A. Impression Management ditinjau dari Aspek Penampilan
1. Impression management ditinjau dari Aspek Gaya melalui Sikap dan Perilaku
Ketiga informan yang diwawancarai secara mendalam oleh peneliti mengaku memang melakukan pengelolaan kesan terhadap sikap dan perilaku yang mereka tonjolkan kepada orang-orang yang berada di lingkungan front stage nya. Menurut ketiganya, sikap dan perilaku merupakan salah satu unsur yang penting dalam menunjang pembentukan personality yang sesuai dengan citra diri yang ingin dibentuk oleh diri sendiri ataupun guna pemenuhan kebijakan dan standarisasi yang telah dibuat oleh pimpinan mereka. Masing-masing informan memiliki cara dan pengelolaan kesan yang berbeda-beda yang memang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing dan juga pihak-pihak yang terkait lainnya.
Disinggung tentang gaya berjoget yang erotis yang dilakukan para penyanyi dangdut, Alin Marlina alias Elin Avanza, mengaku tidak terlalu banyak melakukan pengelolaan kesan dalam sikap dan perilakunya saat menjadi seorang
84
penyanyi dangdut di atas panggung ataupun saat berada dilingkungan rekan-rekan sesama penyanyi di Orkes Melayu SMS (Samudera Musik Selection), Pimpinan Bapak Aripin.
“Kalau gaya penyanyi dangdut ya begitu mas jogetnya, apalagi pas koplonya (irama gendang red.), ya sudah biasa ya disini begitu, kalau dibilang erotis, gimana ya, dari dulu juga begitu. Saya sih santai aja mas, kalo pas nyanyi ya tuntutan kerja, joget gayanya harus begitu, yang penting happy dan cari duit, kalo diluar itu ya biasa aja, gak mikirin harus gaya gimana gitu. Kalaupun ketemu orang yang suka nyawer/ atau kita sebut relasi, ya biasa aja”15
Namun demikian Alin tetap melakukan pengolaan terhadap sikap dan perilakunya saat menjalani profesinya sebagai seorang penyanyi dangdut agar menimbulkan kesan-kesan tertentu. Kesan tersebut antara lain kesan ramah, cantik, baik dan selalu tersenyum.
“Intinya sih aku ngelakuin pengelolaan kesan dalam sikap dan perilaku aku bagaimana orang atau penggemar pada khususnya untuk bisa ngenal aku sebagai sosok penyanyi dangdut, yang ramah, cantik dan selalu tersenyum. Khususnya ibu-ibu mas, kalo pas manggung sering aku sapa, karna aku seneng liat ibu-ibu bisa liat dangdut seneng”16
Kesan ramah, cantik, selalu tersenyum dihadapan penggemar atau orang-orang disekitarnya saat berada di front stage juga diinginkan oleh dua informan lainnya yakni Titin dan Anika. Namun selain kesan tersebut, dalam proses pengelolaan kesan yang dilakukan oleh Anika tetap menonjolkan sikap dan perilakunya yang sesungguhnya yang memang sekiranya dapat dibawa ke area
front stage. Hal tersebut dikarenakan adanya alasan tertentu.
“Aku cuman pengen nonjolin diri aku yang sebenarnya aja sih biar nyaman dan juga sesuai karakter yang aku bawain saat nyanyi di atas panggung,
15 Dokumentasi wawancara dengan Alin Marlina/Elin Avanza Oktober 2013
85 biar ada ciri khaslah, kalau Anika itu begini, karena nanti penonton biar tau mas, karna terkadang yang punya hajat nyiriin artisnya yang itu yang harus dipanggil gitu, jadi keinginan yang punya hajat. Kesan ramah, baik haruslah, kalau dibilang sombong kan ga enak,”17
Jika Anika menambahkan aksen sikap dan perilaku aslinya yang dia bawa ke area front stage guna memperkuat kesan yang hendak diciptakan. Maka Titin pun memiliki tambahan lainnya selain mengelola sikap dan perilakunya agar sebisa mungkin orang mengenalnya dengan sikap dan perilakunya yang ramah, baik, serta murah senyum. Tambahan tersebut antara lain aksen komunkasi dengan penonton yang dia tambahkan ketika berada di area front stage. Selain itu dia berusaha untuk dikenal dengan sikap dan perilaku yang lebih bersahabat bagi siapapun yang berada di front stage nya.
“Yang terpenting yang harus dimiliki seorang penyanyi dangdut itu kalau menurut aku adalah ramah dimata penonton ataupun penggemar. Jadi aku selalu berusaha menciptakan kesan dan bersikap bahwa aku ramah dan juga friendly.”18
Keinginan menjadi penyanyi dangdut yang terkesan ramah, baik, dan bersahabat bagi semua orang khususnya penggemar memang relevan dengan selera penonton di wilayah tersebut. Terbukti ketika peneliti mewawancarai penggemar orkes dangdut dan dan mengajukan pertanyaan “Biduan dangdut yang
seperti apakah yang anda sukai?” maka kedua informan yang merupakan
penggemar orkes pertunjukan dangdut mengutarakan hal yang senada dengan keinginan ketiga informan.
17 Dokumentasi wawancara dengan Anika/Anika Gasella Oktober 2013
86
Seperti yang diakui oleh Asep Darmawan :
“Yang pasti sih, secara umum lebih seneng ke biduan yang cantik, yaa seksilah,hehe biasa mas laki-laki, kalo liat yang “cerah-cerah” kan seger hehe, dan ngomongnya enak ya sama penontonnya, yang baik, yang cakep, dan yang nggak terlalu kaku juga.” 19
Tak jauh berbeda dengan Asep Darmawan, HM Domon pun mengungkapkan hal yang senada :
“Saya sih suka biduan yang punya kesan ramah, baik, cakep, gak sombong, terus yang suaranya khas atau sexy gitu, apalagi yang serak-serak basah…hehee..”20
Tidak hanya ramah dan mengelola perilakunya yang akan menimbulkan kesan dimata penggemar, Titin juga menegaskan bahwa penyanyi dangdut wanita harus juga memiliki sikap dan perilaku yang baik dan menarik agar mampu bersaing dengan penyanyi dangdut wanita yang lainnya. Selain itu juga seorang penyanyi dangdut wanita harus memiliki sikap yang tahan banting.
Kategori penyanyi yang baik menurut kedua informan, ternyata melahirkan jawaban yang tak jauh berbeda dari pertanyaan berikutnya yakni,
“Apakah kriteria penyanyi dangdut wanita yang baik menurut anda?”.
Pertanyaan tersebut diajukan guna mengetahui apakah pengelolaan kesan yang ditinjau melalui aspek sikap dan perilaku yang dilakukan oleh ketiga informan yang berasal dari penyanyi dangdut mengacu pada selera dan kriteria penyanyi yang baik menurut pendapat penggemar. Selain ramah, baik dan juga
19 Dokumentasi wawancara dengan Asep Darmawan/Penyawer Oktober 2013
87
komunikatif, menurut Asep Darmawan kriteria penyanyi yang baik menurutnya adalah penyanyi yang tak hanya sekedar bernyanyi saja. Namun juga memiliki sedikit wawasan agar mampu berkomunikasi dengan penontonnya.
Senada dengan Asep, HM Domon juga menegaskan bahwa penyanyi dangdut yang baik menurutnya adalah penyanyi yang tak hanya menguasai berbagai hal tentang musik dangdut, namun juga perilaku dipanggung juga tidak “murahan” alias seronok, dan baik dimata penggemarnya.
“Selain itu juga dia bisa membawa suasana yang nyantai gitu, jadi nggak yang terlalu yang kaku sehingga suasana panggung jadi monoton. yang bisa menyegarkan suasana lah, jadi orang bisa lama buat menonton si penyanyi itu saat sedang bernyanyi.” 21