• Tidak ada hasil yang ditemukan

1) Indikator Pendiam (Tertutup)

4.2.5. Hubungan Korelasi Antar Variabel

Berdasarkan pengolahan data memakai software Lisrel 8.8 maka didapatkan korelasi antar variabel laten sebagai berikut :

Tabel.4.49

Korelasi antara variabel laten Covariance Matrix of Latent Variables

Variabel Impulse Extrover Introver Harga Impulse 1.00 Extrover 0.86 1.00 Introver 0.36 -0.21 1.00 Harga 0.32 0.15 0.03 1.00

Berdasarkan hasil correlation matrix dapat dilihat bahwa terdapat hubungan korelasi antara keempat variabel tersebut, berikut penjelasanya:

1) Terdapat hubungan yang sangat rendah antara kepribadian extrovert (X1.1) dengan harga (X.2) yaitu sebesar 0.15. Hal tersebut selain dikarenakan case study di toko buku Bandung Book Center dimana respon pembeli novel terhadap harga dinilai sangat rendah walaupun harganya dinilai sudah cukup terjangkau, namun juga dikarenakan novel merupakan produk yang dikategorikan kebutuhan tertier dimana orang masih berpikir dua kali untuk membeli novel walaupun harganya sedang discount.

Sangat rendah 0,00-0,199 Rendah 0,20-0,399 Sedang 0,40-0,599 Kuat 0,60-0,799 Sangat kuat 0,80-1,000 Gambar 4.7 Korelasi X1.1 dengan X2

2) Terdapat hubungan yang sangat rendah antara variabel kepribadian introvert (X1. 2) dengan harga (X2) sebesar 0.03. Hal tersebut dikarenakan total

sangat rendah (0,15)

responden yang memiliki kepribadian introvert jumlahnya lebih rendah bila dibandingan dengan kepribadian ekstrovert. Selain dari itu karakteristik introvert yang penuh pertimbangan dalam membeli suatu barang juga sangat mempengaruhi, apalagi produk novel merupakan kebutuhan tertier.

Sangat rendah 0,00-0,199 Rendah 0,20-0,399 Sedang 0,40-0,599 Kuat 0,60-0,799 Sangat kuat 0,80-1,000 Gambar 4.8 Korelasi X1.2 dengan X2

3) Terdapat pengaruh yang sangat kuat antara extrovert (X1) dengan impulse buying (Y) yaitu sebesar 0.86, artinya jika pelanggan yang memiliki kepibadian extrovert jumlahnya banyak maka impulse buying akan tinggi dan begitupun sebaliknya. Hal tersebut dikarenakan adanya keterkaitan antara karakteristik kepribadian extrovert yang cenderung spontan (impulsif) dengan impulse buying yang juga memiliki karakteristik spontan serta kurang pertimbangan. Sangat rendah 0,00-0,199 Rendah 0,20-0,399 Sedang 0,40-0,599 Kuat 0,60-0,799 Sangat kuat 0,80-1,000 Gambar 4.9 Korelasi X1.1 dengan Y

4) Terdapat pengaruh yang rendah antara introvert (X2) dengan impulse buying (Y) yaitu sebesar 0.36, artinya jika pelanggan yang memiliki kepibadian

sangat rendah (0.03)

introvert mengalami kenaikan maka impulse buying akan turun, atau dengan kata lain berbanding terbalik. Hal tersebut dikarenakan karakteristik introvert dan impulse buying yang bertolak belakang, dimana orang yang memiliki kepribadian introvert cenderung penuh pertimbangan sedangkan salah satu karakteristik impulse buying adalah spontan (impulsif).

Sangat rendah 0,00-0,199 Rendah 0,20-0,399 Sedang 0,40-0,599 Kuat 0,60-0,799 Sangat kuat 0,80-1,000 Gambar 4.10 Korelasi X1.2 dengan Y

5) Terdapat pengaruh yang rendah antara harga (X2) dengan impulse buying (Y) yaitu sebesar 0.32, artinya variabel harga hanya memberikan pengaruh terhadap impulse buying sebesar 36%. Dimana dalam studi kasus ini harga bukan menjadi pendorong utama dalam melakukan impulse buying karena selain novel merupakan kebutuhan tertier juga tergantung dari kualitas cerita novel tersebut, tata letak toko,display, design cover novel yang menarik juga ikut mempengaruhi impulse,namun faktor-faktor tersebut tidak diteliti dalam penelitian ini. Sangat rendah 0,00-0,199 Rendah 0,20-0,399 Sedang 0,40-0,599 Kuat 0,60-0,799 Sangat kuat 0,80-1,000 Gambar 4.11 Korelasi X.2 dengan Y rendah (0,36) rendah (0,32)

6) Terdapat hubungan negatif antara kepribadian extrovert (X1) dengan kepribadian introvert (X2) yaitu sebesar - 0,21 (-21%), artinya jika kepribadian extrovert kenaikan maka kepribadian introvert akan turun, atau dengan kata lain berbanding terbalik karena jika dilihat dari karakteristik keduanya yang saling bertolak belakang, jika extrovert merupakan karakteristik positif dengan nilai yang tinggi maka introvert adalah kebalikannya yaitu karakteristik negatif dengan nilai yang rendah.

5.1. Kesimpulan

฀alam Penelititian ini peneliti menyimpulkan beberapa hal sebagai

berikut:

1. Kepribadian konsmen pada pembelian produk novel di Bandung Book Center wilayah Bandung paling banyak adalah pelanggan yang memiliki kepribadian ekstrovert sebanyak (68,91%) yang tergolong dalam kategori extrovert, sedangkan pelanggan yang tergolong introvert hanya menduduki kriteria cukup introvert sebesar (63,80%)

2. Tanggapan konsumen terhadap harga produk novel novel di Bandung Book Center wilayah Bandung, sebagian besar konsumen menyatakan bahwa harga produk novel di Bandung Book Center berada dalam kategori cukup sesuai dengan persentase sebesar 53,12% sedangkan persentase tertinggi didapat dari indikator harga yang terjangkau dengan kategori cukup terjangkau (55,03%) dan persentase terendah diperoleh dari indikator potongan harga dengan kategori cukup sering memberikan discount (51,84%).

3. ฀mpulse buying konsumen dalam pembelian produk novel di Bandung Book Center wilayah Bandung menduduki kriteria cukup impulsif dengan persentase sebesar 62,79%. Presentase terbesar didapat dari indikator impulse

buying ketersediaan uang sebesar 69,44% dan presentase terendah diperoleh dari indikator emosi positif sebesar 55,69%

4. Hubungan antara kepribadian extrovert (X1.1) dengan kepribadian introvert

(X1.2) yaitu sebesar - 0,21 atau dalam kategori negatif, artinya jika pembeli

novel di Bandung Book Center yang memiliki kepribadian extrovert mengalami kenaikan maka pembeli novel yang memiliki kepribadian introvert akan turun, atau dengan kata lain berbanding terbalik.

5. Hubungan antara kepribadian extrovert (X1.1) dengan harga (X.2) yaitu

sebesar 0.15 dalam kategori sangat rendah. Hal tersebut selain dikarenakan case study di toko buku Bandung Book Center dimana respon pembeli novel terhadap harga dinilai sangat rendah walaupun harganya dinilai sudah cukup terjangkau, namun juga dikarenakan novel merupakan salah satu produk yang dikategorikan kebutuhan tertier dimana orang masih berpikir dua kali untuk membeli novel walaupun harganya sedang discount.

6. Hubungan antara variabel kepribadian introvert (X1.2) dengan harga (X2)

adalah sebesar 0.03 termasuk dalam kategori sangat rendah. Hal tersebut dikarenakan total responden yang memiliki kepribadian introvert jumlahnya lebih rendah bila dibandingan dengan kepribadian ekstrovert. Selain dari itu karakteristik introvert yang penuh pertimbangan dalam membeli suatu barang juga sangat mempengaruhi, apalagi produk novel merupakan kebutuhan tertier 7. Terdapat pengaruh antara kepribadian dan harga terhadap impulse buying pada

terhadap impulse buying diperoleh dari kepribadian extrovert sebesar 59,16% dan pengaruh terendah diperoleh dari variabel harga sebesar 7,71% serta pengaruh kepribadian introvert sebesar 24,07%. Sehingga total pengaruh dari

kepribadian dan harga terhadap impulse buying sebesar 90,93%.Sedangkan

sisanya sebesar 9,07% diperoleh dari variabel lain yang tidak diteliti seperti efek kenyamanan toko,pelayanan dan display toko.

7.2. Saran

Pada penelitian ini penulis ingin menyampaikan beberapa saran sebagai berikut:

1. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan meniliti tentang kepribadian yang dikaitkan dengan jenis – jenis novel, sehingga dapat diketahui kecenderungan kepribadian konsumen yang memiliki kepribadian ekstrovert – introvert lebih menyukai jenis novel yang bagaimana dengan genre apa agar perusahaan dapat memetakan srategi bisnis yang baru untuk menarik minat membeli konsumen terhadap novel.

2. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan meniliti tentang besarnya pengaruh kelompok acuan terhadap orang yang memiliki kepribadian ekstrovert atau introvert terhadap pembelian novel.

3. Bagi Bandung Book Center diharapkan lebih menyempurnakan lagi pelayanannya karena harga yang cukup terjangkau saja tidak akan cukup untuk menarik minat pembeli.

Nama : Erna Susilawati

Tempat & Tanggal Lahir : Garut, 19 September,1986

Jenis Kelamin : Perempuan

Agama : Islam

Alamat : Komp. PU No. 94 Jl. Cibeunying Permai V

Cikutra Barat - Bandung 40228

Telepon : 022 2500 495 / 08562060019

E-mail : [email protected]

Pendidikan

1992 – 1999 SDN I Kersamanah Garut 1998 – 2001 SLTP Negeri I Kersamah Garut 2001 – 2005 SMAN I Malangbong Garut

2007 – 2011 Program Studi Sastra Inggris, Fakultas Sastra UNIKOM

2012-2014 Program Studi Magister Management Fakultas Pascasarjana UNIKOM

Dokumen terkait