Penerapan metode Bayesian Network dalam membangun sistem pakar diagnosa penyakit kulit akibat jamur pada manusia ini diaplikasikan kedalam suatu bahasa pemograman dengan menggunakan bahasa pemograman Visual Basic 6.0. Berdasarkan rancangan sistem yang telah dibuat, maka berikut adalah hasil implementasinya :
1. Form Login
Gambar 4.18 Tampilan Sistem Login
Form login ini bertujuan sebagai pengamanan program. Dalam sistem login ini terdapat 3 level pengguna yaitu Pasien, Pakar dan Administrator. Untuk dapat mengakses program ini dibutuhkan user ID dan password yang diisi dengan benar kemudian dilanjutkan dengan menekan tombol masuk maka akan masuk pada form
halaman utama, kecuali level pasien dapat langsung masuk pada form halaman utama tanpa memasukkan user ID dan password.
2. Form Halaman Utama
Gambar 4.19 Tampilan Form Utama
Dalam form halaman utama terdapat 2 tombol utama, yakni tombol Edit Pengetahuan dan tombol Proses Diagnosis. Setiap level pengguna memiliki hak akses berbeda-beda, berikut adalah perbedaan hak akses setiap level pengguna: a. Pasien
Level Pasien hanya dapat mengakses tombol Proses Diagnosis (untuk mengetahui penyakit apa yang diderita) serta Hasil Diagnosis (untuk dapat mengetahui hasil dari diagnosis serta nilai probabilitas dari penyakit yang diderita kemudian cara pengobatannya) yang akan muncul ketika pengguna melakukan proses diagnosis.
b. Pakar
Level Pakar dapat mengakses menu meliputi Proses Diagnosis dan Hasil Diagnosis serta Edit Pengetahuan (Edit User, Cetak Hasil Diagnosis Pasien, Edit Penyakit, Edit Gejala, Edit Solusi). Level Pakar tidak masuk pada menu Edit Pasien tentunya dikarenakan menu Edit pasien adalah Hak Akses Level Administrator.
c. Administrator
Level Administrator tidak dapat mengakses menu meliputi Proses Diagnosis dan Hasil Diagnosis serta Edit Pengetahuan (Edit User, Edit Data Pasien, Cetak Data Pasien, Cetak Hasil Diagnosis Pasien).
3. Form Edit Pengetahuan
Dalam form Edit Pengetahuan terdapat 3 menu utama yang terdiri dari menu File, menu Data dan menu Tentang yang memiliki submenu masing-masing: a. Menu File
Dalam menu File terdapat submenu Halaman login (akses untuk ke form Sistem Login), halaman utama (akses untuk ke form Halaman Utama) dan keluar (akses untuk menutup program).
b. Menu Data
Dalam menu Data terdapat 3 submenu yakni Data User (Edit User), Data Pasien (Edit Data Pasien, Cetak Data dan Hasil Diagnosis), dan Data Pengetahuan (Edit Penyakit, Edit Gejala, Edit Solusi).
1.) Submenu Data User (Frame Edit User)
Gambar 4.21 Tampilan Frame Edit User pada Form Edit Pengetahuan
Submenu Edit user diperlukan untuk menginput ataupun mengubah data level pengguna. Dalam frame ini, data yang dimasukkan berupa data username dan password yang nantinya akan digunakan untuk hak akses program.
2.) Submenu Data Pasien (Frame Edit Data Pasien)
Gambar 4.22 Tampilan Frame Edit Data Pasien pada Form Edit
Pengetahuan
Frame Edit Data Pasien ini berfungsi untuk mengubah data yang keliru atau ada kesalahan data yang diinput yang dimasukkan oleh pasien dari form Proses Diagnosis. Data yang dapat diubah meliputi Nama Pasien, Umur, Jenis Kelamin, dan Alamat.
3.) Submenu Data Pasien (Frame Cetak Data dan Hasil Diagnosis)
Gambar 4.23 Tampilan Frame Cetak Data dan Hasil Diagnosis pada Form
Frame Cetak Data dan Hasil Diagnosis ini terdapat combo box “Cetak Berdasarkan”. Dalam combo box ini terdapat 2 pilihan perintah yaitu “Laporan Data Pasien” dan “Hasil Diagnosis Pasien”, Jika combo box kita pilih pada “Laporan Data Pasien” maka perintah ini berfungsi untuk mencetak semua data pasien yang telah menggunakan program ini yang dibuat dalam satu laporan. Jika kita pilih combo box “Hasil Diagnosis Pasien” maka kita dapat mencetak hasil diagnosis dari pasien yang telah melakukan proses diagnosis sebelumnya.
4.) Laporan Data Pasien
5.) Laporan Hasil Diagnosis Pasien
Gambar 4.25 Tampilan Laporan Hasil Diagnosis Pasien
6.) Submenu Edit Pengetahuan (Frame Edit Penyakit)
Gambar 4.26 Tampilan Frame Edit Penyakit pada Form Edit Pengetahuan
Pada frame Edit Penyakit ini difungsikan untuk menginput ataupun mengubah data penyakit, penjelasan penyakit serta penyebab penyakit.
7.) Submenu Edit Pengetahuan (Frame Edit Gejala)
Gambar 4.27 Tampilan Frame Edit Gejala pada Form Edit Pengetahuan
Frame Edit Gejala ini digunakan untuk menginput ataupun mengubah data gejala, aturan dari tiap-tiap gejala serta nilai probabilitas dari gejala tersebut. Pada frame gejala ini terdapat tombol petunjuk yang dapat mengarahkan kepada form petunjuk yakni sebagai berikut:
8.) Submenu Edit Pengetahuan (Frame Edit Solusi)
Gambar 4.29 Tampilan Frame Edit Solusi pada Form Edit Pengetahuan
Frame Edit solusi ini dapat digunakan untuk menginput ataupun mengubah data tentang cara pengobatan dari tiap penyakit.
4. Form Proses Diagnosis (Frame Proses Diagnosis)
Form Proses Diagnosis ini digunakan untuk melakukan proses diagnosa penyakit kulit akibat infeksi jamur terhadap pasien. Pada form ini porses yang dilakukan adalah dengan menerima jawaban Ya atau Tidak yang diinput dari pasien dan kemudian dari proses ini akan diperoleh penyakit apa yang ia derita dengan perhitungan probabilitas dari gejala-gejala yang diinput. Selanjutnya setelah melakukan proses diagnosis maka akan muncul frame Hasil Diagnosis. 5. Form Proses Diagnosis (Frame Hasil Diagnosa)
Gambar 4.31 Tampilan Hasil Diagnosa pada Form Proses Diagnosis
Dari frame Hasil Diagnosa diatas terdapat tombol Lihat Detail, jika menekan tombol Lihat Detail maka akan muncul form Hasil Diagnosa dari proses diagnosis yang telah dilakukan tadi.
6. Form Hasil Diagnosis
Gambar 4.32 Tampilan Form Hasis Diagnosis
Form Hasil Diagnosa ini digunakan untuk menampilkan hasil diagnosa dari proses diagnosa yang telah dilakukan tadi. Pada form ini ditampilkan data berupa penyakit yang diderita dengan probibabilitasnya, keterangan atau penjelasan dari penyakit, gejala yang dirasakan, penyebab penyakit serta cara pengobatannya.