• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kotler & Keller (2016:460) menyatakan bahwa citra merek (brand image) merupakan representasi dari keseluruhan persepsi terhadap merek dan dibentuk dari informasi dan

Hal : 25

pengalaman masa lalu terhadap merek itu. Citra terhadap merek merupakan apa yang di proyeksikan oleh konsumen akan suatu merek baik itu berupa sesuatu yang positif maupun negative. Dengan citra merek yang positif akan meberikan stimulus bagi konsumen agar melakukan pembelian produk.

Menurut Sangadji dan Sopiah (2013:338) mengatakan bahwa, “Atribut produk tidak berkaitan dengan fungsi produk, melainkan dengan citra sebuah produk dimata konsumen. Perusahaan mempertahankan, memperbaiki serta meningkatkan citra merek dan produk mereka agar selalu positif dimata konsumen.

Menurut (Sangadji dan Sopiah, 2013:338) Citra merek yang positif memberikan manfaat bagi produsen untuk lebih dikenal konsumen. Dengan kata lain, konsumen akan menentukan pilihannya untuk membeli produk yang mempunyai citra yang baik. Begitu pula sebaliknya, jika citra merek negatif, konsumen cenderung mempertimbangkan lebih jauh lagi ketika akan membeli produk. Citra merek yang positif merupakan hal yang esensi dari sebuah produk karena akan memperngaruhi konsumen pada saat membeli/

menggunakan sebuah produk.

Hal : 21 2.5 Penelitian Terdahulu

TABEL2.1 PENELITIAN TERDAHULU No Nama Peneliti; Judul;

Tahun

Variabel Metode Kesimpulan Persamaan dan Perbedaan 1. Wiliam Letare;

Pengaruh Brand Image Terhadap Keputusan Pembelian Sepatu Olahraga (Studi Kasus Konsumen Product Converse di Kota Bandung X Brand Image yang berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian

Persamaan: Keputusan Pembelian (Y), Brand Image (X1) Perbedaan:

Objek penelitian

(Bersambung)

Hal : 22 Tabel 2.1 (Sambungan)

2. Ardeo Ghifari;

Pengaruh Brand Image Terhadap Keputusan

Pembelian Sepeda Motor Honda Beat Series ini menunjukkan bahwa variabel Brand Image memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai

sebesar 40%

Persamaan: Keputusan Pembelian (Y), Brand Image (X1) Perbedaan: Objek penelitian,

3. Frima Fadhila Putra;

Pengaruh Brand Awarenes dan Brand Image Terhadap Keputusan

Pembelian Sepatu Adidas (Studi Pada Kasus Pada Pembelian (Y), Brand Image (X1) Perbedaan: Objek penelitian, Brand Awarenes (X2)

Hal : 23 Tahun: 2018

Pembelian

(Bersambung)

Hal : 24 Tabel 2.1 (Sambungan)

4. Hibatullah Firdaus Widawati; Pengaruh Brand Image

Terhadap Keputusan Pembelian Pada Rumah Makan Ayam Bakar Wong Solo Bandung positif terhadap proses keputusan pembelian sepatu nike pada Rumah Makan Ayam Bakar Wong Solo Bandung

Persamaan: Keputusan pembelian (Y), Brand Image (X1) Perbedaan:

Objek penelitian

5. Firdaus; Pengaruh Brand Image

Terhadap Keputusan Pembelian Pada Rumah Makan Ayam Bakar KQ5 Bandung

menunjukkan bahwa brand image secara signifikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap

keputusan pembelian pada Rumah Makan Ayam KQ5 Bandung

Persamaan: Keputusan Pembelian (Y), Brand Image (X1) Perbedaan:

Objek penelitian

Hal : 25

(Bersambung) TABEL 2.2

PENELITIAN TERDAHULU JURNAL NASIONAL

No Nama Peneliti;

Judul; Tahun

Variabel Metode Kesimpulan Persamaan dan Perbedaan

1. Lestari, Dyah Ayu, Adidas di Paris Van Java Bandung

Berdasarkan hasil uji hipotesis secara parsial, menunjukkan bahwa keunggulan dan keunikan merek berpengaruh terhadap keputusan pembelian. Hasil koefisensi determinasi brand image berpengaruh terhadap keputusan pembelian sebesar 64,3% dan sisanya sebesar 35,7%

dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian.

Persamaan: Keputusan Pembelian (Y), Brand Image (X1) Perbedaan:

Objek penelitian

(Bersambung)

Hal : 26 Tabel 2.2 (Sambungan)

2. Indra Kurniawan, Zakaria Wahab, Welly Nailis;

Pengaruh Brand Image dan Kualitas Produk Terhadap Keputusan

Pembelian Produk Pizza Hut Kota Palembang

3. Analisis Regresi Linier Berganda

Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa variabel Brand Image tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian

Persamaan: Keputusan Pembelian (Y), Brand Image (X1) Perbedaan:

Objek penelitian, Kualitas Produk (X2) Pembelian (Y), Brand Image (X1) Perbedaan:

Objek penelitian

Hal : 27 Tahun: 2017

Pembelian Nike pada

mahasiswa Fakultas Komunikasi dan Bisnis Telkom University Bandung.

(Bersambung)

Hal : 28 Tabel 2.2 (Sambungan)

4. Soim, Faisal Munif;

Sharyono; Abdillah, Yusri; Pengaruh Brand Image

Terhadap Keputusan Pembelian (Studi pada Pembeli Kartu

Perdana Simpati di Booth Telkomsel

Hasil dari penelitian ini bahwa seluruh variabel brand image secara bersama-sama berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan pembelian dan secara parsial yang berpengaruh tetapi tidak signifikan terhadap keputusan pembelian adalah

Favorability of brand association.

Persamaan:

Keputusan Pembelian (Y), Brand Image (X1) Perbedaan: Objek penelitian

Hal : 29 5. Adiwijaya, Adrian

Junio; Tarigan, Zeplin Jiwa Husada., 2017; Pengaruh Brand Image dan Brand Trust

Terhadap Keputusan Sepatu Converse

Tahun: 2017

1. Variabel Independen (X1):

Brand Image (X2):

Brand Trust 2. Variabel Dependen (Y):

Keputusan Pembelian

1. Kuantitatif 2. Partial Least Square (PLS)

Hasil Penelitian menunjukkan bahwa brand image dan brand trust secara signifikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian

Persamaan:

Keputusan Pembelian (Y), Brand Image (X1) Perbedaan: Objek penelitian, Brand Trust (X2)

Hal : 30 TABEL 2.3

PENELITIAN TERDAHULU JURNAL INTERNASIONAL

No Nama Peneliti; Judul;

Publikasi;

Tahun

Variabel Metode Hasil Penelitian Persamaan dan Perbedaan

1. Foster, Bob; Impact of Brand Image on Purchasing Decision on Mineral Water Product “Amidis”

(Case Study on Bintang Trading Company)

Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang kuat antara kepuasan konsumen dan citra merek.

Persamaan: Keputusan Pembelian (Y), Brand Image (X1) Perbedaan: Objek penelitian

(Bersambung)

Hal : 31 2. Amron; Effects of

Product Quality, Price, and Band Image On The Buying Decision Of City Car Product

Tahun: 2018

1. Variabel Independen (X1):

Product Quality (X2): Price

(X3): Brand Image 2. Variabel harga dan brand image terhadap keputusan pembelian

Persamaan: Keputusan Pembelian (Y), Brand Image (X3)

Perbedaan: Objek penelitian, Product Quality (X1), Price (X2)

Hal : 32 3. Hendra dan Lusiah;

Impact of Brand Imaage, Product Quality and Self-efficiacy on

Purchase Decisions on Private Label Rights Products.

An Empirical Study Tahun: 2017

1. Variabel Independen (X1):

Brand Image (X2):

Product Quality Pembelian (Y), Brand Image (X1)

Perbedaan: Objek penelitian, Product Quality (X2)

(Bersambung)

Hal : 33 4

.

Gorgius Ago,

Suharno, Sri Mintarti, Sugeng Hariyadi;

Effect of Quality Product Perseption, Trust, and Brand Image on Generic Drug Buying Decision and Customer

Satisfication of Hospital Patiens in East Kalimantan bahwa trus dan brand image

Hal : 34 5

.

Oladepo, Onigbinde Isaac.,; The Influence of Brand Image and Promotional Mix on Consumer Buying Decision – A Study Beverage Consumer in Lagos State, Nigeria bahwa semua citra merek, periklanan, promosi penjualan dan penjualan pribadi berpengaruh

Hal : 30 2.6 Kerangka Pemikiran

Dalam penelitian ini masalah yang dibahas mengenai pengaruh brand image terhadap keputusan pembelian, yang sebelumnya telah dipaparkan di latar belakang. Penelitian ini dilandasi dengan dua teori, yaitu brand image dan keputusan pembelian. Brand Image dan keputusan pembelian saling berhubungan, karena ketika sebuah merek memiliki citra yang kuat dan positif di benak konsumen maka merek tersebut akan selalu diingat dan konsumen mungkin akan membeli merek tersebut secara berulangulang.

Menurut Kotler & Keller (2013:98) dimensi dari brand image, yaitu:

a. Corporate Image (citra pembuat) Merupakan sekumpulan asosiasi yang dipersepsikan konsumen terhadap perusahaan yang membuat suatu barang atau jasa. Citra pembuat meliputi: popularitas, kredibilitas, jaringan perusahaan, serta pemakai itu sendiri atau penggunanya.

b. User Image (citra pemakai) Merupakan sekumpulan asosiasi yang dipersepsikan konsumen terhadap pemakai yang menggunakan barang atau jasa yang meliputi pemakai itu sendiri, serta status sosialnya.

c. Product Image (citra produk) Merupakan sekumpulan asosiasi yang dipersepsikan konsumen terhadap suatu barang atau jasa yang meliputi atribut dari produk, manfaat bagi konsumen, serta jaminan.

Keputusan pembelian konsumen, terdapat enam sub keputusan yang dilakukan oleh pembeli yaitu menurut Kotler dan Keller (2016 : 201) sebagai berikut :

a. Product Choice (Pilihan produk). Konsumen dapat mengambil keputusan untuk membeli sebuah produk atau menggunakan uangnya untuk tujuan yang lain. Dalam hal ini perusahaan harus memusatkan perhatiannya kepada orang – orang yang berminat membeli sebuah produk serta alternatif yang mereka pertimbangkan.

b. Brand Choice (Pilihan merek). Konsumen harus mengambil keputusan tentang merek mana yang akan dibeli. Setiap merek memiliki perbedaan-perbedaan tersendiri. Dalam hal ini perusahaan harus mengetahui bagaimana konsumen memilih sebuah merek yang terpercaya.

Hal : 31

c. Dealer Choice (Pilihan tempat penyalur). Konsumen harus mengambil keputusan tentang penyalur mana yang akan dikunjungi. Setiap konsumen berbeda-beda dalam hal menentukan penyalur bisa dikarenakan faktor lokasi

Hubungan brand image terhadap keputusan pembelian menurut Kotler & Keller (2016:170) mengatakan bahwa suatu merek dapat membentuk niat konsumen untuk membeli merek yang paling mereka sukai. Merek yang memiliki citra yang baik akan menambah value merek tersebut di dalam benak konsumen.

Berdasarkan uraian dari tinjauan teori, maka terbentuklah kerangka pemikiran untuk menggambarkan variable independen yaitu brand image (X) terhadap variable dependen yaitu keputusan pembelian (Y). Kerangka pemikiran yang dijadikan acuan dalam penelitian ini adalah sebagaimana ditunjukan pada gambar 2.1 :

Gambar 2.1 Kerangka Pemikiran Penelitian Sumber: Olahan Penulis 2020

Dokumen terkait