• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAFTAR PUSTAKA

VI. Metode Pembelajaran

Ceramah, tanya jawab, dan simulasi

VII. Kegiatan Pembelajaran

Tahap Pembelajaran

Langkah-langkah Kegiatan Nilai Karakter

yang Dikembangkan Waktu Guru Siswa A. Pendahuluan 1. Apersepsi Melaluihypermedia slide1 dalam materi momentum dan impuls, disajikan apersepsi dengan memberikan pertanyaan,“Diantara kereta dan mobil, manakah yang menimbulkan dampak lebih besar pada saat menabrak sesuatu?”

Menjawab pertanyaan dalam hypermedia

Rasa ingin tahu,

komunikatif 5’

2. Motivasi

Melaluihypermedia slide1.1 dalam materi momentum dan impuls, siswa dimotivasi dengan tampilan video mengenai kecelakaan kereta api dan mobil

Memperhatikan video dalam hypermedia

Rasa ingin tahu 5’

B. Inti

1. Eksplorasi

Melaluihypermedia slide1-3 dalam kompetensi tentang konsep momentum dan impuls, disajikan SK, KD dan indikator yang ingin dicapai

Memperhatikan kompetensi yang ingin dicapai dalam

hypermedia Rasa ingin tahu 5’

Melaluihypermedia slide1-7 dalam materi momentum dan impuls, disajikan materi mengenai momentum Memperhatikan materi mengenai momentum dalam hypermedia

Rasa ingin tahu,

tanggung jawab 15’ Melaluihypermedia

slide8-13 dalam materi momentum dan impuls, disajikan materi mengenai impuls Memperhatikan materi mengenai impuls dalam hypermedia

Rasa ingin tahu, tanggung jawab 15’ Melaluihypermedia

slide14-17 dalam materi momentum dan impuls, disajikan materi mengenai hubungan momentum dan impuls Memperhatikan materi mengenai hubungan momentum dan impuls dalam hypermedia

Rasa ingin tahu, tanggung jawab 15’

2. Elaborasi

Melaluihypermedia slide1-4 dalam latihan tentang konsep

momentum dan impuls, disajikan latihan soal

Mengerjakan latihan soal yang diberikan oleh guru dalamhypermedia

Komunikatif,

konsep momentum dan impuls

3. Konfirmasi

Memberikan kesempatan kepada siswa yang belum memahami materi untuk bertanya

Bertanya kepada guru mengenai materi yang belum dipahami

Rasa ingin tahu,

komunikatif 10’ Menjelaskan kembali

materi yang belum dipahami oleh siswa

Memperhatikan

penjelasan guru Toleransi 20’

C. Penutup 1. Penarikan Kesimpulan Membimbing siswa untuk menyimpulkan materi pembelajaran Menyimpulkan

hasil pembelajaran Komunikatif 5’

2. Evaluasi

Melaluihypermedia slide1-6 dalam evaluasi tentang konsep momentum dan impuls, disajikan 5 butir soal yang dikerjakan individual Mengerjakan soal secara individual dalamhypermedia Percaya diri, jujur 5’

VIII. Sumber Belajar dan Media Pembelajaran A. Sumber Belajar

1. Haryadi, Bambang. 2009. Fisika untuk SMA/MA Kelas XI. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.

2. Kanginan, Marthen. 2006. Fisika 2 untuk SMA kelas XI. Jakarta: Erlangga. 3. Supiyanto. 2006.Fisika 2 untuk SMA Kelas XI.Jakarta: Phibeta.

B. Media Pembelajaran

Komputer dansoftware hypermediatentang konsep momentum dan impuls

IX. Penilaian Hasil Belajar A. Proses

Bagan Partisipasi (terlampir)

B. Akhir (Evaluasi)

Tes tertulis dalamsoftware hypermedia 5 butir soal Pilihan Ganda (terlampir)

Jakarta, November 2013

Mengetahui,

Guru Mata Pelajaran Mahasiswa Peneliti

Priono, S.Pd Nurul Hikmah

Bagan Partisipasi

No Aspek yang Dinilai Ya Tidak

1. Keaktifan bertanya

2. Keaktifan mengeluarkan pendapat 3. Kemampuan menjawab pertanyaan 4. Memperhatikan penjelasan guru

Instrumen Tes Tertulis

No Soal Jawaban Skor

1

Seorang petinju menyarangkan pukulan ke kepala lawannya dalam selang waktu tertentu, kemudian tangannya ditarik kembali. Hasil kali antara gaya pukulan dengan selang waktu yang dialami oleh lawannya disebut … a. momentum b. impuls c. energi d. usaha e. daya B 20 2

Momentum dan impuls merupakan besaran vektor yang arahnya masing-masing searah dengan …

a. kecepatan dan massa b. kecepatan dan waktu c. kecepatan dan gaya d. gaya dan kecepatan e. gaya dan massa

C 20 3 m1= 2,5 kg v1= 8 m/s m2= 2 kg v2= 7,5 m/s

Dua buah benda dengan massa dan kecepatan serta arah seperti pada gambar. Resultan momentum kedua benda adalah …

a. 15 kg m/s b. 20 kg m/s c. 24 kg m/s d. 25 kg m/s e. 30 kg m/s D 20

4

benda mula-mula diam,

a. 25 m/s b. 20 m/s c. 15 m/s d. 10 m/s e. 5 m/s 5

Dibawah ini contoh kon

kecuali …

a. Seorang yang memu b. Seorang petinju mem c. Sebuah mobil yang s d. Sesorang menendang e. Seseorang memukul

m, maka kecepatan akhir benda adalah ...

onsep impuls dalam kehidupan sehari-hari, ukul bola golf

emukul lawannya g sedang bergerak ang bola dengan keras

ul bola kasti dengan tongkat

D 20

Satuan Pendidikan : SMA N 4 Tangerang Selatan Mata Pelajaran : Fisika

Materi Pokok : Momentum dan Impuls

Kelas/Semester : XI / 1

Waktu : 2 x 45 menit

Pertemuan Ke- : 2

I. Standar Kompetensi

Menganalisis gejala alam dan keteraturannya dalam cakupan mekanika benda titik.

II. Kompetensi Dasar

Menunjukkan hubungan antara konsep impuls dan momentum untuk menyelesaikan masalah tumbukan.

III. Indikator Pencapaian

1. Menerapkan Hukum Kekekalan Momentum untuk sistem tanpa gaya luar.

2. Menerapkan prinsip Hukum Kekekalan Momentum untuk penyelesaian masalah yang menyangkut interaksi melalui gaya-gaya internal.

IV. Tujuan Pembelajaran

1. Setelah membaca materi pada hypermedia slide 1-6 tentang Hukum Kekekalan Momentum, siswa dapat menerapkan Hukum Kekekalan Momentum untuk sistem tanpa gaya luar.

2. Setelah melihat rumus pada hypermedia slide 3 tentang Hukum Kekekalan Momentum, siswa dapat menerapkan prinsip Hukum Kekekalan Momentum untuk penyelesaian masalah yang menyangkut interaksi melalui gaya-gaya internal

3. Setelah melihat animasi-animasi contoh aplikasi Hukum Kekekalan Momentum pada

hypermedia slide 4 tentang Hukum Kekekalan Momentum, siswa dapat memahami aplikasi Hukum Kekekalan Momentum dalam kehidupan sehari-hari

V. Materi Pembelajaran

Hukum Kekekalan Momentum

Hukum Kekekalan Momentum menyatakan bahwa dalam peristiwa tumbukan, momentum total sistem sebelum tumbukan sama dengan momentum total sistem sesudah tumbukan, asalkan tidak ada gaya luar yang bekerja pada sistem. Secara matematis dituliskan:

VI. Metode Pembelajaran

Tahap Pembelajaran

Langkah-langkah Kegiatan Nilai Karakter

yang Dikembangkan Waktu Guru Siswa A. Pendahuluan 1. Apersepsi Menggali pengetahuan awal siswa dengan memberikan

pertanyaan, “Pernahkah

kalian bermain bola biliar? Apa yang terjadi pada bola lainnya ketika kita memukul salah satu bola dengan stik pemukul?”

Memperhatikan guru dan memberikan komentar

Rasa ingin tahu,

komunikatif 5’

2. Motivasi

Melaluihypermedia slide1 dalam materi Hukum Kekekalan Momentum, siswa dimotivasi dengan tampilan video mengenai bola biliar

Memperhatikan video dalam hypermedia

Rasa ingin tahu 5’

B. Inti 1. Eksplorasi Melaluihypermedia slide1-3 dalam kompetensi tentang Hukum Kekekalan Momentum, disajikan SK, KD dan indikator yang ingin dicapai

Memperhatikan kompetensi yang ingin dicapai dalam

hypermedia Rasa ingin tahu 5’

Melaluihypermedia slide1-6 dalam materi Hukum Kekekalan Momentum, disajikan materi mengenai Hukum Kekekalan Momentum Memperhatikan materi dalam hypermedia

Rasa ingin tahu,

tanggung jawab 25’

2. Elaborasi

Melaluihypermedia slide1-4 dalam latihan tentang Hukum Kekekalan Momentum, disajikan latihan soal disertai solusinya yang berhubungan dengan Hukum Kekekalan Momentum

Mengerjakan latihan soal yang diberikan oleh guru dalamhypermedia Komunikatif, kerja keras 25’ 3. Konfirmasi Memberikan kesempatan kepada siswa yang belum memahami materi untuk bertanya

Bertanya kepada guru mengenai materi yang belum dipahami

Rasa ingin tahu, komunikatif 5’ Menjelaskan kembali

materi yang belum dipahami oleh siswa

Memperhatikan

penjelasan guru Toleransi 10’

C. Penutup 1. Penarikan Kesimpulan Membimbing siswa untuk menyimpulkan materi pembelajaran Menyimpulkan

hasil pembelajaran Komunikatif 5’

2. Evaluasi Melaluihypermedia slide1-6 dalam evaluasi tentang Mengerjakan soal secara individual dalamhypermedia Percaya diri, jujur 5’

butir soal yang dikerjakan individual VIII. Sumber Belajar dan Media Pembelajaran

A. Sumber Belajar

1. Haryadi, Bambang. 2009. Fisika untuk SMA/MA Kelas XI. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.

2. Kanginan, Marthen. 2006. Fisika 2 untuk SMA kelas XI. Jakarta: Erlangga. 3. Supiyanto. 2006.Fisika 2 untuk SMA Kelas XI.Jakarta: Phibeta.

B. Media Pembelajaran

Komputer dansoftware hypermediatentang Hukum Kekekalan Momentum

IX. Penilaian Hasil Belajar A. Proses

Bagan Partisipasi (terlampir)

B. Akhir (Evaluasi)

Tes tertulis dalamsoftware hypermedia5 butir soal Pilihan Ganda (terlampir)

Jakarta, November 2013

Mengetahui,

Guru Mata Pelajaran Mahasiswa Peneliti

Priono, S.Pd Nurul Hikmah

Bagan Partisipasi

No Aspek yang Dinilai Ya Tidak

1. Keaktifan bertanya

2. Keaktifan mengeluarkan pendapat 3. Kemampuan menjawab pertanyaan 4. Memperhatikan penjelasan guru

Instrumen Tes Tertulis

No Soal Jawaban Skor

1

Berdasarkan Hukum Kekekalan Momentum, jika tidak ada gaya luar yang bekerja pada benda, maka…..

a. momentum sebelum tumbukan sama dengan momentum setelah tumbukan

b. momentum sebelum tumbukan lebih besar daripada momentum setelah tumbukan

c. jumlah momentum sebelum tumbukan sama dengan jumlah momentum setelah tumbukan

d. jumlah momentum sebelum tumbukan lebih besar daripada jumlah momentum setelah tumbukan

e. jumlah momentum sebelum tumbukan lebih kecil daripada jumlah momentum setelah tumbukan

C 20

2

Sebuah peluru bermassa 15 gram ditembakkan dari senapan bermassa 1,6 kg dengan kelajuan 120 m/s. Kecepatan mundur sesaat menembak adalah….. a. -0,125 m/s b. -1,125 m/s c. -11,25 m/s d. 0,125 m/s e. 1,125 m/s B 20 3

Perhatikan gambar di bawah ini!

1 kg 3 kg

vA= 3 m/s vB= 1 m/s

Jika diketahui kecepatan bola A setelah tumbukan adalah 2 m/s, kecepatan bola B setelah tumbukan adalah…..

a. -2/3 m/s b. -4/3 m/s c. 2/3 m/s d. 4/3 m/s e. 2 m/s A 20 B A

4

horizontal. Bola melekat pada kereta mainan. Kecepatan kereta setelah tumbukan adalah….. a. 0,9 m/s b. 1 m/s c. 1,8 m/s d. 18 m/s e. 180 m/s C 20 5

Perhatikan beberapa peristiwa berikut!

(1) Bola baja diayunkan dengan rantai untuk menghancurkan dinding tembok

(2) Dua buah mobil yang saling bertabrakan (3) Benturan meteor terhadap bumi

(4) Peluncuran roket

Peristiwa yang merupakan aplikasi dari Hukum Kekekalan Momentum adalah ... a. 4 saja b. 1 dan 3 c. 2 dan 4 d. 1, 2 dan 3 e. Semuanya benar E 20

Satuan Pendidikan : SMA N 4 Tangerang Selatan Mata Pelajaran : Fisika

Materi Pokok : Momentum dan Impuls

Kelas/Semester : XI / 1

Waktu : 3 x 45 menit

Pertemuan Ke- : 3

I. Standar Kompetensi

Menganalisis gejala alam dan keteraturannya dalam cakupan mekanika benda titik.

II. Kompetensi Dasar

Menunjukkan hubungan antara konsep impuls dan momentum untuk menyelesaikan masalah tumbukan.

III. Indikator Pencapaian

1. Menyebutkan syarat untuk berbagai peristiwa tumbukan

2. Mengintegrasikan Hukum Kekekalan Energi dan Kekekalan Momentum untuk berbagai peristiwa tumbukan

3. Menganalisis gerak suatu benda untuk menyelesaikan persoalan menyangkut peristiwa tumbukan

IV. Tujuan Pembelajaran

1. Setelah membaca materi pada hypermedia slide 1-15 tentang tumbukan, siswa dapat menyebutkan syarat untuk berbagai peristiwa tumbukan

2. Setelah melihat rumus Hukum Kekekalan Momentum dan Hukum Kekekalan Energi Kinetik (slide 4), serta rumus energi kinetik yang hilang (slide14) pada hypermedia

tentang tumbukan, siswa dapat mengintegrasikan Hukum Kekekalan Energi dan Kekekalan Momentum untuk berbagai peristiwa tumbukan

3. Setelah melihat animasi dan syarat terjadinya peristiwa tumbukan (slide3-5, 7-9 dan 11-12) pada hypermedia tentang tumbukan, siswa dapat menganalisis gerak suatu benda untuk menyelesaikan persoalan menyangkut peristiwa tumbukan

V. Materi Pembelajaran

Tumbukan

Berdasarkan sifat kelentingan atau elastisitas benda yang bertumbukan, tumbukan dapat dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu:

1. Tumbukan Lenting Sempurna

Pada tumbukan lenting sempurna, berlaku Hukum Kekekalan Momentum dan Hukum Kekekalan Energi Kinetik. Misalnya, dua buah benda dengan massam1dan m2

bergerak dengan kecepatan v1 dan v2 dengan arah berlawanan. Kedua benda bertumbukan, sehingga kecepatan kedua benda menjadi v1 dan v2. Berdasarkan Hukum Kekekalan Momentum dan Hukum kekekalan Energi Kinetik, persamaan koefisien restitusi (e) untuk tumbukan lenting sempurna:

tidak berlaku Hukum Kekekalan Energi Kinetik. Misalnya, sebuah bola elastis jatuh bebas dari ketinggian h1 dari lantai, maka akan terjadi tumbukan antara bola dengan lantai sehingga bola memantul setinggi h2. Berdasarkan persamaan pada gerak jatuh bebas, diperoleh persamaan koefisien restitusi (e) untuk tumbukan lenting sebagian:

3. Tumbukan Tidak Lenting Sama Sekali

Pada tumbukan tidak lenting sama sekali, sesudah tumbukan kedua benda bersatu, sehingga kecepatan kedua benda sesudah tumbukan besarnya sama, yaitu v1 =

v2=v. Berdasarkan Hukum Kekekalan Momentum:

maka besar koefisien restitusi (e) untuk tumbukan tidak lenting sama sekali adalah:

VI. Metode Pembelajaran

Dokumen terkait