• Tidak ada hasil yang ditemukan

Gambaran dalaa grafik dapat seajperlihatican hubung- an yang lebifc jelas, karena dalain grafik dapat dilihat hu bung an yang continue antara average inventory dan total **. cost*

PerJ>otongan antara curve Ordering cost dan Carry * Ing cost mennn^ukkan titik di mana Ordering cost * Carry* lug cost*

Pari grafik di atas dapat dibaca bakva optimal quantity ~ terjadi pada frequency of order sebesar $ kali atau sama-

dengan 1 0 0 8 unit dan total cost mininmmnya adalah sebesar Rp#^27

Penentuan EGQ dengan grafik valaupun agak lebiii j& las dibandlngk&n dengan tabel, tetapi pemakaiannya masih-

tetap sulit*

C* Penentuan EQO secara jaatematis*

Selain dengan cara-cara seperti tersebut di atas9~ £0Q Juga dapat ditentukan dengan rm&us sebagai berikut :

Di

D m.rate of usage in units* per unit time* S m. ordering cost per order*

X « interest rate* C » unit purchase price* Contoh t H i s a l * 3 ■ R p » 3 5 j — • D « 50^-0 u n i t . C * Rp.2*50. I -

0

< 2 x 35 x 5*0 --- i t m m m ^ 8^0 unit* 0,20 x 2*50

Ini berarti dalam 1 tahun harus dilakukan t

D 5c*f0

~ * — — m 6 kali pesanan*

%

Penggunaan rumus EOQ ini sangat dipengaruhi oleh - nilai-nilai yang diiaasukkan ke dalamnya. Mi sal jika carry

ing cost per unit naik aaka EOQ akan turun, sedangkan ji-

ka usage rate naik oaka E 0 Q Jug a naik* Jadi adalah pen -

ting untuk menghitung secara cermat component-eomponent -

dari E 0 Q * Akan tetapi Ini tidak sautlak sebab pengaruhnya- terhadap E 0 Q tidak begitu be ear*

Mi sal i tfika usage rate naik men jadi 60^8 C naik 20 %) ma

atas usage rate h&nya mengaklbatkan kenaikan atas EOQ se­ besar 9,5

lotal. cost Pada BOO.

Total cost pada EOQ, yaitu ordering cost £ carry *

lug cost, selain dapat dlhltung dengan tabel dan grafik ~

seperti di atas, dapat ^uga dihitung dengan rumus sebagai berifcut :

i i

2

g u

*0 * * % 1 C * y 2 S D 1 0 8)

<*q

&Q b total cost pada EOQ*

Contoh s (angka-angka saaa dengan contoh di atas) *

Ac m Rp. ( V 2 X 35 X 50^0 x 0,20 x 2,50 ) * R p A 20f«

i

Selain itu dapat juga difaitung dengan rumus berikut s

2 S D

* m — mtau « 2 x annual ordering cost* %

A. Fixed order quantity dan fi^ed order time*

Satu hal penting yang haras diperhatikan dalam

penggunaan EOQ ialah bahwa sales volume selalu berubah -

ubah setiap saat dalam satfc perlode*

Untuk menghadapi hal ini, ada 2 mac am variasi peng

gunaan EOQ yaitu Fixed order Quantity dan Fixed order

Time, di mana s

In fixed order quantity system, the time between - orders is permitted to vary while the BQQ Is fixed* In fixed order time system, the quantity ordered is - permitted to vary while the time between orders is - fixed*

In the fixed order time system, the order quantity is not determined by the EQQ but by the forecasted sales over the next lead time*

9

)

Kedua macam system tersebut mempunyai kegunaannya-

masing-masing tergantung pada situasi dan kon&tsi yang -

mempengaruhi operas! perusahaan*

Ml sal, sebuah perusahaan yang ingin menghemat bea-

ya transportnya, menyusun suatu Jadwal untuk mensupply -

langganan- langganannya yang terdirl dari retailer-retai -

ler* XnjL berarti supply tersebut haras dilakukan pada wak

tu-waktu tertentu yang t etap misalnya

1

minggu sekaXi, ~

dua minggu sekali dan seterusnya. Deng an demikian tiap re

taller memesan dalam waktu-waktu yang tetap (fixed order­ time), sedangkan jumlah yang dipesan berubah-ubah*

Mungkin perusahaan lain tidak mempunyai masalah da

lam bidang transport dan menggunakan fixed order quantity

system di mana waktu-waktu supply barang-barang untuk

langganan berubah-ubah sedangkan jumlah yang dipesan sela

lu tetapo

Pada gambar berikut akan dilukiskan perbedaan peng

gunaan antara fixed order quantity dan fixed order time*

GAHBAB k- ---- --- PERBEDAAN FIXED ORDER QUANTITY DAN FIXED ORDER

TIME

Unit® Fixed order time*

Pada gambar di atas order quantity yang diperlukan

salnya ditontukan berdasarkan EOQ)*

Pada fixed order quantity system (kiri) , EOQ Juga-

menggambarkan 4 ami ah yang dipesan. Pada fixed order time-

system (kanan) beginning Inventory Juga 600 unit dan or •

der-order ditempatkan setiap 3 minggu sehingga selalu ada

inventory sebesar 600 unit untuk sales period yang beri -

kut, Jadi quantity yang dipesan selalu berubah-ubah, so -

mentara itu waktu-uaktu pemesanan selalu constant*

B* Quantity discount*

Dalam dunia perdagangao. sering kita jucapai bahwa -

Jika pembelian yang dilakukan sekaligus mencapai suatu —

jumlah tertentu maka harga akan turun* Deng an kata lain *

pannual menawarkan sejumlah quantity discount*

Persoalan yang timbul ialah apakah discount terser but diterlma atau tidak* Untuk dapat menjawab pertanyaan- inl maka harus dipe rhitungkan apakah quantity discount - tersebut menguntungkan atau tidak, yaitu dengan memban -

dingkan antara kenaikan total cost pada EOQ dan penurunan

atas purchase price#•

Untuk ini dapat dlpergunakan rumus sebagai beri ** kut s

o 10

)

10

)

Di aaana s

Aq * total cost pada EOQ*

A i total cost pa&a quantity discount. ^ * W Q *

<*1

m quantity yang dibeli*

2l

Contain

Harga pada iSOQ adalah Rp«2s50 * Jika pembolion di-

_ _. .... . . ^

lakukan pada jumlah 1680 unit atau lebih, xnaka harga akan torun menjadi Rp*2,25* Persoalannya ialah apakah ^ualah - 1680 unit tni 'dibeli atau tid&k*

Jawab : (angka-angka sana dengan contoh yang lalu)« qo * &+Q unit* * Rp***20r- • q^ m 1680 unit* q, 1680 Jadi • p « ^ m ' ■ 2* q^ vkQ

, a2 ♦ 1

Maka s

4

* ■^iir".;' x QpJt

2

Gyi- * §p#

525

#^

4 2 x 2

Sedangkan penurunan atas purchase price . Bp* <5*0 x 0-,25)

m Bp.l*260,-*

Jadl berdasarkan perhitungan dl atas maka adanya- discaunt torsebut &eng untungkan dan dapat ditoriiaa kare- na penuronan atas purchase price (Rp*1.260,-> ternyata - lebih besar daripada kenaikan atas total cost <Bp«

1059

~)-« C. PenRlriEan_jmantity yang dipesan.dalaro beberapa -

Miaa*'

Jika karena sesuatu lial supplier tidak sanggop no

ngirimkan quantity yang dipesan (Jurulah menurut EOQ) se- kaligus dalam satu kali pengiriaan, karena kesuiitan - transport misalnya, maka borarti pengiriman itu harus di lakukan dalaia beberapa tahap*

Akibatnya ialah EOQ yang pertama (q^) , yaitu «Jika pengi- riaan dilakukan sekaligus, akan berubah*

Untuk menghitung berapokah EOQ yang baru C^) Qaka dapat dipergunakan runms sobagal berikut i

- R ■ rat© of delivery.

2*SD*B \ / fi

t t tIC ( E - D ) :.t v vm U H - D 11)

Contoh ; (angka-angka sama dengan contoh yang lain) * f.

B » Hp.35j» .

I » 0,20/year*

D - 5&+Q unit*

C . Rp*2f?0* 8^0*

Supplier menyatakan bahwa walaupun dia sunggup mem

produsir daa men-supply set lap iumlah dari order, akan te

tap! kemanpuannya mengirim barang yang dipesan adalah ter batas karena kesulltan di bldang transport* Dalam 1 ming­ gu hanya bisa diklrim 200 unit. Berarti dalam satu tabun, R - 200 x 52 . 1*00 unit. Jadi i r Qh *

2

S D R IC (B - 0)

2

x 3g x 5 * 0 x XQi

+00

0,20

x

2,50

x (

1* 00

~

5* 0

)

Jadi EOQ baru - 1170 unit* Ini berartl order haras ditenw

patkan setlap

* AffiS x 52

minggu

= 12

jainggu sekali* '

Karena kesulitan transport maka Jumlah

11?0

unit ini ha *

GAMBAR 5

PENGIRIMAN QUANTISE YANG DIPESAN DALAM BJ3BERAPA

Dokumen terkait