HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Hasil Penelitian
2. Hasil Posttest
Hasil posttest yang diperoleh dari kelas kontrol dan kelas eksperimen setelah diberikan perlakuan yang berbeda pada penelitian ini disajikan dalam bentuk Tabel 4.3 berikut ini.
Tabel 4.3 Distribusi Frekuensi HasilPosttestKelas Kontrol dan Kelas Eksperimen
Interval
Frekuensi
Kelas Kontrol Kelas Eksperimen
55 - 61 4 1 62 - 68 5 6 69 - 75 16 10 76 - 82 3 4 83 - 89 4 7 90 - 96 1 5 Jumlah 33 33
Perhitungan-perhitungan untuk menentukan tabel distribusi frekuensi di atas terdapat pada lampiran C.2.
Tabel 4.3 di atas menunjukkan bahwa terdapat 4 siswa (12,12%) di kelas kontrol yang memperoleh nilai antara 55 sampai 61, sedangkan di kelas eksperimen hanya terdapat 1 siswa (3,03%). Pada interval 62 sampai 68, kelas kontrol ditempati oleh 5 siswa (15,15%), sementara kelas eksperimen ditempati oleh 6 siswa (18,18%). Selanjutnya, terdapat 16 siswa (48,48%) pada kelas kontrol dan 10 siswa (30,30%) pada kelas eksperimen yang memperoleh nilai antara 69 sampai 75. Jumlah siswa yang memperoleh nilai antara 76 sampai 82 di kelas kontrol sebanyak 3 siswa (9,09%), sedangkan di kelas eksperimen sebanyak 4 siswa (12,12%). Terdapat 4 siswa (12,12%) di kelas kontrol yang memperoleh nilai antara 83 sampai 89, sementara di kelas eksperimen terdapat 7 siswa (21,21%). Pada interval terakhir yaitu 90 sampai 96, hasil posttest untuk kelas kontrol ditempati oleh 1 siswa (3,03%), dan ditempati oleh 5 siswa (15,15%) pada kelas eksperimen.
Berdasarkan perhitungan-perhitungan statistik, maka diperoleh beberapa nilai pemusatan dan penyebaran data dari nilai posttest yang ditunjukkan pada Tabel 4.4 berikut ini.
Tabel 4.4 Ukuran Pemusatan dan Penyebaran Data HasilPosttest
Kelas Kontrol dan Kelas Eksperimen
Pemusatan dan Penyebaran Data Kelas Kontrol Kelas Eksperimen Nilai Terendah 60 55 Nilai Tertinggi 90 95 Mean 72,68 77,30 Median 72,40 75,15 Modus 73,68 71,30 Standar Deviasi 8,68 10,21
Perhitungan-perhitungan untuk menentukan tabel ukuran pemusatan dan penyebaran data di atas terdapat pada lampiran C.2.
Tabel 4.4 di atas menunjukkan bahwa nilai terendah yang diperoleh dari kelas kontrol adalah 60, sementara kelas eksperimen adalah 55. Nilai tertinggi yang diperoleh dari kelas kontrol adalah 90, sedangkan kelas eksperimen adalah 95. Nilai tengah (median) untuk kelas kontrol adalah 72,40, sementara untuk kelas eksperimen adalah 75,15. Nilai yang sering muncul (modus) untuk kelas kontrol adalah 73,68, sedangkan untuk kelas eksperimen adalah 71,30. Pada kelas kontrol, diperoleh nilai standar deviasi sebesar 8,68, sementara pada kelas eksperimen sebesar 10,21.
3. Rekapitulasi Hasil Belajar a. Data HasilPretestdanPosttest
Data hasil pretest dan posttest kelas kontrol dan kelas eksperimen dapat terlihat pada Tabel 4.5 berikut ini.
Tabel 4.5 Rekapitulasi Data HasilPretestdanPosttest Pemusatan dan Penyebaran
Data
Kelas Kontrol Kelas Eksperimen
Pretest Posttest Pretest Posttest
Nilai Terendah 15 60 15 55 Nilai Tertinggi 55 90 45 95 Mean 33,27 72,68 30,23 77,30 Median 32 72,40 29,50 75,15 Modus 31,45 73,68 26,50 71,30 Standar Deviasi 10,57 8,68 9,46 10,21
Berdasarkan Tabel 4.5 di atas, terlihat bahwa nilai rata-rata (mean)pretest
kelas kontrol lebih tinggi daripada kelas eksperimen. Nilai rata-rata pretest untuk kelas kontrol adalah 33,27, sedangkan kelas eksperimen adalah 30,23. Sementara itu, nilai rata-rata (mean) posttest kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Nilai rata-rata posttestuntuk kelas kontrol adalah 72,68, sedangkan kelas eksperimen adalah 77,30. Hasil ini menunjukkan bahwa kedua kelas mengalami peningkatan setelah diberikan perlakuan yang berbeda. Kelas kontrol yang diberi perlakuan pembelajaran konvensional mengalami peningkatan sebesar 39,41, sedangkan kelas eksperimen yang diberi perlakuan pembelajaran menggunakan hypermedia mengalami peningkatan sebesar 47,07. Artinya, kelas eksperimen memiliki peningkatan hasil belajar lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol.
b. Kemampuan Berpikir Kognitif
Hasil belajar fisika siswa pada ranah kognitif untuk konsep momentum dan impuls dapat dilihat pada Gambar 4.1 berikut ini.
Gambar 4.1
Diagram di ata kelas eksperimen me
pretest di kelas kont kognitif C1 (menging
(menerapkan) sebesar
posttest, persentase si kognitif C1 (menging (menerapkan) sebesar hasil pretest di kelas ranah kognitif C1 (me C3 (menerapkan) sebe saat posttest, persenta ranah kognitif C1 (me C3(menerapkan) sebe
Diagram di at yang berbeda terhada ranah kognitif C1,C2
kelas kontrol. Kelas kont
0.00 10.00 20.00 30.00 40.00 50.00 60.00 70.00 80.00 90.00 C 39.39 65.15 Pe r se n ta se ( % ) Pretest Kontrol
4.1 Diagram HasilPretestdanPosttestKelas K dan Kelas Eksperimen pada Ranah Kogni
atas menunjukkan bahwa hasil posttest kelas mengalami peningkatan dari hasil pretest. Be kontrol, persentase siswa yang menjawab bena
ingat) sebesar 39,39%, C2 (memahami) sebe
sar 37,12%, dan C4 (menganalisis) sebesar 23,23 se siswa yang menjawab benar di kelas kont
ingat) sebesar 65,15%, C2 (memahami) sebe sar 71,21%, dan C4 (menganalisis) sebesar 81,82 las eksperimen, persentase siswa yang menjaw
mengingat) sebesar 45,45%, C2 (memahami) se ebesar 29,55%, dan C4 (menganalisis) sebesa ntase siswa yang menjawab benar di kelas eksp mengingat) sebesar 83,33%, C2 (memahami) se
besar 75,00%, dan C4(menganalisis) sebesar 74, atas juga menunjukkan bahwa setelah diber adap kelas kontrol dan eksperimen, hasil bela
2dan C3lebih unggul kelas eksperimen dibandi
s kontrol lebih unggul pada ranah kognitif C4. J
C1 C2 C3 39.39 37.12 23.23 65.15 66.67 71.21 81.82 45.45 40.91 29.55 83.33 83.33 75.00 Ranah Kognitif
l Posttest Kontrol Pretest Eksperimen Posttes
as Kontrol ognitif
as kontrol maupun Berdasarkan hasil benar pada ranah besar 39,39%, C3
23,23%. Pada saat kontrol pada ranah besar 66,67%, C3 81,82%. Adapun njawab benar pada i) sebesar 40,91%, sar 19,70%. Pada s eksperimen pada i) sebesar 83,33%, r 74,24%. berikan perlakuan belajar siswa pada bandingkan dengan . Jika ditinjau dari
C4 81.82
19.70 74.24
segi peningkatan hasil belajar, kelas eksperimen unggul dalam meningkatkan ranah kognitif C1 (meningkat 37,88%), C2 (meningkat 42,42%), dan C3
(meningkat 45,45%). Sementara kelompok kontrol hanya unggul dalam meningkatkan ranah kognitif C4(meningkat 58,59%).
4. Hasil Uji Prasyarat Analisis Statistik a. Uji Normalitas
Uji normalitas dilakukan untuk mengetahui apakah data terdistribusi normal atau tidak. Uji ini dilakukan terhadap dua buah data, yaitu hasil pretest
dan posttest kelas kontrol maupun kelas eksperimen. Untuk menguji normalitas kedua data digunakan rumus Uji Kai Kuadrat (chi square). Di bawah ini, Tabel 4.6 menggambarkan hasil yang diperoleh dari perhitungan tersebut.
Tabel 4.6 Hasil Perhitungan Uji Normalitas Kai KuadratPretest
danPosttestKelas Kontrol dan Kelas Eksperimen
Statistik Pretest Posttest Kelas Kontrol Kelas Eksperimen Kelas Kontrol Kelas Eksperimen NilaiX2hitung 9,01 3,25 5,57 5,50 NilaiX2tabel 11,07
Keputusan Data terdistribusi
normal Data terdistribusi normal Data terdistribusi normal Data terdistribusi normal
Perhitungan uji normalitas secara rinci dapat dilihat pada lampiran C.3 dan C.4. Nilai X2tabel diperoleh dari tabel nilai kai kuadrat pada taraf signifikansi 5%. Keputusan diambil berdasarkan pada ketentuan pengujian hipotesis normalitas, yaitu jika X2hitung< X2tabel, maka data dinyatakan terdistribusi normal. Tabel 4.6 di atas menunjukkan bahwa nilai X2hitungdatapretest kelas kontrol 9,01 dan kelas eksperimen 3,25. Sementara nilaiX2hitungdataposttestkelas kontrol 5,57 dan kelas eksperimen 5,50. Artinya, nilaiX2hitungsemua data lebih kecil dariX2tabel, sehingga dapat disimpulkan bahwa data hasil pretest dan posttest kelas kontrol maupun kelas eksperimen terdistribusi normal.
b. Uji Homogenitas
Uji homogenitas dilakukan untuk mengetahui apakah kedua kelas memiliki varians yang homogen atau tidak. Sama halnya seperti uji normalitas, uji homogenitas juga dilakukan terhadap dua buah data, yaitu hasil pretest dan
posttest kelas kontrol maupun kelas eksperimen. Untuk menguji homogenitas kedua data digunakan rumus Uji Fisher. Dibawah ini, Tabel 4.7 menggambarkan hasil yang diperoleh dari perhitungan uji homogenitas.
Tabel 4.7 Hasil Perhitungan Uji HomogentiasPretestdanPosttest
Kelas Kontrol dan Kelas Eksperimen
Statistik Pretest Posttest Kelas Kontrol Kelas Eksperimen Kelas Kontrol Kelas Eksperimen Nilai Varians 111,64 89,45 94,50 104,22 NilaiFhitung 1,25 1,10 NilaiFtabel 1,82
Keputusan Kedua data homogen Kedua data homogen
Perhitungan uji homogenitas secara rinci dapat dilihat pada lampiran C.5 dan C.6. Nilai Ftabel diperoleh dari tabel F statistik pada taraf signifikansi 5%.
Keputusan diambil berdasarkan pada ketentuan pengujian hipotesis homogenitas, yaitu jika Fhitung ≤ Ftabel, maka data dinyatakan homogen. Tabel 4.7 di atas
menunjukkan bahwa nilaiFhitungdatapretestsebesar 1,25 dan dataposttestsebesar 1,10. Artinya, kedua data lebih kecil dari Ftabel, sehingga dinyatakan bahwa kelas
kontrol dan kelas eksperimen memiliki kemampuan yang sama, baik pada saat
pretestmaupunposttest.