• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

1. Paparan Data Siklus I

(1) Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pengajaran (RPP)

Pada tahap ini peneliti menyusun dan mempersiapkan perangkat pembelajaran yang terdiri dari rencana pelajaran, soal tes siklus, LKS, kesiapan ruang, alat, media dan sumber belajar yang mendukung kegiatan pelaksanaan siklus I. Selain itu juga dipersiapkan lembar observasi pengelolaan pembelajaran dengan pemberian umpan balik terhadap keaktifan siswa selama kegiatan pembelajaran berlangsung.

(2) Menyusun Lembar Observasi Proses Pembelajaran

Pengamatan ini dilaksanakan secara langsung bersamaan dengan pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Pengamatan dilakukan melalui kerjasama dengan guru kelas II selaku kolabolator/observer selama proses pembelajaran berlangsung dengan tujuan untuk mengetahui gambaran sikap siswa dalam menerima materi pembelajaran, datanya diperoleh dari lembar observasi pada setiap pertemuan pada siklus I selama proses pembelajaran berlangsung di kelas, selanjutnya hasil pengamatan dinalisis untuk merencanakan pembelajaran pada pertemuan berikutnya

(3) Menyusun tes evaluasi siswa

Penyusunan soal tes pada siklus I ini terdiri dari 10 soal terlampir dalam bentuk isian. Tes ini diberikan pada akhir siklus I pada pertemuan keempat.

Dengan tujuan mengetahui hasil belajar siswa dalam penguasaan materi pembelajaran operasi hitung dengan menggunakan metode permainan kartu.

Alokasi waktu yang diberikan untuk pengerjaan soal tesnya adalah selama 60 menit.

(4) Menentukan waktu kegiatan pembelajaran

Berikut ini adalah jadwal pelaksanaan penelitian selama siklus I dalam 4 kali pertemuan:

Tabel 4.1 Jadwal Pelaksanaan Penelitian Siklus I Tanggal

Pelaksanaan Alokasi waktu Kegiatan Pembelajaran 24 Mei 2021 2 x 35 Menit Pembelajaran pertemuan 1 siklus I 26 Mei 2021 2 x 35 Menit Pembelajaran pertemuan 2 siklus I

28 Mei 2021 2 x 35 Menit Pembelajaran pertemuan 3 siklus I 31 Mei 2021 60 Menit Pelaksanaan Tes siklus I

b) Pelaksanaan Tindakan

Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar untuk siklus I dilaksanakan di Kelas II SD Negeri Centre Mangalli Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa dengan jumlah siswa 33 orang. Dalam pelaksanaannya, peneliti bertindak sebagai guru.

sedangkan pengamat kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran di kelas dilakukan oleh guru kelas II SDN Centre Mangalli. Adapun proses pembelajarannya mengacu pada rencana pelajaran dan metode permainan kartu yang telah dipersiapkan. Berikut deskripsi langkah-langkah pelaksanaan kegiatan pembelajaran selama 3 kali pertemuan:

1. Siklus I Pertemuan 1

• Deskripsi kegiatan awal

Tepat pada pukul 07.30 Pagi. Siswa kelas II SD Negeri Centre Mangalli memasuki ruang kelas dengan tertib untuk mengikuti kegiatan pembelajaran Matematika. Peneliti selaku guru mengawali pembelajaran dengan mengucapkan salam dan memperkenalkan diri, diikuti dengan do’a bersama yang dipimpin oleh salah seorang siswa kelas II. Setelah itu guru mengecek kehadiran siswa dan menanyakan kabar lalu pembelajaran dimulai dengan melakukan apersepsi dan mengajak siswa menyanyikan lagu gembira “Ayo berhitung” dimana dalam kegiatan ini siswa diiringi dengan musik yang dimainkan melalui video yang ditampilkan melalui LCD didepan kelas dengan tujuan dapat memancing motivasi belajar siswa diawal kegiatan. Setelah itu,

guru menyampaikan tujuan pembelajaran terkait materi pembelajaran operasi hitung dimana pada pertemuan pertama ini siswa diajak untuk memahami cara menentukan letak nilai tempat bilangan satuan, puluhan dan ratusan terutama pada materi penjumlahan dan pengurangan dengan diawali kegiatan mengenal dan membaca lambang bilangan terlebih dahulu.

• Deskripsi kegiatan inti

Proses pembelajaran pada tahap kegiatan inti ini, guru menjelaskan konsep materi penjumlahan dan pengurangan dengan menentukan letak tempat bilangan dimulai dari angka satuan, ratusan dan juga puluhan. Selanjutnya guru memperkenalkan metode permainan kartu pada siswa sambil memaparkan petunjuk dan aturan permainan penggunaan kartu. Kemudian guru membagikan setiap siswa sejumlah kartu yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran.

Semua siswa diberi ruang untuk dapat berdiskusi dengan teman sebangku saat memainkan permainan kartu dan diijinkan mengemukakan pendapat atau bertanya apabila ada materi yang kurang dipahami. Sebelum diberikan evaluasi pembelajaran, siswa diberikan terlebih dahulu beberapa contoh soal sambil diberi bimbingan untuk pengerjaan soal yang dibagikan. Siswa yang lebih dulu menyelesaikan soal evaluasi diminta menuliskan hasil kerjanya dipapan tulis.

Guru dan siswa yang lain merespon dengan memberikan tanggapan kemudian siswa diberi penghargaan secara verbal berupa tepuk tangan oleh guru dan siswa yang lain kemudian guru memberikan penjelasan lebih lanjut terkait soal yang tengah dibahas didepan kelas sambil memberikan penilaian.

• Deskripsi kegiatan akhir

Pada kegiatan ini, guru bersama siswa membuat kesimpulan terkait materi pembelajaran yang telah dipelajari. Kemudian siswa diberi tugas tambahan berupa tugas rumah agar siswa lebih memahami materi terkait pembelajaran pada pertemuan pertama ini. Guru melakukan refleksi dan memberikan pesan moral dan dilanjutkan dengan menutup pembelajaran dengan memberikan salam dan berdo’a bersama.

2. Siklus I Pertemuan 2

• Deskripsi kegiatan awal

Sama halnya dipertemuan pertama pada pertemuan kedua ini, tepat pada pukul 07.30 Pagi. Siswa kelas II SD Negeri Centre Mangalli memasuki ruang kelas dengan tertib untuk mengikuti kegiatan pembelajaran Matematika.

Peneliti selaku guru mengawali pembelajaran dengan mengucapkan salam diikuti dengan do’a bersama yang dipimpin oleh salah seorang siswa kelas II.

Selanjutnya guru mengecek kehadiran siswa dan menanyakan kabar lalu pembelajaran dimulai dengan melakukan apersepsi dengan mengajak siswa menyanyikan lagu gembira “Ayo berhitung” dimana dalam kegiatan ini siswa diiringi dengan musik yang dimainkan melalui video yang ditampilkan melalui LCD didepan kelas dengan tujuan dapat memancing motivasi belajar siswa diawal kegiatan pembelajaran. Selanjutnya, guru menyampaikan tujuan pembelajaran terkait materi pembelajaran operasi hitung dimana pada pertemuan kedua ini guru mengingatkan kembali siswa tentang materi pembelajaran pada pertemuan sebelumnya sambil mengaitkan materi

pembelajaran pada pertemuan kedua ini dimana materinya tentang mengurutkan bilangan menggunakan permainan kartu.

• Deskripsi kegiatan inti

Proses pembelajaran pada tahap kegiatan inti ini, guru menjelaskan materi pembelajaran tentang bagaimana cara mengurutkan bilangan dengan menjumlahkan dan mengurangi bilangan dengan menggunakan permainan kartu. Selanjutnya guru memaparkan kembali petunjuk dan aturan permainan penggunaan kartu. Lalu seperti pada pertemuan sebelumnya, guru membagikan setiap siswa sejumlah kartu yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran operasi hitung. Semua siswa diberi ruang untuk dapat berdiskusi dengan teman sebangku dan diijinkan mengemukakan pendapat atau bertanya apabila ada materi yang kurang dipahami. Selanjutnya siswa diberikan lembar kerja yang didalamnya terdapat beberapa soal evaluasi terkait materi pembelajaran pada pertemuan ini. Siswa yang lebih dulu menyelesaikan lembar kerja diminta memaparkan hasil kerjanya didepan kelas. Siswa yang lain bersama guru memberikan tanggapan. Siswa diberi penghargaan secara verbal berupa tepuk tangan oleh guru dan siswa yang lain. Guru membahas hasil kerja siswa didepan kelas dan memberikan pemahaman lebih lanjut terkait materi yang telah dipelajari sambil memberi penilaian.

• Deskripsi kegiatan akhir

Pada kegiatan ini, guru bersama siswa membuat kesimpulan terkait materi pembelajaran yang telah dipelajari. Kemudian siswa diberi tugas tambahan berupa tugas rumah agar siswa lebih memahami materi terkait

pembelajaran pada pertemuan kedua ini. Guru melakukan refleksi dan memberikan pesan moral dan dilanjutkan dengan menutup pembelajaran dengan salam dan berdo’a bersama

3. Siklus I Pertemuan 3

• Deskripsi kegiatan awal

Seperti pada pertemuan sebelumnya yaitu tepat pada pukul 07.30 Pagi.

Siswa kelas II SD Negeri Centre Mangalli memasuki ruang kelas dengan tertib untuk mengikuti kegiatan pembelajaran Matematika. Peneliti selaku guru mengawali pembelajaran dengan mengucapkan salam dan diikuti dengan berdo’a bersama yang dipimpin oleh salah seorang siswa kelas II. Lalu pembelajaran dimulai dengan mengecek kehadiran siswa dan menanyakan kabar. Selanjutnya, guru melakukan apersepsi dan memotivasi siswa dengan menyanyikan lagu gembira “Ayo berhitung” diiringi dengan musik yang dimainkan melalui video yang ditampilkan melalui LCD didepan kelas.

Kemudian, guru menyampaikan tujuan pembelajaran terkait materi pembelajaran operasi hitung dimana pada pertemuan ketiga ini guru mengingatkan kembali materi pembelajaran pada pertemuan sebelumnya sambil mengaitkan materi pembelajaran pada pertemuan ketiga ini dimana materinya mengenai penjumlahan dan pengurangan dua bilangan dua angka dengan tiga angka.

• Deskripsi kegiatan inti

Proses pembelajaran pada tahap kegiatan inti ini, guru menjelaskan materi pembelajaran tentang bagaimana cara menjumlahkan dan mengurangi

dua bilangan dua angka dengan tiga angka menggunakan permainan kartu.

Selanjutnya, guru memaparkan kembali petunjuk dan aturan permainan penggunaan kartu. Lalu seperti pada pertemuan sebelumnya guru membagikan setiap siswa sejumlah kartu yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran operasi hitung. Selanjutnya, siswa melakukan permainan kartu dengan menambah, memasangkan dan mengurangi kartu untuk dijumlahkan dan dikurangkan. Pada kegiatan ini siswa diberi ruang untuk dapat berdiskusi dengan teman sebangku dan diijinkan mengemukakan pendapat atau bertanya apabila ada materi yang kurang dipahami. Kemudian, siswa diberikan beberapa contoh soal dan cara penyelesaiannya. Setelah itu, masing-masing siswa diberikan soal evaluasi terkait materi pembelajaran pada pertemuan ini. Siswa yang lebih dulu menyelesaikan tugasnya diminta menuliskan hasil kerjanya dipapan tulis. Siswa yang lain bersama guru memberikan tanggapan. Siswa diberi penghargaan secara verbal berupa tepuk tangan oleh guru dan siswa yang lain. Guru membahas hasil kerja siswa dan memberikan pemahaman lebih lanjut terkait materi yang telah dipelajari sambil memberi penilaian terhadap hasil kerja siswa.

• Deskripsi kegiatan akhir

Pada kegiatan ini, guru bersama siswa membuat kesimpulan terkait materi pembelajaran yang telah dipelajari. Guru melakukan refleksi dan memberikan pesan moral sambil mengingatkan siswa untuk mempersiapkan diri menghadapi tes siklus I pada pertemuan berikutnya yang dilanjutkan dengan menutup pembelajaran dengan memberi salam dan do’a bersama.

➢ Analisis Deskriptif Hasil Tes Akhir Siklus I

Pada siklus I, secara garis besar kegiatan belajar mengajar dengan menggunakan metode permainan kartu dalam pembelajaran operasi hitung pada siswa kelas II SDN Centre Mangalli sudah dilaksanakan dengan cukup baik. Hal tersebut dapat dilihat pada tabel 4.2 berikut:

Tabel 4.2. Rekapitulasi Hasil Belajar siswa pada Siklus I

No Statistik Nilai

1 2 3 4 5 6

Responden Nilai ideal Nilai tertinggi Nilai terendah

Nilai rata-rata (Mean) Standar Deviasi

33 100

85 50 71,97 11,4523

Dari tabel 4.2 di atas menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode permainan kartu pada pembelajaran operasi hitung disiklus I nilai rata-rata hasil belajar siswa yaitu 71,97 dari skor ideal 100, diperoleh skor tertinggi yaitu 85 dan skor terendah yaitu 50 dari 33 responden dengan standar deviasi sebesar 11,4523.

Pada siklus I, hasil tes belajar siswa ditafsirkan kedalam 4 kategori, adapun distribusi frekuensi skornya ditunjukkan pada tabel 4.3 dibawah ini:

Tabel 4.3. Kategori Hasil Belajar siswa Siklus I

No. Nilai Kategori Frekuensi Persentase (%)

1 90 ≤ x ≤ 100 Sangat Baik 0 0%

2 80 ≤ x < 90 Baik 16 48,49%

3 70 ≤ x < 80 Cukup 5 15,15%

4 0 ≤ x < 70 Kurang 12 36,36%

Jumlah 33 100

Berdasarkan tabel 4.3 diatas terlihat bahwa dari 33 siswa kelas II SDN Centre Mangalli, siswa yang masuk dalam kategori sangat baik tidak ada atau 0%, pada kategori baik sebesar 48,49% atau sebanyak 16 orang, kategori cukup sebesar 15,15%

atau sebanyak 5 orang, dan kategori kurang sebesar 36,36% atau sebanyak 12 orang.

Berdasarkan kategori hasil tes akhir pada siklus I diatas, maka persentase ketuntasan belajar siswa dapat diuraikan seperti pada tabel 4.4 berikut ini:

Tabel 4.4. Kategori Ketercapaian Ketuntasan Belajar Siklus I Interval Nilai Kategori Frekuensi Persentase (%)

0 ≤ x < 70 Tidak tuntas 12 36,36%

70 ≤ x ≤ 100 Tuntas 21 63,63%

Berdasarkan tabel 4.4 diatas dapat diketahui hasil ketuntasan belajar siswa pada siklus I yaitu pada kategori tidak tuntas mencapai 12 orang atau sebesar 36,36%

sedangkan pada kategori tuntas mencapai 21 orang atau sebesar 63,63%. Tampak pada hasil tersebut menunjukkan bahwa pada siklus I secara klasikal frekuensi siswa yang tuntas lebih banyak dibandingkan dari yang tidak tuntas, tetapi belum mencapai indikator keberhasilan penelitian dimana siswa yang memperoleh nilai ≥ 70 belum mencapai 85%. Hal ini berarti masih perlu diadakan perbaikan pada siklus II dan penggunaan metode permainan kartu pada pembelajaran operasi hitung masih dikatakan belum berhasil

c) Pengamatan (Observasi) pada siklus I

Pada kegiatan pengamatan ini peneliti mengamati bagaimana aktivitas yang dilakukan oleh siswa selama pembelajaran berlangsung. Adapun tingkat persentase keaktifan siswa selama pembelajaran diukur dengan berpedoman pada deskriptor pada

lembar observasi yang dirancang oleh peneliti. Berdasarkan kegiatan observasi ini, maka didapat dilihat data hasil observasi aktivitas siswa pada tabel 4.5 berikut:

Tabel 4.5 Distribusi dan persentase aktivitas siswa selama proses pembelajaran siklus I

NO Aspek yang diamati

Pertemuan

Rata-rata

Persentase I II III IV %

1 Jumlah siswa yang hadir 30 31 33 T E S S I K L U S I

31,33 94,94%

2 Siswa yang mendengarkan/

memperhatikan penjelasan guru 16 20 27 21 63,63%

3 Siswa yang berpartisipasi aktif

dalam kegiatan permainan kartu 19 25 27 23,67 71,71%

4 Siswa yang aktif memberikan

tanggapan 3 5 5 4,33 13,13%

5 Siswa yang meminta dibimbing

langsung oleh guru 10 8 7 8,33 25,25%

6 Siswa yang mempresentasikan

hasil pembelajarannya 8 5 5 6 18,18%

7 Siswa yang menyelesaikan tugas

dan PR 19 27 29 25 75,76%

8 Siswa yang melakukan kegiatan

lain pada saat guru menjelaskan 14 11 6 10,33 31,31%

Berdasarkan tabel 4.5 diatas, diperoleh bahwa pada siklus I dari 33 jumlah siswa yang hadir pada kegiatan pembelajaran sebanyak 94,94%, tampak bahwa aktivitas siswa yang memperhatikan penjelasan guru yaitu sebesar 63,63%. Siswa yang berpartisipasi aktif dalam kegiatan permainan kartu yaitu sebesar 71,71%. Siswa yang aktif memberikan tanggapan sebanyak 13,13%. Siswa yang meminta dibimbing langsung oleh guru yaitu sebanyak 25,25%. Siswa yang mempresentasikan hasil pembelajarannya sebanyak 18,18%. Sementara, Siswa yang menyelesaikan tugas dan

PR sebesar 75,76% dan siswa yang melakukan kegiatan lain pada saat guru menjelaskan yaitu sebesar 31,31%

d) Refleksi Siklus I

Pada tahap ini pelaksanaan proses belajar mengajar di kelas sudah terlaksana dengan cukup baik meskipun pertemuan disiklus pertama ini siswa yang aktif dalam menerima pelajaran hanya siswa tertentu saja sementara siswa yang lain cenderung masih sibuk berdiskusi dengan suara yang relatif besar dan masih melakukan kegiatan lain diluar proses pembelajaran. Akan tetapi, dalam melakukan permainan kartu, siswa sudah mulai terlihat antusias dalam memainkannya sehingga suasana kelas terlihat ramai dan hal itu juga dianggap sebagai respon baik dari siswa. Terlihat pula dari adanya beberapa siswa yang meminta bantuan guru untuk didampingi pada saat pengerjakan soal latihannya. Walaupun, masih ada beberapa aspek yang belum terpenuhi, tetapi persentase pelaksanaannya untuk masing-masing aspek cukup besar.

Untuk pertemuan pada tes siklus I, pada pembagian lembar soal dan pengerjaannya siswa terlihat cukup tenang dan semangat meskipun masih terdapat beberapa siswa yang mengalami kesulitan dan tidak bisa mengerjakannya karena kurang latihan dan belajar di rumah. Kendala lain yang ditemukan pada pelaksanaan tes siklus I yaitu masih terdapat beberapa siswa yang melakukan kerjasama dalam menyelesaikan soal. Pada umumnya siswa masih kesulitan dalam menyelesaikan permasalahan operasi hitung terutama masih bingung pada saat mengambil dan menyimpan kartu saat menyelesaikan soal evaluasinya.

Diperlukan revisi lagi namun tidak terlalu banyak, tetapi yang perlu diperhatikan untuk tindakan selanjutnya adalah memaksimalkan hasil yang sudah

dicapai selama pelaksanaan proses belajar mengajar, selanjutnya peneliti merasa tindakan masih perlu di lanjutkan ke siklus selanjutnya agar dapat meningkatkan proses belajar mengajar sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai.

Adapun perbaikan yang dilakukan untuk siklus II adalah memberikan bimbingan khusus bagi siswa yang masih bingung dan kesulitan dalam menggunakan permainan kartu utamanya dalam menyelesaikan soal operasi hitung kemudian memotivasi siswa dengan melibatkan secara langsung dalam setiap kegiatan yang dilakukan. Peneliti perlu membimbing siswa merangkum pelajaran secara baik dengan menambahkan informasi-informasi yang dirasa perlu dan memberikan catatan penggunaan kartu yang mudah sehingga siswa bisa lebih aktif dan antusias dalam belajar.

2. Paparan Data Siklus II a) Perencanaan Tindakan

(1) Penyusun Rencana Pelaksanaan Pengajaran (RPP)

Pada tahap ini peneliti mempersiapkan perangkat pembelajaran seperti pada siklus I yaitu berupa rencana pelajaran, lembar observasi, soal tes siklus, LKS, kesiapan ruang, alat, media dan sumber belajar yang mendukung kegiatan pelaksanaan siklus II. Selain itu juga dipersiapkan lembar angket yang bertujuan untuk mengetahui sejauh mana respon siswa pada pembelajaran operasi hitung melalui penggunaan metode permainan kartu selama dua siklus.

(2) Menyusun Lembar Observasi Proses Pembelajaran

Pada kegiatan ini guru menggunakan lembar observasi yang sama dengan siklus I untuk mengamati aktivitas yang dilakukan oleh siswa selama

pembelajaran pada siklus II. Pengamatan ini dilaksanakan secara langsung bersamaan dengan pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Pengamatan dilakukan melalui kerjasama dengan guru kelas II selaku kolabolator/observer (3) Menyusun tes evaluasi siswa

Penyusunan soal tes pada siklus II ini terdiri dari 10 soal terlampir dalam bentuk isian. Tes ini diberikan pada akhir siklus II pada pertemuan keempat.

Dengan tujuan mengetahui hasil belajar siswa dalam penguasaan materi pembelajaran operasi hitung dengan menggunakan metode permainan kartu.

Alokasi waktu yang diberikan untuk pengerjaan soal tesnya sama dengan disiklus I yaitu selama 60 menit.

(4) Menentukan waktu kegiatan pembelajaran

Berikut ini adalah jadwal pelaksanaan penelitian selama siklus II dalam 4 kali pertemuan:

Tabel 4.6 Jadwal Pelaksanaan Penelitian Siklus II Tanggal

Pelaksanaan Alokasi waktu Kegiatan Pembelajaran 02 Juni 2021 2 x 35 Menit Pembelajaran pertemuan 1 siklus II 04 Juni 2021 2 x 35 Menit Pembelajaran pertemuan 2 siklus II 07 Juni 2021 2 x 35 Menit Pembelajaran pertemuan 3 siklus II 09 Juni 2021 60 Menit Pelaksanaan Tes siklus II

20 Menit Pengisian Angket Respon Siswa

b) Pelaksanaan Tindakan

Pelaksanaan tindakan untuk siklus II ini mengacu pada rencana pelajaran dengan memperhatikan revisi pada kegiatan pembelajaran disiklus I, sehingga

kesalahan atau kekurangan pada siklus I tidak terulang lagi pada siklus II.

Pengamatan (observasi) dilaksanakan bersamaan dengan pelaksanaan belajar mengajar.

Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar untuk siklus II ini dilaksanakan di Kelas II SD Negeri Centre Mangalli Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa dengan jumlah siswa 33 orang. Adapun proses pembelajarannya mengacu pada rencana pelajaran dan metode permainan kartu yang telah dipersiapkan. Berikut deskripsi langkah-langkah pelaksanaan kegiatan pembelajaran selama 3 kali pertemuan:

1. Siklus II Pertemuan 1

• Deskripsi kegiatan awal

Seperti halnya dengan kegiatan pada siklus I, diawal pertemuan siklus kedua ini tepat pada pukul 07.30 Pagi. Siswa kelas II SD Negeri Centre Mangalli memasuki ruang kelas dengan tertib dan mengikuti kegiatan pembelajaran Matematika. Peneliti selaku guru mengawali pembelajaran dengan mengucapkan salam diikuti dengan do’a bersama yang dipimpin oleh salah seorang siswa kelas II. Selanjutnya guru mengecek kehadiran siswa sambil menanyakan kabar lalu pembelajaran dimulai dengan melakukan apersepsi dengan mengajak siswa menyanyikan lagu gembira “Ayo berhitung”

dimana dalam kegiatan ini siswa diiringi dengan musik yang dimainkan melalui video yang ditampilkan melalui LCD didepan kelas dengan tujuan dapat memancing motivasi belajar siswa diawal kegiatan. Setelah itu, guru menyampaikan tujuan pembelajaran terkait materi pembelajaran operasi hitung dimana pada pertemuan pertama disiklus II ini siswa diajak untuk memahami

cara menyelesaikan soal cerita sederhana dengan penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat

• Deskripsi kegiatan inti

Proses pembelajaran pada tahap kegiatan inti ini, guru menjelaskan konsep materi penyelesaian masalah terkait penjumlahan dan pengurangan jumlah benda satu dengan benda lain. Selanjutnya, guru memaparkan kembali petunjuk serta aturan dalam permainan penggunaan kartu. Lalu seperti biasa guru membagikan setiap siswa sejumlah kartu yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Setelah itu, siswa melakukan permainan kartu dengan menambah, memasangkan dan mengurangi kartu untuk dijumlahkan dan dikurangkan. Semua siswa diberi ruang untuk dapat berdiskusi dengan teman sebangku dan diijinkan mengemukakan pendapat atau bertanya apabila ada materi yang kurang dipahami. Sebelum diberikan evaluasi pembelajaran siswa diberikan terlebih dahulu beberapa contoh soal sambil diberi bimbingan dalam pengerjaan soal yang dibagikan. Siswa yang lebih dulu menyelesaikan soal evaluasi diminta menuliskan hasil kerjanya dipapan tulis. kemudian siswa yang lain bersama guru memberikan tanggapan. Guru memberikan penghargaan secara verbal berupa tepuk tangan bersama dengan siswa yang lain. Setelah itu, guru memberikan penjelasan lebih lanjut terkait soal yang tengah dibahas didepan kelas selanjutnya memberikan penilaian terhadap hasil kerja siswa.

• Deskripsi kegiatan akhir

Pada kegiatan ini, guru bersama siswa membuat kesimpulan terkait materi pembelajaran yang telah dipelajari. Kemudian siswa diberi tugas

tambahan berupa tugas rumah agar siswa lebih memahami materi terkait pembelajaran pada pertemuan pertama ini. Guru melakukan refleksi dan memberikan pesan moral dan dilanjutkan dengan menutup pembelajaran dengan salam dan berdo’a bersama.

2. Siklus II Pertemuan 2

• Deskripsi kegiatan awal

Sama seperti pada pertemuan sebelumnya dipertemuan kedua ini, tepat pada pukul 07.30 Pagi. Siswa kelas II SD Negeri Centre Mangalli memasuki ruang kelas dengan tertib untuk mengikuti kegiatan pembelajaran Matematika.

Peneliti selaku guru memulai pembelajaran dengan mengucapkan salam dan diikuti dengan do’a bersama yang dipimpin oleh salah seorang siswa kelas II.

Kemudian guru mengecek kehadiran siswa sambil menanyakan kabar lalu pembelajaran dimulai dengan melakukan apersepsi dan meminta siswa menyanyikan lagu gembira “Ayo berhitung” dimana dalam kegiatan ini siswa diiringi dengan musik yang dimainkan melalui video yang ditampilkan melalui LCD didepan kelas dengan tujuan dapat memancing motivasi belajar siswa diawal kegiatan pembelajaran. Selanjutnya, guru menyampaikan tujuan pembelajaran terkait materi pembelajaran operasi hitung dimana pada pertemuan kedua ini guru mengingatkan kembali siswa tentang materi pembelajaran pada pertemuan sebelumnya sambil mengaitkan materi yang akan diajarkan pada pertemuan kedua ini dimana materinya mengenai menjumlahkan dan mengurangi bilangan bulat melalui penggunaan permainan kartu.

• Deskripsi kegiatan inti

Proses pembelajaran pada tahap kegiatan inti ini, guru menjelaskan materi pembelajaran tentang bagaimana cara mengurutkan bilangan dengan menjumlahkan dan mengurangi bilangan dengan menggunakan permainan kartu. Selanjutnya guru memaparkan kembali petunjuk dan aturan permainan penggunaan kartu. Lalu seperti pada pertemuan sebelumnya, guru membagikan setiap siswa sejumlah kartu yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran operasi hitung. Kemudian, siswa melakukan permainan kartu dengan menambah, memasangkan dan mengurangi kartu untuk dijumlahkan dan dikurangkan berdasarkan jenis bilangannya. Semua siswa diberi ruang untuk dapat berdiskusi dengan teman sebangku dan diijinkan mengemukakan pendapat atau bertanya apabila ada materi yang kurang dipahami. Selanjutnya siswa diberikan lembar kerja yang didalamnya terdapat beberapa soal terkait materi pembelajaran pada pertemuan ini. Siswa yang lebih dulu menyelesaikan lembar kerja diminta memaparkan hasil kerjanya didepan kelas. Siswa yang lain bersama guru memberikan tanggapan. Siswa diberi penghargaan secara verbal berupa tepuk tangan oleh guru dan siswa yag lain. Guru membahas hasil kerja siswa didepan kelas sambil memberikan pemahaman lebih lanjut terkait materi yang telah dipelajari lalu memberikan penilaian.

• Deskripsi kegiatan akhir

Pada kegiatan ini, guru bersama siswa membuat kesimpulan terkait materi pembelajaran yang telah dipelajari. Selanjutnya, siswa diberi tugas tambahan berupa tugas rumah agar siswa lebih memahami materi terkait

Dokumen terkait