BAB V ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN
B. Pembahasan
2. Hubungan Value Added Intellectual Coefficient dengan
sedang dan positif antara intellectual capital dengan kinerja keuangan (revenue growth). Hubungan yang sedang menjelaskan intellectual capital mempunyai kecenderungan yang sedang dalam mempengaruhi kinerja keuangan (revenue growth). Arah hubungan yang positif menjelaskan bahwa intellectual capital mempunyai hubungan yang searah dengan kinerja keuangan (revenue growth). Hal ini berarti value added intellectual coefficient cenderung mempengaruhi revenue growth tinggi. Sebaliknya, value added intellectual coefficient yang rendah cenderung mempengaruhi revenue growth rendah.
Menurut Dewi dan Wahyu (2009), peningkatan terhadap revenue growth menunjukkan terjadinya peningkatan pendapatan perusahaan yang disebabkan oleh transormasi dan kapitalisasi dari pemanfaatan intellectual capital yang baik, sehingga akan berdampak positif pada kinerja perusahaan. Pertumbuhan pendapatan menunjukkan kemampuan perusahaan dalam mengelola sumber daya yang dimilikinya untuk memperoleh value added yang merupakan salah satu faktor yang menentukan perusahaan untuk tetap bertahan (Wicaksana, 2011).
Penelitian ini tidak mendukung hasil penelitian yang dilakukan oleh Marfuah dan Maricha (2014), dan Pramudita (2012). Marfuah dan Maricha (2014) menyimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh positif dan signifikan intellectual capital terhadap pertumbuhan perusahaan. Hal ini
kemungkinan disebabkan karena nilai tambah dalam intellectual capital belum mampu menciptakan inovasi bagi strategi pemasarannya, sehingga belum memberikan pengaruh nyata terhadap pendapatan perusahaan. Selama ini pendapatan terbesar perusahaan perbankan berasal dari pemberian kredit pada nasabah yang berarti physical asset lebih besar pengaruhnya dalam peningkatan pendapatan perusahaan.
75 BAB VI PENUTUP
A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa:
1. Intellectual capital mempunyai hubungan sedang dan positif dengan kinerja keuangan perusahaan diukur dengan return on equity.
2. Intellectual capital mempunyai hubungan sedang dan positif dengan kinerja keuangan perusahaan diukur dengan revenue growth.
B. Keterbatasan Penelitian
Penelitian yang dilakukan mengandung beberapa keterbatasan sebagai berikut:
1. Penentuan periode penelitian selama lima tahun berturut-turut dari tahun 2010-2014, membuat populasi sasaran yang diperoleh terbatas. 2. Penelitian ini hanya berfokus pada perusahaan perbankan yang
terdaftar di Bursa Efek Indonesia saja sehingga hasil penelitian tidak dapat mewakili jenis perusahaan yang lain.
3. Pada penelitian ini kinerja keuangan perusahaan hanya diukur menggunakan return on equity dan revenue growth.
C. Saran
Berdasarkan kesimpulan dan keterbatasan dalam penelitian ini, penulis mengajukan saran sebagai berikut:
1. Bagi perusahaan, agar perusahaan mampu memaksimalkan intellectual capital yang dimiliki oleh perusahaan agar dapat memiliki kinerja keuangan yang baik.
2. Peneliti selanjutnya disarankan menggunakan seluruh perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, sehingga dapat digunakan sebagai dasar generalisasi.
3. Peneliti selanjutnya disarankan tidak hanya menggunakan return on equity dan revenue growth saja sebagai proksi kinerja keuangan. Peneliti selanjutnya dapat menggunakan employee productivity (EP) untuk mengukur kinerja keuangan perusahaan manufaktur, earning per share (EPS), dan economic value added (EVA) untuk mengukur kinerja keuangan perusahaan yang bergerak di bidang jasa lainnya.
DAFTAR PUSTAKA
Abidin. 2000. “Upaya Mengembangkan Ukuran-ukuran Baru”. Media Akuntansi. Edisi 7. Thn. VIII. pp. 46-47.
Amalia, Luciana Spica dan Winny Herdiningtyas. 2005. “Analisis Rasio Camel terhadap Prediksi Kondisi Bermasalah pada Lembaga Perbankan Periode 200-2002”. Jurnal Ekonomi Akuntansi, Fakultas Ekonomi. Universitas Kristen Petra, Surabaya.
Belkaoiu, Riahi A. 2003. “Intellectual capital and firm performance of US multinational firms: a study of the resource-based and stakeholder views”. Journal of Intellectual Capital. Vol. 4 No. 2. pp. 215-226.
Boedijoewono, Nugroho. 2012. Pengantar Statistika Ekonomi dan Bisnis. Jilid 1 (Deskriptif). Penerbit dan Percetakan (UPP) STIM YKPN, Yogyakarta.
Bontis, N. 1998. “Intellectual Capital: An Exploratory Study that Develops Measures and Models”. Management Decision. Vol. 36. No. 2. p. 63
Bukh, P. N., C. Nielsen, P. Gormsen, and J. Mouritsen. 2003. “Disclosure of Information on Intellectual Capital in Danish IPO Prospectuses. Acoounting, Auditing and Accountability Journal. Vol. 18. No. 6. pp. 713-732.
Candrasari, Nike. 2013. “Pengaruh Intellectual Capital terhadap Kinerja Perusahaan”. Skripsi: Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Yogyakarta Chen, Ming-Chin, Cheng, Shu-Ju & Hwang Yuhchang. 2005. “An Empirical
Investigation of the Relationship Between Intellectual Capital and Firms‟ Market Value and Financial Performance”. Journal of Intellectual Capital. page159-176.
Cooper, Donald R. dan C. William Emory. 1995. Metode Penelitian Bisnis Jilid 1 & 2. Penerbit Erlangga. Jakarta.
Deegan, C. 2004. Financial Accounting Theory. McGraw-Hill Book Company. Sydney.
Dendawijaya, Lukman. 2003. Manajemen Perbankan. Jakarta: Ghalia Indonesia.
Dewi, Citra Puspita dan Wahyu Meiranto. 2009. “Pengaruh Intellectual Capital terhadap Kinerja Keuangan pada Perusahaan Manufaktur yang terdaftar di BEI Tahun 2007-2009”. Universitas Diponegoro, Semarang.
Edvinson, L. and M. Malone. 1997. Intellectual capital: Realizing Your
Company‟s True Value by Finding Its Hidden Brainpower. HarperCollins,
Freeman, R.E., and Reed. 1983. “Stockholders and stakeholders: a new perspective on corporate governance”. Californian Management Review. Vol 25. No. 2. Pp. 88-106.
Gany, Florentina dan Yeterina Widi Nugrahanti. 2015. “Pengaruh Intellectual Capital Terhadap Kinerja Perusahaan”. Universitas STIKUBANK, Semarang.
Ghozali, Imam. 2011. Aplikasi Analisis Multivariate Lanjutan dengan Program IBM SPSS 19. Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang
Guthrie, J., Petty, F. Ferrier, and F. Ricerri. 2006. “The voluntary reporting of intellectual capital; comparing evidence from Hong Kong and Australia”.
Journal of Intellectual Capital. Vol. 7 No. 2. Pp 254-271.
Harrison, S., and P. H. Sullivan. 2000. “Profitting form intellectual capital; Learning from leading companies”. Journal of Intellectual Capital. Vol. 1. pp. 33-46.
Hartono, B. 2001. “Intellectual Capital: Sebuah Tantangan Akuntansi Masa
Depan”. Media Akuntansi. Edisi 21/Oktober, h. 65-72.
Ikatan Akuntan Indonesia. 2002. Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan No. 19. Salemba Empat. Jakarta.
Islamiyah, Syuwaibatul. 2015. Pengaruh Modal Intelektual dan Tata Kelola Perusahaan terhadap Kinerja Keuangan pada Efek Syariah. Jurnal : Universitas Negeri Surabaya. Surabaya.
Kamath, G. B. 2007. “The Intellectual Capital Performance of Indian Banking Sector”. Journal of Intellectual Capital. Vol. 8 No. 1. pp. 96-123.
Kamath, G. Barathi. 2015. Impact of Intellectual Capital on Financial Performance and Market Valuation of Firm in India. International Letters of Social and Humanistic Sciences, Vol. 48, pp 107-122.
Kusnadi. 2000. Akuntansi Keuangan Menengah (Intermediate) (Prinsip, Prosedur, dan Metode). Universitas Brawijaya, Malang
Laksana, Aditya Eka. 2013. Hubungan Intellectual Capital, Kinerja Keuangan dan Kinerja keuangan perusahaan Saat IPO. Skripsi: Universitas Diponegoro. Semarang.
Marfuah dan Maricha Ulfa. 2014. “Pengaruh Intellectual Capital terhadap
Profitabilitas, Produktivitas dan Pertumbuhan Perusahaan Perbankan”.
EKBISI. Vol. IX No. 1. Hal. 1-14.
Medyawati, Henny dan Sarrah Arifah. 2012. Analisis Pengaruh Intellectual Capital terhadap Kinerja Keuangan pada Industri Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jurnal : Universitas Gunadarma.
Organization for Economic Co-operation and Development (OECD). 1999. International Symposium on Measuring and Reporting Intellectual Capital: experience, Issues and Prospects. Amsterdam, 9-11 June 1999.
Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan No. 19. 2000. “Akuntansi Aktiva Tidak Berwujud”
Petty, P. And Guthrie. 2000. “Intellectual Capital Literature Review:
Measurement, Reporting and Management”. Journal of Intellectual Capital. Vol. 1 No. 2. pp. 55-75.
Pramudita, Gema. 2012. “Pengaruh Intellectual Capital terhadap Nilai Pasar dan Kinerja Keuangan Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2008-2010”. Skripsi. Universitas Diponegoro, Semarang.
Pulic, A. 1998. “Measuring the performance of intellectual potential in knowledgeeconomy”. Paper presented at the 2nd McMaster Word Congress on Measuringand Managing Intellectual Capital by the Austrian Team for Intellectual Potential.
Raharjanti, Puji. 2015. Hubungan dan Pengaruh Intellectual Capital terhadap Kinerja Perusahaan Sektor Keuangan di Indonesia. Skripsi : Universitas Diponegoro, Semarang.
Roslender, R., and R. Fincham. 2004. “Intellectual Capital: Who Counts, Controls?” Accounting and the Public Interest (API), vol. 4. pp. 1-21. Santoso, Setyarini. 2012. Pengaruh Modal Intelektual dan Pengungkapannya
terhadap Kinerja Perusahaan. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, Vol. 14, No. 1, Mei 2012: 16-31.
Sawarjuwono, T. dan A.P. Kadir. 2003. “Intellectual Capital: perlakuan, pengukuran, dan pelaporan (sebuah library research)”. Jurnal Akuntansi dan Keuangan. Vol. 5 No. 1. Pp. 35-57.
Sirapanji, Olivia dan S.E. Hatane. 2015. Pengaruh Value Added Intellectual Capital Terhadap Kinerja Keuangan dan Nilai Pasar Perusahaan Khususnya di Industri Perdagangan Jasa yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2008-2013. Business Accountng Review. Vol. 3 No.1. pp. 45-54.
Soetedjo, Soegeng dan Safrina Mursida. 2014. Pengaruh Intellectual Capital Terhadap Kinerja Keuangan Pada Perusahaan Perbankan. Universitas Airlangga, Surabaya.
Steward, T. A.1997. Intellectual Capital: The New Wealth of Organizations. Doubleday/Currency. New York, United States of America.
Sudiyatno, Bambang dan Jati Suroso. 2010. Analisis Pengaruh Dana Pihak Ketiga, BOPO, CAR, Dan LDR Terhadap Kinerja Keuangan Pada Sektor
Perbankan Yang Go Public di Bursa Efek Indonesia. Universitas Stikubank. Semarang.
Sugiyono. 2012. Memahami Penelitian Kualitatif. Penerbit CV Alfabeta, Bandung.
Sullivan Jr., P. H. and P.H. Sullivan Sr. 2000. “Valuing Intangible Companies, an Intellectual Capital Approach”. Journal of Intellectual Capital. Vol. 1 No. 4. pp. 328-340.
Surat Edaran Bank Indonesia No. 6/23/DPNP tahun 2004.
Tambunan , Andy. 2007. “Menilai Harga Wajar Saham”. Cetakan kedua. Jakarta:
PT Grasindo.
Tan, H. P., D. Plowman, P. Hancock. 2007. “Intellectual Capital and Financial
Returns of Companies. Journal of Intellectual Capital. Vol. 8 No. 1. pp. 76-95.
Tuanakotta, Theodorus M. 2000. Teori Akuntansi. Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Jakarta.
Ulum, I., I. Ghozali dan A. Chariri. 2008. “Intellectual Capital dan Kinerja Keuangan KeuanganPerusahaan; Suatu Analisis dengan PendekatanPartial Least Squares”. Simposium NasionalAkuntansi XI. Pontianak.
Ulum, Ihyaul. 2008. “Intellectual Capital PerformanceSektor Perbankan di Indonesia.” JurnalAkuntansi dan Keuangan, Vol. 10, No. 2,November, halaman 77-84.
Ulum, Ihyaul. 2009. Intellectual Capital: Konsep dan Kajian Empiris. Graha Ilmu. Yogyakarta.
Van Horne, James C. dan M. Jhon Wachowicz. 2005. Prinsip-Prinsip Manajemen Keuangan, Diterjemahkan oleh Aria Farahmita, Amanugraheni, dan Taufik Hendrawan, Edisi Kedua Belas. PT Salemba Empat, Buku Satu. Jakarta.
Wicaksana, Adityas. 2011. “Pengaruh Intellectual Capital terhadap Pertumbuhan dan Nilai Pasar Perusahaan pada Perusahaan Perbankan yang Tercatat di
Bursa Efek Indonesia”. Skripsi. Universitas Diponegoro, Semarang.
Widyaningrum, Arifiningtiyas. 2014. Pengaruh Audit Internal, Intellectual Capital, dan Good Corporate Governance Terhadap Kinerja Keuangan (Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di BEI Periode 2011-2013). Skripsi: Universitas Negeri Yogyakarta, Yogyakarta
Wulandari, Sri. 2015. Analisis Pengaruh Intellectual Capital Terhadap Produktivitas Bank Umum Syariah. Skripsi : Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Yogyakarta.
Wuri, Josephine. 2012. “Diktat Statistika Deskriptif Berbasis Pedagogi Ignasian”.