• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hasil Pengukuran Kinerja dan Analisis Capaian Kinerja

Dalam dokumen BAB I PENDAHULUAN Dasar Hukum BPH Migas (Halaman 25-69)

Jumlah penerimaan iuran badan usaha

Layanan Perkantoran

3.3. Hasil Pengukuran Kinerja dan Analisis Capaian Kinerja

Hasil pengukuran kinerja Direktorat BBM sangat berkaitan dengan fungsi BPH Migas yaitu melakukan regulasi, supervisi dan dispute resolusi, regulasi di bidang BBM yaitu :

a. Pelaksanaan dan pengawasan sistem pendistribusian tertutup jenis minyak tanah bersubsidi untuk rumah tangga dan usaha kecil;

b. Pengaturan dan pengawasan atas pelaksanaan penyediaan dan pendistribusian BBM penerbangan di Bandar Udara (Aviasi);

c. Pedoman penetapan wilayah distribusi niaga Jenis BBM Tertentu;

d. Penugasan Badan Usaha untuk penyediaan dan pendistribusian Jenis BBM Tertentu;

e. Kewajiban pendaftaran bagi Badan usaha yang melaksanakan kegiatan usaha bahan bakar minyak;

f. Pengaturan dan pengawasan penyediaan dan pendistribusian BBM;

g. Pedoman pemanfaatan bersama fasilitas pengangkutan dan penyimpanan BBM serta fasilitas penunjangnya milik Badan Usaha.

Dalam melakukan pengukuran kinerja Direktorat BBM telah melaksanakan pola pengawasan, antara lain :

A. Pengawasan melalui Pengaturan, meliputi :

- Peraturan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Nomor 06 tahun 2015 tanggal 6 Mei 2015 tentang Penyaluran Jenis Bahan Bakar Minyak

Laporan Kinerja BPH Migas Tahun 2015 26 Tertentu Dan Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan Pada Daerah Yang Belum Terdapat Penyalur;

- Peraturan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Nomor 09 tahun 2015 tanggal 31 Agustus 2015 tentang Penugasan Badan Usaha Untuk Melaksanakan Penyediaan Dan Pendistribusian Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu Dan Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan;

- Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Nomor 02/PSO/BPH MIGAS/KOM/2015 tanggal 15 Januari 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak Dan Gas Bumi Nomor 05/PSO/BPH MIGAS/Kom/2014 Tentang Penetapan Kuota Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu Untuk PT Kereta Api Indonesia (Persero) Tahun 2014;

- Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Nomor 03/PSO/BPH MIGAS/KOM/2015 tanggal 15 Januari 2015 tentang Perubahan Atas Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak Dan Gas Bumi Nomor 21/PSO/BPH MIGAS/KOM/2014 Tentang Penetapan Kuota Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu Untuk PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Tahun 2014;

- Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Nomor 04/PSO/BPH MIGAS/ KOM/ 2015 tanggal 17 Maret 2015 tentang Penugasan Badan Usaha Untuk Melaksanakan Penyediaan Dan Pendistribusian Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu Tahun 2015.

- Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Nomor Nomor 07/PSO/BPH MIGAS/KOM/2015 tanggal 25 Maret 2015 tentang Penetapan Kuota Jenis BBM Tertentu Untuk PT Kereta Api Indonesia (Persero) Tahun 2015;

- Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Nomor Nomor 11/PSO/BPH MIGAS/KOM/2015 tanggal 20 April 2015 tentang Kuota Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu Untuk PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) Tahun 2015;

- Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Nomor 14/PSO/BPH MIGAS/KOM/2015 tanggal 5 Mei 2015 tentang Kuota

Laporan Kinerja BPH Migas Tahun 2015 27 Volume Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu Per Kabupaten/Kota Tahun 2015;

- Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Nomor 15/PSO/BPH MIGAS/KOM/2015 tanggal 5 Mei 2015 tentang Penyediaan dan Pendistribusian Kuota Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu Per Kabupaten/Kota oleh PT Pertamina (Persero) Tahun 2015; - Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Nomor

16/PSO/BPH MIGAS/KOM/2015 tanggal 5 Mei 2015 tentang Penugasan PT Pertamina (Persero) Untuk Melaksanakan Penyediaan Dan Pendistribusian Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan Tahun 2015;

- Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Nomor 17/PSO/BPH MIGAS/KOM/2015 tanggal 5 Mei 2015 tentang Penyediaan dan Pendistribusian Kuota Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu Per Kabupaten/Kota oleh PT AKR Corporindo Tbk Tahun 2015;

- Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Nomor Nomor 18/PSO/BPH MIGAS/KOM/2015 tanggal 5 Mei 2015 tentang Penugasan PT AKR Corporindo Tbk Sebagai Pendamping PT Pertamina (Persero) Untuk Melaksanakan Penyediaan Dan Pendistribusian Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan Tahun 2015;

- Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Nomor 19/PSO/BPH MIGAS/KOM/2015 tanggal 8 Mei 2015 tentang Kuota Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu Untuk Konsumen Pengguna Transportasi Angkutan Umum Berupa Kapal Berbendera Indonesia Untuk Angkutan Sungai, Danau Dan Penyeberangan Tahun 2015;

- Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Nomor 26/PSO/BPH MIGAS/KOM/2015 tanggal 8 September 2015 tentang Penetapan Kuota Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu Untuk Kapal Perintis Tahun 2015;

- Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Nomor Nomor 30/P3JBT/BPH MIGAS/KOM/2015 tanggal 27 Oktober 2015

Laporan Kinerja BPH Migas Tahun 2015 28 tentang Penugasan Badan Usaha Untuk Melaksanakan Penyediaan Dan Pendistribusian Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu Tahun 2016;

- Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Nomor 31/PSO/BPH MIGAS/KOM/2015 tanggal 6 November 2015 tentang Perubahan Atas Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak Dan Gas Bumi Nomor 14/PSO/BPH MIGAS/KOM/2015 Tentang Kuota Volume Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu Per Kabupaten/Kota Tahun 2015;

- Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Nomor 32/PSO/BPH MIGAS/KOM/2015 tanggal 6 November 2015 tentang Perubahan Atas Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak Dan Gas Bumi Nomor 15/PSO/BPH MIGAS/Kom/2015 Tentang Penyediaan dan Pendistribusian Kuota Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu Per Kabupaten/Kota oleh PT Pertamina (Persero) Tahun 2015;

- Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Nomor 33/PSO/BPH MIGAS/KOM/2015 tanggal 6 November 2015 tentang Perubahan Atas Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak Dan Gas Bumi Nomor 17/PSO/BPH MIGAS/KOM/2015 Tentang Penyediaan Dan Pendistribusian Kuota Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu Per Kabupaten/Kota Oleh PT AKR Corporindo Tbk Tahun 2015;

- Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Nomor Nomor 34/P3JBKP/BPH MIGAS/KOM/2015 tanggal 13 November 2015 tentang Penugasan PT Pertamina (Persero) Untuk Melaksanakan Penyediaan Dan Pendistribusian Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan Tahun 2016;

- Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Nomor 35/P3JBT/BPH MIGAS/KOM/2015 tanggal 10 Desember 2015 tentang Penetapan Kuota Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu Jenis Minyak Solar (Gas Oil) Untuk PT Kereta Api Indonesia (Persero) Tahun 2016;

B. Pelaksanaan Pengawasan oleh BPH Migas, meliputi :

- Pengawasan Penyediaan dan Pendistribusian BBM PSO (BBM Bersubsidi) yang dilaksanakan oleh Badan Usaha Penugasan;

Laporan Kinerja BPH Migas Tahun 2015 29 - Pengawasan Penyediaan dan Pendistribusian BBM Non PSO;

- Pengawasan supply-demand di rantai pasok BBM;

- Pengawasan supply-demand BBM pada hari besar;

- Pengawasan Terhadap Harga Jual Eceran BBM sesuai dengan Perpres Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran BBM;

- Monitoring dan inventarisasi wilayah penyediaan dan pendistribusian jenis BBM minyak tanah terkait dengan pelaksanaan program konversi minyak tanah ke LPG 3 kg.

C. Kerjasama dengan pihak lain (Pemda/Polri/Kejaksaan/TNI-AL), meliputi :

- Pengawasan penyalahgunaan pendistribusian BBM;

- Pengawasan, penyelidikan, penyidikan dan keterangan ahli terhadap tindak pidana penyalahgunaan BBM.

Direktorat Gas Bumi mempunyai program strategis yaitu melaksanakan pengaturan, penetapan dan pengawasan terhadap kegiatan pengangkutan Gas Bumi melalui pipa dengan tujuan untuk meningkatkan pengembangan infrastruktur jaringan pipa Gas Bumi dan pemanfaatan Gas Bumi di dalam negeri.

Dalam Penetapan Kinerja Direktorat Gas Bumi Tahun 2015 terdapat 3 Sasaran Strategis (Outcome) yaitu sebagai berikut :

- Terwujudnya Bisnis Hilir Gas Bumi yang efisien, kompetitif, transparan dan sehat yaitu meliputi indikator kinerja kegiatan yaitu jumlah ketetapan tarif pengangkutan Gas Bumi melalui pipa yang wajar dan efisien untuk pengguna pipa (shipper) ruas transmisi, jumlah peraturan pengaturan Akses (Acces Arrangement) pada ruas transmisi dan/atau wilayah jaringan distribusi milik Badan Usaha dan jumlah wilayah untuk penetapan harga Gas Bumi untuk Rumah Tangga dan Pelanggan Kecil.

- Peningkatan Pengembangan Infrastruktur Gas Bumi yaitu Indikator Kinerja Kegiatan yaitu jumlah Lelang Ruas Transmisi dan Wilayah Jaringan Gas

Laporan Kinerja BPH Migas Tahun 2015 30 Bumi, jumlah Pemberian Hak Khusus Ruas Transmisi dan Wilayah Jaringan Distribusi Gas Bumi dan jumlah Kajian Keekonomian Pembentukan Kota Gas.

- Peningkatan Pemanfaatan Gas Bumi di Dalam Negeri yaitu indikator kinerja kegiatan adalah jumlah Pelanggaran Penerapan Tarif Pengangkutan Gas Bumi Melalui Pipa, jumlah Pelanggaran Penerapan Harga Gas Bumi Untuk Rumah Tangga dan Pelanggan Kecil, jumlah Pelanggaran Akun Pengaturan Kegiatan Usaha Gas Bumi Melalui Pipa, jumlah Pelaksanaan Pemanfaatan Bersama Fasilitas Pengangkutan Gas Bumi Melalui Pipa Transmisi dan Jaringan Distribusi Gas Bumi Melalui Pipa, jumlah Pengawasan Badan Usaha Yang Telah Memiliki Hak Khusus, jumlah Gas Bumi yang diangkut melalui pipa (dalam satuan MSCF) dan jumlah Gas Bumi yang diniagakan melalui pipa (dalam satuan MMBTU).

Salah satu tugas pokok dan fungsi Sekretariat BPH Migas adalah penarikan iuran dari Badan Usaha, iuran ini merupakan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Pada tahun anggaran 2015 penerimaan iuran dari Badan Usaha mengalami kenaikan dengan nilai yang sangat baik mencapai 169% dari target yang direncanakan. Rencana penerimaan iuran pada tahun 2015 ditetapkan sebesar Rp. 750 miliyar dan realisasi penerimaan iuran tahun 2015 sebesar Rp. 1.248,1 Miliyar. Hal ini disebabkan oleh bertambahnya jumlah Badan Usaha yang melaksanakan kegiatan usaha hilir migas dan telah membayar iuran pada tahun 2015 serta hasil rekonsiliasi final tahun sebelumnya yang dibayar oleh Badan Usaha.

Penjelasan mengenai pengukuran kinerja masing-masing Direktorat dan Sekretariat yang ada di BPH Migas dijabarkan sebagai berikut:

Laporan Kinerja BPH Migas Tahun 2015 31 3.3.1 Direktorat Bahan Bakar Minyak

Rencana Kinerja Direktorat Bahan Bakar Minyak BPH Migas tahun 2015 terdapat 1 program dan 1 kegiatan serta 1 sasaran strategis. Secara umum sasaran strategis yang dijabarkan dalam indikator kinerja dapat dicapai, namun demikian masih terdapat beberapa hal yang perlu disempurnakan dari pencapaian target sasaran strategis ini. Terhadap sasaran strategis dalam indikator kinerja yang perlu disempurnakan, Direktorat Bahan Bakar Minyak BPH Migas akan melakukan evaluasi agar terdapat perbaikan program di tahun berikutnya.

Pada dasarnya proses monitoring dan evaluasi kinerja dilakukan langsung oleh masing-masing Subdirektorat di lingkungan Direktorat Bahan Bakar Minyak BPH Migas yang bertanggung jawab atas pencapaian sasaran dan program/kegiatan. Melalui proses ini diharapkan adanya upaya-upaya perbaikan kinerja masing-masing Subdirektorat di lingkungan Direktorat Bahan Bakar Minyak BPH Migas, sehingga target kinerja dapat tercapai sebagaimana yang diharapkan.

IKK - 1. Jumlah Perencanaan Pelaksanaan Penyediaan dan Pendistribusian BBM

Tabel 5. Jumlah Perencanaan Pelaksanaan Penyediaan dan Pendistribusian BBM

SASARAN

100 Pengaturan dan Pengawasan

Laporan Kinerja BPH Migas Tahun 2015 32 Dari tabel tersebut diatas terlihat bahwa realisasi terhadap target kinerja adalah sebesar 100 %, hal ini dapat dicapai dikarenakan :

- Terdapat penambahan penugasan amanat Peraturan Presiden Nomor 191 tahun 2014, maka selain dilakukan penetapan Badan Usaha pelaksana penugasan penyediaan dan pendistribusian Jenis BBM Tertentu, juga dilakukan penetapan Badan Usaha pelaksana penugasan penyediaan dan pendistribusian Jenis BBM Khusus Penugasan.

- Adanya perubahan kuota Jenis BBM Tertentu yang disesuaikan dengan realisasi pendistribusian kepada Konsumen Pengguna.

- Terdapat beberapa kali perubahan atas Keputusan Kepala BPH Migas terkait kuota penugasan yang antara lain disebabkan oleh hal sebagai berikut :

 Terdapatnya BBM Khusus Penugasan yaitu BBM Jenis Bensin (Gasoline) Ron Minimum 88 , sehingga komposisi BBM subsidi menjadi berkurang yaitu hanya untuk BBM Jenis Solar dan Minyak Tanah (Kerosene) sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden No. 191 Tahun 2014 Tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran BBM.

 Berubahnya jumlah kuota Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu dari 46.000.000 KL menjadi 17.900.000 KL sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Republik lndonesia Nomor 3 Tahun 2015 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2014 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2015.

Adapun bahan rekomendasi/ pertimbangan yang kemudian dapat ditetapkan dalam Peraturan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi dan Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi tahun 2015 dengan rincian sebagai berikut :

1. Peraturan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Nomor 06 tahun 2015 tanggal 6 Mei 2015 tentang Penyaluran Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu Dan Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan Pada Daerah Yang Belum Terdapat Penyalur;

Laporan Kinerja BPH Migas Tahun 2015 33 2. Peraturan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Nomor 09 tahun 2015 tanggal 31 Agustus 2015 tentang Penugasan Badan Usaha Untuk Melaksanakan Penyediaan Dan Pendistribusian Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu Dan Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan;

3. Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Nomor 02/PSO/BPH MIGAS/KOM/2015 tanggal 15 Januari 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak Dan Gas Bumi Nomor 05/PSO/BPH MIGAS/Kom/2014 Tentang Penetapan Kuota Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu Untuk PT Kereta Api Indonesia (Persero) Tahun 2014;

4. Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Nomor 03/PSO/BPH MIGAS/KOM/2015 tanggal 15 Januari 2015 tentang Perubahan Atas Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak Dan Gas Bumi Nomor 21/PSO/BPH MIGAS/KOM/2014 Tentang Penetapan Kuota Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu Untuk PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Tahun 2014;

5. Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Nomor 04/PSO/BPH MIGAS/ KOM/ 2015 tanggal 17 Maret 2015 tentang Penugasan Badan Usaha Untuk Melaksanakan Penyediaan Dan Pendistribusian Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu Tahun 2015.

6. Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Nomor Nomor 07/PSO/BPH MIGAS/KOM/2015 tanggal 25 Maret 2015 tentang Penetapan Kuota Jenis BBM Tertentu Untuk PT Kereta Api Indonesia (Persero) Tahun 2015;

7. Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Nomor Nomor 11/PSO/BPH MIGAS/KOM/2015 tanggal 20 April 2015 tentang Kuota Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu Untuk PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) Tahun 2015;

8. Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Nomor 14/PSO/BPH MIGAS/KOM/2015 tanggal 5 Mei 2015 tentang Kuota

Laporan Kinerja BPH Migas Tahun 2015 34 Volume Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu Per Kabupaten/Kota Tahun 2015;

9. Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Nomor 15/PSO/BPH MIGAS/KOM/2015 tanggal 5 Mei 2015 tentang Penyediaan dan Pendistribusian Kuota Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu Per Kabupaten/Kota oleh PT Pertamina (Persero) Tahun 2015;

10. Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Nomor 16/PSO/BPH MIGAS/KOM/2015 tanggal 5 Mei 2015 tentang Penugasan PT Pertamina (Persero) Untuk Melaksanakan Penyediaan Dan Pendistribusian Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan Tahun 2015;

11. Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Nomor 17/PSO/BPH MIGAS/KOM/2015 tanggal 5 Mei 2015 tentang Penyediaan dan Pendistribusian Kuota Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu Per Kabupaten/Kota oleh PT AKR Corporindo Tbk Tahun 2015;

12. Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Nomor Nomor 18/PSO/BPH MIGAS/KOM/2015 tanggal 5 Mei 2015 tentang Penugasan PT AKR Corporindo Tbk Sebagai Pendamping PT Pertamina (Persero) Untuk Melaksanakan Penyediaan Dan Pendistribusian Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan Tahun 2015;

13. Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Nomor 19/PSO/BPH MIGAS/KOM/2015 tanggal 8 Mei 2015 tentang Kuota Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu Untuk Konsumen Pengguna Transportasi Angkutan Umum Berupa Kapal Berbendera Indonesia Untuk Angkutan Sungai, Danau Dan Penyeberangan Tahun 2015;

14. Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Nomor 26/PSO/BPH MIGAS/KOM/2015 tanggal 8 September 2015 tentang Penetapan Kuota Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu Untuk Kapal Perintis Tahun 2015;

15. Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Nomor Nomor 30/P3JBT/BPH MIGAS/KOM/2015 tanggal 27 Oktober 2015

Laporan Kinerja BPH Migas Tahun 2015 35 tentang Penugasan Badan Usaha Untuk Melaksanakan Penyediaan Dan Pendistribusian Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu Tahun 2016;

16. Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Nomor 31/PSO/BPH MIGAS/KOM/2015 tanggal 6 November 2015 tentang Perubahan Atas Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak Dan Gas Bumi Nomor 14/PSO/BPH MIGAS/KOM/2015 Tentang Kuota Volume Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu Per Kabupaten/Kota Tahun 2015;

17. Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Nomor 32/PSO/BPH MIGAS/KOM/2015 tanggal 6 November 2015 tentang Perubahan Atas Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak Dan Gas Bumi Nomor 15/PSO/BPH MIGAS/Kom/2015 Tentang Penyediaan dan Pendistribusian Kuota Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu Per Kabupaten/Kota oleh PT Pertamina (Persero) Tahun 2015;

18. Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Nomor 33/PSO/BPH MIGAS/KOM/2015 tanggal 6 November 2015 tentang Perubahan Atas Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak Dan Gas Bumi Nomor 17/PSO/BPH MIGAS/KOM/2015 Tentang Penyediaan Dan Pendistribusian Kuota Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu Per Kabupaten/Kota Oleh PT AKR Corporindo Tbk Tahun 2015;

19. Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Nomor Nomor 34/P3JBKP/BPH MIGAS/KOM/2015 tanggal 13 November 2015 tentang Penugasan PT Pertamina (Persero) Untuk Melaksanakan Penyediaan Dan Pendistribusian Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan Tahun 2016;

20. Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Nomor 35/P3JBT/BPH MIGAS/KOM/2015 tanggal 10 Desember 2015 tentang Penetapan Kuota Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu Jenis Minyak Solar (Gas Oil) Untuk PT Kereta Api Indonesia (Persero) Tahun 2016;

Sesuai dengan Peraturan Presiden No. 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian Dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak,

Laporan Kinerja BPH Migas Tahun 2015 36 dimana Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi diberikan wewenang untuk memberikan penugasan penyediaan dan pendistribusian Jenis BBM Tertentu dan Jenis BBM Khusus Penugasan kepada Badan Usaha melalui proses penunjukan langsung dan/atau seleksi.

Proses P3JBT tahun 2015 tersebut dimulai dengan dibentuknya Tim Persiapan Pelaksanaan Penyediaan Dan Pendistribusian Jenis BBM Tertentu (P3JBT) tahun 2015 yang terdiri dari unsur Kementerian ESDM, Kementerian Keuangan, dan BPH Migas. Tim ini bertugas untuk melakukan seleksi terhadap Badan Usaha yang akan ditunjuk untuk mendapat penugasan Penyediaan Dan Pendistribusian Jenis BBM Tertentu (P3JBT) tahun 2015.

Dalam pelaksanaannya, BPH Migas telah mengundang sebanyak 82 Badan Usaha pemilik Izin Usaha Niaga Umum dan memiliki Nomor Registrasi Usaha (NRU) untuk mengikuti penjelasan umum dan seleksi Badan Usaha P3JBT. Dari 82 Badan Usaha yang diundang tersebut sebanyak 27 Badan Usaha yang hadir untuk mengikuti penjelasan umum konsep P3JBT yang dilaksanakan pada tanggal 19 Juni 2014.

Tahap selanjutnya pendaftaran dan pengambilan dokumen seleksi P3JBT tahun 2015 terdapat 22 Badan Usaha yang melakukan pendaftaran dan mengambil dokumen seleksi.

Dari 22 Badan Usaha yang mengambil dokumen seleksi tersebut sebanyak 5 Badan Usaha yang memasukkan Dokumen Penawaran yaitu PT Pertamina (Persero), PT AKR Corporindo Tbk, PT Surya Parna Niaga, PT Nusantara Sumber Energy, dan PT Tri Wahana Universal.

Setelah dilakukan evaluasi dan klarifikasi Dokumen Penawaran Badan

Usaha dan melalui Sidang Komite BPH Migas diputuskan bahwa terdapat 2 Badan Usaha yang memenuhi evaluasi Dokumen Penawaran yaitu PT Pertamina (Persero) dan PT AKR Corporindo Tbk.

Selanjutnya setelah melalui verifikasi lapangan dan melalui Sidang Komite BPH Migas tanggal 4 Desember 2014 ditetapkan 2 Badan Usaha yang

Laporan Kinerja BPH Migas Tahun 2015 37 diberikan penugasan untuk melakukan penyediaan dan pendistribusian BBM Jenis Tertentu tahun 2015 :

a. Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Nomor:30/PSO/BPH Migas/Kom/2014 tanggal 04 Desember 2014 tentang Penugasan PT Pertamina (Persero) untuk Melaksanakan Penyediaan dan Pendistribusian Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu Jenis Bensin Premium (Mogas 88), Jenis Minyak tanah (Kerosene), dan jenis Minyak Solar (Gas Oil) tahun 2015.

b. Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Nomor:31/PSO/BPH Migas/Kom/2014 tanggal 04 Desember 2014 tentang Penugasan PT AKR Corporindo dalam Penyediaan dan Pendistribusian Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu Jenis Bensin Premium (Mogas 88) dan Jenis Minyak Solar (Gasoil) Tahun 2015.

Selanjutnya dengan berpedoman pada Peraturan Presiden Nomor 191 tahun 2014 tersebut BPH Migas menetapkan Peraturan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Nomor 09 tahun 2015 tentang Penugasan Badan Usaha untuk melaksanakan penyediaan dan pendistribusian Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu dan Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan.

Dengan berpedoman pada kedua peraturan tersebut dan dalam rangka menjaga ketersediaan dan kelancaran distribusi Bahan Bakar Minyak ke seluruh Negara Kesatuan Republik Indonesia maka Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi telah melakukan revisi terhadap Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Nomor 30/PSO/BPH Migas/Kom/2014 dan Nomor 31/PSO/BPH Migas/Kom/2014 menjadi Surat Keputusan Kepala BPH Migas Nomor 04/PSO/BPH Migas/KOM/2015 tentang Penugasan Badan Usaha Untuk Melaksanakan Penyediaan dan Pendistribusian Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu Tahun 2015 yang menetapkan Badan Usaha pelaksana penugasan penyediaan dan pendistribusian Jenis BBM Tertentu tahun 2015 yaitu PT Pertamina (Persero) dan PT AKR Corporindo Tbk. Berdasarkan penetapan tersebut PT Pertamina

Laporan Kinerja BPH Migas Tahun 2015 38 (Persero) diberi penugasan sebesar 17.275.000 KL dan untuk PT AKR Corporindo Tbk sebesar 625.000 KL dengan rincian volume penugasan sebagai berikut :

Tabel 6. Penugasan Badan Usaha Pelaksana JBT tahun 2015

Jenis BBM Tertentu (JBT)

Volume JBT Berdasarkan Kuota APBN-P 2015

SK Penugasan BPH Migas Nomor 04/PSO/BPH Migas/KOM/2015

(KL/Tahun) (KL/Tahun) (KL/Tahun)

Premium - - - Minyak Tanah 850.000 850.000 -

Minyak Solar 17.050.000 16.425.000 625.000

Total 17.900.000 17.275.000 625.000

Adapun total volume Jenis BBM Tertentu yang harus disalurkan oleh Badan Usaha Pelaksana Penugasan Penyediaan dan Pendistribusian Jenis BBM Tertentu Tahun 2015 adalah sebanyak 17.900.000 KL, dimana PT

Adapun total volume Jenis BBM Tertentu yang harus disalurkan oleh Badan Usaha Pelaksana Penugasan Penyediaan dan Pendistribusian Jenis BBM Tertentu Tahun 2015 adalah sebanyak 17.900.000 KL, dimana PT

Dalam dokumen BAB I PENDAHULUAN Dasar Hukum BPH Migas (Halaman 25-69)