II. TINJAUAN PUSTAKA
6.2. Proses Keputusan Peternak Menjadi Anggota Koperasi
6.2.2. Proses Evaluasi Kepuasan Anggota Koperasi
6.2.2.3 Identifikasi Tingkat Kepuasan Akan Pelayanan
54 menjadi anggota koperasi sama. Tetapi dilihat dari masing-masing variabel akan dimensi responsiveness, sebelum dan sesudah menjadi anggota koperasi memiliki perbedaan yang nyata. Pada masing-masing variabel akan dimensi responsiveness
responden A dan responden B tidak puas dengan atribut pembayaran penjualan susu yang cepat.
Tidak puasnya responden akan pelayanan pembayaran susu yang cepat disebabkan KUD Mandiri Cipanas membayar susu dari peternak dilakukan satu kali sebulan. Beternak sapi perah merupakan hasil pendapatan utama dari peternak, Sehingga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari peternak melakukan pinjaman ke tengkulak. Akibat dari peminjaman ini, anggota menjual sebagian susu kepada tengkulak tanpa sepengetahuan dari KUD Mandiri Cipanas. Hal ini sangat merugikan bagi koperasi, jika ini dibiarkan secara terus-menerus akan mengakibatkan KUD Mandiri Cipanas mengalami kebangkrutan. Peternak mengharapkan pembayaran susu dilakukan paling lama sekali seminggu.
Dilihat dari Tabel 18, bahwa responden B (2,33) dengan responden A (3,29) terdapat perbedaan tingkat kepuasan anggota koperasi akan pelayanan pembayaran susu yang cepat. Hal ini disebabkan responden B membutuhkan modal yang banyak dalam menjalankan usahanya. Atribut persyaratan yang mudah untuk mendapatkan input dan modal responden A dan responden B sudah merasa puas akan pelayanan tersebut. Hal ini diduga KUD Mandiri Cipanas selalu menyediakan pakan dan obat- obatan di gudang koperasi. Jadi pada saat anggota membutuhkan input KUD Mandiri Cipanas langsung mengantar input tersebut kepada anggota. Untuk persyaratan modal, anggota mudah untuk memperolehnya dan waktu pencarian tidak membutuhkan waktu yang lama.
55 Tabel 18. Identifikasi Tingkat Kepuasan akan Pelayanan Dimensi Responsiveness
Sebelum dan Sesudah Menjadi Anggota KUD Mandiri Cipanas
Sebelum Sesudah
No Dimensi Responsiveness
A B A B
A.
Persyaratan yang mudah untuk mendapatkan input dan modal
3,54 3,30 4,16 3,50
B. Pembayaran penjualan susu yang cepat
4,16 4,50 3,29 2,33
C. Sanksi bagi anggota yang tidak mematuhi aturan
1,45 2,00 1,58 2,00
D. Pemberian informasi yang jelas
2,62 2,16 2,71 3,34
E. Respon aktif terhadap keluhan anggota
3,16 3,16 3,17 4,50
Atribut sanksi bagi anggota yang tidak mematuhi aturan responden sudah merasa puas. Karena pada anggota KUD Mandiri Cipanas memiliki komitmen bersama dan koperasi menerapkan bebas untuk masuk dan keluar menjadi anggota koperasi tanpa ada ikatan. Jadi, tujuan utama bergabung ke koperasi agar kesejahteraan anggota meningkat dan untuk mempermudah dalam menjalankan usaha beternak sapi perah. Atribut respon aktif terhadap keluhan anggota responden sudah merasa puas karena setiap responden mengeluh karena terdapatnya masalah pengurus koperasi cepat menanggapi keluhan anggota.
Hasil analisis statistik responden A menunjukkan nilai z output lebih besar dari statistik Tabel (|-1,841|>|1,645|), dan responden B menunjukkan nilai z output lebih besar dari statistik Tabel (-1,648>-1,645) sehingga tolak Ho, yang artinya responden A dan responden B terdapat perbedaan yang signifikan akan pelayanan dimensi responsiveness antara sebelum dan sesudah masuk menjadi anggota koperasi. Hal ini berarti bahwa pelayanan yang diberikan KUD Mandiri Cipanas dilihat dari dimensi responsiveness kepada responden A dan responden B belum sesuai dengan kebutuhannya.
Berdasarkan Tabel 18, dapat diketahui bahwa atribut yang belum memuaskan bagi anggota koperasi adalah pembayaran penjualan susu yang cepat. Hal ini perlu diperhatikan oleh koperasi agar anggota koperasi dapat memenuhi kebutuhan kehidupannya sehari-hari tanpa meminjam dari tengkulak. Apabila koperasi tidak mempertimbangkan hal tersebut diduga anggota koperasi akan menjual susunya ke tengkulak, karena pihak tengkulak langsung membayar susu kepada anggota.
56 6.2.2.4. Identifikasi Tingkat Kepuasan Akan Pelayanan Dimensi assurance
Pada Tabel 19 menunjukkan urutan kepuasan yang sama pada responden A dan responden B akan pelayanan kejujuran pengurus koperasi, pembagian SHU yang adil dan keterampilan dan pengetahuan dari pengurus. Atribut kejujuran pengurus koperasi sudah baik dan dapat memenuhi tingkat kebutuhan dari anggota. Selama ini anggota menilai belum menemui kecurangan yang dilakukan oleh pengurus koperasi yang terpilih saat ini.
Anggota puas atas kinerja pengurus koperasi yang selalu membagi SHU secara adil yang dibagikan setiap tahun dengan jumlah yang tepat sesuai peran anggota terhadap koperasi tanpa mendiskriminasi anggota. Untuk atribut keterampilan dan pengetahuan pengurus responden sudah merasa puas karena setiap ada permasalahan yang dihadapi dalam usaha beternak sapi perah, koperasi secara cepat mencari solusi dan menanggulangi permasalahan tersebut.
Hasil analisis menunjukkan responden A nilai z output lebih kecil dari statistik Tabel (|-1,342|<|-1,645|), dan responden B nilai Z output lebih kecil dari statistik Tabel (|-1,00|<|1,645|) sehingga terima Ho, Artinya responden A dan responden B tidak terdapat perbedaan yang signifikan akan pelayanan dimensi assurance antara sebelum dan sesudah masuk menjadi anggota koperasi. Hal ini berarti bahwa pelayanan yang diberikan KUD Mandiri Cipanas dilihat dari dimensi assurance
kepada responden A dan responden B sudah sesuai dengan kebutuhannya
Berdasarkan Tabel 19, dapat diketahui bahwa keseluruhan atribut sudah dapat memuaskan bagi anggota koperasi. pelayanan akan dimensi assurance ini dapat dipertahankan atau ditingkatkan oleh koperasi sehingga anggota dapat bertahan menjadi anggota koperasi.
Tabel 19. Identifikasi Tingkat Kepuasan Akan Pelayanan Dimensi assurance
Sebelum dan Sesudah Menjadi Anggota KUD Mandiri Cipanas
No Dimensi Assurance Sebelum Sesudah
A B A B
A. Kejujuran pengurus koperasi 1,46 1,50 1,54 1,50 B. Pembagian SHU yang adil 2,33 1,83 2,33 2,00
57 C. Keterampilan dan pengetahuan
pengurus/karyawan
2,13 2,50 2,17 2,50
6.2.2.5 Identifikasi Kepuasan Anggota Akan Pelayanan Dimensi Emphaty
Pada Tabel 20 menunjukkan urutan kepuasan akan pelayanan dimensi
emphaty untuk responden A dan responden B mendapatkan kepuasan yang sama secara berturut-turut yaitu kesabaran pengurus dalam menghadapi protes anggota dan keramahan pengurus dalam melayani anggota. sedangkan untuk atribut pelayanan konsultasi teknis dan bantuan biaya rumah sakit apabila anggota ada yang sakit terdapat perbedaan tingkat kepuasan antara responden A dan responden B.
Perbedaan tingkat kepuasan dikarenakan responden B mempunyai ternak yang lebih banyak, sehingga responden lebih mengutamakan konsultasi teknis. Responden puas akan pelayanan konsultasi teknis disebabkan KUD Mandiri Cipanas selalu memberikan pengarahan kepada anggota yang mengalami suatu masalah atau kesulitan dalam melakukan usahanya. Dimana pada saat anggota melakukan konsultasi kepada koperasi, pengurus langsung menangani hal tersebut, sehingga masalah ini tidak lama dibiarkan.
Responden A lebih puas akan pelayanan bantuan biaya rumah sakit apabila anggota ada yang sakit. Hal ini disebabkan setiap ada anggota koperasi yang sakit dan tidak mampu membayar biaya rumah sakit, pihak koperasi dan anggota lainnya memberikan bantuan dana, sehingga anggota yang sakit tidak sulit untuk membayar biaya rumah sakit.
Hasil analisis menunjukkan responden A nilai z output lebih kecil dari statistik Tabel (|-1,633|<|-1,645|) dan responden B nilai z output lebih kecil dari statistik Tabel (|-1,342|<|-1,645|) sehingga terima Ho. Artinya responden A dan responden B tidak terdapat perbedaan yang signifikan akan pelayanan pada dimensi emphaty antara sebelum dan sesudah masuk menjadi anggota koperasi. Hal ini berarti bahwa pelayanan yang diberikan KUD Mandiri Cipanas dilihat dari dimensi emphaty kepada responden A dan responden B sudah sesuai dengan kebutuhannya.
Berdasarkan Tabel 19, dapat diketahui bahwa keseluruhan atribut sudah dapat memuaskan bagi anggota koperasi yang memiliki ternak. pelayanan akan dimensi
emphaty ini dapat dipertahankan atau ditingkatkan oleh koperasi sehingga anggota dapat bertahan menjadi anggota koperasi.
58 Tabel 20. Identifikasi Tingkat Kepuasan Akan Pelayanan Dimensi Emphaty Sebelum
dan Sesudah Menjadi Anggota KUD Mandiri Cipanas
Sebelum Sesudah
N
o Dimensi Emphaty A B A B
A. Konsultasi teknis 2,40 3,33 2,42 3,50
B. Kesabaran pengurus dalam menghadapi protes anggota
2,08 2,50 2,21 2,50
C. Keramahan pengurus dalam melayani anggota
2,25 2,50 2,29 2,50
D
Bantuan biaya rumah sakit apabila anggota ada yang sakit
3,00 1,67 3,13 1,83