• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hasil Penelitian

Dalam dokumen PENERAPAN GOOD GOVERNANCE (Halaman 52-61)

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

B. Hasil Penelitian

1. Deskripsi Informasi Penelitian

Hasil penelitian ini diperoleh melalui wawancara secara langsung serta studi dokumen yang dilakukan oleh peneliti. Dimana informan yang melakukan wawancara terkait penelitian ini dalam pegawai Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kedeputian Wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Maluku.

Adapun informan dalam penelitian ini pada wawancara yang dilakukan adalah sebagai berikut :

36

Gambar 4.2 Informan Penelitian

Sumber : Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kedeputian Wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Maluku.

a. Analisis Data Prinsip Transparansi (Tranparancy) Terhadap Ketetapan Waktu Pelaporan Keuangan Pada Badan Penyelenggara Jaminanan Sosial (BPJS) Kesehatan Kedeputian Wilayah Sulselbartramal

Wawancara kepada Saudari Dahniar Hasyim pada tanggal 22 April 2019 tentang apakah BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah Sulselbartramal pernah terlambat dalam pelaporan keuangannya ? Wawancara ini berlangsung di meja kerjanya sebagai berikut :

“BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah Sulselbartramal belum pernah terlambat dalam pelaporan keuangannya, terbukti jelas dimana didalam pelapolar keuangan.Kami sebagai pegawai sangat bertanggung jawab dengan hal tersebut”.

Kemudian Peneliti melanjutkan memberikan bertanya kepada Saudari Dahniar Hasyim, Bagaimana Peran Good Governance didalam Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kedeputian Wilayah Sulselbartramal?

“Sebagai pegawai kami harus memahami bagaimana tata kelola yang baik dalam Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kedeputian Wilayah Sulselbartramal, maka dari itu praktek kedepannya terlebih didalam pelaporan keuangan akan lebih terkontrol dengan adanya hal tersebut”.

b. Analisis Data Prinsip Akuntabilitas (Accountability) Terhadap Ketetapan Waktu Pelaporan Keuangan Badan Penyelenggara Jaminanan Sosial (BPJS) Kesehatan Kedeputian Wilayah Sulselbartramal

Wawancara selanjutnya kepada saudari Nurfianti yang peneliti tanyakan kepada si informan adalah manfaat dari adanya prinsip Good Governance dalam hal ini akuntabilitas (accountability) terhadap tepatnya waktu pelaporan keuangan.

“Manfaatnya terlihat jelas terhadap Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kedeputian Wilayah Sulselbartramal.Bukti dari manfaat tersebut ialah tepatnya waktu pelaporan keuangan Badan

38

Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kedeputian Wilayah Sulselbartramal ini”.

Pertanyaan selanjutnya apakah seorang akuntan harus mempunyai wawasan yang luas tentang teknologi informasi?

“ya pasti, sebab dijaman era digital sperti sekarang ini harus memiliki bekal pemahaman teknologi informasi, kalau tidak yah sudah pasti ketinggalan”.

c. Analisis Data Prinsip Kewajaran (fairness) Terhadap Ketepatan Waktu Pelaporan Keuangan Pada Badan Penyelenggara Jaminanan Sosial (BPJS) Kesehatan Kedeputian Wilayah Sulselbartramal

Selanjutnya Wawancara bersama Taufiqurrahman dan yang menjadi pertanyaan peneliti yaitu adakah faktor penghambat yang dapat membuat pelaporan keuangan menjadi tidak wajar?

“Menurut saya faktor penghambatnya yaitu timbul dari penyedia laporan keuangan oleh akuntan pada BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah Sulselbartramal itu sendiri”.

Selanjutnya, bagaimana mengatasi faktor yang menjadi penghambat tersebut?“cara mengatasinya mungkin Yaitu dari kualitas SDA, dimana setiap beberapa bulan sekali harus dikaji dan dimatangkan kembali”.

d. Analisis Data Prinsip Responsibilitas (responsibility) Terhadap Ketepatan Waktu Pelaporan Keuangan Pada Badan Penyelenggara Jaminanan Sosial (BPJS) Kesehatan Kedeputian Wilayah Sulselbartramal

Wawancara terhadap saudara Yoses Bairu yang menjadi pertanyaan pertama ialah, seberapa besar pengaruh tanggung jawab terhadap kantor BPJS?

“ ya.. Tanggung jawab tentu berpengaruh sangat besar, dimana Kantor BPJS membutuhkan tanggung jawab baik itu dari dalam maupun dari luar Kantor, tentunya untuk kesuksesan sebuah Kantor ”

Tanggung jawab dari dalam dan dari luar itu seperti apa yang bapak maksud?

“Contoh tanggung jawab dari dalam seperti yang sudah dijawab saudari Dahniar.tadi, taat dalam membayar pajak, ketepatan waktu pelaporan keuangan, kebersihan lingkungan, itu semua membuat kepercayaan konsumen lebih tinggi pada perusahaan itu sendiri. Nah dengan adanya kepercayaan tersebut membuat tanggung jawab seorang konsumen seperti membayar polis tepat pada waktunya dapat terrealisasikan dengan baik”.

e. Analisis Data Prinsip Kemandirian (Independency) Terhadap Ketepatan Waktu Pelaporan Keuangan Pada Badan Penyelenggara Jaminanan Sosial (BPJS) Kesehatan Kedeputian Wilayah Sulselbartramal

Wawancara pada saudara Mukhlis dan yang menjadi pertanyaan peneliti adalah, menurut anda apa hubungan antara kemandirian seorang akuntan terhadap kinerja Kantor BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah Sulselbartramal dalam hal ini pelaporan keuangan ?

“ seorang akuntan dalam Kantor BPJS Kesehatan sangat dibutuhkan, mengingat semua membutuhkan pengelolaan data yang akurat yang bisa

40

menunjang BPJS. Pihak-pihak berkepentingan menggunakan laporan akuntansi sebagai sumber akuntansi utama untuk pengambilan keputusan.

Informasi-informasi tersebut ditampung menjadi satu, dianalisis dan pada akhirnya dipakai sebagai dasar untuk pengambilan keputusan”.

WAWANCARA HASIL PENELITIAN

“Penerapan Good Governance Terhadap Ketetapan Waktu Pelaporan Keuangan Pada Badan Penyelenggara Jaminanan Sosial (BPJS) Kesehatan Kedeputian Wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat,

Sulawesi Tenggara, dan Maluku”

Bersama ini, saya mohon kesediaan bapak/ibu untuk menjawab pertanyaan yang diberikan.Informasi yang bapak/ibu berikan merupakan bantuan yang sangat berarti bagi saya dalam menyelesaikan penelitian ini.

Atas bantuan dan perhatian bapak/ibu, saya ucapkan terima kasih.

IDENTITAS RESPONDEN Nama Responden : Hermansyah Jenis Kelamin : Laki - Laki

Jabatan : Staf Komunikasi Publik dan Hukum PETUNJUK PENGISIAN

1. Jawablah pertanyaan ini dengan jujur dan benar.

2. Bacalah terlebih dahulu pertanyaan dengan cermat sebelum anda memulai untuk menjawabnya.

PERTANYAAN :

1. Apakah Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kedeputian Wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Maluku pernah terlambat dalam pelaporan keuangan ?

Jawaban :“BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah Sulselbartramal belum pernah terlambat dalam pelaporan keuangan, terbukti jelas dalam

pelaporan keuangan. Kami sebagai pegawai sangat bertanggung jawab dengan hal tersebut”.

2. Bagaimana Peran Good Governance dalam Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kedeputian Wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Maluku?

Jawaban :“Kami sebagai pegawai harus memahami bagaimana tata kelola yang baik dalam di BPJS Kesehatan. Maka dari itu praktek kedepannya terlebih didalam pelaporan keuangan akan lebih terkontrol dengan adanya hal tersebut”.

3. Bagaimana manfaat dari adanya prinsip Good Governance dalam hal ini akuntabilitas (accountability) terhadap tepatnya waktu pelaporan keuangan?

Jawaban :“Manfaatnya terlihat jelas terhadap BPJS Kesehatan Kedeputian wilayah Sulselbartramal. Bukti dari manfaat tersebut adalah tepatnya waktu pelaporan keuangan BPJS Kesehatan.

4. Apakah seorang akuntan harus mempunyai wawasan yang luas tentang teknologi informasi?

Jawaban :“ya tentu, dijaman era digital sekarang ini harus memiliki bekal pemahaman teknologi informasi, kalau tidak yah ketinggalan”.

5. Adakah faktor penghambat yang membuat pelaporan keuangan menjadi tidak wajar?

Jawaban :“Menurut saya faktor penghambatnya yaitu timbul dari penyedia laporan keuangan yaitu akuntan pada BPJS Kesehatan itu sendiri”.

6. Bagaimana mengatasi faktor penghambat yang membuat pelaporan keuangan menjadi tidak wajar?

42

Jawaban :“Yaitu dari kualitas sumber daya manusia SDM, setiap beberapa bulan sekali harus dikaji dan dimatangkan kembali”.

7. Seberapa besar pengaruh tanggung jawab terhadap kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)?

Jawaban :“Tanggung jawab tentu berpengaruh sangat besar, karena Kantor BPJS Kesehatan membutuhkan tanggung jawab baik itu dari dalam maupun dari luar Kantor, tentunya untuk kesuksesan sebuah Kantor”

8. Tanggung jawab dari dalam dan dari luar itu seperti apa yang bapak maksud?

Jawaban :“Contoh tanggung jawab dari dalam seperti yang sudah dijawab saudari Dahniar. tadi, taat dalam membayar pajak, tepat waktu pelaporan keuangan, kebersihan lingkungan, itu membuat kepercayaan konsumen lebih tinggi pada perusahaan itu sendiri. Nah dengan adanya kepercayaan tersebut membuat tanggung jawab seorang konsumen seperti membayar polis tepat pada waktunya dapat terealisasikan dengan baik”.

9. Menurut anda apa hubungan antara kemandirian seorang akuntan terhadap kinerja Kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kedeputian Wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Maluku dalam hal ini pelaporan keuangan ?

Jawaban :“ seorang akuntan dalam Kantor sangat dibutuhkan, mengingat semua membutuhkan pengelolaan data yang akurat yang bisa menunjang BPJS. Pihak-pihak berkepentingan menggunakan laporan akuntansi sebagai sumber akuntansi utama untuk pengambilan keputusan.Informasi-informasi tersebut ditampung menjadi satu, dianalisis dan pada akhirnya dipakai sebagai dasar untuk pengambilan keputusan”.

Gambar 4.3

ABSENSI PENGIRIMAN LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI KE KANTOR PUSAT BPJS KESEHATAN KEPWIL SULSELBARTRAMAL

TAHUN 2019

Sumber : BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah SULSELBARTRAMAL

Dari hasil data yang diperoleh sesuai dengan apa yang telah dipaparkan dalam gambar 4.3 maka ditarik kesimpilan bahwa pelaporan keuangan pada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kedeputian Wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Maluku selalu tepat waktu. Ini menandakan bahwa prinsip Good Governance yang diberlakukan atau yang diterapkan oleh kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan berjalan dengan baik.

44

Dalam dokumen PENERAPAN GOOD GOVERNANCE (Halaman 52-61)

Dokumen terkait