• Tidak ada hasil yang ditemukan

Indeks Harga Konsumen [IHK] dan Perkembangan Inflasi Triwulan IV 2019

Triwulan II 2019 dan Beberapa Kota di Sekitarnya

5.4. Indeks Harga Konsumen [IHK] dan Perkembangan Inflasi Triwulan IV 2019

Pada awal triwulan IV tahun 2019, Indeks Harga Konsumen [IHK]

Ciamis bulan Oktober 2019 yang sebesar 144,19 lebih besar dibandingkan dengan IHK Kota terdekat (sister city) Tasikmalaya yang mencapai 133,97. Artinya, secara umum harga-harga komoditas di Kabupaten Ciamis relatif lebih tinggi dibandingkan dengan Kota Tasikmalaya.

Tabel 5.4.1 Perbandingan IHK Kota Tasikmalaya dan Kab. Ciamis Triwulan IV (Bln Oktober - Desember) Tahun 2019

Sumber : Berita Resmi Statistik BPS Provinsi Jawa Barat Survei Harga Konsumen 2019 Kabupaten Ciamis

Pada Oktober 2019, IHK Ciamis mencapai 144,19 atau mengalami deflasi sebesar 0,03 persen. Memasuki bulan November tahun 2019, IHK Ciamis 144,50 atau mengalami inflasi sebesar 0,21 persen dan Bulan

Pendataan dan Analisis Harga Konsumen Kabupaten Ciamis Tahun 2019 66

MTD YOY MTD YOY MTD YOY

Umum 1.09 1.48 1.30 1.50 1.49 1.49

1 Bahan makanan 0.46 3.19 0.92 3.20 1.47 1.47

2 Makanan jadi, minuman, rokok & tembakau 1.39 1.55 1.76 1.63 2.00 2.00 3 Perumahan,air,listrik,gas & bahan bakar 0.00 1.03 1.66 0.96 1.66 1.34

4 Sandang 3.31 1.88 3.71 2.27 3.94 3.94

5 Kesehatan 2.01 2.29 2.07 2.03 2.12 2.12

6 Pendidikan, rekreasi dan olah raga 2.85 2.85 2.87 2.87 3.17 3.17 7 Transpor,komunikasi dan jasa keuangan -0.69 -0.69 -0.68 -0.68 -0.68 -0.68

No Kelompok Pengeluaran oktober Nopember Desember

Desember IHK sebesar 144,77 atau mengalami inflasi sebesar 0,19 persen. Inflasi di akhir triwulan IV Tahun 2019 (Desember) mencapai 1,49 persen. Sedangkan sepanjang dua belas bulan terakhir (Desember 2018 terhadap Desember 2019) Ciamis mengalami inflasi year on year sebesar 1,49 persen.

Tabel 5.4.2. Inflasi Tahun Kalender (Mtd) dan Inflasi Tahunan (YoY) Kab. Ciamis Triwulan IV (Bln. Oktober-Desember) Tahun 2019

Sumber : Survei Harga Konsumen 2019 Kabupaten Ciamis

Gambar 5.4.1. Menunjukkan bahwa perkembangan inflasi/deflasi Ciamis dan 2 Kota IHK lainnya yaitu Kota Cirebon dan Kota Tasikmalaya pada triwulan ke 4. Jika dilihat, sepanjang triwulan 4 seluruh Kabupaten/kota di bulan Oktober Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Ciamis mengalami deflasi dengan skala deflasi yang berbeda. Sedangkan Di bulan Nopember dan Desember semua mengalami inflasi.

Di akhir tahun 2019 di Kabupaten Ciamis masih terjadi inflasi 0,19 persen. Kecenderungan naiknya inflasi di akhir tahun dipengaruhi juga oleh moment tahun baru dan Natal yang meningkatkan permintaan barang hingga menaikan angka inflasi. Kondisi ini juga terjadi kabupaten/kota sekitar yaitu Kota Tasikmalaya dan Kota Cirebon. Bahkan Kota Tasikmalaya mencapai angka inflasi 0,35 persen sedangkan Kota Cirebon mengalami inflasi 0,44 persen.

Gambar 5.4.1. Perkembangan Inflasi Triwulan IV 2019 Kab.

Ciamis dan Beberapa Kota

Sumber : Berita Resmi Statistik BPS Provinsi Jawa Barat Survei Harga Konsumen 2019 Kabupaten Ciamis

Gambar 5.4.2. menunjukkan bahwa pergerakan IHK Ciamis cenderung masih lebih besar dibandingkan dengan kota-kota IHK sekitarnya. Sepanjang Triwulan IV (Oktober – Desember) tahun 2019

Pendataan dan Analisis Harga Konsumen Kabupaten Ciamis Tahun 2019 68 dibandingkan kabupaten/kota sekitarnya. IHK Kabupaten Ciamis mencapai angka indeks 144,19 pada bulan Oktober, sebesar 144,50 pada bulan November dan 144,77 pada bulan Desember.

Hal ini menunjukkan tidak hanya karena nilai konsumsi di Kabupaten Ciamis lebih besar juga harga-harga sebagian besar komoditi yang dipantau lebih tinggi dibandingkan Kota IHK lainnya.

Gambar 5.4.2. Perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK) Ciamis Triwulan IV 2019 dan Beberapa Kota di Sekitarnya

Sumber : Berita Resmi Statistik BPS Provinsi Jawa Barat Survei Harga Konsumen 2019 Kabupaten Ciamis

Secara rinci berdasarkan kelompok pengeluaran, di bulan Oktober 2019 empat kelompok dari tujuh kelompok mengalami deflasi yaitu Kelompok Pengeluaran Bahan Makanan; Makanan Jadi, Minuman, Rokok

& Tembakau; Sandang dan Kesehatan. Pada bulan November 2019,

inflasi terjadi di semua kelompok pengeluaran. Begitu juga pada bulan Desember 2019, semua kelompok terjadi inflasi.

Tabel 5.4.3. Laju Inflasi Ciamis Triwulan IV Tahun 2019 Menurut Kelompok Pengeluaran (IHK 2012 = 100)

KELOMPOK PENGELUARAN INFLASI BULANAN

Okt-18 Nov-18 Des-18 Triw IV

[1] [2] [3] [4] [5]

00000 U M U M / T O T A L -0.03 0.21 0.19 1.49

10000 BAHAN MAKANAN -0.68 0.46 0.54 1.47

20000 MAKANAN JADI, MINUMAN, ROKOK &

TEMBAKAU -0.26 0.37 0.23 2.00

Sumber : : Survei Harga Konsumen 2019 Kabupaten Ciamis

Secara umum kondisi di akhir Tahun 2019, hanya kelompok pengeluaran Transportasi, Komunikasi dan Jasa Keuangan yang mengalami deflasi kelompok pengeluaran lainnya mengalami inflasi.

Merangkaknya inflasi di akhir tahun sebagai dampak dari tradisi perayaan tahun baru dan hari raya Natal yang memicu konsumsi komoditas terutama bahan makanan dan sandang. Pola ini akan terus terjadi pada tahun-tahun yang akan datang dan hampir terjadi di setiap wilayah yang lainnya.

Inflasi tahunan paling tinggi di akhir triwulan dicapai oleh kelompok pengeluaran Sandang dengan inflasi 3,94 persen terhadap desember

Pendataan dan Analisis Harga Konsumen Kabupaten Ciamis Tahun 2019 70 2018. Sedangkan inflasi terendahnya dicapai oleh kelompok Bahan Makanan dengan inflasi tahunan 1,47 persen.

Gambar 5.4.3. Andil Inflasi/Deflasi Barang & Jasa Oktober 2019 (persen)

Sumber : : Survei Harga Konsumen 2019 Kabupaten Ciamis

Berdasarkan hasil pemantauan harga barang dan jasa di Kabupaten Ciamis selama bulan Oktober Tahun 2019 beberapa komoditas mengalami kenaikan harga. Beberapa komoditas barang dan jasa yang mengalami kenaikan harga dan memberikan andil inflasi secara signifikan antara lain: kontrak rumah, jeruk, daging ayam ras, ketimun dan bawang merah.

Selain itu adapula barang dan jasa yang mengalami penurunan harga. Barang dan jasa yang mengalami penurunan harga dan

memberikan andil deflasi antara lain: tomat sayur, wortel, apel, cabe merah, cabe hijau, cabe rawit, telur ayam ras dan rokok kretek.

Gambar 5.4.4. Andil Inflasi/Deflasi Barang & Jasa November 2019 (persen)

Sumber : : Survei Harga Konsumen 2019 Kabupaten Ciamis

Berdasarkan hasil pemantauan harga barang dan jasa di Kabupaten Ciamis selama bulan November Tahun 2019 beberapa komoditas mengalami kenaikan harga. Beberapa komoditas barang dan jasa yang mengalami kenaikan harga dan memberikan andil inflasi secara signifikan antara lain: jeruk, telur ayam ras, rokok kretek filter, daging ayam ras, rokok kretek, pembalut wanita dan tomat sayur.

Selain itu adapula barang dan jasa yang mengalami penurunan harga. Barang dan jasa yang mengalami penurunan harga dan

Pendataan dan Analisis Harga Konsumen Kabupaten Ciamis Tahun 2019 72 memberikan andil deflasi antara lain: lada/merica, kentang, wortel, cabe hijau, petai, cabe rawit dan cabe merah.

Gambar 5.4.5. Andil Inflasi/Deflasi Barang & Jasa Desember 2019 (persen)

Sumber : Survei Harga Konsumen 2019 Kabupaten Ciamis

Berdasarkan hasil pemantauan harga barang dan jasa di Kabupaten Ciamis selama bulan Desember Tahun 2019 beberapa komoditas mengalami kenaikan harga. Beberapa komoditas barang dan jasa yang mengalami kenaikan harga dan memberikan andil inflasi secara signifikan antara lain: telur ayam ras, rokok kretek, bawang merah, minyak goreng, beras, rokok kretek filter, pakaian olah raga pria, handuk, semangka dan daun bawang.

Selain itu adapula barang dan jasa yang mengalami penurunan harga. Barang dan jasa yang mengalami penurunan harga dan

memberikan andil deflasi antara lain: cabe rawit, ketimun, cabe merah, daging ayam ras dan jeruk.

BAB 6. PENUTUP

6.1. Kesimpulan

Beberapa kesimpulan yang bisa diuraikan untuk menggambarkan dinamika inflasi/deflasi sepanjang Tahun 2019:

1. Sepanjang Tahun 2019 terjadi inflasi selama 9 bulan, sedangkan deflasi terjadi selama 3 bulan yaitu pada bulan Februari, September dan Oktober 2019.

2. Inflasi tertinggi terjadi pada bulan Mei yaitu sebesar 0,43 persen.

Pemicu tinggi inflasi di bulan Mei diantaranya karena terjadinya inflasi di kelompok pengeluaran transportasi, komunikasi dan jasa keuangan.

Inflasi di bulan ini dipicu oleh kenaikan beberapa komoditas diantaranya harga tiket kereta api, dan angkutan antar kota dan dalam kota. Sedangkan inflasi terendah terjadi di bulan Maret dengan 0,11 persen.

3. Deflasi tertinggi sepanjang tahun 2019 terjadi pada bulan September yaitu sebesar 0,46 persen. Deflasi di bulan ini dipicu oleh deflasi di kelompok pengeluaran bahan makanan (1,80 persen) dan kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan (1,12 persen). Sedangkan deflasi terendah terjadi pada bulan Oktober dengan deflasi 0.03 persen.

4. Inflasi year to year (yoy) diakhir tahun 2019 tercatat 1,49 persen.

Angka ini merupakan angka inflasi yoy terendah selama kurun waktu 5 tahun terakhir. Kota Tasikmalaya sebagai kota IHK inflasi yoy tercatat sebesar 1,72 persen. Sedangkan inflasi yoy Provinsi Jawa Barat dan

Pendataan dan Analisis Harga Konsumen Kabupaten Ciamis Tahun 2019 76 6.2. Saran dan Rekomendasi

Beberapa saran dan rekomendasi yang bisa disampaikan sebagai upaya implementasi pengendalian inflasi di tingkat daerah adalah :

1. Diperlukan monitoring dan evaluasi perkembangan inflasi secara berkala khususnya komoditas strategis dari pemerintah daerah.

Memantau komoditas mana yang memiliki andil inflasi tinggi pada setiap bulannya.

2. Mendeteksi kelangkaan pasokan dan dipersiapkan langkah dan strategi untuk mengatasinya agar masyarakat tetap terjamin kebutuhan pokok hidupnya.

3. Melakukan kegiatan “operasi pasar” secara berkala untuk beberapa jenis komoditas yang banyak dikonsumsi masyarakat atau nilai Konsumsinya tinggi sehingga mampu menekan angka inflasi.

4. Pengadaan program rasta/beras sejahtera secara langsung berdampak terhadap turunnya angka inflasi khususnya untuk komoditas beras meskipun sesaat. Beras merupakan salah satu komoditas yang memiliki andil inflasi tinggi.

5. Melibatkan unsur asosiasi pengusaha yang dominan di Kabupaten Ciamis misalnya asosiasi pengusaha daging ayam ras atau pengusaha telur ayam ras dalam upaya pengendalian pasokan dan tingkat harga dapat menjadi bagian dari solusi pengendalian inflasi.

6. Meningkatkan dan mengoptimalkan peran Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) yang bersifat lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan stakeholder (pemangku kepentingan), sebagai pemberi bahan kajian dan masukan bagi Pemerintah Kabupaten Ciamis dalam

menyikapi perkembangan fluktuasi harga terkini dan langkah-langkah strategis yang diperlukan.

7. Menjamin ketersediaan pasokan bahan pangan strategis berdasarkan kebutuhan masing-masing daerah sesuai dengan pola musimannya dengan melakukan koordinasi antar pemerintah daerah wilayah perbatasan.

8. Menjamin kelancaran distribusi pasokan pangan dari sentra produksi pangan ke tempat-tempat yang memerlukannya dan pasokan ini tidak boleh terhambat masalah cuaca yang selama ini dijadikan alasan.

9. Melakukan upaya-upaya menurunkan inflasi pangan dengan membuka keran impor komoditas pangan jika kebutuhan pasokan di wilayah Kabupaten Ciamis diperkirakan tidak akan mencukupi.

`

Dokumen terkait