• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

B. Hasil Pengujian Hipotesis

B. Hasil Pengujian Hipotesis

Berdasarkan tabel 4.1 yaitu deskripsi identitas responden berdasarkan jenis kelamin, menunjukkan bahwa responden yang berjenis kelamin laki-laki sebanyak 36 orang (70,59%) dan yang berjenis kelamin perempuan sebanyak 15 orang (29,41%).

Faktor jenis kelamin seseorang dapat mempengaruhi prestasi kerja.

Produktifitas kerja seseorang dapat pula dipengaruhi oleh faktor jenis kelamin. Umumnya laki-laki mampu bekerja lebih produktif dibandingkan dengan perempuan, hal ini dipengaruhi oleh kondisi fisik yang sangat berbeda antara laki-laki dengan perempuan.

b. Usia

Usia merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kemampuan kerja dan prestasi kerja. Seseorang akan mengalami peningkatan kemampuan kerja seiring dengan meningkatnya usia, akan tetapi selanjutnya akan mengalami penurunan kamampuan kerja pada titik umur tertentu.

Berdasarkan hal tersebut maka dikenal adanya umur produktif dan umur nonproduktif. Umur produktif adalah umur dimana seseorang memiliki kemampaun untuk menghasilkan produk maupun jasa. Usia produktif 20 – 45 tahun masih memiliki semangat yang tinggi dan mudah mengadopsi hal- hal baru. Berbeda dengan pekerja yang telah berusia lanjut (di atas 50 tahun).

Mereka yang berusia lanjut cenderung fanatik terhadap tradisi dan sulit untuk diberikan pengertian-pengertian yang dapat mengubah cara berfikir, cara kerja dan cara hidupnya. Berikut disajikan jenis responden berdasarkan tingkat umur sebagai berikut :

Tabel 4.2

Karakteristik responden berdasarkan Usia

Usia (tahun) Jumlah Responden (orang) Persentase (%)

20 – 30 14 27.45

31 – 40 23 45.10

41 – 50 9 17.65

> 50 5 9.80

Jumlah 51 100.00

Sumber : Data Primer, 2019

Dari tabel tersebut dapat lihat bahwa kebanyakan responden berusia 31-40 tahun yaitu 23 orang dengan persentase sebesar 45,10%. Selanjutnya responden dengan usia 20-30 tahun sebanyak 14 orang dengan persentase sebesar 27,45%. Pada usia 41-50 tahun jumlah responden sebanyak 9 orang dengan persentase sebesar 17,65%, dan untuk usia diatas 50 tahun sebanyak 5 orang dengan persentase sebesar 9,80%.

c. Tingkat Pendidikan

Semakin tinggi tingkat pendidikan pegawai maka akan semakin tinggi kualitas sumberdaya manusia, yang pada gilirannya akan semakin tinggi pula prestasi kerja yang dilakukannya. Oleh karena itu, dengan semakin tingginya pendidikan pegawai maka diharapkan prestasi kerja pegawai dapat sampai hasil yang di inginkan. Dari pernyataan tersebut menunjukkan bahwa tingkat pendidikan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi seseorang dalam pekerjaan yang digelutinya. Seseorang yang mempunyai tingkat pendidikan

yang tinggi dapat melaksakan kerjanya dengan baik karena ditunjang dengan ilmu pengetahuan secara konsep yang akan menunjang pengalaman kerjanya.

Berikut disajikan jenis responden berdasarkan tingkat pendidikan pada Sekretariat Daerah :

Tabel 4.3

Karakteristik responden berdasarkan Tingkat Pendidikan Tingkat Pendidikan

Responden

Frekuensi (orang) Persentase (%)

SMA 7 13.73

Diploma 12 23.53

Sarjana 19 37.25

Pascasarjana 13 25.49

Jumlah 51 100

Sumber : Data Primer, 2019

Dari tabel 4.3 di atas menunjukkan bahwa pada umumnya responden memiliki tingkat pendidikan sarjana, dimana terdapat sebanyak 19 responden atau 37,25% dari 51 responden. Sedangkan yang memiliki tingkat pendidikan terendah yaitu SMA sebanyak 7 orang atau sebesar 13,73%.

Tingkat pendidikan diploma sebanyak 12 orang atau 23,53%, dan untuk tingkat pendidikan pascasarjana sebanyak 13 orang atau 25,49%.

2. Deskriptif Variabel

Pada dasarnya penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh usia, masa kerja dan tingkat pendidikan terhadap prestasi kerja pegawai pada

Kantor Sekretariat Maerah Mamuju Tengah. Penelitian ini menggunakan tiga variabel independen yaitu usia (X1), masa kerja (X2), dan tingkat pendidikan (X3). Sedangkan prestasi kerja pegawai (Y) adalah sebagai variabel dependennya. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan data primer, yaitu data yang diperoleh langsung dari Kantor Sekretariat Maerah Mamuju Tengah dan data sekunder yang diperoleh dari hasil hitungan program SPSS Versi 25 For Windows melalui hasil jawaban karyawan yang diberikan melalui koesioner.

a. Deskripsi variabel usia

Dalam Kamus Umum Bahasa Indonesia menyatakan bahwa, Usia (umur) adalah lama waktu hidup atau ada (sejak dilahirkan atau diadakan).

Dyne dan Graham menyatakan bahwa, “Pegawai yang berusia lebih tua cenderung lebih mempunyai rasa keterikatan atau komitmen pada organisasi dibandingkan dengan yang berusia muda sehingga meningkatkan loyalitas mereka pada organisasi”. Hal ini bukan saja disebabkan karena lebih lama tinggal di organisasi, tetapi dengan usia tuanya tersebut, makin sedikit kesempatan pegawai untuk menemukan organisasi. Robbins menyatakan bahwa, “Semakin tua usia pegawai, makin tinggi komitmennya terhadap organisasi, hal ini disebabkan karena kesempatan individu untuk mendapatkan pekerjaan lain menjadi lebih terbatas sejalan dengan meningkatnya usia”.

Deskripsi terhadap variable usia, dilakukan dari hasil jawaban responden mengenai pertanyaan indikator-indikator usia dengan nilai rata-rata sebagai berikut :

Tabel 4.4 Tanggapan Responden atas Variabel Usia (X1) Jawaban

No Pertanyaan Jumlah

SS (5) S (4) N (3) TS (2) STS (1) Usia (X1)

7 16 14 11 3 51

1 Pertanyaan 1

13.73% 31.37% 27.45% 21.57% 5.88% 100%

15 17 12 4 3 51

2 Pertanyaan 2

29.41% 33.33% 23.53% 7.84% 5.88% 100%

10 18 14 8 1 51

3 Pertanyaan 3

19.61% 35.29% 27.45% 15.69% 1.96% 100%

9 16 9 12 5 51

4 Pertanyaan 4

17.65% 31.37% 17.65% 23.53% 9.80% 100%

9 20 6 9 7 51

5 Pertanyaan 5

17.65% 39.22% 11.76% 17.65% 13.73% 100%

10 17 11 9 4 51

Rata-rata

38.45% 66.90% 42.29% 33.83% 14.61% 100%

Sumber : Hasil dari pengolahan data primer, 2019

Berdasarkan dari tanggapan responden mengenai usia, kebanyakan responden memberikan jawaban setuju dengan rata-rata 66,90%. Hal ini dapat

dilihat pada setiap pertanyaan yang disajikan mengenai usia dengan jawaban responden sebagai berikut :

1) Pada pertanyaan pertama, bahwa Tingkat usia sangat berpengaruh terhadap pekerjaan yang Saya tangani. Rata-rata responden menjawab setuju yaitu sebanyak 16 orang, dengan persentase jawaban sebesar 31,37%. Untuk jawaban sangat setuju yaitu sebanyak 7 dengan persentase jawaban sebesar 13.73%. Untuk jawaban Normal yaitu sebabnyak 14 orang dengan persentase 27.45%. Untuk jawaban tidak setuju yaitu sebanyak 11 orang dengan persentase sebanyak 21.57%. Untuk jawaban sangat tidak seuju sebanyak 3 orang dengan persentase 5.88%.

2) Pada pertanyaan kedua yaitu Pembagian dan pengklasifikasian job dimana tempat Saya bekerja, sangat ditentukan oleh faktor usia. Rata-rata responden menjawab setuju yaitu sebanyak 17 orang, dengan persentase jawaban sebesar 33.33%. Untuk jawaban sangat setuju yaitu sebanyak 15 dengan persentase jawaban sebesar 29.41%. Untuk jawaban Normal yaitu sebabnyak 12 orang dengan persentase 23.53%. Untuk jawaban tidak setuju yaitu sebanyak 4 orang dengan persentase sebanyak 7.84%. Untuk jawaban sangat tidak seuju sebanyak 3 orang dengan persentase 5.88%.

3) Pada pertanyaan ketiga yaitu pengendalian Di tempat Saya bekerja, didominasi oleh kelompok usia muda. Rata-rata responden menjawab setuju yaitu sebanyak 18 orang, dengan persentase jawaban sebesar 35.29%. Untuk jawaban sangat setuju yaitu sebanyak 10 dengan persentase jawaban sebesar 19.61%. Untuk jawaban Normal yaitu

sebanyak 14 orang dengan persentase 27.45%. Untuk jawaban tidak setuju yaitu sebanyak 8 orang dengan persentase sebanyak 15.69%. Untuk jawaban sangat tidak setuju sebanyak 1 orang dengan persentase 1.96%.

4) Pada pertanyaan ke empat yaitu kemampuan emosional, Semakin tinggi tingkat usia, semakin tinggi pula tingkat tingkat pendidikan yang Saya rasakan. Rata-rata responden menjawab setuju yaitu sebanyak 16 orang, dengan persentase jawaban sebesar 31.37%. Untuk jawaban sangat setuju yaitu sebanyak 9 dengan persentase jawaban sebesar 17.65%. Untuk jawaban Normal yaitu sebabnyak 9 orang dengan persentase 17.65%.

Untuk jawaban tidak setuju yaitu sebanyak 12 orang dengan persentase sebanyak 23.53%. Untuk jawaban sangat tidak seuju sebanyak 5 orang dengan persentase 9.80%.

5) Pada pertanyaan kelima yaitu tanggung jawab, Awal mula Saya bekerja, Saya termasuk pada kelompok usia muda. Rata-rata responden menjawab setuju yaitu sebanyak 20 orang, dengan persentase jawaban sebesar 39.22%. Untuk jawaban sangat setuju yaitu sebanyak 9 dengan persentase jawaban sebesar 17.65%. Untuk jawaban Normal yaitu sebabnyak 6 orang dengan persentase 11.76%. Untuk jawaban tidak setuju yaitu sebanyak 9 orang dengan persentase sebanyak 17.65%. Untuk jawaban sangat tidak seuju sebanyak 7 orang dengan persentase 13.73%.

b. Deskripsi variabel masa kerja

Masa kerja adalah jangka waktu yang telah dilalui seseorang sejak menekuni pekerjaan. Menurut Ranupendoyo dan Saud, “semakin lama

seseorang bekerja pada suatu organisasi maka akan semakin berpengalaman orang tersebut sehingga kecakapan kerjanya semakin baik”. Deskripsi terhadap variabel masa kerja dilakukan dari hasil jawaban responden mengenai pertanyaan indikator-indikator masa kerja dengan nilai rata-rata sebagai berikut:

Tabel 4.5 Tanggapan Responden atas Variabel Masa Kerja (X2) Jawaban

No Pertanyaan Jumlah

SS (5) S (4) N (3) TS (2) STS (1) Masa Kerja (X2)

12 17 9 9 4 51

1 Pertanyaan 1

23.53% 33.33% 17.65% 17.65% 7.84% 100%

9 27 6 8 1 51

2 Pertanyaan 2

17.65% 52.94% 11.76% 15.69% 1.96% 100%

9 22 8 12 0 51

3 Pertanyaan 3

17.65% 43.14% 15.69% 23.53% - 100%

10 22 11 6 2 51

4 Pertanyaan 4

19.61% 43.14% 21.57% 11.76% 3.92% 100%

10 12 10 12 7 51

5 Pertanyaan 5

19.61% 23.53% 19.61% 23.53% 13.73% 100%

10 20 9 9 3 51

Rata-rata

38.45% 76.89% 33.83% 36.14% 10.77% 100%

Sumber : Hasil dari pengolahan data primer, 2019

Berdasarkan dari tanggapan responden mengenai masa kerja, kebanyakan responden memberikan jawaban setuju dengan rata-rata 76,89%.

Hal ini dapat dilihat pada setiap indikator pertanyaan yang disajikan mengenai masa kerja dengan jawaban responden sebagai berikut:

1) Pada pertanyaan pertama, Semakin lama saya bekerja, semakin membuat saya mampu memahami pekerjaan. Rata-rata responden menjawab setuju yaitu sebanyak 17 orang, dengan persentase jawaban sebesar 33.33%.

Untuk jawaban sangat setuju yaitu sebanyak 12 orang dengan persentase jawaban sebesar 23.53%. Untuk jawaban normal yaitu sebanyak 9 orang dengan persentase 17.65%. Untuk jawaban tidak setuju yaitu sebanyak 9 orang dengan persentase sebanyak 17.65%. Untuk jawaban sangat tidak seuju sebanyak 4 orang dengan persentase 7.84%.

2) Pada pertanyaan kedua yaitu Semakin lama bekerja, semakin tinggi pula tingkat kepuasan kerja yang say rasakan. Rata-rata responden menjawab setuju yaitu sebanyak 27 orang, dengan persentase jawaban sebesar 52.94%. Untuk jawaban sangat setuju yaitu sebanyak 9 dengan persentase jawaban sebesar 17.65%. Untuk jawaban normal yaitu sebanyak 6 orang dengan persentase 11.76%. Untuk jawaban tidak setuju yaitu sebanyak 8 orang dengan persentase sebanyak 15.69%. Untuk jawaban sangat tidak seuju sebanyak 1 orang dengan persentase 1.96%.

3) Pada pertanyaan ketiga yaitu Bagi saya lama bekerja sangat menambah pengalaman saya dalam mengatasi masalah yang terjadi dalam pekerjaan karena mengatasi masalah adalah tanggung jawab masing-masing

pegawai terhadap pekerjaannya.. Rata-rata responden menjawab setuju yaitu sebanyak 22 orang, dengan persentase jawaban sebesar 43.14%.

Untuk jawaban sangat setuju yaitu sebanyak 9 dengan persentase jawaban sebesar 17.65%. Untuk jawaban normal atau ragu-ragu yaitu sebabnyak 8 orang dengan persentase 15.69%. Untuk jawaban tidak setuju yaitu sebanyak 12 orang dengan persentase sebanyak 23.53%.

Untuk jawaban sangat tidak seuju sebanyak 0 orang dengan persentase 0%.

4) Pada pertanyaan ke empat yaitu Menurut saya tugas yang diberikan oleh pimpinan harus sesuai dengan kemampuan karyawan agar karyawan tersebut dapat memenuhi target yang telah ditetapkan oleh perusahaan.

Rata-rata responden menjawab setuju yaitu sebanyak 22 orang, dengan persentase jawaban sebesar 43.14%. Untuk jawaban sangat setuju yaitu sebanyak 10 dengan persentase jawaban sebesar 19.61%. Untuk jawaban normal atau ragu-ragu yaitu sebabnyak 11 orang dengan persentase 21.57%. Untuk jawaban tidak setuju yaitu sebanyak 6 orang dengan persentase sebanyak 11.76%. Untuk jawaban sangat tidak seuju sebanyak 2 orang dengan persentase 3.92%.

5) Pada pertanyaan kelima yaitu, Bagi saya dapat menguasai peralatan kerja yang disediakan oleh perusahaan itu merupakan kewajiban karyawan serta dapat menambah ketrampilan dan memiliki inisiatif dalam bekerja.

Rata-rata responden menjawab setuju yaitu sebanyak 12 orang, dengan persentase jawaban sebesar 23.53%. Untuk jawaban sangat setuju yaitu

sebanyak 10 orang dengan persentase jawaban sebesar 19.61%. Untuk jawaban mormal atau ragu-ragu yaitu sebabnyak 10 orang dengan persentase 19.61%. Untuk jawaban tidak setuju yaitu sebanyak 12 orang dengan persentase sebanyak 23.53%. Untuk jawaban sangat tidak seuju sebanyak 7 orang dengan persentase 13.73%.

c. Deskripsi variabel tingkat pendidikan

Tingkat atau jenjang pendidikan adalah tahap pendidikan yang berkelanjutan, yang ditetapkan berdasarkan tingkat perkembangan peserta didik, tingkat kerumitan bahan pengajaran dan cara menyajikan bahan pengajaran. Menurut UU Sistem Pendidikan Nasional No. 20 Tahun 2003 menjelaskan bahwa indikator tingkat pendidikan terdiri dari jenjang pendidikan dan kesesuaian jurusan. Jenjang pendidikan adalah tahapan pendidikan yang ditetapkan berdasarkan tingkat perkembangan peserta didik, tujuan yang akan dicapai, dan kemampuan yang dikembangkan.

Deskripsi mengenai tingkat pendidikan akan diuraikan berdasarkan jawaban responden mengenail tingkat pendidikan dalam setiap indikator yang disajikan sebagai berikut :

Tabel 4.6 Tanggapan Responden atas Variabel Tingkat Pendidikan (X3) Jawaban

No Pertanyaan Jumlah

SS (5) S (4) N (3) TS (2) STS (1) Tingkatan Pendidikan (X3)

9 22 8 11 1 51

1 Pertanyaan 1

17.65% 43.14% 15.69% 21.57% 1.96% 100%

15 15 11 8 2 51

2 Pertanyaan 2

29.41% 29.41% 21.57% 15.69% 3.92% 100%

8 19 14 8 2 51

3 Pertanyaan 3

15.69% 37.25% 27.45% 15.69% 3.92% 100%

12 21 6 8 4 51

4 Pertanyaan 4

23.53% 41.18% 11.76% 15.69% 7.84% 100%

9 18 9 10 5 51

5 Pertanyaan 5

17.65% 35.29% 17.65% 19.61% 9.80% 100%

11 19 10 8 3 51

Rata-rata

40.75% 73.05% 36.91% 34.60% 10.77% 100%

Sumber : Hasil dari pengolahan data primer, 2019

Berdasarkan dari tanggapan responden mengenai tingkat pendidikan, kebanyakan responden memberikan jawaban setuju dengan rata-rata 73,05%.

Hal ini dapat dilihat pada setiap indikator pertanyaan yang disajikan mengenai tingkat pendidikan dengan jawaban responden sebagai berikut :

1) Pada pertanyaan pertama, Bagi saya pendidikan akan membentuk kepribadian dan pengembangan awasan bagi seorang karyawan guna

meningkatkan prestasi kerja. Rata-rata responden menjawab setuju yaitu sebanyak 22 orang, dengan persentase jawaban sebesar 43.14%. Untuk jawaban sangat setuju yaitu sebanyak 9 orang dengan persentase jawaban sebesar 17.65%. Untuk jawaban normal atau ragu-ragu yaitu sebabnyak 8 orang dengan persentase 15.69%. Untuk jawaban tidak setuju yaitu sebanyak 11 orang dengan persentase sebanyak 21.57%. Untuk jawaban sangat tidak seuju sebanyak 1 orang dengan persentase 1.96%.

2) Pada pertanyaan kedua yaitu mencintai pekerjaan, Bagi saya pendidikan yang berkelanjutan dapat meningkatkan keahlian dan pengetahuan karyawan guna meningkatkan daya saing perusahaan dan memperbaiki prestasi kerja perusahaan. Rata-rata responden menjawab setuju yaitu sebanyak 15 orang, dengan persentase jawaban sebesar 29.41%. Untuk jawaban sangat setuju yaitu sebanyak 15 orang dengan persentase jawaban sebesar 29,41%. Untuk jawaban normal atau ragu-ragu yaitu sebanyak 11 orang dengan persentase 21.57%. Untuk jawaban tidak setuju yaitu sebanyak 8 dengan persentase 15.69%. Untuk jawaban sangat tidak setuju yaitu sebanyak 2 dengan persentase 3.92%.

3) Pada pertanyaan ketiga yaitu moral kerja positif, Bagi saya pengetahuan yang saya miliki efektif dalam menunjang pekerjaan. Rata-rata responden menjawab setuju yaitu sebanyak 19 orang, dengan persentase jawaban sebesar 37.25%. Untuk jawaban sangat setuju yaitu sebanyak 8 dengan persentase jawaban sebesar 15.69%. Untuk jawaban normal atau ragu- ragu yaitu sebanyak 14 orang dengan persentase 27.45%. Untuk jawaban

tidak setuju yaitu sebanyak 8 dengan persentase 15.69%. Untuk jawaban sangat tidak setuju yaitu sebanyak 2 dengan persentase 3.92%.

4) Pada pertanyaan ke empat yaitu disiplin kerja, Bagi saya perusahaan perlu memberikan pendidikan terlebih dahulu jika ada karyawan yang dipindahkan ke divisi lain guna meningkatkan tanggung jawab terhadap pekerjaan dan perusahaan. Rata-rata responden menjawab setuju yaitu sebanyak 21 orang, dengan persentase jawaban sebesar 41.18%. Untuk jawaban sangat setuju yaitu sebanyak 12 dengan persentase jawaban sebesar 23.53%. Untuk jawaban normal atau ragu-ragu yaitu sebanyak 6 orang dengan persentase 11.76%. Untuk jawaban tidak setuju yaitu sebanyak 8 dengan persentase 15.69%. Untuk jawaban sangat tidak seuju sebanyak 4 orang dengan persentase 7.84%.

5) Pada pertanyaan kelima yaitu prestasi kerja, Bagi saya kesesuaian jurusan dalam pekerjaan sangat penting guna meningkatkan efektifitas dalam bekerja agar pekerjaan dapat berjalan secara efektif dan efisien.

Rata-rata responden menjawab setuju sebanyak 18 orang, dengan persentase 35.29%. Untuk jawaban sangat setuju sebanyak 9 orang dengan persentase 17.65%. Untuk jawaban mormal atau ragu-ragu yaitu sebanyak 9 orang dengan persentase 17.65%. Untuk jawaban tidak setuju sebanyak 10 orang dengan persentase 19.61%. Untuk jawaban sangat tidak setuju sebanyak 5 orang dengan persentase 9.80%.

d. Deskripsi variabel prestasi kerja pegawai

Prestasi kerja merupakan suatu keberhasilan individu dalam

mengerjakan tugasnya yang bisa terlihat dari segi dimensi keterikatan, keahlian merencanakan, daya usaha dalam pekerjaan dan prestasi secara keseluruhan.

Berikut disajikan deskripsi prestasi kerja pegawai pada instansi pemerintahan lingkup Kantor Sekretariat Maerah Mamuju Tengah yang digambarkan dari jawaban responden atas pertanyaan yang diberikan mengenai indikator pengukuran variabel prestasi kerja pegawai.

Tabel 4.7 Tanggapan Responden atas Variabel Prestasi Kerja (Y) Jawaban

No Indikator Jumlah

SS (5) S (4) N (3) TS (2) STS (1) Prestasi Kerja (Y)

9 18 13 8 3 51

1 Pertanyaan 1

17.65% 35.29% 25.49% 15.69% 5.88% 100%

9 19 11 10 2 51

2 Pertanyaan 2

17.65% 37.25% 21.57% 19.61% 3.92% 100%

15 24 6 6 0 51

3 Pertanyaan 3

29.41% 47.06% 11.76% 11.76% - 100%

4 20 10 14 3 51

4 Pertanyaan 4

7.84% 39.22% 19.61% 27.45% 5.88% 100%

15 16 8 9 3 51

5 Pertanyaan 5

29.41% 31.37% 15.69% 17.65% 5.88% 100%

51 Rata-rata

39.98% 74.59% 36.91% 36.14% 8.46% 100%

Sumber : Hasil dari pengolahan data primer, 2019

Berdasarkan dari tanggapan responden mengenai prestasi kerja pegawai, kebanyakan responden memberikan jawaban setuju dengan rata-rata 74,59%. Hal ini dapat dilihat pada setiap indikator pertanyaan yang disajikan mengenai prestasi kerja pegawai dengan jawaban responden sebagai berikut :

1) Pada pertanyaan pertama, Saya mempunyai kecakapan dan menguasai segala seluk beluk bidang dan bidang lain yang berhubungan dengan tugas. Rata-rata responden menjawab setuju yaitu sebanyak 18 orang, dengan persentase jawaban sebesar 35.29%. Untuk jawaban sangat setuju yaitu sebanyak 9 orang dengan persentase jawaban sebesar 17.65%.

Untuk jawaban normal atau ragu-ragu yaitu sebanyak 13 orang dengan persentase 25.49%. Untuk jawaban tidak setuju yaitu sebanyak 8 orang dengan persentase sebanyak 15.69%. Untuk jawaban sangat tidak seuju sebanyak 3 orang dengan persentase 5.88%.

2) Pada pertanyaan kedua yaitu kuantitas Saya mempunyai keterampilan dalam melaksanakan tugas. Rata-rata responden menjawab setuju yaitu sebanyak19 orang, dengan persentase jawaban sebesar 37.25%. Untuk jawaban sangat setuju yaitu sebanyak 9 orang dengan persentase jawaban sebesar 17.65%. Untuk jawaban normal atau ragu-ragu yaitu sebanyak 11 orang dengan persentase 21.57%. Untuk jawaban tidak setuju sebanyak 10 orang dengan persentase sebesar 19.61% dan sangat tidak setuju sebanyak 2 orang dengan persentase sebanyak 3.92%.

3) Pada pertanyaan ketiga yaitu ketetapan waktu, aya mempunyai pengalaman di bidang tugas dan bidang lain yang berhubungan dengan

tugas. Rata-rata responden menjawab setuju yaitu sebanyak 24 orang, dengan persentase jawaban sebesar 47.06%. Untuk jawaban sangat setuju yaitu sebanyak 15 orang dengan persentase jawaban sebesar 29.41%.

Untuk jawaban normal atau ragu-ragu yaitu sebanyak 6 orang dengan persentase 11.76%. Untuk jawaban tidak setuju sebanyak 6 orang dengan persentase sebesar 11.76%, dan sangat tidak setuju sebanyak 0 orang dengan persentase sebesar 0%.

4) Pada pertanyaan ke empat yaitu efektivitas, Saya bersungguh-sungguh dan tidak mengenal waktu dalam melaksanakan tugas. Rata-rata responden menjawab setuju yaitu sebanyak 20 orang, dengan persentase jawaban sebesar 39.22%. Untuk jawaban sangat setuju yaitu sebanyak 4 orang dengan persentase jawaban sebesar 7.84%. Untuk jawaban normal atau ragu-ragu yaitu sebanyak 10 orang dengan persentase 19.61%.

Untuk jawaban tidak setuju yaitu sebanyak 14 orang dengan persentase sebanyak 27.45%. dan sangat tidak setuju sebanyak 3 orang dengan persentase sebesar 5.88%.

5) Pada pertanyaan kelima yaitu kemandirian, Saya mempunyai kesegaran dan kesehatan jasmani dan rohani yang baik. Rata-rata responden menjawab setuju yaitu sebanyak 16 orang, dengan persentase jawaban sebesar 31.37%. Untuk jawaban sangat setuju yaitu sebanyak 15 orang dengan persentase jawaban sebesar 29.41%. Untuk jawaban mormal atau ragu-ragu yaitu sebanyak 8 orang dengan persentase 15.69%. Untuk jawaban tidak setuju yaitu sebanyak 9 orang dengan persentase sebanyak

17.65%. Untuk jawaban sangat tidak seuju sebanyak 3 orang dengan persentase 5.88%.

3. Pengujian Hipotesis a. Uji Realibilitas

Uji realibilitas digunakan untuk mengetahui apakah indikator atau kuesioner yang digunakan dapat dipercaya atau handal sebagai alat ukur variabel. Realibilitas suatu indikator atau kuesioner dapat dilihat dari nilai cronbach’s alpha (α), dimana menurut Sugiono (2016) bahwa suatu konstruk atau indikator dikatakan realibel yaitu apabila nilai cronbach’s alpha (α) lebih besar (>) 0,60 maka indikator atau kuesioner adalah realible, sedangkan apbila nilai cronbach’s alpha (α) lebih kecil (<) 0,60 maka indikator atau kuesioner tidak realible. Secara keseluruhan uji realibilitas dapat dilihat hasilnya pada tabel berikut ini :

Tabel 4.8 Hasil Pengujian Realibilitas

(X2)

(Y)

Sumber: Data primer tahun 2019 diolah melalui SPSS V.25

Nilai cronbach’s alpha semua variabel yang ditunjukan tabel diatas, Cronbach's

Alpha Based

Variabel Cronbachs on Standar Keterangan

Alpha Standardized Realibilitas Items

Usia (X1) 0,644 0,678 0,60 Realiabel

Masa Kerja

0,789 0,759 0,60 Realiabel

Tingkatan

Pendidikan 0,639 (X3)

0,605 0,60 Realiabel

Prestasi Kerja

0,754 0,756 0,60 Realiabel

besar dari nilai standar realibilitas yaitu lebih besar dari 0,60. Sehingga dapat disimpulkan bahwa indikator atau koesioner semua variabel handal atau dapat digunakan sebagai alat ukur.

b. Pengujian Validasi

Pengujian validasi data dilakukan untuk mengetahui sejauh mana ketepatan alat ukur dapat mengungkapkan gejala atau kejadian yang di ukur.

Validasi konstruk dalam penelitian ini diuji dengan menggunakan bivariate person (korelasi product momen person), dimana menurut Sugiono (2016) adalah cara yang dilakukan dengan mengkorelasikan masing-masing item dengan nilai total penjumlahan keseluruhan item yang diolah menggunakan program SPSS, dimana dikatakan valid apabila memiliki nilai corrected item total correlation melebihi atau di atas dari 0,30.

Secara statistik angka korelasi yang diperoleh harus diuji terlebih dahulu untuk menyatakan apakah nilai korelasi yang dihasilkan signifikan atau tidak. Jika angka korelasi yang diperoleh di bawah atau kurang dari 0,30 maka pernyataan tersebut tidak valid atau tidak konsisten dengan pernyataan yang lain, sedangkan apabila di atas atau melebihi dari 0,30 berarti indikator yang digunakan sudah valid.

Untuk hasil lengkap dari uji validasi atas usia, masa kerja, tingkat pendidikan, dan prestasi kerja pegawai dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel 4.9 Hasil Pengujian Validasi

Variabel

Correcte Item- Total Correlation

Nilai r Standar

Keterangan Interpretas

X1.1 0,425 0,30 > 0,30 Valid

X1.2 0,521 0,30 > 0,30 Valid

X1.3 0,451 0,30 > 0,30 Valid

X1.4 0,754 0,30 > 0,30 Valid

X1.5 0,563 0,30 > 0,30 Valid

X2.1 0,539 0,30 > 0,30 Valid

X2.2 0,386 0,30 > 0,30 Valid

X2.3 0,615 0,30 > 0,30 Valid

X2.4 0,420 0,30 > 0,30 Valid

X2.5 0,536 0,30 > 0,30 Valid

X3.1 0,460 0,30 > 0,30 Valid

X3.2 0,783 0,30 > 0,30 Valid

X3.3 0,501 0,30 > 0,30 Valid

X3.4 0,371 0,30 > 0,30 Valid

X3.5 0,421 0,30 > 0,30 Valid

Y.1 0,453 0,30 > 0,30 Valid

Y.2 0,489 0,30 > 0,30 Valid

Y.3 0,452 0,30 > 0,30 Valid

Y.4 0,571 0,30 > 0,30 Valid

Y.5 0,521 0,30 > 0,30 Valid

Sumber : Data primer tahun 2019 diolah melalui SPSS V.24

Dari tabel uji validasi diatas, tergambarkan variabel usia, masa kerja, tingkat pendidikan terhadap prestasi kerja pegawai memiliki nilai corrected item total correlation yang lebih besar dibandingkan dengan r standar.

Sehingga dapat disimpulkan bahwan semua indikator atau koesioner yang digunakan pada setiap variabel valid.

Untuk menganalisis sejauh mana pengaruh usia, masa kerja, dan tingkat pendidikan terhadap prestasi kerja pegawai pada Kantor Sekretariat Maerah Mamuju Tengah, dilakukan dengan menggunakan analisis regresi linear berganda.

Analisis dilakukan berdasarkan nilai dari standardized coefficients hasil regresi antara pengaruh usia, masa kerja, dan tingkat pendidikan terhadap prestasi kerja pegawai.

Untuk lebih jelas akan disajikan hasil olahan data dengan menggunakan program statistical package for the social sciences (SPSS) antara pengaruh usia, masa kerja, dan tingkat pendidikan terhadap prestasi kerja pegawai dapat dilihat sebagai berikut:

Tabel 4.10 Hasil Olahan Data Regresi Coefficientsa

Model

Unstandardized Coefficients

Standardized Coefficients

Beta T Sig.

B Std. Error

1 (Constant) 1.689 3.897 7.619 .000

Usia .160 .115 .186 2.391 .011

Masa Kerja .172 .158 .130 2.720 .002

Tingkat Pendidikan

.163 .118 .103 2.234 .030

a. Dependent Variable: Prestasi Kerja

Sumber: Data primer tahun 2019 diolah melalui SPSS V.25

Dari hasil olahan diatas, maka dimasukkan data pada rumus regresi linear berganda sebagai berikut :

Y = a + b₁x₁ + b₂x₂ + b₃x₃

Y = 1.689 + 0.160x₁ + 0.172x2 + 0.163x3

1) Konstanta (a) sebesar 1.689, artinya jika semua variabel bebas yaitu usia, masa kerja dan tingkat pendidikan memiliki nilai 0, maka prestasi kerja pegawai (Y) memiliki nilai sebesar 1.689.

2) Koefisien regresi (b1) untuk variabel usia (X1) sebesar 0,160; artinya jika usia mengalami kenaikan sebesar 1 satuan, maka prestasi kerja pegawai (Y) akan mengalami peningkatan sebesar 0,160. Koefisien bernilai positif antara usia dan prestasi kerja.

3) Koefisien regresi (b2) untuk variabel masa kerja (X2) sebesar 0,172; artinya jika masa kerja mengalami kenaikan sebesar 1 satuan, maka prestasi kerja pegawai (Y) akan naik sebesar 0,172. Koefisien bernilai positif antara masa kerja dan prestasi kerja pegawai.

4) Koefisien regresi (b3) untuk variable tingkat pendidikan (X3) sebesar 0,163, artinya jika tingkat pendidikan mengalami kenaikan sebesar 1 satuan, maka prestasi kerja pegawai (Y) akan menurun naik sebesar 0,163. Koefisien bernilai positif antara tingkat pendidikan dan prestasi kerja pegawai.

Selanjutnya untuk mengetahui sejauh mana hubungan antara usia, masa kerja dan tingkat pendidikan terhadap prestasi kerja pegawai pada Kantor Sekretariat Maerah Mamuju Tengah dapat dilihat dari tabel berikut :

Table 4.11 Nilai Koefisien Determenasi Model Summary

Model R R Square

Adjusted R Square

Std. Error of the Estimate

1 .696a .582 .529 1.19742

c. Predictors: (Constant), Tingkat Pendidikan, Usia, Masa Kerja

d. Dependent Variable: Prestasi kerja

Dokumen terkait