• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hasil Survei Bulan September 2021

Dalam dokumen Lasino J. Putro BAB TIGA (Halaman 22-31)

Penulis menjaring data dengan cara menyebarkan angket yang berisi beberapa pertanyaan dengan menggunakan google form. Responden yang memberikan respons dengan mengirim formulir yang sudah diisi dengan jawaban yang ada dalam pilihan. Ada sekitar 232 orang yang mengisi dan mengembalikan kuesioner.

1. Data Responden

Adapun data responden adalah sebagai berikut:

1) Pertama, usia responden bervariasi antara 18 tahun sampai 66 tahun. Hanya ada 4 orang yang tidak diketahui usianya.

Pada umumnya, responden berusia antara 18 tahun sampai 49 tahun.

2) Kedua, tentang jenis kelamin dari 232 orang respondens, yang berjenis kelamin laki-laki sejumlah 140 orang dan perempuan sejumlah 92 orang.

3) Ketiga, menyangkut tentang profesi atau pekerjaan dari 232 orang respondens memang bervariasi, diantaranya: dosen, guru, mahasiswa, karyawan, wirausaha, pelayan Tuhan, ibu rumahtangga, Aparatur Sipil Negara, pensiunan.

4) Keempat, adapun asal mereka dari berbagai propinsi, dimana mereka berdomisili sewaktu mengisi form yang

dikirimkan. Diantaranya dari Jakarta, Banten, Jawa Barat, Sumatra Selatan, Lampung, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Maluku, Papua Barat, Sumatra Utara, Kutai Barat, Jambi, Kepulauan Riau, Sumba, Nias, Yogyakarta, Bali.

5) Kelima, ada lima (5) pertanyaan yang penulis ajukan kepada respondens untuk dijawab. Lima pertanyaan tersebut ialah menyangkut tentang khotbah dan sekitarnya, yang penulis ambil secara simple saja. Pertanyaan tersebut ialah:

a) Menurut anda jenis khotbah apa yang menarik?

b) Berapa menurut anda durasi yang ideal dalam khotbah?

c) Menurut anda materi khotbah seperti apa yang menarik?

d) Bagaimana cara khotbah yang menarik?

e) Bentuk media yang menunjang dan cocok untuk khotbah sekarang?

2. Hasil Penelitian

1) Jenis Khotbah yang Disukai

Penelitian terhadap jenis atau bentuk khotbah seperti apa yang menarik bagi pendengar untuk saat ini. Dapat dilihat melalui gambar dan keterangan berikutnya.

Dari gambar tersebut nampak dari hasil survey secara prosentase yaitu :

- Jenis khotbah ekspositori, yang memilih sejumlah 41%.

- Jenis khotbah topikal, yang memilih sejumlah 38,2%.

- Jenis khotbah tekstual, yang memilih sejumlah 16,9 %.

- Jenis khotbah lain, yang memilih hal tersebut sejumlah 4,8%.

Dari jumlah tersebut, khotbah ekspositori menempati urutan pertama dari pilihan responden. Tetapi perbedaan secara prosentase, tidaklah begitu menyolok. Jadi bolehlah dikatakan bahwa perbedaan itu tidak begitu signifikan. Dari hasil tersebut, kecenderungan pendengar agaknya mengarah kepada dua bentuk khotbah, yaitu ekspositori dan topikal. Bila dikaitkan dengan kebiasaan pengkhotbah, maka mendorong pengkhotbah untuk bisa menyesuaikan diri dengan dua macam khotbah tersebut. Tetapi dipihak lain, bisa juga memiliki ciri khas pendengar yang berbeda dan budaya berbeda sehingga berpengaruh terhadap penentuan model khotbah yang dipergunakan.

2) Waktu Ideal Pada Waktu Berkhotbah

Pada bagian ini membahas tentang durasi waktu khotbah yang ideal dalam berkhotbah. Dan hasilnya sebagai berikut:

Berdasarkan diagram di atas tentang waktu ideal saat menyampaikan khotbah adalah:

- Durasi khotbah 30 – 45 menit. Dari hasil penelitian, responden yang memilih sejumlah 55,6%.

- Durasi khotbah 20 – 30 menit. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang memilih sejumlah 35,8%.

- Durasi khotbah 45 – 60 menit. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang memilih ada sejumlah 7,8%.

- 1% responde ragu-ragu.

Dari hasil penelitian diatas, nampaknya responden lebih memilih waktu yang ideal dalam berkhotbah itu sekitar, 30 - 45 menit saja dan malah ada yang memilih waktunya lebih pendek dari itu. Kadangkala memang ada pengaruh-pengaruh lain untuk bisa mendengar dalam durasi berapa lama. Kalau penyampaiannya menarik, sering orang bisa saja mendengar melebihi waktu tersebut. Tetapi paling tidak para pengkhotbah bisa mendapatkan gambaran untuk durasi yang ideal.

3) Materi Khotbah

Terkait dengan materi khotbah, hasil penelitian seperti yang tampak pada diagram adalah:

Berdasarkan diagram di atas bahwa:

- Materi khotbah etika/moral/praktis . Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang memilih sejumlah 34,4%.

- Materi khotbah yang alkitabiahlah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang memilih sejumlah 33,2%.

- Materi khotbah bentuk pengajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang memilih sejumlah 28,4%.

- Materi lainnya. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang memilih sejumlah 4% saja.

Dari hasil penelitian di atas, tidaklah signifikan perbedaannya karena jumlah prosentase tidaklah begitu jauh berbeda atau mencolok. Jika diurutkan maka akan ditemukan bahwa yang menarik yaitu tentang etika, moral dan hal-hal yang praktis dan diikuti dengan khotbah yang membahas ayat-ayat Alkitab atau semacam pendalaman Alkitab.

Selanjutnya tentang khotbah yang membahas pengajaran, yaitu tentang ajaran-ajaran iman Kristen. Ada yang berminat untuk hal-hal yang lain, tetapi hanya sedikit saja.

Hasil penelitian ini setidaknya menjadi gambaran bagi para pengkhotbah masa kini dalam mempersiapkan dan menyampaikan khotbah. Perpaduan diantara ketiga unsur di atas akan lebih lengkap dan menarik pendengarnya.

4) Cara Berkhotbah

Pada bagian dibawah ini, meneliti tentang cara berkhotbah yang menarik, dan hasil yang dihimpun dari para responden menunjukkan:

Bila diperhatikan pada gambar diatas, nampaklah hasilnya sebagai berikut:

- Cara khotbah yang serius dan santai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang memilih sejumlah 70,7%.

- Cara khotbah yang santai dan penuh humor menarik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang memilih sejumlah 19,8%.

- Cara khotbah yang sangat serius. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang memilih sejumlah 6,4%.

- Cara khotbah yang lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang memilih sejumlah 3%.

Jadi, dapatlah diambil kesimpulan bahwa saat ini, khotbah yang lebih menarik adalah cara penyampaian serius dan santai. Disini menunjukkan bahwa serius hal-hal yang disampaikan dengan cara santai atau bisa menunjukkan variasi dalam cara berkhotbah, kadang serius dan kadang ada waktu jedah untuk santai. Mengelola momen cara menyampaikan berpengaruh terhadap hasil yang ingin dicapai. Rupanya pendengar tidak begitu antusias dengan cara yang santai dan penuh humor.

5) Media Khotbah

Terkait media dalam berkhotbah, hasil penelitian menunjukkan bahwa

- Media yang cocok ialah dengan power point dan kualitas mikrofon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden

- Media yang cocok mikrofon saja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang memilih sejumlah 12,1%.

- Media yang lain/tambahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang memilih sejumlah 9,5%.

Jelas sekali dan sangat signifikan bahwa responden 78,4%, artinya sebagian besar memilih pengkhotbah mempergunakan mikrofon dan mempresentasikan khotbahnya melalui power point. Seharusnya seperti itulah untuk pendengar di zaman sekarang ini. Pendengar akan lebih lama mengingat khotbah, jika pengkhotbah menggunakan audio visual dibanding hanya audio saja. Berarti pengkhotbah harus pandai-pandai mengaturnya dan menggunakan media yang sesuai atau cock. Tentu penyampaian yang bisa diterima dengan baik dan langsung pada kebutuhan atau menjawab pergumulan pendengar. Sepertinya menjadi ciri-ciri pendengar sekarang. Ingin mendapatkan khotbah yang singkat, lugas, praktis dan memiliki bobot serta enak cara penyampaiannya. Pengkhotbah mesti memperhatikan model pendengar sekarang ini, apalagi khotbah secara online atau virtual, kadangkala tidak memiliki waktu yang panjang. Harus bijak dalam berkhotbah di masa pandemik ini dan dapat membuat kemasan yang menarik sehingga tidak ditinggalkan pendengar.

Masukan yang perlu diperhatikan untuk para pengkhotbah zaman sekarang ini, jangan hanya

menitikberatkan pada metode yang tepat, tetapi juga menjawab kebutuhan pendengar dan relevan Firman Tuhan sehingga jemaat memiliki pemahaman yang benar tentang rahasia Firman Allah.

D. Kesimpulan

Menyangkut bentuk atau jenis khotbah yang disukai oleh pendengar di saat sekarang adalah bentuk ekspositori dan bentuk topikal. Kemudian lama atau durasi berkhotbah, sekitar 30 – 45 menit adalah waktu yang ideal dan pilihan kedua diantara 20 – 30 menit. Selanjutnya untuk materi khotbah yang menarik adalah etika, moral dan kehidupan praktis serta model PA. Tidak berarti khotbah pengajaran tidak penting, karena ada yang memilih pengajaran.

Cara khotbah yang baik yaitu menyampaikan hal serius dengan santai. Pandai menempatkan intonasi dalam berkata-kata dan menciptakan suasana penyampaian yang santai sehingga pendengar tidak merasa seperti diberondong sejuta kata.

Adapun bentuk media yang cocok dan menunjang dalam penyampaian yaitu dengan menggunakan mikrofon dengan suara yang disesuaikan dengan ruangan serta media power point yang menarik sehingga membantu dan memudahkan pendengar dalam menyimak khotbah.

Dalam dokumen Lasino J. Putro BAB TIGA (Halaman 22-31)

Dokumen terkait