasis digital/online tentunya staff ataupun operator dibidangnya fast respon untuk pelayanan sesuai dengan tujuan program itu sendiri didukung dengan skill yang telah dimiliki dengan mengikuti pelatihan-pelatihan, tetapi tidak menutup kemungkinan ada kendala teknis seperti jaringan yang kurang baik ataupun operator yang masih kurang, yang membuat pelayanan kadang kala lambat respon kepada masyarakat ataupun instansi lainnya yang ingin diberi

60

pelayanan. Respon yang cepat tanggap tapi terkadang ada hal urgent untuk kami harus dilayan cepat tetapi di SEKDA biasanya ada kendala jaringan atau antri pelayanan karena banyak yang ingin dilayani, sebaiknya ada penambahan operator agar tidak overload antrian pelayanan di website karena ttujuan pelayanan berbasis digital/online itu efektif dan efisien dibandingkan pelayanan langsung.

d. Dimensi Assurance (Jaminan) peningkatan jaminan kualitas estimasi dan legalitas pelayanan oleh petugas pelayanan yang bermutu terhadap masyarakat dalam peningkatan kualitas pelayanan di Kantor sekretaris daerah Kabupaten Enrekang.

Berdasarkan dengan penjelasan indikator di atas peneliti kemudian mewawancarai BA selaku KEPALA SEKDA Kabupaten Enrekang:

“Jaminan estimasi tanggap pelayanan yang terjadi pada saat di implementasikannya inovasi one agency one innovation pelayanan administrasi berbasis digital/online itu kami wajibkan 1x24 jam tetapi tidak menutup kemungkinan jika ada kendala yang tidak diminta-minta seperti permasalahan jaringan ataupun overloadnya permintaan layanan kami mint aitu harus selesai secepatnya.” (Wawancara Rabu, tgl 2 Februari 2022) Berdasarkan kutipan wawancara di atas berkaitan dengan indikator Dimensi Assurance (Jaminan) dapat dipahami bahwa Jaminan estimasi tanggap pelayanan yang terjadi pada saat di implementasikannya inovasi one agency one innovation pelayanan administrasi berbasis digital/online itu dikantor SEKDA Kabupaten Enrekang wajibkan 1x24 jam respon, tetapi tidak menutup kemungkinan jika ada kendala yang tidak diinginkan seperti permasalahan jaringan ataupun overloadnya permintaan layanan kami minta pengertian dengan memberi penjelasan kepada masyarakat dan operator diminta harus selesaikan secepatnya permintaan pelayanan.

61

Selanjutnya Hasil wawancara HMS selaku Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat SEKDA Kabupaten Enrekang mengatakan:

“Untuk estimasi pelayanan memang kewajiban dan aturannya itu

“Untuk estimasi pelayanan memang kewajiban dan aturannya itu

Dokumen terkait