• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV IMPLEMENTASI KARYA

4.1 Implementasi Desain

Dari sketsa desain terpilih pada masing-masing media diimplementasikan pada setiap media yang telah dipilih. Untuk membuat media promosi Diva snack frozen food yang tepat dan mampu meningkatkan brand awareness, maka pada setiap desain dirancangan sebagai berikut:

1. Desainpadasetiap media dirancangdenganmenggunakanfotoilustrasi yang menjadi bagian adegan dari video dimana ada seorang pria membawa produk Diva dan menjadikannya sebagai solusi. Tampilantersebutbertujuan agar audiens yang melihattertarik dan bertanya-tanya akan maksud dari foto tersebut dan meneruskan untuk membaca infomasi yang ada pada iklan tersebut. Garis lengkung yang dibuat pada setiap media memberikan kesan dinamis dan agar desain terlihat luwes, berwarnagradasijinggadengankuning yang diambildarikonsep yang telah ditemukan.

2. Pesan yang disampaikansingkatdanmudahdiingat, dengankonseppenyampaian yang seragam.

3. Penggunaanheadline “Cepat Delay Laparmu” dan “Tunda Lapar Tanpa Buffering” membantumenjelaskan ke pada konsumen maksud dari foto ilustrasi yang dipakai dan jugaberhubungandenganiklan internet yang merupakan media promosiutama.

4. Desain media promosidirancangdengankonsepdan layout yang konsisten. Desain yang konsistendiharapkanmampumembuatkonsumenmerasa familiar denganproduk yang ditawarkan.

5. Adapun layout yang konsistenpadasetiap media disajikansebagaiberikut: a. Tipografi yang digunakanpadataglinedan headline

selalumenggunakanhurufberjenisSans Serif .

b. Menggunakanilustrasifoto dan gambaryang sama pada setiap media. c. Menggunakanwarnajingga dan kuningsebagaiutamanya yang selalu ada di

desain setiap media.

d. Menggunakangarislengkungberwarnagradasi jingga dan kuning, dipadukan dengan garis lengkung lainnya yang warnanya berbeda.

Berikutdisajikanimplementasi final desainbesertarencanapenempatannyapadamasing-masing media.

1. Iklan Internet

Iklan internet dengandurasi 30detik. Dengan2 tema dan menggunakan satu konsep, yang pada intinya adalah sesuatu yang menunda.

Gambar 4.1 Story board iklan internet dengan tema “Buffering”

Pada tema “buffering” digambarkan dengan suasana kantor, dan seorang karyawan wanita yang karena datang terlalu pagi maka dia mengisi waktunya dengan streaming video untuk menunggu jam masuk kerja. Saat sedang mengakses video, jaringan internet mengalami gangguan sehingga yang terjadi adalah buffering yang tidak kunjung selesai. Saat karyawan wanita ini mengeluh lapar, mendadak dari samping mejanya muncul seorang pria yang menawarkan produk Diva sebagai solusi penunda lapar. Lalu untuk video dengan tema “Delay” digambarkan dengan settingan di dalam mobil. Jalan cerita dari tema ini adalah ada seorang wanita yang akan menjemput teman di bandara, sesampainya di bandara dengan tergesa-gesa, si wanita mendapat kabar bahwa teman yang akan dijemput mengalami delay.Sesaat setelah medengar kabar tersebut si wanita mengeluh “Sudah buru-buru kesini, yang dijemput kena delay, Aduuh .. laper lagi”. Tiba-tiba dari belakang kursi muncul seorang pria yang menawarkan produk Diva sebagai solusi penunda lapar.

Gambar 4.2 Story board iklan internet dengan tema “Delay”

Sumber: HasilOlahanPeneliti, 2013

Buffering dan Delay identik dengan remaja saat ini. Remaja salah satu kalangan yang dominan menggunakan gadgetnya untuk browsing. Situs website youtube merupakan website yang paling sering diakses oleh kalangan remaja, maka dari itu sistem buffering yang sering dijumpai saat melakukan browsing menjadi familiar dengan target audience, sehingga tema ini dapat lebih mengena terhadap terget audience.Delay sangat identik sekali dengan keberangkatan pesawat yang terhambat. Seringnya seseorang mengalami ataupun mendengar keluhan tentang delay, membuat orang terebut menjadi

familiar jika mendengar ataupun mengalami delay. Hal ini akan menjadikan tema ini juga lebih mengena terhadap target audiencenya.

2. Iklan Koran

Desainpada media korantetapkonsistendengandesainpada media lainnya. Tetapmengunakanelemen-elemen yang terdapatpadadesainlainnya. Kesamaanantaradesainkorandenganmajalahbertujuan agar audiens yang melihatmudahmengenaliprodukDiva.

PemasanganiklanditempatkanpadakoranJawaPos Surabaya yang beredar di daerahkota Surabaya dansekitarnya (Kab. Sidoarjodan Gresik).Pemasanganiklanproduk Divaakandipasang di koranJawaPospada segmen Metropolis tepatnyahalamanke 7 dalamrubrik ‘Around Surabaya’. Iklanakandipasangfull colourdenganukuran 12cm x 8cm.

Gambar 4.3 DesainIklan Koran Tema “Buffering”

Gambar 4.4 DesainIklan Koran Tema “Delay”

Sumber: HasilOlahanPeneliti, 2013

Gambar 4.5IlustrasiPenempatanIklan Koran

Sumber: HasilOlahanPeneliti, 2013

Dengan ukuran yang cukup kecil, jika desain menggunakan warna-warna yang terang dan cerah, maka akan dapat menarik perhatian pembaca karena warnanya yang mencolok. Desain iklan koran dibuat lebih simple agar tidak terlalu banyak kata-kata yang masuk didalamnya. Hanya ada foto ilustrasi yang menjadi point interest, tagline,sub headline,gambar produk, logo dan alamat produksi saja.

3. IklanMajalah

Desainpada media inimenggunakanteknikfotografi. Foto yang diambil menggunakan foto ilutrasi yang menjadi bagian dari adegan video yang menggambarkan suatu keadaan. Foto dibuat lebih mendominasi agar dapat menarik perhatian pembaca, grafis garis lengkung menjadi pemisah antara foto dan white spacedengan warna yang cerah sesuai dengan konsep yakni gradasi warna jingga dan kuning.

Gambar4.6 DesainIklanMajalah Tema “Buffering”

Sumber: HasilOlahanPeneliti, 2013

Tagline“Quick and Easy” diletakkan diantara foto dan garis lengkung,

taglinedibuat dengan ukuran yang lebih besar agar dapat menggiring pembaca untuk dapat melihat tagline setelah melihat foto ilustrasi.

Lalu dilanjutkan dengan membaca keterangan penjelas. Elemen-elemen lainnya juga dicantumkan di desain majalah seperti logo dan alamat.iklanmajalahditempatkandi majalahFemina pada rubrik “Rupa-rupa”. Iklandidesain1 Halamanfull color, ditempatkanpadahalamandalammajalah, padahalamancontentkuliner. UntukmajalahFemina 1 halamandalam (FC), ukuran21,5cm x 28,5cm.

Gambar 4.7 Desain IklanMajalah Tema “Delay”

Gambar 4.8IlustrasiPenempatanIklanMajalah

Sumber: HasilOlahanPeneliti, 2013

Gambar 4.8 adalah contoh implementasi desain majalah yang di pasang pada majalah Femina letaknya pada rubrik rupa-rupa segmen kuliner. Warna yang cerah akan dapat menarik perhatian pembaca untuk mengarahkan pandangan melihat iklan produk Diva tersebut.

4. Flyer

Sesuaidengansketsadankonsep yang terpilih, makadesainflyer

diimplementasikanpada media ukuran14,8cm x 21cm, satusisi, dicetakfull color denganmenggunakankertasart paper.Flyer denganfotodari produk Divadibuatsemenarikmungkin agar dapatmempengaruhiemosi rasa laparaudiens yang melihatnya.

Untukmenambahkeluwesandesaindankesandinamis yang

menarikmakaditambahkangarislengkungberwarnagradasi jingga dan kuning,sebagaikombinasidibuatgarislengkungberwarna jingga gelap kemerahan. Dicantumkan pula alamattempat dimana produk Diva diproduksi.

Gambar 4.9Desain Flyer

Sumber: HasilOlahanPeneliti, 2013

Foto setiap varian makanan dibuat dan ditata menjadi kotak-kotak dengan garis tepi yang semu agar terlihat lebih luwes dan menyatu dengan white space. Terdapat dua piring dengan ukuran yang lebih besar yang berada di sebelah kiri, yang menjadi perwakilan diantara produk lain karena merupakan produk

best seller.

Gambar 4.10Hasil Cetak Desain Flyer

BAB V

PENUTUP

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana merancang media promosi Diva snack frozen food sebagai upaya meningkatkan brand awareness.

5.1 Kesimpulan

Adapun kesimpulan yang dapat diambil dari perancangan media promosi produk Diva ini adalah:

1. Gagasan perancangan media promosi produk Diva adalah untuk meningkatkan aware masyarakat terhadap produk Diva, sebab produk ini memiliki kelebihan dan keunikan yang belum banyak diketahui oleh masyarakat luas.

2. Tema desain dalam perancangan ini adalah Quick and Easyyang memiliki makna bahwa produk Diva merupakan produk makanan ringan yang dalam hal penyajiannya cepat dan mudah sehingga dapat diandalkan saat rasa lapar melanda dimanapun dan kapanpun.

3. Implementasi perancangan mengacu pada promosi produk Diva khususnya di kota Surabaya, dimana hasil perancangan diharapkan mampu meningkatkan

aware masyarakat terhadap produk sehingga berdampak sampai pada masyarakat membeli produk Diva.

4. Media Promosi yang digunakan dalam perancangan kali ini adalah media yang umum digunakan oleh target konsumen seperti iklan internet, iklan majalah, iklan koran, dan flyer.

5. Media promosi dirancang sesuai dengan konsep desain, yaitu Quick and Easyatau cepat dan mudah. Menggunakan warna-warna yang sesuai dengan karakter objekdan juga sesuai dengan konsep. Pilihan warna jingga dan kuning digunakan untuk memberikan dan menggambarkan kesan konsep pada produk.

5.2 Saran

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran yang dapat diberikan adalah sebagai berikut:

1. Pihak UD Diva Jaya Sejahtera diharap berkonsentrasi melakukan kegiatan promosi yang beda daripada yang lain, sesuatu yang baru yang mampu dan memiliki daya tarik untuk masyarakat.

Aaker A., D. 1997. Manajemen Ekuitas Merek. Jakarta: Spektrum Mitra Utama. Dharmaprawira W.A, Sulasmi. 2002. WarnaTeoridanKreativitasPenggunanya.

Bandung: ITB.

Durianto, Darmadi, dkk. 2004. Brand Equity Ten.Jakarta : PT. GramediaPustakaUtama.

Emzir. 2010. Metodologi Penelitian Kualitatif Analisis Data.Jakarta :Rajawali Pers.

Hurlock, Elizabeth B. 1980. PsikologiPerkembanganEdisiKelima. Jakarta: Erlangga.

Harjanto, Rudi. 2009. Prinsip-Prinsip Periklanan. Jakarta: Gramedia. Jefkins, Frank. 1995. Periklanan. Jakarta: Erlangga.

Kasali, Rhenald. 2000. MembidikPasar Indonesia, Segmentasi Targeting Positioning. Jakarta: Gramedia.

Khazali, R. 1995. Manajemen Periklanan, Konsep dan Aplikasinya di Indonesia.

Jakarta: PT. Pustaka Utama Grafiti.

Kotler, Philip. 2005. ManajamenPemasaran, Jilid 1 dan 2. Jakarta: PT. Indeks. Kotler, Philips dan Kevin Lane Keller. 2007. ManajemenPemasaranEdisi 12. ___

: PT Index.

Kriyantono, Rachmat. 2010. TeknikPraktisRisetKomunikasi. Jakarta: Prenada Media Group.

Kusrianto, Adi. 2007. PengantarDesainKomunikasi Visual. Yogyakarta: Andi. Kobayashi, Shigenobu. 1991. Color Image Scale. Japan: Kodansha Internasional. Lamb, Charles W. 2001. Pemasaran 1 (edisi 5). Jakarta: Salemba Empat.

Marimin. 2004. TeknikdanAplikasiPengambilKeputusanKriteriaMajemuk. Jakarta:GramediaWidiasarana Indonesia.

Miles, Matthew B dan A. Michael Huberman. 2009. Analisis Data Kualitatif (Buku Sumber Tentang Metode-metode Baru). Jakarta: UI Press.

Morissan. 2010. PeriklananKomunikasiPemasaranTerpadu. Jakarta: Ramdina Prakarsa.

Nazir, Moh. 1983. Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Rustan, Surianto. 2011. Font Dan Tipografi. Jakarta: PT GramediaPustakaUtama. Rustan, Surianto. 2009. Logo. Jakarta: PT GramediaPustakaUtama.

Sanyoto, SadjimanEbdi. 2005. Dasar-dasar Tata Rupa&Desain (Nirmana).Yogyakarta: ArtiBumiIntaran.

Sarwono, Jonathan danHaryLubis. 2007. MetodeRisetuntukDesainKomunikasi Visual. Yogyakarta: ANDI.

Supriyono, Rakhmat. 2010. DesainKomunikasi Visual TeoridanAplikasi.

Yogyakarta: ANDI.

Sumber Jurnal :

Basir, Didin. 2010. Analisi Pelaksanaan Periklanan Motor Honda melalui Media Surat Kabar pada PT. Perdana Motor (Skripsi). Bandung: Universitas Komputer Indonesia.

SumberInternet :

http://dkv-unpas.blogspot.com/2011/06/memviralkan-iklan-mengiklankan- viral.html. (diaksestanggal 15juni 2013)

http://bheleque.wordpress.com/kelas-menengah-fokus-kompas. (diaksestanggal 2 september 2013) http://muhuck.files.wordpress.com (diaksestanggal 2november 2013) http://blogkelompoktiga.blgspot.com (diaksestanggal15 november 2013)

Dokumen terkait