• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hydraulic III. I S O SYMBOL

Dalam dokumen Materi HIDROLIK (Halaman 77-112)

 uuan dari digunakann7a (rap#ic sym$ol adala, untuk menda%atkan %engertian 7ang men7eluru, dari 2uid  power  system.  eknik ini (ertuuan untuk standarisasi dengan memakai sim(ol sim(ol0 suatu cara untuk menda%atkan %engertian 7ang le(i, muda, dalam cara menerangkan kom%onen dari 2uid  power system. Hal ini dilakukan dengan menggunakan $asic sim(ol geometri se%erti; lingkaran0 (uur sangkar0 %ersegi %anang0 segi tiga0 (usur0 %ana,0

garis0 titik0 tanda silang.

)b. .$ 2raphic Fluid Po"er Symbol s

!erikut ini menggam(arkan secara elas (agaimana 9ungsi kom%onen di (andingkan dengan konstruksi aktual 7ang ditekankan dengan menggunakan s7m(ol dasar. Sim(ol mem%erli,atkan 9ungsin7a dengan menggam(arkan sam(ungansam(ungan0 saluran saluran0 dan 9ungsi kom%onen 7ang di :akilkan. Masingmasing sim(ol digam(arkan %ada keadaan normal0 diam0 atau kondisi netral.

Saat anda mem%elaari sim(ol0 %er,atikan (agaimana sim(ol sim(ol ini tersam(ung untuk mem%erli,atkan kom%onen aktual 7ang akan mem$ent uk %iktorial. Kita da%at mem(andingkan (rap#ic sim(ol

dengan %eta alan. Setia% garis0 lingkaran0 kotak0 atau%un sim(ol geometric 7ang lain meru%akan suatu (agian kom%onen 7ang n7ata dan semuan7a disam(ung (ersamasama se,ingga akan mem%erli,atkan (agaimana 9ungsin7a0 dan (agaimana dia dirancang se(agai sirkuit 7ang lengka%.

Pada dasarn7a0 (rap#ic sim(ol digunakan untuk menggam(arkan 2uid  power  sistem dengan memeca, kom%onen dalam (entuk se%erti (erikut ini;

1. Konduktor *2uid+

2. Men7im%an energi dan men7im%an 2uid

3. Fluid conditioner *#eat er0 cooler s0 <lters0 dll+. ). Linier devices *silinder+.

5. Controls *manual0 electrical sprin(0 dll+. 6. )otary devices * pumps dan motors+. ". Instruments dan accessories.

#. Valves.

III.$ *T$%5CT*

III.$.$. %andan&an m'm

Fluid  power  system digunakan untuk mentransmit dan mengkontrol power  melalui %enggunaan 2uida 7ang (ertekanan *at cair atau gas+ di dalam circuit  7ang tertutu%

 i%e dari sim(olsim(ol terse(ut (iasan7a digunakan dalam %enggam(aran circuit  diagram untuk 2uid  power  sistem 7aitu Pictorial0 Cutaway 0 dan !rap#ic.

Pictorial symbol < (agus sekali untuk menunukan kom%onen 7ang saling (er,u(ungan. Hal ini sulit di lakukan untuk menda%atkan standard dari se(ua, 9ungsi dasar.

Cuta"ay  symbol,  menekankan tentang konstruksi. Sim(ol ini sangatla, kom%lek untuk digam(arkan dan 9ungsin7a  uga tidak keli,atan secara n7ata.

2raphic symbol, menekankan 9ungsi dan cara o%erasi dari se(uia, kom%onen. Sim(ol ini muda, untuk digam(arkan. Fungsi kom%onen dan cara o%erasin7a elas sekali keli,atan. !rap#ic sym$ol mam%u melam%aui kendala (a,asa dengan demikian (isa mem%romote %engertian 7ang men7eluru, ter,ada% 2uid power system.

III.$.+. R'an& Lin&k'p dan ,'j'an

'tandard ini menam%ilkan se(ua, system (rap#ic sym$ol  untuk 2uid power  diagram.

!entuk dasar dari sim(ol terse(ut adala,;

Lin(karan 'e(iti(a !aris

;otak "usur Titik  

Perse(i pan9an( Pana#

'ilan(

Sim(ol dengan menggunakan katakata dan singkatan di,indarkan. Sim(ol da%at melam%aui kendala (a,asa 7ang uga akan ditam%ilkan di sini.

Fungsi kom%onen disam%ing dari %ada konstruksin7a ditekankan dengan se(ua, sym$ol.

-rti dari operatin( 2uid power  kom%onen terli,at meru%akan satu (agian dari sim(ol terse(ut *(ilamana ada+.

Standard ini mem%erli,atkan ke%ada kita suatu $asic sym$ol0 menerangkan %rinsi%0 dan menggam(arkan ga(ungan dari sim(ol 7ang sedang ditam%ilkan. Sim(ol ga(ungan da%at direncanakan untuk 2uid  power  kom%onen dengan mengga(ungkan $asic sym$ol terse(ut.

III.+. A!'ran-a!'ran Symbol 

-. Sim(ol mem%erli,atkan sam(ungansam(ungan0 tem%at aliran dan 9ungsi dari kom%onen. Sim(ol (isa menunukkan kondisi 7ang teradi selama transisi dari rangkaian 7ang satu ke 7ang

lainn7a. Sim(ol tidak menunukkan konstruksi0 uga tidak menunukkan nilai se%erti  pressure0 2ow rate  dan settin( kom%onen 7ang lainn7a.

!. Sim(ol tidak menunukkan lokasi dari se(ua,  port 0 %etunuk s#itin(  dari spool atau %osisi dari control element   7ang ada %ada kom%onen n7ata.

C. Sim(ol (isa di%utar atau di(alik tan%a meru(a, artin7a0 kecuali dalam ,al Lines  untuk reservoir 0 vented maniold0 accumulator  dan receiver .

& Line Tec#ni/ue

!ikin su%a7a te(al garis teta% sama. e(al garis tidak akan meru(a, arti dari sym$ol.

Solid Line

*1ain line conductor4 outline dan s#at +

• as# Line

*Pilot line untuk control+

• otted Line

*Saluran rain+

• Center Line

*.nclosure Outline+

• Instrument Line

*Indicator4 )ecorder4 'ensor<

• Line Crossin(

*idak !er,u(ungan+

4ines &oining

-tau

/. "asic sym$ol (isa terli,at dalam (e(era%a ukuran. kuran ukuran terse(ut (isa (er>ariasi guna mem%erelas suatu kasus.

4ingkaran dan setenga, lingkaran

4ingkaran (esar dan kecil0 (isa digunakan untuk men7atakan (a,:a satu kom%onen meru%akan kom%onen utamamain0

dan kom%onen 7ang lain meru%akan %elengka%

Segitiga

Pana,

!uur sangkar dan %ersegi %anang

F. Huru9 kom(inasi 7ang digunakan se(agai satu (agian dari (rap#ic sim(ol tidak %erlu (eru%a singkatan.

G. Pana, 7ang mele:ati se(ua, sym$ol %ada kirakira )5N menunukan (a,:a kom%onen terse(ut (isa diad9ust >aria(el.

+ *

H. Pana, dengan %osisi %arallel %ada sisi dari se(ua, sim(ol0 (erada di dalam sim(ol0 menunukkan kom%onen terse(ut meru%akan  pressure compensate4

+ *

I. Garis 7ang %ada uungn7a ada se(ua, titik melam(angkan se(ua, t,ermometer

G

 &. )otatin( s#at  dilam(angkan dengan %ana, 7ang menunukkan ara, %utaran.

III. KONDK,OR< FL5%

III.3.1 Line0 6orkin( *tama+ III.3.2 Line0 Pilot  *untuk control+ III.3.3 Line0 rain

*1easurin(4 recordin(4 sensin(+ III.3.5 -ra, -liran

  Pneumatic

  Hydraulic

III.3.6 Line dengan ,am(atan 7ang teta% sama

III.3." Line0 Flexi$le

III.3.# 'tation4 Testin(4 1easurement 0 atau Power Take-O0 

Plu((ed Port 

III.3. =uick isconnect 

 an%a c#eck valve;  ersam(ung;

 idak ersam(ung;

Dengan Dua C#eck Valve;  ersam(ung;

III.3.1$ )otatin( Couplin(

III.1 %@NYIM%AN @N@R)I DAN %@NYIM%AN FL5%A

III.).1 )eservoir Vented; Pressuri3es;

(a!a!an; )eservoir  (iasan7a digam(ar %ada %osisi ,oriontal. Semua lines masuk dan keluar reservoir  dari (agian atas.

(on!o2#

  )eservoir  dengan Connectin( Lines Di atas 2uid level;

Di (a:a, 2uid level ;

 erli,at garis 7ang masuk atau keluar di (a:a, reservoir   di%akai ,an7a (ilamana sam(ungan %ada (agian (a:a, meru%akan circuit  %okok.

III.).2 %ccumulator 

  %ccumulator 0 !as C#ar(ed

  %ccumulator 0 6ei(#ted

III.).3 )eceiver 0 untuk udara dan gas

III.: FL5% C*%T*@R Se(ua, alat untuk mengontrol karakter <sik dari 2uida

III.5.1 Heat .xc#an(er 

• Heater 

Segitiga di dalam menun  ukkan %em(erian %anas.

Segitiga 7ang di luar menunukkan media %emanas0 7aitu at cair. Segitiga 7ang di luar menunukkan media %emanas0 7aitu gas.

• Cooler 

Segitiga 7ang di dalam menunukkan %ele%asan %anas.

• Temperature Controller

Temperature dimaintain di antara dua (atasan 7ang tela, diteta%kan

III.5.2 Filter-'trainer 

III.5.3 'eparator 

Dengan 1anual rain

Dengan %utomatic rain

III.5.) Filter-'eparator 

Dengan 1anual rain

Dengan -utomatic rain

III.5.5 essicator 5C#emical ryer<

III.? Cylinder 

ou$le %ctin(

ou$le )od end

  Fixed Cus#ion

%d9usta$le Cus#ion

III.E C*T$LS III.".1 'prin(

III.".2 Manual

Digunakan se(agai sym$ol umum tan%a menunuk type secara k,usus. *Conto,; kaki0 tungkai0 lengan+

III.".3 Pus# "utton

III.".) Pus#-Pull Lever 

Hydraulic

IV. Load Sensing/ Pressure Compensated 

)b. 1.$ 'ackhoe Load er

Load  sensingPressure compensated  (an7ak digunakan di seumla, unit Caterpillar . !e(era%a diantaran7a adala, )16))6 "ack#oe Loader0 C#allen(er  650 Track Type Tractor  seri O HE0 1otor !rader  seri GE0 1636 6#eel Loaders.

)b.1.+ 'asic System

IV.$ 'asic System 4pen Center 5

Dimulai dengan %em(a,asan $asic sistem 7ang terdiri dari; *1+   )eservoir tank 

*2+   Fixed isplacement Pump 5*< Pressure Tap

*)+   Open Center 0 Lever  %ctuated control valve *5+   ou$le-actin( #ydraulic cylinder 

Pada 'ystem Open Center 0 aliran oli mengalir menuu control valve setia% saat0 a%aka, langsung ke tangki atauka, ke cylinder . 8olume oil 2owE 7ang (esar  konstan da%at meng,asilkan %anas *a%a(ila ada restriction+. Panas da%at mengurangi umur component .

Dengan memakai control valve 7ang (esar da%at meminimalkan restriction0 demikian uga dengan memakai cooler  da%at mengurangi eect  %anas 7ang muncul. amun ,al ini tidak %raktis dan ma,al0 serta component n7a uga terlalu (esar a%a(ila di%asang %ada mesin.

IV.$.$ $elie &al1e

Dengan sistem 7ang seder,ana se%erti di atas da%at di,asilkan Hi(# system  pressureE 7aitu %ada saat cylinder  rod ull extend atau ull retract  atau%un %ada saat cylinder  menda%at (e(an (erat. ntuk %roteksi ter,ada% sistem terse(ut0 maka ditam(a, suatu kom%onen 7aitu; 0ain $elie &al1e. Satu kekurangan system ini adala, %ada saat system  (erada %ada #i(#  pressure0 maka muncul %anas 7ang tinggi se,ingga mengurangi umur kom%onen

-da dua masala, lain 7ang (er,u(ungan dengan sistem ini; *1+ 'ticky E O Gerak kontrol spool keraslengket

*2+   'peed Cylinder  *kece%atan gerak cylinder + (er>ariasi ter,ada% speed en(ine atau (eru(a, sesuai (e(an kera *,al ini men7e(a(kan umla, aliran uga (eru(a,+.

)b.1.1 Flo" Forces

Flo" Force 4)aa Aliran5

'ticky E control valve *keraslengket+ (iasan7a dise(a(kan ole, ga7a aliran *2ow orce+. Flow orce  adala, ga7a 7ang (ekera %ada control spool. Hal ini diasumsikan se(agai kecenderungan ga7a untuk teta% mem%erta,ankan spool %ada %osisi ter(uka selama ada 2ow 7ang mele:ati orifce 7ang di(uat ole, (esarkeciln7a (ukaan spool. !esarn7a Flow

Force terse(ut (er(anding %ro%orsional ter,ada% umla, aliran *2ow+ dan  pressure di0erensial se(elum dan sesuda, spool land.

Dengan kata lain0 2ow atau pressure di0erensial  naik maka kecenderungan orce  mem%erta,ankan spool untuk teta% ter(uka uga naik. 8ector ga7a0 7ang (ekera %aralel ter,ada% centerline  dari control valve0 adala, ga7a 7ang (erusa,a mem%erta,ankan stem teta% ter(uka. Pada conto, diatas0 semakin (esar spool menutu% su%l7 oli *semakin kecil ukuran orifce+0 semakin (esar pressure diQerensial antara su%la7 dan workport 0 dan semakin (esar ga7a 7ang mem%erta,ankan spool untuk teta% ter(uka.

Se(agai illustrasi0 a%a(ila anda sedang menutu% %intu ter,ada% ,em(usan angin. Sementara anda menutu% %intu (erarti anda mem(uat restriction  ter,ada% ,em(usan angin. Semakin ra%at %intu mulai tertutu%0 semakin kuat ga7a 7ang (ekera ter,ada% anda. -%a 7ang anda rasakan adala, e9ek 2ow dan  pressure 7ang (ekera %ada orifce0 dan dikenal se(agai 2ow orce

2b4849 Centering Spring

Hydraulic control valve akan sangat (erman9aat a%a(ila control spooln7a da%at kem(ali ke %osisi semula secara otomatis. Hal ini da%at dilakukan dengan menam(a,kan sprin( di (a:a, spool untuk menutu% orifce %ada saat o%erator merelease lever .

Perlu diingat0 semakin (esar 2ow atau sistem pressure  maka akan semakin (esar 2ow orceE0 dan semakin (erat centerin( sprin( (erusa,a mengem(alikan spool ke %osisi semula.

/9ekn7a control lever  menadi agak (erat0 se,ingga men7e(a(kan o%erator ce%at ati/ (osan.

Variasi Keepa!an Cylinder 

Pada conto, circuit  diatas0 kece%atan cylinder  ditentukan ole,  umla, aliran 7ang melalui spoolorifce. Hal ini da%at di%engaru,i ole, speed en(ine0 (e(an kera0 displacement  lever  dan output  %om%a.

-%a(ila o%erator (erusa,a mem(uat kece%atan cylinder  relati9  teta% selama speed en(ine (eru(a, atau (e(an kera (eru(a,u(a,0 maka si o%erator ,arus secara terus menerus meru(a, %osisi lever  untuk menaga su%a7a  pressure di0erensial  %ada spoolorifce relati9 sama. Dari teori $asic #ydraulic diketa,ui0 ketika  pressure diQerensial %ada spoolorifce konstan0 umla, aliran 7ang mele:ati orifcespool uga sama. Pro(lem ini mem(uat o%erator ce%at lela,.

IV.+ Pressure Compensation 4Close Center System5

ntuk mena:a( kedua %ro(lem ati/ terse(ut maka ditam(a,kanla, Pressure )educin( Valve0 7ang (er9ungsi mengatur  umla, aliran. o$le c#eck valve (er9ungsi untuk merasakan pressure workport 0 (aik %ada rod end  mau%un #ead end cylinder  dan mengirimkan pressure workport  terse(ut ke pressure reducin( valve.

Pressure ini dise(ut sin7al  pressureE dan selalu sama dengan workport  pressure.

*ote# Pressure reducin( valve terse(ut0 sering dise(ut  >pressure compensator?4 >Flow control Valve?4 >Flow compensator?4 sementara dou$le c#eck valve kadang dise(ut >'#uttle Valve?  atau >"all )esolver? 

)b. 1.? Pressure Compensation

Dari sc#ematic di atas da%at ditentukan (a,:a  pressure reducin( valve  men7ensing  pressure workport . Pressure ini akan (ekera (ersama sprin(  pressure reducin( valve  untuk mengontrol downstream pressure. ownstream pressure sama dengan workport   pressure ditam(a, pressure sprin(. -%a(ila pressure ke main control

spool sama dengan workport pressure ditam(a, nilai sprin(0 (erarti (a,:a  pressure di0erential  *%er(edaan antara  pressure supply  ke main control spool  dan workport  pressure+ main control spool  sama dengan nilai sprin(.

-%a(ila sprin(  mem%un7ai nilai 5$ %si0 maka nilai 5$%si ini mengontrol maksimum di0erensial pressure %ada main control spool0 dan akan mengurangi ga7a aliran *2ow orce+ %ada spool  se,ingga mem(uat lever  menadi le(i, ringan.

Pressure reducin( valve ini akan meniadakan %engaru, >ariasi en(ine speed  ter,ada% cylinder  speed. Se(agaimana en(ine speed naik0  pump 2ow  uga naik0 se,ingga meningkatkan  pump supply   pressure. Pressure reducin( valve akan mem(eri reaksi ter,ada%

kenaikan  pump  su%%l7  pressure  dan mem(atasi input  2ow *aliran masuk+0 ,al ini (er9ungsi untuk memeli,ara di0erensial pressure 7ang sama %ada spool. Dengan (egitu0 di,ara%kan teradi konstan 2ow ke cylinder . Se(alikn7a0 uga akan teradi aksi 7ang sama %ada %enurunan en(ine speed.

Valve ini uga (er9ungsi meniadakan e9ek %eru(a,an (e(an %ada cilinder. Se,ingga >ariasi (e(an kera tidak mem%engaru,i kece%atan implement 0 aki(atn7a kece%atan implement  akan konstan.

Conto# kasus@

iasumsikan workport pressure ABB psi& Pressure ini $eker9a $ersama  pressure sprin( se$esar AB Psi di dalam pressure reducin( valve dan

men(#asilkan AAB psi di dalam main control spool&

Pressure dierensial per$edaan pressure pada main control spool adala# AB psi yan( mana merupakan nilai dari sprin( itu sendiri&

 %pa$ila workport pressure menin(kat men9adi +BBB Psi& Pressure ini akan $eker9a $ersama pressure 5nilai< sprin( 5AB Psi< di dalam  pressure reducin( valve dan men(#asilkan +BAB Psi pada main

control spool&

Pressure dierensial per$edaan pressure pada main control spool adala# AB Psi yan( 9u(a merupakan nilai dari sprin(&

'ekalipun load $e$an $eru$a#4 pressure dierensial pada main control spool tetap sama4 yan( $eraki$at 9umla# 2ow akan tetap konstan&

Denisi Pressure Compensation#

Sistem kontrol 7ang meng,asilkan kece%atan implement   7ang konstan untuk setia% %osisi displacement lever .

Hal ini dilakukan dengan menaga %er(edaan  pressure  7ang teta% %ada main control spool  ole, sprin(  pressure reducin( valve  *7ang digunakan untuk mengatur aliran+.

Pada sistem Pressure Com%ensasi ada dua %er(edaan  pressure *Pressure i0erensial+0 7aitu;

Pertama4 pressure di0erensial pada pressure reducin( valve itu sendiri. Per(edaan  pressuren7a (er>ariasi tergantung %er(edaan  pressure supply  %om%a dengan workport   pressure *%lus nilai sprin(+

;edua4 pressure di0erensial pada main control spool0 7ang di(atasi dan dikontrol ole, sprin(  %ada  pressure reducin( valve

(on!o2#

Suatu implement   memerlukan 5g%m dan (erkem(ang 1$$$ Psi %ada workport n7a. Pom%a fxed displacement   mem%un7ai kemam%uan mensu%lai 3$ g%m. ilai sprin(  %ada  pressure reducin( valve  5$ %si0 maka sprin(  %lus workport  pressure  akan mem(atasi pressure downstream 7ang menuu main control stem se(esar 1$5$ Psi. Selama implement  tidak memerlukan supply  %enu,0 maka pressure  pump supply akan naik se(esar 2"$$ Psi dan kele(i,an 2ow akan dikem(alikan ke tanki melalui main relie  valve.

Per(edaan pressure %ertama teradi %ada pressure reducin( valve0 7akni se(esar 2"$$ Psi O 1$5$ Psi sama dengan $?:= %si

Per(edaan  pressure kedua adala, 1$5$ Psi O 1$$$ Psi sama dengan := %si dan meru%akan nilai sprin( dari pressure reducin( valve

-%a(ila cylinder  digerakkan dengan %elan0 (erarti o%erator sedikit mem(uka closed center  control spool0 dan ,an7a se(agian kecil 2ow %om%a 7ang diiinkan ke cylinder . Dengan %om%a fxed displacement 0  pressure %om%a %asti akan naik  dan kele(i,an 2own7a akan di drain ke tank i. &umla, 2ow 7ang (esar dan  pressure 7ang tinggi %ada relie valve akan secara ce%at (eraki(at

%anas0 aki(atn7a mem%er%endek umur com%onen.

ntuk mengurangi aki(at %anas terse(ut %erlu ditam(a,kan oil cooler 0 disam%ing itu ada dua %ili,an lain0 7aitu;

Da%at menam(a,kan Flow Control  atau dump valve  %ada system

Mengganti Fixed isplacement  Pump  dengan Varia$le isplacement  pump

IV. Load Sensing 4Close Center System5

Dengan menggunakan Flow Control *ump+ valve  atau varia$le displacement   pump  *disertai valve %engatur %om%a untuk mengatur sistem 2ow+ akan di%erole, pressure 7ang diinginkan0 ,al ini dikenal dengan istila, Load 'ensin(&

Denisi Load Sensing#

Sistem kontrol 7ang menaga pressure supply  %om%a %ada nilai teta% di atas nilai sistem pressure tertinggin7a

 &aringan sin7al di%erlukan0 7ang (er9ungsi mengirim  pressure workport  tertinggi *sensing (e(an+ kem(ali ke Flow Control *ump+ Valve atau control valve %om%a.

Di dalam aringan sin7al ada (e(era%a dou$le c#eck valve0 7ang dikenal dengan )esolver E atau '#uttleE Valve

Flo" Control  /%ump0 &al1e

Flow ControlumpE valve saat ini (an7ak ditam(a,kan %ada sistem

)b. 1.E Flo" Control &al1e

Implement  memerlukan 5 g%m dan mengem(angkan 1$$$ Psi %ada workport n7a.Fixed isplacement  Pump  da%at mensu%lai 3$ g%m. 'prin( di dalam 2ow control valveump valve mem%un7ai nilai 2$$ Psi0 maka ,arga sprin(  %lus workport   pressure se(esar 12$$ Psi ini (ertindak mengature  pressure

su%lai %om%a dan mem(atasin7a se(esar 12$$ ke sistem.

Kele(i,an 2ow 7ang tidak di%erlukan ole, implement  di drain ke tank i. ilai %er(edaan pressure  antara workport  pressure dan  pressure 7ang (ole, masuk ke sistem adala, 2$$ Psi sama dengan nilai sprin( %ada 2ow control valve. ilai ini adala, ilai Mar&in PressureE0 7ang akan mem(erikan res%on implement  7ang le(i, (aik.

Pada kasus ini0 return su%lai %om%a ke tanki teradi %ada  pressure settin( di (a:a, settin( main relie   pressure. Se,ingga akan mengurangi %anas 7ang tim(ul dan mem%er%anang umur component .

Sekarang 7ang menadi masala, (esar adala, adan7a "asted  hydraulic horsepo"er *H% Hydraulic 7ang ter(uang+.

Suatu sistem dimana %om%a selalu mensu%lai maksimum 2ow tan%a mem%er,atikan ke%erluan implement . Kele(i,an 2ow didrain ke tangki0 ini 7ang dise(ut "asted energy   4ener&i

Dalam dokumen Materi HIDROLIK (Halaman 77-112)

Dokumen terkait