a. Liabilitas imbalan kerja jangka pendek a. Short-term employees’ benefits liabilities
Liabilitas imbalan kerja jangka pendek sebagian besar terdiri dari akrual bonus karyawan. Pada tanggal 31 Maret 2013 dan 31 Desember 2012 jumlah akrual bonus masing - masing sebesar Rp79.410 (setara dengan US$8.212) dan Rp79.410 (setara dengan US$8.212).
Short-term employee benefit liabilities are mainly consist of accrual bonus for employees. As of March 31, 2013 and December 31, 2012, bonus accruals amounting to Rp79,410 (equivalent to US$8,212) and Rp79,410 (equivalent to US$8,212), respectively.
b. Liabilitas imbalan Kerja jangka panjang b. Long-term employees’ benefits liabilities
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
31/03/2013 31/12/2012
Perusahaan The Company
Imbalan jangka panjang menurut perjanjian Long-term benefit in accordance with the
Kerja Bersama 14,287 21,827 Collective Labor Agreement Uang penghargaan masa kerja - - Termination benefits Tunjangan cuti besar 2,428 2,100 Long leave benefits Tunjangan kesetiaan 4,634 4,008 Service awards
Entitas Anak 10,233 9,773 Subsidiaries
Total 31,582 37,708 Total
Imbalan Pensiun Manfaat Pasti Defined Benefit Pension Plan Program pensiun manfaat pasti Perusahaan
dikelola oleh Dana Pensiun Krakatau Steel, pihak berelasi, yang didirikan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan No. KEP-121/KM. 17/1998 tanggal 16 Maret 1998. Sumber dana program pensiun berasal dari kontribusi karyawan dan Perusahaan. Kontribusi karyawan adalah sebesar 5% dari penghasilan dasar pensiun dan sisanya ditanggung oleh Perusahaan dan Entitas Anak untuk karyawan Perusahaan yang diperbantukan pada Entitas Anak. Perhitungan pensiun untuk tanggal-tanggal 31 Desember 2012 dan 2011 dilakukan oleh PT Binaputera Jaga Hikmah (“Binaputera”), aktuaris independen, dalam laporannya masing-masing tanggal 10 Maret 2013 dan 22 Februari 2012, menggunakan metode “Projected Unit Credit” dengan asumsi-asumsi sebagai berikut:
The Company’s defined benefit pension plan is
managed by Dana Pensiun Krakatau Steel, a related party, which was established based on the Ministry of Finance Decision Letter No. KEP-121/KM.17/1998 dated March 16, 1998. The fund is contributed by both employees and the
Company. Employee’s contribution to the plan is
5% of basic pension income salary and the remaining contribution is paid by the Company and
Subsidiaries for the Company’s employees who are
seconded to the Subsidiaries. The calculations of pension as of December 31, 2012 and 2011 were performed by PT Binaputera Jaga Hikmah
(“Binaputera”), an independent actuary, based on its reports dated March 10, 2013 and February 22,
2012, respectively, using the “Projected Unit Credit” method which utilized the following
Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain) million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
23. IMBALAN KERJA (lanjutan) 23. EMPLOYEE BENEFITS (continued)
Imbalan Pensiun Manfaat Pasti (lanjutan) Defined Benefit Pension Plan (continued) 1 Jan. 2011/
31 Des. 2010/ 31 Des. 2012/ 31 Des. 2011/ Jan. 1, 2011/
Dec. 31, 2012 Dec. 31, 2011 Dec. 31, 2010
Tingkat bunga aktuaria per tahun 5.5% 6.1% 7.5% Actuarial discount rate per annum
Tingkat hasil investasi per tahun 11% 11% 11% Investment rate of return per annum
Tingkat kenaikan gaji per tahun 8% 8% 8% Salary increase rate per annum
Tingkat kematian TMI III-2011*) TMI II-1999*) TMI II-1999*) Mortality rate
Umur pensiun 56 tahun/56 years 56 tahun/56 years 56 tahun/56 years Retirement age
Tingkat perputaran 1% untuk setiap usia/ 1% untuk setiap usia/ 1% untuk setiap usia/ Turnover rate
1% for every age 1% for every age 1% for every age
Tingkat cacat 10% dari tingkat 10% dari tingkat 10% dari tingkat Disability rate
Mortalitas/10% from mortalitas/10% from mortalitas/10% from mortality rate mortality rate mortality rate *) Tabel Mortalitas Indonesia/Indonesia Mortality Table
Selisih antara nilai kini liabilitas imbalan pasti dengan nilai wajar aset dana pensiun pada tanggal-tanggal 31 Maret 2013 dan 31 Desember 2012 adalah sebagai berikut:
The difference between the present value of defined benefits obligation and the fair value of pension plan assets as of March 31, 2013 and December 31, 2012, respectively are as follows:
31/03/2013 31/12/2012
Nilai kini liabilitas imbalan pasti (232,907) (232,907) Present value of defined benefit obligation Nilai wajar aset program 228,120 228,120 Fair value of plan assets Kerugian (keuntungan)aktuaris yang belum diakui 5,974 5,974 Unrecognized actuarial losses(gain)
Selisih 1,187 1,187 Difference
Penilaian atas nilai kini dari pengembalian dana atau pengurangan iuran masa datang dilakukan berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan No. 510/KMK/2002 tentang Pendanaan dan Solvabilitas Dana Pensiun Pemberi Kerja. Menurut keputusan tersebut, surplus yang timbul dari perubahan metode aktuaria tidak dapat diperhitungkan sebagai iuran normal pemberi kerja.
Valuation of the present value of available refund or a reduction to the future contribution is based on the Decree of the Ministry of Finance No. 510/KMK/2002 regarding Funding and Solvability of Pension Plan from the Employer. Based on the decree, any surplus resulting from the change in the actuarial method should not be
accounted for as an employer’s normal
contribution. Karena surplus pendanaan tersebut tidak
menimbulkan manfaat ekonomis yang tersedia dalam bentuk pengembalian dana dari program atau pengurangan iuran masa dating, maka pengakuan surplus tersebut mengakibatkan diakuinya keuntungan pada tahun berjalan yang semata-mata berasal dari kerugian aktuarial. Karenanya, surplus tersebut tidak diakui sebagai aset Perusahaan.
Since the surplus will not result in economic benefits available in the form of refunds from the plan or reduction in future contributions to the plan, therefore recognition of such surplus will result in a gain being recognized solely as a result of an unrecognized actuarial loss in the current year. Therefore, the surplus is not recognized as an asset of the Company.
23. IMBALAN KERJA (lanjutan) 23. EMPLOYEE BENEFITS (continued)
Imbalan Pensiun Iuran Pasti Defined Contribution Pension Plan Perusahaan menyelenggarakan program pensiun
iuran pasti untuk seluruh karyawan tetapnya yang memenuhi syarat yang dananya dikelola oleh Dana Pensiun Lembaga Keuangan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk yang didirikan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan No. KEP.1100/KM.17/1998 tanggal 23 November 1998. Sumber dana program pensiun berasal dari kontribusi karyawan dan Perusahaan masing-masing sebesar 5.0% dan 15.0% dari penghasilan dasar pensiun. Beban pensiun yang dibebankan pada usaha sebesar US$2.240 untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2012.
The Company established a defined contribution pension plan for all of its eligible permanent employees which is managed by Dana Pensiun Lembaga Keuangan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. the establishment of which was approved by the Ministry of Finance in its Decision Letter No. KEP.1100/KM.17/1998 dated November 23. 1998. The fund is contributed by both employees and the Company with contribution of 5.0% and 15.0%. respectively. of the basic pension income. Pension expense charged to operations amounted to US$2,240 for the periods ended December 31. 2012.
Entitas Anak menyelenggarakan program pensiun iuran pasti untuk seluruh karyawan tetap yang memenuhi syarat. Sumber dana program pensiun berasal dari kontribusi karyawan sebesar 5.0% dan kontribusi Entitas Anak yang berkisar antara 10.0% sampai 20.0% dari penghasilan dasar pensiun. Beban pensiun yang dibebankan pada usaha sebesar US$1.137 untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2012.
The Subsidiaries established defined contribution pension plans covering all their eligible permanent employees. The fund is contributed by employees of 5.0% and by Subsidiaries with contribution ranging from 10.0% to 20.0% of the basic pension income. Pension expense charged to operations amounted to US$1,137 for the periods ended December 31, 2012.
Aset program pensiun Entitas Anak dikelola oleh Dana Pensiun Mitra Krakatau yang didirikan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan No. Kep.054/KM.17/1995 dan diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 29 tanggal 11 April 1995.
The Subsidiaries’ pension plan assets are
managed by Dana Pensiun Mitra Krakatau. the establishment of which was approved by the Ministry of Finance in its Decision Letter No. Kep.054/KM.17/1995 and published in the State Gazette of the Republic of Indonesia No. 29 dated April 11. 1995.
Entitas Anak - PT KWT The Subsidiary - PT KWT
Berdasarkan perjanjian kerjasama antara PT KWT dengan PT Bank Syariah Mandiri No. 052A/DU-KW/IV/2012 tanggal 25 April 2012, PT KWT melakukan program pencadangan Uang Pengahargaan Masa Kerja (UPMK) yang disimpan dan dikelola oleh PT Bank Syariah Mandiri dengan setoran awal sebesar US$998 yang berasal dari akumulasi program UPMK yang sudah dicadangkan. Setoran tersebut akan dihitung kembali tiap tahunnya berdasarkan kenaikan upah dan masa kerja karyawan. Perjanjian ini akan berakhir pada tanggal 24 April 2016.
Based on the agreement between PT KWT and PT Bank Syariah Mandiri No. 052A/DU-KW/IV/2012 dated April 25, 2012, PT KWT have reserved their termination benefits which will be deposit and managed by PT Bank Syariah Mandiri with an initial deposit amounted to US$998 from
accumulation of termination benefits’ program that
has been reserved. In each year, the deposits of this program will be recalculated in accordance with salary increased and period of employment. This agreement will expire on April 24, 2016.
Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain) million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
23. IMBALAN KERJA (lanjutan) 23. EMPLOYEE BENEFITS (continued)
Imbalan Jangka Panjang Menurut Perjanjian Kerja Bersama
Long-term Benefits In Accordance with the Collective Labor Agreement
Manajemen Perusahaan dan Entitas Anak memperoleh perhitungan aktuaris pada tanggal 31 Desember 2012 dan 2011 untuk menghitung pencadangan atas beban kesejahteraan karyawan jangka panjang lainnya sesuai dengan Perjanjian Kerja Bersama. Perhitungan aktuaria dilakukan oleh Binaputera, dalam laporannya masing-masing tanggal 28 Februari 2013 dan 22 Februari 2012, menggunakan metode “Projected Unit Credit” dengan asumsi-asumsi sebagai berikut:
The management of the Company and
Subsidiaries obtained actuarial calculations as of December 31, 2012 and 2011 of the accrual of
employees’ long-term benefits expenses based on the Collective Labor Agreement. The actuarial calculations were prepared by Binaputera, based on its reports dated February 28, 2013 and February 22, 2012, using the “Projected Unit Credit” method which utilized the following
assumptions: 1 Jan. 2011/ 31 Des. 2010/ 31 Des. 2012/ 31 Des. 2011/ Jan. 1, 2011/
Dec. 31, 2012 Dec. 31, 2011 Dec. 31, 2010
Tingkat bunga aktuaria per tahun 5.5% - 6.1% 6.1% - 7.1% 7.9% - 9.2% Actuarial discount rate per annum
Tingkat kenaikan gaji per tahun 8% 11% - 12% 11% - 12% Salary increase rate per annum
Tingkat kematian TMI III-2011*) TMI II-1999*) TMI II-1999*) Mortality rate
Umur pensiun 56 tahun/56 years 56 tahun/56 years 56 tahun/56 years Retirement age
Tingkat cacat 10% dari tingkat 10% dari tingkat 10% dari tingkat Disability rate
mortalitas/10% from mortalitas/10% from mortalitas/10% from mortality rate mortality rate mortality rate *) Tabel Mortalitas Indonesia/Indonesia Mortality Table
a. Liabilitas kesejahteraan karyawan a. Estimated liabilities for employee benefits
31/03/2013 31/12/2012
Nilai kini liabilitas aktuaris 48,499 57,906 Present value of actuarial libiality Kerugian aktuaris yang belum diakui (10,437) (12,461) Unrecognized actuarial loss Biaya jasa lalu yang belum diakui-Unvested (5,442) (6,498) Unrecognized past service cost-unvested Nilai pasar dari kekayaan (836) (998) Fair value of assets Kekayaan yang tidak diakui (202) (241) Unrecognized assets
23. IMBALAN KERJA (lanjutan) 23. EMPLOYEE BENEFITS (continued)
Imbalan Jangka Panjang Menurut Perjanjian Kerja Bersama (lanjutan)
Long-term Benefits In Accordance with the Collective Labor Agreement (continued)
b. Beban kesejahteraan karyawan b. Employee benefits expense
31/03/2013 31/12/2012
Biaya Jasa Kini 5,726 5,726 Current service cost
Biaya Bunga 3,937 3,937 Interest cost
Amortisasi kerugian aktuaria 1,358 1,358 Amortization of actuarial correction Amortisasi dari biaya jasa lalu 1,087 1,087 Amortization of past service cost Pengakuan segera biaya jasa lalu - vested 336 336 Recognized past service cost - vested Dampak pembatasan aktiva 398 398 Impact of restriction on assets
Total 12,842 12,842 Total
c. Mutasi liabilitas kesejahteraan karyawan adalah sebagai berikut:
c. Movements in the estimated liabilities for employee benefits are as follows:
31/03/2013 31/12/2012
Saldo awal 37,708 34,173 Beginning balance
Biaya kesejahteraan karyawan 1,669 12,842 Employee benefit expense Pembayaran tahun berjalan (5,036) (6,013) Payments during the year Laba (rugi) selisih kurs (1,923) (2,296) Foreign exchange gain (loss) Efek pelepasan anak perushaan - - Effect on disposal of subsidiary
Nilai pasar dari kekayaan (836) (998) Fair value of assets
Saldo akhir 31,582 37,708 Ending balance
Manajemen berpendapat bahwa program pensiun yang ada dan imbalan pasca-kerja yang diberikan Perusahaan dan Entitas Anak adalah cukup untuk menutupi imbalan yang diwajibkan oleh Undang-undang No. 13 tahun 2003 mengenai Ketenagakerjaan (“UU No.13”).
The management is of the opinion that the existing retirement plan and the post-employment benefits provided by the Company and Subsidiaries are adequate to cover the benefits required under Labor Law No. 13 year 2003 (“LL No. 13”).
Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain) million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
23. IMBALAN KERJA (lanjutan) 23. EMPLOYEE BENEFITS (continued)
Imbalan Perawatan Kesehatan Pasca-Kerja Post-retirement Healthcare Benefits Mulai tahun 2009, Perusahaan memberikan
Program Iuran Pasti Imbalan Perawatan Kesehatan Pensiun kepada karyawannya yang dikelola oleh Yayasan Badan Pengelola Kesehatan Krakatau Steel (“Bapelkes KS”). berdasarkan perjanjian tanggal 29 Maret 2010 antara Perusahaan dengan Bapelkes KS. Bapelkes KS. didirikan berdasarkan Akta Notaris No. 17 tanggal 15 Maret 2010 dari Notaris Amrul Partomuan Pohan. S.H.. LLM. Sumber dana program imbalan perawatan kesehatan berasal dari iuran Perusahaan sebesar Rp341.000 (angka penuh) per karyawan per bulan. Beban perawatan kesehatan yang dibebankan pada usaha untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2012 dan 2011 masing-masing sebesar US$5.195 dan US$5.569.
Starting 2009, the Company provide defined contribution Post-retirement Healthcare Benefits plan to its employee which fund is managed by Yayasan Badan Pengelola Kesejahteraan Krakatau
Steel (“Bapelkes KS”) based on an agreement
dated March 29. 2010 between the Company and. Bapelkes KS. Bapelkes KS was established based on Notarial Deed No. 17 dated March 15. 2010 of Amrul Partomuan Pohan. S.H.. LLM. The source of funding health care benefits program comes from contributions of the Company amounted to Rp341.000 (full amount) for each employee for each month. Contribution expenses which are charged to operations for December 31. 2011 and 2010 amounted to US$5,195 dan US$5,569. respectively.
Pesangon Pemutusan Hubungan Kerja Termination Benefits Sehubungan dengan kewajiban imbalan
pemutusan hubungan kerja berdasarkan UU No. 13 dan penerapan PSAK No. 24 (Revisi 2004). Perusahaan dan Entitas Anak tidak bermaksud untuk memberhentikan seorang atau sekelompok pekerja sebelum tanggal pensiun normal. Dengan demikian. tidak ada pengakuan liabilitas dan beban pesangon PHK dalam laporan keuangan konsolidasian.
In relation to the termination benefits liability under LL No. 13 and application of PSAK No. 24 (Revised 2004). the Company and Subsidiaries have no intention to terminate an employee or group of employees prior to their normal pension dates. As a result. no termination benefits liability and expense have been recognized in the consolidated statement of financial position.
Analisa sensitivitas untuk rasio tingkat diskonto Sensitivity analysis for discount rate risk Pada tanggal 31 Desember 2012, jika tingkat
diskonto meningkat sebesar 1 poin dengan semua variable konstan, maka liabilitas kesejahteraan karyawan lebih rendah sebesar US$3.401, sedangkan jika tingkat diskonto menurun 1 poin, maka liabilitas lebih tinggi sebesar US$3.581.
As of December 31, 2012, if the discount rate is higher 1 point with all other variables held constant, the employee benefits liability would have been US$3,401, while if the discount rate is lower 1 point, the liability would have been US$3,581.
23. IMBALAN KERJA (lanjutan) 23. EMPLOYEE BENEFITS (continued)
Analisa sensitivitas untuk rasio tingkat diskonto (lanjutan)
Sensitivity analysis for discount rate risk (continued)
Imbalan pasca kerja/ Post retairement benefit
31/03/2013 31/12/2012
Liabilitas imbalan pasti (57,906) (57,906) Defined benefit obligation
Aset program 228,120 228,120 Plan assets
Surplus/ (Defisit) 170,214 170,214 Surplus/ (Deficit) Experience adjustment on defined
Penyesuaian liabilitas program 43,566 43,566 obligation
Experience adjustment on
Penyesuaian aset program 915 915 plan assets
Penyesuaian liabilitas program Actuarial (gain)/lossess on assets
(keuntungan)/kerugian Experience adjustment on
aktuarial pada kekayaan (915) (915) plan assets Penyesuaian aset program
(keuntungan)/kerugian
aktuarial pada liabilitas (55,112) (55,112) Actuarial (gain)/lossess on liabilities Kerugian aktuarial yang belum diakui 12,461 12,461 Unrecognized actuarial loss
Subtotal (43,566) (43,566) Subtotal
Penyesuaian liabiitas dan aset program merupakan keuntungan dan kerugian aktuaria yang dihasilkan dari perbedaan antara nilai kewajiban imbalan pasti yang dihitung dengan realisasinya.
Experience adjustment on retirement benefits obligation represent the actuarial gains and losses resulting from the differences between realized and calculated values for the defined benefitts obligations.
Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain) million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
24. KEPENTINGAN NONPENGENDALI 24. NON-CONTROLLING INTERESTS
PT Meratus Jaya Iron & Steel 19,399 (812) - 18,587 PT Meratus Jaya Iron & Steel
PT Krakatau Medika 245 13 2 260 PT Krakatau Medika
PT KHI Pipe Industries 276 0 (276) 0 PT KHI Pipe Industries
Total 19,920 (799) (274) 18,846 Total 31 Maret / March 31, saldo / Balance 1 Januari / January 1, Bagian atas laba (rugi) neto/ Shares in net profit (loss)
Perubahan ekuitas lainnya/ Other equity movement saldo / Balance 31 Maret / March 31,
PT Meratus Jaya Iron & Steel 18,680 719 - 19,399 PT Meratus Jaya Iron & Steel
PT Krakatau Medika 234 26 (15) 245 PT Krakatau Medika
PT KHI Pipe Industries 146 130 - 276 PT KHI Pipe Industries
Total 19,060 875 (15) 19,920 Total saldo / Balance 1 Januari 2012/ January 1, 2012 Bagian atas laba (rugi) neto/ Shares in net profit (loss)
31 Desember 2012/ December 31, 2012 saldo / Balance 31 Desember 2012/ December 31, 2012 Perubahan ekuitas lainnya/ Other equity movement
25. MODAL SAHAM 25. SHARE CAPITAL
Susunan pemilikan saham Perusahaan pada tanggal 31 Maret 2013 berdasarkan catatan yang dibuat oleh PT BSR Indonesia. Biro Administrasi Efek. adalah sebagai berikut:
The details of the shareholders based on the report prepared by PT BSR Indonesia. the Securities Administration Agency. as of March 31, 2013 are as follows:
31 Maret 2013/March 31. 2013
(Disajikan dalam Angka Penuh/Expressed in Full Amount) Jumlah saham
ditempatkan dan
disetor penuh/ Persentase
Number of shares kepemilikan/
issued and fully Percentage Total/Total
Pemegang saham paid capital of ownership (US$) Shareholders
Saham Seri A Dwiwarna Series A Dwiwarna Share
The Government of the Republic
Pemerintah Republik Indonesia 1 0.00% - of Indonesia
Saham Seri B Series B Shares
The Government of the Republic
Pemerintah Republik Indonesia 12.619.999.999 80.00% 684.774.591 of Indonesia
Masyarakat umum dan karyawan Public and employees
(masing-masing di bawah 5%) 3.152.709.500 19.99% 171.069.363 (each below 5%)
Manajemen Management
Zacky Anwar (Komisaris Zacky Anwar (President
Utama) 254.000 0.00% 13.782 Commissioner)
Irvan Kamal Hakim (Direktur Irvan Kamal Hakim (President
Utama) 436.500 0.00% 23.685 Director)
Hilman Hasyim (Direktur) 155.000 0.00% 8.410 Hilman Hasyim(Director)
Sukandar (Direktur) 436.500 0.00% 23.685 Sukandar (Director)
Imam Purwanto (Direktur) 105.000 0.00% 5.697 Imam Purwanto (Director)
Yerry (Direktur) 436.500 0.00% 23.685 Yerry (Director)
Dadang Danusiri (Direktur) 436.500 0.00% 23.685 Dadang Danusiri (Director)
Widodo Setiadharmaji (Direktur) 30.500 0.00% 1.655 Widodo Setiadharmaji (Director)