• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

4. Hasil Uji Coba Lapangan Awal

Hasil uji coba lapangan awal pada pengembangan Alat Permainan Edukatif Maze Bangun Datar dilakukan oleh 4 siswa kelas II SD Negeri karangmulyo, Purwodadi, Purworejo. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, peneliti memperoleh hasil dengan jumlah penilaian sebanyak 30 dari total jumlah penilaian sebanyak 32. Dari jumlah penilaian tersebut dapat di rerata menjadi 0,93 sehingga dapat dikatakan bahwa media Maze Bangun Datar “Layak”. Dalam penelitian pada uji coba lapangan awal yang melibatkan 4 siswa kelas II ini, media tersebut mendapatkan respon yang baik. Siswa tertarik untuk memainkannya dengan menjalankan gacu sesuai alur dan pasangangannya. Namun dalam prakteknya terdapat saran dari siswa, bahwa buku panduan yang belum begitu jelas. Karena salah satu siswa belum dapat membaca dengan lancer. Seperti dijelaskan pada tabel dibawah ini:

Tabel 4.5 Tabel Hasil Uji Coba Lapangan Awal

5. Hasil Revisi Produk Uji Coba Lapangan Awal

Berdasarkan hasil uji coba produk awal media Maze Bangun Datar ini dinyatakan “Layak/baik” digunakan untuk siswa kelas II SD Negeri Karangmulyo, Purwodadi, Purworejo tidak ada yang perlu direvisi.

6. Hasil Uji Coba Lapangan Utama

Pada uji coba lapangan utama ini, subyek uji coba nya dilakukan oleh 8 siswa dari kelas II. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, peneliti memperoleh hasil dengan jumlah penilaian sebanyak 61 dari total jumlah penilaian sebanyak 64. Dari jumlah penilaian tersebut dapat di rerata 0,95 sehingga dapat dikatakan bahwa media Maze Bangun Datar “Layak”. Seperti dijelaskan pada tabel dibawah ini:

No Pertanyaan Skor

1 Apakah menurut adik-adik Maze Bangun Datar itu menarik digunakan untuk belajar ? 4 2 Apakah warna-warna yang ada dalam Maze Bangun Datar sudah menarik ? 3 3 Apakah adik-adik menyukai gambar yang ada dalam Maze Bangun Datar tersebut ? 4 4 Apakah adik-adik sudah jelas dengan penggunaan tulisan dalam buku panduan itu ? 4

5 Apakah media Maze Bangun Datar tersebut mudah digunakan? 4

6 Apakah adik-adik dapat memahami semua materi yang dijelaskan mengenai

pengelompokkan bangun datar? 4

7 Apakah adik-adik sudah jelas dengan semua materi yang ada dalam Maze Bangun Datar

? 4

8 Apakah adik-adik sudah jelas menggunakan media ini melalui buku panduan permainan ? 3

Total Skor 30

Tabel 4.6 Tabel Hasil Uji Coba Lapangan Utama

7. Hasil Revisi Produk Uji Coba Lapangan Utama

Berdasarkan hasil uji coba lapangan utama, media Maze Bangun Datar ini dinyatakan “Layak/baik” digunakan untuk siswa kelas II SD Negeri Karangmulyo, Purwodadi, Purworejo. Sehingga peneliti tidak merevisi media Maze Bangun Datar.

8. Hasil Uji Coba Pelaksanaan Lapangan

Pada uji coba pelaksanaan lapangan ini, subyek uji coba nya melibatkan 16 siswa kelas II. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, peneliti memperoleh hasil dengan jumlah penilaian sebanyak 126 dari total jumlah penilaian sebanyak 128. Dari jumlah penilaian tersebut dapat di rerata menjadi 0,98 sehingga dapat dikatakan bahwa media Maze Bangun Datar “Layak”. Seperti dijelaskan pada tabel dibawah ini:

No Pertanyaan Sko

r

1 Apakah menurut adik-adik Maze Bangun Datar itu menarik digunakan untuk belajar ? 8 2 Apakah warna-warna yang ada dalam Maze Bangun Datar sudah menarik ? 8

3 Apakah adik-adik menyukai gambar yang ada dalam Maze Bangun Datar tersebut ? 8 4 Apakah adik-adik sudah jelas dengan penggunaan tulisan dalam buku panduan itu ? 8

5 Apakah media Maze Bangun Datar tersebut mudah digunakan? 6

6 Apakah adik-adik dapat memahami semua materi yang dijelaskan mengenai pengelompokkan

bangun datar? 8

7 Apakah adik-adik sudah jelas dengan semua materi yang ada dalam Maze Bangun Datar ? 7 8 Apakah adik-adik sudah jelas menggunakan media ini melalui buku panduan permainan ? 8

Total Skor 61

Tabel 4.7 Tabel Hasil Uji Coba Pelaksanaan Lapangan

No Pertanyaan Skor

1 Apakah menurut adik-adik Maze Bangun Datar itu menarik digunakan untuk belajar ? 16 2 Apakah warna-warna yang ada dalam Maze Bangun Datar sudah menarik ? 16 3 Apakah adik-adik menyukai gambar yang ada dalam Maze Bangun Datar tersebut ? 16 4 Apakah adik-adik sudah jelas dengan penggunaan tulisan dalam buku panduan itu ? 16

5 Apakah media Maze Bangun Datar tersebut mudah digunakan? 15

6 Apakah adik-adik dapat memahami semua materi yang dijelaskan mengenai

pengelompokkan bangun datar? 16

7 Apakah adik-adik sudah jelas dengan semua materi yang ada dalam Maze Bangun Datar ? 16 8 Apakah adik-adik sudah jelas menggunakan media ini melalui buku panduan permainan ? 15

Total Skor 126

9. Hasil Penyempurnaan Produk Akhir

Pada uji coba pelaksanaan APE Maze Bangun Datar sudah dikatakan layak dan baik untuk digunakan untuk kelas II Sekolah Dasar. Dalam proses penelitian, didapatkan data bahwa siswa tidak mengalami kesulitan dalam memainkan media Maze Bangun Datar tersebut. Deskripsi dari APE Maze Bangun Datar dibagi menjadi dua kategori, yaitu:

a. Spesifikasi secara fisik

Dalam APE Maze bangun datar ini terdapat beberapa komponen di dalamnya:

1) Berbentuk papan 45 cm x 30 cm dengan tinggi 2 cm. Bagian atas pada papan terdapat lubang panjang yang merupakan alur.

Sedangkan sisi bawah terdapat gambar yang menggambarkan jenis-jenis bangun datar. Desain cover atau sisi atas pada papan

menggunakan dari sticker vinyl sedangkan desain sisi bawah papan menggunakan sticker chromo.

2) Buku petunjuk penggunaan alat permainan edukatif Maze Bangun Datar dicetak dengan kertas ArtPaper 120 gram.

Panjang 45 cm dan lebar 9,5 cm. bentuk persegi panjang dan dilipat menjadi 4 bagian.

3) Kemasan untuk tempat gacu dan buku panduan berbentuk kotak. Kemasan terbuat dari bahan karton. Kemasan dilapisi sticker chromo. Ukuran kemasan yaitu panjang 13 cm, lebar 11 cm dan tinggi 5 cm.

4) Gacu terbuat dari kayu MDF dan kayu randu. Gacu dilapisi dengan sticker vinyl glossy. Gacu terdiri dari 4 warna biru dan 4 warna hijau. Gacu ini untuk memasangkan bagian bangun datar pada papan maze. Apabila digabungkan akan menjadi bentuk bangun datar yang utuh.

b. Spesifikasi secara substansi

Alat Permainan Edukatif ini dikembangkan untuk kelas II SD Negeri Karangmulyo, Purwodadi, Purworejo untuk mata pelajaran Matematika dengan pokok bahasan mengelompokkan bangun datar.

B. Pembahasan

Produk yang dikembangkan merupakan alat permainan edukatif yang dirancang khusus untuk kelas 2 Sekolah Dasar pada mata pelajaran Matematika. Materi dalam permainan ini mengacu pada Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar dan Indikator dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Kompetensi dasarnya yaitu mengelompokkan bangun datar.

Pengembangan produk Alat Permainan Edukatif dapat menunjang proses pembelajaran khususnya siswa terutama kelas 2 SD. Alat permainan edukatif yang dikembangkan, diharapkan mampu mengatasi permasalahan belajar, mengoptimalkan proses pembelajaran, dan meningkatkan kemampuan anak didik serta dapat menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Menurut Mayke (1995) yang menyatakan bahwa belajar dengan bermain memberikan kesempatan kepada anak untuk memanipulasi, mengulang-ulang, menemukan sendiri, bereksplorasi, mempraktekkan dan mendapatkan bermacam-macam konsep serta pengertian yang tidak terhitung banyaknya.

Alat permainan ini juga dirancang sesuai karakteristik siswa kelas 2 dari bentuk permainan yang menggunakan papan kayu. Bentuk permainan yaitu persegi panjang dengan ukuran sesuai karakteristik siswa. Bahan yang digunakan juga relatif aman untuk digunakan dan tidak membahayakan siswa. Untuk huruf yang digunakan dalam buku panduan tidak terlalu kaku, dan ukurannya tidak terlalu kecil dan tidak terlalu

besar. Warna yang digunakan juga warna yang cerah agar siswa senang terhadap alat permainan ini.

Tujuan penelitian pengembangan ini yaitu dihasilkannya alat permainan edukatif Maze Bangun Datar yang layak untuk mata pelajaran Matematika bagi siswa kelas II SD Negeri Karangmulyo Purworejo.

Kelayakan dari pengembangan media ini diperoleh dengan menggunakan angket yang diberikan kepada ahli media, ahli materi dan subyek uji coba atau siswa kelas 2. Untuk para ahli media dan materi diberikan instrumen penilaian berupa angket dan saran atau komentar. Sedangkan untuk siswa kelas 2 diberikan instrumen penilaian berupa angket dengan pilihan jawaban “ya dan tidak”.

Uji kelayakan produk dalam penelitian pengembangan ini dilakukan melalui beberapa tahap uji coba untuk mendapat saran, sehingga Alat Permainan Edukatif yang dikembangkan layak digunakan, tahapan dalam penelitian ini meliputi: 1) validasi ahli materi 2) validasi ahli media 3) uji coba produk awal 4) uji coba lapangan 5) uji lapangan.

Pada validasi materi hanya 1 tahap, ahli materi memberikan penilaian dalam kategori “sangat baik”. Namun ahli materi memberikan saran terhadap Maze Bangun Datar yaitu alat perlu diperkuat agar ketika digunakan oleh anak tidak lepas, potongan bangun yang tersedia bisa lebih variatif, Pewarnaan bangun agar lebih cerah, di sediakan 2 atau 3 unit untuk terlaksananya bermain kelompok, Permainan ini bersifat individu.

Permainan ini digunakan hanya untuk satu pemain. Agar tujuan

pembelajaran bisa tercapai dengan menggunakan permainan ini. Badru Zaman (2006: 7) mengungkapkan beberapa syarat salah satunya syarat edukatif yaitu pembuatan alat permainan edukatif harus menyesuaikan dengan program pendidikan yang berlaku supaya dalam pembuatannya dapat membantu tujuan-tujuan pendidikan.

Pada validasi media dilakukan melalui 3 tahap. Pada tahap I Alat Permainan Edukatif masih sangat banyak yang di revisi dan mendapat hasil dalam kategori “baik” dari ahli media namun masih belum layak untuk diuji cobakan. Masih ada beberapa yang harus di revisi yaitu warna yang digunakan sebaiknya diganti dengan warna cerah. Selain itu penjelasan pada buku petunjuk lebih rinci dan lengkap karena yang menggunakan adalah anak-anak.

Pada validasi media II validator menyatakan bahwa APE tersebut memperoleh penilaian dalam kategori “Baik” dan sudah layak diuji cobakan dengan revisi. Terdapat bagian-bagian yang harus diperbaiki, di antaranya yaitu warna gacu harus diganti dengan warna yang cerah agar anak-anak tertarik untuk memainkannya. Selain itu penggunaan bahasa dalam buku panduan masih harus diperbaiki, agar mudah dipahami oleh anak-anak.

Pada validasi tahap III mendapat penilaian dalam kategori ”baik”

dan sudah layak untuk diujicobakan tanpa di revisi.

Selanjutnya, peneliti melakukan uji coba sebanyak 3 tahap, yaitu uji coba produk awal, uji coba lapangan utama, dan uji coba pelaksanaan lapangan. Pada tahap ujicoba produk awal melibatkan 4 responden, yaitu 4 siswa kelas 2 SD Negeri Karangmulyo, Purwodadi, Purworejo dengan memberikan angket yang berisi 8 indikator di dalamnya. Hasil penilaian pada tahap ujicoba produk awal ini memperoleh hasil “layak” dengan rerata 0,93. Ujicoba produk awal ini mendapat respon sangat tinggi dari siswa. 4 siswa yang menjadi responden juga antusias memainkan permainan Maze Bangun Datar ini, karena mereka dapat bermain. . Selain bermain dengan mereka juga dapat belajar mengenai materi-materi yang tersedia dengan bantuan guru sebagai fasilitator, penerapan konsep belajar sambil bermain dapat terlaksana. Seperti yang dikemukakan oleh Badru Zaman (2006: 8-10) yaitu fungsi alat permainan edukatif menciptakan situasi bermain (belajar) yang menyenangkan, karena pada dasarnya anak-anak menyukai kegiatan bermain. Selanjutnya dari ke 4 siswa untuk ujicoba awal hasilnya 1 siswa yang merasa kesulitan membaca buku panduan. Karena anak tersebut kurang lancar dalam membaca. Selanjutnya untuk 3 siswa yang lain sangat tertarik dan senang terhadap media pembelajaran tersebut. Namun ada juga beberapa yang kesulitan menggerakkan dan memasukkan gacu ke dalam papan Maze. Seperti yang dikemukakan oleh Andang Ismail (2009: 146-149) mengenai pemilihan alat atau perlengkapan belajar sebaiknya memperhatikan 1) desain yang

mudah dan sederhana, 2) multifungsi, 3) menarik, 4) berukuran besar dan mudah digunakan

Pada tahap uji coba lapangan, melibatkan 8 responden, yaitu 8 siswa kelas 2 SD Negeri Karangmulyo, Purwodadi, Purworejo. Hasil dari uji coba lapangan ini di kategorikan “Layak”, rerata dari hasil penilaian siswa terhadap APE mendapat perolehan 0,95. Mereka memainkannya dengan senang dan bahagia. Mereka saling berlomba untuk menyelesaikan permainanannya lebih dulu.

Pada uji lapangan melibatkan 16 responden, yaitu 16 siswa kelas 2 SD Negeri Karangmulyo, Purwodadi, Purworejo. Hasil uji coba yang terakhir ini, mendapat penilaian rerata 0,98 dan dikategorikan “Layak”.

Antusias siswa dalam memainkan permainan ini sangat tinggi. Mereka bersemangat dan senang dalam memainkan permainan ini. Namun ada beberapa siswa yang masih kesulitan memainkannya yaitu memasangkan antara gacu dengan bagian bangun datar pada papan maze. Semua bentuk gacu dibuat hampir sama yaitu bentuk segitiga.

Berdasarkan hasil penelitian dari 1) validasi ahli materi 2) validasi ahli media 3) uji coba produk awal 4) uji coba lapangan utama5) uji pelaksanaan lapangan, maka Alat Permainan Edukatif “Layak” untuk digunakan sebagai media dalam menunjang proses pembelajaran pada mata pelajaran Matematika dengan pokok bahasan mengelompokkan bangun datar.

C. Keterbatasan Penelitian

Terdapat keterbatasan dalam pengembangan alat permainan edukatif Maze Bangun Datar yaitu

1. Media pembelajaran hanya dikembangkan sebanyak 4 buah jadi dalam pelaksanaan tahap uji coba harus bergantian karena terbatasnya media.

2. Belum semua materi bangun datar disajikan hanya terbatas pada jenis-jenis bangun datar.

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

Hasil penelitian menunjukkan bahwa mengembangkan Alat Permainan Edukatif Maze Bangun Datar menggunakan 9 tahapan pengembangan menurut Borg & Gall dinyatakan layak. Hal ini didukung dari hasil penilaian produk yang telah dilakukan oleh ahli materi menunjukkan bahwa Maze Bangun Datar dinyatakan sangat baik (4,30), hasil penilaian produk oleh ahli media menunjukkan bahwa Maze Bangun Datar dinyatakan baik (4,15). hasil uji coba lapangan awal dinyatakan layak (0,93), hasil uji coba lapangan utama dinyatakan layak (0,95) dan hasil uji coba pelaksanaan lapangan dinyatakan layak (0,98).

B. Saran

Berdasarkan kesimpulan, adapun beberapa saran yang dapat disampaikan adalah sebagai berikut:

1. Bagi pengembang selanjutnya, diharapkan dapat mengembangkan alat permainan edukatif Maze Bangun Datar dengan tema yang lainnya dan di uji efektivitasnya.

2. Bagi tenaga pengajar/guru, diharapkan dapat memanfaatkan alat permainan edukatif Maze Bangun Datar sebagai salah satu alternatif media pembelajaran sehingga proses pembelajaran di kelas lebih menyenangkan bagi siswa.

3. Bagi siswa kelas II SD, diharapkan alat permainan edukatif Maze Bangun Datar dapat dimanfaatkan untuk kegiatan belajar yang menyenangkan karena mereka dapat belajar sambil bermain.

DAFTAR PUSTAKA

Anayanti Rahmawati. (2014). Metode Bermain Peran dan Alat Permainan Edukatif untuk Meningkatkan Empati Anak Usia Dini. Diakses dari Journal.uny.ac.id/index.php/jpa/article/download/2875/2403. Diakses pada tanggal 3 April 2016, pukul 12.30 WIB.

Andang Ismail. (2009). Education Games. Yogyakarta: Pro-U Media.

Agung Triharso. (2013). Permainan Kreatif dan Edukatif Untuk Anak Usia Dini.

Andi Offset. Yogyakarta.

Ali Hamzah dan Muhlisrarini. (2014). Perencanaan dan Strategi Pembelajaran Matematika. Depok: PT. Rajagrafindo Persada.

Anggani Sudono. (2006). Sumber Belajar dan Alat Permainan (untuk Pendidikan Anak Usia Dini. Bandung: Alfabeta.

Antonius Cahyo Prihandoko. (2006). Memahami Konsep Matematika Secara Benar dan Menyajikan dengan Menarik. Jakarta: Depdiknas.

Badru Zaman. (2006). Pengembang Alat Permainan Edukatif Untuk Anak Taman Kanak-Kanak. Diakses: http://badruzaman.staf.upi.edu/files/2011/12/

materi-media-paud-upi.pdf. Pada tanggal 1 April 2016, pukul 11.25 WIB.

Baharuddin dan Esa Nur Wahyuni. (2008). Teori Belajar & Pembelajaran.

Jogjakarta: AR-RUZZ Media.

BSNP. (2006). Standar Isi. Jakarta: Badan Standar Nasional Pendidikan.

Cucu Eliyati. (2005). Pemilihan dan Pengembangan Sumber Belajar untuk Anak Usia Dini. Jakarta: Depdiknas.

Depdiknas. (2003). Pembelajaran Matematika. Jakarta: Depdiknas.

Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini. (2003). Alat PermainanEdukatif untuk Kelompok Bermain. Jakarta: Depdiknas.

Djam’an Satori, Aan Komariah. (2011). Metodologi Penelitian Kualitatif.

Bandung: Alfabeta.

Heruman. (2013). Model Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar. Bandung:

PT Remaja Rosdakarya.

Hurlock, Elizabeth B. (1978). Perkembangan Anak. Jilid 1. Jakarta: Erlangga.

Iqbal Hasan. (2008). Analisis Data Penelitian dengan Statistik. Jakarta: Bumi

Isy Yahya (2014). “Peningkatan Kemampuan Mengerjakan Maze Melalui Metode Proyek Pada anak kelompok B di TK cempaka kecamataan kabila kabupaten bone bolango”. eprints.Universitas Negeri Gorontalo. Diakses

http://eprints.ung.ac.id/6589/3/2012-1-862017-153408094-bab2-30082012105850.pdf. Pada tanggal 2 April 2016, pukul 10.30 WIB.

Laila Khoris. (2012). Alat Permainan Edukatif. Diakses melalui https://lailakhoris.wordpress.com/makalah-ape/. Pada tanggal 20 April 2016

Mayke S. Tedjasaputra. (2005). Bermain, Mainan, dan Permainan. Jakarta:

Grasindo.

Nana Sudjana dan Ahmad Rivai. (2002). Media Pengajaran. Bandung: Sinar Baru Algensindo.

Nana Syaodih Sukmadinata. (2005). Prosedur Penelitian Pendidikan. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya Offset.

Paul Suparno. 1997. Filsafat Konstruktivisme dalam Pendidikan. Yogyakarta:

Kanisius.

Rita Eka Izzaty dkk. (2008). Perkembangan Peserta Didik. Yogyakarta: UNY Press.

Santrock, John W. (2002). Life-Span Development. Jilid 1. Jakarta: Erlangga 74.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sukandarrumidi. (2004). Metode Penelitian. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Suyadi. (2009). Permainan Edukatif yang Mencerdaskan. Yogyakarta : Power Books (IHDINA).

Undang-Undang RI No. 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Semarang: Aneka Ilmu.

Zainal Arifin. (2011). Penelitian Pendidikan Penelitian Dan Paradigma Baru.

Bandung : PT Remaja Rosdakarya.

LAMPIRAN

Lampiran 1. Perangkat Pembelajaran

1. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Satuan Pendidikan : SD Negeri Karangmulyo Kelas / Semester : II / 2

Waktu : 1x pertemuan ( 3 x 35 menit ) A. Standar Kompetensi

Mengenal unsur-unsur bangun datar sederhana B. Kompetensi Dasar

Mengenal sisi-sisi bangun datar C. Indikator

1. Menemukan

2. Mengelompokkan bangun-bangun datar sederhana yang mempunyai jumlah sisi sama.

3. Menyebutkan nama bangun datar yang sudah dikelompokkan.

D. Tujuan Pembelajaran.

1. Siswa dapat menemukan bangun-bangun datar sederhana menggunakan alat permainan maze bangun datar dengan benar.

2. Siswa dapat mengelompokkan bangun-bangun datar sederhana yang mempunyai jumlah sisi sama.

3. Siswa dapat menyebutkan nama bangun datar yang sudah dikelompokkan pada maze bangun datar.

E. Materi Ajar ( materi pokok )

Unsur-unsur bangun datar (persegi, persegi panjang, segitiga, lingkaran, belah ketupat, jajar genjang, trapesium dan layang-layang).

F. Metode Pembelajaran

Demonstrasi, latihan, ceramah, pemberian tugas, tanya jawab

G. Langkah-langkah Pembelajaran

e. Apersepsi: memberikan contoh-contoh yang berkaitan dengan materi bangun datar

f. Motivasi: menjelaskan tentang bangun datar g. Tujuan: pembelajaran ini akan membahas

mengenai bangun datar Kegiatan Inti

a. Eksplorasi

Dalam kegiatan eksplorasi terdiri dari:

 Menjelaskan tentang sisi-sisi bangun datar

 Mengerjakan soal latihan tentang bangun datar sederhana.

 Membahas bersama soal yang dikerjakan.

 Siswa dibagi dalam 4 kelompok

 Siswa diberikan media bangun datar

 Siswa belajar bangun datar dengan menggunakan media maze bangun datar b. Elaborasi

Dalam kegiatan elaborasi terdiri dari:

 Membiasakan siswa membaca dan menulis melalui tugas-tugas tertentu yang bermakna

 Memfasilitasi siswa melalui pemberian tugas, diskusi dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik lisan maupun tertulis

 Memberi kesempatan siswa untuk berpikir, menganalisi, dan menyelesaikan masalah

 Memfasilitasi siswa membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis secara individual maupun kelompok

c. Konfirmasi

 Melakukan tanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa

 Bersama-sama melakukan Tanya jawab

10menit

80menit

3. Kegiatan Penutup

Kegiatan penutup terdiri dari:

a. Bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan materi yang telah disampaikan b. Memberikan penilaian hasil kerja siswa

baik lisan maupun tertulis c. Memberikan tugas atau PR

H. Alat dan Penutup

Alat dan sumber yang digunakan, di antaranya: buku penunjang, alat peraga, lingkungan sekitar dan kreativitas guru.

I. Penilain Pembelajaan 1. Prosedur Penilaian

 Jenis : kuis, tugas individu, ulangan individu

 Bentuk : uraian, pilihan ganda, dan isian 2. Instrumen penilaian

Penilaian proses

 Penilaian Kinerja

 Penilaian Produk

Lampiran 2. Angket Evaluasi Ahli Materi

Lampiran 3. Surat Keterangan Validasi Ahli Materi

Lampiran 4. Permohonan Narasumber Ahli Media

Lampiran 5. Angket Evaluasi Ahli Media Tahap I

Lampiran 6. Angket Evaluasi Ahli Media Tahap II

Lampiran 7. Angket Evaluasi Ahli Media Tahap III

Lampiran 8.Hasil Uji Coba Lapangan Awal

Lampiran 9. Hasil Penilaian Uji Coba Lapangan Awal

No Pertanyaan Nama Siswa

R1 R2 R3 R4 Skor 1 Apakah menurut adik-adik Maze Bangun Datar itu menarik

digunakan untuk belajar ? 1 1 1 1 4

2 Apakah warna-warna yang ada dalam Maze Bangun Datar

sudah menarik ? 1 1 1 0 3

3 Apakah adik-adik menyukai gambar yang ada dalam Maze

Bangun Datar tersebut ? 1 1 1 1 4

4 Apakah adik-adik sudah jelas dengan penggunaan tulisan

dalam buku panduan itu ? 1 1 1 1 4

5 Apakah media Maze Bangun Datar tersebut mudah

digunakan? 1 1 1 1 4

6 Apakah adik-adik dapat memahami semua materi yang

dijelaskan mengenai pengelompokkan bangun datar? 1 1 1 1 4

7 Apakah adik-adik sudah jelas dengan semua materi yang

ada dalam Maze Bangun Datar ? 1 1 1 1 4

8 Apakah adik-adik sudah jelas menggunakan media ini

melalui buku panduan permainan ? 1 1 0 1 3

Jumlah Skor Seluruh Siswa 30

Lampiran 10. Hasil Uji Coba Lapangan Utama

Lampiran 11. Hasil Penilaian Uji Coba Lapangan Utama

No Pertanyaan Nama Siswa

R1 R2 R3 R4 R5 R6 R7 R8 Skor

1 Apakah menurut adik-adik Maze Bangun Datar itu menarik digunakan untuk belajar

? 1 1 1 1 1 1 1 1 8

2 Apakah warna-warna yang ada dalam

Maze Bangun Datar sudah menarik ? 1 1 1 1 1 1 1 1 8

3 Apakah adik-adik menyukai gambar yang

ada dalam Maze Bangun Datar tersebut ? 1 1 1 1 1 1 1 1 8

4 Apakah adik-adik sudah jelas dengan penggunaan tulisan dalam buku panduan

itu ? 1 1 1 1 1 1 1 1 8

5 Apakah media Maze Bangun Datar

tersebut mudah digunakan? 1 1 1 1 1 1 0 0 6

6 Apakah adik-adik dapat memahami semua materi yang dijelaskan mengenai

pengelompokkan bangun datar? 1 1 1 1 1 1 1 1 8

7 Apakah adik-adik sudah jelas dengan semua materi yang ada dalam Maze

Bangun Datar ? 1 1 1 0 1 1 1 1 7

8 Apakah adik-adik sudah jelas menggunakan media ini melalui buku

panduan permainan ? 1 1 1 1 1 1 1 1 8

Jumlah Skor Seluruh Siswa 61

Lampiran 12. Hasil Uji Coba Pelaksanaan Lapangan

Lampiran 13. Hasil Penilaian Uji Coba Pelaksanaan Lapangan

1 Apakah menurut adik-adik Maze Bangun Datar itu menarik digunakan

untuk belajar ? 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 16

2 Apakah warna-warna yang ada dalam

Maze Bangun Datar sudah menarik ? 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 16

3 Apakah adik-adik menyukai gambar

3 Apakah adik-adik menyukai gambar