Berdasarkan perubahan akta terakhir No. 05 tanggal 6 September 2019 dari Nanda Fauz Iwan, SH, M.Kn., notaris di Jakarta Selatan, maksud dan tujuan Perusahaan yang tertuang dalam pasal 3 berubah sebagai berikut: (1) Melakukan usaha di bidang pertanian tanaman, peternakan, perburuan dan kegiatan YBDI; (2) Perdagangan besar bukan mobil dan sepeda motor; (3) Perdagangan eceran bukan mobil dan motor; (4) Industri makanan dan minuman;
(5) Industri bahan kimia dan barang dari bahan kimia; (6) Industri farmasi; (7) Pergudangan dan aktivitas penunjang angkutan; (8) Real estate; (9) Aktivitas kesehatan manusia; dan (10) Aktivitas administrasi kantor.
Based on the latest notarial deeds No. 05 dated 6 September 2019 from Nanda Fauz Iwan, SH, M.Kn., notary in South Jakarta, the purpose and objectives of the Company set forth in article 3 are changed as follows: (1) conducting business in the fields of agriculture, animal husbandry, hunting and YBDI activities ; (2) Wholesale that are not cars and motorcycles; (3) Non-car and motorcycle retail trade; (4) Food and beverage industry; (5) Chemical industry and chemical goods; (6) Pharmaceutical industry;
(7) Warehousing and transportation support activities; (8) Real estate; (9) Human health activities; and (10) Office administration activities.
Mulai musim tanam tahun 2018/2019 Perusahaan sudah tidak mengelola tebu milik sendiri (TS) karena lahan HGU Perusahaan disewakan kepada petani/warga desa dalam rangka menyejahterakan warga dan membentuk situasi yang kondusif.
Diharapkan pula dengan pola tersebut dapat memberikan kontribusi positif kepada Perusahaan.
Starting on the planting season in 2018/2019, the Company no longer manages its own sugarcane (TS) because the Company's HGU land is leased to farmers / villagers in order to prosper the residents and form a conducive situation. It is also hoped that this scheme can make a positive contribution to the Company.
PT PG Rajawali II yang berdomisili di Cirebon memiliki 4 unit pabrik gula dan 1 unit pengolahan tetes (pabrik spiritus dan alkohol/ PSA) yaitu sebagai berikut : - PG Sindang Laut
- PG Tersana Baru - PSA Palimanan - PG Jatitujuh
- Unit Research & Development (Puslitagro)
- PG Subang
- Apotek Nusindo Farma
PT PG Rajawali II which domiciled in Cirebon has 4 sugar factory units and 1 unit of molasses processing (spirituous and alcohol/ PSA factory) as follows :
- PG Sindang Laut - PG Tersana Baru - PSA Palimanan - PG Jatitujuh
- Research & Development Unit (Puslitagro)
- PG Subang
- Nusindo Farma Pharmacy
18
a. Penyertaan pada entitas anak (lanjutan) a. Investment in subsidiaries (continued) 3) PT Pabrik Gula Rajawali II dan entitas
anak (lanjutan)
3) PT Pabrik Gula Rajawali II and its subsidiaries (continued)
Berdasarkan surat keputusan yang dikeluarkan PT PG Rajawali II nomor:
916/S.PMh/RW-11.01NII/2015, PT Inti Bagas Perkasa (PT IBP) dinyatakan beku operasi per tanggal 31 Juli 2015 hingga waktu yang belum ditentukan. Seluruh kewajiban PT Inti Bagas Perkasa (PT IBP) baik pada pihak ketiga/rekanan maupun kepada karyawan PT Inti Bagas Perkasa (PT IBP) diambil alih dan diselesaikan oleh PT PG Rajawali II.
Based on decree issued by PT PG Rajawali II number: 916 / S.PMh / RW-11.01NII / 2015, PT Inti Bagas Perkasa (PT IBP) was suspended starting on 31 July 2015 until an undetermined time. All obligations of PT Inti Bagas Perkasa (PT IBP) either to third parties / partners or to employees of PT Inti Bagas Perkasa (PT IBP) were taken over and settled by PT PG Rajawali II.
Masing-masing Pabrik Gula dipimpin oleh Administrator sebagai General Manager yang bertanggung-jawab kepada Direksi.
Pelaksanaan pembukuan dilakukan oleh masing-masing pabrik/unit usaha. Kantor Direksi menyusun Laporan Keuangan Konsolidasi Perusahaan didasarkan laporan yang disusun oleh masing-masing PG dan Unit Usaha.
Berdasarkan surat keputusan yang dikeluarkan PT PG Rajawali II nomor:
028/SK/RW-11.1/X/2015, unit PG Karangsuwung dinyatakan beku operasi dan statusnya berubah menjadi rayon Karangsuwung dibawah pengelolaan dan tanggung jawab unit pabrik gula Sindang Laut yang efektif mulai awal tahun 2016.
Each Sugar Factory is lead by an Administrator as General Manager who reports to the Board of Directors.
Bookkeeping is carried out by each factory / business unit. The Office of the Directors compiles the Company's Consolidated Financial Statements based on the reports prepared by each PG and Business Unit.
Based on a decision issued by PT PG Rajawali II number: 028/SK/RW-11.1/X/2015, the Karangsuwung PG unit was suspended and its status was changed to Karangsuwung rayon under the management and responsibility of the Sindang Laut sugar factory which began to be effective at the beginning of the year 2016.
Berdasarkan surat keputusan yang dikeluarkan oleh Direksi PT PG Rajawali II nomor 10.1/SK/RW-II.01/2018 tanggal 17 Mei 2018, terdapat penggabungan Subang ke Jatitujuh menjadi unit Pabrik Gula Guna Usaha (Jatitujuh dan Subang).
Kondisi ini dilakukan dalam rangka efisiensi dan efektivitas pengawasan, optimalisasi kapasitas pabrik dan persiapan perubahan peruntukan lahan HGU PG Subang, sehingga pada tahun 2018 PG Subang tidak melaksanakan giling dan digabung ke Jatitujuh.
Based on a decree issued by the Board of Directors of PT PG Rajawali II number 10.1/SK/RW-II.01/2018 dated 17 May 2018, concerning the merger between Subang and Jatitujuh to become Pabrik Gula Guna Usaha (Jatitujuh and Subang) in order to be more efficient and effective in monitoring the factory, optimizing plant capacity and preparing changes to the allocation of PG Subang's HGU land, so that in 2018 PG Subang will no longer do the milling activity and be merged into Jatitujuh.
31 Desember 2020 31 December 2020
19
2. Penyertaan (lanjutan) 2. Investments (continued)
a. Penyertaan pada entitas anak (lanjutan) a. Investment in subsidiaries (continued) 4) PT Pabrik Gula Candi Baru 4) PT Pabrik Gula Candi Baru
PT Pabrik Gula Candi Baru (PT PG Candi Baru) sebelumnya merupakan Perusahaan perorangan yang didirikan pada tanggal 21 Oktober 1911. Pengesahannya sebagai badan hukum terdaftar pada Panitera Pengadilan Negeri di Surabaya No. 122 tanggal 31 Oktober 1911 dengan nama NV Suiker Fabrik Tjandi. Berdasarkan RUPS tanggal 8 Februari 1962 nama Perusahaan diubah menjadi PT Pabrik Gula Tjandi dan telah mendapat pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. Y.A5/112/1 tanggal 4 Oktober 1962. Berdasarkan akta pernyataan RUPS yang dikukuhkan dengan Akta Perubahan Anggaran Dasar No. 73 tanggal 28 Juli 1993 yang dibuat oleh Imas Fatimah, SH, Notaris di Jakarta, berubah menjadi PT Pabrik Gula Candi under the name of NV Suiker Fabrik Tjandi.
Based on the Annual General Meeting on 8
Based on the deed of GMS statement which is notarized through the Deed of Association Amendment No. 73 dated 28 July 1993 made by Imas Fatimah, SH, Notary in Jakarta, was changed to PT Pabrik Gula Candi Baru.
Anggaran Dasar Entitas telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta No. 9 tanggal 12 September 2019 yang disusun oleh Notaris Nanda Fauz Iwan, S.H., M.Kn terkait dengan perubahan ketentuan pasal 3 tentang Maksud dan Tujuan serta Kegiatan Usaha Perseroan. Perubahan terakhir tersebut telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam surat keputusannya No. AHU-0072910.AH.01.02.TAHUN 2019 tanggal 20 September 2019.
The Articles of Association of the Entity No. AHU-0072910.AH.01.02. YEAR 2019 dated 20 September 2019.
Anggaran dasar Entitas telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan akta No. 8 tanggal 14 Mei 2020 yang disusun oleh Notaris Ermin Yuniastuti, S.H terkait dengan perubahan susunan Dewan Komisaris dan Dewan Direksi.
Perubahan terakhir tesebut telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam
surat keputusannya
No.AHU-AH.01.03-0219628 Tahun 2020 tanggal 14 Mei 2020.
The Articles of Association of the Entity have been updated several times, most recently with deed No. 8 dated 14 May 2020 compiled by Notary Ermin Yuniastuti, S.H related to changes in the composition of the Board of Commissioners and Board of Directors. The latest amendment was approved by the Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia in its decision letter No.AHU-AH.01.03-0219628 YEAR 2020 dated 14 May 2020.
20
a. Penyertaan pada entitas anak (lanjutan) a. Investment in subsidiaries (continued) 4) PT Pabrik Gula Candi Baru 4) PT Pabrik Gula Candi Baru
PT PG Candi Baru berkedudukan di Sidoarjo dan beroperasi di Jl. Raya Candi No. 10, Sidoarjo.
PT PG Candi Baru is located in Sidoarjo and operates at Jl. Raya Candi No. 10, Sidoarjo.
Sesuai dengan pasal 3 Akta No. 19 tanggal 18 Juli 1998, maksud dan tujuan pendirian adalah berusaha dalam bidang perkebunan dan pertanian tebu, serta industri gula dan perdagangan dengan menerapkan prinsip-prinsip Perseroan Terbatas.
In accordance with article 3 of Deed No. 19 dated 18 July 1998, the intent and purpose of establishment is to engage in agricultural plantations and sugarcane, as well as the sugar industry and trade by applying the principles of Limited Company.
5) PT Mitra Rajawali Banjaran 5) PT Mitra Rajawali Banjaran