Hydraulic
Hydraulic
SASARAN SASARAN ii I.I. Dasar-Dasar Hidrolik Dasar-Dasar Hidrolik 11 I.1 Penggunaan Cairan Dalam Sistem
I.1 Penggunaan Cairan Dalam Sistem HidrolikHidrolik 1
1
II..22 HHuukkuumm PPaassccaall 22
I.2.1 Formulasi Pascal I.2.1 Formulasi Pascal
3 3
II..22..2 2 KKeeuunnttuunnggaan n MMeekkaanniiss 55 I.3
I.3 Orifce Orifce 66
I.3.1
I.3.1 OilOil FlowFlow kkee aannggkkii ddii !!llookk "" I.3.2
I.3.2 TypeType DasarDasar Circuit Circuit #
#
II. Komponen-Komponen
II. Komponen-Komponen HydraulicHydraulic 1$
1$
II.1 angki Hidrolik II.1 angki Hidrolik
1$ 1$
II.1.1 Kom%onen
II.1.1 Kom%onen Oil Tank Oil Tank 1$1$
II.1.2 &enis
II.1.2 &enis Hydraulic Tank Hydraulic Tank 1111 IIII..11..33 IISS'' SSiimm((ooll 1133 II.1.) Fungsi dari
II.1.) Fungsi dari HydraulicHydraulic FluidFluid * *OilOil++ 1313 II.1.5
II.1.5 Viscosity Viscosity *Kekentalan+ *Kekentalan+ 15
15 II.1.6
II.1.6 Viscosity Index Viscosity Index 1616 II.1."
II.1." Petroleum Petroleum OilOil 1616 II.1.#
II.1.# Fluid Fluida a,an -%ia a,an -%i 16
16 II.1.
II.2
II.2 Hydraulic Hydraulic PumpPump 1#
1# II.2.1
II.2.1 Positive isplacement Pump Positive isplacement Pump 1
1 II.2.1.1
II.2.1.1 !ear !ear PumpPump 2$
2$ -.
-. !ear !ear PumpPump FlowFlow 2121
!.
!. !ear !ear PumpPump ForceForce 2121
C.
C. Pressure Pressure "alance"alance PlatePlate 2222 D.
D. !ear !ear PumpPump wit#wit# Pocket Pocket 2323 II.2.1.2
II.2.1.2 Vane PumpsVane Pumps 2)2)
-.
-. Vane Vaness 2525
!.
!. Flex Flex PlatePlates s 2525
C.
C. Vane Vane PumpPump OperationOperation 2626 D.
D. "alance "alancedd VaneVane PumpPump 2"2" /.
/. Varia$le Varia$le VaneVane PumpPump 2#
2# II.2.1.3
II.2.1.3 Piston PumpPiston Pumpss 2#2#
%& 'trai(#t Housin(
%& 'trai(#t Housin( %xial Piston Pump %xial Piston Pump 22 !.
!. )adial Piston Pump )adial Piston Pump *+
*+ II. 2.2
II. 2.2 ,on-Positive isplacement Pump ,on-Positive isplacement Pump 3)
3) II.2.2.1
II.2.2.1 Centriu(al Centriu(al Impeller Impeller PumpPump 3)3) II.3
II.3 V%LV. V%LV. 3535
II.3.1
II.3.1 Pressure Control Valve Pressure Control Valve 35
35 II.3.1.1
II.3.1.1 )elie Valve )elie Valve 36
36 -.
-. 'imple'imple )elie Valve)elie Valve 36
!.
!. Pilot operated )elie valve Pilot operated )elie valve00 CLO'.CLO'. PositionPosition 3"
3" II.3.1.2
II.3.1.2 'e/uence Valve'e/uenceValve )1)1 II.3.1.3
II.3.1.3 Pressure )educin(Pressure )educin( ValveValve )3
)3 II.3.1.)
II.3.1.) Pressure i0erentialPressure i0erential ValveValve )5)5 II.3.2
II.3.2 irectionalirectional ControlControl ValveValve )#)# II.3.2.1
II.3.2.1 'pool Valve'pool Valve )#)#
II.3.2.2
II.3.2.2 )otary Valve)otary Valve 5)5)
II.3.2.3
II.3.2.3 C#eck ValveC#eck Valve 55
55 II.3.2.)
II.3.2.) Pilot Operated C#eck Pilot Operated C#eck ValveValve 5656 II.3.2.5
II.3.2.5 1ake-up Valve1ake-up Valve 55 II.3.2.6
II.3.2.6 'olenoid %ctuated Control 'olenoid %ctuated Control Control VControl Valvealve 6$
6$ -.
-. %ir (ap 'olenoid %ir (ap 'olenoid 6$6$
!
!. . eet t --rrmmaattuurre e SSoolleennooiidd 6611
III.
III. I S O SYMBOLI S O SYMBOL 6"6" III.1
III.1 IntroductionIntroduction 6#6#
III.1.1.
III.1.1. Pandangan Pandangan mum mum 6#6# III.1.2. uang 4ingku% dan uuan
III.1.2. uang 4ingku% dan uuan 6
6
III.2. -turanaturan
III.2. -turanaturan 'ym$ol'ym$ol 66
III.3 Konduktor0
III.3 Konduktor0 FluidFluid "2"2
III.) Pen7im%an /nergi dan Pen7im%an Fluida III.) Pen7im%an /nergi dan Pen7im%an Fluida
") ") III.5
III.5 Fluid Conditioner Fluid Conditioner "5"5 III.6
III.6 Cylinder Cylinder "6
"6 III."
III." Controls Controls "" ""
IV. Load Sensing/ Pressure Compensated "# I8.1 "asic 'ystem *Open Center +
"
I8.1.1 )elie Valve "
I8.2 Pressure Compensation *Close Center 'ystem+ #2
I8.3 Load 'ensin( *Close Center 'ystem+ #6
Hydraulic
Obje!i"es#
%on com%letion o9 t,e course t,e trainee :ill (e a(le to; 1. De<ne t,e term ,7draulics.
2. Descri(e in :riting Pascal=s 4a: *relations,i% (et:een %ressure 9orce and area+ and Calculate 9orce or area :,en gi>en re?uired >alues *F @ P A -+.
3. 4ist t,e com%onent o9 (asic ,7draulic s7stem0 including; Buid0 tank0 %um%0 directional >al>e0 relie9 >al>e0 c7linder0 and lines.
). State to t7%e o9 Buid %um% including %ositi>e dis%lacement and non%ositi>e.
5. State t,e t,ree (asic t7%e o9 %um% including gear %um%0 >ane %um%0 and %iston %um%.
6. 4ist t,e t7%e o9 ,7draulic >al>e including directional0 Bo: and %ressure control >al>e.
". 4ist t,e t7%e o9 ,7draulic actuator0 suc, as; ,7draulic motor and ,7draulic c7linder.
#. State t,e Bo: and 9unction o9 com%onent using a gra%,ic Buid s7m(ol.
. Descri(e t,e ,7draulic load sensing and %ressure com%ensated s7stem.
1$. Dra: ,7draulic circuit using IS' s7m(ol.
11. Descri(e t,e ,7draulic s7stem o%eration o9 D6H. Descri(e t,e ,7draulic contamination control %rocedures.
Hydraulic
I. Dasar-Dasar Hidrolik
Sistem ,idrolik mem%un7ai %eran sangat %enting dalam o%erasi alat (erat. Prinsi%%rinsi% dasar ,idrolik digunakan ketika merancang dan mengo%erasikan sistem ,idrolik untuk implement 0 sistem steerin(0 sistem $rake0 dan sistem power train. !a,kan dalam ke,idu%an se,ari,ari0 tidak terle%as dari %eralatan 7ang meman9aatkan %rinsi%%rinsi% dasar ,idrolik0 misaln7a; dongkrak dll.
Prinsi%%rinsi% ,idrolik (erlaku ketika menggunakan cairan 7ang (ertekanan untuk melakukan kera. ntuk itu ada (e(era%a ,ukum 7ang ,arus di%a,ami dan akan dielaskan %ada %em(a,asan (erikut. I.$ %en&&'naan (airan Dalam Sis!em Hidrolik
)b. $.$ *a! (air
!e(era%a alasan menga%a menggunakan at cair dalam sistem ,idrolik;
• Cairan mengikuti (entuk :ada, *tem%at+ dimana cairan itu
(erada. uang atau volume 7ang ditem%ati ole, at cair tadi dinamakan displacement E.
• at cair tidak da%at dimam%atkan *non-compressi$le+
• at cair meneruskan tekanan ke semua ara, *li,at gam(ar
mengalir ke segala ara, melalui %i%a%i%a dan #ose dalam
(er(agai ukuran dan (entuk.
)b. $.+ *a! (air ,idak Bisa Dimampa!kan
Di(andingkan dengan at lain se(agai conto, gas0 ika ditekan gas mem%un7ai ruangan 7ang le(i, kecil dan displacement n7a menadi (erkurang. Itula, se(a(n7a at cair *cairan+ sangat cocok
digunakan dalam sistem ,idrolik.
)b. $. )as an& Dimampa!kan
I.+ H'k'm %asal
Menurut ,ukum Pascal0 /Tekanan yang bekerja pada suatu zat cair pada ruangan tertutup, akan diteruskan ke segala arah dan menekan dengan gaya yang sama pada luas area yang sama0. -rtin7a0 ga7a 7ang (ekera di setia% (agian dari ,idrolik oil system akan meneruskan tekanan 7ang sama ke segala ara, di dalam sistem.
)b. $.1 H'k'm %asal
(on!o2 soal
Se%erti conto, 7ang terda%at %ada gam(ar di atas0 5$$ Pound ga7a 7ang (ekera %ada %iston kecil dengan ariari 2 inc,i0 meng,asilkan tekanan se(esar )$ Pound per '/uare Inc# *Psi+. ekanan 7ang sama akan mam%u mendukung %iston (esar
dengan ariari 3 inc,i dengan (erat (e(an 113$ Pound. Dengan rumus 7ang seder,ana (erdasarkan ,ukum Pascal0 da%at dielaskan ,u(ungan antara ga7a *Force+0 ekanan *Pressure+ dan 4uas %enam%ang * %rea+.
I.+.$ 3orm'lasi %asal
Force *ga7a+ adala, sesuatu 7ang men7e(a(kan (enda diam menadi (ergerak0 (enda 7ang (ergerak lurus menadi (er(elokdan se(again7a.
Ga7a (iasan7a din7atakan dalam;
• %o'nds 4Lbs5 • Kilo&ram 4K&5 • Ne6!on 4N5
Pressure *ekanan+0 adala, ga7a 7ang (ekera %ada setia% satuan luas %enam%ang. Pressure (iasan7a din7atakan dalam;
• %o'nds per S7'are In2 4%si5
• Kilo&ram per (en!ime!er %erse&i 4K&8(m95 • Kilo%asal 4Kpa5
%rea *4uas %enam%ang%ermukaan+0 (iasan7a din7atakan dalam;
• S7'are In2 4In295
• Millime!er perse&i 4mm95 • (en!ime!er perse&i 4mm95
)b. $.: 3orm'lasi %asal
4uas %ermukaan 7ang (er(entuk lingkaran da%at di,itung dengan rumus (erikut; Area ; r9
&ika ariari lingkaran *r+ adala, 2 inc,0 maka; A ; <$1 + +
A ; $+<: in29
Dengan mengeta,ui luas area0 da%at diketa,ui (era%a (esar tekanan 7ang mam%u mengangkat (e(an 7ang ada. &ika ga7a se(esar 5$$ Pound (ekera %ada area 1205 inc,0 tekanan 7ang teradi adala, )$ %si.
% ; 3 8 A
% ; :== lbs8$+<: in29 % ; 1= psi
Dengan demikian (esar ga7a 7ang (isa dito%ang ole, %iston 7ang (esar adala,;
3 ; % A % ; 1= psi
A ; bel'm dike!a2'i 4r ; in25 3 ; 1= +><+?
A ; r9 3 ; $$= psi
A ; <$1 A ; +><+? in29
I.+.+ K@N,N)AN M@KANIS
Gam(ar 1.6 menunukkan (agaimana at cair dalam se(ua, sistem ,idrolik menim(ulkan keuntungan secara mekanis. Semua cylinder dalam keadaan tersam(ung0 dan semua ruangan terisi dengan at cair *oli+ se(elum sistem di(erikan tekanan. Cylinder
di,itung dari kiri ke kanan.
Pada saat meng,itung pressure di dalam sistem0 digunakan dua valve dari cylinder ke dua dari se(ela, kiri.
umus 7ang digunakan adala,;
Pressure ; Force
Area
Pressure ; := lbs ; := psi $ in9
Sekarang suda, dida%atkan pressure 7ang ada di dalam sistem se,ingga (isa di,itung orce dari load untuk cylinder satu dan tiga dan %iston area untuk cylinder ). Hitung load %ada cylinder satu dan tiga dengan menggunakan rumus; Force sama dengan Pressure kali -rea *3ore @ Pressure Area+. Hitung cylinder nomor em%at %iston area dengan menggunakan rumus; -rea sama dengan Force di(agi Pressure *Area ; Force # Pressure +.
a6aban#
Load pada cylinder $ adala2 +:= lbs< load pada cylinder adala2 $:= lbs< sedan&kan Area pada pis!on nomor 1 adala2 + in9.
I. ri!ce
!er(icara masala, ,idrolik0 ,al 7ang umum di%akai adala, istila, Pump PressureE *ekanan Pom%a+. eta%i %erlu diingat (a,:a pompa !idak men&2asilkan pressure. %ompa 2ana men&2asilkan CFlo" 4aliran #uid a8oli5. &ika 2own7a di,am(at0 maka akan tim(ul pressure.
Pada gam(ar ".a pump 2ow 7ang melalui %i%a adala, 1 GPM *!allon Per 1inute+. Pada gam(ar terse(ut0 tidak ada ,am(atan untuk
mengalir melalui pipe. 'le, se(a( itu %em(acaan pressure adala, $ * 3ero+ untuk kedua (au(e.
)b. $.Ea ,anpa ri!ce dan )b. $.Eb Ada ri!ce
Orifce menim(ulkan ,am(atan ter,ada% pump 2ow. Pada saat oli mengalir melalui se(ua, orifce0 maka akan tim(ul pressure %ada sisi up stream dari se(ua, orifce * pressure 7ang diukur %ada ruangan se(elum orifce.
Pada gam(ar #.(0 ada se(ua, orifce di dalam %i%a di antara kedua (au(e. !au(e %ada sisi up stream dari orifce menunukkan (a,:a pressure 2$" kPa *3$ %si+ di%erlukan untuk mengirim 2ow se(esar 1 GPM melalui se(ua, orifce. idak ada ,am(atan %ada oli untuk mengalir setela, orifce. Itu se(a(n7a (au(e %ada sisi down stream *ruangan setela, orifce+ menunukan $ * 3ero+ kPa%si.
)b. $.> il Flo" ke ,an&ki di Blok
Pada saat uung dari %i%a output n7a di plu((ed *(lok+0 maka oil 2ow 7ang menuu ke tangki uga di(lok. Positive displacement pump akan terus memom%a oli %ada 1 GPM dan mengisi %i%a%i%a saluran. Pada saat %i%a%i%an7a terisi0 ,am(atan ter,ada% 2ow 7ang mengalir ke %i%a akan meng,asilkan pressure. Pressure 7ang ditim(ulkan sama dengan Hukum Pascal 7ang men7atakan (a,:a J pressure 7ang (ekera %ada suatu ruangan at cair akan diteruskan ke segala ara, sama (esar untuk masingmasing unit area 7ang sama=. ilai pressure dari kedua (au(e adala, sama.
Pressure akan terus naik sam%ai pump 2ow di ali,kan ke circuit 7ang lain atau ke tangki. Hal semacam ini (iasan7a dilakukan ole, relie valve.
&ika total pump 2ow tidak diali,kan ke circuit 7ang lain0 pressure di dalam sistem akan terus naik dan men7e(a(kan
kerusakan sistem terse(ut *meledake(ol+.
I..+ Type Dasar Circuit
-da dua t7%e dasar dari circuit 0 7aitu; Series dan Parallel.
Pada gam(ar di atas0 pressure 62$ kPa *$%si+ di%erlukan untuk mengalirkan 1 GPM oli melalui circuit .
A. Hamba!an Serie
Orifce atau relie valve 7ang dirangkai serie %ada ,idrolik circuit akan menim(ulkan resistance *,am(atan+ 7ang miri% dengan resistor 7ang dirangkai serie %ada circuit electric dalam mana oil ,arus mengalir melalui masingmasing resistance. otal resistance sama dengan umla, dari masingmasing resistance.
B. Hamba!an %arallel
Dalam se(ua, sistem dengan circuit %arallel0 pump oil akan mem%un7ai %rioritas untuk mengalir melalui resistance 7ang %aling kecil le(i, da,ulu.
Pada gam(ar di (a:a, %om%a mensupply oli ke tiga circuit %arallel. Circuit tiga menda%atkan %rioritas 7ang %aling renda,.
Circuit satu menda%atkan %rioritas 7ang %aling tinggi *li,at (esarn7a tensiontekanan sprin( %ada masingmasing c#eck valve+.
)b. $.$= Hamba!an %ararel
Pada saat oil 2ow mengisi saluran di se(ela, kiri dari ketiga valve0 pump oil pressure naik ke 2$" kPa *3$ %si+. Pump oil pressure akan
mem(uka valve %ada %ada circuit satu dan oli akan mengalir melaluin7a.
Pada saat circuit satu suda, terisi0 pump oil pressure mulai naik. Pump oil pressure naik sam%ai )1) kPa *6$ %si+ dan mem(uka valve %ada circuit dua. Pump oil pressure tidak da%at terus naik sam%ai circuit dua terisi %enu,.
Pump oil pressure ,arus mele(i,i 62$ kPa *$ %si+ untuk mem(uka valve %ada circuit tiga.
Harus ada sistem relie valve di sala, satu circuit atau di %om%a untuk mem(atasi maksimum pressure di dalam sistem.
Hydraulic
II. Komponen-Komponen Hydraulic
II.$ ,an&ki Hidrolik
II.$.$ Komponen il Tank
Fungsi utama dari #ydraulic oil tank adala, untuk men7im%an oli. -kan teta%i oil tank uga mem%un7ai (e(era%a 9ungsi lain. Oil tank ,arus (isa men7era% %anas dan memisa,kan udara dari oli.
)b. +.$,an&ki Hidrolik
Oil tank ,arus cuku% kuat0 %un7a ka%asitas 7ang cuku% dan (isa memisa,kan kotorankotoran. Hydraulic oil tank (iasan7a tertutu%0 teta%i tidak selalu.
Kom%onen oil tank se%erti terli,at %ada gam(ar di atas;
• Fill Cap4 menaga kotoran masuk le:at lu(ang 7ang di%akai
untuk mengisi dan menam(a,kan oli ke dalam tangki serta menagamenutu% pressuri3es tank&
• Sight glass0 digunakan untuk mengc#eck le>el%ermukaan
dari oli. 4e>el oli se,arusn7a dic#eck saat oli masi, dalam keadaan dingin. 4e>el oli akan (enar (ila %ermukaan7a di tenga,tenga, si(#t (lass.
• Supply dan $eturn Lines, 'upply lines *#ose menuu
)eturn lines *saluran kem(ali+ memungkinkan oli mengalir dari sistem ke tangki.
• %rain, terletak di (agian (a:a, tangki. rain *saluran
%em(uangan+ digunakan untuk mem(uang oli lama dari tangki. Saluran drain uga memungkinkan air dan enda%an lain dalam oli di(uang.
II.$.+ enis Hydraulic Tank
Dua macam #ydraulic tank adala, Pressurized dan &ented 5,on-Pressuri3ed+.
)b. +.+ Pressurized Tank
A. Pressurized Tank, pressuri3ed tank itu tertutu% sama sekali. %tmosp#eric pressure *tekanan udara luar+ tidak akan mem%engaru,i pressure 7ang ada di dalam tangki. Se(agaimana oli mengalir melalui se(ua, system0 oli akan men7era% %anas dan mengem(ang. 'li 7ang mengem(ang ini akan menekan udara 7ang ada di dalam tangki. dara 7ang tertekan ini akan mendorong oli keluar dari tangki dan menuu ke sistem.
Vaccum relie valve mem%un7ai dua 9ungsi. Mencega, kevaccum an dan uga untuk mem(atasi maksimum pressure di dalam tangki. Vaccum relie valve akan mencega, kevaccuman dengan
cara mem(uka dan mem(iarkan uadara masuk ke dalam tangki (ilamana tank pressure drop sam%ai 30)5 kPa *.5 %si+.
Pada saat pressure di dalam tangki menca%ai vaccum relie valve pressure settin(0 maka valve akan mem(uka dan mengeluarkan
udara 7ang tere(ak ke luar *atmos%,ere+. Vaccum relie valve pressure settin( (isa (er>ariasi antara "$ kPa *1$ %si+ sam%ai 2$"
kPa *3$ %si+.
Kom%onen tangki 7ang lain adala,;
• Filler Screen< mencega, kotoran 7ang (esar masuk ke tangki
%ada saat tutu% tangki dile%as.
• Filler Tube< memungkinkan tangki diisi %ada le>el 7ang (enar
teta%i tidak overflled.
• 'a(es< mencega, return oil mengalir langsung ke (agian tangki
outlet 0 mem(erikan kesem%atan ke%ada $u$$le *gelem(ung gelem(ung udara+ 7ang ada di return oil untuk naik ke atas. &uga mencega, oli teraduk 7ang mana akan mem(antu menurunkan oli dari %em$ent ukkan (ui,.
• )cology %rain, digunakan untuk mencega, oli tercecer %ada
saat mem(uang air dan enda%anenda%an dari tangki.
• $eturn Screen< mencega, %artikel 7ang le(i, (esar masuk ke
tangki0 teta%i tidak (isa men7arin( %artikel 7ang ,alus.
)b. +. &ented Tank
Gam(ar 2.3 menunukkan Vented tank atau ,onPressuri3ed tank . angki ini (er(eda dengan pressuri3ed tank 0 dimana %ada vented tank mem%un7ai $reat#er *lu(ang %erna%asan+. "reat#er memungkinkan udara keluar masuk dengan (e(as. %tmosp#eric pressure di atas oli menekan oli keluar dari tangki menuu ke
sistem. "reat#er mem%un7ai screen 7ang mencega, kotoran masuk ke dalam tangki.
II.$. ISO Simbol
Gam(ar 2.) mem%erli,atkan IS' sim(ol untuk vented dan pressuri3ed #ydraulic tank .
)b. +.1 &ented Tank
Vented #ydraulic tank sim(ol ,an7a (er$ent uk kotaksegi em%at dengan (agian atasn7a ter(uka. Sementara pressuri3ed tank sim(ol digam(arkan dengan kotaksegi em%at 7ang tertutu%.
Gam(ar tangki terli,at digam(arkan dengan #ydraulic lines untuk mem%ermuda, %engertian+.
II.$.1 3'n&si dari Hydraulic Fluid 4il 5
Fluid *at cair+ adala, ,on-Compressi$le. 'le, se(a( itu 2uid da%at mentransmit power saat itu uga dalam se(ua, sistem ,idrolik. Se(agai conto,0 min7ak tana, tercompress sekitar 1L untuk setia% 2$$$ %si. 'le, se(a( itu min7ak tana, da%at mem%erta,ankan >olumen7a secara teta% di (a:a, tekanan tinggi. Min7ak tana,
adala, at cair %okok 7ang digunakan dalam %engem(angan ke(an7akan ,idrolik oil.
Fungsi utama dari #ydraulic 2uid *oil+ adala,;
• Transmittin( power • Lu$ricatin(
• 'ealin( • Coolin(
• Cleanin(
)b. +.: *on+
Compressible Fluid
A. Transmitting po"er 4Mener'skan ,ena&a5
Karena #ydraulic 2uid tidak da%at dikom%res0 sekali ,idrolik sistem terisi dengan 2uida0 seketika itu uga meneruskan power dari satu area ke area 7ang lain. -kan teta%i (ukan (erarti semua 2uida mem%un7ai e<siensi 7ang sama dalam meneruskan power 0 se(a( masingmasing 2uida mem%un7ai si9at k,usus sendirisendiri. Pemili,an #ydraulic 2uid 7ang (enar tergantung dari %emakaian dan kondisi o%erasi.
B. Lubricating 4Mel'masi5
Hydraulic 2uid *oil+ ,arus (isa melumasi kom%onenkom%onen 7ang (ergerak dalam se(ua, ,idrolik sistem. Kom%onenkom%onen 7ang (er%utar atau meluncur ,arus (isa (er9ungsi dengan (aik
tan%a ,arus (ersentu,an dengan kom%onen 7ang lain. Hydraulic oil ,arus (isa mem%erta,ankan oil flm di antara dua %ermukaan untuk mencega, gesekan0 %anas dan keausan.
(. Sealing 4Men'!'pi5
!an7ak kom%onenkom%onen ,idrolik didesi(n dengan menggunakan #ydraulic oil dari %ada mekanikal seal dalam kom%onen. 8iskositas *kekentalan+ dari oil akan mem(antu menentukan kemam%uann7a untuk mela%isi.
D. Cooling
Hidrolik sistem meng,asilkan %anas (ila sedang mengu(a, mekanikal energi ke ,idrolik energi atau se(alikn7a.
Pada saat oil (ergerak melalui sistem0 %anas akan meram(at dari kom%onenkom%onen 7ang le(i, ,angat ke cooler . Oil akan mem(erikan %anas terse(ut ke reservoir atau cooler 7ang tela, di desi(n untuk menaga oil temperature tidak mele(i,i (atas.
@. Cleaning
Fungsi lain dari oil adala, mem(ersi,kan. Meski%un %ada ,idrolik tank suda, ada screen0 (ukan tidak mungkin kotoran de(u akan masuk ke dalam sistem. Kotorankotoran ini akan di(a:a ole, oil menuu ke tangki 7ang kemudian akan ditangka% ole, <lter 7ang ada di dalam tangki.
Disam%ing 9ungsi9ungsi terse(ut di atas oil uga (isa mencega, karat dan korosi %ada kom%onenkom%onen metal0 mencega, oil mem(entuk (ui, dan oksidasi0 memisa,kan udara0 air serta kotoran 7ang lain dan uga menaga oil dari %eru(a,an temperature 7ang (esar.
8iskositas adala, ,am(atan ter,ada% oil untuk mengalir %ada temperature tertentu. &ika at cair mengalir dengan muda,0 maka (erarti mem%un7ai viscosity 7ang renda,. at cair 7ang tidak muda, mengalir0 (erarti mem%un7ai viscosity 7ang tinggi.
8iskositas at cair di%engaru,i ole, temperature. !ilamana at cair menadi le(i, %anas0 maka >iskositasn7a akan menadi le(i, renda,. !egitu uga (ilamana at cairn7a menadi le(i, dingin0 maka >iskositasn7a akan naik.
Conto, 7ang sangat muda, adala, min7ak sa7ur dimana >iskositas akan (eru(a, (ila temperaturen7a (eru(a,. !ila min7ak sa7ur ada dalam kondisi dingin0 maka dia akan terasa kental dan lam(at untuk dituangkan. Setela, di%anaskan0 maka min7ak terse(ut akan menadi le(i, encer dan muda, dengan ce%at dituangkan.
II.$.? &iscosity nde-
Viscosity Index *8I+ adala, ukuran kekentalan at cair seiring dengan (eru(a,n7a temperature. &ika at cair relati>e teta% di (er(agai temperature0 maka dikatakan at cair terse(ut mem%un7ai 8iskosit7 Index *8I+ 7ang tinggi. &ika at cair menadi le(i, kental %ada temperature renda, dan sangat encer %ada temperature tinggi0 maka at cair terse(ut mem%un7ai Viscosity Index 7ang renda,. Pada ke(an7akan #ydraulic system0 2uida dengan Viscosity Index 7ang tinggi di%erlukan dari%ada 2uida dengan Viscosity Index 7ang renda,.
II.$.E Petroleum il
Semua petroleum oil akan menadi le(i, encer seirin( dengan kenaikan temperature. Se(alikn7a0 ika temperature turun akan menadi le(i, kental. &ika >iskositas terlalu renda,0 maka akan ada (an7ak ke(ocoran melalui seal dan le:at sam(ungansam(ungan. &ika >iskositas terlalu tinggi maka kemungkinan o%erasin7a menadi le(i, (erat se,ingga memerlukan extra power untuk mendorongn7a melalui system. 8iskositas dari petroleum oil din7atakan dengan S-/
*'ociety o %utomotive .n(ineers+ num(ers; 50 1$0 2$0 3$0 )$0 dan lainlain. Semakin kecil angkan7a0 da%at mengalir dengan (aik %ada tem%erature renda,. Semakin (esar angkan7a0 semakin kental dan di%eruntukkan (uat temperature tinggi.
II.$.> Fluid a ,a2an Api
-da tiga macam 2uida ta,an a%i; 6ater (lycol0 water oil emulsion dan synt#etic.
• .ater -glycol #uid, (erisi 35L sam%ai 5$L air *water
in#i$it $urnin(+0 (lycol *synt#etic c#emical ,am%ir men7eru%ai antiree3e+ dan water t#ickener . %dditive ditam(a,kan ke dalam 2uida untuk mem%er(aiki lu(rikasi dan untuk mencega, karat0 korosi dan (er(ui,. 6ater (lycol 2uid le(i, (erat di(anding dengan oil dan (isa men7e(a(kan pump cavitation %ada kece%atan tinggi. Fluida ini (isa (ereaksi dengan metal tertentu dan seal dan tidak (isa digunakandicam%ur dengan (e(era%a ti%e cat.
• .ater oil emulsion, %aling ma,al dari semua 2uida ta,an
a%i. ¨a, 7ang sama dari air *)$L+ uga di%akai se(agaimana %ada water (lycol untuk mencega, %em(akaran. 6ater oil digunakan dalam ,idrolik oil system %ada umumn7a. %dditive (isa ditam(a,kan untuk mencega, karat dan (ui,.
• Synthetic oil, di(uat dengan %roses reaksi kimia dengan
kom%osisi k,usus untuk meng,asilkan sen7a:a 7ang terencana dan mem%un7ai si9atsi9at 7ang (isa di%rediksi. 'ynt#etic oil secara s%esi<k diramu untuk di%akai %ada temperature tinggi dan uga temperature renda,.
Kondisikondisi tertentu mungkin memerlukan synt#etic 2uid terse(ut untuk menda%atkan s%esi<kasi 7ang di%erlukan. Fire resistic sint#etic 2uid tidak muda, ter(akar di(anding dengan oil dan le(i, cocok digunakan di area dengan pressure dan temperature tinggi. !e(era%a kali fre resistant 2uid (ereaksi dengan polyuret#ane seal0 untuk itu ,arus menggunakan seal 7ang k,usus.
II.$.F il Lie
Hidrolik oil tidak %erna, aus. Digunakann7a <lter untuk men7arin( %artikel%artikel dan (a,an kimia akan sangat (erguna (agi umur dari oil. -kan teta%i0 %ada ak,irn7a oil akan menadi terkontaminasi0 dan itu ,arus diganti. Pada mac#inemac#ine konstruksi0 oil diganti secara teratur %ada inter>al :aktu 7ang ditentukan.
Kontaminasi di dalam oil uga (isa digunakan se(agai indikator dari keausan 7ang tinggi dan masala,masala, lain 7ang akan muncul. Sala, satu %rogram 7ang menggunakan oil 7ang suda, terkontaminasi se(agai sum(er in9ormasin7a adala, Caterpillar 'c#edule Oil 'amplin( Pro(ram *S•'•S+
)b. +.? Hydraulic Pump
Hydraulic Pump mentrans9er mec#anical ener(y ke #ydraulic ener(y . Ini adala, suatu alat 7ang mengam(il ener(y dari satu sum(er *en(ine0 electric motor0 dll+ dan mentrans9er ener(y terse(ut menadi $ent uk #ydraulic. Pom%a mengisa% oil dari tangki dan
mendorongn7a ke dalam se(ua, #ydraulic system 7ang dise(ut se(agai JFlow=. Semua %om%a meng,asilkan oil 2ow dengan cara 7ang sama. Proses vacuum akan teradi %ada pump inlet . %tmosp#eric pressure 7ang le(i, tinggi akan mendorong oil melalui inlet passa(e dan masuk ke dalam pump inlet c#am$er . !ear (ear 7ang ada di dalam %om%a akan mem(a:a oil ke pump outlet c#am$er . 8olume dari c#am$er akan mengecil saat c#am$er terse(ut mendekati outlet . Hal ini akan mem%erkecil ukuran c#am$er dan mendorong oil keluar melalui outlet passa(e. Pom%a ,an7a meng,asilkan 2ow *gallon %er menit0 liter %er menit0 cu(ic centimeter %er revolution0 dll+ 7ang akan digunakan di #ydraulic system. Pom%a tidak meng,asilkan atau men7e(a(kan pressureE. Pressure dise(a(kan ole, ,am(atan ter,ada% aliran. Ham(atan da%at dise(a(kan ole, 2ow melalui #ose0 orifce0 fttin(0 cylinder 0 motor atau a%a%un 7ang ada di dalam system 7ang meng,alangi 2ow menuu ke tangki. -da dua %om%a; Positive dan ,on-Positive displacement pump&
)b. +.E Hydraulic 0otor
Hydraulic motor mentrans9er #ydraulic ener(y menadi mec#anical ener(y . Hydraulic motor menggunakan oil 2ow 7ang sedang di tekan ke dalam #ydraulic system ole, %om%a dan mentrans9ern7a menadi rotary motion untuk menggerakkan %eralatan 7ang lain se%erti fnal drive0 di0rential0 transmission0 w#eel0 an0 %om%a 7ang lain dan lain lain.
II.+.$ Positi1e %isplacement Pump
-da 3 *tiga+ type dari Positive displacement pump;
• 2ear • &ane • %is!on
Positive displacement pump mem%un7ai clearance diantara kom%onenkom%onenn7a le(i, kecil. Ini akan mengurangi ke(ocoran dan meng,asilkan e7ciency 7ang le(i, (aik saat digunakan %ada #i(# pressure #ydraulic system. 'ut%ut 2ow %ada positive displacement pump %ada dasarn7a sama untuk setia% %utaran %om%a. Positive displacement pump dikelom%okkan menadi dua (erdasarkan kontrol out%ut dan konstruksi %om%a.
$ E ? 1 + : >
)b. +.> Komponen Positi1e %isplacement Pump
Kom%onen Positive isplacement Pump adala,; *1+ 'eal )etainer 0 *2+ 'eal0 *3+ "ack 8p 'eal0 *)+ Isolation Plates0 *5+ 'pacer 0 *6+ rive !ear 0 *"+ Idle !ear 0 *#+ Housin(0 *+ 1ountin(0 *1$+ Flan(e 'eal0 *11+ "alance Plates.
II.+.$.$ 2ear Pump
Pom%a (ear terdiri dari (e(era%a kom%onen se%erti gam(ar di atas. "earin( di%asang %ada #ousin( dan 2an(e mountin(n7a di sisi (ear (ear n7a untuk mendukung (ear s#at selama (er%utar.
!ear pump termasuk positive displacement pump. !ear pump meng,asilkan umla, oil 7ang sama %ada setia% %utaran dari input s#at . Pump out%ut dikontrol dengan meru(a, kece%atan dari %utaran. Pressure o%erasi maksimum dari (ear pump di(atasi sam%ai )$$$ %si. Pem(atasan pressure ini dilakukan karena adan7a ketidakseim(angan #ydraulic 7ang menadi si9at dan ada %ada (ear pump desi(n. Ketidakseim(angan #ydraulic akan meng,asilkan
(e(an %ada satu sisi %ada s#at 7ang dila:an ole, $earin( dan roda gigi 7ang (ersentu,an dengan #ousin(. !ear pump meng,asilkan volumetric e<siensi di atas $L %ada saat pressure teta% (erada %ada ran(e o%erasi 7ang diiinkan.
'ut%ut 2ow dari se(ua, %om%a (ear ditentukan ole, kedalaman gigi dan le(ar gigi. !an7ak dari %rodusen (ear pump menstandardkan %ada kedalaman gigi dan %ro<l 7ang ditentukan ole, arak garis tenga, antara (ear s#at *1.6E0 2.$E0 2.5E0 3.$E+. Dengan standard 7ang mengacu %ada kedalaman gigi dan %ro<l0 %er(edaan 2ow dari %om%a %raktis ditentukan ole, le(ar gigi.
)b. +.F 2ear Pump Flo"
Pada saat %om%a (er%utar0 oli di(a:a diantara roda gigi dan #ousin( dari sisi inlet menuu ke sisi outlet dari %om%a. -ra, %er%utaran drive (ear s#at ditentukan ole, lokasi dari inlet dan outlet port . Pada ke(an7akan (ear pump0 diameter inlet port le(i, (esar dari %ada outlet port . Pada $idirectional pump dan $idirectional motor 0 ukuran inlet dan outlet port akan sama.
B. 2ear Pump Force
Outlet 2ow dari se(ua, (ear pump di,asilkan dengan mendorong oil keluar dari roda gigi %ada saat (ertemu di sisi outlet . Ham(atan %ada oil 2ow akan meng,asilkan pressure %ada sisi outlet . Ketidakseim(angan dari (ear pump le(i, dise(a(kan karena pressure 7ang ada di outlet port le(i, tinggi dari inlet port .
Pressure 7ang le(i, tinggi %ada outlet port ini akan mendorong (ear ke ara, sisi inlet port . Dengan demikian maka s#at $earin( akan menerima se(agian (esar (e(an untuk mencega, keausan 7ang (erle(i,an antara %uncak roda gigi dan #ousin(n7a. Pada pressure 7ang le(i, tinggi0 (ear s#at akan sedikit mirin( ke ara, roda gigi. Hal ini akan memungkinkan kontak antara s#at dan $earin( 7ang akan mengaki(atkan s#at menadi sedikit (engkok (ila teradi pressure 7ang tidak $alance.
'li 7ang (ertekanan uga diara,kan diantara sealed area dari pressure $alance plate dan #ousin(n7a. kuran dari sealed area diantara pressure $alance plate dan #ousin(n7a adala, a%a 7ang mem(atasi umla, orce 7ang menekan plate ter,ada% uung
dari%ada (ear .
)b. +.$= 2ear Pump
(. Pressure 'alance Plate
-da dua ti%e pressure $alance plate 7ang digunakan di (ear pump. i%e ini menggunakan isolation plate0 $ack up untuk seal0
seal miri% se%erti angka 3 dan se(ua, retainer .
i%e kedua mem%un7ai se(ua, (roove *alur+ se%erti angka 3 %ada %ermukaan7a dan le(i, te(al dari ti%e %ertama.
)b. +.$$ Pressure 'alance Plate
D. 2ear Pump "ith Pocket
)b. +.$+ 2ear Pump "ith Pocket
!ear pump dengan #ousin( 7ang dimac#inin( dengan J
pocket = untuk roda gigin7a mem%un7ai radius dari pocket wall menuu dasar pocket n7a. Isolation plate atau pressure $alance plate 7ang digunakan di pocket ,arus mem%un7ai c#amer su%a7a masuk dengan %as ke pocket n7a. Menggunakan isolation plate0 seal retainer atau pressure $alance plate dengan uung 7ang taam
$
di dalam #ousin( pocket akan menekan pressure $alance plate uunguung roda gigin7a dan akan men7e(a(kan kerusakan.
II.+.$.+ &ane Pumps
Vane pumps termasuk Positive displacement pumps. Pump out%utn7a (isa fxed dan uga (isa varia$le. Keduan7a menggunakan kom%onen 7ang umum. Masingmasing pump mem%un7ai #ousin( *1+0 Cartrid(e *2+0 mountin( plate *3+0 mountin( plate seal *)+0 cartrid(e seal *5+0 cartrid(e $ack-up rin(s *6+0 snap rin( *"+0 serta input s#at dan $earin( *#+. Cartrid(e terdiri dari support plate *+0 rin( *1$+0 2ex plate *11+0 slotted rotor *12+0 dan vane *13+.
)b. +.$ Komponen &ane Pumps
'lotted rotor di%utar ole, input s#at . Vane (ergerak masuk dan keluar %ada slot 7ang ada di dalam rotor dan mengeseal %ada uung luarn7a ter,ada% cam rin(. )in( 7ang ada di dalam fxed pump displacement (er$ent uk eli%s0 sedangkan rin( 7ang ada didalam varia$le pump displacement (er(entuk lingkaran(undar. Flex plate menutu% sisi dari rotor dan uunguung vanen7a. Dalam (e(era%a desi(n pressure renda,0 support plates dan #ousin( mengeseal sisi dari rotating rotor dan uunguung vane. 'upport plate digunakan untuk mengara,kan ke passa(e passa(e 7ang ada di dalm #ousin(. Housin( uga (er9ungsi se(agai support untuk kom%onenkom%onen
> F $ + $ $ = 1 $ + F $ $ : ? E
7ang lain dari vane pump0 mengara,kan 2ow masuk dan keluar vane pump.
A. &anes
Vane %ertama sekali dita,an ter,ada% cam rin( dengan centriu(al orce 7ang di,asilkan ole, %utaran rotor . !ilamana 2own7a naik0 pressure 7ang di,asilkan dari ,am(atan ter,ada% 2ow itu sendiri diara,kan menuu passa(e di dalam rotor di (a:a, vane *1+. Ini terli,at %ada gam(ar se(ela, kiri. 'li 7ang (ertekanan 7ang ada di (a:a, vane ini akan (erusa,a menaga vane su%a7a teta% (ersentu,an dengan cam rin( *sealin( proccess+. ntuk mencega, vane su%a7a tidak terlalu keras menekan cam rin(0 vanen7a dic#amer di (agian (elakang untuk menda%atkan
(alancing pressure mele:ati uung (agian luar *ara, %ana,+.
)b. +.$1 &anes
B. Fle- Plates
'li 7ang sama uga diara,kan di antara 2ex plate dan support plate untuk menutu%mengeseal sisi dari rotor dan uung dari
vane. kuran dari seal area di antara 2ex plate dan support plate adala, a%a 7ang mengontrol orce 7ang menekan 2ex plate ter,ada% sisi dari rotor dan uung dari vane. 'eal dengan (entuk
7ang lonong ,arus di%asang di support plate dengan sala, satu sisi (undar ke dalam pocket dan sisi %lastik 7ang rata ter,ada% 2ex plate.
)b. +.$: Fle- Plates
(. &ane Pump peration
)b. +.$? Komponen &ane Pump
Pada saat rotor (er%utar di dalam cam rin(n7a0 vane keluar masuk di dalam rotor slot untuk menaga sealin( ter,ada% rin( n7a. Pada saat vane (ergerak keluar dari slotted rotor 0 teradi %eru(a,an >olume diantara vanen7a. Semakin (esar arak antara
rin( dan rotor 0 semakin (esar %ula >olume 7ang ditim(ulkan. 8olume 7ang mem(esar akan menim(ulkan sedikit kevaccuman 7ang memungkinkan inlet oil ditekan menuu ke ruang di antara vane ole, tekanan atmosp#ere atau tank pressure. !ilamana rotor terus (er%utar0 maka arak antara rin( dan rotor uga akan semakin kecil. Hal ini mengaki(atkan >olume 7ang ada uga akan semakin mengecil. Hal ini memungkinkan oil ditekan keluar dari se(ment rotor menuu ke outlet passa(e dari %om%a.
D. 'alanced &ane Pump
)b. +.$E 'alanced &ane Pump
"alanced vane pump mem%un7ai cam rin( (er$ent uk eli%s. "ent uk se%erti ini memungkinkan arak antara rotor dan cam rin( mem(esar dan mengecil %ada setia% satu kali %utaran. Dua inlet dan dua outlet masingmasing (er,ada%,ada%an se,ingga (isa men7eim(angkan ga7a 7ang tim(ul ter,ada% rotor . esi(n se%erti ini tidak memerlukan $earin($earin( dan #ousin( 7ang (esar untuk mensupport kom%onenkom%onen 7ang (er%utar. Operatin( pressure maksimum untuk vane pump (erkisar antara )$$$ %si. Vane pump 7ang di%akai %ada #ydraulic system mem%un7ai operatin( pressure sekitar 33$$%si atau kurang.
$ ? E + 1 :
@. &ariable &ane Pump
Varia$le out%ut vane pump dikontrol dengan menggeser rin( mau dan mundur sesuai dengan %usat rotor n7a. Varia$le out%ut vane pump arang %enggunaan7a. &ika ada ke(an7akan di%akai a%likasi mo(ile #ydraulic.
)b. +.$> &ariable &ane Pump
II.+.$. Piston Pumps
erli,at %ada gam(ar di (a:a,0 adala, %iston pumps dimana mem%un7ai kom%onenkom%onen se%erti; #ead *1+0 #ousin( *2+0 s#at *3+0 %iston *)+0 port plate *5+0 $arrel *6+ dan swas#plate *"+.
)b. +.$F Komponen Piston Pump
• %xial Piston Pump • )adial Piston Pump
Kedua %om%a ini meru%akan Positive displacement pump0 dan mem%un7ai e<siensi 7ang tinggi. 'ut%ut dari kedua %om%a ini (isa fxed *teta%+ dan uga (isa varia$le *(eru(a,u(a,+.
)b. +.+= 3-ial Piston Pump
34 Straight Housing 3-ial Piston Pump
Gam(ar di atas mem%erli,atkan masingmasing Positive isplacement Fixed Output %xial Piston Pump dan Positive isplacement Varia$le Output %xial Piston Pump. Dalam %andangan umum0 kedua %om%a terse(ut sering di(icarakan orang dengan se(utan Fixed isplacement Pump dan Varia$le isplacement Pump.
Pada fxed displacement %xial Piston Pump0 %iston (ergerak lurus mau dan mundur %arallel dengan s#at n7a.
Pada varia$le displacement %xial Piston Pump atau motor0 swas#plate atau $arrel dan port platen7a uga (ergerak mau dan mundur meru(a, sudutn7a sendiri ter,ada% s#at n7a. Peru(a,an
sudut ini mem(uat pump 2ow (er>ariasi antara minimum dan maksimum settin( meski%un s#at speedn7a konstan.
Pada %om%a 7ang lain0 saat %iston (ergerak mundur0 oil mengalir melalui intake menuu ke %iston. Pada saat %om%a (er%utar0 %iston akan (ergerak mau0 oil kemudian didorong cellar menuu ke system. Ke(an7akan %iston pump 7ang digunakan %ada mo$ile e/uiptment adala, %xial Piston Pump.
)b. +.+$ 3ngled Housing 3-ial Piston Pump 4'ent 3-is5
Fixed displacement %xial Piston Pump and motor da%at di(uat dengan #ousin( 7ang lurusaxial *G(. 2.2$+ dan #ousin( 7ang (engkok$ent axis *G(. 2.21+.
Piston pump dengan #ousin( 7ang lurus *se%erti 7ang terli,at %ada gam(ar 2.2$ kiri+0 %iston dita,an ole, fxed swas#plate. Sudut dari swas#plate akan menentukan arak %iston (ergerak keluar masuk %ada $arrel c#am$er . Semakin (esar sudut dari swas#plate semakin (esar %ula arak %ergerakan %iston dengan demikian pump output %er revolution uga akan le(i, (esar.
Pada $ent axis piston pump *G(. 2.2$ kanan+0 %iston tersam(ung ke input s#at dengan linka(e atau uung sp#erical %iston 7ang %as masuk ke dalam socket n7a %ada plate. Platen7a sendiri
meru%akan (agian 7ang tidak ter%isa,kan dari s#at . Sudut #ousin( ter,ada% %oros %usatn7a akan menentukan arak %iston (ergerak keluar masuk %ada $arrel c#am$er . Semakin (esar sudut dari%ada #ousin(0 akan semakin (esar %ula pump output 7ang dikeluarkan %er revolution. Output 2ow dari fxed displacement piston pump tergantung kece%atan en(ine. Output 2ow ,an7a (isa
diru(a, dengan meru(a, speed dari input s#at n7a.
Pada #ousin( lurus fxed displacement %iston motor0 swas#plate an(le akan menentukan speed dari out%ut s#at n7a. Pada $ent axis fxed displacement %iston motor0 sudut dari%ada #ousin( ter,ada% %usat %oros menentukan speed dari out%ut s#at motor. Piston pump 7ang le(i, kecil (ekera %ada pressure 1$.$$$ %si. Piston pumps 7ang digunakan %ada #ydraulic system (ekera %ada pressure di (a:a, "$$$ %si.
B. $adial Piston Pump
Pada )adial Piston Pump *G(. 2.22+0 %iston (ergerak mau dan mundur mem(entuk sudut $deraat ter,ada% s#at n7a. Pada saat cam ollower (er%utar turun %ada cam rin(0 %iston akan (ergerak mundur. %tmosp#eric pressure atau c#ar(e pump mendorong oil melalui inlet valve port dan menggerakkan %ergerakkan %iston. Pada saat cam ollower (er%utar naik %ada cam rin(0 %iston akan (ergerak mau. Oil kemudian ditekan keluar dari cylinder melalui outlet port .
)b. +.++ $adial Piston Pump
nternal 2ear Pump
Internal (ear pump *G(. 2.23+ mem%un7ai pinion (ear kecil %ada (agian dalam *drive (ear + 7ang akan menggerakkan rin( (ear (esar *outer (ear +. )in( (ear n7a sendiri mem%un7ai J pitc#= 7ang sedikit le(i, (esar dari %ada pinion (ear .
-da satu kom%onen 7ang diam 7ang men7eru%ai sa(it *crescent + 7ang terletak di (a:a, pinion (ear di antara pinion (ear dan rin( (ear . Inlet dan outlet port terletak uga terletak %ada uung
crescent ini.
)b. +.+ nternal 2ear Pump
Pada saat %om%a (er%utar0 gigi dari pinion dan rin( (ear tidak (ertemu saat (erada %ada sisi inlet port . Maka ruang 7ang kosong di antara gigi akan menadi le(i, (esar0 ruangan ini kemudian diisi ole, inlet oil. Oil di(a:a di antara roda gigi pinion (ear dan crescent 0 roda gigi rin( (ear dan crescent menuu ke outlet port . Pada saat roda gigi mele:ati outlet port 0 ruang kosong di antara gigi akan mengecil dan roda gigi akan kem(ali (ersentu,an. Keadian ini akan menekan oil keluar dari antara roda gigi dan menuu keluar.
Internal (ear pump (iasa digunakan se(agai c#ar(in( pump %ada %iston pump 7ang (esar.
Conjugate Cur1e Pump
)b. +.+1 Conjugate Cur1e Pump
Con9u(ate curve pump *Gam(ar di atas+0 7ang uga (iasa dise(ut dengan 2)$T$ pump. Inner dan outer kom%onen (er%utar (ersamasama dengan #ousin(. Pemom%aan di,asilkan dengan cara lo$e dari kom%onen inner dan outer masingmasing melakukan kontak(ersentu,an selama (er%utar. Pada saat kom%onen inner dan outer (er%utar0 kom%onen inner akan (er%utar (erkeliling di dalam kom%onen (agian luar. Inlet dan outlet port terletak di uung cover dari #ousin(. Oil masuk melalui inlet dan di(a:a menuu outlet dan dikeluarkan saat lo$en7a (ertautan.
Modi<ed dari (erotor pump di%akai di (an7ak steerin( system #and meterin( unit *HM+. Saat digunakan di HM0 outer (ear n7a akan teta% diam sementara inner (ear n7a (er%utar.
3-ial Propeller Pump
%xial propeller pump (er(entuk se%erti ki%as angin listrik0 diikat %ada %i%a 7ang lurus dan mem%un7ai propeller $lade *sudusudu+. Oil diisa% dengan cara menggerakkanmemutar sudusudu.
)b. +.+: 3-ial Propeller Pump
II. +.+ *on+Positi1e %isplacement Pump
,on-positive displacement pump mem%un7ai clearance 7ang le(i, (esar antara kom%onen 7ang diam dan kom%onen 7ang (ergerak di(andingkan dengan positive displacement pump. .xtra clearance ini memungkinkan oil ditekan kem(ali di antara kom%onen kom%onenn7a (ila outlet pressure *resistant t o 2own7a+ meningkat. ,on positive displacement pump mem%un7ai e<siensi 7ang le(i, renda, (ila di(andingkan dengan positive displacement pump karena output 2ow dari %om%a akan turun secara drastis (ila outlet pressure naik. ,on positive displacement pump adala, uga centriu(al impeller pump. Pom%a semacam ini (iasa digunakan %ada a%likasi dengan pressure renda, se%erti water pump.
II.+.+.$ Centriugal mpeller Pump
Centriu(al impeller pump terdiri dari dua kom%onen dasar 7aitu; impeller *2+ 7ang diikat %ada input s#at *)+ dan #ousin( *3+.
Impeller mem%un7ai se(ua, cakram dengan sudusudu 7ang melengkung *1+ 7ang dicetak %ada sisi input n7a.
)b. +.+? Centriugal mpeller Pump
Oil memasuki (agian tenga, dari #ousin( *5+ di dekat input s#at dan mengalir ke impeller . Sudusudu impeller 7ang melengkung akan mendorong oil keluar ter,ada% #ousin(. Housin(n7a sendiri di(entuk sedemikian ru%a untuk mengara,kan oil menuu ke outlet port .
II. &3L&)
Pada sistem ,idrolik0 valve (er9ungsi untuk;
• Mengatur pressure • Mengatur 2ow
• Mengatur ara,
II..$ P$)SS5$) C*T$L &3L&)
Pressure control valve digunakan untuk mengontrol pressure di dalam se(ua, circuit atau system. Fungsi valve akan teta% sama
$
+
1
meski%un desi(nn7a diru(a,. Conto, dari pressure control valve termasuk di dalamn7a adala,; relie valve0 se/uence valve0 pressure reducin( valve0 pressure di0erential valve0 dan unloadin( valve.
)b. +.+E Simple Pressure $elie 1al1e %ada Cracking Pressure
II..$.$ $elie &al1e
Hydraulic system di desi(n untuk (isa (ero%erasi %ada tingkat pressure tertentu. Mele(i,i le>el 7ang suda, ditentukan da%at merusak system kom%onen disam%ing uga sangat (er(a,a7a (agi personnel. )elie valve menaga pressure %ada (atasan 7ang suda, ditentukan dengan mem(uka dan mengalirkan kele(i,an oil ke circuit 7ang lain atau dialirkan kem(ali ke tangki.
A. Simple $elie &al1e
Gam(ar di atas mem%erli,atkan simple relie valve %ada Jcrackin( pressure= position.
'imple relie valve *uga dise(ut direct actin( relie valve+ akan teta% dalam kondisi tertutu% karena adan7a kekuatan sprin(. 'prin( tension diset %ada Jrelie pressure= settin(. -kan teta%i (ukan (erarti valve akan mem(uka %ertama sekali %ada relie pressure settin(.
-%a(ila kondisin7a (erkem(ang0 7ang men7e(a(kan ,am(atan ter,ada% oil untuk mengalir0 maka kele(i,an oil 2ow akan men7e(a(kan pressure naik. Kenaikkan pressure ini akan
dirasakan ole, relie valve. Pada saat ga7a dari pressure (isa mengatasi relie valve sprin(0 valve terse(ut akan mela:an sprin( dan mulai mem(uka. Pressure 7ang di%erlukan untuk memulai mem(uka valve dise(ut dengan crackin( pressure”. Valve akan
mem(uka secuku%n7a saa untuk mem(iarkan oil mengalir melalui valve.
• $elie Pressure Setting
Seiring dengan naikn7a ,am(atan %ada oil untuk mengalir0 naik %ula >olume dari oil karena terlalu (an7ak. Hal ini akan menaikkan %ula circuit pressure. Dengan naikn7a pressure 7ang ada dalam circuit 0 akan mengatasi tension sprin( dan relie valve akan mem(uka le(i, au, lagi.
Proses ini akan teradi (erulangulang sam%ai ull pump 2ow dialirkan melalui relie valve. Inila, 7ang dise(ut dengan Jrelie pressure settin(=.
'imple relie valve (iasa digunakan %ada circuit 7ang mem%un7ai >olume ull pump 2own7a renda,0 atau digunakan %ada circuit 7ang memerlukan res%on 7ang ce%at. Ini mem(uat simple relie valve ideal di%akai untuk mem(e(askan pressure 7ang ti(ati(a atau (er9ungsi se(agai saety valve.
B. Pilot operated $elie 1al1e< CLS) Position
Pilot operated )elie valve (isa mengatasi %ressure 7ang tinggi %ada s7stem dengan tekanan s%ring 7ang relati9 le(i, kecil. Pilot operated )elie valve terdiri dari; unloadin( valve4 unloadin( valve sprin(4 pilot valve dan pilot valve sprin(&
• Pilot operated $elie 1al1e< CLS) Position
Pilot operated relie valve sering di%akai %ada system 7ang memerlukan >olume oil 7ang (an7ak dan %er(edaan 7ang kecil antara crackin( pressure dan ull 2ow pressure.
Pada pilot operated relie valve0 pilot valve *simple relie valve+ di%akai untuk mengontrol unloadin( valve *main valve+. Pilot valve mem%un7ai ukuran 7ang le(i, kecil dan tidak (isa mengatasi >olume oil 2ow 7ang (esar. 'le, se(a( itu menadi le(i, %resisi. Per(edaan antara pilot valve crackin( pressure dan maksimum pressure diaga %ada tingkat 7ang minimum. 'prin( %ada pilot valve (erukuran le(i, kecil dan memungkinkan %engontrolan pressure&
)b. +.+> Pilot perated $elie &al1e , CLS) Position
8nloadin( valve mem%un7ai ukuran 7ang cuku% (esar untuk mengatasi se(agian (esar oil 2ow %ada maksimum relie pressure 7ang suda, ditentukan. 8nloadin( valve
menggunakan oil pressure untuk menaga valven7a teta% tertutu%. 'le, se(a( itu kita tidak %erlu menggunakan unloadin( valve sprin( 7ang (egitu kuat dan keras. Hal ini memungkinkan unloadin( valve mem%un7ai openin( pressure 7ang le(i, %resisi.
Oil mengalir menuu relie valve #ousin( melalui unloadin( valve orifce0 dan mengisi ruangan %ada unloadin( valve sprin(. Oil 7ang (erada %ada ruangan unloadin( valve (eraksi %ada area pilot valve. Ini memungkinkan pilot valve dengan
sprin( 7ang kecil mengontrol pressure 7ang (esar. Pada saat oil pressure dalam system meningkat0 oil dengan pressure 7ang sama uga (erada %ada ruangan unloadin( valve sprin(. 'le, se(a( itu oil pressure 7ang (erada %ada kedua sisi unloadin( valve akan sama. Ga7a ga(ungan antara oil pressure dengan unloadin( valve sprin( akan menadi le(i, (esar dari oil pressure 7ang (erada %ada (agian (a:a, dari unloadin( valve. Dengan demikian ga7a ga(ungan antara sprin( dengan oil pressure %ada (agian atas unloadin( valve akan mem(uat valve menutu%.
• Pilot operated $elie 1al1e< P)* Position
)b. +.+F Pilot perated $elie &al1e< P)* Position
Pada saat system oil pressure menca%ai relie valve sprin( settin( *g(. 2.2+0 maka pilot valve mem(uka. Dengan mem(ukan7a pilot valve0 oil 7ang (erada %ada ruangan unloadin( valve sprin( akan didrain ke tangki. !ukaan dari pilot valve le(i, (esar dari orifce 7ang ada %ada unloadin( valve. Dengan demikian oil 7ang keluar ke tangki le:at pilot valve akan le(i, ce%at di(anding 7ang masuk dari orifce unloadin( valve. Hal ini mem(uat oil pressure %ada unloadin(
valve
valve sprin(sprin( dropdrop dan memungkinkan dan memungkinkan oiloil pressure pressure 7ang (esar 7ang (esar di (agian (a:a,
di (agian (a:a, unloadin(unloadin( valvevalve (erusa,a mendo (erusa,a mendoronrongg valvevalve k
ke e aattaass. . ''lli i 77aanng g ((eerrllee((ii,,an an ddii draindrain kke e tatangngki ki memelalaluluii t#rottlin(
t#rottlin( #ole#ole 77aanng g aadda a %%aaddaa unloadin(unloadin( valvevalve. . 44u(u(anangg t#rottlin(t#rottlin( #ole#oleE E memmemungungkinkinkakann unloadin(unloadin( valvevalve mem(uang mem(uang oil
oil sesesusuai ai kke%e%ererluluan an ununtutuk k memennagagaa relie relie pressure pressure 7ang 7ang di%erlukan.
di%erlukan.
)b. +.=
)b. +.= $elie $elie
1al1e
1al1e ISO ISO Symbol Symbol << CLS)%CLS)%
G
Gaamm((aar r ddi i aattaas s mmeemm%%eerrllii,,aattkkaann )elie valve)elie valve I ISS'' sym$olsym$ol00 me
mem%m%ererlili,,atatkkan an sasatu tu kkootatak k ddenengagann valvevalve tutungnggagal l %a%ada da %o%osissisii menutu%
menutu%CLO'.CLO'... 'ystem'ystem pressure pressure dirasakan melalui dirasakan melalui pilot pilot lineline %ada %ada (a
(agigian an atatas as kkototak ak dadan n memendndororonongg valvevalve *tanda %ana,+ ter,ad*tanda %ana,+ ter,ada%a% sprin(
sprin(. Pada kondisi normal o%erasi0. Pada kondisi normal o%erasi0 pump pump 2ow2ow didi$locked$locked ole, ole, valvevalve
**normally closednormally closed+.+.
)b. +.$
)b. +.$ $elie 1al1e $elie 1al1e ISO ISO Symbol,Symbol, P)*P)*
)elie valve
)elie valve sym$olsym$ol terli,at %ada gam(ar 2.310 mem%erli,atkan satu terli,at %ada gam(ar 2.310 mem%erli,atkan satu kotak dengan
kotak dengan valvevalve tunggal %ada %osisi tunggal %ada %osisi OP.,OP.,. Saat ga7a dari. Saat ga7a dari systemsystem pressure
pressure memengngatatasasi ga7i ga7aa sprin(sprin(00 sym$olsym$ol %an%ana, a, akakan an (er(ergergerak ak kkee (a:a, *
(a:a, *valvevalve mem(uka+ dan meng,u(ungkan saluran oli dari %om%a mem(uka+ dan meng,u(ungkan saluran oli dari %om%a ke tangki. 'li kemudian mengalir menuu ke tangki.
Gam(ar 2.32 menunukkan
Gam(ar 2.32 menunukkan sym$olsym$ol dari IS' dari IS' sc#ematicsc#ematic untuk untuk varia$levaria$le relie valve
relie valve.. Varia$leVaria$le relie valverelie valve me meru%ru%akakanan sin(lesin(le envelopeenvelope valvevalve dengan tanda %ana, %ada
dengan tanda %ana, %ada sprin(sprin(. anda %ana, terse(ut menunukkan. anda %ana, terse(ut menunukkan (a,:a
(a,:a sprin(sprin( tensiontensionn7a (isa din7a (isa diad9ust ad9ust ..
)b. +.+
)b. +.+ &ariable $elie &al1e S Symbol &ariable $elie &al1e S Symbol
II..$.+
II..$.+ Se6uenceSe6uence &al1e&al1e 'e/uence
'e/uence valvevalve00 $asic$asicnn77a a aaddaallaa, , sseeririeess pilot pilot relie valverelie valve de
dengnganan circuit circuit tam tam(a(a,a,an.n. 'e/uence'e/uence valvevalve didi%a%akakai saat dui saat duaa circuit circuit disu%lai ole, satu %om%a dan ada
disu%lai ole, satu %om%a dan ada circuit circuit 7ang di%rioritaskan. 7ang di%rioritaskan.
)b. +.
Close
Close posiposition4 tion4 se/use/uenceence valvevalve mem mem$lock $lock pump pump oiloil 2ow2ow keke circuit
circuit 2 sam%ai 2 sam%ai circuit circuit 1 1 %enu,%enu,. Pada saat. Pada saat pump pump oiloil mengisi mengisi circuit circuit 11 dan
dan se/uencese/uence valvevalve0 maka0 maka oiloil pressure pressure akan mulai naik. Peningkatan akan mulai naik. Peningkatan pressure
pressure inini i didirarasaksakan le:an le:atat circuit circuit %a%ada (agda (agiaian (a:n (a:a,a, unloadin(unloadin( valve
valve dan uga %ada ruangan dan uga %ada ruangan unloadin(unloadin( valvevalve sprin(sprin(..
)b. +.
)b. +. Se6uence &al1e, P)* PositionSe6uence &al1e, P)* Position
Gam
Gam(ar (ar 2.32.33 3 mermeru%au%akakan n gamgam(ar(ar 'e/uence'e/uence ValveValve00 OP.,OP., PositionPosition.. P
Padada a sasaatat pressure pressure %ada r %ada ruauangnganan unloadin(unloadin( valvevalve sprin(sprin( mele(i,i mele(i,i settin(
settin( dari dari pilot pilot valvevalve sprin(sprin(0 maka0 maka pilot pilot valvevalven7a akan mem(uka.n7a akan mem(uka. Den
Dengan gan teter(ur(ukakan7an7a pilot pilot valvevalve0 0 mmaakkaa oiloil daladalam ruanm ruangagann unloadin(unloadin( valve
valve sprin(sprin( akakan di(uaan di(uang ke tangkng ke tangki. Hal i. Hal ini mem(ini mem(uatuat oiloil pressure pressure d
daallaam m ruruaannggaann unloadin(unloadin( valvevalve sprin(sprin( dropdrop. . GGaa77a a ddaarrii systemsystem pressure
pressure 7ang le(i, tinggi akan mendorong 7ang le(i, tinggi akan mendorong unloadin(unloadin( valvevalve ter,ada% ter,ada% sprin(
sprin( 7ang memung7ang memungkinkkinkan oli an oli dialidialirkan kerkan ke circuit circuit 2.2. 'e/uence valve'e/uence valve akan teta% ter(uka sam%ai %om%a dimatikan0 atau
akan teta% ter(uka sam%ai %om%a dimatikan0 atau pressure pressure didi circuit circuit 1
)b.+.1 Se6uence &al1e S Symbol
Cara kera se/uence valve sama dengan relie valve& Pada relie valve ruangan sprin( sprin( (iasan7a di,u(ungkan dengan drain. Pada se/uence valve0 outlet passa(e ter,u(ung dengan circuit ke dua. Karena circuit kedua selalu (ertekanan selama se/uence valve mem(uka0 ruangan pilot valve sprin( ,arus di,u(ungkan dengan draintangki.
II..$. Pressure $educing &al1e
)b. +.: Pressure $educing &al1e, *ormally pen
Pressure reducin( valve meng,asilkan system pressure 7ang (erlainan 7ang disupply ole, %om%a 7ang sama. Maksimum pressure 7ang ada di system diaga ole, se(ua, relie valve. Pressure reducin( valve sendiri mengontrol oil pressure 7ang ada %ada controlled oil circuit *li,at gam(ar+. Pressure reducin( valve adala, ,ormally Open Valve&
• Sis!em Operasi
Gam(ar 2.35 mem%erli,atkan Pressure )educin( Valve %ada %osisi ,ormally Open. Pada kondisi pump start-up0 kekuatan sprin( akan mena,an valve spool dan %iston ke kanan. 'upply oil mengalir le:at pressure reducin( valve spool menuu ke controlled oil circuit *sisi downstream dari valve+. 'upply oil 7ang menuu ke controlled oil circuit uga mengalir melalui passa(e ke %iston c#am$er di sisi se(ela, kanan dari valve spool. Semua %eru(a,an pressure 7ang ada %ada controlled oil circuit akan dirasakan uga di %iston c#am$er . Pada kondisi pump start-up0 supply oil dan controlled oil mem%un7ai pressure 7ang sama.
Normal perating Condition
Gam(ar (erikut menunukkan pressure reducin( valve %ada kondisi o%erasi normal.
)b. +.? Pressure $educing &al1e, *ormal peration
Pada saat oil pressure di controlled oil pressure meningkat0 maka oil pressure di %iston c#am$er uga naik. Kenaikkan pressure %ada %iston c#am$er akan mem(uat %iston (ergerak ke kiri menekan valve dan sprin( orce. Pada saat valve spool (ergerak ke kiri0 maka
valve spool akan meng,am(at supply oil 7ang le:at valve dan akan menurunkan controlled oil pressure.
Pergerakkan dari valve spool meng,asilkan varia$le orifce antara supply oil dan controlled oil circuit . Varia$le orifce memungkinkan oil 2ow (an7ak dan sedikit sesuai dengan 7ang di%erlukan guna mengontrol pressure %ada controlled oil circuit .
Oil dalam sprin( c#am$er ,arus di drain ke tank . Peningkatan pressure dalam sprin( c#am$er akan meningkatkan %ula settin(
dari valve.
• Pressure $educing &al1e ISO Symbol
Gam(ar 2.3" menunukkan IS' sym$ol dari pressure reducin( valve. IS' sym$ol menggunakan sin(le envelope untuk me:akili %osisi
dasar dari
pressure reducin(
valve.
)b. +.E Pressure $educing &al1e ISO Symbol
Pump oil 2ow mengalir melalui ,O)1%LL: OP., valve melalui controled oil circuit . Controlled oil circuit pressure dirasakan le:at pilot line dan menggerakkan valve *%ana,+ ter,ada% sprin(. Pada saat controlled pressure (isa mengatasi sprin( orce0 valve *%ana,+ akan (ergerak ke (a:a, dan meng,am(at oil 2ow mengalir menuu ke controlled oil circuit . 8pstream pressure (isa adi terus meningkat. -kan teta%i downstream pressure tidak akan naik mele(i,i pressure reducin( valve settin(.
Pada saat pressure controlled oil circuit turun0 sprin( orce akan menggerakkan %ana, ke atas ke %osisi mem(uka. Valve akan selalu mengatur oil 2ow untuk menaga controlled oil circuit .
II..$.1 Pressure %i7erential &al1e
)b. +.> Pressure %i7erential &al1e
Pada gam(ar 2.3# dan 2.30 sprin( menggunakan ga7a 5$ Psi. 'upply oil pressure ,arus mele(i,i 5$ %si untuk mengatasi sprin( orce dan menggerakkan valve spool.
• Sis!em Operasi
Pump Start+up
Pressure di0erential valve (er9ungsi menaga %er(edaan pressure 7ang teta% antara dua circuit . Pada saat pump start-up dan (ilamana pressure di primary circuit kurang dari 5$ %si0 sprin( orce akan menaga valve spool ke kanan. Oil 2ow 7ang ke secondary
circuit akan di$locked. Peru(a,an pressure %ada primary circuit akan dirasakan ole, valve spool.
)b. +.F Pressure %i7erential &al1e, *ormal perating
*ormal perating Condition
Pada saat primary circuit suda, terisi0 maka pressure mulai naik. Saat primary circuit pressure naik le(i, dari 5$ %si0 primary pressure (isa mengatasi di0erential sprin( orce se(esar 5$ %si
se,ingga (isa menggerakkan di0erential valve ke kiri. 'upply oil kemudian mengalir ke secondary circuit . 'upply oil uga mengalir melalui passa(e ke di0erential valve sprin( c#am$er .
Saat secondary circuit suda, terisi0 maka pressure mulai naik. Pressure ini uga akan dirasakan di dalam di0erential valve sprin( c#am$er . Kom(inasi antara pressure oil dan sprin( orce akan (erusa,a menggerakkan spool ke kanan dan (erusa,a untuk menutu% aliran oli ke secondary circuit . -kan teta%i kenaikan pressure %ada primary circuit (erusa,a memuat valve teta% ter(uka. Pressure akan naik di kedua sisi primary dan secondary circuit sam%ai relie valve open dan mem(uang oli ke tangki.
Pressure di0erential valve akan menentukan %osisi 7ang menaga %er(edaan pressure se(esar 5$ %si antara primary dan secondary circuit %ada pressure di atas 5$ %si.
)b. +41= Simbol ISO 'n!'k Pressure %i7erential &al1e
Pressure di0erential valve IS' sym$ol *G(. 2.)$+ adala, kom(inasi antara sym$ol pressure relie valve dengan pressure reducin( valve. Pressure dari inlet dirasakan ole, valve dan mela:an sprin( orce se(agaimana teradi %ada pressure relie valve. Outlet pressure dirasakan ole, valve dan (ekera (ersama sprin( orce. Per(edaan inlet dan outlet pressure selalu sama dengan ga7a sprin( %ada valve spool tan%a mem%erdulikan %er(edaan pressure %ada inlet port . Se(agai conto,0 ga7a se(esar 5$ %si akan meng,asilkan pressure di0erential antara inlet dan outlet pressure se(esar 5$ %si uga. 'prin( (isa diu(a,u(a, sesuai ke(utu,an untuk menda%atkan pressure di0erential.
II..+ %irectional Control &al1e
irectional control valve digunakan untuk mengara,kan ke circuit 7ang lain dalam #ydraulic system. Ka%asitas maksimum dari 2ow dan pressure drop melalui valve meru%akan %ertim(angan %ertim(angan utama. irectional control valve (isa dio%erasikan secara manual0 #ydraulic0 pneumatic dan electronic control. Faktor 9aktor ini ke(an7akan ditentukan selama initial system desi(n. irectional control valve digunakan untuk mengara,kan oli ke
)b. +.1$ Spool &al1e
Valve $ody n7a sendiri di(or0 di #onin( dan kadangkadang dilakukan #eat treatment . Inlet dan outlet port di(or dan di (ikin ulir. Valve spooln7a di mac#inin( dan di(uat dari (aa tingkat tinggi0 digosok dan dilakukan #eat treatment . -da valve spool 7ang dila%isi dengan c#rome. Pada saat disassem$le0 ,an7a valve saala, 7ang meru%akan kom%onen 7ang (ergerak.
II..+.$ Spool &al1e
Valve spool0 G(. 2.)1 terdiri dari land dan (roove. 'pool land mem$locked oil 2ow melalui valve $ody . Posisi dari spool (ila tidak diakti9kan dise(ut normal positionE.
Pada saat se(ua, open center E valve (erada %ada normal position0 supply oil mengalir melalui valve dan kem(ali ke tank . Pada saat se(ua, close center E valve (erada %ada normal position0 supply oil di$locked ole, valve spool.
• pen Center %irectional Control &al1e in HL% Position
Gam(ar (erikut mem%erli,atkan gam(ar %otongan untuk se(ua, open center directional control valve %ada %osisi HOL.
)b.+.1+ pen Center %irectional Control &al1e in HL% Position
Pada %osisi HOL0 pump oil mengalir menuu valve $ody 0 di sekitar valve spool dan kemudian kem(ali ke tangki. Pump oil uga mengalir menuu load c#eck valve. Saluran di (elakang load c#eck diisi dengan $locked oil. "locked oil dan load c#eck valve sprin( menaga load c#eck valve teta% tertutu%. Valve spool uga mem$locked oil 7ang (erada di saluran untuk mengalir menuu ke rod end dan #ead end dari cylinder .
• pen Center %irectional Control &al1e in $3S) Position
Gam(ar 2.)2 mem%erli,atkan valve spool %ada %osisi sekea% (ergerak ke %osisi )%I'.. Pada saat valve spool digerakkan ke %osisi )%I'.0 valve spool mem$locked oil ke tangki. -kan teta%i0 pump oil 2ow mengalir ke load c#eck valve. Valve spool uga meng,u(ungkan
antara oil 7ang (erada di cylinder #ead end di (elakang load c#eck valve dan cylinder rod (ersamasama menuu ke tangki. Load c#eck valve mencega, oil 7ang (erada di cylinder #ead end mengalir ke pump oil passa(e. Pump oil 2ow 7ang di $locked men7e(a(kan pump oil pressure naik.
Gam(ar 2.)30 kenaikan pressure %ada pump oil mengatasi pressure di (elakang load c#eck valve *mem(uat load c#eck valve tidak duduk+. Pump oil mengalir mele:ati load c#eck valve dan valve spool menuu ke cylinder #ead end&Oil di dalam cylinder rod end mengalir mele:ati
valve spool menuu ke tank .
)b. +.1 pen Center %irectional Control &al1e< $3S) Position
• %irectional Control &al1e S Symbol
)b. +.11 'asic )n1elope
'asic )n1elope
'ym$ol dasar valve IS' se%erti terli,at %ada gam(ar di atas0 terdiri dari satu atau le(i, $asic envelope. ¨a, envelope 7ang digunakan me:akili umla, %osisi dimana valve terse(ut (isa digerakkan.
)b. +.1: &al1e Port
&al1e Port
erli,at %ada gam(ar di atas adala, valve port 7ang tersam(ung %ada workin( lines. Valve dengan dengan dua port (iasa dise(ut se(agai two-way valve. Valve (isa %un7a (e(era%a %osisi dan port sesuai ke(utu,an. -kan teta%i ke(an7akan valve position
(erada %ada ran(e satu sam%ai tiga0 untuk valve port (erada %ada ran(e dua sam%ai enam.
Flo" Path
Pada gam(ar 2.)6 (erikut0 garis dan %ana, 7ang (erada di dalam se(ua, envelope0 %ada dasarn7a di%akai untuk me:akili 2ow
pat# dan ara, di antara port .
)b. +.1? Flo" Path
Three Position &al1e
Gam(ar 2.)" mem%erli,atkan tiga IS' sym$ol dari t#ree position valve. Pada t#ree position valve0 kotak 7ang tenga, adala,
%osisi ,.8T)%L atau HOL position. Pada saat valve tidak sedang melakukan kera0 maka valve 7ang di%akai adala, valve 7ang tenga, atau (erada %ada HOL position. ergantung desi(n dari spool0 %osisi tenga, mela7ani (e(era%a tuuan. IS' sym$ol 7ang di atas me:akili closed center valve. Pada saat (erada di HOL position0 close center spool $lock semua oil 2ow.
IS' sym$ol 7ang di tenga, me:akili tandem center valve. Saat (erada %ada %osisi HOL0 tandem center valve mem$lock oil 2ow %ada titik - dan !0 dengan demikian meng,u(ungkan %om%a dengan
tangki.
)b. +.1E Three Position &al1e
IS' sym$ol 7ang di (a:a, me:akili open center valve. Saat (erada %ada %osisi HOL0 open center valve akan meng,u(ungkan semua port ke tank .
Three Position< Si- "ay < pen Center < 0anual Controlled &al1e
Gam(ar 2.)# kiri mem%erli,atkan t#ree position0 open center 0 manual controlled valve %ada HOL position. Pump oil mengalir di sekitar valve spool ke tangki. Oil 7ang (erada dalam cylinder di $lock di control valve spool.
)b. +.1> HL% Position
Three Position< Si- "ay < Close Center < Pilot Controlled &al1e Gam(ar 2.)# kanan0 mem%erli,atkan t#ree position0 six way 0 close center 0 pilot controlled valve. Saat di %osisi HOL0 semua oil 2ow di $locked %ada control valve spool.
%irectional Control &al1e 3ctuator
Gam(ar 2.)0 mem%erli,atkan IS' sym$ol untuk (e(era%a directional control valve actuator .