4.1 Gambaran Umum Objek Penelitian dan Penyajian Data
4.1.3 Identitas Informan
Popularitas facebook yang semakin meningkat, sangat tidak disia – siakan oleh para pelaku bisnis online. Tidak hanya yang sudah berpengalaman dalam bisnis, namun mahasiswa yang bermodal akun facebook pun ikut memanfaatkan moment ini. Para penggunanya yang tersebar hingga ke berbagai negara, dijadikan
peluang bisnis untuk memasarkan produk mereka melalui situs jejaring sosial tesebut. Tidak hanya itu, sifat konsumerisme yang tinggi dan semakin trend nya shoping online membuat pelaku bisnis berlomba – lomba untuk meraup keuntungan dari kondisi tersebut.
Dalam penelitian ini informan yang berperan sebagai subjek penelitian, tidak dibatasi dan ditentukan jumlahnya. Peneliti telah melakukan wawancara dengan keempat pelaku bisnis online yang menggunakan facebook sebagai media komunikasi dalam berbisnis online dan mengambil beberapa informan yang berdomisili di Surabaya.
Diantaranya adalah informan yang juga berprofesi sebagai mahasiswa, dalam hal ini peneliti tidak membatasi ruang lingkup wilayah atau universitas tertentu. Selain itu peneliti juga mengambil informan umum yang menggunakan facebook sebagai media komunikasi tambahan dalam memasarkan produknya. Adapun informan yang telah diwawancarai adalah berikut ini :
1. Informan 1
Informan 1 bernama Rezza . Ia adalah mahasiswa S1 salah satu universitas negeri di Surabaya. Remaja berusia 23 tahun ini memulai bisnis online-nya pada Maret 2010. Produk yang ia jual adalah semua gadget blackmarket.
Menurut Rezza facebook memiliki banyak fungsi, eye catching dan semua orang dari semua kalangan dapat mengaksesnya dengan mudah sehingga pangsa pasarnya besar. Dan selama 1 tahun 1 bulan ini ia bahkan tidak menambah media komunikasi online lainnya.
Berikut adalah Profile bisnis oline Rezza :
Nama online shop : Ndoek Rezza Poenya Dia
Berdiri sejak : 18 Maret 2010
Produk : Semua gedget blackmarket (Hp, laptop, Ipad dll)
2. Informan 2
Informan 2 adalah Pradnya Pramita Indra, mahasiswi 23 tahun ini memulai bisnis onlinenya di facebook sejak Februari 2010 lalu. Kegiatannya menjadi drummer pada salah satu band di Surabaya membuat ia tertarik untuk menjual pakaian dan assesoris anak – anak band. Barang – barang yang ia jual tidak hanya yang masih baru tetapi juga secondhand.
Profile Bisnis Online Pradnya :
3. Nama Online shop : LofaBand FashionShop
4. Berdiri Sejak : 14 February 2010
5. Produk : Pakaian wanita baru dan second, sandal, sepatu.
Informan 3
Informan 3 adalah Mareta Dinar. Mahasiswi S1 berusia 23 tahun ini memulai bisnis online-nya pada Februari 2010 . Barang – barang yang ia jual adalah pakaian, tas dan aksesoris wanita.
Selain facebook Mareta juga meggunakan media online lain diantaranya adalah twitter dan BBM (Black Berry Messanger). Mareta mengatakan alasan memilih media facebook itu sendiri adalah karena pada saat itu facebook sedang trend.
Profile bisnis online Mareta :
Nama Online Shop : See Marchayma Shop
Berdiri sejak : 3 February 2010
Produk : Pakaian, Tas, dan Assesoris wanita
Informan 4
Informan 4 adalah Deddy Kusuma, wirausahawan berusia 28 tahun ini memulai bisnis onlinenya pada 25 Januari 2010 tahun lalu. Deddy tidak hanya menjual dan menyewakan perangkat alat musik termasuk sound system, namun ia juga mempromosikan Studio Musik nya di facebook. Deddy menggunakan facebook sebagai media komunikasi tambahan untuk mempromosikan barang dagangannya di media online. Dan menurutnya facebook dinilai lebih menghemat pengeluaran dibanding dengan membuat brosur serta media promosi lainnya.
Profil Bisnis Online Dedy :
Nama Online Shop : Studio 25
Produk : Rental alat musik, sound system, studio recording
dan jasa servis komputer.
4.1.4 Peran Facebook bagi Pelaku Bisnis Online
A. Facebook sebagai Media Promosi Online
Sebagai salah satu alat jejaring sosial facebook yang tumbuh dengan sangat cepat merupakan alat promosi yang potensial. Pepatah mengatakan ada gula ada semut, dimana ada ada keramaian disana ada penjual yang menjajakan dagangannya. Sama seperti pasar malam, saat pasar malam digelar pengunjung datang dan penjualpun ikutan berdatangan menjajakan dagangan.
Hadirnya facebook dikalangan umum sangat membuat antusias pemakainya, tidak hanya karena kemudahan mengaksesnya dan fiture nya namun ternyata bagi sebagian orang facebook dinilai mempunyai potensi tersendiri bagi dunia bisnis. Apalagi kini banyak produsen handphone yang menambahkan berbagai fitur online (facebook) pada produknya.
Hal ini yang membuat banyak orang merasa dimudahkan, tidak hanya berkomunikasi namun juga dapat mengakses facebook kapanpun dan dimanpun. Dan ini juga berarti jumlah pemakai Facebook akan semakin bertambah dengan cepat bahkan bisa menjangkau seluruh pelosok daerah serta berbagai usia. Hal ini dapat terjadi karena pemakai handphone berkembang dengan sangat cepat, dan harganya pun semakin terjangkau. Oleh karena banyaknya anggota facebook dan
fasilitas penunjang dari handphone serta kemudahannya dalam mengakses, facebook dipilih sebagai media promosi pada bisnis online.
Menurut William P. Dommermuth, 1984 Promosi penjualan, adalah suatu aktivitas dan / atau materi yang dalam aplikasinya menggunakan teknik, di bawah pengendalian penjual/ produsen, yang dapat mengkomunikasikan informasi persuasif yang menarik tentang produk yang ditawarkan oleh penjual/produsen, baik secara langsung maupun melalui pihak yang dapat mempengaruhi keputusan pembelian.
Tujuan dari promosi itu sendiri adalah :
1. Mengidentifikasi dan menarik konsumen baru
Dalam hal ini pelaku bisnis menyampaikan pesan dengan menampilkan gambar barang / produk yang dijual pada facebook nya agar calon konsumen yang adalah teman dalam akun facebooknya sendiri dapat melihat, meneliti, dan mengamati produk tersebut, dengan tujuan memberi informasi tentang adanya produk atau jasa dan diharapkan calon pembeli tersebut tertarik dan akhirnya memutuskan untuk membeli barang tersebut.
2. Mengkomunikasikan produk
Ditampilkannya gambar barang / produk atau jasa pada media facebook merupakan sebuah penyampaian pesan berupa gambar bentuk sebuah produk beserta ciri – ciri fisik dan kegunaanya dari pelaku bisnis melalui media facebook agar konsumen tahu dan mengenali produk tersebut.
3. Meningkatkan jumlah konsumen untuk produk yang telah di kenal secara luas.
Banyaknya pengguna facebook tentu menjadi sebuah ide baru bagi pelaku bisnis, meski produk yang ditawarkan telah dikenal khalayak sebelumnya, dengan metode promosi yang baru ini yaitu melalui facebook, tentu memberi suasana berbelanja yang baru bagi konsumen serta menghilangkan kejenuhan dalam berbelanja, dan dengan adanya layanan konsultasi mengenai produk tersebut akan menambah kepercayaan konsumen baik secara langsung maupun dari mulut kemulut, hal ini otomatis akan meningkatkan jumlah konsumen.
4. Menginformasikan kepada konsumen tentang peningkatan kualitas produk
Konsumen tentu melakukan suatu pemangamatan terlebih dahulu sebelum membeli sebuah produk, bagaimana fungsinya, apa manfaatnya, dan bagaimana kualitas produk tersebut, oleh karena itu pihak produsen tentu selalu berusaha untuk meningkatkan kualitas produknya. Dan dengan hadirnya facebook ini banyak membantu perusahaan untuk menyebarkan berbagai informasi terbaru mangenai perkembangan kualitas produk.
5. Mengajak konsumen untuk mendatangi toko tempat penjualan produk
Konsumen yang sudah mempercayakan produknya pada bisnis online tertentu pasti mereka juga ingin tahu keberadaan toko tersebut secara nyata.
6. Memotifasi konsumen agar membeli suatu produk
Dengan memotifasi konsumen tentunya membantu calon konsumen untuk mengambil keputusan membeli produk tersebut.
Menurut Swastha (2001:222) Promosi adalah arus informasi atau persuasi satu arah yang dibuat untuk mempengaruhi seseorang atau organisasi kepada tindakan yang menciptakan kesadaran, memberitahukan, membujuk dan mempengaruhi konsumen untuk melakukan pembelian terhadap produk yang ditawarkan perusahaan.
Berdasarkan definisi tersebut dapat dijelaskan bahwa promosi merupakan kegiatan perusahaan untuk memberikan informasi dan mengingatkan calon konsumen akan produk yang dihasilkan dengan harapan calon konsumen melakukan tindakan pembelian terhadap produk perusahaan.
Menurut Kismono (2001:374). Promosi adalah usaha yang dilakukan oleh pemasar untuk mempengaruhi pihak lain agar berpartisipasi dalam kegiatan pertukaran.
Definisi ini memiliki pengertian yang berbeda – beda tetapi mengarah pada tiga karakteristik promosi yaitu :
1. Kegiatan promosi adalah kegiatan atau proses yang bertujuan sebagai perantara seperti untuk meyakinkan, mendidik, atau menciptakan, image yang positif.
2. Kegiatan promosi merupakan kegiatan yang terprogram, jadi bukan kegiatan yang serampangan.
3. Promosi bertujuan untuk memisahkan konsumen.
Jika ditinjau dari beberapa teori diatas bahwa kegiatan promosi adalah serangkaian kegiatan untuk menciptakan persepsi konsumen terhadap suatu produk yang dilakukan secara teratur. Hasil penelitian dari beberapa informan yang telah diteliti mereka juga merasakan peran facebook sebagai media promosi online yang praktis, seperti yang diungkapkan oleh Rezza, kepada peneliti :
Informan 1
“kalau dilihat dari perkembangan bisnis ku, ya…. berperan yah.. soalnya bisa untuk promosi … bisa untuk memajang barang yang aku jual gak perlu buka toko, atau bikin brosur.. yah intinya gampang dan gratis…..”
(Interview : Jum’at 9 April 2011 Pukul 11:58 WIB. Lokasi kampus Rezza)
tidak hanya Rezza yang memanfaatkan facebook sebagai media promosi bisnis onlinenya, hal yang sama juga peneliti temukan pada Mita, informan 2 ini juga menggunakan facebook untuk mempublikasikan barang dagangannya :
Informan 2
“untuk promosi berperan banget… gak perlu nawarin sana sini tinggal upload ajah semua temen yang ada di akun bisa lihat produk kita... prosesnya juga seperti upload foto biasa tinggal dikasih keterangan produk, harga, ukuran dll, cuma kalau kita kan promosi, jadi paling gak ada cara – cara supaya bikin yang ngeliad itu tertarik..”
(Interview lanjutan : Selasa 26 April 2011 pukul 14:12 WIB. Lokasi rumah Pradnya)
selain Rezza dan Pradnya, kedua informan lain juga mengatakan sekalipun mereka sudah menggunakan media online lainnya seperti Blog, Twetter dan media online lain, mereka juga memanfaatkan facebook sebagai media promosi online, seperti yang dikatakan oleh Mareta dan Deddy kepada peneliti :
Informan 3
“menurut aku berperan yah kalau untuk promosi.. produk – produk aku juga semua aku tampilkan di situ, karena lebih praktis semua info bisa dimuat mulai dari foto / gambar produk sampai penjelasannya. Mmm… promosinya yah dari shared ituh, gak cuma bisa promosiin lewat gambar, tapi juga bisa lewat tulisan”.
(Interview : Sabtu 10 April 2011 Pukul 20:00 WIB. Lokasi Tunjungan Plaza Surabaya)
Informan 4
“ya berperan, untuk promosi terutama.. ya itu tadi lewat fiture shared di facebook, kalau pake itu kan apa yang kita upload bisa dilihat semua temen kita di akun… gitu kan udah termasuk promosi, belum lagi gratis dan gampang…!”.
(interview : Rabu 6 april 2011 Pukul 19.00 WIB. Lokasi Rumah Deddy )
Secara konsep inti dari pemasaran sendiri yaitu sebuah proses sosial yang di dalamnya individu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan, menawarkan, dan secara bebas mempertukarkan
produk yang bernilai dengan pihak lain. Dari konsep di atas promosi dalam media jejaring sosial facebook sudah sedikit menggambarkan unsur – unsur pemasaran itu sendiri, karena didalamnya terdapat proses sosial, ada individu dan kelompok sebagai subyek, dan terdapat obyek yaitu produk yang dijadikan alat tukar untuk memenuhi kebutuhan serta memenuhi kepuasan masing – masing.
Hasil wawancara dengan keempat informan menjelaskan, media jejaring sosial facebook berperan sebagai media promosi bagi mereka, bahkan beberapa diantara mereka tidak saja berpromosi dengan memamerkan produk mereka, namun juga dengan tulisan, seperti yang dikatakan langsung pada peneliti dibawah ini :
Informan 2
“cuma kalau kita kan promosi, jadi paling gak ada cara – cara supaya bikin yang ngeliad itu tertarik, ya promosi lewat tulisan... ya misalkan 3 items 50.000,- terus cuci gudang, produl terbaru dll. ”
(Interview lanjutan : Selasa 26 April 2011 pukul 14:12 WIB. Lokasi rumah Pradnya)
Informan 3
“gak cuma bisa promosiin lewat gambar, tapi juga bisa lewat tulisan.. yah, misalkan aku lagi discount.. biasanya aku kalau lagi ada barang yang aku discount aku sering ngingetin lewat update an status…. ”
(wawancara lanjutan Selasa 26 April 2010, Pukul 11.30 WIB, Lokasi
Kampus Mareta)
Kedua pernyataan informan diatas menunjukan bahwa berpromosi dengan memajang produk juga dapat didukung dengan promosi melalui tulisan. Seperti teori yang dikatakan oleh Kismono bahwa terdapat tiga kriteria berpromosi salah
satunya adalah “kegiatan promosi merupakan kegiatan yang terprogram, jadi bukan kegiatan yang serampangan”. Hal ini dapat diartikan bahwa promosi dapat dilakukan dengan banyak cara selain dengan pajangan, baik itu di Toko ataupun di media online bisa juga dengan tulisan, misalkan dengan meng update status seperti yang dilakukan oleh Mareta. Hal ini juga menunjukan bahwa promosi penjualan dapat disesuaikan dan dikembangkan dengan program pemasaran untuk berbagai segmen konsumen guna meraih pencapaian target yang meningkat. Pemasaran untuk berbagai segmen ini berarti para pelaku bisnis harus tahu benar siapa target marketnya dan mereka harus mengelompokkan calon konsumen tersebut jangan sampai barapang yang harusnya dijual untuk remaja di masukkan ke pasar ber segmen dewasa, seperti yang dilakukan oleh keempat informan diatas, mereka mempunyai alasan tersendiri mengapa facebook dipilih sebagai media bisnis onlinenya. Berikut adalah pernyataan konsumen kepada peneliti :
Informan 1
“menurut aku, facebook lebih banyak fungsinya, eye catching dan semua orang dari semua kalangan bisa mengakses.. lagian aku jualan gedget jadi siapapun bisa pakai produk aku...”
(Interview : Jum’at 9 April 2011 Pukul 11:58 WIB. Lokasi kampus Rezza).
Informan 2
“produk ku hampir semua untuk anak muda yah jadi sasaran promosiku temen – temen ku sendiri...terus yang pasti gratis, gampang oprasikanya dan jangkauanya luas...”
(Interview : Jum’at 15 April 2011 Pukul 15:30 WIB. Lokasi rumah Pradnya)
Rezza dan Mita memilih facebook sebagai media bisnis onlinenya karena mereka memanfaatkan teman – teman akun mereka sendiri sebagai calon konsumen, sedangkan informan lain seperti Mareta dan Deddy memilih media ini karena pada waktu itu sedang marak - marak nya jejaring sosial facebook dan karena kelebihan – kelebihannya sebagai media jejaring sosial online. Berikut adalah kutipannya :
Informan 3
“aku pakai facebook karena memang waktu itu sedang trend...”
(Interview : Sabtu 10 April 2011 Pukul 20:00 WIB. Lokasi Tunjungan Plaza Surabaya)
Informan 4
“aku pakai facebook karena ada fiture shared dengan alamat dan produk yang memberi kemudahan untuk bagi – bagi informasi kepada rekanan dan teman tanpa harus keluar biaya untuk brosur, atau pamflet.. ”
(interview : Rabu 6 april 2011 Pukul 19.00 WIB. Lokasi Rumah Deddy )
Hermawan Kertajaya mengungkapkan, bahwa akan terjadi pergeseran pola hidup dalam waktu – waktu kedepan, dimana masyarakat cenderung memilih media online ketimbang media tradisional. Hal ini telah telah terbukti pada keempat informan diatas, mereka memanfaatkan khalayak nitizen yaitu masyarakat pengguna internet untuk mendapatkan keuntungan. Hermawan Kertajaya juga menyebutkan selain kaum nitizen, kaum youth (kaum muda) dan woman juga dianggap bakal menjadi penentu marketing masa depan.
Dalam buku putih Marketing Indonesia 2010, dijelaskan bahwa sekarang ini populasi anak muda usia 15 – 34 tahun mencapai 35 % dari keseluruhan penduduk Indonesia, itulah yang ditangkap oleh keempat informan diatas, mereka memanfaatkan idealisme, ambisi, dan semangat mereka untuk tampil beda demi meraih cita – citanya, tidak hanya itu alasan mengapa kaum youth memang merupakan target pasar penting karena anak muda banyak terlibat berbagai macam aktifitas kehidupan dan selalu ingin diakui keberadaan serta pencapaiannya.
Selanjutnya adalah perempuan (woman). Meski dalam dunia marketing selalu dipisahkan mana kebutuhan lalaki dan perempuan, tetapi khususnya ibu rumah tangga adalah pengambil keputusan di dalam rumah sekalipun suaminya ingin membeli sesuatu, tetap keputusan ada di tangan si istri. Selain sebagai penentu kebijakan keuangan, wanita dinilai memegang peran dalam kas pendapatan rumah tangga.
Sosok perempuan juga banyak dilibatkan dalam beberapa produk – produk komersil. Dari kebutuhan rumah tangga, elektronik, makanan dan lainnya. Badan statistik menunjukan, populasi perempuan Indonesia mencapai 110 juta lebih dari total populasi Indonesia yang berjumlah 221 juta lebih. Meningkatnya jumlah populasi masyarakat nitizen tentu bukan tanpa alasan, adapun kelebihan – kelebihan yang membuat banyak orang mengunakan media online :
1. Kapasitas luas – halaman web bisa menampung naskah sangat panjang.
Hal ini memungkinkan bagi pelaku bisnis untuk berpromosi dengan menjabarkan fungsi dan karakteristik produknya, bisa juga ditambah dengan testimonial, yaitu pengakuan dari konsumen yang telah menggunakan produknya.
2. Pemuatan dan editing naskah bisa kapan saja dan di mana saja.
Dengan akses internet yang kini sudah tersedia dimana saja baik itu dari laptop, wifi, modem atau bahkan handphone pelaku bisnis dapat sesegera mungkin mengupload produk terbarunya dimana saja dan kapan saja
3. Jadwal terbit bisa kapan saja bisa setiap saat.
Bagi pelaku bisnis, tentu berpikiran semakin cepat ia menampilkan produk baru semakin besar peluang nya untuk mendapatkan pelanggan. “Siapa cepat dia dapat”, peribahasa ini dapat mewakili keduanya baik konsumen maupun pelaku bisnis, bagi konsumen adanya produk baru yang belum
marak dipasaran tentu membuatnya eksklusif karena barang yang ia beli tidak pasaran, dan tentunya semakin membuat dirinya terlihat sangat update tentang mode. Sedangkan bagi pelaku bisnis semakin cepat ia mempromosikan produk baru, semakin besar peluangnya untuk memperoleh konsumen karena produk nya belum dijual di tempat lain.
4. Cepat, begitu di-upload langsung bisa diakses semua orang.
Tujuan dari promosi tentu agar semua calon konsumen tahu tentang produk yang ditawarkan, dengan adanya facebook yang dapat diakses di phonsel tentu memudahkan proses promosi dimana sa dan kapan saja, dan tentu dapat langsung dilihat oleh semua calon pembeli.
5. Menjangkau seluruh dunia yang memiliki akses internet.
Semakin luas jaringan berbisnis, semakin luas jaringan kita berpromosi, dengan adanya akses internet dan facebook, sangat memberi peluang bagi pelaku bisnis untuk berpromosi hingga ke manca negara.
6. Aktual, berisi info aktual karena kemudahan dan kecepatan penyajian.
Dengan akses internet yang mendunia serta kemudahannya dalam mengakses tentu memberikan informasi yang tidak tanggung – tanggung, baik bagi pelaku bisnis maupun para konsumen, kapan saja mereka bisa memperoleh info terbaru.
7. Update, pembaruan informasi terus dan dapat dilakukan kapan saja.
Adanya akses internet pada phonsel memang sangat bermanfaat untuk siapa saja, khususnya para pelaku bisnis karena dengan meng update status pelaku bisnis dapat memberikan informasi terbaru kepada konsumennya tanpa menunggu waktu khusus.
8. Interaktif, dua arah, dan ”egaliter” dengan adanya fasilitas kolom komentar, chat room, polling, dsb.
Dalam melakukan promosi tentu para pelaku bisnis mengharapkan respon dari khalayak, dengan adanya kolom komentar, chat pada facebook tentu melancarkan proses komunikasi dua arah antara pelaku bisnis dengan konsumennya, dan lagi memudahkan pelaku bisnis untuk memperoleh tanggapan tentang produknya dari para konsumen.
9. Terdokumentasi, informasi tersimpan di ”bank data” (arsip) dan dapat ditemukan melalui ”link”, ”artikel terkait”, dan fasilitas ”cari” (search).
Internet dan facebook memang satu kesatuan yang saling mendukung, berbagai informasi dari seluruh dunia ditampung dalam arsip khusus sehingga bila kita membutuhkan informasi tertentu kita dapat mencarinya dengan search. Dan ini yang memberikan keuntungan khusus bagi pelaku bisnis, karena selain memperluas jaringan berpromosinya mereka juga dapat memperoleh info – info terbaru mengenai bisnis.
10.Terhubung dengan sumber lain (hyperlink) yang berkaitan dengan informasi tersaji.
Adanya hyperlink pada media online khususnya facebook semakin memudahkan pelaku bisnis untuk berpromosi karena mereka dapat menjangkau situs situs terkait yang dapat memperluas jaringan informasinya.
Hadirnya media online dan jejaring sosial facebook tak hanya memberikan kemudahan untuk berinteraksi namun juga mendapatkan informasi. Facebook sebagai jejaring sosial merupakan salah satu komposisi dari sebuah media sosial online. Media sosial online sendiri adalah media yang didesain untuk memudahkan interaksi sosial bersifat interaktif dengan berbasis teknologi internet yang mengubah pola penyebaran informasi dari sebelumnya bersifat broadcast media monologue (satu ke banyak audiens) ke social media dialogue (banyak audiens ke banyak audiens). Media sosial online turut mendukung terciptanya demokratisasi informasi dan ilmu pengetahuan yang mengubah perilaku audiens dari yang sebelumnya pengonsumsi konten beralih ke pemroduksi konten.
B. Facebook sebagai Media Komunikasi Online
Media komunikasi adalah media penyimpanan dan jalur transmisi atau perangkat yang digunakan untuk menyimpan dan menyampaikan informasi atau data. Media komunikasi sering disama artikan dengan media massa atau media
berita, namun sebenarnya media komunikasi dapat diartikan sebagai satu media yang digunakan untuk mengkomunikasikan data apapun dan untuk tujuan apapun.
Perubahan media massa, baik itu media massa cetak maupun elektronik, perlahan demi pasti mencapai pada titik dimana semuanya berubah format menjadi digital. Penggunaan media lainnya yang tergolong masih baru seperti komputer dan media Internet mulai merambah berbagai kalangan di Indonesia, dari mulai anak-anak hingga orang dewasa. Dampaknya adalah orang-orang menghabiskan lebih banyak waktu berkomunikasi dengan orang lain dengan menggunakan ruang obrol (chat room) di komputer, dan permainan dunia maya (virtual) memberi dimensi pengalaman dan kepuasan baru bagi penggunanya.
Internet sudah mengalami perkembangan sangat pesat, yaitu dengan muncul beberapa penyedia layanan e-mail blog serta facebook. Perkembangan tersebut tak lepas dari usaha para pakar Inforamation Technologi yang terus berlomba untuk menemukan suatu program baru. Seperti kalanya facebook, layanan tersebut baru muncul beberapa tahun terakhir.
Banyak sekali orang memanfaatkan layanan tersebut untuk berkomunikasi. Jaman sudah canggih, kita tak perlu langsung face to face untuk menjalankan