Laporan Kinerja BPH Migas Tahun 2015 1 BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Dasar Hukum BPH Migas
1. Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2001 Nomor 136, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4152);
2. Peraturan Pemerintah Nomor 67 Tahun 2002 tentang Badan Pengatur Penyediaan dan Pendistribusian Bahan Bakar Minyak dan Kegiatan Usaha Pengangkutan Gas Bumi Melalui Pipa (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 141, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4253);
3. Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2004 tentang Kegiatan Usaha Hilir Minyak dan Gas Bumi (Lembaran Negara Republik lndonesia Tahun 2004 Nomor 124, Tambahan Lembaran Negara Republik lndonesia Nomor 4436) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 2009 (Lembaran Negara Republik lndonesia Tahun 2009 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republik lndonesia Republik lndonesia Nomor 4996);
4. Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2006 tentang Besaran dan Penggunaan Iuran Badan Usaha Dalam Kegiatan Penyediaan dan Pendistribusian Bahan Bakar Minyak dan Pengangkutan Gas Bumi Melalui Pipa (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 2, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4596);
5. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 86 Tahun 2002 tanggal 30
Desember 2002 tentang Pembentukan Badan Pengatur Penyediaan dan
Pendistribusian Bahan Bakar Minyak dan Kegiatan Usaha Pengangkutan
Gas Bumi Melalui Pipa;
Laporan Kinerja BPH Migas Tahun 2015 2 6. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 56/PMK.02/2007 tanggal 5 Juni 2007 tentang Penggunaan Iuran untuk Pembiayaan Pelaksanaan Rencana Kerja dan Anggaran Badan Pengatur;
7. Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 60/KMK.02/2008 tanggal 25 Maret 2008 tentang Persetujuan Penggunaan Sebagai Dana Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berasal dari Iuran Badan Usaha Penyediaan dan Pendistribusian Bahan Bakar Minyak dan Pengangkutan Gas Bumi Melalui Pipa pada Badan Pengatur.
8. Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya mineral Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2012 tentang Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat dan Direktorat pada Badan Pengatur Penyediaan dan pendistribusian Bahan Bakar Minyak dan Kegiatan Usaha Pengangkutan Gas Bumi melalui pipa.
1.2. Gambaran Umum Kegiatan Hilir Migas
Sektor energi dan sumber daya mineral memiliki peranan yang sangat penting dalam pembangunan nasional terutama peranan minyak dan Gas Bumi. Kebutuhan minyak dan Gas Bumi yang semakin meningkat dari tahun ke tahun, dikarenakan peningkatan laju pertumbuhan penduduk dan industrialisasi. Pada era perekonomian yang relatif terbuka seperti saat ini, kondisi global turut berdampak terhadap perkembangan nasional khususnya dalam bidang ekonomi. Beberapa perkembangan lingkungan global yang telah mempengaruhi kondisi nasional, antara lain: pergerakan harga minyak dunia, komoditi pangan dan tambang serta pergerakan nilai tukar rupiah. Terkait pengelolaan subsektor minyak dan Gas Bumi, pergerakan harga minyak dunia sangat dominan mempengaruhi kondisi nasional.
Reformasi regulasi di bidang minyak dan Gas Bumi baik di bidang hulu
maupun hilir migas, dengan diterbitkannya Undang-undang Nomor 22 tahun
2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, di bidang hilir migas regulasi ini mengatur
Laporan Kinerja BPH Migas Tahun 2015 3 mengenai kegiatan usaha yang bertumpu pada kegiatan usaha pengolahan, pengangkutan dan/atau niaga. Pengolahan adalah kegiatan memurnikan, memperoleh bagian-bagian, mempertinggi mutu dan mempertinggi nilai tambah minyak bumi dan/atau Gas Bumi, tetapi tidak termasuk pengolahan lapangan. Pengangkutan adalah kegiatan pemindahan minyak bumi, Gas Bumi dan/atau hasil olahannya dari wilayah kerja atau dari tempat penampungan dan pengolahan termasuk pengangkutan Gas Bumi melalui pipa transmisi dan distribusi. Penyimpanan adalah kegiatan penerimaan, pengumpulan, penampungan dan pengeluaran minyak bumi dan/atau Gas Bumi. Niaga adalah kegiatan pembelian, penjualan, ekspor, impor minyak bumi dan/atau hasil olahannya termasuk niaga Gas Bumi melalui pipa.
Untuk melaksanakan tugas pengaturan dan pengawasan ketersediaan dan pendistribusian BBM serta pengangkutan Gas Bumi melalui pipa sebagaimana dimaksud dalam pasal 8 Undang-undang Nomor 22 tahun 2001, bahwa pemerintah memberikan prioritas terhadap pemanfaatan Gas Bumi untuk kebutuhan dalam negeri dan bertugas menyediakan strategis minyak bumi guna mendukung penyediaan BBM dalam negeri yang diatur lebih lanjut dengan Peraturan pemerintah, pemerintah wajib menjamin ketersediaan dan kelancaran pendistribusian BBM yang merupakan komoditas vital dan mengusai hajat hidup orang banyak di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kegiatan pengangkutan Gas Bumi melalui pipa yang menyangkut kepentingan umum, pengusahaannya diatur agar pemanfaatannya terbuka bagi semua pemakai.
Badan Pengatur Hilir Migas yang selanjutnya disebut BPH Migas terdiri
atas Komite dan bidang, yang dimaksud bidang adalah Direktorat BBM,
Direktorat Gas Bumi dan Sekretariat, secara sinergi telah melakukan kegiatan
pengaturan dan pengawasan yang berupa penyiapan perangkat aturan
pelaksanaan yang berupa pedoman, juklak/juknis, perencanaan supply–
Laporan Kinerja BPH Migas Tahun 2015 4 demand BBM, monitoring serta evaluasi atas kegiatan yang dilakukan oleh Badan Usaha, pembangunan sistem penyediaan dan pendistribusian BBM dan pengangkutan Gas Bumi melalui pipa, verifikasi volume penjualan Bahan Bakar Minyak bersubsidi, sosialisasi tentang pendistribusian jenis Bahan Bakar Minyak tertentu dengan kartu kendali pada daerah tertentu dan rapat koordinasi dengan instansi terkait.
Disamping itu BPH Migas melakukan kerjasama dengan TNI Angkatan Laut untuk melakukan pengawasan, penindakan atas dugaan adanya penyalahgunaan BBM bersubsidi di laut, sedangkan kerjasama dengan Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) untuk melakukan penindakan atas dugaan adanya penyalahgunaan BBM bersubsidi melalui pengiriman saksi ahli sebagai pelaksanaan penegakan hukum sesuai ketentuan Pasal 50 jo Pasal 55 Undang-undang Nomor 22 tahun 2001.
1.3. Fungsi dan Tugas BPH Migas
Sesuai Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Undang Undang Minyak dan Gas Bumi dan Peraturan Pemerintah Nomor 67 Tahun 2002 tentang fungsi dan tugas Badan Pengatur Penyediaan dan Pendistribusian Bahan Bakar Minyak dan Kegiatan Usaha Pengangkutan Gas Bumi Melalui Pipa (BPH Migas), adalah melakukan pengaturan dan pengawasan terhadap pelaksanaan penyediaan dan pendistribusian Bahan Bakar Minyak dan pengangkutan Gas Bumi melalui pipa, dalam suatu pengaturan agar ketersediaan dan distribusi BBM yang ditetapkan Pemerintah dapat terjamin di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia serta meningkatkan pemanfaatan Gas Bumi di dalam negeri.
Sesuai dengan Pasal 46 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2001 BPH
Migas mempunyai tugas sebagai berikut :
Laporan Kinerja BPH Migas Tahun 2015 5 - Ketersediaan dan distribusi Bahan Bakar Minyak;
- Cadangan Bahan Bakar Minyak Nasional;
- Pemanfaatan fasilitas pengangkutan dan penyimpanan Bahan Bakar Minyak;
- Tarif pengangkutan Gas Bumi melalui pipa;
- Harga Gas Bumi untuk Rumah Tangga dan Pelanggan Kecil;
- Pengusahaan Transmisi dan Distribusi Gas Bumi.
Dari tugas sebagaimana tersebut diatas wewenang yang dimiliki oleh BPH Migas dalam keputusannya yang meliputi :
a. Menetapkan kewajiban Badan Usaha yang akan atau telah melakukan penyediaan dan distribusi BBM di Indonesia untuk melakukan operasi di daerah yang mekanisme pasarnya belum berjalan dan daerah terpencil;
b. Menetapkan volume alokasi cadangan BBM dari masing-masing Badan Usaha sesuai dengan Izin usaha untuk memenuhi cadangan nasional BBM yang ditetapkan pemerintah;
c. Menetapkan pemanfaatan bersama atas fasilitas pengangkutan dan penyimpanan BBM serta fasilitas penunjangnnya milik Badan Usaha dalam kondisi yang sangat diperlukan dan/atau untuk menunjang optimasi distribusi di daerah terpencil;
d. Menetapkan tarif pengangkutan Gas Bumi melaui pipa sesuai dengan prinsip tekno-ekonomi;
e. Menetapkan harga Gas Bumi untuk Rumah Tangga dan Pelanggan Kecil dengan mempertimbangkan kemampuan dan daya beli masyarakat;
f. Menetapkan dan memberlakukan Sistem Informasi pengusahaan dan akun pengaturan pada Badan Usaha yang melakukan kegiatan usaha pengangkutan Gas Bumi melalui pipa;
g. Menyelesaikan perselisihan yang timbul terhadap pemegang hak khusus
pengangkutan Gas Bumi melalui pipa dan/atau yang berkaitan dengan
pelaksanaan kegiatan pengangkutan Gas Bumi melalui pipa;
Laporan Kinerja BPH Migas Tahun 2015 6 h. Mengusulkan kepada Menteri Keuangan mengenai besaran iuran Badan Usaha yang mempunyai kegaiatan usaha di bidang penyediaan dan distribusi BBM serta pengangkutan Gas Bumi melalui pipa dan menetapkan biaya hak khusus pengangkutan Gas Bumi melalui pipa;
i. Memberikan hak khusus pengangkutan Gas Bumi melalui pipa pada ruas tertentu dari transmisi Gas Bumi dan pada wilayah tertentu dari jaringan distribusi Gas Bumi melalui lelang berdasarkan Rencana Induk Jaringan Transmisi dan Distribusi Gas Bumi Nasional.
1.4. Struktur Organisasi BPH Migas
Struktur Organisasi BPH Migas mengacu Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2012 tentang Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat dan Direktorat pada Badan Pengatur Penyediaan dan Pendistribusian Bahan Bakar Minyak dan Kegiatan Usaha Pengangkutan Gas Bumi Melalui Pipa.
BPH Migas mempunyai struktur organisasi yang terdiri dari :
A. Komite, terdiri dari 9 anggota dan 1 anggota merangkap sebagai Ketua Komite/Kepala BPH Migas.
B. Sekretariat BPH Migas, terdiri dari : - Bagian Perencanaan dan Keuangan;
- Bagian Hukum dan Hubungan Masyarakat;
- Bagian Umum dan Kepegawaian;
masing-masing Bagian membawahi 3 Sub Bagian;
- Kelompok Jabatan Fungsional.
Sekretariat BPH Migas mempunyai tugas melaksanakan pemberian
dukungan administrasi kepada BPH Migas, serta koordinasi pelaksanaan
Laporan Kinerja BPH Migas Tahun 2015 7 tugas, pembinaan, dan pelayanan administrasi di lingkungan Sekretariat BPH Migas dan Direktorat.
Dalam melaksanakan tugasnya Sekretariat BPH Migas menyelenggarakan fungsi:
a. Pemberian dukungan administrasi kepada BPH Migas;
b. Koordinasi pelaksanaan kegiatan Sekretariat BPH Migas dan Direktorat;
c. Koordinasi dan penyusunan rencana, program dan anggaran, laporan, akuntabilitas, dan evaluasi kinerja;
d. Pengelolaan administrasi perbendaharaan, iuran Badan Usaha, barang milik Negara, dan urusan akuntansi;
e. Koordinasi dan penyusunan peraturan perundang-undangan, pemberian pertimbangan dan bantuan hukum, pengelolaan informasi dan dokumentasi hukum, serta urusan hubungan masyarakat; dan
f. Pengelolaan urusan ketatausahaan, perlengkapan, rumah tangga, kearsipan, keprotokolan, kepegawaian, organisasi dan tata laksana, serta pengelolaan data dan informasi.
Gambar 1.
Laporan Kinerja BPH Migas Tahun 2015 8 C. Direktorat Bahan Bakar Minyak, terdiri dari :
- Subdirektorat Pengaturan Bahan Bakar Minyak;
- Subdirektorat Pengawasan Bahan Bakar Minyak;
- Subdirektorat Pemantauan Cadangan dan Pengelolaan Informasi Bahan Bakar Minyak;
Masing-masing Subdirektorat terdiri dari 2 (dua) seksi;
- Kelompok Jabatan Fungsional.
Direktorat Bahan Bakar Minyak mempunyai tugas melaksanakan penyiapan pengaturan ketersediaan dan distribusi, dan pemantauan cadangan Bahan Bakar Minyak yang ditetapkan oleh Pemerintah, serta pengelolaan informasi dan pengawasan pelaksanaan penyediaan dan pendistribusian Bahan Bakar Minyak yang ditetapkan oleh Pemerintah.
Direktorat Bahan Bakar Minyak menyelenggarakan fungsi :
a. Penyiapan perumusan pengaturan dan pedoman ketersediaan dan distribusi Bahan Bakar Minyak yang ditetapkan oleh Pemerintah;
b. Pelaksanaan pengawasan, pemberian pertimbangan dan rekomendasi hasil pengawasan pelaksanaan penyediaan dan pendistribusian Bahan Bakar Minyak yang ditetapkan oleh Pemerintah;
c. Pelaksanaan pemantauan cadangan Bahan Bakar Minyak yang ditetapkan oleh Pemerintah; dan
d. Pengelolaan data dan informasi, registrasi Badan Usaha, serta
penyelesaian perselisihan kegiatan penyediaan dan pendistribusian
Bahan Bakar Minyak yang ditetapkan oleh Pemerintah.
Laporan Kinerja BPH Migas Tahun 2015 9 Gambar 2.
D. Direktorat Gas Bumi, terdiri dari :
- Subdirektorat Pengaturan pemanfaatan fasilitas pengangkutan Gas Bumi melalui pipa;
- Subdirektorat pengaturan akun, tariff dan harga Gas Bumi melalui pipa;
- Subdirektorat pengawasan dan pengelolaan informasi Gas Bumi melalui pipa;
Masing-masing Subdirektorat terdiri dari 2 (dua) seksi;
- Kelompok Jabatan Fungsional.
Direktorat Gas Bumi mempunyai tugas melaksanakan penyiapan pengaturan
hak khusus, pemanfaatan fasilitas pengangkutan, akun pengaturan, tariff, dan
harga, serta pengawasan dan pengelolaan informasi kegiatan pengangkutan
Gas Bumi melalui pipa dan niaga Gas Bumi yang memiliki jaringan distribusi.
Laporan Kinerja BPH Migas Tahun 2015 10 Direktorat Gas Bumi menyelenggarakan fungsi :
a. Penyiapan perumusan pengaturan hak khusus dan pemanfaatan fasilitas pengangkutan pada kegiatan pengangkutan Gas Bumi melalui pipa dan niaga Gas Bumi yang memiliki fasilitas jaringan distribusi;
b. Penyiapan perumusan akun pengaturan dan tariff pengangkutan Gas Bumi melalui pipa, dan pengaturan harga Gas Bumi melalui pipa untuk Rumah Tangga dan Pelanggan Kecil;
c. Pelaksanaan pengawasan kegiatan pengangkutan Gas Bumi melalui pipa dan niaga Gas Bumi yang yang memiliki fasilitas jaringan distribusi; dan d. Pengelolaan informasi kegiatan pengangkutan Gas Bumi melalui pipa dan
niaga Gas Bumi yang memiliki fasilitas jaringan distribusi.
Gambar 3.
1.5. Sumber Daya BPH Migas
Sumber daya BPH Migas terdiri dari 9 orang anggota Komite, salah satu
anggota komite merangkap Ketua Komite sekaligus sebagai Kepala BPH
Migas serta dibantu oleh tenaga operasional sebanyak 118 PNS (Pegawai
Laporan Kinerja BPH Migas Tahun 2015 11 Negeri Sipil) yang dipekerjakan dan PTT (Pegawai Tidak Tetap) sebanyak 145.
Kekuatan PNS yang dipekerjakan tersebar di masing-masing unit kerja di lingkungan BPH Migas adalah sebagai berikut :
a. Unit Kerja Direktorat BBM berjumlah 38 orang;
b. Unit Kerja Direktorat Gas Bumi berjumlah 32 orang;
c. Unit Kerja Sekretariat berjumlah 48 orang.
Tabel 1. Status Kepegawaian BPH Migas Berdasarkan Tingkat Pendidikan
Per 31 Desember 2015
No Unit Kerja SLTA/D3 S1 S2 S3 Jumlah
1 Komite - 1 5 3 9
2 Sekretariat 4 40 12 1 57
3 Direktorat BBM - 56 14 - 70
4 Direktorat Gas Bumi 1 43 8 - 52
Jumlah 5 140 39 4 188
Laporan Kinerja BPH Migas Tahun 2015 12 Grafik 1. Status Kepegawaian BPH Migas Per 31 Desember 2015
1.6. Peran BPH Migas Sebagai Regulator
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral sebagai pembuat kebijakan pada bidang Hulu – Hilir Migas dan Direktorat Jenderal Migas sebagai perangkat dibawahnya yang melaksanakan regulasi di bidang Hulu Migas dan sebagian Hilir Migas yaitu untuk Bahan Bakar Lain (BBL) dan Gas Bumi Non pipa.
Sedangkan regulator di bidang Hilir Migas yang bertugas mengawasi pelaksanaan penyediaan dan pendistribusian Bahan Bakar Minyak dan Pengangkutan Gas Bumi melalui pipa dilakukan oleh Badan Pengatur Hilir Migas (BPH Migas).
Sebagai regulator di bidang Hilir Migas, BPH Migas berperan sebagai:
Regulatory Body, membuat aturan main yang sehat, wajar dan transparan.
Supervisory Body, mengawasi pelaksanaan kegiatan usaha hilir migas.
Dispute Resolution Body, menyelesaikan perselisihan yang timbul dalam kegiatan hilir migas.
0 10 20 30 40 50 60 70
SLTA/D3 S1 S2 S3 Jumlah
1 Komite 0 1 5 3 9
2 Sekretariat 4 40 12 1 57
3 Direktorat BBM 0 56 14 0 70
4 Direktorat Gas Bumi 1 43 8 0 52
Laporan Kinerja BPH Migas Tahun 2015 13 BAB II
RENCANA KINERJA DAN PERJANJIAN KINERJA
2.1. Rencana Strategis
Rencana Strategis dalam sistem akuntabilitas kinerja BPH Migas merupakan tahapan awal yang harus dilakukan agar mampu menjawab tuntutan lingkungan strategis lokal, nasional dan global serta tetap berada dalam tatanan sistem Administrasi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Rencana strategis memuat visi, misi, tujuan, dan sasaran strategis.
2.1.1. Visi
Terwujudnya penyediaan dan pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM) di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan meningkatnya pemanfaatan Gas Bumi di dalam negeri melalui persaingan usaha yang wajar, sehat dan transparan bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.
2.1.2. Misi
Melakukan pengaturan dan pengawasan secara independen atas pelaksanaan kegiatan usaha penyediaan dan pendistribusian BBM dan peningkatan pemanfaatan Gas Bumi di dalam negeri.
2.1.3. Tujuan
1) Mewujudkan organisasi BPH Migas yang handal, kredibel, dan kuat dalam melakukan pengaturan dan pengawasan penyediaan dan pendistribusian BBM dan mengoptimalkan sistem pengaturan dan pengawasan kegiatan usaha pengangkutan gas bumi melalui pipa dalam rangka meningkatkan pemanfaatan gas bumi dalam negeri.
2) Mewujudkan BPH Migas yang good governance dan terwujudnya citra
BPH Migas yang baik ditingkat nasional dan internasional.
Laporan Kinerja BPH Migas Tahun 2015 14 2.1.4. Sasaran
1) Tersedianya Pengaturan dan Penetapan serta Terlaksananya Pengawasan Penyediaan dan Pendistribusian BBM di Seluruh Wilayah NKRI;
2) Terwujudnya bisnis hilir gas bumi yang efisien kompetitif, transparan dan sehat;
3) Peningkatan pengembangan infrastruktur gas bumi;
4) Peningkatan pemanfaatan gas bumi di dalam negeri;
5) Dukungan Manajemen dan Dukungan Pelaksanaan Tugas Teknis BPH Migas.
2.2. Rencana Kinerja Tahunan
Tabel 2. Rencana Kinerja Tahunan BPH Migas Tahun 2015 Sasaran Strategis
(Outcome)
Indikator Kinerja Target Alokasi Anggaran (Miliyar Rupiah)
(1) (2) (3) (4)
Tersedianya Pengaturan dan Penetapan serta Terlaksananya Pengawasan Penyediaan dan Pendistribusian BBM di Seluruh Wilayah NKRI
Jumlah Perencanaan Pelaksanaan Penyediaan
dan Pendistribusian BBM 24 Laporan 22,53 Jumlah Pelaksanaan dan
Pengawasan atas Penyediaan dan Pendistribusian BBM
15 Laporan 28,37
Jumlah Peraturan/ Juklak/
Juknis/SOP Bidang Penyediaan dan Pendistribusian BBM
2 Laporan 2,45
Laporan Kinerja BPH Migas Tahun 2015 15 Sasaran Strategis
(Outcome)
Indikator Kinerja Target Alokasi Anggaran (Miliyar Rupiah)
(1) (2) (3) (4)
Jumlah Pengelolaan Data Informasi dan Sistem Pengawasan Penyediaan
dan Pendistribusian BBM 6 Laporan 3,64
Jumlah Layanan Dukungan
Manajemen Bidang BBM 2 Laporan 7,48
Terwujudnya bisnis hilir gas bumi yang efisien kompetitif, transparan dan sehat
Jumlah penetapan tarif pengangkutan gas bumi
melalui pipa 1 Laporan 0,87
Jumlah penetapan harga gas bumi untuk rumah tangga (RT) dan pelanggan kecil (PK)
1 Laporan 0,80
Terwujudnya bisnis hilir gas bumi yang efisien kompetitif, transparan dan sehat
Jumlah laporan monitoring, evaluasi dan pengawasan pengangkutan gas bumi melalui pipa
1 Laporan 0,51
Peningkatan pengembangan infrastruktur gas bumi
Jumlah lelang ruas transmisi dan/atau wilayah jaringan distribusi gas bumi
3 Laporan
4,13 Jumlah penetapan
pengaturan akses (access agreement) pada ruas transmisi dan/atau jaringan distribusi gas bumi milik badan usaha
1 Laporan
0,40
Jumlah pemanfaatan bersama fasilitas
pengangkutan gas bumi melalui pipa transmisi dan/atau jaringan distribusi gas bumi melalui pipa
1 Laporan
8,72
Laporan Kinerja BPH Migas Tahun 2015 16 Sasaran Strategis
(Outcome)
Indikator Kinerja Target Alokasi Anggaran (Miliyar Rupiah)
(1) (2) (3) (4)
Jumlah pemberian hak khusus pengangkutan dan/atau niaga gas bumi melalui pipa
1 Laporan 0,70
Peningkatan pemanfaatan gas bumi di dalam negeri
Jumlah pengusahaan transmisi dan distribusi gas bumi
15 Laporan 6,24
Jumlah layanan data dan informasi kegiatan usaha gas bumi melalui pipa
1 Laporan 1,15
Jumlah layanan manajemen
direktorat gas bumi 7 Laporan 5,11
Dukungan Manajemen dan Dukungan
Pelaksanaan Tugas Teknis BPH Migas
Jumlah dokumen
perencanaan 3 Dokumen 2,81
Jumlah laporan keuangan
dan evaluasi 6 Laporan 6,20
Layanan kepegawaian, organisasi dan
ketatalaksanaan
13 Laporan 16,95
Dukungan Manajemen dan Dukungan
Pelaksanaan Tugas Teknis BPH Migas
Jumlah regulasi bidang hilir
migas 6 Regulasi 2,12
Layanan informasi, hukum
dan humas 5 Laporan 18,64
Jumlah pemberian
pertimbangan dan litigasi serta layanan pengaduan hilir migas
3 Laporan 6,08
Jumlah penerimaan iuran
badan usaha 750 Miliyar 8,68
Layanan perkantoran 12 Bulan
Layanan 193,60
Laporan Kinerja BPH Migas Tahun 2015 17 2.3. Perjanjian Kinerja
2.3.1. Perjanjian Kinerja Eselon I
Sasaran Strategis Uraian Satuan Output
Tersedianya Pengaturan dan Penetapan serta Terlaksananya Pengawasan Penyediaan dan Pendistribusian BBM di Seluruh Wilayah NKRI
Prosentase Pengendalian Kuota Volume Jenis BBM Tertentu Yang Ditugaskan Kepada Badan Usaha
Prosentase 100
Prosentase Peningkatan Volume Konsumsi BBM Non Subsidi Dalam Rangka Menuju Pasar Terbuka Yang Diatur
Prosentase 10
Jumlah Hari Ketahanan Cadangan BBM Nasional dari Masing-masing Badan Usaha
Hari 21
Peningkatan Pengembangan Infrastruktur Gas Bumi
Jumlah Peningkatan
Pengembangan Infrastruktur Ruas Transmisi dan/atau Wilayah Jaringan Distribusi Gas Bumi Melalui Pipa
Kilometer 13.105
Terwujudnya Bisnis Hilir Gas Bumi yang Efisien. Kompetitif, Transparan dan
Sehat Volume Pengangkutan dan
Niaga Gas Bumi Melalui Pipa MSCF 1.791.591.994 Peningkatan
Pemanfaatan Gas Bumi di Dalam Negeri
Dukungan Manajemen dan Dukungan
Pelaksanaan Tugas Teknis BPH Migas
Indeks Kepuasan Pelayanan BPH Migas Kepada Badan Usaha Pembayar Iuran
Nilai Mutu
Layanan Puas
Laporan Kinerja BPH Migas Tahun 2015 18 2.3.2. Perjanjian Kinerja Eselon II
SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET
Tersedianya Pengaturan dan penetapan serta terlaksananya pengawasan penyediaan dan pendistribusian BBM di seluruh wilayah NKRI
Perencanaan pelaksanaan penyediaan dan
pendistribusian BBM 24 Laporan
Pelaksanaan pengeturan dan pengawasan atas
penyediaan dan pendistribusian BBM 15 Laporan Peraturan/ juklak/ juknis/ SOP bidang penyediaan
dan pendistribusian BBM 2 Laporan
Pengelolaan data informasi dan sistem
pengawasan penyediaan dan pendistribusian BBM 6 Laporan Layanan dukungan manajemen bidang BBM 2 Laporan
Terwujudnya bisnis hilir gas bumi yang efisien kompetitif, transparan dan sehat
Jumlah penetapan tarif pengangkutan gas bumi
melalui pipa 1 Laporan
Jumlah penetapan harga gas bumi untuk rumah
tangga (RT) dan pelanggan kecil (PK) 1 Laporan Jumlahlaporan monitoring, evaluasi dan
pengawasan pengangkutan gas bumi melalui pipa 1 Laporan
Peningkatan pengembangan infrastruktur gas bumi
Jumlah lelang ruas transmisi dan/atau wilayah
jaringan distribusi gas bumi 3 Laporan
Jumlah penetapan pengaturan akses (access agreement) pada ruas transmisi dan/atau jaringan distribusi gas bumi milik badan usaha
1 Laporan Jumlah pemanfaatan bersama fasilitas
pengangkutan gas bumi melalui pipa transmisi dan/atau jaringan distribusi gas bumi melalui pipa
1 Laporan Jumlah pemberian hak khusus pengangkutan
dan/atau niaga gas bumi melalui pipa 1 Laporan
Peningkatan pemanfaatan gas bumi di dalam negeri
Jumlah pengusahaan transmisi dan distribusi gas
bumi 15 Laporan
Jumlah layanan data dan informasi kegiatan usaha
gas bumi melalui pipa 1 Laporan
Jumlah layanan manajemen direktorat gas bumi 7 Laporan
Dukungan manajemen dan dukungan pelaksanaan tugas teknis BPH Migas
Jumlah dokumen perencanaan 3 Dokumen
Jumlah laporan keuangan dan evaluasi 6 Laporan Layanan kepegawaian, organisasi dan
ketatalaksanaan 13 Laporan
Jumlah regulasi bidang hilir migas 6 Regulasi Layanan informasi, hukum dan humas 5 Laporan Jumlah pemberian pertimbangan dan litigasi serta
layanan pengaduan hilir migas 3 Laporan
Dokumen Pengelolaan PNBP BPH Migas 5 Laporan
Layanan Perkantoran 12 Bulan Layanan
Laporan Kinerja BPH Migas Tahun 2015 19 BAB III
AKUNTABILITAS KINERJA
3.1. Pengukuran Kinerja
Pengukuran kinerja Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) tahun 2015 dilakukan dengan cara membandingkan antara target kinerja dengan realisasi kinerja masing-masing indikator kinerja sasaran.
Sesuai dengan Rencana Kinerja BPH Migas tahun 2015 terdapat 1 program dan 3 kegiatan serta 5 Sasaran Strategis (Outcome). Secara
ringkas sebagaian besar Sasaran Strategis (Outcome) yang telah ditargetkan dapat dicapai, namun demikian masih terdapat sebagian kecil Sasaran Strategis (Outcome) yang tidak berhasil diwujudkan pada tahun 2015 ini. Terhadap sasaran maupun target indikator kinerja yang tidak berhasil diwujudkan tersebut, BPH Migas telah melakukan evaluasi agar terdapat perbaikan penanganan dimasa mendatang.
Pada dasarnya proses monitoring, pengukuran dan evaluasi kinerja dilakukan langsung oleh masing-masing unit kerja utama yang bertanggung jawab atas pencapaian sasaran dan program/kegiatan.
Selanjutnya informasi kinerja dari unit-unit kerja tersebut disampaikan kepada Sekretariat BPH Migas untuk dievaluasi lebih lanjut sebelum diteruskan kepada pihak-pihak yang berkepentingan.
Sekretariat BPH Migas menghimpun data dan informasi kinerja dari Direktorat BBM dan Direktorat Gas Bumi yang merupakan satu kesatuan sebagai bahan utama untuk penyusunan Laporan Kinerja BPH Migas.
Melalui proses ini diharapkan adanya upaya-upaya perbaikan kinerja
masing-masing unit Eselon II di lingkungan BPH Migas, sehingga target
kinerja dapat tercapai sebagaimana yang diharapkan. Setiap akhir tahun
anggaran BPH Migas melakukan pengukuran pencapaian target kinerja
Laporan Kinerja BPH Migas Tahun 2015 20 yang telah ditetapkan dalam dokumen penetapan kinerja yang ditandatangani Kepala BPH Migas dan Menteri Enegi dan Sumber Daya Mineral.
Tabel 3. Pengukuran Kinerja BPH Migas Tahun 2015
Unit Organisasi : Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Tahun Anggaran : 2015
SASARAN
STRATEGIS INDIKATOR
KINERJA TARGET
REALISASI % PROGRAM
ANGGARAN (Juta Rp) PAGU REALI-
SASI %
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Tersedianya Pengaturan dan Penetapan serta Terlaksananya Pengawasan Penyediaan dan Pendistribusian BBM di Seluruh Wilayah NKRI
Jumlah Perencanaan Pelaksanaan Penyediaan dan
Pendistribusia n BBM
24 Laporan
24
Laporan 100%
Pengaturan dan Pengawasan Penyediaan dan Pendistribusian BBM dan Pengangkutan Gas Bumi Melalui Pipa
22.525,3 12.471,8 55%
Jumlah Pelaksanaan dan
Pengawasan atas
Penyediaan dan
Pendistribusia n BBM
15 Laporan
15
Laporan 100% 28.372,9 10.320,8 36%
Jumlah Peraturan/
Juklak/
Juknis/SOP Bidang Penyediaan dan
Pendistribusia n BBM
2 Laporan
2
Laporan 100% 2.452,3 1.068,5 44%
Jumlah Pengelolaan Data
Informasi dan Sistem Pengawasan Penyediaan dan
Pendistribusia n BBM
6 Laporan
6
Laporan 100% 3.644,5 2.541,6 70%
Jumlah Layanan Dukungan Manajemen Bidang BBM
2 Laporan
2
Laporan 100% 7.484,0 3.248,6 43%
Laporan Kinerja BPH Migas Tahun 2015 21
SASARAN STRATEGIS
INDIKATOR
KINERJA TARGET
REALISASI % PROGRAM
ANGGARAN (Juta Rp) PAGU REALI-
SASI %
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Terwujudnya bisnis hilir gas bumi yang efisien kompetitif, transparan dan sehat
Jumlah penetapan tarif
pengangkuta n gas bumi melalui pipa
1 Laporan
1
Laporan 100%
Pengaturan dan Pengawasan Penyediaan dan Pendistribusian BBM dan Pengangkutan Gas Bumi Melalui Pipa
872,8 608,7 70%
Jumlah penetapan harga gas bumi untuk rumah tangga (RT) dan pelanggan kecil (PK)
1 Laporan
1
Laporan 100% 800,7 541,1 68%
Jumlah laporan monitoring, evaluasi dan pengawasan pengangkuta n gas bumi melalui pipa
1 Laporan
1
Laporan 100% 510,5 289,6 57%
Peningkatan pengembangan infrastruktur gas bumi
Jumlah lelang ruas transmisi dan/atau wilayah jaringan distribusi gas bumi
3 Laporan
3
Laporan 100%
Pengaturan dan Pengawasan Penyediaan dan Pendistribusian BBM dan Pengangkutan Gas Bumi Melalui Pipa
4.133,5 2.273,6 55%
Jumlah penetapan pengaturan akses (access agreement) pada ruas transmisi dan/atau jaringan distribusi gas bumi milik badan usaha
1 Laporan
1
Laporan 100% 400,0 247,2 62%
Jumlah pemanfaatan bersama fasilitas pengangkuta n gas bumi melalui pipa transmisi dan/atau jaringan distribusi gas bumi melalui pipa
1 Laporan
1
Laporan 100% 1.107,8 765,3 69%
Laporan Kinerja BPH Migas Tahun 2015 22
SASARAN STRATEGIS
INDIKATOR
KINERJA TARGET REALISASI % PROGRAM
ANGGARAN (Juta Rp) PAGU REALI-
SASI %
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Peningkatan pemanfaatan gas bumi di dalam negeri
Jumlah pemberian hak khusus pengangkuta n dan/atau niaga gas bumi melalui pipa
1 Laporan
1
Laporan 100%
Pengaturan dan Pengawasan Penyediaan dan Pendistribusian BBM dan Pengangkutan Gas Bumi Melalui Pipa
700,0 418,6 60%
Jumlah pengusahaan transmisi dan distribusi gas bumi
15 Laporan
15
Laporan 100 6.235,2 4.057,4 65%
Jumlah layanan data dan informasi kegiatan usaha gas bumi melalui pipa
1 Laporan
1
Laporan 100 1.151,8 826,4 72%
Jumlah layanan manajemen direktorat gas bumi
7 Laporan
7
Laporan 100 5.110 2.240 44%
Dukungan manajemen dan dukungan pelaksanaan tugas teknis BPH Migas
Jumlah dukungan perencanaan
3 Dokumen
3
Dokumen 100%
Pengaturan dan Pengawasan Penyediaan dan Pendistribusian Bahan Bakar Minyak dan Pengangkutan Gas Bumi Melalui Pipa
6.451,9 1.836,6 28%
Jumlah laporan keuangan dan evaluasi
6 Laporan
7
Laporan 117% 6.207,1 4.598,5 74%
Layanan kepegawaian, organisasi dan
ketatalaksana an
13 Laporan
13
Laporan 100% 19.911,5 13.770,1 69%
Jumlah regulasi bidang hilir migas
6 Regulasi
10
Peraturan 167% 2.117,9 1.687,5 80%
Layanan informasi, hukum dan humas
5 Laporan
8
Laporan 160% 15.680,1 9.102,0 58%
Jumlah pemberian pertimbangan dan litigasi serta layanan pengaduan hilir migas
3 Laporan
3
Laporan 100% 6.077,7 2.696,2 44%
Laporan Kinerja BPH Migas Tahun 2015 23
SASARAN
STRATEGIS INDIKATOR
KINERJA TARGET
REALISASI % PROGRAM ANGGARAN (Juta Rp) PAGU REALI-
SASI %
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Dukungan manajemen dan dukungan pelaksanaan tugas teknis BPH Migas
Jumlah penerimaan iuran badan usaha
750 Miliyar
1.248,12
Miliyar 166%
Pengaturan dan Pengawasan Penyediaan dan Pendistribusian Bahan Bakar Minyak dan Pengangkutan Gas Bumi Melalui Pipa
8.679,4 6.508,2 75%
Layanan Perkantoran
12 Bulan Layanan
12 Bulan
Layanan 100% 189.964,6 66.185,5 35%
Jumlah Anggaran Tahun 2015 : Rp. 371,79 Miliyar Realisasi Pagu Anggaran Tahun 2015 : Rp. 148,30 Miliyar
3.2. Evaluasi Indikator Kinerja
BPH Migas secara keseluruhan terdapat 1 program dan 3 kegiatan serta 5 Sasaran Strategis (Outcome), beserta rangkaian Indikator Kinerja.
Untuk mendapatkan manfaat dari proses pengukuran dan evaluasi kinerja maka terhadap ketepatan Indikator Kinerja telah dilakukan evaluasi sebagaimana dapat dilihat pada tabel di bawah ini yang menunjukkan bahwa :
A. IKU telah memenuhi kriteria indikator kinerja yang baik;
B. IKU telah cukup untuk mengukur kinerja;
C. Indikator kinerja yang digunakan (untuk mengukur pencapaian sasaran) relevan dengan sasarannya.
Tabel 4. Pengukuran Pencapaian Sasaran
SASARAN STRATEGIS (OUTCOME)
INDIKATOR KINERJA
KRITERIA
RELEVAN MEASURABLE ORIENTASI HASIL Tersedianya
Pengaturan dan Penetapan serta Terlaksananya Pengawasan Penyediaan dan Pendistribusian BBM di Seluruh
Jumlah Perencanaan Pelaksanaan Penyediaan dan Pendistribusian BBM
√ √ √
Jumlah Pelaksanaan dan Pengawasan atas Penyediaan dan Pendistribusian BBM BBM Pendistribusian BBM
√ √ √
Laporan Kinerja BPH Migas Tahun 2015 24
SASARAN STRATEGIS (OUTCOME)
INDIKATOR KINERJA
KRITERIA
RELEVAN MEASURABLE ORIENTASI HASIL Wilayah NKRI Jumlah Peraturan/ Juklak/ Juknis/SOP
Bidang Penyediaan dan Pendistribusian BBM
√ √ √
Jumlah Pengelolaan Data Informasi dan Sistem Pengawasan Penyediaan dan Pendistribusian BBM
√ √ √
Jumlah Layanan Dukungan Manajemen Bidang BBM
√ √ √
Terwujudnya bisnis hilir gas bumi yang efisien kompetitif, transparan dan sehat
Jumlah penetapan tarif pengangkutan gas bumi melalui pipa
√ √ √
Jumlah penetapan harga gas bumi untuk rumah tangga (RT) dan pelanggan kecil (PK)
√ √ √
Jumlahlaporan monitoring, evaluasi dan pengawasan pengangkutan gas bumi melalui pipa
√ √ √
Peningkatan pengembangan infrastruktur gas bumi
Jumlah lelang ruas transmisi dan/atau wilayah jaringan distribusi gas bumi
√ √ √
Jumlah penetapan pengaturan akses (access agreement) pada ruas transmisi dan/atau jaringan distribusi gas bumi milik badan usaha
√ √ √
jumlah pemanfaatan bersama fasilitas pengangkutan gas bumi melalui pipa transmisi dan/atau jaringan distribusi gas bumi melalui pipa
√ √ √
Jumlah pemberian hak khusus
pengangkutan dan/atau niaga gas bumi melalui pipa
√ √ √
Peningkatan pemanfaatan gas bumi di dalam negeri
Jumlah pengusahaan transmisi dan distribusi gas bumi
√ √ √
Jumlah layanan data dan informasi kegiatan usaha gas bumi melalui pipa
√ √ √
Jumlah layanan manajemen direktorat gas bumi
√ √ √
Dukungan manajemen dan dukungan pelaksanaan tugas teknis BPH Migas
Jumlah dukungan perencanaan √ √ √
Jumlah laporan keuangan dan evaluasi √ √ √
Layanan kepegawaian, organisasi dan ketatalaksanaan
√ √ √
Jumlah regulasi bidang hilir migas √ √ √
Laporan Kinerja BPH Migas Tahun 2015 25
SASARAN STRATEGIS (OUTCOME)
INDIKATOR KINERJA
KRITERIA
RELEVAN MEASURABLE ORIENTASI HASIL
Layanan informasi, hukum dan humas √ √ √
Jumlah pemberian pertimbangan dan litigasi serta layanan pengaduan hilir migas
√ √ √
Jumlah penerimaan iuran badan usaha √ √ √
Layanan Perkantoran √ √ √
3.3. Hasil Pengukuran Kinerja dan Analisis Capaian Kinerja
Hasil pengukuran kinerja Direktorat BBM sangat berkaitan dengan fungsi BPH Migas yaitu melakukan regulasi, supervisi dan dispute resolusi, regulasi di bidang BBM yaitu :
a. Pelaksanaan dan pengawasan sistem pendistribusian tertutup jenis minyak tanah bersubsidi untuk rumah tangga dan usaha kecil;
b. Pengaturan dan pengawasan atas pelaksanaan penyediaan dan pendistribusian BBM penerbangan di Bandar Udara (Aviasi);
c. Pedoman penetapan wilayah distribusi niaga Jenis BBM Tertentu;
d. Penugasan Badan Usaha untuk penyediaan dan pendistribusian Jenis BBM Tertentu;
e. Kewajiban pendaftaran bagi Badan usaha yang melaksanakan kegiatan usaha bahan bakar minyak;
f. Pengaturan dan pengawasan penyediaan dan pendistribusian BBM;
g. Pedoman pemanfaatan bersama fasilitas pengangkutan dan penyimpanan BBM serta fasilitas penunjangnya milik Badan Usaha.
Dalam melakukan pengukuran kinerja Direktorat BBM telah melaksanakan pola pengawasan, antara lain :
A. Pengawasan melalui Pengaturan, meliputi :
- Peraturan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Nomor 06 tahun
2015 tanggal 6 Mei 2015 tentang Penyaluran Jenis Bahan Bakar Minyak
Laporan Kinerja BPH Migas Tahun 2015 26 Tertentu Dan Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan Pada Daerah Yang Belum Terdapat Penyalur;
- Peraturan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Nomor 09 tahun 2015 tanggal 31 Agustus 2015 tentang Penugasan Badan Usaha Untuk Melaksanakan Penyediaan Dan Pendistribusian Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu Dan Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan;
- Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Nomor 02/PSO/BPH MIGAS/KOM/2015 tanggal 15 Januari 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak Dan Gas Bumi Nomor 05/PSO/BPH MIGAS/Kom/2014 Tentang Penetapan Kuota Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu Untuk PT Kereta Api Indonesia (Persero) Tahun 2014;
- Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Nomor 03/PSO/BPH MIGAS/KOM/2015 tanggal 15 Januari 2015 tentang Perubahan Atas Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak Dan Gas Bumi Nomor 21/PSO/BPH MIGAS/KOM/2014 Tentang Penetapan Kuota Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu Untuk PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Tahun 2014;
- Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Nomor 04/PSO/BPH MIGAS/ KOM/ 2015 tanggal 17 Maret 2015 tentang Penugasan Badan Usaha Untuk Melaksanakan Penyediaan Dan Pendistribusian Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu Tahun 2015.
- Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Nomor Nomor 07/PSO/BPH MIGAS/KOM/2015 tanggal 25 Maret 2015 tentang Penetapan Kuota Jenis BBM Tertentu Untuk PT Kereta Api Indonesia (Persero) Tahun 2015;
- Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Nomor Nomor 11/PSO/BPH MIGAS/KOM/2015 tanggal 20 April 2015 tentang Kuota Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu Untuk PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) Tahun 2015;
- Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Nomor
14/PSO/BPH MIGAS/KOM/2015 tanggal 5 Mei 2015 tentang Kuota
Laporan Kinerja BPH Migas Tahun 2015 27 Volume Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu Per Kabupaten/Kota Tahun 2015;
- Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Nomor 15/PSO/BPH MIGAS/KOM/2015 tanggal 5 Mei 2015 tentang Penyediaan dan Pendistribusian Kuota Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu Per Kabupaten/Kota oleh PT Pertamina (Persero) Tahun 2015
;- Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Nomor
16/PSO/BPH MIGAS/KOM/2015 tanggal 5 Mei 2015 tentang Penugasan PT Pertamina (Persero) Untuk Melaksanakan Penyediaan Dan Pendistribusian Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan Tahun 2015;
- Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Nomor 17/PSO/BPH MIGAS/KOM/2015 tanggal 5 Mei 2015 tentang Penyediaan dan Pendistribusian Kuota Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu Per Kabupaten/Kota oleh PT AKR Corporindo Tbk Tahun 2015;
- Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Nomor Nomor 18/PSO/BPH MIGAS/KOM/2015 tanggal 5 Mei 2015 tentang Penugasan PT AKR Corporindo Tbk Sebagai Pendamping PT Pertamina (Persero) Untuk Melaksanakan Penyediaan Dan Pendistribusian Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan Tahun 2015;
- Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Nomor 19/PSO/BPH MIGAS/KOM/2015 tanggal 8 Mei 2015 tentang Kuota Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu Untuk Konsumen Pengguna Transportasi Angkutan Umum Berupa Kapal Berbendera Indonesia Untuk Angkutan Sungai, Danau Dan Penyeberangan Tahun 2015;
- Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Nomor 26/PSO/BPH MIGAS/KOM/2015 tanggal 8 September 2015 tentang Penetapan Kuota Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu Untuk Kapal Perintis Tahun 2015;
- Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Nomor
Nomor 30/P3JBT/BPH MIGAS/KOM/2015 tanggal 27 Oktober 2015
Laporan Kinerja BPH Migas Tahun 2015 28 tentang Penugasan Badan Usaha Untuk Melaksanakan Penyediaan Dan Pendistribusian Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu Tahun 2016;
- Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Nomor 31/PSO/BPH MIGAS/KOM/2015 tanggal 6 November 2015 tentang Perubahan Atas Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak Dan Gas Bumi Nomor 14/PSO/BPH MIGAS/KOM/2015 Tentang Kuota Volume Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu Per Kabupaten/Kota Tahun 2015;
- Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Nomor 32/PSO/BPH MIGAS/KOM/2015 tanggal 6 November 2015 tentang Perubahan Atas Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak Dan Gas Bumi Nomor 15/PSO/BPH MIGAS/Kom/2015 Tentang Penyediaan dan Pendistribusian Kuota Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu Per Kabupaten/Kota oleh PT Pertamina (Persero) Tahun 2015;
- Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Nomor 33/PSO/BPH MIGAS/KOM/2015 tanggal 6 November 2015 tentang Perubahan Atas Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak Dan Gas Bumi Nomor 17/PSO/BPH MIGAS/KOM/2015 Tentang Penyediaan Dan Pendistribusian Kuota Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu Per Kabupaten/Kota Oleh PT AKR Corporindo Tbk Tahun 2015;
- Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Nomor Nomor 34/P3JBKP/BPH MIGAS/KOM/2015 tanggal 13 November 2015 tentang Penugasan PT Pertamina (Persero) Untuk Melaksanakan Penyediaan Dan Pendistribusian Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan Tahun 2016;
- Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Nomor 35/P3JBT/BPH MIGAS/KOM/2015 tanggal 10 Desember 2015 tentang Penetapan Kuota Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu Jenis Minyak Solar (Gas Oil) Untuk PT Kereta Api Indonesia (Persero) Tahun 2016;
B. Pelaksanaan Pengawasan oleh BPH Migas, meliputi :
- Pengawasan Penyediaan dan Pendistribusian BBM PSO (BBM
Bersubsidi) yang dilaksanakan oleh Badan Usaha Penugasan;
Laporan Kinerja BPH Migas Tahun 2015 29 - Pengawasan Penyediaan dan Pendistribusian BBM Non PSO;
- Pengawasan supply-demand di rantai pasok BBM;
- Pengawasan supply-demand BBM pada hari besar;
- Pengawasan Terhadap Harga Jual Eceran BBM sesuai dengan Perpres Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran BBM;
- Monitoring dan inventarisasi wilayah penyediaan dan pendistribusian jenis BBM minyak tanah terkait dengan pelaksanaan program konversi minyak tanah ke LPG 3 kg.
C. Kerjasama dengan pihak lain (Pemda/Polri/Kejaksaan/TNI-AL), meliputi :
- Pengawasan penyalahgunaan pendistribusian BBM;
- Pengawasan, penyelidikan, penyidikan dan keterangan ahli terhadap tindak pidana penyalahgunaan BBM.
Direktorat Gas Bumi mempunyai program strategis yaitu melaksanakan pengaturan, penetapan dan pengawasan terhadap kegiatan pengangkutan Gas Bumi melalui pipa dengan tujuan untuk meningkatkan pengembangan infrastruktur jaringan pipa Gas Bumi dan pemanfaatan Gas Bumi di dalam negeri.
Dalam Penetapan Kinerja Direktorat Gas Bumi Tahun 2015 terdapat 3 Sasaran Strategis (Outcome) yaitu sebagai berikut :
- Terwujudnya Bisnis Hilir Gas Bumi yang efisien, kompetitif, transparan dan sehat yaitu meliputi indikator kinerja kegiatan yaitu jumlah ketetapan tarif pengangkutan Gas Bumi melalui pipa yang wajar dan efisien untuk pengguna pipa (shipper) ruas transmisi, jumlah peraturan pengaturan Akses (Acces Arrangement) pada ruas transmisi dan/atau wilayah jaringan distribusi milik Badan Usaha dan jumlah wilayah untuk penetapan harga Gas Bumi untuk Rumah Tangga dan Pelanggan Kecil.
- Peningkatan Pengembangan Infrastruktur Gas Bumi yaitu Indikator Kinerja
Kegiatan yaitu jumlah Lelang Ruas Transmisi dan Wilayah Jaringan Gas
Laporan Kinerja BPH Migas Tahun 2015 30 Bumi, jumlah Pemberian Hak Khusus Ruas Transmisi dan Wilayah Jaringan Distribusi Gas Bumi dan jumlah Kajian Keekonomian Pembentukan Kota Gas.
- Peningkatan Pemanfaatan Gas Bumi di Dalam Negeri yaitu indikator kinerja kegiatan adalah jumlah Pelanggaran Penerapan Tarif Pengangkutan Gas Bumi Melalui Pipa, jumlah Pelanggaran Penerapan Harga Gas Bumi Untuk Rumah Tangga dan Pelanggan Kecil, jumlah Pelanggaran Akun Pengaturan Kegiatan Usaha Gas Bumi Melalui Pipa, jumlah Pelaksanaan Pemanfaatan Bersama Fasilitas Pengangkutan Gas Bumi Melalui Pipa Transmisi dan Jaringan Distribusi Gas Bumi Melalui Pipa, jumlah Pengawasan Badan Usaha Yang Telah Memiliki Hak Khusus, jumlah Gas Bumi yang diangkut melalui pipa (dalam satuan MSCF) dan jumlah Gas Bumi yang diniagakan melalui pipa (dalam satuan MMBTU).
Salah satu tugas pokok dan fungsi Sekretariat BPH Migas adalah penarikan iuran dari Badan Usaha, iuran ini merupakan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Pada tahun anggaran 2015 penerimaan iuran dari Badan Usaha mengalami kenaikan dengan nilai yang sangat baik mencapai 169% dari target yang direncanakan. Rencana penerimaan iuran pada tahun 2015 ditetapkan sebesar Rp. 750 miliyar dan realisasi penerimaan iuran tahun 2015 sebesar Rp. 1.248,1 Miliyar. Hal ini disebabkan oleh bertambahnya jumlah Badan Usaha yang melaksanakan kegiatan usaha hilir migas dan telah membayar iuran pada tahun 2015 serta hasil rekonsiliasi final tahun sebelumnya yang dibayar oleh Badan Usaha.
Penjelasan mengenai pengukuran kinerja masing-masing Direktorat dan
Sekretariat yang ada di BPH Migas dijabarkan sebagai berikut:
Laporan Kinerja BPH Migas Tahun 2015 31 3.3.1 Direktorat Bahan Bakar Minyak
Rencana Kinerja Direktorat Bahan Bakar Minyak BPH Migas tahun 2015 terdapat 1 program dan 1 kegiatan serta 1 sasaran strategis. Secara umum sasaran strategis yang dijabarkan dalam indikator kinerja dapat dicapai, namun demikian masih terdapat beberapa hal yang perlu disempurnakan dari pencapaian target sasaran strategis ini. Terhadap sasaran strategis dalam indikator kinerja yang perlu disempurnakan, Direktorat Bahan Bakar Minyak BPH Migas akan melakukan evaluasi agar terdapat perbaikan program di tahun berikutnya.
Pada dasarnya proses monitoring dan evaluasi kinerja dilakukan langsung oleh masing-masing Subdirektorat di lingkungan Direktorat Bahan Bakar Minyak BPH Migas yang bertanggung jawab atas pencapaian sasaran dan program/kegiatan. Melalui proses ini diharapkan adanya upaya-upaya perbaikan kinerja masing-masing Subdirektorat di lingkungan Direktorat Bahan Bakar Minyak BPH Migas, sehingga target kinerja dapat tercapai sebagaimana yang diharapkan.
IKK - 1. Jumlah Perencanaan Pelaksanaan Penyediaan dan Pendistribusian BBM
Tabel 5. Jumlah Perencanaan Pelaksanaan Penyediaan dan Pendistribusian BBM
SASARAN STRATEGIS
INDIKATOR KINERJA
TARGE T
REAL ISASI
% PROGRAM
ANGGARAN (Juta Rp) PAGU REALI-
SASI
%
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Tersedianya Pengaturan dan Penetapan serta Terlaksananya Pengawasan Penyediaan dan Pendistribusian BBM di Seluruh Wilayah NKRI
Jumlah Perencanaan Pelaksanaan Penyediaan dan
Pendistribusian BBM
24 Laporan
24 Laporan
100 Pengaturan dan Pengawasan Penyediaan dan Pendistribusian BBM dan Pengangkutan Gas Bumi Melalui Pipa
22.525,3 12.471,8 55