• Tidak ada hasil yang ditemukan

2. LANDASAN TEORI

2.2 Hasil Penelitian yang Relevan

Pada bagian ini dijelaskan beberapa penelitian relevan yang pernah diteliti sebelumnya dan telah teruji hasilnya, penelitian tersebut dilakukan oleh Nugoroho, Lestari, Prastanto dan Suwandari tentang peningkatan keaktifan dan prestasi belajar dengan pendekatan kontekstual. Dengan penelitian yang relevan ini, sekiranya dapat mendukung penelitian yang akan dilakukan pada siswa kelas III di SD N Plaosan 1 tentang peningkatan keaktifan dan prestasi belajar.

Sebuah Penelitian yang dilakukan oleh Nugroho (2011) diterbitkan oleh Universitas Sanata Dharma dengan judul “Peningkatan Prestasi Belajar Siswa dengan Pendekatan Kontekstual Melalui Metode Inkuiri Mata Pelajaran IPA Kelas V SD Budya Wacana Semester Genap Tahun Ajaran 2010/2011”. Hasil penelitiannya dengan kondisi awal nilai rata-rata siswa 81,71 dengan jumlah siswa yang mencapai KKM 83,3%. Setelah di laksanakan siklus 1 nilai rata-rata siswa menjadi 83,23 dengan jumlah siswa yang mencapai KKM 84,2%. Pada siklus II terjadi peningkatan nilai rata-rata siswa menjadi 86,00 dengan jumlah siswa yang mencapai KKM 94,74%. Penggunaan pendekatan kontekstual melalui metode inkuiri dapat meningkatkan keterlibatan siswa kelas V di SD Budya Wacana. Hal tersebut ditunjukkan dari kondisi awal keterlibatan siswa 43,75% mengalami peningkatan pada siklus I menjadi 75,99% dan pada siklus II menjadi 79,61%. Dari penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa pendekatan kontektual melalui metode inkuiri dapat digunakan sebagai alternatif pendekatan yang dapat meningkatkan prestasi belajar siswa pelajaran IPA siswa kelas V SD Budya Wacana.

Penelitian lain tentang pendekatan kontekstual dilakukan oleh Lestari (2011) di terbitkan oleh Universitas Sanata Dharma dengan judul “Peningkatan Prestasi Belajar Menggunakan Pendekatan Kontekstual Dalam Mata Pelajaran IPA Tentang Macam-Macam Gerak Benda Siswa Kelas III SD Kanisius Klepu Minggir Semester 2 Tahun Pelajaran 2010/2011”. Hasil penelitiannya sangat memuaskan dengan melihat KKM yang sudah ditentukan oleh sekolah yaitu 64. Hasil analisis tes akhir kondisi awal nilai rata-rata kelas 59. Didapat 17 siswa (60%) dari 29 siswa belum mencapai KKM dan 12 siswa (40%) dari 29 siswa sudah mencapai nilai KKM. Hasil analisis terakhir siklus 1 nilai rata-rata kelas mencapai 68 dengan target penelitian 64. Didapat 7 siswa (25%) dari 29 siswa belum mencapai KKM dan 22 siswa (75%) dari 29 siswa sudah mencapai KKM hasil analisis tes terakhir siklus II nilai rata-rata kelas mencapai 79 dengan target penelitian 70. Didapat 4 siswa (14%) dari 29 siswa belum mencapai KKM dan 25 (86%) dari 29 siswa siswa sudah mencapai KKM. Dari penelitian tersebut dapat disimpulkan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) dapat meningkatkan prestasi belajar mata pelajaran IPA tentang macam-macam gerak benda siswa kelas III SD kanisius Klepu Minggir semester 2 tahun pelajaran 2010/2011.

Penelitian lain tentang pendekatan kontekstual oleh Prastanto (2011) di terbitkan oleh Universitas Sanata Dharma dengan judul “Peningkatan Keaktifan dan Prestasi Belajar Menggunakan Pendekatan Kontekstual Untuk Melakukan Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Cacah Pada Siswa Kelas II SD N Cacangan Cangkringan Sleman”. Hasil penelitiannya memuaskan dengan melihat

KKM yang sudah ditentukan oleh sekolah yaitu 7. Hasil penelitiannya dengan kondisi awal nilai rata-rata siswa yang mencapai KKM 45%. Setelah di laksanakan siklus 1 nilai rata-rata siswa yang mencapai KKM 61,29%. Pada siklus II terjadi peningkatan nilai rata-rata siswa yang mencapai KKM 77,41%. Penggunaan pendekatan kontekstual dapat meningkatkan keaktifan siswa kelas II SD N Cacangan Cangkringan Sleman. Hal tersebut ditunjukkan dari keaktifan siswa dengan kondisi awal 35 % mengalami peningkatan pada siklus I menjadi 64,5 % dan pada siklus II menjadi 80,64 %. Dari penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa pendekatan kontektual dapat digunakan sebagai alternatif pendekatan yang dapat meningkatan keaktifan dan prestasi belajar untuk melakukan penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah pada siswa kelas II SD N Cacangan Cangkringan Sleman.

Penelitian yang dilakukan oleh Suwandari (2012) diterbitkan oleh Universitas Sanata Dharma dengan judul “Peningkatan Keaktifan dan Prestasi Belajar Pada Pembelajaran Bunyi Melalui Pendekatan Kontekstual Pada Siswa Kelas IV SD Kristen Kalam Kudus Yogyakarta Semester Genap Tahun Ajaran 2011/2012”. Hasil penelitiannya dengan kondisi awal nilai rata-rata siswa 65 dengan jumlah siswa yang mencapai KKM 44,5%. Setelah di laksanakan siklus 1 nilai rata-rata siswa menjadi 76 dengan jumlah siswa yang mencapai KKM 82,4%. Pada siklus II terjadi peningkatan nilai rata-rata siswa menjadi 81 dengan jumlah siswa yang mencapai KKM 94,1%. Penggunaan pendekatan kontekstual dapat meningkatkan keaktifan siswa kelas IV di SD Kristen Kalam Kudus Yogyakarta. Hal tersebut ditunjukkan dari siswa aktif bertanya dengan kondisi awal 30 % mengalami

peningkatan pada siklus I menjadi 64,7 % dan pada siklus II menjadi 75,3%. Kerjasama siswa dengan kondisi awal 60 % mengalami peningkatan pada siklus I menjadi 88,2 % dan pada siklus II menjadi 90,6%. Ketepatan waktu siswa dengan kondisi awal 50 % mengalami peningkatan pada siklus I menjadi 89,4 % dan pada siklus II menjadi 95,3%. Jawaban hasil pengamatan siswa dengan kondisi awal 65 % mengalami peningkatan pada siklus I menjadi 89,4 % dan pada siklus II menjadi 95,3%. Dari penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa pendekatan kontektual dapat digunakan sebagai alternatif pendekatan yang dapat meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar siswa pada pembelajaran bunyi siswa kelas IV SD Kristen Kalam Kudus.

Gambar 6: Bagan Penelitian Relevan

Penelitian oleh Nugroho (2011)

Peningkatan Prestasi Belajar Siswa dengan Pendekatan Kontekstual Melalui Metode Inkuiri Mata Pelajaran IPA Kelas V SD Budya Wacana Semester Genap Tahun Ajaran 2010/2011.

Hasil Penelitian: dengan pendekatan kontekstual melalui metode inkuiri dapat meningkatan prestasi belajar

Penelitian oleh Lestari (2011)

Peningkatan Prestasi Belajar Menggunakan Pendekatan Kontekstual Dalam Mata Pelajaran IPA Tentang Macam-Macam Gerak Benda Siswa Kelas III SD Kanisius Klepu Minggir Semester 2 Tahun Pelajaran 2010/2011 Hasil Penelitian: Menggunakan Pendekatan Kontekstual dapat meningkatan prestasi belajar

Penelitian oleh Suwandari (2012)

Peningkatan Keaktifan dan Prestasi Belajar Pada Pembelajaran Bunyi Melalui Pendekatan Kontekstual Pada Siswa Kelas IV SD Kristen Kalam Kudus Yogyakarta Semester Genap Tahun Ajaran 2011/2012.

Hasil Penelitian: melalui pendekatan kontekstual dapat meningkatan keaktifan dan prestasi belajar

Kesimpulan

Peneliti akan menggunakan pendekatan kontekstual untuk meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar . Hal ini telah pernah dilakukan oleh penelitian sebelumnya dengan pendekatan kontektual dapat meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar IPA

Prestasi Prestasi belajar dan

keaktifan Penelitian oleh Prastanto (2011)

Peningkatan Keaktifan dan Prestasi Belajar Menggunakan Pendekatan Kontekstual Untuk Melakukan Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Cacah Pada Siswa Kelas II SD N Cacangan Cangkringan Sleman.

Hasil Penelitian: menggunakan pendekatan kontekstual dapat meningkatan keaktifan dan prestasi belajar

Dokumen terkait