• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kabupaten Luwu Timur merupakan wilayah yang memiliki curah hujan yang cukup tinggi. Selama tahun 2016, rata-rata hari hujan per bulan sebanyak 18 hari. Bulan Maret memiliki jumlah hari hujan tertinggi hingga 25 hari dalam sebulan dan bulan September memiliki jumlah hari paling sedikit yaitu hanya 14 hari saja.

15 21

25

19 20

18 16 17 14

22

18 18

0 5 10 15 20 25 30

Gambar 1.3 Jumlah Hari Hujan Per Bulan

Kabupaten Luwu Timur 2016

5 2.1 ADMINISTRASI PEMERINTAHAN

Wilayah Kabupaten Luwu Timur dibagi menjadi 11 kecamatan.

Jumlah desa yang ada pada tahun 2016 sebanyak 124 desa dan 3 kelurahan. Kecamatan yang sudah terbentuk kelurahan adalah Kecamatan Tomoni, Kecamatan Malili dan Kecamatan Nuha. Pada tahun 2016 terdapat 488 dusun/lingkungan di Kabupaten Luwu Timur.

Kecamatan Wotu memiliki jumlah dusun terbanyak yaitu sekitar 70 dusun, kemudian Kecamatan Burau dengan 66 dusun, dan Kecamatan Towuti sebanyak masing-masing 59 dusun.

Sumber : Komisi Pemilihan Umum Luwu Timur 14%

Gambar 2.1 Komposisi Anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur Berdasarkan Partai Politik Tahun 2016

NasDem

ADMINISTRASI PEMERINTAHAN

6

Profil Kabupaten Luwu Timur 2017

Pada tahun 2016, anggota DPRD Luwu Timur berjumlah 30 orang yang berasal dari 10 partai. Partai yang memiliki wakil terbesar adalah Partai Golkar (6 orang) yang mencapai 20 persen. Partai terbesar kedua adalah Partai Nasdem, Gerindra dan PAN masing-masing sebanyak 4 orang atau sekitar 13,33 persen. Dari 30 orang anggota DPRD hanya 1 orang yang berjenis kelamin perempuan, yaitu dari Partai Amanat Nasional.

Pada Gambar 2.2 dapat dilihat bahwa pegawai dengan tingkat golongan III memiliki persentase terbesar yaitu 57 persen atau 2.288 orang. Sedangkan golongan II sebesar 24 persen dan golongan IV sebesar 17 persen dengan banyak pegawai masing-masing 972 orang dan 679 orang.

2%

24%

57%

17%

Gambar 2.2 Persentase PNS Pemda Luwu Timur Berdasarkan Golongan tahun 2016

Golongan I Golongan II Golongan III Golongan IV

7 Tahun 2016 tercatat sebanyak 4.004 orang pegawai negeri sipil (PNS) yang bertugas di dinas atau instansi pemerintah daerah kabupaten Luwu Timur. Dari 60 instansi Pemerintah Daerah jumlah PNS terbanyak ada di Sekolah Dasar dengan jumlah pegawai sebanyak 1.138 orang, sedangkan instansi dengan jumlah paling sedikit ada di Kelurahan Malili yang hanya berjumlah 6 orang.

Pada Gambar 2.3 dapat dilihat bahwa menurut jenis kelamin, jumlah PNS Pemda Luwu Timur terlihat perempuan lebih dominan.

Sekitar 63 persen PNS Pemda merupakan perempuan, sedangkan PNS laki-laki hanya 37 persen saja dari total PNS Pemda Luwu Timur.

Sumber : BadanKepegawaian, Pendidikan&Pelatihan Daerah 37%

63%

Gambar 2.3 Persentase PNS Pemda Luwu Timur Berdasarkan Jenis Kelamin Tahun 2016

Laki-laki Perempuan

ADMINISTRASI PEMERINTAHAN

8

Profil Kabupaten Luwu Timur 2017

Pada tahun 2016 tercatat sebanyak 9.932 penduduk yang tercatat kelahirannya. Angka ini meningkat dibandingkan tahun lalu yang jumlahnya mencapai 7.633 akta. Jumlah akta kelahiran dalam kurun waktu 2012 hingga 2016 diterbitkan akte kelahiran terbanyak pada tahun 2013 yang mencapai 13.782 akta.

Tahun 2016 jumlah pasangan yang diterbitkan akta perkawinan melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Luwu Timur sebanyak 701 akta. Jumlah ini mengalami peningkatan bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencapai jumlah 505 akta. Kecamatan yang paling banyak diterbitkan akta perkawinan adalah Kecamatan Mangkutana sebesar 143 akta. Sedangkan jumlah paling sedikit adalah kecamatan Nuha sebanyak 18 akta.

7329

2012 2013 2014 2015 2016

Gambar 2.4 Banyaknya Akta Kelahiran Yang

Dikeluarkan di Kabupaten Luwu Timur 2012-2016

9 Jumlah sertifikat tanah yang dikeluarkan oleh kantor Pertanahan Kabupaten Luwu Timur pada tahun 2016 adalah 3.805 sertifikat.

Jumlah ini hanya terdiri atas 3 dari 4 macam hak atas tanah yaitu hak milik sebanyak 3.766 sertifikat, hak guna bangunan sebanyak 14 sertifikat dan hak pakai sebanyak 25 sertifikat. Jenis sertifikat hak milik paling banyak diterbitkan berasal dari kecamatan Towuti yaitu 778 sertifikat, diikuti kecamatan Wotu 658 sertifikat.

Sumber : BPN Luwu Timur

Pada tahun 2016 jumlah perkara yang diterima oleh Pengadilan Negeri Kabupaten Luwu Timur sebanyak 166 perkara yang terdiri dari 134 perkara pidana dan 32 perkara perdata. Sedangkan banyaknya perkara yang telah diselesaikan sebanyak 168 perkara yang

0 100 200 300 400 500 600 700 800 778

658

463 456

341 327

242 222 211

53 15

Gambar 2.5 Jumlah Sertifikat Hak Milik yang

Diterbitkan di Kabupaten Luwu Timur Tahun 2016

ADMINISTRASI PEMERINTAHAN

10

Profil Kabupaten Luwu Timur 2017

terdiri dari 128 perkara pidana dan 40 perkara perdata.

Gambar 2.6 dapat dilihat jumlah perkara yang diterima dan yang diselesaikan baik perkara pidana maupun perkara perdata untuk setiap bulannya pada tahun 2016. Jumlah perkara yang diterima terbanyak terjadi pada bulan Juni yang mencapai 22 perkara dan jumlah perkara yang dapat diselesaikan sebanyak 26 perkara pada bulan Agustus.

Sumber : Pengadilan Negeri Malili 15

Gambar 2.6 Jumlah Perkara yang Diterima dan Diselesaikan Menurut Bulan Tahun 2016

Yang Diterima Yang Diselesaikan

3.1 PENDUDUK

umlah penduduk Kabupaten Luwu Timur berdasarkan data desa tahun 2016 mencapai jumlah 283.609 jiwa dengan jumlah rumah tangga sebanyak 72.203 rumah tangga. Rata-rata jumlah jiwa setiap rumah tangga sebanyak 4 jiwa. Kecamatan yang paling banyak jumlah penduduknya adalah Kecamatan Malili sebesar 39.766 jiwa, kemudian Kecamatan Burau dengan 35.444 jiwa dan Kecamatan Towuti sebanyak 35.218 jiwa.

Pada Tahun 2016 tercatat kepadatan penduduk Kabupaten Luwu Timur sebesar 40 jiwa per km

2

. Kecamatan yang paling padat adalah

J

275523

277488

280689

283609

270000 272000 274000 276000 278000 280000 282000 284000 286000

2013 2014 2015 2016

Gambar 3.1 Jumlah Penduduk Kabupaten Luwu

Timur 2013-2016

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA

12

Profil Kabupaten Luwu Timur 2017

Kecamatan Tomoni Timur dengan kepadatan 299 jiwa per km

2

. Sedangkan Kecamatan yang memiliki kepadatan terendah adalah Kecamatan Wasuponda dan Mangkutana sebesar masing-masing 17 jiwa per km

2

.

Secara umum jumlah penduduk laki-laki lebih besar dibandingkan perempuan, terlihat dengan rasio jenis kelamin (sex ratio) penduduk Luwu Timur sebesar 104,81 yang artinya setiap 100 perempuan di Luwu Timur terdapat sekitar 105 laki-laki. Rasio jenis kelamin tertinggi terdapat di Kecamatan Wasuponda yaitu sebesar 114,15 dan rasio jenis kelamin terendah di Kecamatan Burau yaitu 97,75.

39766

0 10000 20000 30000 40000 50000

050 Malili 031 Tomoni Timur 081 Kalaena

Gambar 3.2 Jumlah Penduduk Per kecamatan di

Kabupaten Luwu Timur, 2016

3.2 KETENAGAKERJAAN

Jumlah pencari kerja yang terdaftar di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Luwu Timur tahun 2016 sebanyak 2.433 orang.

Sebagian besar berjenis kelamin laki-laki yaitu 1.844 orang, sedangkan perempuan sebanyak 589 orang. Dilihat dari tingkat pendidikan yang ditamatkan, sebanyak 1.635 orang atau 67 persen merupakan lulusan SLTA.

1% 0% 3%

67%

9%

20%

Gambar 3.3 Persentase Pencari Kerja Berdasarkan Tingkat Pendidikan di Kabupaten Luwu Timur

Tahun 2016

Tidak Tamat SD SD SLTP SLTA Diploma Universitas

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA

14

Profil Kabupaten Luwu Timur 2017

3.3 TRANSMIGRASI

Kabupaten Luwu Timur merupakan salah satu daerah tujuan

transmigrasi di Provinsi Sulawesi Selatan. Ada 5 Unit Pemukiman

Transmigrasi (UPT) di Kabupaten Luwu Timur yang masih dalam binaan

Dinas Transmigrasi Kabupaten Luwu Timur. Lokasi UPT yang masih

dalam binaan Dinas berada di Kecamatan Towuti. Para transmigran

yang ada di UPT tersebut berasal dari beberapa daerah antara lain Jawa

Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Banten, Luwu Timur dan

D.I.Yogyakarta.

4.1 PENDIDIKAN

alah satu komponen yang berkaitan langsung dengan peningkatan SDM adalah pendidikan. Karena itu, kualitas SDM selalu diupayakan untuk ditingkatkan melalui pendidikan yang berkualitas. Sumber daya manusia (SDM) yang handal merupakan salah satu faktor keberhasilan pembangunan. Salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan peningkatan mutu pendidikan diantaranya adalah ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan.

0 5000 10000 15000 20000 25000 30000 35000

SD SLTP SLTA

181 60 32

2235 1259 816

34586

15644

12953

Gambar 4.1 Jumlah Murid, Guru dan Sekolah di Luwu Timur Tahun 2016

Sekolah Guru Murid

S

SOSIAL

16

Profil Kabupaten Luwu Timur 2017

Pada tahun 2016, pada tingkat Sekolah Dasar (SD) tersedia 181 unit sekolah yang terdiri dari 150 unit SD Negeri, 11 SD Swasta dan 20 Madrasah Ibtidaiyah (MI). Pada tingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) tersedia 60 unit sekolah yang terdiri dari 26 unit SLTP Negeri, 11 unit SLTP Swasta dan 23 Madrasah Tsanawiyah (MTs). Pada tingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) tersedia 32 unit sekolah yang terdiri dari 13 unit SLTA Negeri, 6 unit SLTA Swasta, 9 Madrasah Aliyah (MA) dan 4 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk mendapatkan sumber daya manusia yang siap kerja. Pada tingkat sekolah tinggi, di Kabupaten Luwu Timur juga tersedia 2 unit Akademi yang berada di Kecamatan Wotu dan Kecamatan Nuha.

4.2 KESEHATAN

Faktor Kesehatan merupakan salah satu komponen pembangunan manusia dalam rangka menciptakan SDM yang berkualitas.

Ketersediaan sarana dan tenaga kesehatan yang memadai berperan

penting dalam peningkatan mutu kesehatan. Pada tahun 2016, di

Kabupaten Luwu Timur terdapat 2 buah rumah sakit yakni milik PT

VALE yang berada di kecamatan Nuha dan milik Pemerintah Daerah

yang berada di Kecamatan Wotu. Di tingkat Kecamatan tersedia 15

Puskesmas dan 62 Puskesmas Pembantu, 6 klinik/balai kesehatan dan

25 apotik.

Praktek Dokter Spesialis sudah tersedia pada sarana milik pemerintah sebanyak 8 unit praktek, di Rumah Sakit Swasta PT Vale sebanyak 4 unit praktek dan praktek dokter spesialis secara mandiri sebanyak 6 unit. Sementara jumlah praktek dokter umum yang tercatat sebanyak 22 unit di sarana milik pemerintah, 31 unit di Rumah Sakit PT Vale,18 unit praktek secara mandiri dan 32 unit di klinik. Sedangkan praktek dokter gigi tercatat 13 unit di sarana milik pemerintah, 7 unit di RS PT Vale, 15 unit praktek dokter gigi mandiri dan 2 unit di klinik.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Timur tercatat bahwa jumlah dokter umum sebanyak 46 orang, dokter gigi 23 orang, dokter spesialis 14 orang. Sementara jumlah apoteker sebanyak 14 orang, bidan sebanyak 215 orang, tenaga farmasi 43 orang dan perawat 317 orang. Tenaga medis tersebut tersebar di Puskesmas, Rumah Sakit Umum Daerah dan Dinas Kesehatan.

Berdasarkan data yang dikumpulkan oleh Dinas Kesehatan tahun 2016, tercatat sebanyak 5.732 kelahiran di Luwu Timur. Jumlah anak lahir hidup sebanyak 5.689 anak dan anak lahir mati sebanyak 43 anak.

Kecamatan Malili merupakan Kecamatan yang memiliki kelahiran

terbanyak yaitu 915 kelahiran dengan rincian 913 anak lahir hidup dan

2 anak lahir mati.

SOSIAL

18

Profil Kabupaten Luwu Timur 2017

Sumber : Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Timur

Pada tahun 2016 tercatat sebanyak 33.277 wanita usia 15-49 tahun yang berstatus kawin dan sedang menggunakan KB. Jumlah ini mengalami penurunan bila dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 36.049 orang.

4.3 AGAMA

Sebagai negara yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, Indonesia menjamin kehidupan beragama dan senantiasa mengembangkan kerukunan hidup antar pemeluk agama dan

0 100 200 300 400 500 600 700 800 900 1000 915

795

642 625

515 498 458 420 400

249 215

Gambar 4.2 Banyaknya Bayi Lahir Menurut

Kecamatan di Kabupaten Luwu Timur 2016

kepercayaan. Kehidupan beragama diarahkan kepada peningkatan akhlak dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, membangun masyarakat yang religius dan sekaligus mengatasi berbagai masalah sosial budaya yang dapat menghambat kemajuan bangsa.

Agama merupakan salah satu aspek penting dalam kehidupan masyarakat Kabupaten Luwu Timur, terlebih lagi banyak norma dan adat istiadat yang berlaku dalam masyarakat yang bersendikan pada agama. Untuk itu, diperlukan sarana dan prasarana yang memadai bagi semua umat serta peningkatan pelayanan bagi kepentingan pelaksanaan ibadah keagamaan.

Di bidang prasarana tahun 2016, jumlah masjid mencapai jumlah 370 buah, gereja Protestan sebanyak 198 buah, gereja Katolik sebanyak 31 buah dan pura 47 buah. Jumlah masjid terbanyak berada di Kecamatan Burau yaitu 65 masjid sementara itu gereja terbanyak berada di Kecamatan Mangkutana yaitu 41 gereja. Sedangkan jumlah pura terbanyak berada di Kecamatan Angkona yaitu 16 pura.

Setiap tahun Kabupaten Luwu Timur memberangkatkan jemaah

haji. Jumlah jemaah haji pada tahun 2016 sebanyak 125 orang yang

terdiri atas 50 orang laki-laki dan 75 orang perempuan. Jumlah jamaah

haji selama kurun waktu tiga tahun terakhir tidak mengalami

penambahan ataupun pengurangan. Sementara jumlah jemaah haji

lebih banyak perempuan bila dibandingkan dengan laki-laki.

SOSIAL

20

Profil Kabupaten Luwu Timur 2017

Laki-laki

Perempuan 0

20 40 60 80 100

2014 2015 2016

33 43 50

92 82

75

Gambar 4.3 Jumlah Jemaah Haji Kabupaten Luwu

Timur Tahun 2014-2016

5.1 TANAMAN PANGAN

ahan sawah di Kabupaten Luwu Timur seluas 26.487 Hektar, terdapat 24.843 Hektar yang menggunakan irigasi, 1.609 Hektar merupakan sawah tadah hujan dan pasang surut 35 Hektar. Lahan kering di Kabupaten Luwu Timur diantaranya digunakan untuk berbagai keperluan. Sebanyak 13.877 Hektar digunakan sebagai Tegal/Kebun, 10.326 Hektar untuk Ladang/Huma, 29.963 Hektar untuk Perkebunan, 2.986 Hektar untuk Hutan Rakyat, 3.145 Hektar untuk Tanah Gembala/Padang Rumput.

0 5000 10000 15000 20000 25000

Irigasi Tadah Hujan Pasang Surut 24843

1609 35

Gambar 5.1 Luas Lahan Sawah Dirinci menurut Jenis Pengairan Tahun 2016 (Ha)

L

PERTANIAN

22

Profil Kabupaten Luwu Timur 2017

Rata-rata produktivitas padi (padi sawah dan padi ladang) di Kabupaten Luwu Timur pada tahun 2016 sebesar 71,61 Kuintal/Hektar dengan luas panen sebesar 42.910 Hektar dan produksi 307.265,92 ton.

Kecamatan penyumbang produksi padi terbesar adalah Kecamatan Wotu dengan total produksi 62.141,50 ton dari luas panen sebesar 7.910 Hektar.

Sumber : Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Luwu Timur

Komoditi tanaman pangan palawija juga dihasilkan Kabupaten Luwu Timur seperti jagung, kedelai, kacang tanah, kacang hijau, ubi kayu dan ubi jalar. Produksi jagung sebanyak 22.472,93 ton dari luas

000 010 020 030 040 050 060 070 062

047 047

035 034 027

020 018

008 006 002

Gambar 5.2 Produksi Padi Menurut Kecamatan di

Kabupaten Luwu Timur Tahun 2016

panen 3.716 Hektar. Produksi Kedelai sebesar 4 ton dari luas panen 6 Hektar. Produksi kacang tanah sebesar 16,50 ton dari 14 Hektar luas panen. Produksi Kacang hijau sebesar 3,20 ton dari 3 Hektar luas panen. Sedangkan komoditas ubi kayu dan ubi jalar mencapai produksi masing-masing 989,40 ton dan 512,70 ton.

5.2 HORTIKULTURA

Sub Sektor hortikultura mencakup tanaman sayuran, tanaman buah-buahan, tanaman biofarma dan tanaman hias. Komoditi yang disajikan pada tanaman sayuran meliputi sawi, kacang panjang, cabe, cabe rawit, tomat, terong, kangkung dan bayam. Pada tahun 2016, produksi tanaman sayuran terbesar yang dihasilkan Kabupaten Luwu Timur adalah tanaman kacang panjang dengan produksi 249,6 ton.

Sedangkan tanaman buah-buahan yang dihasilkan meliputi mangga, durian, jeruk, pisang, pepaya, nanas, rambutan dan duku. Tanaman obat-obatan meliputi jahe, laos, kencur, kunyit dan temulawak dengan produksi terbesar adalah kunyit sebanyak 4.697 kg.

5.3 PERKEBUNAN

Perkebunan rakyat di Kabupaten Luwu Timur meliputi

perkebunan kelapa, kelapa sawit, kopi, lada, dan kakao. Pada tahun

2016, produksi tanaman perkebunan rakyat terbanyak adalah kelapa

PERTANIAN

24

Profil Kabupaten Luwu Timur 2017

sawit, yaitu sebesar 103.030,07 ton yang diperoleh dari lahan seluas 10.675,12 Hektar, yang kedua adalah komoditas kakao, yakni sebesar 12.240,40 ton dari lahan seluas 25.583,18 Hektar. Produksi kelapa sawit terbanyak berada di Kecamatan Angkona yaitu sebesar 25.855,20 ton dengan luas lahan 2.529 Hektar. Sedangkan produksi kakao terbesar berada di Kecamatan Burau sebesar 6.714,68 ton dengan luas lahan 3.785,50 Hektar.

0 20000 40000 60000 80000 100000 120000

Kelapa Sawit Kakao Kelapa Lada

103030,07

12240,4

2478,2 1818,88

Grafik 5.3 Produksi Tanaman Perkebunan Rakyat

Menurut Jenis Tanaman Tahun 2016

5.4 ALAT-ALAT PERTANIAN

Alat pengolah lahan di Kabupaten Luwu Timur tahun 2016 tercatat sebanyak 1.212 unit berupa traktor roda dua dan 3 traktor roda empat.

Kecamatan yang paling banyak alat pengolah lahan adalah Kecamatan Burau (244 unit), Kecamatan Towuti (178 unit) dan Kecamatan Tomoni Timur (146 unit). Alat pemberantasan organisme pengganggu tanaman ada tiga macam, diantaranya semprotan tangan, semprotan punggung, pengabut dan emposan tikus. Diantara ketiga macam alat tersebut yang paling banyak adalah semprotan tangan dan semprotan punggung karena lebih mudah penggunaannya.

Pada tahun 2016 tercatat sebanyak 31.660 unit semprotan tangan dan semprotan punggung, 24 unit pengabut dan 286 unit emposan tikus. Kecamatan Mangkutana memiliki alat semprotan tangan dan semprotan punggung paling banyak yaitu 6.880 unit. Alat pengolah padi di Kabupaten Luwu Timur sebanyak 215 unit yang terdiri dari 158 unit perontok padi dan 57 unit pembersih. Sedangkan fasilitas penggilingan padi yang ada di Luwu Timur tahun 2016 tercatat sebanyak 15 unit penggilingan padi besar, 122 unit penggilingan padi menengah dan 72 unit penggilingan padi kecil.

{

PERTANIAN

26

Profil Kabupaten Luwu Timur 2017

5.5 PETERNAKAN

Pada tahun 2016 di Kabupaten Luwu Timur tercatat populasi ternak sapi potong sebanyak 15.021 ekor, kerbau sebanyak 1.094 ekor, kambing sebanyak 13.456 ekor dan babi sebanyak 17.289 ekor. Selain itu, pada periode yang sama tercatat ayam kampung sebanyak 528.499 ekor, ayam pedaging sebanyak 802.110 ekor dan ayam petelur sebanyak 116.202 ekor.

Pada tahun 2016 kegiatan pemotongan ternak tercatat sebanyak 2.442 ekor sapi, 58 ekor kerbau, 1.122 ekor kambing, 1.730 ekor babi,

0 2000 4000 6000 8000 10000 12000 14000 16000 18000

Babi Sapi Potong Kambing Kerbau 17289

15021

13456

1094

Grafik 5.4 Jumlah Ternak Menurut Jenis Ternak

(ekor) Tahun 2016

33.387 ekor ayam buras, 46.692 ekor ayam pedaging dan 232 ekor ayam petelur. Harga jual rata-rata ternak tahun 2016 dibandingkan dengan tahun sebelumnya tidak mengalami perubahan. Harga sapi potong sekitar 12 juta rupiah per ekor, kerbau sekitar 30 juta per ekor, kabing sekitar 2 juta per ekor dan babi sekitar 2,5 juta per ekor.

5.6 PERIKANAN

Posisi Kabupaten Luwu Timur yang terletak di pesisir Teluk Bone memberikan keuntungan dalam kegiatan perikanan sehingga tidak mengherankan jika produksi perikanan di Kabupaten ini relatif cukup besar. Pada tahun 2016, produksiperikanan di Kabupaten Luwu Timur mencapai 316.297,41 ton yang terdiri dari produksi perikanan tangkap sebanyak 8.543,52 ton dan perikanan budidaya sebanyak 307.753,89 ton.

Kecamatan Burau, Wotu, Angkona dan Malili merupakan

produsen utama perikanan laut di Kabupaten Luwu Timur. Produksi

ikan laut di Kabupaten Luwu Timur diantaranya berjenis tongkol,

cakalang, tenggiri, layang, kerapu dan teri. Produksi ikan laut yang

paling banyak adalah ikan layang yakni sebanyak 997,52 ton sedangkan

produksi perikanan budidaya yang terbesar adalah rumput laut

Gracillaria SP yaitu 152.130 ton. Produksi rumput laut Gracillaria SP ini

masih dalam keadaan produksi basah

PERTANIAN

28

Profil Kabupaten Luwu Timur 2017

Tangkap 3%

Budidaya 97%

Gambar 5.5 Persentase Hasil Perikanan Menurut Jenis Kegiatan Usaha di Kabupaten Luwu Timur

2016

29 6.1 PERTAMBANGAN

alam era modern seperti saat ini kebutuhan pada logam sangat tinggi, salah satunya adalah Nikel. Dengan karakteristiknya yang khas membuat nikel menjadi bahan dasar yang banyak digunakan dalam peralatan di dunia modern. Mulai dari peralatan di dapur sampai dengan komponen di pesawat terbang.

Kegiatan penambangan Nikel di kabupaten ini dilakukan oleh PT Vale yang terletak di Kecamatan Nuha. Pada tahun 2016, jumlah produksi Nikel Matte mencapai 78.749,027 ton. Jumlah ini mengalami penurunan dari tahun sebelumnya yang mencapai 82.440,325 ton.

77118,421

79895,765

82440,325

78749,027

74000 75000 76000 77000 78000 79000 80000 81000 82000 83000

2013 2014 2015 2016

Gambar 6.1 Produksi Nikkel Mate PT Vale Tbk Tahun 2013-2016

D

PERTAMBANGAN DAN ENERGI

30

Profil Kabupaten Luwu Timur 2017

6.2 ENERGI

Pada tahun 2016, berdasarkan data dari PDAM Kabupaten Luwu Timur diketahui banyaknya pelanggan PDAM sebesar 3.891 pelanggan.

Jumlah ini mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya yaitu sebanyak 904 pelanggan. Sedangkan jumlah air yang disalurkan sebanyak 1.376.852m

3

.

Berdasarkan data dari PT PLN Ranting Malili, pada tahun 2016 jumlah listrik yang disalurkan di Kabupaten Luwu Timur adalah sebesar 90.126.075 KWH dengan nilai produksi sebesar lebih dari 82 milyar.

Sementara itu jumlah konsumen listrik PLN mencapai 51.778

pelanggan.

31

7. TRANSPORTASI

ebagian besar wilayah Kabupaten Luwu Timur dapat ditempuh dengan menggunakan transportasi darat. Sarana transportasi darat sudah memadai di Kabupaten Luwu Timur.

Sarana jalan, angkutan umum maupun penunjang yang lain sudah tersedia.

Pada tahun 2016 tercatat panjang jalan di Kabupaten Luwu Timur mencapai 2.121,52 kilometer yang terdiri dari jalan negara sepanjang 170,25 kilometer, jalan provinsi sepanjang 62 kilometer dan jalan kabupaten sepanjang 1.889,28 kilometer. Dalam kurun waktu 5 tahun (2012-2016) terjadi penambahan panjang jalan kabupaten setiap tahunnya.

Pada Gambar 7.1 dapat kita lihat bahwa berdasarkan dari jenis permukaan jalan maka jenis permukaan aspal memiliki komposisi terbesar yaitu 36 persen atau 684,71 kilometer, sedangkan jenis permukaan kerikil 43 persen atau sepanjang 822,67 kilometer. Untuk jenis permukaan tanah sebesar 19 persen atau 350,36 kilometer dan sisanya 2 persen atau 31,54 kilometer adalah jalan beton.

S

TRANSPORTASI

32

Profil Kabupaten Luwu Timur 2017

Dari Gambar 7.2 terlihat bahwa berdasarkan kondisi jalan, pada tahun 2016 di Kabupaten Luwu Timur tercatat sebanyak 9 persen mengalami kerusakan berat dan 13 persen mengalami kerusakan ringan. Permukaan yang memiliki kondisi baik sebesar 1.345,58km atau sebesar 70 persen.

36%

43%

19% 2%

Gambar 7.1 Komposisi Jalan Berdasarkan Jenis Permukaan Jalan di Kabupaten Luwu Timur Tahun

2016

Diaspal Kerikil Tanah Beton

33 Pada Tahun 2016 angkutan barang antar pulau pada pelabuhan Malili tercatat memuat 3.555 ton barang dan melakukan kegiatan bongkar sebesar 607.990 ton. Sedangkan angkutan barang luar negeri mencatat jumlah barang yang dimuat sebesar 94.218 ton dan jumlah barang yang dibongkar sebesar 343.489 ton. Jumlah kantor pos yang ada di kabupaten Luwu Timur pada tahun 2013 sebanyak 6 KPC, yang terletak di kecamatan Wotu, Malili, Wasuponda, Nuha, Mangkutana, dan Kalaena.

61%

17%

13% 9%

Gambar 7.2 Komposisi Jalan Berdasarkan Kondisi Jalan di Kabupaten Luwu Timur Tahun 2016

Baik Sedang Rusak Rusak Berat

KEUANGAN DAN HARGA

34

Profil Kabupaten Luwu Timur 2017

8.1 KEUANGAN DAN HARGA

nggaran belanja pemerintah daerah pada tahun 2016 sebesar 1.553,764 milyar rupiah. Jika dilihat berdasarkan fungsi anggaran terbesar digunakan untuk Perumahan dan Fasilitas Umum sebesar 422,080 milyar rupiah (27 persen). Anggaran terbesar kedua digunakan untuk Pendidikan, Pariwisata dan Budaya sebesar 369,910 milyar rupiah (20 persen).

Koperasi mempunyai peran cukup penting dalam penumbuhan ekonomi kerakyatan. Koperasi mudah dijangkau oleh masyarakat, sehingga sangat membantu bagi pengembangan perokonomian usaha

20% 1%

8%

27% 2%

17%

24%

1%

Gambar 8.1 Anggaran Belanja Pemerintah Daerah Berdasarkan Fungsinya Tahun 2016

Pelayanan Umum Ketertiban dan Keamanan

Ekonomi Lingkungan Hidup

Perumahan dan Fasilitas Umum Kesehatan Pendidikan, pariwisata& budaya Perlindungan Sosial

A

Profil Kabupaten Luwu Timur 2017

35 kecil dan menengah. Sehingga Pemda Luwu Timur perlu memberikan perhatian terhadap koperasi.

Jumlah KUD pada tahun 2016 sebanyak 17 Unit, yang berarti tidak terjadi penambahan jumlah KUD selama 5 tahun terakhir. Kecamatan Angkona memiliki KUD terbanyak. Sedangkan Jumlah Koperasi Non KUD sebanyak 218 buah dimana 55 diantaranya berada di Kecamatan Malili. Jumlah anggota KUD sekarang tercatat sebanyak 5.074 orang yang terbagi dalam 3 jenis keanggotaan yaitu keanggotaan penuh 2.079 orang, calon anggota 458 orang, dan yang dilayani 2.537 orang.

Sedangkan jumlah anggota non KUD tercatat 27.010 orang yang terdiri dari keanggotaan penuh 12.139 orang, 1.366 orang sebagai calon anggota, dan sisanya 13.505 orang yang dilayani.

Pada tahun 2016 dari 17 KUD yang ada terkumpul modal sebesar 718,555

juta rupiah yang terdiri dari 513,910 juta simpanan,64,340 juta cadangan,

dan 140,305 juta SHU. Pada koperasi Non KUD terkumpul modal sebesar

Pada tahun 2016 dari 17 KUD yang ada terkumpul modal sebesar 718,555

juta rupiah yang terdiri dari 513,910 juta simpanan,64,340 juta cadangan,

dan 140,305 juta SHU. Pada koperasi Non KUD terkumpul modal sebesar

Dokumen terkait