BANK 11. LOANS FROM FINANCIAL INSTITUTIONS AND BANKS
Rincian dari akun ini adalah sebagai berikut: The details of this account are as follows:
2008 2007
Setara Rp/ Setara Rp/
US$ Rp equivalent US$ Rp equivalent
PINJAMAN DIRESTRUKTURISASI RESTRUCTURED LOANS
Pinjaman Bilateral: Bilateral loans:
International Finance Corp. - - 3.067.928 28.896.815.527 International Finance Corp.
Nederlandse Financierings - Nederlandse Financierings -
Maatschappij Voor Maatschappij Voor
Ontwikkelingslanden N.V. (FMO) - - 2.707.291 25.499.977.131 Ontwikkelingslanden N.V. (FMO)
Deutsche Investitions und Deutsche Investitions-und
Entwicklungs GmbH (DEG) - - 1.422.260 13.396.263.455 Entwicklungs GmbH (DEG)
CDC Group Plc. - - 1.048.816 9.878.794.231 CDC Group Plc.
Chelsea Investment LP - - 425.087 4.003.889.043 Chelsea Investment LP
Asian Development Bank - - 305.668 2.879.088.116 Asian Development Bank
PT Asia Kapitalindo Securities - - 213.370 2.009.733.349 PT Asia Kapitalindo Securities
Krung Thai Bank, Pcl. - - 212.018 1.997.001.027 Krung Thai Bank, Pcl.
Sub-jumlah pinjaman bilateral - - 9.402.438 88.561.561.879 Sub-total bilateral loans
Pinjaman Sindikasi: Syndicated loans:
Chelsea Investment LP - - 139.985 1.318.519.092 Chelsea Investment LP
AAA Strategic Investment Ltd. - - 105.428 993.027.180 AAA Strategic Investment Ltd.
Norddeutsche Landesbank Norddeutsche Landesbank
Girozentrale - Cabang Singapura - - 104.988 988.886.116 Girozentrale - Singapore Branch
The Royal Bank of Scotland Plc. - - 104.637 985.573.360 The Royal Bank of Scotland Plc.
Sub-jumlah pinjaman sindikasi - - 455.038 4.286.005.748 Sub-total syndicated loans
Sub-jumlah pinjaman restrukturisasi - - 9.857.476 92.847.567.627 Sub-total restructured loans
PINJAMAN LAINNYA OTHER LOANS
Pinjaman Bilateral: Bilateral loans:
Standard Chartered Bank Ltd 28.888.889 314.888.889.120 - - Standard Chartered Bank Ltd
PT Bank Maybank Indocorp - 75.000.000.000 - - PT Bank Maybank Indocorp
PT Bank CIMB Niaga Tbk. - 41.666.666.666 - - PT Bank CIMB Niaga Tbk.
PT Bank Central Asia Tbk. - - - 23.472.222.222 PT Bank Central Asia Tbk.
Sub-jumlah pinjaman bilateral 28.888.889 431.555.555.786 - 23.472.222.222 Sub-total bilateral loans
Pinjaman Sindikasi: Syndicated loans:
PT Bank OCBC NISP Tbk. dan PT Bank OCBC NISP Tbk and
PT Bank Mega Tbk. - 297.222.222.222 - 275.277.777.778 PT Bank Mega Tbk.
The Asian Debt Fund Ltd. 2.694.445 29.369.444.886 5.194.444 48.926.471.992 The Asian Debt Fund Ltd.
Chinatrust Commercial Bank Ltd. 1.924.603 20.978.174.847 3.710.318 34.947.485.525 Chinatrust Commercial Bank Ltd
Bank of China Ltd., Cabang Jakarta 1.539.682 16.782.539.820 2.968.254 27.957.985.745 Bank of China Ltd, Jakarta Branch
Bank SinoPac 1.154.762 12.586.904.993 2.226.191 20.968.486.436 Bank SinoPac
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk., Cabang Tokyo 1.154.762 12.586.904.993 2.226.191 20.968.486.436 (Persero) Tbk., Tokyo Branch
Chailease Finance (BVI) Co. Ltd. 769.841 8.391.269.976 1.484.127 13.978.992.966 Chailease Finance (BVI) Co. Ltd.
State Bank of India, Cabang Osaka 769.841 8.391.269.976 1.484.127 13.978.992.966 State Bank of India, Osaka Branch
Bowa Bank Ltd. 384.921 4.195.635.017 742.063 6.989.493.375 Bowa Bank Ltd.
IFS Capital Ltd. 384.921 4.195.635.017 742.063 6.989.493.375 IFS Capital Ltd.
Sub-jumlah pinjaman sindikasi 10.777.778 414.700.001.747 20.777.778 470.983.666.594 Sub-total syndicated loans
Sub-jumlah pinjaman lainnya 39.666.667 846.255.557.533 20.777.778 494.455.888.816 Sub-total other loans
Jumlah 39.666.667 846.255.557.533 30.635.254 587.303.456.443 Total
11. HUTANG KEPADA LEMBAGA KEUANGAN DAN
BANK (lanjutan) 11. LOANS FROM FINANCIAL INSTITUTIONS AND BANKS (continued)
Pinjaman-pinjaman diatas dijamin dengan piutang sewa pembiayaan dan piutang pembiayaan konsumen perusahaan sebesar 100% - 140% dari saldo pinjaman yang terhutang (Catatan 4 dan 5).
The above loans are secured with the Company’s finance and consumer receivables amounting to 100% - 140% from outstanding loan balances (Notes 4 and 5).
a. Pinjaman Direstrukturisasi a. Restructured loans
Pada tanggal 14 Agustus 2003, Perusahaan dengan International Finance Corp., Asian Development Bank, Bank of America, N.A., Krung Thai Bank Pcl. - Cabang Singapura, Chelsea Investments LP, CDC Group Plc. (dahulu Commonwealth Development Corp.), AAA Strategic Investment Ltd., The Royal
Bank of Scotland Plc., Norddeutsche
Landesbank Girozentrale - Cabang Singapura, BNP Paribas Cabang Singapura, Lazard & Co. Ltd., Nederlandse Financierings-Maatschappij voor Ontwinkkelingslanden N.V. (FMO), PT Asia Kapitalindo Securities, dan Deutsche Investition-und Entwicklungs gesselschaft mbH (“pemberi pinjaman”), menandatangani Debt Restructuring and Restatement Agreement (”DRRA“), yang akan berlaku efektif tergantung pada pemenuhan seluruh persyaratan dalam Perjanjian Restrukturisasi.
On August 14, 2003, the Company,
International Finance Corp., Asian
Development Bank, Bank of America, N.A., Krung Thai Bank Pcl. - Singapore Branch, Chelsea Investments LP, CDC Group Plc. (formerly Commonwealth Development Corp.), AAA Strategic Investment Ltd., The Royal
Bank of Scotland Plc., Norddeutsche
Landesbank Girozentrale - Singapore Branch, BNP Paribas Singapore Branch, Lazard & Co. Ltd., Nederlandse Financierings-Maatschappij Voor Ontwinkkelingslanden N.V. (FMO), PT Asia Kapitalindo Securities, and Deutsche Investition-und Entwicklungs Gesselschaft mbH (“thereafter referred to as lenders”) entered into a Debt Restructuring and Restatement Agreement (“DRRA”) which will be effective upon fulfillment of all prerequisites stipulated on the DRRA.
Pada tanggal 13 Januari 2004, Perusahaan dan pemberi pinjaman menandatangani Debt Restructuring and Restatement Amendment and Accession Agreement (“DRRAAA”) untuk merubah DRRA, antara lain, dalam rangka merefleksikan dampak dari pembelian kembali obligasi dan pengalihan pinjaman.
On January 13, 2004, the Company and the lenders entered into a Debt Restructuring and Restatement Amendment and Accession Agreement (“DRRAAA”) to amend DRRA, among others, in order to reflect the impact from repuchased bonds and assignment of loans.
Pada tanggal 5 Februari 2004, Perusahaan menerima Effective Date Certificate (Sertifikat Tanggal Efektif) dari PT ANZ Panin Bank sebagai agen fasilitas dalam DRRA yang
menyatakan bahwa tanggal efektif
restrukturisasi dalam perjanjian Restrukturisasi adalah 5 Februari 2004 (“Tanggal Efektif”).
On February 5, 2004, the Company received the Effective Date Certificate from PT ANZ Panin Bank as Facility Agent under the DRRA, which declared that the effective date of the restructuring under the DRRA was February 5, 2004 (“Effective Date”).
Banc of America Securities Ltd. dan Lazard & Co. Ltd. telah mengalihkan pinjamannya kepada Chelsea Investment LP masing-masing pada tanggal 23 Februari 2006 dan 31 Juli 2006.
Banc of America Securities Ltd. and Lazard & Co. Ltd. transferred their loans to Chelsea Investment LP on February 23, 2006 and July 31, 2006, respectively.
11. HUTANG KEPADA LEMBAGA KEUANGAN DAN
BANK (lanjutan) 11. LOANS FROM FINANCIAL INSTITUTIONS AND BANKS (continued)
a. Pinjaman Direstrukturisasi (lanjutan) a. Restructured loans (continued)
Implementasi dari DRRA adalah sebagai
berikut: The implementation of the DRRA was as follows:
1. Perusahaan membayar US$22.000.000 kepada pemberi pinjaman dalam dua kali pembayaran, yaitu pembayaran pertama sebesar US$11.000.000 pada tanggal 26 Agustus 2003 dan pembayaran kedua sebesar US$11.000.000 pada tanggal 5 Februari 2004.
1. The Company paid US$22,000,000 to the lenders divided into two payments, i.e., US$11,000,000 on August 26, 2003 as First Cash Payment and US$11,000,000 on February 5, 2004 as Second Cash Payments.
2. Sejumlah US$43.250.000 dari seluruh jumlah pinjaman yang direstrukturisasi akan jatuh tempo dalam 5 tahun atau sampai dengan 2008. Pinjaman ini mempunyai tingkat suku bunga 2% sampai 4% per tahun. Pembayaran dilakukan sebanyak 10 angsuran tengah - tahunan, dengan pembayaran pertama pada Juni 2004.
2. From the total restructured loans, loans amounting to US$43,250,000 will mature in five years or up to 2008. The loans bear interest rates of 2% to 4% per annum. The
repayment schedules involves 10
installments that are payable semi-annually, with the first payment being due in June 2004.
3. Pinjaman yang direstrukturisasi sebesar Rp135.000.000.000 telah dikonversikan ke modal saham pada tanggal 5 Februari 2004 dengan menerbitkan 270.000.000 lembar saham baru dengan nilai nominal Rp500 per lembar atau 60% dari jumlah modal yang disetor (Catatan 1b dan 18).
3. The restructured loans amounting to Rp135,000,000,000 were converted to shares on February 5, 2004 by issuing new 270,000,000 common shares with nominal value of Rp500 per share or 60% of the paid up capital (Notes 1b and 18). 4. Seluruh bunga pinjaman yang telah jatuh
tempo sejak Mei 2001 sampai dengan
Tanggal Efektif dilunasi dengan
pembayaran sepertiga dari jumlah
seluruhnya. Sisa bunga yang masih harus dibayar dihapusbukukan.
4. All interest loan on since May 2001 up to the effective date was repaid at one-third of the total interest. The remaining accrued interests were written off.
5. Seluruh denda bunga keterlambatan yang terhutang untuk periode sampai dengan Tanggal Efektif dihapusbukukan.
5. All overdue interest penalties for the period up to the effective date were written off.
6. Perusahaan harus menyerahkan jaminan dalam bentuk piutang sewa pembiayaan dan piutang pembiayaan konsumen sebesar 120% sampai dengan 140% dari saldo pinjaman yang terhutang (Catatan 4 dan 5).
6. The Company should submit collateral in the form of finance lease and consumer financing receivables at the amount of 120% to 140% from the total outstanding loan balances (Notes 4 and 5).
11. HUTANG KEPADA LEMBAGA KEUANGAN DAN
BANK (lanjutan) 11. LOANS FROM FINANCIAL INSTITUTIONS AND BANKS (continued)
a. Pinjaman Direstrukturisasi (lanjutan) a. Restructured loans (continued)
Sebagaimana diatur dalam DRRA,
Perusahaan juga mengeluarkan waran
sebanyak 64.285.714 kepada para pemberi pinjaman pada tanggal 5 Februari 2004 (Catatan 28). Pada tanggal 8 Februari 2005
para kreditur telah menjual seluruh
kepemilikan saham hasil konversi hutang sejumlah 270.000.000 saham dan sejumlah 47.866.747 waran kepada PT Sari Dasa Karsa.
As stipulated in the DRRA, the Company also issued 64,285,714 warrants to lenders on February 5, 2004 (Note 28). On February 8, 2005 the Company’s lenders sold 270,000,000 shares, which represented all of the debt conversion shares, and some 47,866,747 warrants to PT Sari Dasa Karsa.
Tingkat bunga pinjaman berkisar antara 2,1625% sampai 9,80% per tahun sebelum tanggal efektif. Setelah tanggal efektif, tingkat bunga adalah sebagai berikut:
The interest rates on the restructured loans ranged from 2.1625% to 9.80% per annum before the effective date. After the effective date, the interest rates are as follows:
Per Tahun/
Periode Per Annum Period
Tanggal efektif sampai dengan Effective date up to and including
dan termasuk 31 Desember 2004 2% December 31, 2004
1 Januari 2005 sampai dengan January 1, 2005 up to and including
dan termasuk 31 Desember 2006 3% December 31, 2006
1 Januari 2007 sampai dengan January 1, 2007 up to and including
dan termasuk 31 Desember 2008 4% December 31, 2008
Perusahaan telah melunasi pinjaman ini pada
tanggal jatuh temponya. The Company has fully repaid this loan at its maturity date.
b. Pinjaman lainnya b. Other loans
b.1 Pinjaman bilateral b.1 Bilateral loans
Perusahaan telah mendapat fasilitas pinjaman bilateral dari beberapa bank dalam dan luar negeri dengan perincian sebagai berikut:
The Company has secured funding facilities from the following domestic and overseas banks:
1. Tanggal 17 Juni 2005, Perusahaan
menandatangani perjanjian fasilitas
pinjaman dengan PT Bank Central Asia Tbk, Jakarta, dengan jumlah maksimal pinjaman sejumlah Rp100.000.000.000. Fasilitas ini berupa fasilitas kredit jangka panjang dengan jangka waktu 3 tahun, dan dapat ditarik dalam jangka waktu
1 tahun dari tanggal perjanjian.
Keseluruhan fasilitas pinjaman ini sudah ditarik dalam tahun 2005. Pada April 2008, Perusahaan telah melunasi seluruh pinjaman ini.
1. On June 17, 2005, the Company signed a loan facility agreement with PT Bank Central Asia Tbk, Jakarta, which provided a credit limit of Rp100,000,000,000. The facility type is a 3-year installment loan facility, available for drawdown within 1 year from the facility agreement date. All
the loan facility has been fully
drawdowned in 2005. In April 2008, the Company has fully repaid the loan.
11. HUTANG KEPADA LEMBAGA KEUANGAN DAN
BANK (lanjutan) 11. LOANS FROM FINANCIAL INSTITUTIONS AND BANKS (continued)
b. Pinjaman lainnya (lanjutan) b. Other loans (continued)
b.1 Pinjaman bilateral (lanjutan) b.1 Bilateral loans (continued)
2. Tanggal 29 Februari 2008, Perusahaan
menandatangani perjanjian fasilitas
pinjaman berjangka dengan Standard Chartered Bank, Cabang Jakarta dengan jumlah maksimal pinjaman sejumlah US$30.000.000. Sampai dengan tanggal 31 Desember 2008, Perusahaan telah melakukan penarikan atas keseluruhan fasilitas pinjaman ini.
2. On February 29, 2008, the Company signed a term loan facility agreement with Standard Chartered Bank, Jakarta Branch with a maximum credit limit of US$30,000,000. Through December 31, 2008, the Company has fully used this loan facility.
3. Tanggal 27 Mei 2008, Perusahaan
menandatangani perjanjian fasilitas
pinjaman berjangka dengan PT Bank Maybank Indocorp, Jakarta, dengan jumlah
maksimal pinjaman sejumlah
Rp90.000.000.000 dan telah ditarik
seluruhnya pada tahun 2008.
3. On May 27, 2008, the Company signed a term loan facility agreement with PT Bank Maybank Indocorp, Jakarta, which provided
a maximum credit limit of
Rp90,000,000,000 and has been fully used in 2008.
4. Tanggal 6 Juni 2008, Perusahaan
menandatangani perjanjian fasilitas
pinjaman berjangka dengan PT Bank CIMB Niaga Tbk (dahulu PT Bank Lippo Tbk), Jakarta, dengan jumlah maksimal pinjaman sejumlah Rp50.000.000.000 dan telah ditarik seluruhnya pada tahun 2008.
4. On June 6, 2008, the Company signed a term loan facility agreement with PT Bank CIMB Niaga Tbk (formerly PT Bank Lippo Tbk), Jakarta, which provided a maximum credit limit of Rp50,000,000,000 and has been fully used in 2008.
5. Tanggal 25 Juli 2008, Perusahaan
menandatangani perjanjian fasilitas
pinjaman berjangka dengan PT Bank Danamon Indonesia Tbk dengan jumlah
maksimal pinjaman sejumlah
Rp75.000.000.000. Sampai dengan
tanggal 31 Desember 2008, Perusahaan belum menggunakan fasilitas pinjaman ini. Penarikan dapat dilakukan hingga tanggal 25 Juli 2009.
5. On July 25, 2008, the Company signed a term loan facility agreement with PT Bank Danamon Indonesia Tbk with a maximum credit limit of Rp75,000,000,000. Through December 31, 2008, the Company has not used this loan facility yet. The drawdown is valid until July 25, 2009.
6. Tanggal 24 September 2008, Perusahaan
menandatangani perjanjian fasilitas
pinjaman berjangka dengan PT Bank CIMB Niaga Tbk dengan jumlah maksimal pinjaman sejumlah Rp50.000.000.000. Sampai dengan tanggal 31 Desember 2008, Perusahaan belum menggunakan fasilitas pinjaman ini. Penarikan dapat dilakukan hingga tanggal 24 Maret 2009.
6. On September 24, 2008, the Company signed a term loan facility agreement with PT Bank CIMB Niaga Tbk with a maximum credit limit of Rp50,000,000,000. Through December 31, 2008, the Company has not used this loan facility yet. The drawdown is valid until March 24, 2009.
11. HUTANG KEPADA LEMBAGA KEUANGAN DAN
BANK (lanjutan) 11. LOANS FROM FINANCIAL INSTITUTIONS AND BANKS (continued)
b. Pinjaman lainnya (lanjutan) b. Other loans (continued)
b.1 Pinjaman bilateral (lanjutan) b.1 Bilateral loans (continued)
Pinjaman bilateral ini dijamin dengan piutang
sewa pembiayaan dan atau piutang
pembiayaan konsumen Perusahaan sebesar 100%-120% dari saldo pinjaman yang terhutang.
These bilateral loans are secured by the Company’s finance lease and or consumer finance lease receivables amounting to 100%-120% from outstanding loan balance.
b.2 Pinjaman sindikasi b.2 Syndicated loans
1. Pada tanggal 5 Oktober 2006, Perusahaan
menandatangani perjanjian fasilitas
pinjaman berjangka waktu 3 tahun sebesar US$28.000.000 dengan sindikasi bank dan lembaga keuangan yang terdiri atas Chinatrust Commercial Bank Ltd. - Offshore Banking Branch, Bank of China Ltd., Jakarta Branch, Bank SinoPac - Offshore
Banking Branch, PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk. - Tokyo Branch, Chailease Finance (B.V.I) Company Ltd., State Bank of India, Osaka Branch, Bowa Bank Ltd. - Offshore Banking Branch, dan IFS Capital Ltd. Agen fasilitas dan agen jaminan untuk pinjaman sindikasi ini adalah PT Bank Chinatrust Indonesia.
1. On October 5, 2006, the Company signed a US$28,000,000 3 year term loan facility agreement with syndicated banks and financial instutions comprising of Chinatrust Commercial Bank Ltd. - Offshore Banking Branch, Bank of China Ltd., Jakarta Branch, Bank SinoPac - Offshore Banking Branch, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. - Tokyo Branch, Chailease Finance (B.V.I) Company Ltd., State Bank of India, Osaka Branch, Bowa Bank Ltd. - Offshore Banking Branch, dan IFS Capital Ltd. The facility and security agent for this syndicated loan is PT Bank Chinatrust Indonesia.
Berdasarkan Sertifikat Pengalihan tanggal 19 Oktober 2006, Chinatrust Commercial Bank Ltd. - Offshore Banking Branch melakukan novasi sebagian dari komitmen, hak dan kewajibannya dalam perjanjian
fasilitas pinjaman sindikasi sebesar
US$7.000.000 kepada Banc of America Securities Limited.
Based on the Transfer Certificate dated October 19, 2006, Chinatrust Commercial Bank Ltd. - Offshore Banking Branch, transferred by novation part of its commitment, rights and obligation under the syndicated loan facility agreement amount of US$7,000,000 to Banc of America Securities Limited.
Pada tanggal 23 Maret 2007, para kreditur sindikasi secara mayoritas telah menyetujui
permintaan Perusahaan untuk
menggunakan maksimal US$15.000.000 dari fasilitas pinjaman yang diterima untuk membiayai sewa pembiayaan dalam mata uang Rupiah. Untuk menjaga risiko fluktuasi mata uang Dolar AS terhadap Rupiah, maka Perusahaan mengadakan kontrak instrumen keuangan derivatif (Catatan 7).
On March 23, 2007, majority of the syndication lenders had approved the Company’s request to utilize maximum amount of US$15,000,000 from the loan facility for extending lease financing in Rupiah currency. To protect the currency risk arising from the fluctuation of the US Dollar to Rupiah exchange rate, the Company had entered into a derivative financial instrument contracts (Note 7).
11. HUTANG KEPADA LEMBAGA KEUANGAN DAN
BANK (lanjutan) 11. LOANS FROM FINANCIAL INSTITUTIONS AND BANKS (continued)
b. Pinjaman lainnya (lanjutan) b. Other loans (continued)
b.2 Pinjaman sindikasi (lanjutan) b.2 Syndicated loans (continued)
Pada tanggal 27 Juli 2007, Banc of America Securities Limited telah mengalihkan pinjamannya kepada The Asian Debt Fund, Ltd. dan TADFHY, Ltd.
On July 27, 2007, Banc of America Securities Limited transferred its loans to The Asian Debt Fund, Ltd. and TADFHY, Ltd.
Pada tanggal 28 Desember 2007, TADFHY, Ltd. telah mengalihkan pinjamannya kepada Banc of America Securities Limited. Pada tanggal yang sama, Banc of America
Securities Limited mengalihkan
pinjamannya kepada The Asian Debt Fund, Ltd.
On December 28, 2007, TADFHY, Ltd. transferred its loans to Banc of America Securities Limited. On the same date, Banc of America Securities Limited transferred its loans to The Asian Debt Fund, Ltd.
Perusahaan telah menarik fasilitas pinjaman sebesar US$25.000.000 dan sisa fasilitas sebesar US$3.000.000 tidak digunakan sampai masa penarikan fasilitas berakhir pada tanggal 5 Oktober 2007.
The Company had utilized US$25,000,000 from the loan facility and the remaining loan facility amount of US$3,000,000 was not utilized until its expiry date for drawdown at October 5, 2007.
Pinjaman sindikasi ini dijamin dengan piutang sewa pembiayaan berdenominasi US$ dan Rupiah sebesar 120% dari saldo pokok pinjaman yang terhutang (Catatan 4) dan dikenakan tingkat suku bunga mengambang secara bulanan sebesar
margin diatas LIBOR. Pembayaran
angsuran pinjaman dilakukan secara bulanan dengan tanggal jatuh tempo terakhir adalah 5 Oktober 2010.
This syndicated loan is secured by the Company’s US$ and Rupiah denominated finance lease amounting to 120% of outstanding loan principal balance (Note 4) and bears a monthly floating interest rate at total of margin plus LIBOR. Repayment of the loan will be done on a monthly installment basis with latest maturity date on October 5, 2010.
2. Pada tanggal 5 Maret 2007, Perusahaan
menandatangani perjanjian fasilitas
pinjaman sindikasi berjangka sebesar Rp450.000.000.000 dengan PT Bank OCBC NISP Tbk. dan PT Bank Mega Tbk. Pada tanggal 7 Juni 2007, plafon dari fasilitas ini telah ditingkatkan menjadi Rp500.000.000.000. Fasilitas pinjaman ini
berjangka waktu 3 tahun dengan
pembayaran angsuran pokok bulanan dan dapat ditarik dalam jangka waktu 1 tahun dari tanggal perjanjian.
2. On March 5, 2007, the Company signed a Rp450,000,000,000 syndicated term loan facility agreement with PT Bank OCBC NISP Tbk. and PT Bank Mega Tbk. On June 7, 2007, the facility has been increased to Rp500,000,000,000. This loan facility has a maturity of 3 years with a monthly principal installment and is available for drawdown within 1 year from the facility agreement date.
Pinjaman sindikasi ini dijamin dengan piutang pembiayaan konsumen (maksimal 35%) dan piutang sewa pembiayaan sebesar 120% dari saldo pokok pinjaman yang terhutang (Catatan 4 dan 5), dan
This syndication loan facility is secured by the Company’s consumer receivables (maximum 35%) and finance lease receivables amounting to 120% of outstanding loan principal balance (Notes 4
11. HUTANG KEPADA LEMBAGA KEUANGAN DAN
BANK (lanjutan) 11. LOANS FROM FINANCIAL INSTITUTIONS AND BANKS (continued)
b. Pinjaman lainnya (lanjutan) b. Other loans (continued)
b.2 Pinjaman sindikasi (lanjutan) b.2 Syndicated loans (continued)
Pada tahun 2007 dan 2008, Perusahaan telah menarik fasilitas pinjaman masing-masing sebesar Rp330.000.000.000 dan
Rp170.000.000.000, sehingga fasilitas
pinjaman telah digunakan seluruhnya. Perusahaan menggunakan sebagian dari pinjaman tersebut untuk melunasi pinjaman bilateral di PT Bank OCBC NISP Tbk.
In 2007 and 2008, the Company has made drawdowns on the loan facility amounting
to Rp330,000,000,000 and
Rp170,000,000,000, respectively, hence the facility has been fully used. The Company used part of this loan facility for repayment of bilateral loan from PT Bank OCBC NISP Tbk.
Pinjaman di luar dari pinjaman yang
direstrukturisasi dikenakan bunga berkisar antara 10,56% sampai dengan 15,09% (2007: antara 11,83% sampai dengan 16,25%) per tahun dan antara 3,75% sampai dengan 9,32% (2007: antara 8,17% sampai dengan 9,32%) per tahun masing-masing untuk pinjaman dalam mata uang Rupiah dan mata uang US$ untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2008.
Aside from the restructured loans, interest rates charged on the loans ranged from 10.56% to 15.09% (2007: 11.83% to 16.25%) per annum and from 3.75% to 9.32% (2007: 8.17% to 9.32%) per annum for loans denominated in Rupiah and US$, respectively, for the year ended December 31, 2008.
Pinjaman Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2008 akan jatuh tempo dalam tahun-tahun berikut ini:
The Company’s loans as of December 31, 2008 will be due on the following years:
Setara Rupiah pada 31 Desember 2008/ Rupiah equivalent at December 31, 2008 Tahun 2009 424.666.666.710 In 2009 Tahun 2010 348.755.557.514 In 2010 Tahun 2011 72.833.333.309 In 2011 Jumlah 846.255.557.533 Total
Dalam DRRA dan perjanjian-perjanjian fasilitas pinjaman bilateral dan sindikasi untuk pinjaman lainnya yang disebutkan di atas, Perusahaan diharuskan menjaga rasio-rasio keuangan dan
memenuhi pembatasan-pembatasan tertentu
termasuk tidak melebihi dari batas yang telah ditetapkan, antara lain, di dalam bidang melakukan pinjaman, pemberian piutang, pemberian jaminan atau ganti rugi, pelepasan aktiva, perubahan bisnis, akuisisi perusahaan dan bisnis, pengeluaran untuk
barang modal, transaksi dengan afiliasi,
penghapusan piutang, dan security interest. Perusahaan juga diharuskan untuk melaksanakan prosedur-prosedur tertentu dalam kegiatan sewa pembiayaan (Catatan 34).
Under the above-mentioned DRRA and bilateral and syndicated loans facility agrements under other loans, the Company is required to maintain certain financial ratios and comply to certain restrictions including not exceeding established limits, among others, in areas of making any loans or granting any credit, giving any guarantee or indemnity, disposal of assets, changes in business, acquisition of other companies or businesses, capital expenditures, transactions with affiliates, forgiveness of receivables, and security interest. The Company is also required to conduct certain leasing operation procedures (Note 34).