FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN INSTITUT PERTANIAN BOGOR
CONTOH CARA MENJAWAB
4. IKU Perspektif Pertumbuhan dan Pembelajaran Instruksi 2.1
Bandingkanlah tingkat kepentingan/pengaruh relatif antara satu IKU dengan IKU lainnya berkaitan dengan faktor “Perspektif Keuangan” dalam “Strategi Peningkatan Kinerja Usaha Kecil dan Menengah Kluster Kerajinan Kabupaten Bogor Menggunakan Perspektif Balanced Scorecard”.
IKU Perspektif Keuangan, yang meliputi :
1. Persentase pertumbuhan profit (%)
2. Rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan laporan keuangan (Minggu/bulan)
3. Persentase tagihan piutang yang tidak dibayar sesuai skedul (%) 4. Rasio antara biaya total dan nilai output
Lanjutan lampiran 3: Kuesioner
AHP
Kolom Kiri Lebih penting Lebih Penting Kolom Kanan
Persentase
pertumbuhan profit (%)
Rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan laporan keuangan (Minggu/bulan) Persentase pertumbuhan profit (%) Persentase tagihan piutang yang tidak dibayar sesuai skedul l (%)
Persentase
pertumbuhan profit (%)
Rasio antara biaya total dan nilai output Persentase pertumbuhan profit (%) Pertumbuhan total biaya pengembangan pegawai/pegawai (%) Rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan laporan keuangan (Minggu/bulan) Persentase tagihan piutang yang tidak dibayar sesuai skedul (%) Rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan laporan keuangan (Minggu/bulan)
Rasio antara biaya total dan nilai output
Rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan laporan keuangan (Minggu/bulan) Pertumbuhan total biaya pengembangan pegawai/pegawai (%) Persentase tagihan piutang yang tidak dibayar sesuai skedul (%)
Rasio antara biaya total dan nilai output Persentase tagihan
piutang yang tidak dibayar sesuai skedul (%)
Pertumbuhan total biaya pengembangan pegawai/pegawai (%) Rasio antara biaya
total dan nilai output
Pertumbuhan total biaya pengembangan pegawai/pegawai (%) Instruksi 2.2
Bandingkanlah tingkat kepentingan/pengaruh relatif antara satu IKU dengan IKU lainnya berkaitan dengan faktor “Perspektif Pelanggan” dalam “Strategi Peningkatan Kinerja Usaha Kecil dan Menengah Kluster Kerajinan Kabupaten Bogor Menggunakan Perspektif Balanced Scorecard”.
IKU Perspektif Pelanggan, yang meliputi :
1. Persentase pembelian oleh pelanggan baru (%) 2. Tingkat kepuasan pelanggan utama (Indeks)
3. Persentase penambahan pembelian oleh pelanggan lama (%) 4. Presentase keberhasilan program promosi(%)
Lanjutan lampiran 3: Kuesioner
AHP
Kolom Kiri Lebih penting Lebih Penting Kolom Kanan
Persentase pembelian oleh pelanggan baru
(%)
Tingkat kepuasan pelanggan utama
(Indeks) Persentase pembelian
oleh pelanggan baru (%) Persentase penambahan pembelian oleh pelanggan lama (%) Persentase pembelian
oleh pelanggan baru (%) Presentase keberhasilan program promosi(%) Tingkat kepuasan pelanggan utama (Indeks) Persentase penambahan pembelian oleh pelanggan lama (%) Tingkat kepuasan pelanggan utama (Indeks) Presentase keberhasilan program promosi(%) Persentase penambahan pembelian oleh pelanggan lama (%) Presentase keberhasilan program promosi(%) Instruksi 2.3
Bandingkanlah tingkat kepentingan atau pengaruh relatif antar satu IKU dengan IKU lainnya berkaitan dengan factor “Perspektif Bisnis Internal” dalam Strategi Peningkatan Kinerja Usaha Kecil dan Menengah Kluster Kerajinan Kabupaten Bogor Menggunakan Perspektif Balanced Scorecard.
IKU Perspektif Bisnis Internal, yang meliputi :
1. Jumlah inovasi produk yang dihasilkan (angka)
2. Persentase order produksi yang dapat dipenuhi sesuai dengan jadwal dibanding total order produksi dalam kurun waktu tertentu (%)
3. Waktu yang dibutuhkan untuk meluncurkan produk baru ; Sejak dari pemunculan ide/gagasan produk hingga produk akhir siap dipasarkan (Bulan)
4. Penghematan waktu produksi karena adanya Inovasi yang dihasilkan (Jam) 5. Persentase penyelesaian program pengembangan manajemen (%)
Lanjutan lampiran 3: Kuesioner
AHP
Kolom Kiri Lebih penting Lebih Penting Kolom Kanan
Jumlah inovasi produk yang dihasilkan (angka)
Persentase order produksi yang dapat dipenuhi sesuai dengan jadwal dibanding total order produksi dalam kurun waktu (%) Jumlah inovasi produk
yang dihasilkan (angka)
Waktu yang dibutuhkan untuk meluncurkan produk baru ; Sejak dari pemunculan
ide/gagasan produk hingga produk akhir siap dipasarkan (Bulan)
Jumlah inovasi produk yang dihasilkan (angka)
Penghematan waktu produksi karena adanya Inovasi yang dihasilkan (Jam) Jumlah inovasi produk
yang dihasilkan (angka) Persentase penyelesaian program pengembangan manajemen (%) Persentase order
produksi yang dapat dipenuhi sesuai dengan jadwal dibanding total order produksi dalam kurun waktu (%)
Waktu yang dibutuhkan untuk meluncurkan produk baru ; Sejak dari pemunculan
ide/gagasan produk hingga produk akhir siap dipasarkan (Bulan)
Persentase order produksi yang dapat dipenuhi sesuai dengan jadwal dibanding total order produksi dalam kurun waktu (%)
Penghematan waktu produksi karena adanya Inovasi yang dihasilkan (Jam)
Persentase order produksi yang dapat dipenuhi sesuai dengan jadwal dibanding total order produksi dalam kurun waktu (%) Persentase penyelesaian program pengembangan manajemen (%) Waktu yang dibutuhkan untuk meluncurkan produk baru ; Sejak dari pemunculan
Penghematan waktu produksi karena adanya inovasi yang dihasilkan( jam)
ide/gagasan produk hingga produk akhir siap dipasarkan (Bulan)
Waktu yang dibutuhkan untuk meluncurkan produk baru ; Sejak dari pemunculan
ide/gagasan produk hingga produk akhir siap dipasarkan (Bulan) Persentase penyelesaian program pengembangan manajemen (%) Penghematan waktu produksi karena adanya inovasi yang dihasilkan( jam) Persentase penyelesaian program pengembangan manajemen (%) Instruksi 2.4
Bandingkanlah tingkat kepentingan atau pengaruh relatif antar satu IKU dengan IKU lainnya berkaitan dengan factor “Pertumbuhan dan Pembelajaran” dalam Strategi Peningkatan Kinerja Usaha Kecil dan Menengah Kluster Kerajinan Kabupaten Bogor Menggunakan Perspektif Balanced Scorecard.
IKU Perspektif Pertumbuhan dan Pembelajaran, yang meliputi :
1. Persentase kinerja karyawan yang sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh UKM (%)
2. Persentase karyawan yang dibayar berdasarkan kinerja (%) 3. Index kepuasan karyawan
4. Persentase gagasan/ide karyawan yang dierealisasikan menjadi kenyataan (%) 5. Jumlah pertemuan/diskusi yang dilakukan oleh pimpinan dengan staf dalam
kurun waktu satu bulan (Angka)
6. Persentase turn-over tingkat keluar masuknya karyawan per tahun)
7. Persentase keikutsertaan karyawan dalam program pengembangan karyawan (termasuk pelatihan )
Kolom Kiri Lebih penting Lebih Penting Kolom Kanan
Persentase kinerja karyawan yang sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh UKM (%)
Persentase karyawan yang dibayar berdasarkan kinerja (%)
Persentase kinerja karyawan yang sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh UKM (%)
Indeks kepuasan karyawan
Persentase kinerja karyawan yang sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh UKM (%)
Persentase gagasan/ide karyawan yang direalisasikan menjadi kenyataan (%)
Persentase kinerja karyawan yang sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh UKM (%)
Jumlah pertemuan/diskusi yang dilakukan oleh pimpinan dengan staf dalam kurun waktu satu bulan (Angka)
yang sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh UKM (%)
(tingkat keluar masuknya karyawan per tahun)
Persentase kinerja karyawan yang sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh UKM (%)
Persentase keikutsertaan karyawan dalam program pengembangan karyawan (termasuk pelatihan)
Persentase karyawan yang dibayar berdasarkan kinerja (%)
Indeks kepuasan karyawan
Persentase karyawan yang dibayar berdasarkan kinerja (%)
Persentase gagasan/ide karyawan yang direalisasikan menjadi kenyataan (%)
Persentase karyawan yang dibayar berdasarkan kinerja (%)
Jumlah pertemuan/diskusi yang dilakukan oleh pimpinan dengan staf dalam kurun waktu satu bulan (Angka)
Persentase karyawan yang dibayar berdasarkan kinerja (%)
Persentase turn-over (tingkat keluar masuknya karyawan per tahun
Persentase karyawan yang dibayar berdasarkan kinerja (%)
Persentase keikutsertaan karyawan dalam program pengembangan karyawan (termasuk pelatihan)
Index kepuasan karyawan Persentase gagasan/ide karyawan yang direalisasikan menjadi kenyataan (%)
Index kepuasan karyawan Jumlah pertemuan/diskusi yang dilakukan oleh pimpinan dengan staf dalam kurun waktu satu bulan (Angka)
Index kepuasan karyawan Persentase turn-over (tingkat keluar masuknya karyawan per tahun
Index kepuasan karyawan Persentase keikutsertaan karyawan dalam program pengembangan karyawan (termasuk pelatihan) Persentase gagasan/ide karyawan yang dierealisasikan menjadi kenyataan (%) Jumlah pertemuan/diskusi yang dilakukan oleh pimpinan dengan staf dalam kurun waktu satu bulan (Angka) Persentase gagasan/ide karyawan yang dierealisasikan menjadi kenyataan (%) Persentase turn-over (tingkat keluar masuknya karyawan per tahun
Persentase gagasan/ide karyawan yang dierealisasikan menjadi kenyataan (%)
Persentase keikutsertaan karyawan dalam program pengembangan karyawan (termasuk pelatihan)
Jumlah pertemuan/disksi yang dilakukan oleh pimpinan dengan staf dalam kurun waktu satu bulan (Angka)
Persentase turn-over (tingkat keluar masuknya karyawan per tahun
Jumlah pertemuan/diskusi yang dilakukan oleh pimpinan dengan staf dalam kurun waktu satu bulan (Angka)
Persentase keikutsertaan karyawan dalam program pengembangan karyawan (termasuk pelatihan)
Persentase turn-over tingkat keluar masuknya karyawan per tahun)
Persentase keikutsertaan karyawan dalam program pengembangan karyawan (termasuk pelatihan)
BAGIAN III
Dalam Kaitannya dengan aktor-aktor yang berpengaruh/bertanggung jawab dalam “Strategi Peningkatan Kinerja Usaha Kecil dan Menengah Kluster Kerajinan Kabupaten Bogor Menggunakan Perspektif Balanced Scorecard”. Tujuan yang ingin dicapai adalah :
a. Meningkatkan daya saing, yaitu suatu kemampuan UKM untuk menghasilkan produk yang unik, sehingga produk lebih unggul dan memiliki daya saing tinggi.
b. Meningkatkan kinerja Karyawan, merupakan gambaran mengenai tingkat pencapaian pelaksanaan suatu program kegiatan atau kebijakan dalam mewujudkan sasaran, tujuan, visi, misi organisasi yang dituangkan melalui perencanaan strategi suatu organisasi untuk menhasilkan kinerja karyawan berkinerja tinggi.
c. Inovasi, adalah proses kreatif dalam melakukan penemuan baru yang berbeda dari yang sudah ada atau suatu kemampuan untuk menerapkan kreativitas dalam rangka pemecahan masalah dan menemukan peluang .
Instruksi 3.1
Bandingkanlah tingkat kepentingan/pengaruh relatif antara satu tujuan dengan tujuan lainnya bagi “Lembaga Keuangan”dalam Strategi Peningkatan Kinerja Usaha Kecil dan Menengah Kluster Kerajinan Kabupaten Bogor Menggunakan Perspektif
Balanced Scorecard.
Kolom Kiri Lebih penting Lebih Penting Kolom Kanan
Meningkatka n daya saing Meningkatkan Kinerja karyawan Meningkatka n daya saing Inovasi Meningkatka n Kinerja karyawan Inovasi Intruksi 3.2
Bandingkanlah tingkat kepentingan/pengaruh relatif antara satu tujuan dengan tujuan lainnya bagi “Pemerintah pusat” dalam Strategi Peningkatan Kinerja Usaha Kecil dan Menengah Kluster Kerajinan Kabupaten Bogor Menggunakan Perspektif
Lanjutan lampiran 3: Kuesioner
AHP
Kolom Kiri Lebih penting Lebih Penting Kolom Kanan
Meningkatkan daya saing Meningkatkan Kinerja karyawan Meningkatkan daya saing Inovasi Meningkatkan Kinerja karyawan Inovasi Instruksi 3.3
Bandingkanlah tingkat kepentingan/pengaruh relatif antara satu tujuan dengan
tujuan lainnya bagi “Pelaku UKM” dalam Strategi Peningkatan Kinerja Usaha Kecil dan Menengah Kluster Kerajinan Kabupaten Bogor Menggunakan Perspektif Balanced Scorecard.
Kolom Kiri Lebih penting Lebih Penting Kolom Kanan
Meningkatkan daya saing Meningkatkan Kinerja karyawan Meningkatkan daya saing Inovasi Meningkatkan Kinerja karyawan Inovasi Instruksi 3.4
Bandingkanlah tingkat kepentingan/pengaruh relatif antara satu tujuan dengan
tujuan lainnya bagi “Pemerintah Daerah” Strategi Peningkatan Kinerja Usaha Kecil dan Menengah Kluster Kerajinan Kabupaten Bogor Menggunakan Perspektif Balanced Scorecard.
Kolom Kiri Lebih penting Lebih Penting Kolom Kanan
Meningkatkan daya saing Meningkatkan Kinerja karyawan Meningkatkan daya saing Inovasi Meningkatkan Kinerja karyawan Inovasi Instruksi 3.5
Bandingkanlah tingkat kepentingan/pengaruh relatif antara satu tujuan dengan
tujuan lainnya bagi “Kadin Daerah” dalam Strategi Peningkatan Kinerja Usaha Kecil dan Menengah Kluster Kerajinan Kabupaten Bogor Menggunakan Perspektif Balanced Scorecard.
Lanjutan lampiran 3: Kuesioner
AHP
Kolom Kiri Lebih penting Lebih Penting Kolom Kanan
Meningkatka
n daya saing Meningkatkan Kinerja karyawan Meningkatka n daya saing Inovasi Meningkatka n Kinerja karyawan Inovasi BAGIAN IV
Dalam kaitannya dengan tujuan yang ingin dicapai, maka alternatif strategi yang dapat dikembangkan yaitu melalui:
a. Pengembangan manajemen UKM, merupakan pengembangan manajemen fungsional yang meliputi keuangan, pemasaran , SDM, dan produksi.
b. Pengembangan Pasar, merupakan strategi pengembangan pasar ke new market (pasar baru) yang dijalankan dengan memperluas area geografi baru,menambah segmen baru, mengubah dari bukan pemakai menjad i pemakai, menarik pelanggannya pesaing.
c. Pengembangan produk, merupakan suatu cara organisasi dalam menghasilkan produk yang lebih unggul dari pesaingnya.
d. Mengembangkan kompetensi SDM, merupakan pengembangan yang meliputi pengetahuan, keterampilan, sikap, dll.
Instruksi 4.1
Bandingkanlah tingkat kepentingan antar alternatif strategi berikut ini berkaitan
dengan tujuan “Meningkatkan Daya Saing” dalam Strategi Peningkatan Kinerja Usaha Kecil dan Menengah Kluster Kerajinan Kabupaten Bogor Menggunakan Perspektif Balanced Scorecard.
Kolom Kiri Lebih penting Lebih Penting Kolom Kanan
Pengembangan manajemen UKM Pengembangan pasar Pengembangan manajemen UKM Pengembangan produk Pengembangan manajemen UKM Mengembangkan kompetensi SDM Pengembangan pasar Pengembangan produk Pengembangan pasar Mengembangkan kompetensi SDM Pengembangan produk Mengembangkan kompetensi SDM
Lanjutan lampiran 3: Kuesioner
AHP
Instruksi 4.2
Bandingkanlah tingkat kepentingan antar alternatif strategi berikut ini berkaitan dengan tujuan “Meningkatkan Kinerja” dalam Strategi Peningkatan Kinerja Usaha Kecil dan Menengah Kluster Kerajinan Kabupaten Bogor Menggunakan Perspektif Balanced Scorecard.
Kolom Kiri Lebih penting Lebih Penting Kolom Kanan
Pengembangan manajemen UKM Pengembangan pasar Pengembangan manajemen UKM Pengembangan produk Pengembangan manajemen UKM Mengembangkan kompetensi SDM Pengembangan pasar Pengembangan produk Pengembangan pasar Mengembangkan kompetensi SDM Pengembangan
produk Mengembangkan kompetensi SDM
Instruksi 4.3
Bandingkanlah tingkat kepentingan antar alternatif strategi berikut ini berkaitan dengan tujuan “Inovasi” dalam Strategi Peningkatan Kinerja Usaha Kecil dan Menengah Kluster Kerajinan Kabupaten Bogor Menggunakan Perspektif Balanced Scorecard.
Kolom Kiri Lebih penting Lebih Penting Kolom Kanan
Pengembangan manajemen UKM Pengembangan pasar Pengembangan manajemen UKM Pengembangan produk Pengembangan manajemen UKM Mengembangkan kompetensi SDM Pengembangan pasar Pengembangan produk Pengembangan pasar Mengembangkan kompetensi SDM Pengembangan produk Mengembangkan kompetensi SDM
Lanjutan lampiran 3: Kuesioner
AHP
SARAN DAN KOMENTAR
...
...
...
...
... ..Terima Kasih Atas Perhatian Bapak/Ibu
Lampiran 4: Kuesioner terbuka
DEPARTEMEN MANAJEMEN
FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN INSTITUT PERTANIAN BOGOR
KUESIONER
Kuesioner ini merupakan salah satu instrumen penelitian yang berjudul
Strategi Peningkatan Kinerja Usaha Kecil dan Menengah Kluster Kerajinan Kabupaten Bogor Menggunakan Pendekatan Balanced Scorecard
Terima kasih atas kesediaan Bapak/Ibu/Saudara untuk menjadi salah satu responden dalam pengisian kuesioner ini. Informasi yang didapatkan hanya digunakan untuk kepentingan penelitian dan dijamin kerahasiaan data dari Bapak/Ibu/Saudara.
IDENTITAS RESPONDEN PENGELOLA
Nama Responden : ………...
Jenis Kelamin : Laki-laki/Perempuan (coret yang tidak perlu) Alamat : ………... Nama UKM : ... Alamat UKM : ... Telp/HP : ……… / ….……….. e-mail : ………..