BAB 5 HASIL PENELITIAN
5.1 Hasil Penelitian
5.1.1 Deskripsi Lokasi Penelitian
Penelitian ini dilakukan di Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara yang berlokasi di jalan dr. T. Mansur No. 5 Medan, Indonesia. Fakultas Kedokteran USU didirikan pada tanggal 20 Agustus 1952. Fakultas Kedokteran USU bertempat di Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Medan Baru dengan batas wilayah:
a. Batas Utara : Jalan dr. Mansyur, Padang Bulan b. Batas Selatan : Fakultas Kesehatan Masyarakat USU c. Batas Timur : Jalan Universitas, Padang Bulan d. Batas Barat : Fakultas Psikologi USU
5.1.2 Deskripsi Karakteristik Responden
Responden dalam penelitian ini adalah mahasiswa fakultas kedokteran Universitas Sumatera Utara sewaktu penelitian ini diadakan. Responden telah memenuhi kriteria inklusi dan kriteria eksklusi. Total responden yang diperoleh selama periode September-Oktober sebanyak 127 orang yang terdiri dari angkatan 2011, 2012 dan 2013. Data yang diperoleh adalah data primer.
Tabel 5.1 Karakteristik Responden
Karakteristik Responden Frekuensi Persen(%) Usia 18 18 15% 19 28 23,3% 20 39 32,5% 21 29 24,2% 22 6 5%
23 Suku Aceh 3 2,5% Batak 51 42,5% Jambi 1 0,8% Jawa 13 10,8% Manado 1 0,8% Mandailing 4 3,3% Melayu 5 4,2% Padang 3 2,5% Tamil 10 8,3% Tiong hoa 29 24,2%
Berdasarkan tabel karakteristik responden, usia responden yang mengikuti penelitian ini mayoritas berusia 20 tahun (32,5%) dan minoritas berusia 22 tahun (5%). Mayoritas suku yang mengikuti penelitian ini adalah suku batak (42,5%) dan suku mi/noritas adalah suku Jambi (0,8%) dan Manado (0,8%).
Indeks Massa Tubuh
Pada penelitian ini, indeks massa tubuh dibagi menjadi normal, overweight dan obesitas. Berikut adalah deskripsi dan distribusi populasi berdasarkan indeks massa tubuh.
Tabel 5.2 Deskripsi indeks massa tubuh responden
Karakteristik Indeks Massa Tubuh Rata-rata (kg/m2) Frekuensi Persen
Normal 20,93 40 33,3%
Overweight 23,97 40 33,3%
Obesitas 29,32 40 33,3%
Total 24,74 120 100%
Berdasarkan tabel deskripsi indeks massa tubuh, nilai rata-rata indeks massa tubuh dengan berat badan normal adalah 20,93 kg/m2. Nilai rata-rata indeks massa tubuh dengan berat badan overweight adalah 23,97 kg/m2. Nilai rata-rata indeks massa tubuh dengan berat badan obesitas adalah 29,32 kg/m2. Nilai rata-rata indeks massa tubuh untuk seluruh responden adalah 24,74 kg/m2. Jumlah responden dengan berat badan normal sebanyak 40 orang (33,3%). Jumlah yang
24
sama juga terdapat pada responden dengan berat badan overweight dengan jumlah responden sebanyak 40 orang (33,3%). Sama halnya dengan berat badan obesitas, jumlah responden sebanyak 40 orang (33,3%).
5.1.4 Aktivitas Fisik
Pada penelitian ini, aktivitas fisik dibagi menjadi aktivitas rendah, sedang dan tinggi. Berikut adalah deskripsi dan distribusi populasi berdasarkan aktivitas fisik.
Tabel 5.3 Deskripsi aktivitas fisik responden
Aktivitas Fisik Rata-rata (MET) Frekuensi Persen (%)
Aktivitas Rendah 277 52 43,3%
Aktivitas Sedang 1441 53 44,2%
Aktivitas Tinggi 4901 15 12,5%
Total 1369 120 100%
Berdasarkan tabel deskripsi aktivitas fisik responden, nilai rata-rata aktivitas fisik rendah adalah 277 MET. Nilai rata-rata aktivitas fisik sedang adalah 1441 MET. Nilai rata-rata aktivitas fisik tinggi adalah 4901 MET. Nilai rata-rata untuk aktivitas fisik seluruh responden adalah 1369 MET. Responden yang melakukan aktivitas fisik rendah sebanyak 52 orang (43,3%). Aktivitas fisik sedang dilakukan oleh 53 orang responden (44,2%). Terdapat 15 orang (12,5%) melakukan aktivitas fisik tinggi.
5.1.5 Waktu Duduk
Tabel 5.4 Distribusi populasi berdasarkan waktu duduk
Waktu Duduk Frekuensi Persen (%)
Q1 (kurang dari 4 jam) 29 24,2%
Q2 (4 jam) 14 11,7%
Q3 (5 jam hingga 7 jam) 46 38,3%
Q4 (lebih dari 7 jam) 31 25,8%
Berdasarkan tabel 5.4, responden dengan waktu duduk kurang dari 4 jam sebanyak 29 orang (24,2%). Responden yang melakukan waktu duduk selama 4 jam sebanyak 14 orang (11,7%). Terdapat 46 orang (38,3%) melakukan waktu
25
duduk selama 5 hingga 7 jam. Waktu duduk lebih dari 7 jam dilakukan sebanyak 31 orang (25,8%).
5.1.6 Aktivitas jalan
Tabel 5.5 Deskripsi aktivitas jalan
Aktivitas jalan Nilai (menit)
Nilai maksimum 1440
Nilai minimum 0
Rata-rata 126,42
Standar Deviasi 219,627
Berdasarkan tabel 5.5, responden yang paling lama melakukan aktivitas jalan dalam seminggu adalah selama 1440 menit. Terdapat responden yang tidak melakukan aktivitas jalan. Nilai rata-rata responden yang melakukan aktivitas jalan dalam seminggu adalah 126,42 menit dengan standar deviasi 219,627.
5.1.7 Hubungan antara Kategori Aktivitas Fisik terhadap Indeks Massa Tubuh
Tabel 5.6 Kategori aktivitas fisik terhadap indeks massa tubuh Kategori
Aktivitas Fisik
Indeks Massa Tubuh
Total Normal Overweight Obesitas
N % N % N % N %
Aktivitas Rendah 14 35% 19 47,5% 19 47,5% 52 43,3% Aktivitas Sedang 20 50% 17 42,5% 16 40% 53 44,2% Aktivitas Tinggi 6 15% 4 10% 5 12,5% 15 12,5%
Total 40 100% 40 100% 40 100% 120 100%
Berdasarkan tabel 5.6, dari 40 orang responden dengan berat badan normal, 14 orang (35%) melakukan aktivitas fisik rendah, 20 orang (50%) melakukan aktivitas fisik sedang dan 6 orang (15%) melakukan aktivitas fisik tinggi. Empat puluh responden lainnya memiliki berat badan overweight, 19 orang (47,5%) melakukan aktivitas fisik rendah, 17 orang (42,5%) melakukan aktivitas fisik sedang, dan 4 orang (10%) melakukan aktivitas fisik tinggi. Empat puluh responden lainnya yang memiliki berat badan obesitas, 19 orang (47,5%)
26
melakukan aktivitas fisik rendah, 16 orang (40%) melakukan aktivitas fisik sedang dan 5 orang (12,5%) melakukan aktivitas fisik tinggi.
Dari hasil analisis dengan menggunakan uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95% didapatkan nilai p = 0,763. Nilai p dari hasil analisa lebih dari 0,05 menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan indeks massa tubuh.
5.1.8 Hubungan antara Indeks Massa Tubuh terhadap Waktu duduk
Waktu duduk dinilai dengan menggunakan IPAQ. Berikut gambaran IMT terhadap waktu duduk.
Tabel 5.7 Indeks massa tubuh terhadap waktu duduk Indeks
Massa Tubuh
Waktu duduk Jumlah
Responden Q1 Q2 Q3 Q4 N % N % N % N % N % Normal 15 51,7% 8 57,1% 8 17,4% 9 29% 40 33,3% Overweight 7 24,1% 3 21,4% 20 43,5% 10 32,3% 40 33,3% Obesitas 7 24,1% 3 21,4% 18 39,1% 12 38,7% 40 33,3% Total 29 100% 14 100% 46 100% 31 100% 120 100% Berdasarkan tabel 5.7, responden dengan waktu duduk kurang dari 4 jam (Q1) berjumlah 29 orang, paling banyak ditemukan pada responden dengan berat badan normal dengan jumlah 15 orang (51,7%) kemudian diikuti responden dengan overweight dan obesitas masing-masing 7 orang (24,1%). Waktu duduk selama 4 jam (Q2) dilakukan 14 orang dengan jumlah paling banyak terdapat pada 8 responden dengan berat badan normal (57,1%) dan diikuti 3 orang dengan berat badan overweight (21,4%) dan 3 orang dengan berat badan obesitas (21,4%). Empat puluh enam responden duduk selama 5 hingga 7 jam dalam sehari. Paling banyak ditemukan pada responden dengan berat badan overweight dengan jumlah 20 orang (43,5%), diikuti berat badan obesitas sebanyak 18 orang (39,1%) dan 8 orang (17,4%) dengan berat badan normal. Responden dengan waktu duduk lebih dari 7 jam ditemukan paling banyak pada berat badan obesitas dengan 12 orang (38,7%), diikuti 10 orang (32,3%) berat badan overweight dan 9 orang (29%) berat badan normal.
27
Dari hasil analisa chi-square didapati nilai p=0,032 dengan tingkat kepercayaan 95%. Ini menunjukkan adanya hubungan antara IMT dan waktu duduk.
5.1.9 Hubungan antara Indeks Massa Tubuh dengan Aktivitas Jalan
Pengukuran indeks massa tubuh yang dilakukan terhadap mahasiswa fakultas kedokteran dilakukan secara langsung. Berikut gambaran indeks massa tubuh terhadap aktivitas jalan dalam waktu.
Tabel 5.8 Indeks massa tubuh dengan aktivitas jalan dalam waktu Indeks Massa Tubuh Aktivitas jalan (menit)
Normal 152,25
Overweight 161,5
Obesitas 65,5
P value 0,097
Berdasarkan tabel 5.8, aktivitas jalan yang dilakukan responden dengan berat badan overweight paling lama dengan rata-rata waktu 161,5 menit. Aktivitas jalan paling cepat terdapat pada responden dengan berat badan obesitas 65,5 menit.
Dari hasil analisa ANOVA, didapati nilai p=0,097 untuk aktivitas jalan. Ini menunjukkan tidak terdapat perbedaan rata-rata waktu aktivitas jalan dengan pada ketiga kelompok indeks massa tubuh.