PROFIL KOMUNITAS PUNK LENTENG AGUNG A.Sejarah Terbentuknya Komunitas Punk
C. Identitas Diri Anak Punk Dengan Simbol-simbolnya
Komunitas Punk dalam berpakaiannya merupakan suatu identitas
dirinya dengan menunjukan solidaritas terhadap sesama kaum yang masih
tertindas dengan cara berpakain yang mereka kenakan juga adalah bentuk
dari simbol keberpihakan Punk pada kaum tertindas, sehingga wajar saja
jika identitas diri anak Punk ditunjukan pada berbagai atribut yang
digunakan di dalam tubuh masing-masing anak Punk. Diantara
simbol-simbol anak Punk adalah sebagai berikut :
1. Rambut bergaya Mohawaks adalah rambut yang dibuat berbentuk
seperti duri keatas. Gaya ini merupakan pengadopsian dari asli
suku Indian yang dibantai habis oleh orang kulit putih di Amerika,
serta cermin dari keberpihakan dalam memperjuangkan hak-hak
Punk terhadap suku Indian di Amerika.51
2. Spike kulit yang mereka kenakan dipakai pada pergelangan tangan
adalah sebagai simbol pengikat tangan terpidana mati pada kursi
51
Fajar Redite Syamsi. “Peran Musik Sebagai Media Propaganda Politik Dalam Pembentukan Opini Publik (Skripsi S1 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, 2006).
38
listrik digunakan untuk mengeksekusi para aktivis yang diculik
oleh diktator di negara-negara barat pada masa itu.
3. Sepatu Boots yang mereka selalu dipakai oleh anak-anak Punk,
biasanya dipakai juga oleh prajurit tentara dan kepolisian sebagai
bentuk dari arogansi militer terhadap kaum minoritas. Oleh karena
itu sepatu boots diidentikan dengan simbol-simbol bahwa
komunitas Punk akan siap menghadapi segala rintangan apapun
termasuk hukuman dan kesulitan secara ekonomi.
4. Rantai dan gembok adalah simbol dari bentuk dari rasa solidaritas
antar sesama anak-anak Punk dan kekuatan komunitas Punk untuk
melawan segala bentuk diskriminasi yang dilakukan oleh para
penguasa. Sebagai bentuk simbol kesatuan yang utuh antara
komunitas Punk. Faktanya komunitas ini sangat kuat tidak
diskriminasi dengan membeda-bedakan, suku, ras dan kelas baik
kelas menengah maupun kelas bawah itu sendiri.
5. Celana Jeans Ketat yang diidentikan simbol dari himpitan
komunitas Punk terhadap lingkungan dengan menghalang-halangi
mereka pada saat aksi panggung dan merupakan sebuah simbol
tentang kemerdekaan, kebebasan gerak, berekspresi dan ide para
komunitas Punk.
6. Tatto adalah simbol kekuasaan atau kekuatan terhadap fisik bagi
39
Selanjutnya, anak-anak Punk percaya bahwa lewat tatto mereka
memiliki kekuasaan penuh terhadap tubuh. Selain itu, tatto juga
menyimbolkan sebagai bagian dari citra rasa seni yang mayoritas
kaum berasal dari kaum menengah kebawah dan menengah.
7. Pierching biasa yang disebut dengan (tindikan) adalah sebagai
simbol kekuatan atas tubuh dan merupakan perlawanan penderitaan
terhadap rasa sakit yang mereka kenakan di dalam tubuh mereka.
8. Eye shadow adalah sebuah simbol dari berbagai pemahaman yang
ada dilihat dari cara pandang anak-anak Punk melihat masa depan
yang suram. Bagi anak-anak Punk masa depan terlihat suram,
seakan-akan mereka akan menjadi golongan kelas bawah sampai
pada akhir hidupnya.52
Berbagai Atribut-atribut diatas yang digunakan oleh anak punk
seperti kalung, gelang, rantai, gelang, rambut bergaya mohawks, celana
jeans ketat, pierching (tindikan), gembok, peneti, sepatu booth, sabuk, eye
shadow, merupakan sebagai bentuk simbol-simbol dan identitas anak-anak
Punk dalam berpenampilan serta sebagai bentuk perlawanan, anak-anak
Punk terhadap para penguasa yang dilakukan secara tidak adil dan
berprikemanuasiaan.53 D. Tingkat Sosial Dan Ekonomi
52
Giam Nurill, “This Is Punk,” artikel diakses pada 10 November 2011 dari
Http://www.penahitam.web.id/2011/04/this-is-punk.htm1. 53
Murti, “Keberagamaan Komunitas Punk,” (Skripsi S1 Fakultas ushuludin dan Filsafat Universitas Islam Negri Jakarta, 2007).
40
Punk merupakan sebuah kelompok anak muda yang mengajarkan
sikap toleransi, saling menghormati, dan saling menghargai satu sama
lainnya. Baik antar individu maupun antar sesama kelompok komunitas
Punk. Tingkatan sosial komunitas punk diidentikan dengan adanya sebuah
kebersamaan (equality), dan solidaritas sosial yang tinggi antar sesama
anak Punk untuk menghilangkan segala bentuk perbedaaan sikap,
pandangan, perilaku sehingga akan terwujudnya tatanan kehidupan dalam
dunia Punk yang harmonis dan dinamis.
Hal ini dapat menumbuhkan semangat perjuangan untuk
sama-sama saling menciptakan sebuah komunitas yang memiliki persama-samaan visi
dan misi yang sama serta tujuan yang akan dicapai oleh anak-anak punk.
Oleh karena tingkat sosial punk ditunjukan dengan berbagai cara
komunitas Punk melakukan kegiatan-kegiatan sosial baik antar sesama
komunitas Punk maupun dengan masyarakat itu sendiri. Diantaranya
berbagai kegiatan-kegiatan sosial yang dilakukan anak-anak Punk adalah
sebagai berikut :
a. Kerja bakti antara warga dan komunitas punk.
b. Membagikan Sembako kepada warga dan lingkungan
sekitar.
c. Bersama-sama warga dan komunitas punk bergotong
royong membersihkan lingkungan sekitar.54
54
41
Dari berbagai kegiatan-kegiatan sosial anak-anak Punk baik antar
sesama warga dan lingkungan sekitar yang di atas merupakan sebuah
kepedulian anak-anak Punk terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar
itu sendiri. Selanjutnya, Anak-anak komunitas Punk dalam dunia ekonomi
dapat menghasikan sebuah produk penjualan dari hasil karyanya sendiri
seperti, menjual aksesoris gelang, kalung dan dompet yang terbuat dari
sisa sampah-sampah dikemas menjadi bahan daur ulang, menjual baju,
stiker, menjual CD, DVD, yang berisikan musik-musik Punk, pin, tas
terbuat dari aqua, serta anak-anak punk juga dapat membuat tatto, tindik
(pierching) bagi setiap orang yang menginginkan jasanya. 55
Dalam penjualan produknya anak-anak Punk tidak mematok harga
yang lebih tinggi, murah dan mudah terjangkau bagi siapa pun yang ingin
membeli hasil produksinya. Bahkan, jika ada pembeli menawar harga
produksi anak-anak Punk lebih murah dari harga yang ditawarkan maka,
dengan rendah hati anak Punk tersebut rela menjual hasil produksinya
kepada pembeli, berapa pun hasil produksi yang dijualnya terkadang bagi
anak-anak Punk itu sendiri tergantung bagaimana para pembeli
menyanggupi harga yang ingin ditawarkannya serta bagaimana para
pembeli yang menginginkan dan berminat membeli hasil produksi
anak-anak Punk dalam membuat aksesoris dengan menghargai hasil karya-karya
anak-anak Punk dan jasanya.56
55
. Hentakun, “Komunitas Punk Siapa Mereka,” artikel diakses pada 10 November 2011 dari
http://www.borneotribune.com/Pandora/komunitas-punk-siapa-mereka.html. 56
42
Bagi anak-anak Punk menghasilkan sebuah karya dan produksi
merupakan bagaian dari kreatifitas, inovasi serta keterampilan anak-anak
Punk atau komunitas punk yang dimiliki didalam memberikan kontribusi
yang sangat besar baik untuk komunitasnya maupun untuk diri pribadi
anak Punk tersebut. Seperti yang telah dituturkan oleh informan :
“Per-minggu berkisar Rp.250.000-300.000 tapi kadang tidak menentu juga, Penghasilan perbulan Rp 1.200.000 bahkan bisa lebih dan kurang dari segitu ”.57