ANALISIS DAN PEMBAHASAN
B. Analisis dan Pembahasan
2. Hasil Uji Deskriptif Statistik Frekuensi a.Prestasi Kerja
Dalam variabel Prestasi Kerja pada kuesioner, penulis memasukan 10 pernyatan, hasil tanggapan responden terhadap variabel prestasi kerja dijelaskan pada tabel berikut ini:
Tabel 4.5
Tanggapan Responden Mengenai Prestasi Kerja
No Pernyataan Skor Jumlah
STS TS RR S SS
1 Saya selalu menghasilkan pekerjaan melebihi standar kuantitas yang ditetapkan perusahaan
0 0 12 46 29 87
0 0 13,8% 52,9% 33,3% 100%
2 Saya selalu menyelesaikan pekerjaan dengan memadai sehingga memiliki kualitas yang dapat diandalkan
0 1 6 42 38 87
0 1,1% 6,9% 48,3% 43,7% 100%
3 Saya dapat memahami
detail-detail pekerjaan yang
0 0 14 48 25 87
saya lakukan
4 Sebelum laporan pekerjaan diminta saya telah mampu melaporkan pekerjaan ter-lebih dahulu
0 2 23 54 8 87
0 2,3% 26,4% 62,1% 9,2% 100%
5 Selama ini saya dapat
melakukan pekerjaan sesuai dengan instruksi kerja yang diberikan
0 0 3 68 16 87
0 0 3,4% 78,2% 18,4% 100%
6 Saya mudah menyesuaikan
diri dengan cara kerja dan situasi kerja yang ada
0 0 6 55 26 87
0 0 6,9% 63,2% 29,9% 100%
7 Saya selalu bersemangat
dalam melaksanakan pe-kerjaan saya
0 0 8 60 19 87
0 0 9,2% 69,0% 21,8% 100%
8 Saya berusaha menjaga
hubungan baik dengan rekan kerja yang lain di dalam perusahaan
0 0 1 46 40 87
0 0 1,1% 52,9% 46,0% 100%
9 Saya berusaha sedapat
mungkin untuk datang tepat waktu ke tempat kerja
0 0 3 43 41 87
0 0 3,4% 49,4% 47,1% 100%
10 Saya memiliki tingkat ke-hadiran tinggi selama be-kerja
0 0 12 65 10 87
0 0 13,8% 74,7% 11,5% 100%
(Sumber: Data primer diolah, 2016)
Berdasarkan keterangan yang ada pada tabel 4.5 di atas terlihat bahwa dari 87 karyawan PT. Pos Indonesia (Persero) cabang Fatmawati yang menjadi responden dalam penelitian ini mayoritas memilih jawaban “setuju” dan “sangat setuju” pada lembar kuesioner yang berisi seluruh pernyataan yang berkaitan dengan variabel prestasi kerja yang diteliti. Dengan 10butir pernyataan diperoleh jawaban “setuju” sebagai pilihan jawaban yang terbanyak dengan persentase terbesar yaitu 78,2% terdapat pada pernyataan nomor 5 yang menunjukan bahwa mayoritas karyawan PT. Pos Indonesia (Persero) cabang Fatmawati dapat melakukan pekerjaan sesuai dengan instruksi kerja yang diberikan.
Untuk jawaban “sangat setuju” diperoleh persentase terbesar yaitu 47,1% pada pernyataan nomor 9 yang berarti bahwa mayoritas karyawan berusaha sedapat mungkin untuk datang tepat waktu ke tempat kerja. Walaupun terdapat beberapa jawaban “ragu-ragu” dan 2 butir pernyataan dengan jawaban “tidak setuju” yaitu pada pernyataan nomor 2 dan 4 yang menandakan adanya penolakan pada diri responden bahwa mereka belum mampu menyelesaikan pekerjaan dengan memadai dengan kualitas yang dapat diandalkan dan juga mereka belum mampu untuk melaporkan pekerjaan terlebih dahulu sebelum laporan diminta.
b. Pendidikan dan Pelatihan
Dalam variabel Pendidikan dan Pelatihan pada kuesioner, penulis memasukan 15 pernyatan, hasil tanggapan responden terhadap variabel pendidikan dan pelatihan dijelaskan pada tabel berikut ini:
Tabel 4.6
Tanggapan Responden Mengenai Pendidikan dan Pelatihan
No Pernyataan Skor Jumlah
STS TS RR S SS
1 Materi pelajaran pendidikan dan pelatihan diberikan oleh perusahaan untuk menun-jang pekerjaan saya
0 0 3 68 16 87
0 0 3,4% 78,2% 18,4% 100%
2 Pendidikan dan pelatihan yang saya ikuti dapat me-ningkatkan pengetahuan da-lam pekerjaan saya
0 0 4 65 18 87
0 0 4,6% 74,7% 20,7% 100%
3 Materi pendidikan dan
pelatihan yang diberikan telah sesuai dengan kebutu-han pekerjaan saya
0 0 5 73 9 87
0 0 5,7% 83,9% 10,3% 100%
pelatihan telah sesuai de-ngan subjek yang diajarkan
0 0 8,0% 59,8% 32,2% 100%
5 Metode pendidikan dan
pelatihan yang digunakan pada saat program pen-didikan dan pelatihan mu-dah dimengerti
0 0 1 43 43 87
0 0 1,1% 49,4% 49,4% 100%
6 Metode yang digunakan
pada program pendidikan dan pelatihan telah sesuai dengan gaya belajar saya
0 0 15 62 10 87
0 0 17,2% 71,3% 11,5% 100%
7 Kondisi ruang kelas saya saat mengikuti pendidikan dan pelatihan kondusif
0 0 1 22 64 87
0 0 1,1% 25,3% 73,6% 100%
8 Peralatan yang layak
selalutersedia untuk kelancaran praktek kerja
0 0 10 69 8 87
0 0 11,5% 79,3% 9,2% 100%
9 Instruktur dapat
mengenda-likan ruang kelas penye- lenggaraanpendidikan dan pelatihan
0 0 2 54 31 87
0 0 2,3% 62,1% 35,6% 100%
10 Keterampilan para instruk-tur dalam menyampaikan materi mudahdimengerti
0 0 10 66 11 87
0 0 11,5% 75,9% 12,6% 100%
11 Instruktur selalu memotivasi saya untuk dapat mem-praktikan subjek yang telah diajarkan
0 0 31 51 5 87
0 0 35,6% 58,6% 5,7% 100%
12 Instruktur mengetahui tu-juan yang hendak dicapai dari pendidikan dan pe-latihan tersebut
0 0 1 70 16 87
0 0 1,1% 80,5% 18,4% 100%
13 Saya berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan program pendidikan dan pelatihan
0 0 2 70 15 87
0 0 2,3% 80,5% 17,2% 100%
14 Saya menguasai berbagai materi yang diberikan de-ngan cepat
0 0 1 72 14 87
0 0 1,1% 82,8% 16,1% 100%
15 Setelah mengikuti pen-didikan dan pelatihan, saya dapat menyelesaikan pe-kerjaan dengan cepat tepat sesuai dengan ketentuan
0 1 14 67 5 87
0 1,1% 16,1% 77,0% 5,7% 100%
Berdasarkan keterangan yang ada pada tabel 4.6 di atas terlihat bahwa dari 87 karyawan PT. Pos Indonesia (Persero) cabang Fatmawati yang menjadi responden dalam penelitian ini mayoritas memilih jawaban “setuju” dan “sangat setuju” pada lembar kuesioner yang berisi seluruh pernyataan yang berkaitan dengan variabel pendidikan dan pelatihan yang diteliti. Dengan 15 butir pernyataan diperoleh jawaban “setuju” sebagai pilihan jawaban yang terbanyakdengan persentase terbesar yaitu 83,9% terdapat pada pernyataan nomor 3 yang menunjukan bahwa materi pendidikan dan pelatihan yang diberikan telah sesuai dengan kebutuhan pekerjaan merekadan diikuti sisanya 1 butir pernyataan dengan jawaban “sangat setuju” sebagai pilihan jawaban terbanyak pada pernyataan nomor 7 yaitu sebesar 73,6% dimana hal ini menunjukan bahwa mayoritas karyawan PT. Pos Indonesia (Persero) cabang Fatmawati setuju bahwa kondisi ruang kelas saat mengikuti pendidikan dan pelatihan kondusif. Walaupun terdapat beberapa jawaban “ragu-ragu” dengan persentase terbesar yaitu 35,6% pada pernyataan nomor 11 yang menandakan bahwa instruktur belum dapat memotivasi mereka untuk dapat mempraktikan subjek yang telah diajarkan. Sisanya 1 butir pernyataan dengan jawaban “tidak setuju” terdapat pada pernyataan nomor 15 yang menandakan bahwa setelah mengikuti pendidikan dan pelatihan, mereka masih belum dapat menyelesaikan pekerjaan dengan cepat tepat sesuai dengan ketentuan
c. Pengalaman Kerja
Dalam variabel Pengalaman Kerja pada kuesioner, penulis memasukan 6 pernyatan, hasil tanggapan responden terhadap variabel pengalaman kerja dijelaskan pada tabel berikut ini:
Tabel 4.7
Tanggapan Responden Mengenai Pengalaman Kerja
No Pertanyaan Skor Jumlah
STS TS RR S SS
1 Pengalaman kerja yang saya miliki, membuat saya me-mahami tugas/pekerjaan yang diberikan sehingga mengurangi kesalahan-ke-salahan yang saya lakukan pada saat saya melaksa-nakan pekerjaan
0 0 0 48 39 87
0 0 0 55,2% 44,8% 100%
2 Pengalaman kerja yang saya miliki, membantu saya me-nyelesaikan tugas secara efisien
0 0 0 43 44 87
0 0 0 49,4% 50,6% 100%
3 Saya selalu mengerjakan
pekerjaan sesuai dengan prosedur yang benar
0 0 0 46 41 87
0 0 0 52,9% 47,1% 100%
4 Saya memiliki keterampilan yang memang dibutuhkan oleh perusahaan
0 0 1 54 32 87
0 0 1,15 62,1% 36,8% 100%
5 Saya dapat menguasai pe-kerjaan yang telah diberikan oleh perusahaan dengan baik
0 0 10 57 20 87
0 0 11,5% 65,5% 23,0% 100%
6 Saya dapat menguasai per-alatan kerja yang disediakan oleh perusahaan
0 0 10 62 15 87
0 0 11,5% 71,3% 17,2% 100%
(Sumber: Data primer diolah, 2016)
Berdasarkan keterangan yang ada pada tabel 4.7 di atas terlihat bahwa dari 87 karyawan PT. Pos Indonesia (Persero) cabang Fatmawati yang menjadi responden dalam penelitian ini mayoritas memilih
jawaban “setuju” dan “sangat setuju” pada lembar kuesioner yang berisi seluruh pernyataan yang berkaitan dengan variabel pengalaman kerja yang diteliti. Dengan 6 butir pernyataan diperoleh jawaban “setuju” sebagai pilihan jawaban yang terbanyakdengan persentase terbesar yaitu 71,3% pada penyataan nomor 6 yang berarti bahwa mayoritas karyawan dapat menguasai peralatan kerja yang disediakan oleh perusahaan. Diikuti sisanya 1 butir pernyataan dengan jawaban “sangat setuju” sebagai pilihan jawaban terbanyak yaitu pada pernyataan nomor 2 sebesar 50,6% dimana hal ini menunjukan bahwa mayoritas karyawan PT. Pos Indonesia (Persero) cabang Fatmawati memiliki tingkat pengalaman kerja yang dapat membantu mereka menyelesaikan tugas secara efisien. Walaupun terdapat beberapa jawaban “ragu-ragu” dengan persentase terbesar terdapat pada pernyataan nomor 5 yaitu sebesar 11,5% yang menandakan adanya keraguan pada diri responden bahwa mereka tidak yakin dapat menguasai pekerjaan yang telah diberikan oleh perusahaan dengan baik.
d. Pengembangan Karir
Dalam variabel Pengembangan Karir pada kuesioner, penulis memasukan 4 pernyatan, hasil tanggapan responden terhadap variabel pengembangan karir dijelaskan pada tabel berikut ini:
Tabel 4.8
Tanggapan Responden Mengenai Pengembangan Karir
No Pertanyaan Skor Jumlah
STS TS RR S SS
1 Prestasi kerja yang saya miliki menjadi pertimbangan dalam kemajuan karir saya di perusahaan
0 0 1 28 58 87
0 0 1,1% 32,2% 66,7% 100%
2 Sayamemperoleh kesempa-tan yang sebesar-besarnya dari perusahaan untuk me-nentukan sasaran karir yang saya inginkan
0 0 5 57 25 87
0 0 5,7% 65,5% 28,7% 100%
3 Saya berusaha mengerjakan tugas/pekerjaan dengan se-baik mungkin untuk mem-permudah kemajuan karir saya di dalam perusahaan
0 0 15 67 5 87
0 0 17,2% 77,0% 5,7% 100%
4 Saya mengikuti program
pendidikan khusus guna penambahan gelar untuk proses naik ke jabatan tertentu
0 0 3 60 24 87
0 0 3,4% 69,0% 27,6% 100%
(Sumber: Data primer diolah, 2016)
Berdasarkan keterangan yang ada pada tabel 4.8 di atas terlihat bahwa dari 87 karyawan PT. Pos Indonesia (Persero) cabang Fatmawati yang menjadi responden dalam penelitian ini mayoritas memilih jawaban “setuju” dan “sangat setuju” pada lembar kuesioner yang berisi seluruh pernyataan yang berkaitan dengan variabel pengembangan karir yang diteliti. Dengan 4 butir pernyataan diperoleh jawaban “setuju”
sebagai pilihan jawaban yang terbanyak yaitu terdapat pada pernyataan nomor 3 sebesar 77,0% yang berarti bahwa meayoritas karyawan berusaha mengerjakan tugas/pekerjaan dengan sebaik mungkin untuk mempermudah kemajuan karir mereka di dalam perusahaan. Diikuti sisanya 1 butir pernyataan dengan jawaban “sangat setuju” sebagai pilihan jawaban terbanyak yaitu sebesar 66,7% pada pernyataan nomor 1 yang menandakan bahwa prestasi kerja yang mereka miliki cukup menentukan kemajuan karir mereka di perusahaan. Walaupun terdapat beberapa jawaban “ragu-ragu” dengan persentase terbesar terdapat pada pernyataan nomor 3 yaitu sebesar 17,2% yang menandakan adanya keraguan pada diri responden bahwa mereka tidak begitu yakin dapat mengerjakan tugas/pekerjaan dengan sebaik mungkin untuk mempermudah kemajuan karir mereka di dalam perusahaan.
3. Uji Kualitas Data
Uji kualitas data dilakukan untuk menguji kecukupan dan kelayakan data yang digunakan dalam penelitian. Kualitas data bertujuan untuk mengetahui validitas dan reliabilitas instrumen.
a. Uji Validitas
Uji validitas digunakan untuk mengukur sah atau valid tidaknya suatu kuesioner. Pengukuran ini dilakukan dengan cara membandingkan nilai r hitung dengan r tabel untuk degree of freedom (df) = n-2, dalam hal ini n adalah jumlah sampel. Sehingga nilai r tabel
dalam penelitian ini adalah 0,210 (df = 87-2 = 85) pada taraf signifikansi 5% atau 0,05. Untuk menguji masing-masing indikator valid atau tidak, dapat dilihat dari tampilan output Cronbach Alpha(α) pada kolom Correlated Item-Total Correlation. Jika r hitung (koefisien korelasi) lebih besar dari r tabel (nilai kritis) pada taraf signifikansi 5% atau 0,05dan bernilai positif maka butir dari pernyataan atau indikator tersebut dinyatakan valid (Ghozali, 2012). Untuk hasil lengkap dari uji validitas dapat dilihat pada tabel 4.9 berikut ini:
Tabel 4.9
Hasil Uji Validitas Variabel Independen Prestasi Kerja Pernyataan Corrected
Item-Total Correlation R Tabel Keterangan PK 1 0,690 0,210 Valid PK 2 0,687 0,210 Valid PK 3 0,402 0,210 Valid PK 4 0,625 0,210 Valid PK 5 0,653 0,210 Valid PK 6 0,523 0,210 Valid PK 7 0,535 0,210 Valid PK 8 0,456 0,210 Valid PK 9 0,721 0,210 Valid PK 10 0,676 0,210 Valid
(Sumber: Data primer diolah, 2016)
Berdasarkan keterangan yang ada pada tabel 4.9di atas dapat diketahui bahwa Corrected Item-Total Correlation dari setiap butir pernyataan variabel independen prestasi kerja yang diberikan kepada responden lebih besar dari nilai r tabelnya, yaitu 0,210 yang berarti semua butir pernyataan dari variabel independen prestasi kerja ini telah
memenuhi syarat untuk sebuah butir pernyataan atau indikator dapat dinyatakan valid dan dapat dilanjutkan ke proses pengujian selanjutnya.
Tabel 4.10
Hasil Uji Validitas Variabel Independen Pendidikan dan Pelatihan Pernyataan Corrected
Item-Total Correlation R Tabel Keterangan PP 1 0,684 0,210 Valid PP 2 0,446 0,210 Valid PP 3 0,501 0,210 Valid PP 4 0,579 0,210 Valid PP 5 0,597 0,210 Valid PP 6 0,632 0,210 Valid PP 7 0,438 0,210 Valid PP 8 0,743 0,210 Valid PP 9 0,653 0,210 Valid PP10 0,658 0,210 Valid PP 11 0,659 0,210 Valid PP 12 0,707 0,210 Valid PP 13 0,728 0,210 Valid PP 14 0,768 0,210 Valid PP 15 0,680 0,210 Valid
(Sumber: Data primer diolah, 2016)
Berdasarkan keterangan yang ada pada table 4.10 di atas dapat diketahui bahwa Corrected Item-Total Correlation dari setiap butir pernyataan variabel independen pendidikan dan pelatihan yang diberikan kepada responden lebih besar dari nilai r tabelnya, yaitu 0,210 yang berarti semua butir pernyataan dari variabel independen pendidikan dan pelatihan ini telah memenuhi syarat untuk sebuah butir pernyataan atau indikator dapat dinyatakan valid dan dapat dilanjutkan ke proses pengujian selanjutnya.
Tabel 4.11
Hasil Uji Validitas Variabel Independen Pengalaman Kerja Pernyataan Corrected
Item-Total Correlation R Tabel Keterangan PGL.K 1 0,776 0,210 Valid PGL.K 2 0,731 0,210 Valid PGL.K 3 0,718 0,210 Valid PGL.K 4 0,502 0,210 Valid PGL.K 6 0,587 0,210 Valid PGL.K 7 0,692 0,210 Valid
(Sumber: Data primer diolah, 2016)
Berdasarkan keterangan yang ada pada tabel 4.11di atas dapat diketahui bahwa Corrected Item-Total Correlation dari setiap butir pernyataan variabel independen pengalaman kerja yang diberikan kepada responden lebih besar dari nilai r tabelnya, yaitu 0,210 yang berarti semua butir pernyataan dari variabel independen pengalaman kerja ini telah memenuhi syarat untuk sebuah butir pernyataan atau indikatordapat dinyatakan valid dan dapat dilanjutkan ke proses pengujian selanjutnya.
Tabel 4.12
Hasil Uji Validitas Variabel Dependen Pengembangan Karir Pernyataan Corrected
Item-Total Correlation R Tabel Keterangan PGB.K 1 0,602 0,210 Valid PGB.K 2 0,673 0,210 Valid PGB.K 3 0,555 0,210 Valid PGB.K 4 0,533 0,210 Valid
(Sumber: Data primer diolah, 2016)
Berdasarkan keterangan yang ada pada tabel 4.12 di atas dapat diketahui bahwa Corrected Item-Total Correlation dari setiap butir pernyataan variabel dependen pengembangan karir yang diberikan
kepada responden lebih besar dari nilai r tabelnya, yaitu 0,210 yang berarti semua butir pernyataan dari variabel dependen pengembangan karir ini telah memenuhi syarat untuk sebuah butir pernyataan atau indikatordapat dinyatakan valid dan dapat dilanjutkan ke proses pengujian selanjutnya.
b. Uji Reliabilitas
Uji reliabilitas digunakan untuk mengukur suatu kuesioner yang merupakan indikator dari variabel apakah kuesioner tersebut dapat dikatakan reliabel atau handal jika jawaban seseorang terhadap pernyataan adalah konsisten atau stabil dari waktu ke waktu (Ghozali, 2012). Pengukuran ini dilakukan dengan cara menggunakan reliabilitas konsistensi internal yaitu tekhnik Cronbach Alpha (α). Apabila hasil pengujian Cronbach Alpha(α) > 0,60 maka dapat dikatakan bahwa konstruk atau variabel ini adalah reliabel (Ghozali, 2012). Untuk hasil lengkap dari uji reliabilitas dapat dilihat pada table 4.13 berikut ini:
Tabel 4.13 Hasil Uji Reliabilitas
Variabel Cronbach Alpha (α)
(>0,60)
Keterangan
Prestasi Kerja 0,871 Reliabel
Pendidikan dan Pelatihan 0,917 Reliabel
Pengalaman Kerja 0,867 Reliabel
Pengembangan Karir 0,783 Reliabel
(Sumber: Data primer diolah, 2016)
Berdasarkan keterangan yang ada pada tabel 4.13 di atas dapat diketahui bahwa nilai Cronbach’s Alpha untuk prestasi kerja sebesar
0,871, pendidikan dan pelatihan sebesar 0,917, pengalaman kerja sebesar 0,867 dan pengembangan karir sebesar 0,783, sehingga keseluruhannya memiliki nilai lebih besar dari 0,60 yang berarti seluruh butir pernyataan yang berkaitan dengan variabel independen (prestasi kerja, pendidikan dan pelatihan dan pengalaman kerja) dan variabel dependen (pengembangan karir) dalam lembar kuesioner penelitian ini dapat dinyatakan reliabel. Dengan kata lain bahwa seluruh instrument pengukuran pada penelitian ini memiliki tingkat kehandalan yang baik dan dapat digunakan dalam analisis pada penelitian ini.