DAN SASARAN RPJMD
Mengemukakan indikator kinerja Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Perikanan yang secara langsung menunjukkan kinerja yang akan dicapai Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blora dalam lima tahun mendatang sebagai komitmen untuk mendukung pencapaian tujuan dan sasaran RPJMD. BAB VII PENUTUP
Menjelaskan kaidah pelaksanaan kegiatan serta penegasan komitmen Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blora terhadap pelaksanaan renstra maupun RPJMD.
Renstra Dintanbunnakikan Kab.Blora 2016 – 2021 11
BAB II.
GAMBARAN PELAYANAN DINAS PERTANIAN PERKEBUNAN PETERNAKAN DAN PERIKANAN KABUPATEN BLORA
2.1. Tugas Pokok, Fungsi dan Struktur Organisasi
Kedudukan Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blora sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 13Tahun 2011 tentang Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Blora adalah sebagai berikut :
(1). Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Perikanan adalah unsur pelaksana Pemerintah Daerah
(2). Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Perikanan dipimpin oleh seorang Kepala Dinas dan berkedudukan di bawah serta bertanggung jawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah
2.1.1. Tugas Pokok dan Fungsi
Sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 13 Tahun 2011 tentang Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Blora dan Peraturan Bupati Nomor 46 tahun 2011 tentang Rincian Tugas Pokok Dan Fungsi Satuan Organisasi Dinas Daerah Kabupaten Blora, maka Tugas Pokok dan Fungsi Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blora adalah sebagai berikut :
1) Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Perikanan mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian urusan pemerintahan daerah berdasarkan azas desentralisasi dan tugas pembantuan di bidang pertanian tanaman pangan dan hortikultura, perkebunan, peternakan dan perikanan.
2) Dalam melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud ayat (2), Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Perikanan menyelenggarakan fungsi : a. Perumusan kebijakan teknis bidang pertanian tanaman pangan dan
hortikultura, perkebunan, peternakan dan perikanan;
b. Penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah dan pelayanan umum bidang pertanian tanaman pangan dan hortikultura, perkebunan, peternakan dan perikanan;
c. Pembinaan dan pelaksanaan tugas bidang pertanian pertanian tanaman pangan dan hortikultura, perkebunan, peternakan dan perikanan;
Renstra Dintanbunnakikan Kab.Blora 2016 – 2021 12
d. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan tugas dan fungsinya.
2.1.2. Struktur Organisasi
Struktur organisasi Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blora mengacu kepada Peraturan Daerah Nomor 13 Tahun 2011, terdiri atas Kepala dinas, sekretaris, 5 Bidang (Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura, Perkebunan, Peternakan dan Perikanan), UPTD dan Kelompok Jabatan Fungsional. Rincian struktur organisasi yaitu sebagai berikut :
1. Kepala Dinas.
2. Sekretaris, membawahkan : a) Sub Bagian Program
b) Sub Bagian Keuangan; dan c) Sub Bagian Umum
3. Bidang Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura, membawahkan : a) Seksi Produksi dan Perlindungan Tanaman;
b) Seksi Sarana Prasarana, Pengelolaan Lahan dan Air; dan c) Seksi Pengembangan Kelembagaan, Pemasaran dan Teknologi. 4. Bidang Perkebunan, membawahkan :
a) Seksi Produksi dan Perlindungan Tanaman; b) Seksi Sarana Prasarana;
c) Seksi Pengembangan Kelembagaan dan Pemasaran. 5. Bidang Peternakan, membawahkan :
a) Seksi Produksi Peternakan; b) Seksi Usaha Peternakan; dan
c) Seksi Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner 6. Bidang Perikanan, membawahkan :
a) Seksi Produksi dan Pemasaran; dan
b) Seksi Sarana Prasarana dan Kelembagaan ; 7. Bidang Penyuluhan dan Informasi, membawahkan:
a) Seksi Penyuluhan;
b) Seksi Data dan Informasi; dan
c) Seksi Sumberdaya Manusia dan Kelembagaan. 8. UPTD terdiri atas :
Renstra Dintanbunnakikan Kab.Blora 2016 – 2021 13
UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS ( 20 U P T D )
a) UPTD Pertanian, Perkebunan, Peternakan dan Perikanan; b) UPTD Pos Kesehatan dan Pemotongan Hewan; dan c) UPTD Pembenihan Ikan danInseminasi Buatan. 9. Kelompok Jabatan Fungsional.
Untuk lebih jelasnya struktur organisasi Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Perikanan Blora dapat dilihat pada bagan berikut.
STRUKTUR ORGANISASI
DINAS PERTANIAN,PERKEBUNAN, PETERNAKAN DAN PERIKANANKABUPATEN BLORA KEPALA DINAS SEKRETARIS KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL SUB. BAG. UMUM SUB. BAG. KEUANGAN SUB. BAG PROGRAM KA-BIDANG TANAMAN PANGAN& HOLTIKULTURA KA-BIDANG PERKEBUNAN
SIE PROD. & PERLINDUNG
AN TAN.
SIE SAR. PRA. PLA SIE BANG. LEMBAGA & PEMASARAN TEKNOLOGI SIE. PRODUKSI TERNAK SIE. SAR PRAS SIE. PENGEMBANGAN KELEMBAGAAN & PEMASARAN KA-BIDANG PENYULUHAN & INFORMASI SIE. SDM & KELEMBAGAAN SIE PENYULUHAN SIE.DATA & PEMASARAN KEPALA UPTD KEPALA TU UPTD KA-BIDANG PETERNAKAN KA-BIDANG PERRIKANAN SIE.PERLINDUNG AN TANAMAN SIE. USAHA TERNAK SIE.KESWAN & KESMAVET SIE. SAR PRAS DAN KELEMBAGAAN
SIE. PRODUKSI & PRASARANA
Renstra Dintanbunnakikan Kab.Blora 2016 – 2021 14
2.2. Sumberdaya
2.2.1. Susunan Kepegawaian
Jumlah pegawai Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blora tahun 2016 sebanyak 364 orang terdiri atas seorang Kepala Dinas, seorang Sekretaris Dinas, 5 orang Kepala Bidang, 3 Orang Kepala Subbagian, 13 Orang Kepala Seksi, 19 Orang Kepala Unit Pelaksana Tugas Dinas, 16 Orang Kepala Tata Usaha UPTD, 57 Orang Penyuluh Lapangan dan 57 Staf Pelaksana serta 192 Orang tenaga Honorer. Selengkapnya mengenai rincian pegawai Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blora tahun 2015 disajikan pada Tabel 2.1.
Tabel 2.1.
Rincian Pegawai Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blora Tahun 2016
No Satuan Kerja Klasifikasi
PNS Non PNS 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 Kepala Dinas Sekretaris Dinas Sekretariat
Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Bidang Perkebunan Bidang Peternakan Bidang Perikanan Bidang Penyuluhan UPTD Penyuluh Lapangan Inseminator THL Perkebunan THL Perikanan THL Kesehatan Hewan Petugas Keswan UPTD
1 1 17 13 9 14 7 8 45 57 - - 12 9 2 5 1 9 14 79 45 7 4 2 3 Jumlah 172 192
Pegawai Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blora yang telah menduduki golongan IV sebanyak 6 orang, golongan III sebanyak 49 orang, golongan II sebanyak 17 orang, golongan I sebanyak 1 orang dan 35 orang Tenaga Kerja Kontrak (TKK). Jumlah Pegawai Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blora berdasarkan golongan disajikan pada Tabel 2.2.
Renstra Dintanbunnakikan Kab.Blora 2016 – 2021 15
Tabel 2.2.
Pegawai Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blora Berdasarkan Golongan Tahun 2016
No GOLONGAN JUMLAH (ORANG)
1 IV.c 1 2 IV.b 4 3 IV.a 22 4 III.d 47 5 III.c 31 6 III.b 32 7 III.a 4 8 II.d 1 9 II.c 7 10 II.b 9 11 II.a 9 12 I.d - 13 I.c 3 14 I.b 2 15 I.a -
11 Honorer dan Non PNS lainnya 192
Jumlah (orang) 364
Pegawai Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blora yang menduduki jabatan Struktural sebanyak 58 orang, yang menduduki jabatan fungsional (Penyuluh Pertanian) sebanyak 57 orang, yang menduduki jabatan fungsional umum sebanyak 57 orang; sedangkan 192 orang merupakan Tenaga Kerja Kontrak (TKK). Jumlah Pegawai Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blora berdasarkan Esselonering sebagaimana disajikan pada Tabel 2.3.
Tabel 2.3.
Pegawai Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blora Berdasarkan Esselonering Tahun 2016
No Eselon Jumlah (orang)
1 II.b 1
2
3 III.a III.b 1 5
3 IV.a 35
4
5 IV.b Fungsional (Penyuluh) 16 57
Fungsional Umum (Staf) 57
Renstra Dintanbunnakikan Kab.Blora 2016 – 2021 16
Adapun berdasarkan tingkat pendidikannya, komposisi pegawai Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blora yang memiliki tingkat pendidikan terakhir pada jenjang pasca sarjana (S2) sebanyak 10 orang, jenjang sarjana (S1) sebanyak 94 orang, jenjang D4 sebanyak 2 orang, jenjang D3 sebanyak 7 orang, jenjang D1 sebanyak 1 orang, SLTA sebanyak 46 orang, SLTP sebanyak 2 orang dan jenjang SD sebanyak 2 orang. Rincian secara lengkap seperti disajikan pada Tabel 2.4.
Tabel 2.4.
Komposisi Pegawai (PNS) Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blora Berdasarkan Tingkat Pendidikan
No Unit Kerja
Tingkat Pendidikan (orang)
SD SLP SLA D1/D3 D4 S1 S2
1 Kepala Dinas - - - 1
2 Sekretaris Dinas - - - 1 -
3 Bagian Sekretariat 2 1 5 2 - 6 1
4 Bidang TP & Horti - - 3 - - 8 2
5 Bidang Perkebunan Bidang Peternakan - - 2 7 1 - - - 5 4 2 2 6 Bidang Perikanan Bidang Penyuluhan - - 5 1 1 - 1 - 2 5 - - 7 8 UPTD Penyuluh Pertanian - - 1 - 5 6 1 2 - 1 35 48 3 - Jumlah 2 2 34 9 2 112 11
2.2.2. Aset/Modal Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blora
Dalam upaya mendukung tugas dan fungsi Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blora perlu ada asset/modal yang dimiliki, diantaranya : asset lahan/tanah, peralatan dan mesin, gedung/bangunan dan lain-lain. Adapun data aset Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blora diantaranya dapat dilihat pada Tabel 2.5.
Renstra Dintanbunnakikan Kab.Blora 2016 – 2021 17
Tabel 2.5.
Rekapitulasi Inventarisasi Aset Tahun 2016
No Nama /Jenis Barang Jumlah
1 Gedung Bangunan (Kantor, Kandang) 60 Buah
2 Mobil 7 Unit
3 Sepeda Motor 110 Unit
4 Meja (Kerja , Lab dll) 239 Buah
5 Kursi (Kerja, Rapat dll) 497 Buah
6 Komputer PC, CPU 37 Unit
7 Monitor Komputer 6 Unit
8 LCD Proyektor 2 Buah
9 Mikroskop 10 Buah
10 Bak (kolam, air) 10 Buah
11 Almari 57 Buah 12 Rak 32 Buah 13 Tracktor 4 Buah 14 TV 7 Buah 15 AC 9 Buah 16 Kipas 13 Buah 17 Lemari Es 9 Buah 18 Printer 60 Buah
19 Alat Ukur 6 Buah
20 Mesin bantu (ketik, pertanian) 125 Unit
21 GPS 27 Buah
22
23 Timbangan (Analitik, digital, Manual) Wireless 23 22 Buah Buah
Selain aset/modal yang berupa sarana prasarana tersebut di atas, Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Perikanan kabupaten Blora juga memiliki aset berupa unit pelaksana teknis yang sangat membantu dalam menunjang kelancaran pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blora. Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) tersebut dipimpin oleh seorang kepala UPTD yang bertanggung jawab langsung kepada Kepala Dinas. UPTD yang berada di Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blora terdiri dari :
1. UPTD Pertanian Perkebunan Peternakan dan Perikanan.
Mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian kegiatan teknis operasional dan/atau kegiatan teknis penunjang di bidang pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan serta melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai bidang tugasnya. Dalam melaksanakan tugas pokoknya UPTD Pertanian Perkebunan Peternakan dan Perikanan mempunyai tugas:
Renstra Dintanbunnakikan Kab.Blora 2016 – 2021 18
Menyusun program kegiatan pada UPTD berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan;
Menjabarkan perintah atasan melalui pengkajian permasalahan agar pelaksanaan tugas sesuai ketentuan peraturan perundangan;
Membagi tugas kepada bawahan sesuai dengan bidang tugasnya, memberi petunjuk dan arahan guna peningkatan kelancaran pelaksanaan tugas; Measanakan koordinasi dengan kepala subbagian, Kepala Seksi dan Kepala
UPTD di lingkungan Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Perikanan untuk mendapatkan masukan, informasi guna mengevaluasi permasalahan agar diperoleh hasil kkerja yang optimal;
Mengelolan tata usaha, perumusan/perencanaan pertanian perkebunan peternakan dan perikanan di wilayah kerjanya;
Menyusun dan penetapan rencana pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan di wilayah kerjanya;
Melaksanakan pengelolaan peralatan dan perbekalan untuk kelancaran pelaksanaan tugas di lapangan;
Melaksanakan pengelolaan dan perawatan inventaris kekayaan milik Daerah/Negara;
Melaksanakan monitoring, evaluasi dan penilaian prestasi kerja pelaksanaan tugas bawahan secara berkala melalui sistem penilaian yang tersedia; Membuat laporan pelaksanaan tugas kepada atasan sebagai dasar
pengambilan kebijakan;
Menyampaikan saran dan pertimbangan kepada atasan sebagai bahan masukan guna kelancaran pelaksanaan tugas; dan
Melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai dengan perintah atasan. 2. UPTD Pos Kesehatan dan Pemotongan Hewan.
Mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian kegiatan teknis operasional dan / atau kegiatan teknis penunjang di bidang kesehatan dan pemotongan hewan serta melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai bidang tugasnya. Dalam melaksanakan tugas pokoknya UPTD Pos Kesehatan dan Pemotongan Hewan mempunyai tugas:
Renstra Dintanbunnakikan Kab.Blora 2016 – 2021 19
Menyiapkan bahan penyusunan program kegiatan pada UPTD Pos Kesehatan dan Rumah Potong Hewan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan;
Menjabarkan perintah atasan melalui pengkajian permasalahan agar pelaksanaan tugas sesuai ketentuan peraturan perundangan;
Membagi tugas kepada bawahan sesuai dengan bidang tugasnya, memberi petunjuk dan arahan guna peningkatan kelancaran pelaksanaan tugas; Measanakan koordinasi dengan kepala subbagian, Kepala Seksi dan Kepala
UPTD di lingkungan Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Perikanan untuk mendapatkan masukan, informasi guna mengevaluasi permasalahan agar diperoleh hasil kkerja yang optimal;
Melaksanakan diagnosa dan penyembuhan hewan sakit;
Melakukan vaksinasi dan tindakan lain yang diperlukan dalam rangka pencegahan penyakit menular;
Melaksnakan pemantauan dan melaporkan kejadian penyakit hewan di wilayah kerjanya;
Memberikan surat keterangan/rekomendasi kesehatan hewan baik terhadap hewan hidup maupun hewan mati wilayah kerjanya sesuai dengan keperluan; Melakukan tugas pemotongan hewan secara benar sesuai dengan ketentuan
peraturan perundang-undangan;
Melaksanakan pengawasan penyembelihan hewan potong agar dilakukan oleh juru sembelih beragama Islam menurut tata cara yang sesuai dengan fatwa Majelis Ulama Indonesia;
Melaksanakan tugas pemeriksaan hewan sebelum dipotong (ante mortem) dan pemeriksaan daging (post mortem) sesuai dengan peraturan perundang-undangan untuk mencegah penyakit hewan ke manusia;
Melaksanakan monitoring, evaluasi dan penilaian prestasi kerja pelaksanaan tugas bawahan secara berkala melalui sistem penilaian yang tersedia; Membuat laporan pelaksanaan tugas kepada atasan sebagai dasar
pengambilan kebijakan;
Menyampaikan saran dan pertimbangan kepada atasan sebagai bahan masukan guna kelancaran pelaksanaan tugas; dan
Renstra Dintanbunnakikan Kab.Blora 2016 – 2021 20
3. UPTD Pembenihan Ikan dan Inseminasi Buatan
Mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian kegiatan teknis operasional dan / atau kegiatan teknis penunjang di bidang pembenihan ikan dan inseminasi buatan serta melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai bidang tugasnya. Dalam melaksanakan tugas pokoknya UPTD Pembenihan Ikan dan Inseminasi Buatan mempunyai tugas:
Menyiapkan bahan penyusunan program kegiatan pada UPTD Pos Pembenihan Ikan dan Inseminasi Buatan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan;
Menjabarkan perintah atasan melalui pengkajian permasalahan agar pelaksanaan tugas sesuai ketentuan peraturan perundangan;
Membagi tugas kepada bawahan sesuai dengan bidang tugasnya, memberi petunjuk dan arahan guna peningkatan kelancaran pelaksanaan tugas; Melaksanakan koordinasi dengan kepala subbagian, Kepala Seksi dan Kepala
UPTD di lingkungan Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Perikanan untuk mendapatkan masukan, informasi guna mengevaluasi permasalahan agar diperoleh hasil kkerja yang optimal;
Memproduksi benih ikan dan induk ikan unggul bagi para pembudidaya ikan; Melaksanakan kajian dan penerapan teknologi perbenihan dan budidaya ikan
untuk keperluan pengembangan perikanan;
Melaksanakan pembinaan dan bimbingan perbenihan bagi para pembudidaya dan Unit Pembenihan Rakyat (UPR)/pengusaha;
Mengadakan pelatihan/magang pembenihan ikan bagi masyarakat; Melaksanakan pembinaan petugas inseminasi buatan;
Melaksanakan pendistribusian sarana dan prasarana inseminasi buatan (IB); Melaksanakan monitoring, evaluasi dan penilaian prestasi kerja pelaksanaan
tugas bawahan secara berkala melalui sistem penilaian yang tersedia; Membuat laporan pelaksanaan tugas kepada atasan sebagai dasar
pengambilan kebijakan;
Menyampaikan saran dan pertimbangan kepada atasan sebagai bahan masukan guna kelancaran pelaksanaan tugas; dan
Renstra Dintanbunnakikan Kab.Blora 2016 – 2021 21
2.3. Kinerja Pelayanan Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blora
Selama kurun waktu lima tahun (2010 - 2015) bidang pertanian menjadi titik berat pembangunan ekonomi di Kabupaten Blora, hal tersebut didukung oleh potensi pertanian yang dimiliki Kabupaten Blora yang besar dan variatif serta kondisi agroekosistem yang cocok untuk pengembangan komoditas pertanian dalam arti luas (tanaman, ternak, ikan, kebun dan hutan).
Masyarakat Kabupaten Blora sebagian besar bermata pencaharian pada bidang pertanian, sehingga pembangunan ekonomi kerakyatan yang dilaksanakan selama kurun waktu lima tahun tersebut berfokus pada bidang pertanian. Hal tersebut dapat dibuktikan pula dari kontribusi bidang pertanian terhadap PDRB, dimana berdasarkan data tahun 2015 kontribusi bidang pertanian terhadap PDRB yakni sebesar 28% dari total PDRB Kabupaten Blora. Data tersebut menunjukan bahwa bidang pertanian memiliki peran penting dan strategis dalam pembangunan ekonomi di Kabupaten Blora.
Tingkat capaian kinerja Pelayanan Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blora berdasarkan sasaran/target Renstra periode sebelumnya dapat dilihat pada Tabel 2.6.
Renstra Dintanbunnakikan Kab.Blora 2016 – 2021 22
Tabel 2.6
Pencapaian Kinerja Pelayanan Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blora Tahun 2011-2015
2011 2012 2013 2014 2015 2011 2012 2013 2014 2015 2011 2012 2013 2014 2015
1 2 3 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21
Perikanan
Jumlah produksi perikanan budidaya kg 309.463 327.226 346.009 365.870 386.781 218.640 289.770 691.480 313.230 355.280 71 89 200 86 92 Tingkat Konsumsi Ikan masyarakat (kg/kapita) Kg/kap 3,2 3,4 3,5 3,7 4,1 5,6 5,6 8,7 8,7 8,7 175 165 249 235 212 2 Pertanian
Produksi pertanian tanaman pangan utama :
- Padi ton 389.294 397.286 404.782 412.278 419.774 354.458 422.095 434.902 428.216 438.792 91 106 107 104 105 - Jagung ton 346.013 354.013 362.490 370.728 378.966 225.575 273.912 228.430 245.085 260.669 65 77 63 66 69 3 Produksi pertanian tanaman hortikultura utama :
- Mangga ton 232.987 237.647 242.400 247.248 252.193 34.038 39.186 24.493 29.766 13.307 15 16 10 12 5 - Cabe merah ton 23.015 23.475 23.944 24.423 24.912 2.612 2.130 12.599 9.348 5.274 11 9 53 38 21 4 Populasi produksi komoditas perkebunan utama :
- Kelapa pohon 5.746 5.861 5.978 6.098 6.220 2.790 2.656 3.142 2.239 2.046 49 45 53 37 33 - Tebu rakyat Ha 2.897 3.042 3.194 3.354 3.522 2.026 2.727 3.416 3.850 3.874 70 90 107 115 110 5 Populasi produksi komoditas peternakan utama :
- Sapi potong ekor 222.376 224.600 226.846 229.114 231.406 269.533 272.910 198.806 199.584 211.559 121 122 88 87 91 - Kambing ekor 98.930 99.919 100.918 100.928 102.918 98.565 112.032 112.122 112.650 129.812 100 112 111 112 126 1
Realisasi Capaian Tahun ke- Rasio Capaian pada Tahun ke- (%) NO Indikator Kinerja Satuan Target Renstra SKPD Tahun
ke-Renstra Dintanbunnakikan Kab.Blora 2016 – 2021 23
Berdasarkan data pada Tabel 2.6. diketahui bahwa untuk komoditas padi dan jagung, kinerja Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blora dalam meningkatkan produksi padi dan jagung dari tahun ke tahun menunjukkan hasil yang menggembirakan. Bahkan dapat melampaui target yang sudah ditetapkan.
Keberhasilan ini tidak terlepas dari upaya-upaya yang dilakukan untuk meningkatkan produksi padi yaitu : peningkatan produktivitas melalui kegiatan sekolah lapangan pertanian tanaman terpadu (SL-PTT). Melalui SL-PTT petani dapat belajar langsung di lapangan dalam menerapkan berbagai teknologi usahatani melalui penggunaan input produksi yang efisien menurut spesifik lokasi sehingga mampu menghasilkan produktivitas padi yang tinggi untuk menunjang peningkatan produktivitas dan pendapatan petani secara berkelanjutan. Melalui SL-PTT petani akan mampu mengelola sumberdaya yang tersedia (benih, tanah, air dan sarana produksi lainnya) secara terpadu dalam melakukan budidaya di tanah usahataninya berdasarkan kondisi spesifik lokasi sehingga petani menjadi lebih trampil serta mampu mengembangkan usahataninya dalam rangka pencapaian sasaran produksi yang ditetapkan. Disamping itu, peningkatan produksi maupun produktivitas juga didukung oleh pengembangan dan peningkatan kuantitas dan kualitas alat mesin pertanian pra-panen, panen dan pasca panen.
Upaya Khusus peningkatan produksi dan produktivitas Padi, Jagung dan Kedelai (UPSUS PAJALE) sangat berdampak pada peningkatan produksi dan produktivitas padi dan jagung.
Perkembangan realisasi komoditas hortikultura selama tahun 2010 - 2015 tidak mengalami fluktuasi yang cukup signifikan. Lonjakan ataupun penurunan harga komoditas hortikultura sepenuhnya sangat bergantung pada mekanisme pasar. Hal ini memerlukan kejelian para petani dalam membaca pergerakan peluang pasar, walaupun secara kontinyu komoditas ini tetap tersedia sepanjang tahun.
Komoditas Perkebunan (khususnya tebu) menunjukkan peningkatan produksi yang menggembirakan terutama pada tahun 2013 – 2015. Peningkatan luas areal pertanaman dan harga yang stabil menjadikan petani mulai bergairah membudidayakan kedua komoditas tersebut. Kondisi yang berbeda terjadi pada komoditas kelapa, dengan tingkat seranga hama Kumbang Badak (Oryctes rhynoceros)
yang masih cukup tinggi menjadikan areal pertanaman dan produksi kelapa terus menurun. Diperlukan upaya-upaya yang serius dan berkelanjutan dalam penanganan hama kelapa agar Kabupaten Blora dapat kembali sebagai salah satu penghasil kelapa.
Renstra Dintanbunnakikan Kab.Blora 2016 – 2021 24
Pada bidang peternakan populasi ternak (sapi potong dan kambing) mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Kondisi ini lebih dipengaruhi oleh harga jual ternak yang semakin baik dan dengan didukung oleh kebiasaan positif masyarakat tani/peternak di Kabupten Blora yang menjadikan ternak sebagai investasi, yang apabila pemiliknya/peternak memerlukan tambahan permodalan/uang, ternak yang dimiliki dapat langsung dijual. Kesadaran akan kesehatan lingkungan yang semakin baik dimasyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan derajat kesehatan ternak milik para petani.
Bidang Perikanan memberikan warna dalam perkembangan ekonomi kerakyatan melalui penumbuhan kelompok pembudidaya ikan, kelompok pengolah hasil perikanan dan penebaran ikan di perairan umum yang ada di lingkungan masyarakat Blora serta dengan menggelorakan program Gemar Makan Ikan.
Realisasi produksi perikanan dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Hal ini didukung oleh kebijakan intensifikasi pengembangan budidaya perikanan melalui peningkatan produksi perikanan kolam air tenang dan intensifikasi perikanan perairan umum. Selain itu, meningkatnya animo masyarakat terhadap budidaya perikanan turut menyumbang terhadap peningkatan produksi perikanan di Kabupaten Blora. Meningkatnya animo masyarakat ini karena mereka semakin menyadari bahwa usaha budidaya perikanan dapat memberikan keuntungan yang cukup menjanjikan.
Kinerja pelayanan Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Perikanan selama tahun 2010-2015 tidak terlepas dari tersedianya anggaran yang tersedia. Dengan anggaran yang cukup diharapkan program/kegiatan akan berjalan dengan baik sesuai yang diharapkan. Program/kegiatan dinas dan anggaran yang tersedia beserta realisasinya kurun waktu tahun 2012-2015 dapat dilihat pada Tabel 2.7 sebagai berikut.
Renstra Dintanbunnakikan Kab.Blora 2016 – 2021 25 2012 2013 2014 2015 2012 2013 2014 2015 2012 2013 2014 2015 Anggaran Realisasi
1 2 4 5 6 7 9 10 11 12 14 15 16 17 18 19
PROGRAM PENINGKATAN KESEJAHTERAAN PETANI
1 Pelatihan Petani dan Pelaku Agribisnis 25.000.000 - 100.000.000 100.000.000 1.866.000 - 97.364.000 33.772.500 7 - 97 34 150 2526 2 Penyuluhan dan Pendampingan Petani
dan Pelaku Agribisnis
100.000.000
100.000.000 208.000.000 2.265.000.000 97.477.500 99.610.000 203.389.000 1.991.928.855 97 100 98 88 366 329
3 Peningkatan Kemampuan Lembaga Petani 145.000.000 190.000.000 500.000.000 305.000.000 121.653.200 188.270.000 488.040.000 292.069.145 84 99 98 96 52 58 PROGRAM PENINGKATAN PEMASARAN HASIL PRODUKSI 4
Promosi Atas Hasil Produksi Pertanian /Perkebunan Unggulan Daerah
50.000.000
50.000.000 153.000.000 169.000.000 48.562.350 49.937.000 136.075.933 164.950.100 97 100 89 98 72 66
5
Penyuluhan Distribusi Pemasaran Atas Hasil Pertanian/Perkebunan Masyarakat
75.000.000 53.000.000 75.000.000 - 71.040.000 52.400.000 74.188.500 0 95 99 99 6 8
6 Fasilitas Pengembangan Agribisnis - - - 250.000.000 - - - 235.368.795 94 -7 Penyusunan Database Pertanian - 65.000.000 28.000.000 65.000.000 - 62.928.600 27.460.000 64.759.000 97 98 100 38
PROGRAM PENINGKATAN PENERAPAN TEKNOLOGI PERTANIAN/PERKEBUNAN
8
Pengadaan Sarana dan Prasarana Teknologi Pertanian/Perkebunan Tepat Guna
811.500.000
620.000.000 835.000.000 308.962.500 145.395.850 566.879.000 790.450.000 301.767.900 18 91 95 98 -17 89
9 Penyuluhan Penerapan Teknologi Pertanian /Perkebunan Tepat Guna
586.500.000
75.000.000 100.000.000 100.000.000 568.918.300 74.440.000 93.385.500 30.729.000 97 99 93 31 -18 -43
10
Pelatihan dan Bimbingan Pengoperasian Teknologi Pertanian/Perkebunan Tepat Guna
68.500.000
- 103.000.000 100.000.000 64.353.650 - 97.547.000 99.827.600 94 95 100 24 27
11
Pelatihan Penerapan Teknologi Pertanian /Perkebunan Modern Bercocok Tanam
115.000.000
1.000.000.000 600.000.000 1.000.000.000 94.470.000 995.113.700 592.253.500 986.799.199 82 100 99 99 265 326
12
Pengadaan Sarana dan Prasarana Teknologi Pertanian/Perkebunan Tepat Guna
- - 240.000.000 - - - 98.949.674 0 0 0 41
-Anggaran dan Realisasi Pendanaan Pelayanan Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blora Tahun 2012-2015
Tabel 2.7
Rasio antara Realisasi dan Anggaran
Tahun ke- Rata-rata Pertumbuhan (%) NO Program/ Kegiatan Anggaran Pada Tahun ke- Realisasi Anggaran Pada Tahun
ke-Renstra Dintanbunnakikan Kab.Blora 2016 – 2021 26 2012 2013 2014 2015 2012 2013 2014 2015 2012 2013 2014 2015 Anggaran Realisasi 1 2 4 5 6 7 9 10 11 12 14 15 16 17 18 19 PROGRAM PENINGKATAN PRODUKSI PERTANIAN/PERKEBUNAN
13Penyediaan Sarana Produksi Pertanian /Perkebunan
150.000.000
91.885.000 192.000.000 302.000.000 123.540.900 86.524.000 191.764.050 231.065.550 82 94 100 77 43 37
14Pengembangan Bibit Unggul Pertanian /Perkebunan
95.000.000
200.000.000 408.000.000 75.000.000 94.302.900 198.600.000 406.475.000 73.976.500 99 99 100 99 44 44
15Penyusunan Kebijakan Pencegahan Ahli Fungsi Lahan Pertanian
- - 417.000.000 - - - 390.390.500 0 0 0 94
-16Pengembangan Bibit Unggul Perkebunan - - 450.000.000 - - - 333.307.825 0 0 0 74 -PROGRAM PEMBERDAYAAN PENYULUH PERTANIAN/PERKEBUNAN LAPANGAN
17Peningkatan Kapasitas Tenaga Penyuluh Pertanian/Perkebunan
70.000.000
36.700.000 21.310.000 40.000.000 69.188.500 34.538.000 19.784.900 37.781.005 99 94 93 94 -1 -1
18Peningkatan Kesejahteraan Tenaga Penyuluh Pertanian/Perkebunan
125.000.000
180.600.000 213.000.000 215.000.000 115.144.500 178.519.000 211.400.000 214.967.000 92 99 99 100 21 25
19Penyuluhan dan Pendampingan Bagi Pertanian /Perkebunan
225.000.000
103.000.000 25.000.000 90.000.000 181.262.200 100.395.000 24.998.500 89.589.000 81 97 100 100 43 46
PROGRAM PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN PENYAKIT TERNAK
20 Pendataan Masalah Peternakan 30.000.000 40.000.000 15.000.000 40.000.000 29.160.000 38.905.000 14.950.000 39.635.000 97 97 100 99 46 46 21Pemeliharaan Kesehatan dan
Pencegahan Penyakit Menular ternak
50.000.000
150.000.000 199.522.600 238.300.000 48.620.000 149.050.000 194.800.600 234.311.000 97 99 98 98 84 86
PROGRAM PENINGKATAN PRODUKSI HASIL PETERNAKAN
22 Pembibitan dan Perawatan Ternak - 120.000.000 202.500.000 115.000.000 - 118.530.000 192.803.600 115.000.000 99 95 100 13 11 23Pendistribusian Bibit Ternak Kepada
masyarakat
586.500.000
539.000.000 1.000.000.000 1.300.000.000 575.150.500 533.187.500 111.194.500 11.532.500 98 99 11 1 36 -59
24 Pengembangan Agribisnis Peternakan 295.000.000 230.000.000 1.008.000.000 1.179.161.000 103.277.000 227.150.000 946.325.000 233.542.000 35 99 94 20 111 120 25 Monitoring, Evaluasi, dan Pelaporan 120.000.000 71.000.000 74.749.500 121.960.000 114.680.000 69.710.000 68.614.500 101.867.350 96 98 92 84 9 3
Program/ Kegiatan Anggaran Pada Tahun ke- Realisasi Anggaran Pada Tahun
ke-Rasio antara Realisasi dan Anggaran Tahun ke-
Rata-rata Pertumbuhan (%) NO
Renstra Dintanbunnakikan Kab.Blora 2016 – 2021 27 2012 2013 2014 2015 2012 2013 2014 2015 2012 2013 2014 2015 Anggaran Realisasi 1 2 4 5 6 7 9 10 11 12 14 15 16 17 18 19 PROGRAM PENINGKATAN PEMASARAN HASIL PRODUKSI PETERNAKAN
26Promosi Atas Hasil Produksi Peternakan Unggulan Daerah
25.000.000
50.000.000 155.000.000 152.539.000 24.830.000 49.960.000 154.840.000 151.089.000 99 100 100 99 103 103
PROGRAM PENINGKATAN PENERAPAN TEKNOLOGI PETERNAKAN
27Pengadaan sarana dan Prasarana Teknologi Peternakan Tepat Guna
75.000.000
- - 90.000.000 74.746.000 - - 90.000.000 100 0 0 100 20 20
PROGRAM BIDANG PERTANIAN BERSUMBER DARI PEMERINTAH PUSAT DAN PEMERINTAH PROVINSI,