• Tidak ada hasil yang ditemukan

Ikhtisar kebijakan akuntansi penting (lanjutan) Summary of significant accounting policies (continued)

b. Perubahan pada Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan baru (lanjutan)

b. Changes to the new Statements of Financial Accounting Standards (continued)

3)

PSAK 73: “Sewa” 3) SFAS 73: “Rent”

Memperkenalkan model tunggal untuk akuntansi penyewa. Penyewa mengakui aset hak-guna yang merupakan hak penyewa untuk menggunakan aset yang mendasari perjanjian sewa dan liabilitas sewa yang merupakan kewajiban penyewa untuk melakukan pembayaran sewa. Terdapat pengecualian opsional untuk sewa jangka pendek dan sewa atas barang bernilai rendah. Akuntansi untuk lessor tetap sama dengan praktik saat ini - yaitu lessor tetap mengklasifikasikan sewa sebagai sewa pembiayaan atau sewa operasi.

PSAK 73 menetapkan metode komprehensif untuk mengidentifikasi Perjanjian Sewa dan perlakuannya dalam laporan keuangan Penyewa dan Pesewa. PSAK 73 mengharuskan metode pengendalian untuk identifikasi sewa, membedakan antara sewa dan kontrak layanan berdasarkan apakah ada aset identifikasi yang dikendalikan oleh pelanggan.

Grup menilai pada awal kontrak apakah suatu kontrak merupakan atau mengandung sewa, yaitu jika kontrak memiliki hak untuk mengendalikan penggunaan aset yang diidentifikasi untuk jangka waktu terkait dengan pertimbangan imbalan, jangka waktu sewa tidak dapat dibatalkan untuk masing-masing kontrak kecuali dalam kasus dimana Grup cukup yakin untuk melaksanakan opsi perpanjangan kontrak.

Introducing a single model for lessee accounting. The lessee recognizes the tenant asset which is the right of the lessee to use the underlying asset of the lease agreement and a lease liability which is the lessee's obligation to make lease payments. There are optional exemptions for short-term rental and rental of low-value items. Accounting for the lessor remains the same with the current practice - where the lessor continue to classify leases as finance leases or operating leases.

SFAS 73 establishes a comprehensive method for identifying Lease Agreements and the treatment in the financial statements of Lessor and Lessee. SFAS 73 requires the control method for the identification of the lease, to distinguish between the rental and service contracts based on whether there are identified assets that are controlled by the customer.

The Group assesses at the beginning of the contract if a contract is or contains a lease, that is if the contract has the right to control the use of assets identified for a period associated with reward considerations, the rental period cannot be canceled for each contract, except in cases where the Group is quite sure to exercise the contract extension option.

36

b. Perubahan pada pernyataan standar akuntansi keuangan baru (lanjutan)

b. Changes to the new Statements of Financial Accounting Standards (continued)

3)

PSAK 73: “Sewa” (lanjutan) 3) SFAS 73: “Rent” (continued)

Penentuan apakah suatu perjanjian merupakan perjanjian sewa atau perjanjian yang mengandung sewa didasarkan atas substansi perjanjian pada tanggal awal sewa dan apakah pemenuhan perjanjian bergantung pada penggunaan suatu aset dan perjanjian tersebut memberikan suatu hak untuk menggunakan aset tersebut. Suatu sewa diklasifikasikan sebagai sewa operasi, jika sewa tidak mengalihkan secara substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset kepada penyewa. Sewa yang mengalihkan secara substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset, diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan.

Untuk sewa operasi, Perusahaan mengakui pembayaran sewa sebagai beban dengan dasar garis lurus selama masa sewa.

The determination of whether an agreement is a lease agreement or an agreement containing a lease is based on the substance of the agreement at the inception date of the lease and whether fulfillment of the agreement depends on the use of an asset and the agreement gives a right to use the asset. A lease is classified as an operating lease if it does not transfer substantially all the risks and rewards incidental to ownership of the asset to the lessee. Leases that transfer substantially all the risks and rewards incidental to ownership are classified as finance leases. For an operating lease, the Company recognizes lease payments as an expense on a straight-line basis over the lease term.

Kebijakan Akuntansi untuk sewa :

Grup memilih tindakan praktis yang tersedia berdasarkan pedoman transisi dalam PSAK 73 antara lain :

a) Akuntansi untuk sewa operasi dengan sisa masa sewa kurang dari 12 (dua belas) bulan pada tanggal 1 Januari.

b) Grup sebagai lessee c) Liabilitas sewa d) Sebagai lessor e) Sebagai lessee

Accounting Policies for leases:

The Group chooses the available practical actions based on the transitional guidelines in SFAS 73, including:

a) Accounting for operating leases with remaining lease term of less than 12 (twelve) months as of 1 January.

b) The Group as lessee c) Lease obligations d) As lessor

e) As lessee

c. Prinsip-prinsip konsolidasian c. Principles of consolidation Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan

keuangan entitas anak seperti yang disebutkan pada Catatan 2, yang dimiliki oleh Perusahaan (secara langsung atau tidak langsung) dengan kepemilikan saham lebih dari 50 persen dan dikendalikan oleh Perusahaan.

The consolidated financial statements include the financial statements of the subsidiaries as mentioned in Note 2, which are owned by the Company (directly or indirectly) with ownership of more than 50 percent and controlled by the Company.

31 Desember 2020 31 December 2020

37

3. Ikhtisar kebijakan akuntansi penting (lanjutan) 3. Summary of significant accounting policies (continued)

c. Prinsip-prinsip konsolidasian (lanjutan) c. Principles of consolidation (continued) Suatu pengendalian juga ada apabila Entitas

Induk memiliki setengah atau kurang kekuasaan suara jika terdapat:

1. Kekuasaan yang melebihi setengah hak suara sesuai perjanjian dengan investor lainnya;

2. Kekuasaan untuk mengatur kebijakan keuangan dan operasional entitas berdasarkan anggaran dasar atau perjanjian;

3. Kekuasaan untuk menunjuk atau memberhentikan sebagian besar dewan direksi atau organ pengatur setara dan mengendalikan entitas melalui dewan atau organisasi tersebut;

4. Kekuasaan untuk memberikan suara mayoritas pada rapat dewan direksi atau organisasi pengatur setara dan mengendalikan entitas melalui dewan atau organ tersebut.

A control also exists when the Parent Entity has half or less of the voting power if there is:

1. Power in over half of the voting rights based on agreement with other investors;

2. Power to govern the financial and operating policies of the entity under a statute or agreement;

3. Power to appoint or dismiss the majority of the board of directors or equivalent governing board and control of the entity is by that board or organization;

4. Power to give a majority vote at meetings of the board of directors or equivalent governing body and control of the entity is by that board or organization.

Entitas anak adalah entitas yang dikendalikan oleh Grup, yakni Grup terekspos, atau memiliki hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan entitas dan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi imbal hasil tersebut melalui kemampuan kini untuk mengarahkan aktivitas relevan dari entitas (kekuasaan atas investee).

Subsidiaries are entities controlled by the Group, the Group is exposed, or has rights to variable returns from its involvement with the entity and has the ability to affect those returns through the current ability to direct the relevant activities of the entity (power over the investee).

Keberadaan dan dampak dari hak suara potensial yang dapat dilaksanakan oleh Grup (yakni hak substantif) dipertimbangkan saat menilai apakah Grup mengendalikan entitas lain.

The existence and effect of potential voting rights which the Group has the practical ability to execute (substantive rights) are considered when assessing whether the Group controls another entity.

Laporan keuangan Grup yang mencakup hasil usaha, arus kas, aset dan liabilitas dari Perusahaan dan seluruh entitas anak yang secara langsung dan tidak langsung dikendalikan oleh Entitas Anak dikonsolidasikan sejak tanggal efektif akuisisi, yaitu tanggal dimana Grup secara efektif memperoleh pengendalian atas bisnis yang diakuisisi, sampai tanggal pengendalian berakhir.

The financial statements of the Group which include the results of operations, cash flows, assets and liabilities of the Company and all its subsidiaries that directly and indirectly controlled by the Subsidiaries are consolidated from the effective date of acquisition, i.e. the date on which the Group effectively obtained control over the acquired business, up to the date when control ceases.

38

c. Prinsip-prinsip konsolidasian (lanjutan) c. Principles of consolidation (continued) Entitas induk menyusun laporan keuangan

konsolidasian dengan menggunakan kebijakan akuntansi yang sama untuk transaksi dan peristiwa lain dalam keadaan yang serupa.

Seluruh transaksi, saldo, laba, beban, dan arus kas dalam intra kelompok usaha terkait dengan transaksi antar entitas dalam grup dieliminasi secara penuh. Laporan keuangan konsolidasian harus disusun dengan basis yang sama yaitu, kebijakan akuntansi yang sama untuk transaksi, peristiwa dan keadaan yang sama. Kebijakan tersebut telah ditetapkan secara konsisten oleh Entitas Anak, kecuali dinyatakan secara khusus.

Parent entity prepares the consolidated financial statements using the same accounting policies for transactions and other events in similar circumstances. All transactions, balances, income, expenses, and cash flows associated with intra group transactions between entities within the group are eliminated in full. The consolidated financial statements should be prepared on the same basis, namely, the same accounting policy for transactions, events and circumstances which are the same. The policy has been defined consistently by the Subsidiaries, unless otherwise stated.

Grup mengatribusikan laba rugi dan setiap komponen dan penghasilan komprehensif lain kepada pemilik entitas induk dan kepentingan non pengendali meskipun hal tersebut mengakibatkan kepentingan non pengendali memiliki saldo defisit. Grup menyajikan kepentingan non pengendali di ekuitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian, terpisah dari ekuitas pemilik entitas induk.

The Group attributes income and each component and other comprehensive income to the owners of the parent entity and non-controlling interests even though it results in the non-controlling interests have a deficit balance. The Group presents the non-controlling interest in equity in the consolidated statement of financial position, separately from the equity owners of the parent entity..

Perubahan dalam bagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian adalah transaksi ekuitas (yaitu transaksi dengan pemilik dalam kapasitasnya sebagai pemilik). Ketika proporsi ekuitas yang dimiliki oleh kepentingan non pengendali berubah, Grup menyesuaikan jumlah tercatat kepentingan pengendali dan kepentingan non pengendali untuk mencerminkan perubahan kepemilikan relatifnya dalam entitas anak. Selisih antara jumlah penyesuaian kepentingan non pengendali dan nilai wajar dari jumlah penerimaan atau pembayaran diakui langsung dalam ekuitas dan diatribusikan pada pemilik dari entitas induk.

Changes in the ownership of the parent entity in subsidiaries that do not result in loss of control are equity transactions (i.e. transactions with owners in their capacity as owners). When the proportion of equity held by non-controlling interests change, the Group adjusts the carrying amount of non-controlling interest and the interests to reflect changes in the relative ownership of subsidiaries. The difference between the amount by which the non-controlling interests adjusted and the fair value of the amount received or paid are recognized directly in equity and attributed to owners of the parent entity.

31 Desember 2020 31 December 2020

39

3. Ikhtisar kebijakan akuntansi penting (lanjutan) 3. Summary of significant accounting policies (continued)

c. Prinsip-prinsip konsolidasian (lanjutan) c. Principles of consolidation (continued) Jika kehilangan pengendalian atas suatu entitas

anak, maka Grup :

a) Menghentikan pengakuan aset (termasuk setiap goodwill) dan liabilitas entitas anak;

b) Menghentikan pengakuan jumlah tercatat setiap kepentingan non pengendali;

c) Menghentikan pengakuan akumulasi selisih penjabaran yang tercatat di ekuitas, bila ada;

d) Mengakui setiap sisa investasi pada nilai wajar;

e) Mengakui setiap perbedaan yang dihasilkan sebagai keuntungan atau kerugian dalam laporan laba rugi; dan

f) Mereklasifikasi bagian induk atau komponen yang sebelumnya diakui sebagai pendapatan komprehensif ke laporan laba rugi, atau mengalihkan secara langsung ke saldo laba sebagaimana mestinya.

In the case of loss of a subsidiary, the Group:

a) Derecognizes assets (including each goodwill) and liabilities of subsidiaries;

b) Derecognizes the carrying amount of each non controlling interest;

c) Derecognizes the accumulated difference in translation recorded in equity, if any;

d) Recognizes any remaining investment at fair value;

e) Recognizes any resulting differences as gains or losses in the income statement; and

f) Reclassifies parent or component parts previously recognized as comprehensive income to the income statement, or transfer directly to retained earnings as appropriate.

d. Kas dan setara kas d. Cash and cash equivalents

Kas dan setara kas terdiri dari kas, bank, dan investasi jangka pendek yang jatuh tempo dalam jangka waktu tiga bulan atau kurang dari tanggal perolehan dan tidak dijaminkan serta tidak dibatasi penggunaannya.

Cash and cash equivalents consist of cash, bank and short-term investments maturing within three months or less from the date of acquisition and are not used as collateral and not restricted in use.

e. Kas dan setara kas yang dibatasi penggunaannya

e. Restricted cash and cash equivalent

Kas dan setara kas yang dibatasi penggunaannya merupakan saldo bank berjangka dengan jatuh tempo lebih dari 3 bulan sejak tanggal penempatan dan digunakan sebagai jaminan serta dibatasi penggunaannya.

Restricted cash and cash equivalent represents bank account balance with maturities of more than 3 months from the date of placement and is used as collateral and restricted in use.

f. Piutang usaha dan piutang lain-lain f. Trade and other receivables Piutang usaha dan piutang lain-lain pada awalnya

diakui sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, kecuali jika efek diskontonya tidak material, setelah dikurangi penyisihan penurunan nilai yang dibentuk berdasarkan bukti objektif bahwa saldo piutang mengalami penurunan nilai.

Trade receivables and other receivables are recognized initially at fair value and subsequently measured at amortized cost using the effective interest method, unless the effect of discounting is immaterial, net of allowance for impairment which is established based on objective evidence that a receivable balance is impaired.

40

g. Penyisihan piutang usaha dan piutang lain-lain g. Allowance for trade and other receivables

Penyisihan penurunan nilai piutang dibentuk bila terdapat bukti objektif bahwa Perseroan tidak dapat menagih sesuai dengan persyaratan awal piutang karena debitur mengalami kesulitan keuangan, wanprestasi atau sudah dinyatakan pailit. Jumlah penyisihan adalah sebesar selisih antara jumlah tercatat dengan nilai kini arus kas di masa mendatang yang didiskontokan dengan bunga efektif di pasar. Indikasi penurunan nilai ditetapkan pada setiap individu secara terseleksi dengan mempertimbangkan risiko dari tertagihnya aset keuangan tersebut.

Allowance for impairment of receivables is established when there is objective evidence that the Company is not able to charge in accordance with the requirements of the initial receivables because the debtor is experiencing financial difficulties, default or has been declared bankrupt. The allowance is equal to the difference between the carrying amount and the present value future cash flows discounted at the effective interest on the market. Indications of impairment are assigned to each individual selectively by considering the risk of uncollectible financial assets.

Setiap akhir tahun dilakukan pencadangan penghapusan piutang ragu-ragu dan dibebankan ke laba (rugi) tahun berjalan. Terhadap piutang yang sudah tidak dapat ditagih, Direksi menetapkan penghapusannya untuk dikompensasikan dengan cadangan penghapusan setelah mendapat persetujuan dari Dewan Komisaris/Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Each end of the year a backup deletion for doubtful accounts are done and charged to income (loss) for the year. For receivables that are uncollectible, the Board of Directors set the bad debt to be compensated by the elimination of reserves after gaining approval from the Board of Commissioners/General Meeting of Shareholders (RUPS).

h. Beban dibayar dimuka h. Prepaid expenses

Beban dibayar dimuka merupakan beban yang mempunyai masa manfaat satu tahun yang akan disajikan sebagai beban dibayar dimuka dalam kelompok aset lancar.

Prepaid expenses represent expenses which has a useful life of one year to be presented as prepaid expenses in the current assets group.

i. Kombinasi bisnis dan goodwill i. Business combinations and goodwill Kombinasi bisnis dicatat dengan metode akuisisi.

Imbalan yang diambil alih dan instrumen ekuitas yang diterbitkan sebagai pertukaran atas pengendalian dari pihak yang diakuisisi. Untuk setiap kombinasi bisnis, kepentingan pengendali diukur pada nilai wajar atau pada proporsi kepemilikan non pengendali atas aset neto teridentifikasi dari aset yang diakuisisi. Pilihan dasar pengakuan dibuat berdasarkan basis tiap transaksi. Biaya terkait akuisisi dicatat sebagai beban ketika terjadi. Aset dan liabilitas yang teridentifikasi dari pihak yang diakuisisi dicatat pada nilai wajar pada tanggal akuisisi.

Business combinations accounted for by the acquisition method. Foreclosed benefits and equity instruments issued in exchange for control of the acquiree. For each business combination, the controlling interest is measured at fair value or at the non-controlling interest's proportionate share of the identifiable net assets of the assets acquired. The choice of basis for recognition is made on the basis of each transaction.

Acquisition-related costs are recorded as expenses when incurred. The acquiree's identifiable assets and liabilities are at fair value at the acquisition date.

31 Desember 2020 31 December 2020

41

3. Ikhtisar kebijakan akuntansi penting (lanjutan) 3. Summary of significant accounting policies (continued)

i. Kombinasi bisnis dan goodwill (lanjutan) i. Business combinations and goodwill (continued) Goodwill awalnya diukur pada harga perolehan

yang merupakan selisih lebih dari nilai agregat imbalan yang dialihkan dan nilai yang diakui oleh kepentingan nonpengendali dan nilai kepentingan ekuitas yang dimiliki sebelumnya atas jumlah neto dari aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih. Jika nilai wajar dari jumlah aset neto yang diakuisisi melebihi dari nilai agregat imbalan yang telah dialihkan, grup menilai kembali apakah asumsi aset yang diakuisisi dan liabilitas yang diambil alih sudah diidentifikasi dengan benar dan memeriksa prosedur yang digunakan untuk mengukur nilai yang harus diakui pada tanggal akuisisi. Jika hasil penilaian kembali tersebut masih menghasilkan selisih lebih atas nilai wajarnya dari aset neto yang diakuisisi atas nilai agregat imbalan yang dialihkan maka keuntungan diakui pada laba atau rugi.

Goodwill is initially measured at cost, which is the difference in excess of the aggregate value of the consideration transferred and the value recognized by non-controlling interests and the value of previously held equity interests over the net amount of identifiable assets acquired and liabilities assumed. If the fair value of the total net assets acquired exceeds the aggregate value of the consideration transferred, the group reassesses whether the assumptions of the acquired assets and the liabilities assumed were identified correctly and examines the procedures used to measure the amounts to be recognized at the acquisition date. If the results of the revaluation still result in an excess of the fair value of the net assets acquired over the aggregate value of the consideration transferred, the gain is recognized in profit or loss.

Saat penentuan imbalan dari kombinasi bisnis termasuk imbalan kontinjensi, imbalan kontinjensi ini diakui pada nilai wajar saat tanggal akuisisi. Imbalan kontinjensi ini diklasifikasikan sebagai ekuitas atau liabilitas keuangan. Jumlah yang diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan selanjutnya diukur kembali pada nilai wajar dimana perubahan pada nilai wajar tersebut diakui dalam laba atau rugi atau ketika penyesuaian dicatat di luar periode pengakuan. Perubahan pada nilai wajar imbalan kontinjensi yang memenuhi persyaratan sebagai penyesuaian periode pengukuran, disesuaikan secara retrospektif dengan penyesuaian terkait terhadap goodwill.

Penyesuaian periode pengukuran adalah penyesuaian yang timbul dari informasi tambahan yang didapat selama periode pengeluaran yang tidak boleh melebihi satu tahun dari tanggal akuisisi, tergantung fakta dan kondisi yang ada pada saat tanggal akuisisi.

When determining the consideration of a business combination including contingent consideration, the contingent consideration is recognized at fair value at the date of acquisition. The contingent consideration is classified as equity or financial liabilities. Amounts classified as financial liabilities are subsequently remeasured at fair value where changes in fair value are recognized in profit or loss or when the adjustment is recorded outside the period of recognition.

Changes in the fair value of contingent consideration that qualify as measurement period adjustments are adjusted retrospectively for the related adjustments to goodwill. Measurement

Changes in the fair value of contingent consideration that qualify as measurement period adjustments are adjusted retrospectively for the related adjustments to goodwill. Measurement