• Tidak ada hasil yang ditemukan

KUESIONER 1a SUPPLIER: BIBIT

IDENTITAS RESPONDEN

1. Nama :

2. Umur :

3. Alamat : Desa: Kecamatan

4. Pengalaman sudah melakukan kegiatan pembibitan (Tahun): 5. Kegiatan pembibitan sebagai pekerjaan: Utama/Tidak*),

jika tidak, sebutkan pekerjaan lainnya: ...

6. Apakah pernah mengikuti pelatihan yang berhubungan dengan pembibitan dalam 3 tahun terakhir? : Ya/Tidak*), jika ya, sebutkan pelatihan mengenai apa:

... ...

A. KEADAAN USAHA PEMBIBITAN

7. Dalam menjalankan usaha, dibantu oleh ...orang dengan ...orang dibayar per bulan Rp ...(uang dan natura) dan ...orang dibayar per hari Rp ...(uang dan natura)

8. Luas Lokasi Pembibitan:...ha 9. Metoda budidaya digunakan:

Lanjutan Lampiran 1

10.Jenis/varitas yang dibudidayakan:

11.Koordinasi dan kerjasama antara nelayan rumput laut dalam penyediaan bibit?

12.Jika ya, bagaimana bentuknya? 13.Jika tidak, mengapa?

14.Berapa modal usaha pembibitan budidaya rumput laut? Tuliskan: a. Bibit …. kg Rp. …. ;

b. (b) Tali …... m Rp. ……;

c. (c) Lainnya sebutkan ….. Rp. …….. 15.Jenis dan Frekuensi Kejadian Penyakit

(a). Jenis ……….;

(b) Frekuiensi sejak tanam-panen …… kali

16.Faktor Lingkungan yang menghambat Produksi (jumlah panenan), sebutkan: (a)……….; (b) ………; (c)………..; (d) ………...; (e) ………..; (f) ………;

17.Faktor Lingkungan yang mempengaruhi kualitas budidaya rumput laut, sebutkan: (a)……….; (b) ………; (c)………..; (d) ………...;

B. PARTISIPAN DALAM USAHA BUDIDAYA RUMPUT LAUT

a. Pemasok (Supplier)

i) Pemasok Bibit Unggul

(1) Apakah ada kerjasama antar sesama pemasok Bibit Unggul,

jenisnya …………?

(a) Jika ya, bagaimana bentuk kerjasamanya? (b) Jika tidak, mengapa?

(2) Sumber bibit rumput laut (unggul), berasal dari mana? (a) Dari sesama nelayan (andalan), ya, berapa jumlah nelayan

demikian …… nelayan (b) Dari bibit milik sendiri;

(c) Dari alam, berapa nelayan yang menggunakan bibit dari alam

……… nelayan

(3) Berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk memperoleh bibit unggul

Lanjutan Lampiran 1

(a) Dari sesama nelayan (andalan) Rp. ……… berapa kg

………… kg ?

(b) Dari bibit milik sendiri Rp. …………. Berapa jumlahnya

…….. kg ?

(c) Dari alam berapa Rp ……….. dan berapa banyak ……… kg

(4) Kendala pemasokan bibit unggul (a) dari sesama nelayan

(b) dari milik sendiri (c) dari alam

(5) Keunggulan bibit unggul (a) dari sesama nelayan (b) dari milik sendiri (c) dari alam

(6) Kelemahan pasokan bibit unggul ? (a) dari sesama nelayan

(b) dari milik sendiri (c) dari alam?

(7) Kendala yang dihadapi selama pemeliharaan bibit unggul ? (a) dari sesama nelayan

(b) dari milik sendiri (c) dari alam?

(8) Jenis dan frekuensi kejadian penyakit yang sering menyerang bibit ?

(9) Biaya yang harus ditanggung/kerugian yang dialami akibat serangan penyakit?

(10) Penguasaan cara/teknik penanggulangan dan penyembuhan penyakit bibit

(11) Biaya yang dibutuhkan selama penanganan penyakit pada bibit ? (12) Biaya pemeliharaan untuk mencegah penyakit pada bibit ?

ii) Pemasok Benih (Bibit) Rumput laut

(1) Apakah ada koordinasi dan kerjasama antara sesama pengolah bibit rumput laut?

Lanjutan Lampiran 1

(b) Jika tidak, mengapa?

(2) Apakah ada kerjasama antar sesama nelayan rumput laut dalam menyediakan bibit?

(a) Jika ya, bagaimana bentuk kerjasamanya? (b) Jika tidak, mengapa?

(3) Sumber bibit rumput laut berasal dari: (a) dari sesama nelayan

(b) dari milik sendiri (c) dari Alam

(4) Biaya yang harus dikeluarkan untuk pasokan bibit : (a) dari sesama nelayan

(b) dari milik sendiri (c) dari alam

(5) Keunggulan pasokan bibit dari Pengolah, sebutkan apa saja ? (a) …..

(b) ….. (c) …..

Dari bibit milik sendiri (a) ….. (b) ….. (c) ….. Dari alam (a) …. (b) …. (c) ….

(6) Biaya yang harus dikeluarkan untuk menjaga kualitas bibit: (a) dari sesama nelayan

(b) dari milik sendiri (c) dari alam

(7) Kelemahan pasokan (a) Dari sesama nelayan (b) Dari milik sendiri (c) Dari alam

(8) Biaya untuk mengatasi kelemahan dalam pemasokan bibit? (a) Dari sesama nelayan

(b) Dari milik sendiri (c) Dari alam

(9) Jenis dan frekuensi kejadian penyakit yang sering menyerang bibit ?

(10) Biaya yang harus ditanggung/kerugian yang dialami akibat serangan penyakit?

Lanjutan Lampiran 1

(11) Penguasaan cara penanggulangan dan penyembuhan penyakit pada bibit?

(12) Biaya yang dibutuhkan selama penanganan penyakit (13) Biaya pemeliharaan bibit untuk mencegah penyakit

(14) Berapa lama waktu yang diperlukan untuk pemeliharaan bibit ? (a) Dari sesama nelayan

(b) Dari milik sendiri (c) Dari alam

(15) Selain penyakit, apa saja kendala lain yang dihadapi? Bagaimana mengatasinya? Berapa biaya yang dikeluarkan untuk setiap

kendala yang teratasi?

iii) Pemasok sesama nelayan pengadaan bibit

(1) Apakah ada koordinasi dan kerjasama antara nelayan pemasok bibit ?

(a) Jika ya, bagaimana bentuk kerjasamanya? (b) Jika tidak, mengapa?

(2) Sumber bibit rumput laut sesama nelayan, asalnya bibit dari: (a) Milik sendiri

(b) Alam

(3) Biaya yang harus dikeluarkan untuk pemasokan bibit dari sesama nelayan:

(a) Dari milik sendiri (b) Dari alam

(4) Keunggulan pasokan bibit dari sesama nelayan (a) Dari milik sendiri

(b) Dari alam

(5) Biaya yang harus dikeluarkan untuk menjaga kualitas bibit dari sesama nelayan

(a) Dari milik sendiri (b) Dari alam

(6) Kelemahan pasokan bibit dari sesama nelayan pemasok? (a) Dari milik sendiri

(b) Dari alam

(7) Biaya harus dikeluarkan untuk mengatasi kelemahan sesama nelayan pemasok

(a) Dari milik sendiri (b) Dari alam

(8) Jenis dan frekuensi kejadian penyakit yang sering menyerang bibit dari nelayan pemasok bibit ?

(9) Biaya yang harus ditanggung/kerugian yang dialami akibat serangan penyakit?

Lanjutan Lampiran 1

(10) Penguasaan cara/teknik penanggulangan dan penyembuhan penyakit pada bibit yang bersumber dari sesama nelayan pemasok bibit rumput laut?

(11) Biaya yang dibutuhkan selama penanganan penyakit? (12) Biaya pemeliharaan untuk mencegah penyakit?

(13) Berapa lama waktu yang diperlukan untuk pemeliharaan memelihara bibit yang bersumber dari bibit sesama nelayan? (14) Selain penyakit, apa saja kendala lain yang dihadapi? Bagaimana

mengatasinya? Berapa biaya yang dikeluarkan untuk setiap kendala yang teratasi?

(15) Apakah ada koordinasi dan kerjasama antara pemasok tenaga kerja dengan pemasok bibit?

(a) Jika ya, bagaimana system koordinasinya? Dan bagaimana sistem pembayaran upahnya?

(b) Jika tidak, (i) mengapa?

(ii)bagaimana system recruitment tenaga kerja oleh nelayan? (iii)Apakah nelayan menetapkan criteria?

(iv)Bagaimana system pembayaran upahnya?

(c) Berapa jumlah tenaga kerja pada pemeliharaan budidaya rumput laut?

(16) Apakah ada koordinasi dan kerjasama antara pemasok tenaga kerja dengan sesama pemasok benih?

(a) Jika ya, bagaimana system koordinasinya? Dan bagaimana system pembayaran upahnya? Masing-masing untuk: a. Dari buatan sendiri?

(b) Jika tidak, (i) Mengapa?

(ii)Bagaimana system recruitment tenaga kerja oleh nelayan? (iii)Apakah nelayan menetapkan kriteria?

(iv)Bagaimana system pembayaran upahnya?

(c) Berapa jumlah tenaga kerja pada pembuatan stok bibit?

i. Apakah produksi rumput laut yang anda hasilkan? 1. Langsung dipasarkan?

2. Diolah menjadi produk lainnya?

Jika jawaban (1), lanjut ke pertanyaan ke- xxxix), jika jawaban ii, lanjut ke pertanyaan ke- xviii) sampai ke- xxxviii).

ii. Biaya yang dikeluarkan untuk penentuan lokasi budidaya rumput laut

iii. Biaya yang dikeluarkan untuk mengatasi kendala pembuatan bibit rumput laut?

Lanjutan Lampiran 1

iv. Selain penyakit, kendala apa saja yang dihadapi selama pemeliharaan budidaya rumput laut?

v. Berapa kerugian yang ditimbulkan?

vi. Bagaimana menangani, mengatasi penyakit budidaya rumput laut?

vii. Berapa biaya penanganan penyakit dan kendala budidaya rumput laut?

viii. Berapa biaya yang diperlukan untuk persiapan ekspor hasil panen rumput laut?

ix. Kendala apa saja yang dihadapi selama proses persiapan x. Berapa biaya yang dikeluarkan untuk mengatasi kendala? xi. Nilai jual hasil rumput laut kering jika:

1. Dijual ke pedagang pengumpul kecil? 2. Dijual ke pedagang pengumpul besar? 3. Dijual ke pengusaha exportir?

xii. Kendala apa saja yang dihadapi selama pemasaran rumput laut?

xiii. Berapa kerugian yang ditanggung akibat kendala tersebut? xiv. Adakah solusi menangani kendala tersebut? Jika ya,

solusinya apa saja

xv. Berapa biaya yang dikeluarkan untuk setiap solusi? xvi. Apakah pemasaran rumput laut

1. Dijual ke pedagang pengumpul kecil? 2. Dijual ke pedagang pengumpul besar? 3. Dijual ke pengusaha exportir?

xvii. Alasan pemasaran rumput laut yang tidak olah?

xviii. Berapa biaya yang diperlukan untuk pengiriman rumput laut?

1. Dijual ke pedagang pengumpul kecil? 2. Dijual ke pedagang pengumpul besar? 3. Dijual ke pengusaha exportir?

xix. Nilai jual rumput laut jika:

1. Dijual ke pedagang pengumpul kecil? 2. Dijual ke pedagang pengumpul besar? 3. Dijual ke pengusaha exportir?

xx. Kendala apa saja yang dihadapi selama pemasaran rumput laut?

xxi. Berapa kerugian yang ditanggung akibat kendala tersebut? xxii. Adakah solusi menangani kendala tersebut?

Lanjutan Lampiran 1

xxiii. Berapa biaya yang dikeluarkan untuk menangani kendala tersebut?

C. PREPARASI PENGANGKUTAN BIBIT RUMPUT LAUT

a) Berapa biaya preparasi pengangkutan: 1) Produksi Bibit rumput laut?

b) Apakah teknologi preparasi untuk transportasi produksi bibit sudah sesuai dengan permintaan pasar?

(1) Jika ya, berapa biaya yang dikeluarkan? (2) Jika tidak, apa kendalanya?

(3) Bagaimana solusinya?

(4) Berapa biaya yang diperlukan untuk setiap solusi? (5) Berapa % peningkatan keuntungan jika kendala teratasi?

Lampiran 2 Kuesioner 1b Supplier pupuk dan obat-obatan

ANALISIS VALUE CHAIN SISTYEM

DAN STRATEGI PEMASARAN RUMPUT LAUT DI KABUPATEN MALUKU TENGGARA, PROVINSI MALUKU

PROGRAM PASCASARJANA INSTITUT PERTANIAN BOGOR

2012

KUESIONER 1b

SUPPLIER: PUPUK DAN OBAT-