BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN
B. Analisis Hasil Penelitian
6. Hasil Pengujian Hipotesis
Uji statistik t dilakukan untuk menguji seberapa jauh pengaruh suatu variabel independen dalam menerangkan variabel dependen. Uji t dalam penelitian ini dilakukan untuk menguji apakah variabel independen peranan Biro SPI berpengaruh terhadap variabel dependen pelaksanaan GCG.
Nilai t hitung dapat diperoleh dengan menggunakan alat bantu program statistik seperti yang terlihat pada tabel 4.8 berikut.
Tabel 4.9 Hasil Uji t-hitung
Coefficientsa
Unstandardized
Coefficients
Standardized
Coefficients t Sig.
Model B Std. Error Beta B Std. Error
(Constant) 23.230 20.050 1.159 .256 1
perananspi 2.084 .507 .613 4.108 .000
a Dependent Variable: pelaksanaangcg
Menurut Ghozali (2005:87), uji t dilihat dari tingkat signifikansi. Jika nilai signifikansi di bawah 5%, maka masing-masing variabel independen berpengaruh terhadap variabel dependen.
Dari hasil uji t yang ditunjukkan pada tabel 4.8 di atas memperlihatkan nilai probabilitas signifikansi 0,000. Nilai ini berada di bawah 5%. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa peranan Biro SPI berpengaruh terhadap pelaksanaan GCG.
b. Koefisien Determinasi (R2)
“Koefisien Determinasi (R2) pada intinya mengukur seberapa jauh kemampuan model dalam menerangkan variasi variabel dependen, Ghozali (2005:83). Melalui koefisien determinasi (R2) dapat diketahui sejauh mana variabel peranan Biro SPI mampu menjelaskan variabel pelaksanaan GCG.
Tabel 4.10 Model Summaryb Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate 1 .613a .376 .354 9.92610
a Predictors: (Constant), perananspi
b Dependent Variable: pelaksanaangcg
Pada tabel 4.9 yaitu Model Summaryb di atas, terlihat bahwa nilai R sebesar 0,613. Hal ini menunjukkan bahwa variabel peranan Biro SPI memiliki korelasi dengan pelaksanaan GCG yaitu sebesar 61,3%. Nilai R2 adalah 0,376. Hal ini mengindikasikan bahwa 37,6% variasi atau perubahan dalam pelaksanaan GCG mampu dijelaskan oleh variasi atau perubahan peranan Biro SPI dan selebihnya 62,4% dapat dijelaskan oleh faktor-faktor lain.
Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, maka diperoleh hasil penelitian yang menerima semua rumusan hipotesis. Artinya, peranan Biro SPI memiliki pengaruh terhadap pelaksanaan GCG pada PTPN II (Persero) Tanjung Morawa.
Apabila melihat kembali penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Pratolo (2007) dengan hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa audit manajemen dan pengendalian intern saling mendukung dalam rangka mempengaruhi penerapan prinsip-prinsip GCG dan kinerja perusahaan, maka hasil penelitian ini mendukung penelitian tersebut, karena hasil penelitian ini menunjukkan
hasil bahwa peranan Biro SPI berpengaruh terhadap pelaksanaan GCG. Hal ini sesuai dengan keberadaan fungsi Biro SPI menjamin efektivitas pengendalian internal dan merupakan mitra strategis dalam penyempurnaan kegiatan pengelolaan perusahaan serta mendorong proses governance.
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dipaparkan pada BAB IV, maka dapat ditarik kesimpulan mengenai pengaruh peranan Biro SPI terhadap pelaksanaan GCG, yaitu: Peranan Biro SPI ternyata berpengaruh terhadap pelaksanaan GCG.
B. Keterbatasan Penelitian
Penelitian ini dilakukan hanya pada satu BUMN saja. Untuk pengujian yang lebih mendalam dan mendapatkan hasil penelitian yang signifikan, penelitian berikutnya hendaknya lebih baik dilakukan pada lebih dari satu BUMN. Dengan mengambil lebih dari satu BUMN, tentunya hasilnya akan lebih terlihat jelas dan dapat dikomparasikan.
C. Saran
Hasil penelitian ini menunjukkan peranan Biro SPI berpengaruh positif terhadap pelaksanaan GCG. Biro SPI bukanlah satu-satunya bagian yang turut ambil bagian dalam pelaksanaan GCG, karena pelaksanaan GCG harus melingkupi seluruh aspek perusahaan. Diharapkan kelak untuk penelitian selanjutnya, untuk meneliti pengaruh bagian-bagian lain di perusahaan terhadap pelaksanaan GCG. Hal ini dilakukan agar kelak pelaksanaan GCG bukan hanya bersifat mandatory, namun mengakar pada setiap individu.
DAFTAR PUSTAKA
Agoes, Sukrisno, 2004. Auditing (Pemeriksaan Akuntan) oleh Kantor Akuntan Publik, Jilid 2, Edisi 3, Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Jakarta.
Boynton, William C., Raymond N. Johnson, dan Walter G. Kell, 2003. Modern Auditing, Jilid 2, Edisi 7, Penerjemah Paul A. Rajoe, Gina Gania, Ichsan Setiyo Budi, Erlangga, Jakarta.
Budi, Prabayu dan Ashari, 2005. Analisis Statistik dengan Microsoft Excel dan SPSS, Edisi 1, Penerbit Andi, Yogyakarta.
Erlina dan Sri Mulyani, 2007. Metodologi Penelitian Bisnis, USU Press, Medan.
Ghozali, Imam, 2005. Aplikasi Analisis Multivariate dengan SPSS, Badan Penerbit Universitas Dipenogoro, Semarang.
Guy, Dan M., C. Wayne Alderman, dan Alan J. Winters, 2002. Auditing, Jilid 2, Edisi 5, Penerjemah Sugiyarto, Erlangga, Jakarta.
Iskandar, 2008. Metodologi Penelitian Pendidikan dan Sosial (Kuantitatif dan Kualitatif), GP Press, Jakarta.
Maksum, Azhar, 2005, Tinjauan Atas Good Corporate Governance di Indonesia: Pidato Pengukuhan Jabatan Guru Besar Tetap dalam Bidang Ilmu Akuntansi Manajemen pada Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara, Medan.
Messier, William F. Jr dan Steven M. Glover dan Douglas F. Prawitt, 2005. Auditing And Assurance Service A Systematic Approach, Edisi 4, Buku 2, Penerjemah Nuri Hinduan, Salemba Empat, Jakarta.
Mulyadi, 2002. Auditing, Buku 1, Edisi 6, Salemba Empat, Jakarta.
Tjager, I Nyoman, dkk, 2003. Corporate Governance: Tantangan dan Kesempatan bagi Komunitas Bisnis Indonesia, PT Prenhallindo, Jakarta.
Pratolo, Suryo, 2007. “GCG dan Kinerja BUMN di Indonesia: Aspek Audit Manajemen dan Pengendalian Intern sebagai Variabel Eksogen serta tinjauannya pada Jenis Perusahaan”, Jurnal Simposium Nasional Akuntansi X Unhas Makassar 26-28 Juli 2007.
Rochaety, Ety, Ratih Tresnati dan H. Abdul Madjid Latief, 2007. Metodologi Penelitian Bisnis: Dengan Aplikasi SPSS, Mitra Wacana Media, Jakarta. Sawyer, Laurence B., Mortimer A. Dittenhofer, James H. Scheiner, 2005.
Sawyer’s Internal Auditing, Edisi 5, Buku 1, Penerjemah Desi Adhariani, Salemba Empat, Jakarta.
Sugiyono, 2004. Metode Penelitian Bisnis, Penerbit Alphabeta, Bandung.
Surat Keputusan Menteri BUMN Nomor Kep-117/M-MBU/2002 Tanggal 1 Agustus 2002 Tentang Penerapan GCG, Jakarta.
Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara, 2004. Buku Petunjuk Teknis Penulisan Proposal Penelitian dan Skripsi Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi USU, Medan.
Komite Nasional Kebijakan Governance, 2006. Pedoman Umum GCG Indonesia, Jakarta.
Konsorsium Organisasi Profesi Audit Internal, 2004. Standar Profesi Internal, Yayasan Pendidikan Internal Audit, Jakarta.
PTPN II (Persero) Tanjung Morawa, 2005. Code of Corporate Governance, Medan.
Lampiran 3 KUESIONER PERANAN BIRO SPI*
Nomor Kuesioner: Petunjuk Pengisian:
1. Isilah data responden pada tempat yang telah disediakan.
2. Berilah jawaban untuk setiap nomor pada kuesioner dengan memberi tanda check list (√) pada kolom di sebelah pernyataan.
3. Berikanlah jawaban yang sejujurnya.
4. Kami akan menjamin kerahasiaan jawaban Anda. Keterangan:
1. Sangat tidak Setuju 2. Tidak Setuju 3. Netral 4. Setuju 5. Sangat Setuju Identitas Responden Jenis Kelamin : L/P Jabatan : No. Pernyataan 1 2 3 4 5
1 Peranan dan sasaran SPI fokus pada area dampak dari berbagai risiko yang menghambat pencapaian sasaran strategis perusahaan.
2 Piagam Internal Audit mengatur hubungan SPI dengan para objek audit dikembangkan sesuai konsep customer focus oriented di samping tanggung jawab fungsional lainnya.
3 SPI bertanggung jawab kepada Direktur Utama dan memiliki hubungan kerja fungsional dengan Dewan Komisiaris.
4 SPI memiliki akses yang tidak terbatas (4- 12 kali setahun) terhadap para anggota direksi dan berkomunikasi informal dengan direksi, serta menjadi bagian dalam rapat- rapat direksi dan rapat direksi dengan dewan komisiaris.
5 Independensi SPI diakui direksi sebagai kunci bagi efektivitas SPI.
mengakar dan ditegaskan dalam Charter SPI.
7 Strategi SPI benar-benar merupakan penjabaran dari sasaran perusahaan.
8 SPI juga terlibat dalam revisi penyempurnaan RKAP.
9 Laporan SPI juga mencakup analisis manfaat-biaya dari rekomendasi, assessment terhadap semua aspek lingkungan pengendalian, dan fokus audit ke depan.
10 Hasil assessment risiko oleh SPI didiskusikan dengan manajemen dan diperbandingkan dengan hasil assessment risiko yang dibuat.
* Keterangan: Kuesioner ini diadaptasi dari PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. dengan perubahan seperlunya.
Lampiran 4 KUESIONER PELAKSANAAN GCG*
Nomor Kuesioner: Petunjuk Pengisian :
1. Isilah data responden pada tempat yang telah disediakan.
2. Berilah jawaban unyuk setiap nomor pada kuesioner dengan memberi tanda check list (√) pada kolom disebelah pertanyaan.
3. Berikanlah jawaban yang sejujurnya.
4. Kami menjamin kerahasiaan jawaban Anda. Keterangan:
1. Sangat Tidak Setuju 2. Tidak Setuju 3. Netral 4. Setuju 5. Sangat Setuju Identitas Responden Jenis Kelamin : L/P Jabatan : No. Pernyataan 1 2 3 4 5
1 PTPN II (Persero) Tanjung Morawa menyediakan informasi perusahaan secara tepat waktu.
2 PTPN II (Persero) Tanjung Morawa menyediakan informasi perusahaan yang memadai.
3 PTPN II (Persero) Tanjung Morawa menyediakan informasi yang jelas dan mudah diakses oleh pihak-pihak yang berkepentingan khususnya pemegang saham.
4 Informasi yang diungkapkan meliputi visi, misi, sasaran usaha, kondisi keuangan, susunan organisasi, dan kejadian-kejadian pentin yang mempengaruhi kondisi perusahaan.
5 Tetap menjaga kerahasiaan perusahaan sesuai dengan perundang-undangan yang
berlaku berupa hak-hak pribadi setiap karyawan.
6 Setiap kebijakan PTPN II (Persero) Tanjung Morawa didokumentasikan dan dikomunikasikan kepada internal perusahaan maupun kepada pemegang saham.
7 Dalam melaksanakan tugas dan fungsi masing-masing, organ perusahaan selalu menghindari adanya dominasi oleh pihak manapun.
8 Dalam melaksanakan tugas dan fungsi masing-masing, organ perusahaan bebas dari benturan kepentingan dan dari segala pengaruh atau tekanan yang bersifat internal.
9 Dalam melaksanakan tugas dan fungsi masing-masing, organ perusahaan bebas dari benturan kepentingan dan dari segala pengaruh atau tekanan yang bersifat eksternal.
10 Pengambilan keputusan dilakukan secara objektif.
11 Masing-masing organ perusahaan menghindari adanya saling lempar tanggung jawab antara yang satu dengan yang lainnya.
12 Rincian tugas dan tanggung jawab msing- masing organ perusahaan dan semua karyawan ditetapkan secara jelas selaras dengan visi, misi dan strategi perusahaan. 13 Setiap organ perusahaan dan karyawan
mempunyai kemampuan sesuai dengan tugas, tanggung jawab dan peranan masing-masing.
14 Sistem pengendalian internal dilakukan secara efektif dalam pengelolaan perusahaan.
15 Adanya sistem penghargaan dan sanksi (reward and punishment system) terhadap kinerja organ perusahaan.
16
17 Setiap organ perusahaan berpegang pada prinsip-prinsip kehati-hatian dalam melaksanakan tugas dan fungsi masing- masing.
18 Adanya kepatuhan terhadap Undang- Undang BUMN.
19 Adanya kepatuhan terhadap Anggaran Dasar.
20 Adanya kepatuhan terhadap peraturan perusahaan.
21 Melaksanakan tanggung jawab sosial seperti peduli terhadap masyarakat dan lingkungan terutama di sekitar perusahaan.
22 Diberikan kesempatan kepada pihak- pihak yang memiliki kepentingan (pemegang saham, pelanggan) memberikan masukan dan pendapat bagi kepentingan perusahaan.
23 Memberikan perlakuan yang setara dan wajar kepada stakeholders sesuai dengan manfaat dan kontribusi yang diberikan kepada perusahaan.
24 Perusahaan memberikan kesempatan yang sama dalam penerimaan karyawan, berkarir dan melaksanakan tugasnya secara profesional tanpa membedakan suku, agama, ras, golongan, gender,dan golongan fisik.
25 Adanya kebijakan kompensasi positif (penghargaan, insentif, dll) terhadap keberhasilan pegawai.
26 Adanya kebijakan kompensasi negatif (hukuman, teguran, dll) terhadap kinerja yang buruk dari masing-masing organ perusahaan.
*Keterangan : Kuesioner ini dibuat berdasarkan Pedoman Umum GCG Indonesia Tahun 2006 yang dikeluarkan oleh Komite Nasional Kebijakan Governance
6) Pernyataan 1-6 mencakup elemen transparansi 7) Pernyataan 7-11 mencakup elemen kemandirian 8) Pernyataan 12-16 mencakup elemen akuntabilitas
9) Pernyataan 17-21 mencakup elemen pertanggungjawaban 10)Pernyataan 21-26 mencakup elemen kewajaran
Lampiran 7 Output Statistik
Reliability Peranan Biro SPI
Case Processing SummaryN %
Cases Valid 30 100.0
Excludeda 0 .0
Total 30 100.0
a Listwise deletion based on all variables in the procedure.
Reliability Statistics Cronbach's Alpha Cronbach's Alpha Based on Standardized Items N of Items .831 .829 10 Item Statistics Mean Std. Deviation N spi1 4.0000 .52523 30 spi2 4.0333 .55605 30 spi3 3.7667 .62606 30 spi4 3.8333 .53067 30 spi5 4.0000 .52523 30 spi6 4.0667 .52083 30 spi7 3.6333 .66868 30 spi8 3.7333 .69149 30 spi9 4.1000 .54772 30 spi10 4.2000 .55086 30 Scale Statistics
Item-Total Statistics Scale Mean if Item Deleted Scale Variance if Item Deleted Corrected Item-Total Correlation Squared Multiple Correlation Cronbach's Alpha if Item Deleted spi1 35.3667 10.999 .554 . .812 spi2 35.3333 11.333 .418 . .825 spi3 35.6000 10.317 .621 . .804 spi4 35.5333 11.223 .478 . .819 spi5 35.3667 10.999 .554 . .812 spi6 35.3000 11.459 .419 . .824 spi7 35.7333 10.133 .617 . .804 spi8 35.6333 10.033 .615 . .805 spi9 35.2667 11.375 .414 . .825 spi10 35.1667 11.109 .488 . .818
Reliability Pelaksanaan GCG
Case Processing SummaryN %
Cases Valid 30 100.0
Excludeda 0 .0
Total 30 100.0
a Listwise deletion based on all variables in the procedure.
Reliability Statistics Cronbach's Alpha Cronbach's Alpha Based on Standardized Items N of Items .961 .962 26 Item Statistics Mean Std. Deviation N gcg1 4.1000 .66176 30 gcg2 4.0000 .64327 30 gcg3 3.9333 .58329 30 gcg4 3.9333 .69149 30 gcg5 4.1667 .69893 30 gcg6 4.2000 .71438 30 gcg7 4.0000 .64327 30 gcg8 3.9333 .58329 30 gcg9 3.9333 .69149 30 gcg10 4.1667 .69893 30 gcg11 4.2000 .71438 30 gcg12 4.1000 .66176 30 gcg13 4.0000 .64327 30 gcg14 3.9333 .58329 30 gcg15 3.9333 .69149 30 gcg16 4.1667 .69893 30 gcg17 3.9333 .58329 30 gcg18 3.9333 .69149 30 gcg19 4.1667 .69893 30 gcg20 4.2000 .71438 30 ggc21 4.1000 .66176 30
gcg25 4.1667 .69893 30 gcg26 4.2000 .71438 30
Scale Statistics
Mean Variance Std. Deviation N of Items 105.2667 152.478 12.34820 26 Item-Total Statistics Scale Mean if Item Deleted Scale Variance if Item Deleted Corrected Item-Total Correlation Squared Multiple Correlation Cronbach's Alpha if Item Deleted gcg1 101.1667 143.316 .551 . .961 gcg2 101.2667 141.720 .675 . .960 gcg3 101.3333 141.264 .784 . .959 gcg4 101.3333 140.230 .719 . .959 gcg5 101.1000 140.300 .706 . .960 gcg6 101.0667 141.306 .628 . .960 gcg7 101.2667 141.720 .675 . .960 gcg8 101.3333 141.264 .784 . .959 gcg9 101.3333 140.230 .719 . .959 gcg10 101.1000 140.300 .706 . .960 gcg11 101.0667 141.306 .628 . .960 gcg12 101.1667 143.316 .551 . .961 gcg13 101.2667 141.720 .675 . .960 gcg14 101.3333 141.264 .784 . .959 gcg15 101.3333 140.230 .719 . .959 gcg16 101.1000 140.300 .706 . .960 gcg17 101.3333 141.264 .784 . .959 gcg18 101.3333 140.230 .719 . .959 gcg19 101.1000 140.300 .706 . .960 gcg20 101.0667 141.306 .628 . .960 ggc21 101.1667 143.316 .551 . .961 gcg22 101.2667 141.720 .675 . .960 gcg23 101.3333 141.264 .784 . .959 gcg24 101.3333 140.230 .719 . .959 gcg25 101.1000 140.300 .706 . .960 gcg26 101.0667 141.306 .628 . .960
Regression
Variables Entered/Removedb Model Variables Entered Variables Removed Method 1 perananspia . Enter a All requested variables entered.b Dependent Variable: pelaksanaangcg
Model Summaryb Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate 1 .613a .376 .354 9.92610 a Predictors: (Constant), perananspi
b Dependent Variable: pelaksanaangcg
Coefficientsa
Unstandardized Coefficients
Standardized
Coefficients t Sig.
Model B Std. Error Beta B Std. Error (Constant) 23.230 20.050 1.159 .256 1
perananspi 2.084 .507 .613 4.108 .000 a Dependent Variable: pelaksanaangcg
Residuals Statisticsa
Minimum Maximum Mean Std. Deviation N Predicted Value 91.9991 119.0899 105.2667 7.57286 30 Residual -20.25085 21.00087 .00000 9.75346 30 Std. Predicted Value -1.752 1.825 .000 1.000 30 Std. Residual -2.040 2.116 .000 .983 30 a Dependent Variable: pelaksanaangcg
Descriptive Statistics
Mean
Valid N
(listwise) 30
One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test
pelaksanaangcg perananspi
N 30 30
Normal Parameters(a,b) Mean 105.2667 39.3667 Std. Deviation 12.34820 3.63397 Most Extreme Differences Absolute .162 .106 Positive .118 .097 Negative -.162 -.106 Kolmogorov-Smirnov Z .889 .581
Asymp. Sig. (2-tailed) .408 .888 a Test distribution is Normal.
Regression Standardized Predicted Value 2 1 0 -1 -2 R egressio n St udent ized R esidua l 3 2 1 0 -1 -2 -3 Scatterplot
Regression Standardized Residual 3 2 1 0 -1 -2 -3
Frequenc
y
6 4 2 0 HistogramDependent Variable: pelaksanaangcg
Mea Std.
Observed Cum Prob 1.0 0.8 0.6 0.4 0.2 0.0 Expe cted Cum Prob 1.0 0.8 0.6 0.4 0.2 0.0
Normal P-P Plot of Regression Standardized Residual