• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II KAJIAN TEORI

B. Hasil Penelitian yang Relevan

Penelitian pertama yang relevan adalah penelitian yang dilakukan oleh Amazona (2016). Penelitian tersebut berjudul “Implementasi Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar Islam Terpadu Hidayatullah Yogyakarta”. Tujuan penelitian ini yaitu: 1) Mengetahui perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi nilai-nilai pendidikan karakter terpilih yakni religius, jujur, tekun, disiplin, dan peduli/tanggungjawab, 2) Mengetahui perilaku religius, jujur, tekun, disiplin, dan

peduli/tanggungjawab siswa SDIT Hidayatullah Yogyakarta, 3) Hambatan penerapan nilai-nilai pendidikan karakter dan solusi yang diupayakan SDIT Hidayatullah Yogyakarta. Jenis penelitian tersebut adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Jumlah sampel penelitian sebanyak 63 siswa yang ditentukan berdasarkan perhitungan cara Arikunto. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling yang berarti sampel tersebut ditentukan dengan pertimbangan tertentu yang terdiri dari siswa kelas VA dan VB. Pengumpulan data dilakukan dengan angket, wawancara, observasi, dan Dokumentasi. Hasil penelitian yaitu perilaku siswa SDIT Hidayatullah Yogyakarta dalam menerapkan nilai karakter sebagian besar pada kategori cukup sebanyak 46 orang (73,0%), sisanya pada kategori baik sebanyak 8 orang (12,7%), dan pada kategori kurang sebanyak 9 orang (14,3%). Relevansi dengan penelitian yang dilakukan oleh Amazona dengan penelitian ini adalah penelitian ini juga merupakan penelitian implementasi pendidikan karakter di sekolah dasar di Yogyakarta. Selain itu, peneliti tertarik dengan penelitian Amazona karena penelitian tersebut memberikan gambaran kepada peneliti mengenai penelitian dengan jenis penelitian kuantitatif deskriptif metode survei dan hasil dari penerapan PPK dari masing-masing peserta didik memiliki kategori yang berbeda-beda hal tersebut memberikan gambaran kepada peneliti bahwa setiap implementasi dari masing-masing kerjasama sekolah dengan lembaga diluar sekolah akan memiliki hasil yang berbeda-beda.

Penelitian yang kedua adalah penelitian milik Setiawati (2016) dengan judul penelitian “Implementasi Pendidikan Karakter Pada Peserta Didik di SD Negeri

Sinduadi 2”. Tujuan penelitian mendeskripsikan implementasi pendidikan karakter pada peserta didik beserta faktor pendukung dan faktor penghambatnya di SD Negeri Sinduadi. Jenis penelitian tersebut adalah penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Data dianalisis melalui reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian yaitu implementasi pendidikan karakter di SD Negeri Sinduadi 2 dilakukan melalui integrasi dalam proses pembelajaran, pengembangan budaya sekolah seperti kegiatan rutin, kegiatan spontan, keteladanan, pengkondisian, dan kegiatan ekstrakurikuler seperti pramuka, BTA, seni tari, karawitan, TIK. Proses penanamannya dengan hidden curriculum, sosialisasi peraturan, dan pembiasaan. Nilai karakter yang ditanamkan yaitu religius, disiplin, sopan santun, semangat kebangsaan, cinta tanah air, cinta damai, peduli lingkungan, peduli kesehatan, peduli sosial, dan menghargai budaya. Implementasinya sampai tahap moral doing tetapi belum maksimal. Faktor yang mendukung yaitu adanya keinginan peserta didik untuk berubah, kerjasama antarguru dalam mendidik, dan dilaksanakannya program sekolah yang mendukung karakter. Faktor penghambatnya yaitu kebiasaan buruk peserta didik, keterbatasan pengawasan guru, kurangnya perhatian orang tua, dan kondisi lingkungan masyarakat yang kurang mendukung. Relevansi dengan penelitian yang dilakukan oleh Setiawati dengan penelitian ini adalah sama-sama meneliti tentang implementasi pendidikan karakter di sekolah dasar di Yogyakarta. Peneliti juga tertarik dengan penelitian Setiawati karena penelitian tersebut

memberikan gambaran kepada peneliti mengenai implementasi PPK yang sudah dilaksanakan oleh salah satu sekolah dasar di Yogyakarta dan hasil dari penelitian tersebut menunjukkan bahwa faktor pendukung karakter peserta didik yaitu adanya kerjasama antar guru dalam mendidik dan dilaksanakannya program sekolah yang mendukung karakter.

Penelitian ketiga yang relevan adalah penelitian milik Yetri dan Firdaos (2017) dengan judul “Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis Masyarakat Pada Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Kabupaten Tulang Bawang Provinsi Lampung”. Tujuan penelitian ini yaitu untuk melihat upaya sekolah dalam melakukan penguatan pendidikan karakter berbasis masyarakat, khususnya terkait dengan bagaimana membangun partisipasi dan kolaborasi antara sekolah dengan masyarakat dalam mensukseskan pelaksanaan penguatan pendidikan karakter dengan kegiatan ekstrakurikuler sekolah. Jenis penelitian tersebut adalah penelitian kualitatif. Pengumpulan data menggunakan FGD, wawancara, dan observasi. Data diolah secara kuantitatif dari hasil penelitian. Hasil penelitian yaitu menunjukkan bahwa kemampuan sekolah membangun kolaborasi dan perlibatan masyarakat dalam PPK, masih menghadapi berbagai kendala dan dapat dikategorikan belum optimal disebabkan oleh pola komunikasi yang selama ini belum terjalin secara efektif. Sekolah selama ini belum menemukan desain kegiatan atau desain implementasi yang sesuai kebutuhan sekolah (minat, bakat, kemampuan, dan kreatifitas sekolah serta kearifan lokal di lingkungan sekolah). Relevansi dengan penelitian yang dilakukan oleh Yetri dan Firdaos dengan penelitian ini adalah sama-sama meneliti implementasi pendidikan karakter

berbasis masyarakat. Selain itu, peneliti tertarik dengan penelitian milik Yetri dan Firdaos karena penelitian tersebut memberikan gambaran mengenai implementasi PPK berbasis masyarakat tidak selalu berjalan dengan baik melainkan dapat pula mengalami kendala karena beberapa hal.

Penelitian yang keempat adalah penelitian milik Hermawan (2017) dengan judul penelitian “Implementasi Pendidikan Karakter Berbasis Masyarakat Pada Kegiatan Student Exchange SD Muhammadiyah Paesan Pekalongan”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkap implementasi pendidikan karakter berbasis masyarakat melalui kegiatan student exchange SD Muhammadiyah Paesan Kedungwuni Pekalongan di masyarakat desa Kranggan Tersono Batang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian yaitu menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat desa Kranggan Tersono Batang dalam kegiatan student exchange dapat dikatakan aktif dan baik. Prinsip-prinsip yang muncul dan tampak diantaranya adalah localization, integred delivery of service, accept diversity, Institusional responsive. Nilai-nilai karakter yang muncul dalam kegiatan student exchange, yakni sholeh, kreatif, bersahabat, dan peduli sosial maupun lingkungan. Namun dalam sikap kemandirian masih belum tampak dengan baik. Faktor pendukung dalam kegiatan ini adalah hubungan kekeluargaan dan kesamaan dalam organisasi, sehingga mudah untuk koordinasi. Sedangkan faktor penghambat adalah mayoritas orang tua kandung menjenguk anak-anaknya di desa dan masyarakat desa Kranggan juga kadang merasa malu jika tidak melayani anak

dengan baik. Maka dari itu diperlukan komitmen antara guru, wali murid, dan masyarakat Kranggan terhadap aturan-aturan yang sudah disepakati. Jenis penelitian tersebut adalah penelitian kualitatif. Relevansi dengan penelitian yang dilakukan oleh Hermawan dengan penelitian ini adalah sama-sama meneliti tentang implementasi pendidikan karakter berbasis masyarakat di sekolah dasar. Selain itu, peneliti tertarik dengan penelitian Hermawan karena hasil pada penelitian tersebut menjelaskan mengenai nilai-nilai karakter yang muncul dalam suatu kegiatan adanya partisipasi masyarakat sehingga penelitian tersebut memberikan gambaran kepada peneliti dalam menjelaskan nilai karakter yang muncul dari kegiatan implementasi PPK yang sudah dilakukan oleh sekolah dasar di Kecamatan Ngaglik.

Keempat penelitian tersebut memberi dorongan kepada peneliti untuk melakukan penelitian mengenai survei implementasi program Penguatan Pendidikan Karakter berbasis masyarakat di satuan pendidikan sekolah dasar se-Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman. Penelitian ini dilakukan pada guru kelas antara kelas I-VI di 30 sekolah dasar se-Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman. Peneliti menggunakan sistem random sampling untuk menentukan sampel penelitian.

Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan menggunakan metode survei. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui implementasi program Penguatan Pendidikan Karakter berbasis masyarakat di sekolah dasar se-Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman. Berdasarkan keempat penelitian yang relevan tersebut, peneliti membuat bagan

tentang literature map penelitian terdahulu sampai dengan penelitian saat ini untuk menunjukkan hubungan antara penelitian yang relevan dengan penelitian yang dilakukan. Literature map penelitian dapat dilihat pada Gambar 2.2.

Gambar 2.2 Literature Map Penelitian yang Relevan

Gambar 2.2 memaparkan bagan tentang penelitian relevan yang digunakan oleh peneliti. Penelitian relevan yang digunakan oleh peneliti ada empat, penelitian yang dilakukan oleh Setiawati (2016) memiliki hubungan dengan

Setiawati (2016)

Implementasi Pendidikan Karakter Pada Peserta Didik

di SD Negeri Sinduadi 2

Yetri dan Firdaos (2017) Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis Masyarakat Pada Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN)

di Kabupaten Tulang Bawang Provinsi Lampung

Hermawan (2017)

Implementasi Pendidikan Karakter Berbasis Masyarakat Pada Kegiatan

Student Exchange SD Muhammadiyah Paesan Pekalongan Priyanasari (2019) Survei Implementasi Program Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis Masyarakat di

Sekolah Dasar se-Kecamatan Ngaglik

Kabupaten Sleman Amazona (2016)

Implementasi Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar Islam Terpadu

penelitian ini, karena pada penelitian tersebut dilakukan di sekolah dasar di Yogyakarta dan memiliki tujuan penelitian yaitu mendeskripsikan implementasi pendidikan karakter.

Dokumen terkait