RK-MEA-01R01
RK-MEA-02R01
PR-MEA-01R01
PR-MEA-02R01
FM-MEA-01R01 FM-MEA-02R01 FM-MEA-03R01 FM-MEA-04R01 FM-MEA-05R01 FM-MEA-06R01
PEDOMAN
JURUSAN SISTEM INFORMASI
LEMBAR PENGESAHAN
PEDOMAN
Judul : PENDAHULUAN
No. Dokumen : PED-MEA01-01
Revisi : 00
Pendistribusian
:
Jumlah Eksemplar Tujuan Distribusi
DIBUAT OLEH DISAHKAN OLEH
<jabatan> <jabatan>
Tanggal : Tanggal :
JURUSAN SISTEM INFORMASI
PED-MEA01-01 NO REVISI
PENDAHULUAN
TANGGAL TERBIT
HALAMAN
PEDOMAN
RIWAYAT PERUBAHAN
No.
Rilis
No.
Revisi
Halaman T, M, X (*)
Deskripsi Perubahan Tanggal
Perubahan
Keterangan:
(*) T : Penambahan – M : Modifikasi – X : Penghapusan
JURUSAN SISTEM INFORMASI
PED-MEA01-01 NO REVISI
PENDAHULUAN
Peningkatan peran Teknologi Informasi pada organsasi harus berbanding lurus dengan investasi yang dikeluarkan. Begitu pula yang terjadi di Jurusan Sistem Informasi. Biaya yang dikeluarkan untuk investasi biasanya besar. Sehingga perlu adanya Tata Kelola Teknologi Informasi yang baik, sehingga investasi yang dikeluarkan tidaklah sia-sia dan memberikan manfaat yang diinginkan oleh Jurusan Sistem Informasi. Untuk membuat tata kelola yang baik maka perlu menggunakan kerangka kerja, standar atau best practice sebagai pedoman yang baik. Beberapa yang kami gunakan sebagai berikut.
COBIT menyediakan kerangka kerja yang komprehensif yang membantu perusahaan dalam mencapai tujuan mereka untuk tata kelola dan manajemen. Secara sederhana, hal ini membantu perusahaan menciptakan nilai yang optimal dari TI dengan menjaga keseimbangan antara mewujudkan manfaat dan mengoptimalkan tingkat risiko dan penggunaan sumber daya. COBIT memungkinkan TI untuk diatur dan dikelola secara holistik untuk seluruh perusahaan, mengambil dalam bisnis end-to-end dan bidang fungsional TI dari tanggung jawab, mengingat kepentingan stakeholder internal dan eksternal yang terkait TI. COBIT dapat digunakan secara umum dan berguna untuk perusahaan dari semua ukuran, apakah komersial, non-profit atau di sektor publik.
Sehingga dokumen ini dibuat berdasarkan COBIT4, COBIT4.1, COBIT5 Enabling Process.
Fokus dari dokumen ini adalah proses pada COBIT 5 Enabling Process pada bagian proses MEA01 yaitu Monitor, Evaluate and Assess Performance and Conformance atau pemantauan, evaluasi, dan pengukuran kinerja dan kesesuaian yang dikhususkan untuk melakukan pemantauan dan evaluasi kinerja teknisi IT dan laboran. Dalam pembuatannya membutuhkan dasar-dasar seperti yang telah disebutkan sebelumnya untuk membantu menjelasakan lebih rinci mengenai proses MEA01 ini.
PED-MEA01-02
JURUSAN SISTEM INFORMASI
LEMBAR PENGESAHAN
PEDOMAN
Judul : DASAR DAN ACUAN
No. Dokumen : PED-MEA01-02
Revisi : 00
Pendistribusian
:
Jumlah Eksemplar Tujuan Distribusi
DIBUAT OLEH DISAHKAN OLEH
<jabatan> <jabatan>
Tanggal : Tanggal :
JURUSAN SISTEM INFORMASI
PED-MEA01-02 NO REVISI
DASAR DAN ACUAN
TANGGAL TERBIT HALAMAN
PEDOMAN
RIWAYAT PERUBAHAN
No.
Rilis
No.
Revisi
Halaman T, M, X (*)
Deskripsi Perubahan Tanggal
Perubahan
Keterangan:
(*) T : Penambahan – M : Modifikasi – X : Penghapusan
JURUSAN SISTEM INFORMASI
PED-MEA01-02 NO REVISI
DASAR DAN ACUAN
TANGGAL TERBIT HALAMAN
PEDOMAN Dasar dan Acuan
COBIT 4
COBIT 4.1
COBIT 5 Enabling Process
PED-MEA01-03
JURUSAN SISTEM INFORMASI
LEMBAR PENGESAHAN
PEDOMAN
Judul : TUJUAN
No. Dokumen : PED-MEA01-03
Revisi : 00
Pendistribusian
:
Jumlah Eksemplar Tujuan Distribusi
DIBUAT OLEH DISAHKAN OLEH
<jabatan> <jabatan>
Tanggal : Tanggal :
JURUSAN SISTEM INFORMASI
PED-MEA01-03 NO REVISI
TUJUAN
TANGGAL TERBIT HALAMAN
PEDOMAN
RIWAYAT PERUBAHAN
No.
Rilis
No.
Revisi
Halaman T, M, X (*)
Deskripsi Perubahan Tanggal
Perubahan
Keterangan:
(*) T : Penambahan – M : Modifikasi – X : Penghapusan
JURUSAN SISTEM INFORMASI
PED-MEA01-03 NO REVISI
TUJUAN
TANGGAL TERBIT HALAMAN
PEDOMAN 1. Tujuan & Indikator
Tujuan Indikator Kinerja
Mengelola risiko bisnis terkait TI Persentase proses bisnis kritis, layanan TI dan program bisnis pengadaan TI yang disertakan penilaian risikonya
banyaknya insiden terkait TI yang tidak teridentifikasikan dalam penilaian risiko
persentase penilaian risiko perusahaan/bisnis yang memuat risiko terkait TI
Frekuensi pembaharuan profil risiko
Menyediakan layanan TI yang sejalan dengan kebutuhan bisnis
Banyaknya gangguan bisnis yang disebabkan oleh insiden layanan TI
Persentase stakeholder bisnis yang puas dengan penyajian layanan TI yang memenuhi level layanan yang telah disepakati
Persentase pengguna yang
puas dengan kualitas layanan
TI
Mengoptimasi aset, sumber daya, dan kemampuan TI
Frekuensi dari tingkat kedewasaan kemampuan dan optimisasi biaya
Tren dari hasil penilaian
Tingkat kepuasan dari eksekutif bisnis dan TI terhadap biaya dan kemampuan terkait TI
Kepatuhan TI dengan kebijakan inernal
Jumlah dari insiden yang terkait dengan
ketidakpatuhan terhadap kebijakan
Persentase dari stakeholder yang emahami kebijakan
Persentase kebijakan yang didukung oleh standar keefektifan dan praktik kerja
Frekuensi dari tinjauan
kebijakan dan pembaruan
PED-MEA01-04
JURUSAN SISTEM INFORMASI
LEMBAR PENGESAHAN
PEDOMAN
Judul : RUANG LINGKUP
No. Dokumen : PED-MEA01-04
Revisi : 00
Pendistribusian
:
Jumlah Eksemplar Tujuan Distribusi
DIBUAT OLEH DISAHKAN OLEH
<jabatan> <jabatan>
Tanggal : Tanggal :
JURUSAN SISTEM INFORMASI
PED-MEA01-04 NO REVISI
RUANG LINGKUP
TANGGAL TERBIT HALAMAN
PEDOMAN
RIWAYAT PERUBAHAN
No.
Rilis
No.
Revisi
Halaman T, M, X (*)
Deskripsi Perubahan Tanggal
Perubahan
Keterangan:
(*) T : Penambahan – M : Modifikasi – X : Penghapusan
JURUSAN SISTEM INFORMASI
PED-MEA01-04 NO REVISI
RUANG LINGKUP
TANGGAL TERBIT HALAMAN
PEDOMAN 1. Ruang Lingkup
Adapun pembuatan tata kelola ini mencakup proses-proses dalam pemantauan, evaluasi serta peniliaian performa dan kesesuaian teknologi informasi. Proses ini harus dilakukan untuk memastikan bahwa kinerja teknisi IT dan laboran telah bekerja sesuai dengan perecanaan sebelumnya.
a. Membangun pendekatan untuk pemantauan 1. Identifikasi stakeholder
2. Mengikutsertakan stakeholder dan menyampaikan kebutuhan dan tujuan perusahaan untuk pemantauan, pengumpulan dan pelaporan
3. Menyelaraskan dan secara berkelanjutan memelihara pendekatan pemantauan dan evaluasi dengan pendekatan perusahaan
4. Menyetujui tujuan dan pengukuran, taksonomi, dan penyimpanan data
5. Menyetujui pengelolaan siklus hidup (life cycle management) dan proses kontrol perubahan untuk pemantauan dan pelaporan
b. Menetapkan target kinerja dan kesesuaian
1. Mendefinisikan dan secara berkala melakukan pengulasan kembali dengan stakeholder mengenai tujuan dan pengukuran untuk melakukan identifikasi segala signifikan item yang terlewati dan mendefinisikan kerealistisan target dan tingkat toleransi yang disepakati 2. Melakukan evaluasi apakah tujuan dan pengukuran telah memadai
2. Area dan Wilayah
Internal organisasi
PED-MEA01-05
JURUSAN SISTEM INFORMASI
LEMBAR PENGESAHAN
PEDOMAN
Judul : ISTILAH DAN DEFINISI
No. Dokumen : PED-MEA01-05
Revisi : 00
Pendistribusian
:
Jumlah Eksemplar Tujuan Distribusi
DIBUAT OLEH DISAHKAN OLEH
<jabatan> <jabatan>
Tanggal : Tanggal :
JURUSAN SISTEM INFORMASI
PED-MEA01-05 NO REVISI
ISTILAH DAN DEFINISI
TANGGAL TERBIT HALAMAN
PEDOMAN
RIWAYAT PERUBAHAN
No.
Rilis
No.
Revisi
Halaman T, M, X (*)
Deskripsi Perubahan Tanggal
Perubahan
Keterangan:
(*) T : Penambahan – M : Modifikasi – X : Penghapusan
JURUSAN SISTEM INFORMASI
PED-MEA01-05 NO REVISI
ISTILAH DAN DEFINISI
TANGGAL TERBIT HALAMAN
PEDOMAN
1. Istilah dan Definisi
-
Kajur : Kepala Jurusan Sistem Informasi-
SJ : Sub Bagian Pemeliharaan dan Perawatan SI/TI-
KL : Kepala Laboratorium Pemrograman Sistem Informasi dan Studio-
KI : Kepala Laboratorium Informasi Keamanan dan Teknologi Informasi-
KM : Kepala Laboratorium Manajemen Sistem Informasi-
KS : Kepala Laboratorium Sistem Enterprise-
KA : Kepala Laboratorium Akuisisi Data dan Diseminasi Informasi-
KR : Kepala Laboratorium Rekayasa Data dan Intelegensia Bisnis-
LL : Laboran Laboratorium Pemrograman Sistem Informasi dan Studio-
LI : Laboran Laboratorium Informasi Keamanan dan Teknologi Informasi-
LM : Laboran Laboratorium Manajemen Sistem Informasi-
LS : Laboran Laboratorium Sistem Enterprise-
LA : Laboran Laboratorium Akuisisi Data dan Diseminasi Informasi-
LR : Laboran Laboratorium Rekayasa Data dan Intelegensia BisnisPED-MEA01-06
JURUSAN SISTEM INFORMASI
LEMBAR PENGESAHAN
PEDOMAN
Judul : PROSES BISNIS
No. Dokumen : PED-MEA01-06
Revisi : 00
Pendistribusian
:
Jumlah Eksemplar Tujuan Distribusi
DIBUAT OLEH DISAHKAN OLEH
<jabatan> <jabatan>
Tanggal : Tanggal :
JURUSAN SISTEM INFORMASI
PED-MEA01-06 NO REVISI
PROSES BISNIS
TANGGAL TERBIT HALAMAN
PEDOMAN
RIWAYAT PERUBAHAN
No.
Rilis
No.
Revisi
Halaman T, M, X (*)
Deskripsi Perubahan Tanggal
Perubahan
Keterangan:
(*) T : Penambahan – M : Modifikasi – X : Penghapusan
JURUSAN SISTEM INFORMASI
PED-MEA01-06 NO REVISI
PROSES BISNIS
TANGGAL TERBIT HALAMAN
PEDOMAN
1. Proses Bisnis
PANDUAN
JURUSAN SISTEM INFORMASI
LEMBAR PENGESAHAN
PANDUAN
Judul : PEMANTAUAN DAN EVALUASI KINERJA SDM
(LABORAN DAN TEKNISI) DI JURUSAN SISTEM INFORMASI ITS
No. Dokumen : PAD-MEA01-01
Revisi : 00
Pendistribusian
:
Jumlah Eksemplar Tujuan Distribusi
DIBUAT OLEH DISAHKAN OLEH
<jabatan> <jabatan>
Tanggal : Tanggal :
JURUSAN SISTEM INFORMASI
PAD-MEA01-01 NO REVISI PEMANTAUAN DAN
EVALUASI KINERJA SDM (LABORAN DAN TEKNISI) DI JURUSAN SISTEM INFORMASI
ITS
TANGGAL TERBIT
HALAMAN
PANDUAN
RIWAYAT PERUBAHAN
No.
Rilis
No.
Revisi
Halaman T, M, X (*)
Deskripsi Perubahan Tanggal Perubahan
Keterangan:
(*) T : Penambahan – M : Modifikasi – X : Penghapusan
JURUSAN SISTEM INFORMASI
PAD-MEA01-01 NO REVISI PEMANTAUAN DAN
EVALUASI KINERJA SDM (LABORAN DAN TEKNISI) DI JURUSAN SISTEM INFORMASI
ITS
TANGGAL TERBIT
HALAMAN
PANDUAN 1. Deskripsi Proses
Panduan ini dimaksudkan untuk memberikan panduan dalam proses MEA01 mengenai pemantauan, evaluasi, dan penilaian terhadap pemantauan dan evaluasi kinerja teknisi IT dan laboran Jurusan Sistem Informasi. Mengumpulkan, memvalidasi dan mengevaluasi teknisi IT dan laboran Jurusan Sistem Informasi dari sisi kinerja yang berdasarkan target yang telah ditentukan sebelumnya. Memantau kinerja yang ada agar berjalan sesuai dengan target dan tujuan yang telah disepakati diawal serta menyediakan pelaporan yang berkala dan sistematis.
2. Maksud Proses
Menyediakan transparansi dari performa dan kesesuaian serta pencapaian kinerja teknisi IT dan laboran Jurusan Sistem Informasi.
3. Tujuan & Indikator Kerja
Tujuan Indikator Kerja
Tujuan dan metriks diterima oleh stakeholder
Persen dari tujuan dan metriks yang diterima oleh stakeholder Proses diukur berdasarkan tujuan
dan metriks yang telah disetujui
Persen dari proses yang memiliki tujuan dan metriks
Pendekatan dari pemantauan, penilaian dan penginformasian yang dilakukan perusahaan berjalan efektif dan operasional
Persen dari proses dengan tujuan dan metriks yang efektif
Persen dari proses kritis yang berhasil dipantau
Tujuan dan metriks diintegrasikan dengan sistem pemantauan perusahaan
Persen dari tujuan dan metriks
yang terhubung dengan sistem
pemantauan perusahaan
Pelaporan performa dan kesesuaian dari proses dilakukan berkala dan berguna
Persen dari laporan performa yang diberikan sesuai jadwal
4. Praktek Manajemen Kunci
MEA01 RACI CHART Praktek
Manajemen Kunci
Kajur SJ KL KI KM KS KA KR LL LI LM LS LA LR (ME A01.01)
Establish a monitoring approach.
I C A A A A A A R R R R R R
(MEA01.02) Set
performance and
conformance targets.
A R C C C C C C I I I I I I
I. KEBIJAKAN i. KEB-MEA0 1-0 1 Me nent ukan Pendekatan Pemanta uan
RUMUSAN
KEBIJAKAN
JURUSAN SISTEM INFORMASI
RK– MEA01R01 NO REVISI
PELAKSANAAN RAPAT RUTIN PEGAWAI
TANGGAL TERBIT HALAMAN
RUMUSAN KEBIJAKAN
A. TUJUAN
Kebijakan ini dimaksudkan untuk memberikan pedoman dalam melaksanakan rapat rutin pegawai.
B. RUANG LINGKUP
Kebijakan ini mengatur keseluruhan aspek kegiatan rapat rutin mengenai pemantauan dan evaluasi kinerja teknisi IT dan laboran oleh Jurusan Sistem Informasi.
C. PENGERTIAN ISTILAH
1. Rapat adalah suatu pertemuan yang bersifat tatap muka dan sangat penting untuk mendapat mufakat dalam pengambilan keputusan.
2. Pemantauan adalah suatu kegiatan mengamati secara seksama suatu keadaan atau kondisi, termasuk juga perilaku atau kegiatan tertentu, dengan tujuan agar semua data masukan atau informasi yang diperoleh dari hasil pengamatan tersebut dapat menjadi landasan dalam mengambil keputusan tindakan selanjutnya yang diperlukan.
3. Evaluasi adalah proses pengukuran kefektifan suatu kegiatan, kebijakan, atau program.
D. KEBIJAKAN
Kebijakan ini digunakan sebagai upaya untuk melakukan pendekatan pemantauan di Jurusan Sistem Informasi ITS. Adapun rumusan kebijakan tersebut, antara lain:
1. Identifikasi dan penetapan peserta yang boleh mengikuti rapat rutin mengenai pemantauan dan evaluasi kinerja SDM TI.
2. Pelaksanaan rapat rutin mengenai pemantauan dan evaluasi kinerja SDM TI harus dilakukan secara teratur dan berkesinambungan.
a. Rapat rutin I dilakukan pada triwulan I yang dilakukan paling lambat akhir bulan pada triwulan II,
b. Rapat rutin II dilakukan paling lambat akhir bulan pertama triwulan III, c. Rapat rutin III dilakukan paling lambat akhir bulan pertama triwulan IV,
d. Rapat rutin IV dilakukan paling lambat akhir bulan pertama triwulan I tahun berikutnya, dan
e. Rapat rutin I tahun berikutnya dilakukan paling lambat akhir bulan pertama triwulan II tahun berikutnya.
3. Penyelenggaraan rapat rutin minimal dihadiri oleh Kepala Jurusan atau wakilnya, dan Kepala Laboratorium atau waklinya masing-masing laboratorium serta anggota dari sub bagian Pemeliharaan dan Perawatan SI/TI.
4. Laporan hasil rapat rutin diserahkan pada Subbagian Pemeliharaan dan Perawatan SI/TI paling lambat 2 minggu setelah diadakannya rapat rutin.
5. Mengkomunikasikan hasil rapat kepada seluruh stakeholder terkait.
JURUSAN SISTEM INFORMASI
RK-MEA-02R01 NO REVISI
PEMANTAUAN DAN EVALUASI
TANGGAL TERBIT HALAMAN
RUMUSAN KEBIJAKAN
A. TUJUAN
Kebijakan ini dimaksudkan untuk memberikan pedoman dalam pemantauan dan evaluasi.
B. RUANG LINGKUP
Kebijakan ini mengatur keseluruhan aspek kegiatan monitoring harian mengenai pemantauan dan evaluasi kinerja teknisi IT dan laboran oleh Jurusan Sistem Informasi.
C. PENGERTIAN ISTILAH
1. Pemantauan adalah suatu kegiatan mengamati secara seksama suatu keadaan atau kondisi, termasuk juga perilaku atau kegiatan tertentu, dengan tujuan agar semua data masukan atau informasi yang diperoleh dari hasil pengamatan tersebut dapat menjadi landasan dalam mengambil keputusan tindakan selanjutnya yang diperlukan.
2. Evaluasi adalah proses pengukuran keefektifan suatu kegiatan, kebijakan, atau program.
D. KEBIJAKAN
Kebijakan ini digunakan sebagai upaya untuk melakukan monitoring dan evaluasi kinerja teknisi IT dan laboran di Jurusan Sistem Informasi ITS. Adapun rumusan kebijakan yang diusulkan, antara lain:
1. Menetapkan pihak yang berperan untuk melakukan monitoring harian kinerja SDM TI.
2. Monitoring harian digunakan untuk menilai kinerja SDM TI, yakni laboran dan teknisi dan dilakukan setiap hari.
3. Pelaporan monitoring harian dilakukan secara rutin minimal dilakukan satu bulan sekali sebagai bahan rapat rutin.
4. Peninjauan dan penyesuaian target performa dilakukan dengan mengidentifikasi dan mengevaluasi hasil monitoring harian kinerja SDM TI dalam rapat rutin untuk memastikan target sudah terpenuhi.
ii. KEB-MEA0 1-0 2 Me nent ukan Target Performa da n Ke ses uaian
PROSEDUR
PROSEDUR
PR – 01 PELAKSANAAN RAPAT RUTIN PEGAWAI
PR – 02 PELAKSANAAN MONITORING KINERJA
JURUSAN SISTEM INFORMASI
LEMBAR PENGESAHAN
PROSEDUR
Judul : PELAKSANAAN RAPAT RUTIN PEGAWAI
No. Dokumen :
PR – MEA-01R01Revisi : 00
Pendistribusian
:
Jumlah Eksemplar Tujuan Distribusi
DIBUAT OLEH DISAHKAN OLEH
<jabatan> <jabatan>
Tanggal : Tanggal :
JURUSAN SISTEM INFORMASI
PR – MEA-01R01 NO REVISI
PELAKSANAAN RAPAT RUTIN PEGAWAI
TANGGAL TERBIT HALAMAN
PROSEDUR
RIWAYAT PERUBAHAN
No.
Rilis
No.
Revisi
Halaman T, M, X (*)
Deskripsi Perubahan Tanggal
Perubahan
Keterangan:
(*) T : Penambahan – M : Modifikasi – X : Penghapusan
JURUSAN SISTEM INFORMASI
PR – MEA01. 01 NO REVISI
PELAKSANAAN RAPAT RUTIN PEGAWAI
TANGGAL TERBIT HALAMAN
PROSEDUR
1. Deskripsi:
Melaksanan rapat rutin pegawai secara harian maupun mingguan, dilakukan untuk mengetahui keadaan terkini yang berhubungan dengan kinerja SDM dan Laboran Jurusan Sistem Informasi ITS. Rapat ini dilakukan sesuai dengan waktu yang telah disepakati untuk keperluan peningkatan kinerja pegawai.
Melaksanakan proses rapat rutin pegawai terkait aktivitas sehari-hari dalam organisasi dan membuat sebuah laporan rapat pegawai.
2. Standar yang berlaku - COBIT 5:
Merupakan standar utama yang digunakan dalam perencanaan tata kelola perusahaan.
3. Indikator kerja dan mapping control
No Aktivitas Indikator Kerja Kontrol
1 Melihat daftar pegawai yang akan diundang kedalam acara rapat rutin tersebut
Daftar stakeholder Detektif
2 Melakukan komunikasi dengan stakeholder mengenai kebutuhan perusahaan serta tujuan dilakukannya rapat rutin tersebut
Daftar kebutuhan sesuai dengan stakeholder masing-masing,
Adanya keterbukaan dalam rapat
Detektif
3 Mendefinisikan dan secara berkala melakukan pengulasan kembali dengan stakeholder mengenai tujuan rapat
Jumlah pelaksanaan rapat
Jumlah dan hasil pelaksanaan rapat
Korektif
4 Melakukan evaluasi
rapat apakah
pengadaan rapat rutin pegawai sudah cukup baik atau belum
Persentase progress hasil rapat
Korektif
4. Masukan
No Sumber Masukan Jenis Masukan Nomor dan Dokumen 1 Kebutuhan
perusahaan
Laporan dan prinsip komunikasi
Prinsip komunikasi (EDM05.01)
2 Laporan rapat mingguan
Laporan mingguan
Formulir Laporan hasil rapat (FM-MEA-02R01)
3 Laporan evaluasi
sebelumnya
Laporan evaluasi
Formulir hasil evaluasi (FM-MEA-04R01) sebelumnya5. Keluaran
No Tujuan Keluaran Jenis Keluaran Nomor dan Dokumen
1 Internal
Kebutuhan adanyarapat rutin pegawai
Formulir protokol rapat (FM-MEA-01R01)
2 Internal Laporan hasil
rapat
Formulir Laporan hasil rapat (FM-MEA-02R01)
6. Perangkat dan Perlengkapan
Perangkat Tulis
Perangkat komputer/ Laptop 7. Aktivitas
7.1 Secara umum
a. Untuk mengetahui kebutuhan yang dipaparkan teknisi dan laboran di setiap rapat, mengetahui kebutuhan terbaru, dan mengetahui kinerja teknisi dan laboran di setiap minggu nya
b. Mengklasifikasi pentingnya saling berkomunikasi mengenai kebutuhan teknisi
dan laboran, agar melancarkan keberlangsungan kinerja di Jurusan Sistem
Informasi.
No. Sub Aktivitas Indikator Kontrol Pelaksana dan Penanggung Jawab
Dokumen Kajur SJ KL KI KM KS KA KR LL LI LM LS LA LR
1.
Melihat daftar stakeholder
organisasi/jurusan yang akan melakukan rapat rutin
Daftar
stakeholder Detektif FM-MEA-03R01
2.
Pemilihan stakeholder dari daftar stakeholder di Jurusan
3.
Mengidentifikasi kebutuhan laboratorium dan jurusan berdasarkan peran masing-masing stakeholder
dalam rapat
Detektif FM-MEA-03R01
4.
Adanya keterbukaan masing-masing stakeholder dalam memaparkan kebutuhan tiap pegawai
5. Menerima hasil rapat dengan stakeholder sebelumnya
Jumlah pelaksanaan
rapat Jumlah dan
hasil Pelaksanaan
rapat
Korektif FM-MEA-02R01
6.
Hasil rapat yang telah disepakati disebarkan ke bagian yang berhubungan
7. Menugaskan evaluasi terhadap hasil rapat dengan stakeholder
Persentase progress
hasil rapat Korektif FM-MEA-03R01
8.
Menerima hasil evaluasi rapat dengan stakeholder
sebelumnya
9.
Melakukan evaluasi sesuai dengan metode yang disepakati terhadap hasil rapat dengan stakeholder
JURUSAN SISTEM INFORMASI
LEMBAR PENGESAHAN
PROSEDUR
Judul : PELAKSANAAN MONITORING KINERJA TEKNISI DAN
LABORAN
No. Dokumen :
PR – MEA-02R01Revisi : 00
Pendistribusian
:
Jumlah Eksemplar Tujuan Distribusi
DIBUAT OLEH DISAHKAN OLEH
<jabatan> <jabatan>
Tanggal : Tanggal :
JURUSAN SISTEM INFORMASI
PR – MEA-02R01 NO REVISI
PELAKSANAAN MONITORING KINERJA
PEGAWAI
TANGGAL TERBIT HALAMAN
PROSEDUR
RIWAYAT PERUBAHAN
No.
Rilis
No.
Revisi
Halaman T, M, X (*)
Deskripsi Perubahan Tanggal
Perubahan
Keterangan:
(*) T : Penambahan – M : Modifikasi – X : Penghapusan
JURUSAN SISTEM INFORMASI
PR – MEA01. 01 NO REVISI
PELAKSANAAN MONITORING KINERJA
PEGAWAI
Melaksanakan penilaian dari hasil pemantauan baik secara harian atau hasil dari rapat dengan para stakeholder untuk dilakukan penilaian dengan metode yang telah disepakati untuk keperluan peningkatan kinerja teknisi dan laboran Jurusan Sistem Informasi. Melaksanakan proses pemantauan terkait aktivitas sehari-hari dalam Jurusan Sistem Informasi dan membuat sebuah laporan monitoring harian.
2. Standar yang berlaku - COBIT 5:
Merupakan standar utama yang digunakan dalam perencanaan tata kelola perusahaan.
3. Indikator kerja dan mapping control
No Aktivitas Indikator Kerja Kontrol
1 Melakukan komunikasi dengan stakeholder mengenai kebutuhan perusahaan serta tujuan dilakukannya penetapan, agregasi, dan laporan dengan menggunakan definisi umum
Daftar kebutuhan perusahaan sesuai dengan stakeholder masing-masing
Detektif
2 Mendefinisikan dan secara berkala
melakukan pengulasan kembali dengan stakeholder mengenai tujuan dan
pengukuran untuk melakukan identifikasi segala signifikan item yang terlewati dan mendefinisikan kerealistisan target dan tingkat toleransi yang disepakati
Jumlah pelaksanaan penilaian
Jumlah dan hasil dari penilaian
Korektif
3 Menyelaraskan dan pemantauan dan evaluasi dengan pendekatan perusahaan serta menggunakan alat untuk melakukan pengumpulan data dan pelaporan perusahaan
Jumlah peningkatan yang telah dilakuka Jumlah inisiatif perencaan peningkatan
Korektif
4 Melakukan evaluasi apakah tujuan dan pengukuran telah memadai
Persentase progress yang telah dicapai
Korektif
4. Masukan
No Sumber Masukan Jenis Masukan Nomor dan Dokumen 1 Kebutuhan
perusahaan
Laporan dan prinsip komunikasi
Prinsip komunikasi (EDM05.01)
2 Laporan
monitoring harian
Laporan harian
Formulir monitoring harian (FM-MEA-02R01)3 Laporan evaluasi sebelumnya
Laporan evaluasi
Formulir hasil evaluasi (FM-MEA-04R01) sebelumnya5. Keluaran
No Tujuan Keluaran Jenis Keluaran Nomor dan Dokumen
1 Internal
Kebutuhan adanyapemantauan harian
Formulir monitoring harian (FM-MEA-02R01)
2 Internal Laporan hasil
monitoring
Formulir hasil evaluasi
(FM-MEA-04R01)
6. Perangkat dan Perlengkapan Perangkat Tulis
Perangkat Computer/ Laptop
7. Aktivitas
7.1 Secara umum
a. Menganalisis persyaratan kepatuhan yang mengalami perubahan
b. Mengklasifikasikan persyaratan kepatuhan sesuai dengan prioritas
No. Sub Aktivitas Indikator Kontrol Pelaksana dan Penanggung Jawab laboratorium dan jurusan berdasarkan peran masing-masing stakeholder
Daftar kebutuhan jurusan dan
laboratoriu
Detektif FM-MEA-05R01
2.
Menerima hasil monitoring atau hasil rapat dengan Jumlah dan area
Melakukan penilaian sesuai dengan metode yang disepakati
terhadap hasil monitoring atau hasil rapat dengan
stakeholder
FM-MEA-04R01 FM-MEA-05R01 FM-MEA-06R01 4.
Hasil penilaian
monitoring yang telah disepakati disebarkan
5.
Hasil penilaian monitoring atau hasil rapat akan dilakukan penilaian selanjutnya
7.
Menugaskan evaluasi terhadap hasil
monitoring atau hasil rapat dengan
stakeholder
Jumlah pelaksanaan monitoring Jumlah dan hasil dari monitoring
Menerima hasil evaluasi monitoring atau hasil rapat dengan stakeholder sebelumnya
9.
Melakukan evaluasi sesuai dengan metode yang disepakati terhadap hasil monitoring atau hasil rapat dengan stakeholder
Hasil evaluasi berupa daftar kinerja yang perlu ditingkatkan disebarkan
FM-MEA-04R01 FM-MEA-06R01 Melakukan evaluasi
terhadap tujuan dan yang telah
dicapai
Korektif FM-MEA-04R01
FM-MEA-06R01
Hasil evaluasi diserahkan untuk dijadikan bahan
pertimbangan untuk keputusan
FORMULIR
FM-MEA-01R01
JURUSAN SISTEM INFORMASI
LEMBAR PENGESAHAN
FORMULIR
Judul : FORMULIR PROTOKOL RAPAT
No. Dokumen : FM-MEA-01R01
Revisi : 00
Pendistribusian
:
Jumlah Eksemplar Tujuan Distribusi
DIBUAT OLEH DISAHKAN OLEH
<jabatan> KETUA JURUSAN
Tanggal : Tanggal :
JURUSAN SISTEM INFORMASI
FM-MEA-01R01 NO REVISI
FORMULIR PROTOKOL RAPAT
TANGGAL TERBIT HALAMAN
FORMULIR
RIWAYAT PERUBAHAN
No.
Rilis
No.
Revisi
Halaman T, M, X (*)
Deskripsi Perubahan Tanggal
Perubahan
Keterangan:
(*) T : Penambahan – M : Modifikasi – X : Penghapusan