BAB IV PENEMUAN DAN PEMBAHASAN
B. Hasil Uji Instrumen Penelitian
Variabel yang digunakan dalam penelitian ini yang meliputi deposito valas dan letter of credit terhadap risk based internal audit akan diuji secara statistik deskriptif seperti yang terlihat dalam tabel 4.7.
57 Tabel 4.7
Hasil Uji Statistik Deskriptif
N Minimum Maximum Mean Std. Deviation
Tdv 61 12 40 28.54 5.940
Tlc 61 16 50 34.51 7.728
Trbia 61 17 50 35.30 8.539
Valid N (listwise) 61
Sumber: Data primer yang diolah
Tabel 4.7 menjelaskan bahwa pada variabel total deposito valas (tdv) jawaban minimum responden sebesar 12 dan maksimum sebesar 40, dengan rata-rata total jawaban 28,54 dan standar deviasi sebesar 5,940. Variabel total letter of credit (tlc) jawaban minimum responden sebesar 16 dan maksimum sebesar 50, dengan rata-rata total jawaban 34,51 dan standar deviasi sebesar 7,728. Pada variable total risk based internal audit
(trbia) minimum jawaban responden sebesar 17 dan maksimum sebesar 50, dengan rata-rata total jawaban 35,30 dan standar deviasi sebesar 8,539.
2. Hasil Uji Kualitas Data
a. Hasil Uji Validitas
Uji validitas digunakan untuk mengukur valid atau tidaknya suatu kuesioner. Pengujian ini dilakukan dengan menggunakan
Pearson Corelation, pedoman suatu model dikatakan valid jika tingkat signifikansinya dibawah 0,05 maka butir pertanyaan tersebut dapat dikatakan valid (Imam Ghozali, 2009:49). Tabel berikut
58
menunjukkan hasil uji validitas dari tiga variabel dengan 61 sampel responden.
Tabel 4.8
Hasil Uji Validitas Variabel Deposito Valas
Butir Pernyataan Pearson Corelation Sig (2-Tailed) Keterangan
Pernyataan 1 .600** .000 Valid Pernyataan 2 .742** .000 Valid Pernyataan 3 .608** .000 Valid Pernyataan 4 .599** .000 Valid Pernyataan 5 .626** .000 Valid Pernyataan 6 .605** .000 Valid Pernyataan 7 .661** .000 Valid Pernyataan 8 .687** .000 Valid
Sumber: Data primer yang diolah
Tabel 4.8 menunjukkan variabel deposito valas mempunyai kriteria valid untuk semua item pernyataan dengan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05.
Tabel 4.9
Hasil Uji Validitas Letter of Credit
Butir Pernyataan Pearson Corelation Sig (2-Tailed) Keterangan
Pernyataan 1 .630** .000 Valid Pernyataan 2 .866** .000 Valid Pernyataan 3 .806** .000 Valid Pernyataan 4 .731** .000 Valid Pernyataan 5 .712** .000 Valid Pernyataan 6 .823** .000 Valid Pernyataan 7 .696** .000 Valid Pernyataan 8 .526** .000 Valid Pernyataan 9 .491** .000 Valid Pernyataan 10 .561** .000 Valid
Sumber: Data primer yang diolah
Tabel 4.9 menunjukkan variabel letter of credit mempunyai kriteria valid untuk semua item pernyataan dengan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05.
59 Tabel 4.10
Hasil Uji Validitas Risk Based Internal Audit
Butir Pernyataan Pearson Corelation Sig (2-Tailed) Keterangan
Pernyataan 1 .764** .000 Valid Pernyataan 2 .915** .000 Valid Pernyataan 3 .889** .000 Valid Pernyataan 4 .755** .000 Valid Pernyataan 5 .793** .000 Valid Pernyataan 6 .846** .000 Valid Pernyataan 7 .910** .000 Valid Pernyataan 8 .551** .000 Valid Pernyataan 9 .797** .000 Valid Pernyataan 10 .802** .000 Valid
Sumber: Data primer yang diolah
Tabel 4.10 menunjukkan variabel risk based internal audit
mempunyai kriteria valid untuk semua item pernyataan dengan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05.
b. Hasil Uji Reliabilitas
Uji reliabilitas dilakukan untuk menilai konsistensi dari instrumen penelitian. Suatu instrumen penelitian dapat dikatakan reliabel jika nilai Cronbach Alpha berada diatas 0,6 (Imam Ghozali, 2009:45).
Tabel 4.11
Hasil Uji Reliabilitas Variabel Deposito Valas
Cronbach's Alpha
Cronbach's Alpha Based on Standardized
Items N of Items
.791 .796 8
60
Tabel 4.11 menunjukkan nilai cronbach’s alpha atas variabel deposito valas sebesar 0,791, sehingga dapat disimpulkan bahwa pernyataan dalam kuesioner ini reliabel karena mempunyai nilai
cronbach’s alpha lebih besar dari 0,6.
Tabel 4.12
Hasil Uji Reliabilitas Variabel Letter of Credit
Cronbach's Alpha
Cronbach's Alpha Based on Standardized
Items N of Items
.875 .874 10
Sumber: Data primer yang diolah
Tabel 4.12 menunjukkan nilai cronbach’s alpha atas variabel
letter of credit sebesar 0,875, sehingga dapat disimpulkan bahwa pernyataan dalam kuesioner ini reliabel karena mempunyai nilai
cronbach’s alpha lebih besar dari 0,6.
Tabel 4.13
Hasil Uji Reliabilitas Variabel Risk Based Internal Audit
Cronbach's Alpha
Cronbach's Alpha Based on Standardized
Items N of Items
.940 .939 10
Sumber: Data primer yang diolah
Tabel 4.13 menunjukkan nilai cronbach’s alpha atas variabel
risk based internal audit sebesar 0,940, sehingga dapat disimpulkan bahwa pernyataan dalam kuesioner ini reliabel karena mempunyai nilai cronbach’s alpha lebih besar dari 0,6.
61 3. Hasil Uji Asumsi Klasik
a. Hasil Uji Multikolonieritas
Untuk mendeteksi adanya problem multiko, maka dapat dilakukan dengan melihat nilai Tolerance dan Variance Inflation Factor (VIF) serta besaran korelasi antar variabel independen.
Tabel 4.14
Hasil Uji Multikolonieritas
a. Dependent Variable: trbia Sumber: Data primer yang diolah
Berdasarkan tabel 4.14 diatas terlihat bahwa nilai tolerance
mendekati angka 1 dan nilai variance inflation factor (VIF) disekitar angka 1 untuk setiap variabel, yang ditunjukkan dengan nilai
tolerance 0,939; dan 0,939 serta VIF sebesar 1,065 dan 1,065 untuk variabel deposito valas dan letter of credit. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model persamaan regresi tidak terdapat problem multiko dan dapat digunakan dalam penelitian ini.
Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients T Sig. Collinearity Statistics B Std. Error Beta Tolerance VIF 1 (Constant) 10.125 5.695 1.778 .081
Tdv .650 .166 .452 3.912 .000 .939 1.065 Tlc .192 .128 .174 1.505 .138 .939 1.065
62
b. Hasil Uji Normalitas
Uji normalitas digunakan untuk menguji apakah dalam sebuah model regresi, variabel dependen dan variabel independen atau keduanya mempunyai distribusi normal atau tidak. Model regresi yang baik adalah distribusi data normal atau mendekati normal.
Sumber: Data primer yang diolah
Gambar 4.5
Hasil Uji Normalitas Menggunakan Grafik P-Plot
Sumber: Data primer yang diolah
Gambar 4.6
Hasil Uji Normalitas Menggunakan Grafik Histogram
63
Gambar 4.5 dan 4.6 memperlihatkan penyebaran data yang berada disekitar garis diagonal dan mengikuti arah garis diagonal, ini menunjukkan bahwa model regresi memenuhi asusmsi normalitas. c. Hasil Uji Heteroskedastisitas
Uji heteroskedastisitas dilakukan untuk menguji apakah dalam sebuah model regresi, terjadi ketidaksamaan varians dari residual dari satu pengamatan ke pengamatan yang lain. Deteksi ada tidaknya heteroskedastisitas dilakukan dengan melihat ada tidaknya pola tertentu pada grafik scatterplot antara SRESID dan ZPRED, yang diperlihatkan pada gambar 4.7.
Sumber: Data primer yang diolah
Gambar 4.7 Grafik Scatterplot
Gambar 4.7 menunjukkan titik-titik menyebar secara acak dan tidak membentuk pola tertentu serta tersebar diatas dan dibawah angka 0 (nol) pada sumbu Y. Ini berarti tidak terjadi heteroskedastisitas sehingga model regresi layak digunakan untuk memprediksi risk based internal audit atas variabel deposito valas dan letter of credit.
64 4. Hasil Uji Hipotesis
Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan model analisis regresi berganda (multiple regression analysis), yaitu:
a. Uji Koefisien Determinasi
Uji koefisien determinasi dilakukan untuk mengetahui seberapa besar kemampuan variabel dependen dapat dijelaskan oleh variabel independen.
Tabel 4.15
Hasil Uji Koefisien Determinasi
Model Summaryb Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate 1 .523a .273 .248 7.403 a. Predictors: (Constant), tdv, tlc b. Dependent Variable: trbia
Sumber: Data primer yang diolah
Tabel 4.15 menunjukkan nilai R sebesar 0,523 atau 52,3%. Hal ini berarti bahwa hubungan atau korelasi antara faktor-faktor yang mempengaruhi penghentian prematur atas prosedur audit adalah cukup kuat karena berada dikisaran 0,40-0,599 (Riduwan dan Ahmad, 2007:62). Nilai Adjusted R Square sebesar 0,248 atau 24,8%, ini menunjukkan bahwa variabel risk based internal audit yang dapat dijelaskan oleh variabel deposito valas dan letter of credit adalah sebesar 24,8%, sedangkan sisanya sebesar 0,752 atau 75,2% (1-0,248) dijelaskan oleh faktor-faktor lain yang tidak disertakan dalam model penelitian ini.
65
b. Hasil Uji Statistik t
Uji statistik t digunakan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh masing-masing variabel independen secara individual terhadap variabel dependen yang diuji pada tingkat signifikansi 0,05. Hasil uji statistik t dapat dilihat pada tabel 4.16, jika nilai probability t lebih kecil dari 0,05 maka Ha diterima dan menolak H0, sedangkan jika nilai probability t lebih besar dari 0,05 maka H0 diterima dan menolak Ha.
Tabel 4.16 Hasil Uji Statistik t
Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients T Sig. B Std. Error Beta 1 (Constant) 10.125 5.695 1.778 .081 Tdv .650 .166 .452 3.912 .000 Tlc .192 .128 .174 1.505 .138
a. Dependent Variable: trbia
Sumber: Data primer yang diolah
Hasil uji hipotesis 1 dapat dilihat pada tabel 4.16, variabel deposito valas mempunyai tingkat signifikansi sebesar 0,000. Hal ini berarti menerima Ha1 dan menolak Ho sehingga dapat dikatakan bahwa deposito valas berpengaruh secara signifikan terhadap risk based internal audit karena tingkat signifikansi yang dimiliki variabel deposito valas lebih kecil dari 0,05.
66
Hasil uji hipotesis 2 dapat dilihat pada tabel 4.16, variabel letter of credit mempunyai tingkat signifikansi sebesar 0,138. Hal ini berarti menolak Ha2 dan menerima Ho sehingga dapat dikatakan bahwa letter of credit tidak berpengaruh secara signifikan terhadap risk based internal audit karena tingkat signifikansi yang dimiliki variabel letter of credit lebih besar dari 0,05.
c. Hasil Uji Statistik F
Uji statistik F digunakan untuk mengetahui pengaruh semua variabel independen yang dimasukkan dalam model regresi secara bersama-sama terhadap variabel dependen yang diuji pada tingkat signifikan 0,05. Hasil uji statistik F dapat dilihat pada tabel 4.17, jika nilai probabilitas lebih kecil dari 0,05 maka Ha diterima dan menolak H0, sedangkan jika nilai probabilitas lebih besar dari 0,05 maka H0 diterima dan menolak Ha.
Tabel 4.17 Hasil Uji Statistik F
ANOVAb Model Sum of Squares df Mean Square F Sig. 1 Regression 1195.766 2 597.883 10.908 .000a Residual 3178.922 58 54.809 Total 4374.689 60 a. Predictors: (Constant), tlc, tdv b. Dependent Variable: trbia
67
Hasil uji hipotesis 3 dapat dilihat pada tabel 4.17 nilai F diperoleh sebesar 10,908 dengan tingkat signifikansi 0,000. Karena tingkat signifikansi lebih kecil dari 0,05 maka Ha3 diterima dan Ho ditolak, sehingga dapat dikatakan bahwa deposito valas dan letter of credit berpengaruh secara simultan dan signifikan terhadap risk based internal audit.