HASIL DAN PEMBAHASAN
4.2 Hasil Penelitian .1 Proses Penelitian .1 Proses Penelitian
4.2.3 Hasil Pengamatan Dan Wawancara
Setelah peneliti melakukan wawancara dengan lima orang informan, berikut hasil pengamatan dan wawancara dengan masing-masing informan :
1. Informan I
Nama Informan : Galih Suprayogi, S.Sos Jabatan : Branch Communication Staff Tanggal Wawancara : 14 Januari 2019
Pukul : 11.00 s/d Selesai
Tempat Wawancara : Ruang Kerja Branch Communication Lantai II
Informan pertama yang diwawancarai dalam penelitian ini adalah Galih yang menjabat sebagai staff dari Branch Communication PT Angkasa Pura II (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang.
Dijadikannya Galih sebagai informan alasannya adalah bahwasanya ia merupakan salah satu staff Branch Communication yang memiliki pengalaman lebih dari staff lainnya. Sehingga peneliti merasa bisa mendapatkan informasi dasar dan data di dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil wawancara dan informasi yang peneliti dapatkan dari informan pertama, pemilihan nama Branch Communication beserta tugas dan fungsinya sama dengan Public relations di perusahaan lainnya.
Di PT Angkasa Pura II (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang fungsi dan tugas Public relations di jalankan oleh Branch Communication yang merupakan unit khusus dalam melakukan proses pencitraan perusahaan.
"kalau diangkasa pura ini sih, hampir sama dengan perusahaan yang lain, cuma sih yang pastinya fungsinya ya tetap pada pemberitaan, pencitraan nama baik, ya paling mungkin beda nama saja. Fungsinya di perusahaan ya untuk pencitraan, mengontrol berita-berita yang masuk dari media-media yang sudah ada."
Terkait dengan tugas dan fungsi Public relations dalam membentuk dan mempertahankan citra perusahaan adalah publikasi, maka melalui Branch Communication tugas dan fungsi ini dijalankan. Berdasarkan informasi yang di dapat dari informan sebagai staff Branch Communication, konten yang sering di publikasikan oleh Branch Communication dalam menyampaikan dan menyebarkan informasi adalah tentang pergerakan penumpang di bandara, kunjungan-kunjungan oleh menteri atau pejabat pemerintahan serta informasi terkait hari besar nasional. Perihal proses publikasi ke media baik cetak maupun online, pihak Branch Communication akan memberikan press release kepada wartawan sebagai informasi awal yang bisa mereka kembangkan dengan informasi yang mereka dapat sendiri.
"hmm, hampir rata-rata sih tentang pergerakan penumpang di bandara, seperti padatnya jumlah penumpang di hari-hari besar, kalau ada kunjungan-kunjungan dari menteri. Tapi, biasanya sih untuk perkembangan berita di media cetak itu para wartawan menanyakan kebenaran berita dari yang mereka dapat atau dari press release yang kami kasih. Seperti awal tahun kemarin ada publikasi posko NATARU (Natal dan tahun baru) tentang jumlah penumpang yang masuk dan penumpang yang balik. Nah, untuk setiap publikasi Branch Communication akan kasih press release ke media kemudian pihak media yang kembangkan dari data yang kami beri atau data yang mereka dapat sendiri. Dan seperti tahun baru kemarin ada beberapa posko yang dibuka seperti posko pengamanan, informasi, beberapa icon tahun baru juga. Karena itu menambah kemeriahan bandara dalam menyambut natal dan tahun baru juga."
Dari kegiatan-kegiatan yang dilakukan, Branch Communication bertugas untuk menyebarkan informasinya melalui publikasi media, baik media cetak ataupun media online. Masih banyak aktivitas publikasi yang dilakukan oleh Branch Communication dalam membentuk dan mempertahankan citra perusahaan. Aktivitas publikasi ini tentu tidak akan terjadi jika tidak ada kegiatan atau informasi tambahan yang bisa di bagikan kepada masyarakat terkhusus para pengguna jasa. Hal ini terbukti dari event-event yang dilakukan di bandara serta
fasilitas yang diberikan oleh PT Angkasa Pura II (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang.
"kalau kita setiap bulannya ada membuat event-event dibandara sendiri, seperti flashmop di awal tahun baru. Yaa kalau untuk perkembangan bandara ya terkait fasilitas aja, yang sudah ada di tambah, diperbaharui, dirapikan, dibenahi. Terkhusus pada fasilitas yang kita tunjukkan dan infokan seperti Angkasa Pura Kualanamu punya fasilitas Wayfinding untuk pengguna jasa bandara, kita juga ada fasilitas terbaru movie theater di bandara yang bisa digunakan siapa saja yang mau berangkat."
Seperti informasi yang telah didapat dari informan pertama publikasi itu sangat penting bagi perusahaan dalam mempertahankan citra perusahaan.
Terkhusus pada PT Angkasa Pura II (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang. Sebagai perusahaan BUMN yang bergerak di bidang pelayanan jasa kebandar-udaraan. PT Angkasa Pura II Kualanamu lebih memfokuskan proses aktivitas publikasi Branch Communication dengan mengisi konten informasi tentang seputar kegiatan yang telah, sedang dan yang akan berlangsung baik di bandara atau diluar bandara.
Kegiatan publikasi ini semata-mata bertujuan untuk memperkenalkan kepada masyarakat perkembangan pelayanan dan fasilitas serta pencapaian yang diperoleh oleh bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang tanpa ada jangka waktu publikasi.
"kalau untuk konten, Branch Communication Angkasa Pura II ini tergantung pada kegiatan apa yang telah berlangsung seperti peresmian bandara baru. Tergantung dari berita yang ada sih, gak ada waktu khusus untuk bisa publikasi"
Menggunakan media cetak dan online sebagai media publikasi juga mempermudah Branch Communication dalam mrnginformasikan seluruh berita tentang bandara Internasional Kualanamu. Dengan efektivitas media online yang sangat baik dalam menyebarkan dan mendapatkan respon atas informasi yang bagikan, informan pertama menjelaskan bahwa media online lebih efektif dan fleksibel sebagai media publikasi yang dapat menjangkau seluruh lapisan kalangan masyarakat baik skala nasional maupun internasional.
"media sosial atau online ya, kalau target khalayaknya ya bisa seluruh lapisan kalangan masyarakat baik nasional maupun internasional.
Karena websitenya sendiri pun kita desain dua bahasa untuk pemberitaan. Media sosial seperti Instagram, Facebook, twitter atas nama AP2_Kualanamu, kalau media cetak ya Waspada, Analisa.
Instagram lebih cepat ya, responnya juva lebih cepat media online."
Dengan aktivitas publikasi yang dilakukan serta efektivitas publikasi yang lebih cenderung kepada media online, informan pertama merasa bahwa publikasi amat sangat penting dalam sebuah perusahaan. Tanpa terkecuali bagi PT Angkasa Pura II (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang.
Dengan adanya publikasi perusahaan bisa tetap mempertahankan citra perusahaan apabila diterpa berita negatif yang tidak diinginkan.
"sangat penting, karena kalau tidak ada publikasi ya sebuah perusahaan tidak alan maju, yang mana kalau perusahaan di serang dengan berita-berita negatif biasanya publikasi akan menimpanya dengan berita-berita positif. Misalnya perusahaan ini diberitakan negatif terus, tapi untuk kembali menaikkan rating dan mempertahankan citra, ya perusahaan harus menutup dengan berita positif. Baru baru ini paling di media sosial, tentang bagasi hilang.
Sebenarnya hanya tercecer, cuma anggapan pemumpangnya hilang, setelah dilihat di cctv ternyata tercecer ke bagasi lain dan dua hari sudah dikembalikan ke pemiliknya. Tapi publikasinya sudah jelek, anggapannya ini kesalahan AP II, padahal ini tanggung jawab airlines."
Dari informasi yang di dapat oleh informan pertama dalam aktivitas publikasi, Branch Communication tidak hanya membagikan informasi pada khalayak perihal pelayanan, fasilitas serta perkembangan bandara. Namun, Branch Communication harus mampu menangani pemberitaan negatif yang menimpa perusahaan terkait komplain pelanggan pada maskapai. Walaupun komplain pengguna jasa atas penerbangan adalah tanggung jawab maskapai, PT Angkasa Pura II Kualanamu juga turut serta dalam menangani sebagai penyambung informasi pada masyarakat sebagai pengelola bandara atas pelayanan jasa kebandar-udaraan. Untuk mengalihkan pandangan buruk masyarakat atas berita negatif serupa, maka Branch Communication memiliki strategi dalam aktivitas publikasinya yaitu dengan memperkenalkan fasilitas terbaru bandara.
"strateginya yaa nambah fasilitas ya, tempat rest area, movie theater, tempat permainan anak, karena sebenarnya fokus utama adalah bagaimana para pengguna jasa bisa nyaman dan merasa puas dengan fasilitas dan pelayanan yang diberikan."
Dengan segala bentuk publikasi yang dilakukan, konten informasi yang disajikan sebagai strategi Branch Communication untuk mempertahankan citra PT Angkasa Pura II (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang, informan pertama menganggap aktivitas publikasi Branch Communication terbilang berhasil, dengan tolak ukur jumlah pemberitaan negatif yang lebih sedikit dari pemberitaan positif berdasarkan sistem pencatatan pemberitaan Kualanamu yang langsung dikelola oleh Branch Communication.
Sistem pencatatan pemberitaan Kualanamu ini adalah sebuat sistem khusus yang tersambung melalui link yang dibuat oleh perusahaan sebagai wadah untuk merekap seluruh pemberitaan terkait Bandara Kualanamu dan Angkasa Pura II Kualanamu baik yang terdapat di surat kabar ataupun portal berita online.
Berita tersebut akan di scan dan dimasukkan ke dalam sistem pencatatan pemberitaan, dengan penentuan berita positif atau negatif setelah dibaca dan ditelaah oleh Branch Communication. Hasil dari jumlah pemberitaan tersebutlah yang dapat menjadi tolak ukur keberhasilan publikasi dalam media cetak yaitu surat kabar atau media online yaitu portal berita online atau media sosial berupa instagram.
"untuk saat ini, menurut saya sudah berhasil. Kita membenahi segala sesuatu yang kurang. Di AP II itu, kami membuat sistem khusus pemberitaan. Jadi, kami juga bisa mengontrol seberapa besar nilai positif dan nilai negatif. Sistem itu sendiri dalam bentuk link khusus yang dibuat perusahaan sendiri, namanya pencatatan pemberitaan Kualanamu. Di sistem ini kita bisa tahu berapa banyak pemberitaan negatif dan positif yang keluar selama periode tahun yang diinginkan.
Kalau selama tahun 2018 kemarin mulai dari januari sampai desember, berita positif ada 272 dan negatif ada 58."
Adapun beberapa rangkaian kegiatan yang berhasil terpublikasi ke media cetak dan media online oleh Branch Communication selama tahun 2018 antara lain :
1) Pembukaan Posko NATARU (Natal Dan Tahun Baru) 2) Safety Champaign Fod
3) Sosialisasi Wistle Blower 4) Peresmian Apotek Kimia Farma
5) Peresmian Stasiun Pengisian Bahan Bakar Industri (SPBI) 6) Deklarasi Anti Korupsi Komunitas Bandara
7) Flashmop Dalam Rangka Customer Happiness Activity
8) Pemberian Kalung Bunga Dan Souvenir Menarik Kepada Last Departure Flight Dan First Arrival Flight Di KNO
9) Kedatangan Direktur Keamanan Penerbangan
10) Kegiatan Emergency Drill Airnav Indonesia Cabang Medan KNO
11) Kunjunhan Presiden Republik Indonesia Dalam Rangka Perayaan Natal Nasional 2018
12) Kunjungan Kerja Direktur Utama Dalam Rangka Peninjauan Posko NATARU Dan Pengembangan Bandara
13) Airvlog Competition 14) Ayo Berpantun
Adapun beberapa fasilitas terbaru bandara yang berhasil terpublikasi ke media cetak dan media online oleh Branch Communication selama tahun 2018 antara lain :
1) Digital Wayfinding 2) Movie Theater
3) Hotel Horison Sky Kualanamu 4) Tourist Information Centre 5) Saphire Blue Sky Premier Lounge
Adapun media yang digunakan dalam aktivitas publikasi Branch Communication PT Angkasa Pura II (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang selama tahun 2018 antara lain :
• Media cetak berupa surat kabar antara lain Koran Sindo, Kompas, Kupas Tuntas, Medan Bisnis, Waspada, Harian Analisa, Tribun, Sumut Pos, Sinar Indonesia Baru, dan Republika
• Media online
1) Website PT Angkasa Pura II (Persero) Kantor Cabang Bandara.
Internasional Kualanamu Deli Serdang yaitu www. kualanamu-airport.co.id
2) Media sosial antara lain :
Instagram : @ap2_Kualanamu
Twitter. : @ap2_Kualanamu
Facebook : Kualanamu International Airport
Youtube : Kualanamu International Airport 3) Portal Berita Online antara lain :
fokusmedan.com
waspada.com
sinarsergei.com
detik.com
tribun-medan.com
viva.co.id
katadata.co.id
tribunnews
tempo.co
metroonline.co
medanbisnisdaily
liputan6.com
acehtribunnews.com
kabarmedan.com
twitter.com
serambinews.com
detakpemuda.com
okemedan.com
bisnisnews.co
topmetro.
Adapun jumlah pencatatan pemberitaan Kualanamu mulai dari Januari sampai dengan Desember 2018 sebagai berikut :
Tabel 4.2 Pencatatan Pemberitaan
No. Bulan Jenis Pemberitaan
Positif Negatif
1. Januari 4 7
2. Februari 17 3
3. Maret 1 3
4. April 9 1
5. Mei 8 1
6. Juni 25 3
7. Juli 18 2
8. Agustus 31 3
9. September 37 13
10. Oktober 62 9
11. November 46 13
12. Desember 14 0
Jumlah 272 58
Total pemberitaan positif selama tahun 2018 sebanyak 272 berita baik cetak maupun online sedangan total pemberitaan negatif selama tahun 2018 sebanyak 58 berita baik cetak maupun online.
2. Informan 2
Nama Informan. : Wisnu Budi Setianto, S.H, M.M
Jabatan : Branch Communication & Legal Manager Tanggal Wawancara : 15 Januari 2019
Pukul : 12.00 S/D Selesai
Tempat Wawancara : Ruang Kerja Branch Communication Lantai II
Informan kedua di dalam penelitian ini adalah Wisnu Budi Setianto. Ia menjabat sebagai Branch Communication & Legal Manager PT Angkasa Pura II (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang sejak tahun 2014 sampai dengan sekarang. Dijadikannya Wisnu sebagai informan dengan alasan bahwasanya ia merupakan pimpinan teratas untuk unit Branch Communication & Legal di PT Angkasa Pura II (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang. Sehingga peneliti merasa bisa mendapatkan banyak informasi dan data baru yang lebih akurat. Karena bila dilihat dari struktur kerjanya, seorang manajerlah yang terus mengontrol dan memperhatikan perkembangan dari unit yang dinaunginya seperti Branch Communication.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari informan kedua, sebenarnya Branch Communication PT Angkasa Pura II (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang baru terbentuk pada tahun 2016 pada masa kepemimpinan Pak Prasetyo sebagai manajer, yang mana sebelumnya masih dalam satu tugas dan fungsi dengan General Affairs di tahun 2014.
"yang benar adalah seluruh organisasi baru di buat tahun 2014, jadi branch comm ini dulu masih berada dalam satu fungsi di General Affairs tahun 2014. Kemudian re-organisasi baru dan bergabung ke hukum, memang sebelum pindah ke Kualanamu humas lebih kepada General Affairs, jadi kegiatan humas tidak terlalu efektif sebatas dokumentasi saja. General Affairs di tahun 2014 resmi dibentuk bersama dengan humas dan protokoler. Humas dan protokoler berdiri sendiri sampai tahun 2016, dan itu manajer pertamanya Pak Prasetyo.
Kemudian re-organisasi baru pada tahun 2016 humas dan protokoler dihapuskan dan menjadi Branch Communication & Legal."
Dihapuskannya humas dan protokoler menjadi Branch Communication &
Legal sudah berjalan 3 tahun sampai dengan sekarang, menurut informasi yang
peneliti dapatkan Branch Communication di satukan dengan legal (hukum) dikarenakan kebijakan mutlak perusahaan dalam membantu tugas Branch Communication dalam hal penanganan kasus atau hal lain yang berkaitan dengan hukum. Sebagai pengelola bandara pastilah ada kerjasama instansi lain kepada PT Angkasa Pura II Kualanamu untuk hal-hal tertentu baik di bidang bisnis atau investor pembangunan infrastruktur Bandara Kualanamu yang melibatkan aturan hukum.
Bagi PT Angkasa Pura II Kualanamu, Branch Communication & Legal menjadi lebih fokus dalam menjalankan fungsi dan tugasnya sebagai Public relations perusahaan untuk proses pencitraan perusahaan sejak berdiri sendiri menjadi unit khusus, yang mana sebelumnya pada saat tugas dan fungsi Public relations di jalankan oleh General Affairs, fungsi dan tugas Public relations hanya sebatas dokumentasi saja. Berdasarkan informasi yang peneliti dapatkan dari informan kedua, Branch Communication PT Angkasa Pura II (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang bersifat terpusat untuk mengemas bandara dengan menjalankan berbagai macam kegiatan yang sudah di agendakan per tahunnya.
"branch comm ini kan, apa ya bersifat terpusat ya. Artinya program Angkasa Pura itu dalam setahun sudah di schedule kan sehingga kami branch comm bertugas mengemas bandara.Ada beberapa agenda seperti hari pelanggan, ulang tahun Angkasa Pura, kemudian ada customer happiness. Hal-hal seperti inilah yang kemudian oleh branch comm diterjemahkan dilapangan, sehingga kami selalu menyelenggarakan event-event untuk pengguna jasa bandara maupun pengguna jasa penerbangan. Juga di sosmed kita juga dilakukan berbagai macam publikasi kegiatan seperti membuat sebuah agenda yang tentunya diperbolehkan diikuti oleh para follower, dan perusahaan juga memberikan berbagai macam hadiah. Sehingga daya tarik inilah kami lebih dikenal oleh para netizen bahwa oh itulah Bandara Kualanamu dan itulah AP II."
Dengan segala bentuk kegiatan yang di publikasikan di media cetak maupun online, aktivitas publikasi Branch Communication PT Angkasa Pura II (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang memang memfokuskan aktivitas publikasi melalui digitalisasi, sehingga penggunaan leflet, booklet, spanduk, baliho, banner, brosur ataupun media cetak lainnya sudah minim bahkan tidak diberlakukan lagi sebagi media publikasi.
"memang kami akui bahwa terkait dengan leflet, booklet atau spanduk yang digunakan Bandara Kualanamu sejauh ini memang sangat minim karena kita harus ketahui juga bahwa di era digitalisasi kami dari direksi Angkasa Pura tentunya telah mengintrupsikan bahwa seluruh kegiatan promosi, kegiatan yang bersifat ke masyarakat dilakukan di bandara, dan dilakukan publikasi melalui digitalisasi, sehingga kami di bandara tidak memberlakukan lagi spanduk, leflet, booklet seperti itu."
Kegiatan publikasi melalui digitalisasi ini juga tidak meninggalkan peran media cetak surat kabar dalam proses publikasi Branch Communication PT Angkasa Pura II (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang. Hal ini tidak menutup kemungkinan bahwa surat kabar juga masih diberdayakan oleh perusahaan dalam penyebaran informasi kepada masyarakat.
Dari informasi yang peneliti dapatkan PT Angkasa Pura II (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang memiliki media surat kabar oplah besar yang ada di Sumatera Utara sebagai media relations perusahaan yang rutin dalam proses pemberitaan.
"kalau berbicara publikasi, dan berbicara digitalisasi tentu kita tidak boleh melupakan apa yang namanya online. Namun demikian, media cetak juga tidak boleh kita lupakan, mengingat bahwa tidak semua kalangan pembaca mampu atau melek terhadap online. Sehingga kedua media, cetak dan onlinemerupakan sebuag pilihan bagi kami PT Angkasa Pura II untuk mempublikasikan kegiatan-kegiatan yang nantinya akan dibaca oleh para pembaca untuk mengetahui apa kegiatan yang kita lakukan. Sehingga dalam hal ini media cetak masih menjadi pilihan, namun demikian kita lebih memilih kepada media cetak yang oplah besar. Jadi, ada beberapa media cetak oplah besar di Sumatera Utara ini khususnya adalah harian waspada, analisa, sinar indonesia baru dan demikian juga dengan tribun. Kalau media online, tentu banyak sekali media onlineyang mereka mempublikasikan, karena memang satu media onlineyang kita publikasikan akan di tanggapi oleh media onlinelainnya. Sehingga kami lebih menyimpulkan bahwa media cetak dan media onlinesama-sama efektif dalam melakukan proses publikasi yang kami lakukan."
Dalam aktivitas publikasi Branch Communication, informasi yang disebarkan melalui media online akan di sebarkan kembali oleh media online lainnya baik itu media sosial berupa Instagram ataupun media online portal berita seperti waspada online, fokusmedan dan lain sebagainya. Berdasarkan informasi yang diterima oleh peneliti, informan kedua mengatakan bahwa media cetak surat
kabar dan media online sosial media Instagram ataupun portal berita online sama-sama efektif digunakan sebagai media publikasi.
PT Angkasa Pura II (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang juga menjalin hubungan yang baik dan harmonis dengan para awak media sebagai media relations yang menjadi kolega PT Angkasa Pura II (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang dalam melakukan aktivitas publikasinya.
Para pengguna jasa tentu mengetahui informasi mengenai bandara Internasional Kualanamu dan PT angkasa Pura II Kualanamu melalui aktivitas publikasi yang mereka muat di surat kabar dan sosial media. Dalam menjalin hubungan kerjasama yang baik dengan media, Branch Communication memiliki strategi khusus dalam melakukan konfirmasi kebenaran pemberitaan yang di dapat oleh para media kepada pihak Branch Communication salah satunya dengan mengundang media dalam Coffe Morning.
"baik, jadi kalau di Bandara Kualanamu strategi yang kita buat adalah kuta punya yang namanya komunitas media cetak dan onlinedi Bandara Kualanamu. Sehingga ketika ada hal-hal yang mungkin perlu penjelasan lebih, tentu kita akan mengundang mereka. Katakanlah dalam sebuah kegiatan coffe morning dan kita akan menjelaskan bahwa apa yang publikasikan sebenarnya adalah yang kita inginkan. Sehingga informasi ini akan di upload kembali oleh media, dan akan dijelaskan kepada masyarakat perihal maksud dan tujuan publikasi itu."
Meskipun strategi komunikasi telah dilakukan dalam menjalin hubungan yang baik dengan media relations, Branch Communication PT Angkasa Pura II (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang mengaku bahwa tidak bisa mengukur tingkat keberhasilan publikasi mereka secara pasti dan signifikan terkhusus pada media cetak surat kabar.
"baik, untuk media cetak kami memang agak kesulitas mencari tolak ukur, apakah publikasi yang kami sampaikan kepada masyarakat diterima atau tidak. Namun demikian, kita punya media online. Jadi media onlineitu kalo di branch comm itu ada beberapa khususnya di media sosial seperti instagram, Facebook. Tentu tolak ukurnya adalah seberapa banyaj followers yang ada di ig, ataupun Facebook, dan ada berbagai macam hal tentunya yang ada di dalam ig baik pertanyaan kemudian hal-hal yang ingin diketahui oleh khalayak terkait dengan PT Angkasa Pura II Bandara Kualanamu, tentu kita harus fair bahwa ada pro dan kontra dalam publikasi yang kita sampaikan."
Adanya pro dan kontra yang terjadi di ruang media sosial PT Angkasa Pura II Bandara Kualanamu juga membuat Branch Communication menyusun
Adanya pro dan kontra yang terjadi di ruang media sosial PT Angkasa Pura II Bandara Kualanamu juga membuat Branch Communication menyusun