• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROSEDUR PENELITIAN A.Metode Penelitian

H. Hipotesis Statistik

Sesuai dengan masalah penelitian, hipotesis penelitian, maka hipotesis statistik yang dirumuskan dalam penelitian ini sebagai berikut:

Ho : µ1≤ µ2, Pembelajaran dengan pendekatan taktis dan pembelajaran dengan pendekatan teknis dapat memberikan pengaruh yang sama terhadap hasil belajar keterampilan sepak bola.

HA : µ1 > µ2, Pembelajaran dengan pendekatan Taktis memberikan pengaruh yang lebih signifikan terhadap peningkatan hasil belajar

84

keterampilan sepak bola. Tabel 3.3

Program Pembelajaran Taktis dan Teknis

Pertemuan Materi Pembelajaran Taktis Materi Pembelajaran Teknis

1 Tes awal keterampilan

Sepakbola

Tes awal Keterampilan sepakbola

2-4 Mengoper dan menerima bola dengan kaki bagian dalam dan luar

Melakukan teknik operan pendek dengan baik dan benar

5-7 Menerima bola dan segera menembak bola ke sasaran

Melakukan operan panjang dengan baik dan benar

8-10 Memberi dukungan agar pembawa bola dapat membongkar pertahanan

Melakukan teknik menyundul dengan baik dan benar

11-13 Mengoperkan bola ke pemain target dengan cepat dan tepat

Melakukan teknik menembak ke sasaran dengn baik dan benar 14-16 Membatasi ruang gerak lawan di daerah

pertahanan dan menutup gerak lawan yang sedang menguasai bola

Melakukan teknik menggiring bola dengan baik dan benar

17-19 Mengembangkan taktik kelompok dan individu untuk menyerang dan bertahan

Mengkombinasikan teknik operan, menggiring, menyundul dan menembak bola

20 Tes akhir Keterampilan sepakbola Tes akhir Keterampilan Sepakbola

Tabel 3.4

Skenario Pendekatan Pembelajaran Taktis Keterampilan Sepakbola Bagian

Pertemuan

Deskripsi Gambar Waktu

a.Pendahuluan

b.Inti Bentuk Permainan

Berbaris, berdoa, presensi, apersepsi, motivasi dan penjelasan tujuan pembelajaran. Siswa melakukan peregangan statis, dinamis, dan dilanjutkan dengan melakukan permainan berlari, (seperti kucing-kucingan, bola raja, dsb).

Posisi dasar dalam permainan sepak bola:

Mengoper dan menerima bola ke teman dengan formasi 3 vs 3. Dengan memodifikasi ukuran lapangan di area 25 x 20 meter:

 Bola di oper kepada pasangannya dengan mengatur kecepatan bola dan

10 menit

Ricky Fernando, 2014

PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN TAKTIS DAN TEKNISTERHADAP HASIL BELAJAR KETERAMPILAN SEPAKBOLA

(StudiEksperimenPadaSiswa SMA Labschool Kota Bandung)

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

85

langsung diarahkan kekaki kanan dan kaki kiri.

 Selanjutnya pemain melakukan operan ditujukan ketempat atau ruang kosong agar dapat dikejar oleh teman seregu

 Regu yang mampu melakukan operan enam kali menjadi pemenangnya

 Lakukan secara berulang-ulang dengan formasi 3 vs 3 dan ditandingakan dengan pasangan lainnya sampai waktu yang sudah ditentukan

 Bola dianggap mati apabila bola keluar dari garis lapangan atau dapat direbut regu lain

Posisi dasar dalam permainan sepak bola:

Mengoper dan menerima bola ke teman dengan formasi 3 vs 3. Dengan memodifikasi ukuran lapangan di area 50 x 35 meter:

 bola di oper kepada pasangannya dengan mengatur kecepatan bola dan langsung diarahkan kekaki kanan dan kaki kiri.

 Pemain melakukan operan kepada pasangannya dan kembali meminta bola, membuka ruang gerak untuk menerima operan dari teman lainnya.

 Regu yang sanggup mengoper bola empat kali berturut-turut langsung cetak gol ke dua gawang yang tersedia

 Lakukan secara berulang-ulang dengan formasi 3 vs 3 dan ditandingkan dengan pasangan lainnya sampai hitungan tertentu.

 Bola dianggap mati apabila bola keluar dari garis lapangan.

86

Posisi dasar dalam permainan sepak bola:

Mengoper dan menerima bola ke teman dengan formasi 4 vs 4. Dengan memodifikasi ukuran lapangan di area 50 x 40 meter:

 Bola di awali dari server kemudian Bola di oper kepada pasangannya dengan mengatur kecepatan bola dan langsung diarahkan kekaki kanan dan kaki kiri.

 Pemain melakukan operan kepada pasangannya dan kembali meminta bola, membuka ruang gerak untuk menerima operan dari teman lainnya.

 Regu yang sanggup memainkan bola selama dua puluh detik menjadi pemenangnya

 Lakukan secara berulang-ulang dengan formasi 4 vs 4 dan ditandingkan dengan pasangan lainnya sampai hitungan tertentu.

 Bola dianggap mati apabila bola keluar dari garis lapangan.

Posisi dasar dalam permainan sepak bola:

Mengoper dan menerima bola ke teman dengan formasi 4 vs 4 . Dengan memodifikasi ukuran lapangan di area 50 x 40 meter:

 Pemain melakukan operan kepada pasangannya dan kembali meminta bola, membuka ruang gerak untuk menerima operan dari teman lainnya.

 Regu yang sanggup memainkan bola selama dua puluh detik dan mencetak gol mendapat poin lima. Dan tidak mampu mencetak gol mendapat poin tiga jika mampu memainkan bola selama dua puh detik.

 Lakukan secara berulang-ulang dengan formasi 4 vs 4 dan ditandingkan dengan pasangan lainnya sampai hitungan tertentu.

Ricky Fernando, 2014

PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN TAKTIS DAN TEKNISTERHADAP HASIL BELAJAR KETERAMPILAN SEPAKBOLA

(StudiEksperimenPadaSiswa SMA Labschool Kota Bandung)

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

87 Mengajar Pemahaman Pengulangan untuk pengembangan keterampilan Kembali ke bentuk permainan c.Penutup

keluar dari garis lapangan

Guru menghentikan permainan dan memberikan beberapa masalah kepada siswa:

 Apa anda dapat mengoper bola jarak dekat dan jauh dengan akurasi yang tepat?

 Bagaimana anda membuka ruang agar dapat menguasai bola selama mungkin dengan rekan se-tim?

 Bagaimana cara anda mempertahankan bola?

 Bagaimana cara anda mempersiapkan operan yang kuat dan akurat?

 Apa yang anda lakukan dalam permainan ini?

Setelah mengajukan pertanyaan guru memberikan arahan, bimbingan, umpan balik secara singkat bagaimana cara mengoper, menerima dan mempertahankan bola serta menugaskan siswa untuk berlatih secara perorangan, berpasangan atau berkelompok. Lama latihan dapat dimodifikasi disesuaikan dengan waktu yang ada.

Mengulangi dan mengembangkan kembali permainan sesuai dengan pola yang telah di instruksikan oleh guru.

Berbaris, pendinginan, siswa diberi kesempatan mengemukakan pendapat, mengevaluasi proses dan hasil belajar, memberikan penghargaan (reward) kepada siswa. 10 menit 15 menit 10 menit 5 menit Waktu 80 menit

88

Tabel 3.5

Skenario Pembelajaran Pendekatan Pembelajaran Teknis Keterampilan Sepakbola

Bagian Pertemuan

Deskripsi Gambar Waktu

a. Pendah

uluan

b.Inti Penyajian

Berbaris, berdoa, presensi, apersepsi, motivasi, penjelasan tujuan pembelajaran. Siswa melakukan peregangan statis, lari lima keliling dan lakukan gerakan samba.

A. Operan ke dinding

1. Siswa melakukan operan pendek kedinding dengan kaki bagian dalam

 Siswa melakukan operan pendek (passing pendek) menggunakan kaki bagian dalam kanan dan kiri dengan bola ke dinding.

 Kemudian menerima bola kembali dengan kaki bagian dalam kanan dan kiri

 Perhatikan dengan baik gerakan siswa mulai sikap awal seperti tumpuan, perkenaan, ayunan dan sikap akhir seperti gerak lanjut

 Dan lakukan secara berulang –

ulang sampai waktu yang ditentukan guru

2. Siswa melakukan operan

kedinding dengan kaki bagian luar

 Siswa melakukan operan pendek (passing pendek) menggunakan kaki bagian dalam kanan dan kiri dengan bola ke dinding.

 Kemudian menerima bola kembali dengan kaki bagian dalam kanan dan kiri

 Perhatikan dengan baik gerakan siswa mulai sikap awal seperti tumpuan, perkenaan, ayunan dan sikap akhir seperti gerak lanjut

 Dan lakukan secara berulang –

ulang sampai waktu yang

10 menit

Ricky Fernando, 2014

PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN TAKTIS DAN TEKNISTERHADAP HASIL BELAJAR KETERAMPILAN SEPAKBOLA

(StudiEksperimenPadaSiswa SMA Labschool Kota Bandung)

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

89

c.Penutup

ditentukan guru

3. Siswa melakukan operan

berpasangan dengan kaki bagian luar

 Siswa melakukan operan pendek (passing pendek) menggunakan kaki bagian luar kanan dan kiri dengan bola ke dinding.

 Kemudian menerima bola kembali dengan kaki bagian luar kanan dan kiri

 Perhatikan dengan baik gerakan siswa mulai sikap awal seperti tumpuan, perkenaan, ayunan dan sikap akhir seperti gerak lanjut

 Dan lakukan secara berulang –

ulang sampai waktu yang ditentukan guru

B. Permainan sederhana

 Siswa melakukan permainan sepakbola volleyball

 Permainan dilakukan dengan membentangkan net atau cones ditengah lapangan kira-kira 25 x 35 meter

 Bola harus dilambungkan

melewati net dengan menggunakan kaki dan mendarat di bidang lawan. Bola hanya boleh dikembalikan tiga kali pukulan antara sesama rekan tim.

 Tim yang lebih dahulu mencapai dua puluh satu poin yang menjadi pemenang

Berbaris, guru menjelaskan kembali konsep operan pendek dengan kaki bagian dalam dan luar, dan melakukan Tanya jawab dengan siswa, berdoa

10 menit

109 BAB V

Dokumen terkait