3.1 Gambaran Umum Tempat Penelitian
SMP Kristen GPIB Balikpapan merupakan salah satu dari sekian banyak SMP di Indonesia yang berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Kristen (Yapendik) GPIB. Sekolah ini beralamat di Jalan Yos Sudarso No.577, Mekar Sari, Kec. Balikpapan Tengah, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur dan merupakan salah satu dari enam tujuan Yapendik GPIB yaitu mengembangkan identitas dan nilai-nilai kristiani dalam proses pendidikan dan pengajaran di sekolah.50 SMP Kristen GPIB Balikpapan merupakan sekolah swasta Kristen yang sudah didirikan sejak 15 Juli 1991 oleh Yapendik dan dibantu oleh GPIB Maranatha Balikpapan yang kemudian diikuti oleh 7 gereja GPIB yang ada di Balikpapan. Jadi gereja-gereja tersebut juga memberi dukungan terhadap pembangunan dari SMP Kristen GPIB Balikpapan.51
Misi SMP Kristen GPIB Balikpapan adalah mengembangkan iman warga sekolah yang berakar, bertumbuh dan berbuah. Mengembangkan potensi peserta didik
49 John H. Westerhoff III, Values for Tomorrow’s Children an Alternative Future for
Education in Church, (Philadelphia: United Church Press, 1971), 5.
50http://yapendikgpib.or.id/tentang-yapendik-gpib/selayang-pandang/ (diakses pada 15 Agustus 2019 pukul 23.21 WITA).
16
secara optimal melalui pendidikan dan pengajaran yang bermutu. Mengembangkan budaya bersih warga sekolah. Visi SMP Kristen GPIB Balikpapan adalah menjadi lembaga pendidikan Kristen yang unggul dalam iman, ilmu dan peduli lingkungan. Dengan indikator sebagai berikut: tertib beribadah, melaksanakan perintah Tuhan, mengasihi sesama, cerdas dalam prestasi akademik dan non akademik, serta komitmen dalam peduli lingkungan. Motto dari SMP Kristen GPIB Balikpapan adalah “Takut akan Tuhan adalah permulaan pengetahuan (Amsal 1:7a)”. Hingga kini, SMP Kristen GPIB Balikpapan telah meluluskan sekitar 1200 siswa.
3.2 Peran Guru Pendidikan Agama Kristen dalam Pendidikan Karakter di Sekolah
Di dalam penelitian ini, pihak-pihak yang terlibat menjadi partisipan dalam penelitian ada 5 partisipan, yaitu Kepala Sekolah, guru PAK, dan 3 perwakilan murid dari masing-masing kelas. Pemilihan partisipan dilakukan sesuai dengan keperluan dan tujuan dari penelitian, partisipan utama dalam penelitian ini adalah guru PAK, kemudian untuk memperoleh data yang lebih lengkap lagi maka dibutuhkan wawancara dengan Kepala Sekolah selaku pimpinan di sekolah. Untuk pemilihan perwakilan murid, dipilih dengan cara mewawancarai ketua kelas atau wakil ketua kelas dari masing-masing kelas yang ada.
No. Inisial Posisi dalam Lokus
Penelitian
1 SRW Kepala Sekolah / Partisipan
2 WSK Guru PAK / Partisipan
3 CK Perwakilan Murid Kelas 7 /
Partisipan
4 AE Perwakilan Murid Kelas 8 /
Partisipan
5 FS Perwakilan Murid Kelas 9/
Partisipan
17
Sebagai guru PAK, WSK mengatakan bahwa Pendidikan Agama Kristen tidak hanya sebagai mata pelajaran yang mengajarkan tentang nilai-nilai kekristenan saja, tetapi PAK harus menjadi sarana supaya nilai-nilai tersebut dapat direalisasikan oleh setiap naradidik juga guru-guru yang ada. Sehingga teori dan praktiknya dapat berjalan secara bersamaan. Pendidikan Agama Kristen sangat penting bagi perkembangan karakter anak, karena di dalamnya mengajarkan seluruh teladan dan karakter Kristus yang harus ikut diteladani oleh semua pengikut-Nya, termasuk di dalamnya guru dan naradidik.52
Guru PAK memiliki peran dan pengaruh yang dominan dalam membentuk karakter naradidiknya. Guru harus menjadikan dirinya sebagai contoh dan teladan dalam penerapan karakter Kristus di sekolah, guru harus menjadi role model yang mencerminkan iman Kristen di hadapan naradidiknya, sehingga pengajarannya dan perannya dapat berpengaruh secara lebih nyata terhadap pembentukan karakater naradidiknya.
Sebagai guru PAK, WSK sadar bahwa ia memiliki tanggung jawab besar terhadap naradidik di hadapan Tuhan. Guru PAK harus mengajar, membina dan mendidik semua naradidik tanpa terkecuali. Semakin dekat hubungan antara guru dengan naradidik maka guru akan lebih mudah untuk mengenal karakter dan dunia mereka. Hal ini dilakukan supaya mereka dapat hidup sesuai dan seturut dengan ajaran Kristus dan nilai-nilai kekristenan yang ada. Supaya visi-misi dan juga tujuan dari SMP Kristen GPIB dapat terlaksana dengan baik. Sehingga ke depannya mereka tidak hanya menjadi naradidik dengan lulusan yang baik dalam hal prestasi tetapi karakter mereka juga turut dibentuk dan dapat menjadi berkat dan contoh bagi sesama mereka di manapun mereka berada.53
SMP Kristen GPIB Balikpapan memiliki visi yang kuat yaitu menjadi lembaga pendidikan yang unggul dalam Iman. Ini menjadi alasan mengapa peran guru PAK termasuk peran yang penting di sekolah. Sebagai guru PAK, WSK bertanggung jawab supaya naradidik dapat menjadi naradidik yang unggul dalam
52
16 Agustus 2019, pukul 11.35 WITA.
18
iman Kristen. Iman yang unggul dapat dilihat melalui sikap, tutur kata dan perilaku siswa yang mencerminkan karakter Kristus.54 Oleh karena itu, seorang guru PAK harus bisa menjadi contoh nyata dalam kehidupan belajar-mengajar.
Peran guru PAK di SMP Kristen GPIB Balikpapan dapat dilihat melalui kebiasaan yang diterapkan oleh WSK di dalam kelas setiap harinya, antara lain selalu memulai dan mengakhiri proses belajar-mengajar dengan doa bersama, karena doa adalah nafas hidup orang dari orang-orang percaya. Hal ini diterapkan supaya naradidik terbiasa untuk mengutamakan Tuhan dalam segala aspek kehidupan mereka. Selain itu juga ada renungan yang dapat memotivasi dan menjadi pedoman naradidik, kebanyakan renungan itu juga berkaitan dengan pembentukan karakter. Guru PAK juga mengajak naradidik untuk terbiasa membaca Firman Tuhan sebanyak 5 pasal per harinya, dan ini sudah menjadi kegiatan rutin selama 6 tahun belakangan. Dengan demikian naradidik akan memiliki pedoman hidup yang kuat, sehingga mereka semakin dekat dengan Tuhan dan karakter mereka semakin terbentuk sesuai kehendak-Nya ketika mereka mau untuk lebih mengenal Tuhan melalui Firman-Nya. Karna Firman-Nya merupakan kompas yang akan mengarahkan pembacanya sesuai kehendak-Nya.55 Hal ini sesuai dengan motto dari SMP Kristen GPIB Balikpapan. Selain itu, guru PAK juga selalu memberikan pengarahan seputar pendidikan karakter setelah selesai memberikan materi di kelas.
Guru PAK menyadari bahwa naradidik yang diajarnya merupakan berkat Tuhan yang dititipkan untuk dididik dengan baik sesuai dengan nilai-nilai kekristenan yang ada, sehingga mereka akan bertumbuh sesuai dengan karakter Kristus. Sebagai satu-satunya guru PAK di SMP Kristen GPIB, WSK juga memiliki kesadaran bahwa perannya bukan hanya sebagai seorang guru, mentor atau contoh bagi naradidiknya, tetapi juga harus bisa menjadi sahabat bagi naradidiknya. Guru harus memiliki relasi yang baik dengan seluruh naradidiknya, sehingga akan ada keterbukaan dan kepercayaan antara guru dan naradidik. Hal ini diterapkan melalui kegiatan sharing
54
16 Agustus 2019, pukul 11.27 WITA.
19
yang sering dilaksanakan di kelas sehabis materi pembelajaran PAK atau ketika jam istirahat di sekolah.56
Sesuai dengan wawancara FS, bahwa guru PAK di SMP Kristen GPIB Balikpapan juga menjalin relasi yang baik dengan naradidik-naradidiknya di media sosial seperti instagram atau facebook, bahkan di grup whatsapp dengan naradidik-naradidik yang ada, hal itu dibuktikan melalui renungan atau kalimat motivasi Kristen yang sering dibagikan oleh guru kepada kepada naradidik-naradidiknya.57
Sebagai Guru PAK, WSK di dalam pengajarannya selalu mencoba menggunakan metode pengajaran yang kreatif dan menarik sehingga dapat menarik perhatian dari naradidiknya. Hal ini dilakukan supaya naradidik tidak jenuh dengan pembelajaran yang ada, dan meningkatkan rasa keingintahuan mereka.58 Pernyataan ini didukung oleh hasil wawancara dengan AE, bahwa WSK tidak jarang mengadakan games saat mengajar, seperti games pesan berantai, studi kasus, pendalaman Alkitab atau games lain yang berkaitan dengan team work.59
3.3 Penerapan Pendidikan Karakter di SMP Kristen GPIB Balikpapan
Berdasarkan hasil wawancara bersama dengan SRW pendidikan karakter yang ada di SMP Kristen GPIB Balikpapan tidak hanya difokuskan di dalam satu mata pelajaran saja, tetapi diterapkan secara menyeluruh di setiap mata pelajaran yang ada, bahkan sampai di kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. Contohnya di dalam mata pelajaran matematika, saat sedang mengerjakan matematika naradidik sedang diajarkan untuk mengerjakannya dengan teliti dan juga cermat. Kemudian dalam mata pelajaran sejarah, naradidik diajarkan untuk mempunyai sikap nasionalisme, rasa cinta tanah air dan juga menghargai sejarah-sejarah yang ada. Di dalam mata pelajaran bahasa Indonesia, naradidik diajarkan untuk memiliki tata bahasa yang sopan dan santun.60
56 16 Agustus 2019, pukul 11.30 WITA.
57 21 Agustus 2019, pukul 10.45 WITA.
58
16 Agustus 2019, pukul 11.45 WITA.
59
21 Agustus 2019, pukul 10.33 WITA.
60
20
Menurut penjelasan CK, pendidikan karakter juga ikut diterapkan dalam kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler yang ada di sekolah, mulai dari penerapan sikap disiplin waktu, menghargai sesama, kerjasama team, kesabaran, tekad yang kuat, tidak mudah menyerah, bertanggung jawab, berani, memiliki jiwa pemimpin, mandiri, kerja keras, peduli lingkungan, gotong royong, rasa kekeluargaan dan masih banyak lagi.61 SRW mengatakan bahwa sudah seharusnya pendidikan karakter tidak hanya diterapkan pada satu mata pelajaran saja, namun harus diterapkan di seluruh mata pelajaran dan seluruh kegiatan-kegiatan yang ada di sekolah. Pendidikan karakter di SMP Kristen GPIB Balikpapan tidak hanya diterapkan oleh naradidik yang ada di sekolah, tetapi seluruh warga sekolah yang ada harus ikut menerapkan hal tersebut demi tercapainya visi-misi dan tujuan dari sekolah.62
WSK sebagai guru PAK menjelaskan bahwa kurikulum yang dipakai oleh SMP Kristen GPIB Balikpapan adalah Kurikulum 2013 (K-13), yang berbasis karakter dan kompetensi yang mewajibkan naradidik-naradidiknya untuk lebih aktif dalam proses belajar-mengajar. Penerapan K-13 di SMP Kristen GPIB Balikpapan baru dimulai sejak tahun 2017. Kurikulum 2013 ini disusun dan dibuat untuk menjawab kebutuhan-kebutuhan yang ada pada masa sekarang. Semenjak penerapan K-13, maka mata pelajaran PAK berganti nama menjadi Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti. Oleh karena itu, sebagai guru PAK maka pengajaran di dalamnya harus selalu menekankan aspek-aspek nilai kekristenan dan penerapannya di dalam kehidupan sehari-hari. Guru PAK harus bisa menjadi teladan dan menuntun naradidiknya kepada iman Kristen, baik melalui pengetahuan, sikap serta nilai-nilai kekristenan, dan juga melalui tingkah laku sehari-hari.63
Berdasarkan penjelasan dari SRW, bahwa penerapan pendidikan karakter yang sesuai dengan visi-misi sekolah serta nilai-nilai kekristenan, SMP Kristen GPIB Balikpapan telah menerapkannya dalam kegiatan-kegiatan yang ada di sekolah, antara lain kegiatan pelayanan paduan suara keliling di gereja-gereja yang ada di
61
21 Agustus 2019, pukul 10.15 WITA.
62
16 Agustus 2019, pukul 12.35 WITA.
21
Balikpapan setiap minggunya, kegiatan berbagi kasih dengan sesama (saat Paskah, Natal, Valentine Day, dan hari-hari lainnya), kegiatan peduli lingkungan (membersihkan lingkungan sekolah setiap hari Jumat), kegiatan kerohanian (ibadah di ruang guru sebelum kegiatan belajar-mengajar, doa di kelas masing-masing sebelum memulai kegiatan mengajar, doa setelah selesai kegiatan belajar-mengajar, ibadah gabungan setiap sebulan sekali, dan kegiatan retreat).64
Hasil wawancara dengan WSK, dikatakan bahwa sekolah juga mampu untuk menjadi jembatan antara orang tua dengan anaknya di sekolah. Sekolah mau untuk melibatkan orang tua di dalam setiap perkembangan anak di sekolah.65 Pernyataan tersebut didukung oleh SRW, bahwa sekolah selalu melakukan sosialisasi dengan orang tua setiap awal tahun, sehingga orang tua juga bisa mengetahui program-program yang ada di sekolah. Sekolah juga mengenalkan orang tua kepada wali kelas dari anak mereka, dengan tujuan supaya orang tua bisa terus mengetahui perkembangan sang anak melalui wali kelas mereka di sekolah. Tidak jarang juga sekolah melakukan kunjungan kepada orang tua, atau menghubungi orang tua untuk kemudian bertemu di sekolah dan membahas perkembangan anak mereka. Ada beberapa permasalahan naradidik yang ternyata tidak diketahui oleh orang tua di rumah, di sinilah guru perlu untuk berdiskusi dengan orang tua, wali kelas serta guru BK terkait permasalahan tersebut. Ini yang membedakan SMP Kristen GPIB dengan sekolah lain, dilihat dari kepedulian sekolah yang besar terhadap perkembangan naradidik yang ada. Sekolah menyadari bahwa komunikasi antara sekolah dengan orang tua itu penting supaya visi-misi dan tujuan sekolah juga dapat tercapai, dan perkembangan naradidik juga dapat semakin dikembangkan sesuai dengan ajaran Kristus.66
AE mengatakan bahwa tantangan untuk penerapan pendidikan karakter dalam PAK adalah masih ada beberapa siswa-siswi yang tidak begitu menaruh perhatian mereka terhadap pelajaran PAK, sehingga terkadang masih terlihat menyepelekan
64
16 Agustus 2019, pukul 12.37 WITA.
65
16 Agustus 2019, pukul 11.02 WITA.
22
pelajaran PAK, karena dianggap tidak terlalu memiliki pengaruh dalam kehidupan mereka.67 Hal ini membuat WSK harus memiliki cara baru atau metode lain yang lebih kreatif sehingga dapat merangsang anak untuk lebih menganggap penting pelajaran PAK, karena ketika pelajaran PAK tidak hanya dianggap sebagai suatu pelajaran biasa, tetapi dipandang sebagai pelajaran yang berguna dan penting bagi kehidupan keseharian mereka maka penerapan nilai-nilai kekristenan di dalamnya akan semakin mudah untuk dilaksanakan oleh mereka.68
4. Analisa