Penulis dilahirkan di Tebing tinggi pada tanggal 10 september 1988 sebagai anak tunggal dari Erna Sinaga
Pendidikan penulis diawali dari Taman Kanak-Kanak Cinta kasih pada tahun 1993, kemudian melanjutkan di Sekolah Dasar katolik cinta kasih pada tahun 1995 dan diselesaikan pada tahun 2001, pada tahun 2001 melanjutkan di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 tebing tinggi sumatera utara yang diselesaikan pada tahun 2004, kemudian pada tahun 2004 melanjutkan di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Tebing tinggi Sumatera utara diselesaikan pada tahun 2007. Pada tahun 2007 penulis diterima sebagai mahasiswa Program Studi S1 Teknik Mesin di Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Lampung melalui jalur SPMB.
Selama di bangku kuliah, penulis aktif dalam beberapa Lembaga Kemahasiswaan. Aktif dalam Himpunan Mahasiswa Teknik Mesin (HIMATEM) Universitas Lampung sebagai anggota Divisi penelitian dan pengembangan 2008-2009.
Selain itu, penulis juga pernah menjadi anggota Forum Komunikasi Fakultas Teknik (FKMK), dan ikatan Mahasiwa Karo (IMKA) rudang mayang lampung
D041 untuk part No.D574-50022-202 Pada Pesawat Air Bus A320 Di PT.Dirgantara Indonesia”.
Penulis mengambil konsentrasi pilihan pada bidang Konversi Energi. Pada tahun 2011, penulis melakukan penelitian dengan judul“Pengaruh Penggunaan Arang Tempurung Kelapa Sebagai Adsorben Udara Pembakaran Terhadap Prestasi Sepeda Motor Bensin 4 Langkah”dengan bantuan bimbingan Bapak Ir. Herry Wardono,M.Sc. dan Bapak Dyan Susila ES, ST.,M.Eng.
Puji syukur kehadirat Tuhan yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat, dan karunia-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini sebagai salah satu syarat untuk mencapai gelar Sarjana Teknik pada Jurusan Teknik Mesin Universitas Lampung.
Skripsi dengan judul “Pengaruh Penggunaan Arang Tempurung Kelapa Sebagai Adsorben Udara Pembakaran Terhadap Prestasi Sepeda Motor Bensin 4 Langkah” ini dapat diselesaikan berkat partisipasi, bantuan, dukungan dan doa dari berbagai pihak. Sebagai rasa syukur, penulis mengucapkan terima kasih kepada:
1. Ibu Dr.Ir. Lusmeilia Afriani, D. E. A selaku Dekan Fakultas Teknik Universitas Lampung.
2. Bapak Harmen ST. MT selaku Ketua Jurusan Teknik Mesin Universitas Lampung.
3. Bapak Ir. Herry Wardono, M.Sc. selaku Pembimbing Utama dan Pembimbing Akademik yang telah memberikan bimbingan, pengetahuan, saran, serta nasehat selama proses penyelesaian skripsi ini.
4. Bapak M. Dyan Susila ES,S.T., M.Eng. selaku Pembimbing Pendamping atas kesediaannya untuk memberikan bimbingan, masukan, dan saran dalam proses penyelesaian skripsi ini.
penyempurnaan penulisan skripsi ini.
6. Bapak Ahmad Yahya Teguh Panuju S.T., M.T. selaku Koordinator Tugas Akhir yang telah membantu kelancaran skripsi ini.
7. Seluruh Dosen Jurusan Teknik Mesin atas ilmu yang diberikan selama penulis melaksanakan studi, baik materi akademik maupun teladan dan motivasi untuk masa yang akan datang.
8. Mama yang telah memberikan segala pengorbanan yang tidak akan
terbalaskan oleh apapun, motivasi, harapan, material dan spiritual, do’a,
semangat, pengertian, kesabaran, kasih sayang, serta pelukan hangat yang membuat penulis kembali merasa lebih nyaman dan tegar selama menjalani pendidikan dan penyelesaian skripsi di Universitas Lampung. 9. Almarhum Opung yang selalu memberi doa, dukungan semangat dan
kasih sayang.
10. Keluarga Besar Tulang Jerry, Maktua melda, maktua Okta, Nanguda Lastri, Nanguda gibson, yang senantiasa memberikan motivasi dan doa. 11. Abang-abang tingkat teknik mesin terutama Bang ucok (Rachmad
Afrizal), Dimas Rilham, Prima, Ferwin Prima Simatupang, Andreanta yang membantu selama pengerjaan, penelitian skripsi, saran, bimbingan dan semangatnya. Makasih bang.
12. Rekan-rekan Teknik Mesin terutama angkatan 2007 yang telah memberikan semangat, motivasi dan pandangannya dalam penyelesaian
13. Teman-teman yang mengisi hari-hariku Malemta Alfianus Ginting, Lamsihar S Tamba, Novian, Yongki, Hendri, Lintong Simbolon, Mangihut si pangkar, Erick Nababan, Aldo Ginting, Alex, adik Susinta ginting, Aisha marbun, Teresa Eninta, Erika, Una Bangun, K Desi, K ninda, K Yuni Fransika yang memberi saran, semangat sehari-harinya.
14. Pihak-pihak Mitubishi Berlian motor terutama Bapak Sutanto dan Supanto yang telah memberikan tempat pengujian dan bimbingan selama pengujian emisi berlangsung.
15. Keluarga Besar Himpunan Mahasiswa Teknik Mesin Universitas Lampung.
16. Teman-teman IMKA rudang mayang lampung, FKMK FT, XII IPA 4 SMA N 1 Tebing tinggi, PMKRI, GMKI.
17. Semua pihak yang tidak bisa penulis sebutkan namanya satu persatu, yang telah ikut serta membantu dalam penyelesaian skripsi ini.
Penulis menyadari bahwa dalam penulisan skripsi ini masih banyak kekurangan. Oleh sebab itu, penulis mengharapkan saran dan kritik yang bersifat membangun dari semua pihak. Penulis berharap skripsi ini bermanfaat bagi semua yang membaca dan bagi penulis sendiri.
Bandar Lampung, Mei 2012 Penulis,
SKRIPSI INI DIBUAT SENDIRI OLEH PENULIS DAN BUKAN HASIL PLAGIAT SEBAGAIMANA DIATUR DALAM PASAL 27 PERATURAN AKADEMIK UNIVERSITAS LAMPUNG DENGAN SURAT KEPUTUSAN REKTOR No. 3187/H26/PP/2010.
YANG MEMBUAT PERNYATAAN
5.1. Simpulan
Berdasarkan data-data hasil pengujian penggunaan arang tempurung kelapa Sebagaiadsorbenudara pembakaran terhadap prestasi sepeda motor Honda Blade 110 cc, didapat beberapa simpulan sebagai berikut:
1. Filter arang tempurung kelapa mampu mengurangi konsumsi bahan bakar, meningkatkan akselerasi dan mengurangi emisi gas buang.
2. Penurunan konsumsi bahan bakar terbaik diperoleh dengan massa arang 45 gram saat pengujian konsumsi bahan bakar pada kecepatan konstan 50 km/jam dan pengujian stasioner. Pada pengujianroad testmengkonsumsi bahan bakar sebesar 98,33 ml atau mampu mengurangi konsumsi bahan bakar sebesar 31,67 ml (24,36 %) dibanding keadaan normal, pada pengujian stasioner, yaitu putaran tinggi 4000 rpm sebesar 23,33 ml mampu mengurangi konsumsi bahan bakar sebesar 9,67 ml (29,30 %) dibanding kondisi normal.
3. Berdasarkan uji akselerasi, pada akselerasi 0-80 km/jam diperoleh arang tempurung dengan massa terbaik adalah arang bermassa 45 gram akselerasi sebesar 9,75 detik atau mampu meningkatkan akselerasi sebesar 13 % dari kondisi normal dan pada uji akselerasi 40-80 km/jam akselerasi sebesar 5,853 atau mempu meningkatkan akselerasi sebesar 20,69 % dari kondisi normal.
4. Apabila dirata-ratakan dalam setiap pengujian filter dengan diameter pelet 10 mm memberikan hasil lebih baik dibanding filter berdiameter pelet 5 mm baik dengan pengujian akselerasi, pengujian stasioner dan uji emisi gas buang. Hal ini dikarenakan filter bediameter pelet 10 mm merupakan ukuran yang tepat sebagai penyusun pada frame karena lebih mudah dalam penyusunan, lebih teratur, baik dalam penyerapan uap air, nitrogen dan kotoran-kotoran lainnya sehingga proses pembakaran menjadi lebih sempurna.
5. Pada pengujian emisi gas buang, Penurunan gas CO terbaik pada pelet arang tempurung berdiameter 10 mm dengan massa 35 gr menghasilkan gas CO sebesar 2,47% mampu mengurangi gas CO sebesar 29,52% dibanding kondisi normal pada putaran mesin 1500 rpm. Penurunan gas HC terbaik juga pada pelet arang tempurung berdiameter 10 mm dengan massa 35 gr menghasilkan gas HC sebesar 199,55 ppm atau mampu mengurangi kadar HC sebesar 53,71% dibanding kondisi normal pada putaran tinggi yaitu 4000 rpm.
6. Setelah dilakukan perbandingan antara spesimen pelet arang tempurung kelapa dengan arang sekam diperoleh arang tempurung kelapa lebih baik dibanding arang sekam baik berdasarkan uji konsumsi bahan bakar secara
Road test(8 ml lebih hemat dari arang sekam ), stasioner(1,33 ml lebih hemat dari arang sekam)
5.2 Saran
Adapun beberapa saran yang ingin disampaikan penulis adalah sebagai berikut:
1. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut penggunaan arang tempurung kelapa dengan aktivasi kimia.
2. Untuk memaksimalkan kemampuanadsorbendari Arang tempurung perlu diadakan pengujian untuk variasi bentuk arang yang sesuai dengan bentuk saringan udara pada sepeda motor.
3. Perlunya dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai kemampuan umur pakai arang dalam menyerap nitrogen dan uap air sampai arang tersebut jenuh.
4. Sebelum melakukan pengujian sebaiknya melakukan survei tempat dan survei alat uji terlebih dahulu untuk mempermudah dan menjaga kelancaran saat melakukan pengujian.
5. Lebih berhati-hati pada saat ujiroad testdan akselerasi apabila malakukan pengujian sendiri dan disarankan lebih baik melakukan pengujian dengan membawa seorang teman.